Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KAHOOT DAN POWERPOINT DALAM PEMAHAMAN MENULIS TEKS BERITA PADA SISWA BERGAYA KOGNITIF FIELD INDEPENDEN DAN FIELD DEPENDEN Sholeh, Khabib; Daru Santoso, Suryo; Setyorini, Nurul; Faizah, Umi
Jurnal Bahtera: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/btr.v11i1.8896

Abstract

Abstrak: Menulis berita merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa apalagi di era digital seperti sekarang ini. Namun, dilihat dari keutuhan dan keruntutan pemaparan teras berita yang ditulis siswa selama ini dikategorikan belum baik.  Oleh karena itu,  penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi pengaruh gaya kognitif dan penggunaan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen dengan tiga nstrument pengumpul data diantaranya nstrument tes standar Group Embedded Figures Test (GEFT), tes kemampuan menulis, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gaya kognitif dan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Siswa dengan gaya kognitif field independent (FI) lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya kognitif field dependent (FD) dalam hal kemampuan menulis berita dengan  media kahoot.Kata kunci: media kahoot, gaya kognitif, teks berita.Abstrak: Menulis berita merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa apalagi di era digital seperti sekarang ini. Namun, dilihat dari keutuhan dan keruntutan pemaparan teras berita yang ditulis siswa selama ini dikategorikan belum baik.  Oleh karena itu,  penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi pengaruh gaya kognitif dan penggunaan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen dengan tiga nstrument pengumpul data diantaranya nstrument tes standar Group Embedded Figures Test (GEFT), tes kemampuan menulis, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gaya kognitif dan media kahoot dan powerpoint terhadap kemampuan menulis teks berita. Siswa dengan gaya kognitif field independent (FI) lebih baik dibandingkan siswa dengan gaya kognitif field dependent (FD) dalam hal kemampuan menulis berita dengan  media kahoot.Kata kunci: media kahoot, gaya kognitif, teks berita.
Pesan Dakwah Novel Janji karya Tere Liye dan Relevansinya sebagai Modul Ajar Menulis Teks Cerpen Kelas XI SMA Nuryanto, Dwi Ari; Sholeh, Khabib; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melatarbelakangi tantangan dakwah di era globalisasi, di mana pesan dakwah yang disampaikan pada media sering kali sulit dipahami atau diabaikan karena bersifat tersembunyi atau tersirat. Oleh karena itu, perlu adanya kajian mendalam untuk mempermudah penyampaian pesan dakwah. Novel Janji dipilih karena mengandung banyak pesan dakwah yang dapat dijadikan teladan dan bahan ajar yang relevan dengan kurikulum pembelajaran. Keunggulan penelitian ini dibanding penelitian terdahulu adalah pada fokus utama pesan dakwah, yaitu akidah, akhlak, dan syari’ah. Selain itu, hasil penelitian ini akan diimplementasikan dalam modul ajar. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis isi. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa Novel Janji karya Tere Liye mengandung unsur intrinsik yang sangat beragam. Pesan dakwah dalam novel ini mencakup aspek aqidah, akhlak, dan syariah. Novel ini relevan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMA, khususnya pembelajaran cerpen, karena tujuan pembelajarannya dapat mencakup pemahaman cerpen dengan nilai dakwah, analisis unsur intrinsik, identifikasi dan aplikasi nilai dakwah dalam teks, serta penulisan cerpen berdasarkan kejadian sehari-hari dengan pesan yang jelas.
Semiotika Roland Barthers pada Film Ku Kira Kau Rumah Sutradara Umay Shahab dalam Pembelajaran Drama Kelas XI SMA Zubaedah, Ani; Sholeh, Khabib; Setyorini, Nurul
SURYA BAHTERA Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film menjadi wacana sosial dengan karakteristik unik yang menyebar ke berbagai tempat, dan perspektif psikoanalisis film untuk memengaruhi cara berpikir yang terkait dengan persepsi dan kesesuaian nilai dimana informasi tersebut dikomunikasikan. Film pada umumnya juga mengangkat sebuah tema atau fenomena yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Salah satunya adalah film Ku Kira Kau Rumah yang disutradarai oleh Umay Shahab, film ini merupakan adaptasi dari sebuah lagu yang berjudul sama karya Amigdala. Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan (1) semiotika Roland Barthers yang terdapat dalam film Ku Kira Kau Rumah Sutradara Umay Shahab (2) pembelajaran drama melalui analisis semiotika Roland Barthres. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah film Ku Kira Kau Rumah Sutradara Umay Shahab. Pengumpulan data dengan Simak Bebas Libat Cakap. Teknik analisis data dengan content analysis (analisis isi). Teknik penyajian hasil analisis ini adalah teknik penyajiam informal. Hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthers yang berfokus pada gagasan signifikasi dua tahap (two order of signification) menunjukkan bahwa hasil analisis semiotika Roland Barthers dalam film Ku Kira Kau Rumah Sutradara Umay Shahab telah ditemukan data yang terdiri atas makna denotasi, konotasi, dan mitos. Selanjutnya, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai modul ajar bahasa Indonesia fase F 3.1 mengenai hakikat tanda sebagai sistem simbol yang dijadikan wahana interaksi sosial manusia.
