Claim Missing Document
Check
Articles

Do Halal Literacy, Religiosity, and Legal Compliance Affect the Motivation of Applying for Halal Product Certification? Sholeh, Khabib; Afif Zaerofi; Yono Haryono
IQTISHADIA Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/iqtishadia.v11i2.15352

Abstract

The enactment of regulations regarding the obligation to guarantee halal products in Indonesia according to Law Number 33 2014 is mandatory and binds for SMEs owners to have halal guarantees for all products that are offered. However, the number of Indonesian SMEs that have been halal-certified remains very low and far from their potential. The purpose of this study was to analyze the effect of the level of literacy, religiosity, and legal compliance of SMEs owners on halal product guarantee regulations using a quantitative approach with a research instrument in the form of a questionnaire distributed to SMEs owners in Depok. This study used a purposive sampling technique and obtained as many as 152 food SMEs that had not been halal certified. The results of this study show that halal literacy and religiosity influence the motivation of SMEs owners to apply for halal certifications. There are still SMEs owners who do not know or understand the rules and requirements for applying for halal certification. Legal compliance has no influence on SME owners’ motivation to apply for halal product certification. The majority of respondents complied with business regulations but did not have halal certification. The results of this study are expected to contribute to the implementation of halal certification policies and growth of the halal industry in Indonesia.
KEMAMPUAN MENGUNGKAPKAN GAGASAN MELALUI METODE PEMODELAN DAN PENGUATAN BAGI SISWA SMP NEGERI 4 WANAYASA BANJARNEGARA TAHUN 2023/2024 Sholeh, Khabib; Astuti, Ari; Setyorini, Nurul; Kadaryati, Kadaryati
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.9039

Abstract

Salah satu karakter pelajar yang dibutuhkan untuk menghadapi persaingan global saat ini adalah kemampuan menyamiakan gagasan. Untuk itu, karakter ini lebih ideal jika disandingkan dengan kemampuan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab. Pengembangan karakter ini dapat dilakukan seiring dengan program pembinaan siswa melalui integrasi atribut soft skills berupa kemampuan berpikir kritis dan kemampuan public speaking dalam kegiatan kesiswaan dirasa mendesak untuk mempercepat pemerolehan lulusan yang paripurna (well-rounded graduates). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan gagasan secara lisan baik formal maupun nonformal dengan pemodelan yang baik. Metode pemodelan dengan acuan dari suatu contoh yang akan dibuat atau dihasilkan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 4 Wanayasa pada semester 2 tahun 2022/2023 yang berjumlah 32 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemodelan bagi siswa kelas IX SMP Negeri 4 Wanayasa dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam berpidato. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Dalam siklus I, persentase kemampuan siswa sebesar 70, 16 % dan  persentase siklus II sebesar 77,5 %. Hal ini berarti ada peningkatan kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan sebesar 7,34 %. Berdasarkan capain tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode pemodelan dan penguatan dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya kemampuan berpikir kritis dalam menyampaikan gagasan pada siswa kelas IX SMP Negeri 4 Wanayasa. Metode pemodelan dan penguatan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam mengungkapkan gagasan.Kata Kunci: kemampuan mengungkapkan gagasan; pemodelan dan penguatan
PEMANFAATAN APLIKASI CANVA DALAM PENERAPAN METODE MIND MAPPING PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI DI KELAS 7 SMP NEGERI 4 PURWOREJO Sari, Diyan Permata; Wati, Putri Bunga; Saputri, Utari Nanda; Nisa, Zulfatun; Setyorini, Nurul; Sholeh, Khabib
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 2 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i2.9049

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan teknologi digital dalam pembelajaran. Teknologi merupakan hal yang paling utama pada pendidikan saat ini, tanpa adanya teknologi pendidikan akan terhambat dilaksanakan dikarenakan tidak adanya jejaring yang menghubungkan guru dengan siswa saat belajar. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dimana teknik ini menghasilkan teknik analisis data yang digunakan dalam kajian ini yakni menggunakan teknik kualitatif, dimana teknik ini menghasilkan data yang disajikan dalam bentuk kata-kata atau verbal bukan dalam bentuk angka sehingga tidak dapat dihitung secara langsung, dalam artian dengan pengumpulan data-data seperti buku, jurnal, artikel ataupun media elektronik. Salah satu integrasi teknologi dalam dunia pendidikan yaitu penggunaan dan pemanfaatan aplikasi canva dalam penerapan metode mind mapping pada pembelajaran menulis teks cerita fantasi dalam proses pembelajaran. Mind mapping merupakan salah satu metode pembelajaran inovatif yang dapat mengembangkan ide-ide secara kreatif dan imajinatif.  Penggunaan metode mind mapping dan media canva dapat membantu peserta didik menguasai kemampuan yang harus dimiliki pada abad 21 ini. Dalam hal ini penerapan mind mapping digunakan sebagai alat untuk menuangkan ide berupa kerangka unsur instrinsik cerita fantasi yang akan dibuat oleh siswa yang kemudian dituangkan ke dalam sebuah tulisan berupa teks cerita fantasi.Kata kunci: Abad 21, Teknologi, Mind Mapping
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MENULS TEKS BERITA PADA KELAS XI DI SMK PEMBAHARUAN PURWOREJO Rasyid, Abdul; Sholeh, Khabib; Santoso, Suryo Daru
SURYA BAHTERA Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, penulis menemukan permasalahan bahwa pembelajaran menulis teks berita di kelas XI SMK Pembaharuan Purworejo lebih banyak disajikan dalam bentuk teori-teori dan menggunakan metode ceramah, akibatnya siswa cenderung cepat bosan dengan materi yang diajarkan. Hal itu membuat siswa pasif dan kurang berminat dalam kegiatan menulis teks berita.  Berdasarkan hasil wawancara dengan ibu Pratiwi selaku guru bahasa Indonesia kelas XI, ditemukan permasalahan bahwa kemampuan menulis berita siswa yang masih rendah terbukti dengan hasil nilai menulis berita pada siswa kelas XI SMK Pembaharuan Purworejo masih belum mencapai nilai KKM, yakni 75. Hal itu disebabkan model pembelajaran yang diterapkan terbilang masih monoton sehingga siswa mengalami kesulitan untuk mempresentasikan apa yang mampu siswa lisankan kedalam bentuk tulisan.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) penerapan model pembelajaran Think Talk Write untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks berita di kelas XI SMK Pembaharuan Purworejo, (2) peningkatan proses pembelajaran teks berita dengan menggunakan model Think Talk Write pada siswa kelas XI SMK Pembaharuan Purworejo, (3) peningkatan kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write pada siswa kelas XI SMK Pembaharuan Purworejo.Pengaruh belajar siswa dalam pembelajaran menulis teks berita menjadi lebih baik dengan metode Think Talk Write, dilihat dari hasil pengamatan siklus I ke siklus II Pada aspek tanggung jawab siswa sebanyak 12 siswa atau 57,14% menjadi 17 siswa atau 80,95%. Aspek keaktifan siswa sebnayak 12 siswa atau 57,14% menjadi 15 siswa atau 71.42. Aspek perhatian siswa dalam proses pembelajaran sebanyak 11 siswa 52% menjadi 18 siswa atau 85.71. Peningkatan kemampuan menulis teks berita dapat dilihat dari hasil tes siswa pada prasiklus dengan rerata tes mencapai 62,9, siklus I meningkat menjadi 73,1, dan siklus II meningkat menjadi 80,0. Kata kunci: kemampuan menulis teks berita, dan tink talk write
ANALISIS EKOLOGI SASTRA PADA VIDEO PEMENTASAN DRAMA AIR MATA SENJA KARYA JONI HENDRI DALAM PEMBELAJARAN SASTRA KELAS XI SMA Barokah, Adillah Satriani; Kadaryati, Kadaryati; Sholeh, Khabib
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.13804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk kajian ekologi sastra pada konteks ekologi alam dan ekologi budaya pada video drama Air Mata Senja karya Joni Hendri dan relevansi dengan pembelajaran sastra kelas XI SMA. Pendekatan yang digunakan yaitu ekologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini yaitu kutipan yang mengandung ekologi dalam naskah drama yang dipentaskan. Sumber data yang digunakan dari video pementasan drama Air Mata Senja Karya Joni Hendri. Teknik pengumpulan data simak dan catat dengan teknik analisis isi dan teknik penyajian data secara informal. Hasil pembahasan analisis ekologi sastra pada video pementasan drama Air Mata Senja karya Joni Hendri terdapat konteks ekologi alam dan ekologi budaya. Aspek ekologi alam meliputi 1) hubungan sastra dengan interaksi makhluk hidup pada alam yang dengan subaspek berupa upaya manusia melestarikan alam dan upaya manusia merusak lingkungan alam; 2) hubungan sastra dengan lingkungan alam lainya sebagai sumber kehidupan lainya yang dengan subaspek peduli manusia terhadap hewan sebagai sumber kehidupan dan rasa peduli manusia terhadap air sebagai sumber kehidupan. Aspek ekologi budaya meliputi; 1) hubungan sastra dengan kepercayaan atau mitos dengan subaspek kepercayaan manusia pada mitos dan kepercayaan manusia percaya hal gaib; 2) hubungan sastra dengan makhluk hidup pada adat istiadat dengan subaspek berupa kepercayaan mansuia pada peninggalan nenek moyang dan kepercayaan manusia pada sejarah lingkungan. Hasil analisis ekologi sastra pada video pementasan drama Air Mata Senja karya Joni Hendri dinyatakan layak dan dapat direlevansikan dalam pembelajaran drama di kelas XI SMA, karena dapat mendorong peserta didik untuk lebih peduli terhadap isu-isu lingkungan dan budaya yang aktual. Pada pelaksanaannya disesuaikan dengan TP 5.3 peserta didik mampu menangkap pesan dan mengidentifikasi karakter alur, dan konflik di dalam sebuah pertunjukan drama.Kata kunci: Ekologi sastra, Drama, Pembelajaran Sastra
Pelatihan website Desa Bleber sebagai sarana akuntabilitas dan transparansi publik Setyorini, Nurul; Sholeh, Khabib; Riyanto, Riko Oktavian; Agustina , Rizka Putri; Sumiyati; Pambudi, Nanda Dwi
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/xmr6f445

Abstract

The COVID-19 pandemic struck Indonesia, crippling various sectors of society. Signs of recovery from this downturn are starting to be felt in various regions across the country. With a spirit of collective recovery, IT Telkom Purworejo and its team aim to provide training and assistance related to technology. The theme chosen for the community service activity is "Internet for Villages." Desa Bleber has already established a close relationship as an adopted village of IT Telkom Purworejo. This community service activity aims to help improve internet infrastructure and provide socialization. The activity began with initiating a collaboration with Desa Bleber, surveying the village's internet conditions, and then continuing with socialization activities. Desa Bleber is located quite far from the city center of Purworejo, precisely on the Purworejo-Magelang border. This geographical location limits internet access. Desa Bleber only has one cellular transmitter. Based on the survey conducted with 15 residents at the village hall of Bleber, Kecamatan Bener, it was found that the arrangement of WiFi networks and the devices used for daily activities were still inadequate.This activity is expected to help improve infrastructure and provide technological insights to the community, thereby improving the living standards of the village residents. The survey results indicated that 85% of the participants use data quotas for internet access, 55% use the internet for less than 8 hours a day, 10% use the internet for business purposes, 85% consider the internet very important, 64% believe that internet speed needs to be increased, and 91% expressed satisfaction with the socialization activities.
Analisis Persuasif Talkshow Bakso Kuah pada TVRI Jateng Bulan Oktober sampai Desember 2023 dan Kelayakannya sebagai Bahan Ajar Persuasif di Kelas XI SMA Prasetyo, Farid Ardi; Sholeh, Khabib; Bagiya, Bagiya
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6512

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) unsur-unsur kebahasaan dan strategi komunikasi yang digunakan dalam talkshow Bakso Kuah dalam upaya memengaruhi audiens, (2) teknik-teknik persuasif yang diterapkan dalam talkshow Bakso Kuah di TVRI Jawa Tengah selama periode Oktober hingga Desember 2023, (3) kelayakan talkshow Bakso Kuah sebagai bahan ajar dalam pembelajaran teks persuasif bagi kelas XI SMA. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan objek penelitian talkshow bakso kuah. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kartu pencatat data dan penulis sendiri. Dalam pengumpulan data digunakan teknik catat. Teknik analis data yang digunakan ialah analisis isi dari hasil penelitian ini ditemukan antara lain: (1) pada unsur kebahasaan dan strategi komunikasi yang digunakan dalam talkshow bakso kuah dalam upaya memengaruhi audiens sebanyak 8 bagian, (2) pada teknik-teknik persuasif yang diterapkan dalam talkshow Bakso Kuah di TVRI Jawa Tengah selama periode Oktober hingga Desember 2023 sebanyak 5 bagian, (3) talkshow Bakso Kuah layak dijadikan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran teks persuasif bagi kelas XI SMA.
Analisis Hegemoni Patriarki pada Film Bumi Manusia Sutradara Hanung Bramantyo dan Relevansinya Sebagai Bahan Pembelajaran Drama Bahasa Indonesia di Kelas XI SMA Yanuarti, Fajri; Sholeh, Khabib; Bagiya, Bagiya
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6695

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) hegemoni patriarki yang terdapat pada film Bumi Manusia sutradara Hanung Bramantyo, (2) relevansinya sebagai bahan pembelajaran drama bahasa Indonesia di kelas XI SMA. Pembelajaran peserta didik mengenai drama di kelas hanya difokuskan pada pesan yang terkandung dalam film, mengidentifikasi dan mempresentasikan struktur patriarki privat dan publik pada film Bumi Manusia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian ini adalah hegemoni patriarki pada film Bumi Manusia sutradara Hanung Bramantyo dalam pembelajaran drama Bahasa Indonesia di kelas XI SMA. Objek penelitian ini adalah film Bumi Manusia sutradara Hanung Bramantyo. Data dan sumber penelitian ini adalah kutipan dialog dari para tokoh film Bumi Manusia yang berdurasi sekitar 3 jam 1 menit. Penelitian ini berhubungan dengan kedudukan perempuan sebagai sosok subordinasi, menghadapi tekanan dari keluarga dan masyarakat untuk memenuhi peran tradisional perempuan. Teknik pengngumpulkan data meggunakan teknik dokumentasi. Teknik penelitian yang digunakan adalah analisis isi atau content analysis, dengan cara mengklasifikasikan menganalisis dan membahas kutipan dialog film Bumi Manusia sutradara Hanung Bramantiyo berdasarkan struktur hegemoni patriarki. Hasilo penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hegemoni patriarki privat 45% dan hegemoni patriarki publik 55%. (2) relevansi sebagai bahan pembelajaran drama bahasa Indonesia di kelas XI SMA.
Kemampuan Menulis Teks Cerpen Siswa Melalui Aplikasi Webtoon pada Kelas XI SMA Muhmmadiyah Kutoarjo Fransiska, Enjelina; Sholeh, Khabib; Purwanto, Joko
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol 3, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i2.6546

Abstract

Menulis cerpen merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang penting bagi siswa. Keterampilan ini tidak hanya mengasah kreativitas, tetapi juga melatih kemampuan berpikit kritis, menyusun alur cerita, dan mengekspresikan gagasan secara tertulis. Tujuan penelitian ini mendeskripsi (1) proses pembelajaran menulis cerpen dengan aplikasi Webtoon; (2) peningkatan hasil pembelajaran menulis teks cerpen pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Kutoarjo tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek (cerpen) siswa melalui penerapan media aplikasi Webtoon. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Kutoarjo tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 29 siswa. Penelitian ini dilaksanakan tiga siklus, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II yang masing-masing terdiri tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan pengamatan. Data yang diperoleh melalui observasi aktivitas siswa, dokumentasi hasil tulisan cerpen siswa, dan penilaian aspek menulis cerpen yang meliputi isi, organisasi, kosakata, pengembangan bahasa, dan mekanik. Hasil penelitian prasiklus menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 60,86 sebanyak 29 siswa berada kategori rendah. Hal ini diperlukan adanya tindakan siklus selanjuntnya. Pada siklus I, rata-rata nilai siswa sebesar 68,06 sebanyak 9 siswa berada dalam kategori cukup dan sementara 20 siswa masih berada kategori rendah. Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, rata-rata nilai meningkat menjadi 79,93. Sebanyak 26 siswa mencapai kategori baik dan 3 siswa mencapai kategori sangat baik.  Penggunaan media Webtoon yang menyajikan cerita dalam bentuk visual panel turut membantu siswa dalam memahami alur, memperkaya kosakata, menyusun struktur cerita secara runtut, serta mengembangkan isi dan bahasa tulisan secara lebih terarah.
Integration of Meaning Change Analysis in Language Education: A Pedagogical Approach to Improving Students' Critical Thinking Skills Through Comedy-Based Learning Faizah, Umi; Harsandi, Tsalaatsa ‘Ashri; Sholeh, Khabib; Kadaryati, Kadaryati; Bagiya, Bagiya
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 1 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i1.7186

Abstract

This research aims to explore the integration of the analysis of meaning changes in language learning through comedy media as a contextual and reflective pedagogical approach. Using a mixed-methods design, the study involved 250 high school students from urban and rural backgrounds divided into experimental and control groups. Data were collected through linguistic corpus analysis (N > 10,000 units), pretest–posttest, in-depth interviews, and learning observations. Data analysis was performed quantitatively with paired t-tests, hierarchical regression, and qualitative thematic analysis using NVivo software. The results showed that students in the experimental group experienced a significant improvement in their ability to interpret contextual and metaphorical meanings (p < 0.001, d Cohen = 1.2). Visualizations such as heatmaps, word clouds, and semantic networks show that words such as body, bolt, and Jockey undergo complex expansion of meaning and can be read as representations of social change. These findings show that educational humor has strong potential as a language learning medium that builds critical literacy, broadens semantic insights, and enhances students' empathy for socio-cultural issues. This study concludes that comedy-based semantic approaches are effective for vocabulary mastery and relevant in shaping a generation of learners sensitive to the dynamics of language and meaning in social life.