ANALISIS PENGGUNAAN KONJUNGSI PADA KARANGAN EKSPOSISI SISWA KELAS VIII SMPN 22 PURWOREJO TAHUN AJARAN 2022/2023 Wilarsih, Endah; Sholeh, Khabib; Bagiya, Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 11, No 2 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karangan eksposisi merupakan salah satu jenis karangan yang berisi informasi atau pengetahuan yang disajikan secara singkat, akurat dan padat. Karangan eksposisi memiliki tujuan untuk memaparkan atau menjelaskan informasi tertentu guna menambah wawasan atau pengetahuan. Mengingat kemampuan menulis merupakan sebuah keterampilan penting yang harus dikuasai oleh siswa, perlu adanya pengembangan yang kreatif dan inovatif dalam pembelajaran menulis karangan eksposisi. Berdasarkan hasil pengamatan dan hasil wawancara peneliti pada kelas VIII F di SMPN 22 Purworejo, ditemukan permasalahan mengenai keterampilan menulis karangan eksposisi, khususnya dalam penggunaan konjungsi. Rendahnya hasil belajar pada KD 3.4 dalam menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi pada siswa karena keterbatasan pemahaman siswa mengenai penggunan konjungsi. Beberapa siswa masih bingung dengan penggunaan konjungsi.Konjungsi adalah kata-kata yang digunakan untuk menghubungkan satu kata dengan kata lainnya, klausa dengan klausa lainnya, sampai kalimat dengan kalimat lainnya. Analisis penggunaan konjungsi ini jarang dilakukan untuk diaplikasikan dalam suatu pembelajaran. Untuk mengisi kesenjangan tersebut, peneliti menganalisis penggunaan konjungsi dan merencanakan pembelajarannya dalam menulis karangan eksposisi. Dengan penggunaan konjungsi yang tepat, siswa akan menghasilkan karangan yang baik sesuai dengan ketentuan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penggunaan konjungsi yang terdapat dalam karangan eksposisi siswa kelas VIII SMPN 22 Purworejo; dan (2) rencana pembelajaran konjungsi dalam membuat teks karangan eksposisi di kelas X SMK. Penelitian ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif. Fokus penelitian ini adalah konjungsi yang digunakan pada teks eksposisi karangan siswa kelas VIII F SMPN 22 Purworejo. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dibantu dengan kartu pencatat data. Dalam pengumpulan data digunakan teknik pustaka serta teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan dengan metode agih. Teknik penyajian hasil analisis dilakukan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: penggunaan konjungsi pada karangan eksposisi siswa kelas VIII SMPN 22 Purworejo tahun ajaran 2022/2023, meliputi: konjungsi koordinatif, konjungsi korelatif, konjungsi subordinatif, konjungsi antarkalimat dan konjungsi antarparagraf. Selanjutnya, hasil penelitian ini dapat diterapkan dalam rencana pembelajaran mengenai penggunaan konjungsi dalam karangan eksposisi, tepatnya dalam Kompetensi Dasar 3.5: menganalisis struktur dan kebahasaan teks eksposisi.
ANALISIS KONJUNGSI PADA KOLOM TAJUK RENCANA KEDAULATAN RAKYAT EDISI OKTOBER 2022 SEBAGAI BAHAN AJAR DI KELAS XII SMA Octaviani, Lisa; Sholeh, Khabib; Purwanto, Joko
SURYA BAHTERA Vol 11, No 1 (2023): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolom tajuk rencana yang terdapat pada Kedaulatan Rakyat edisi Oktober 2022 mengulas informasi yang relevan dengan kepentingan masyarakat. Dalam penggunaan bahasa pada kolom tajuk rencana akan dijumpai pemanfaatan pemilihan kata, ejaan, dan konjungsi yang digunakan tidak sesuai dengan konteks. Penggunaan konjungsi merupakan yang terpenting dalam kalimat karena konjungsi yang kurang tepat dapat mengubah makna kalimat yang disampaikan. Meskipun penggunaan konjungsi dalam suatu kalimat terdapat kekurangan juga tidak menutup kemungkinan apabila belum banyak yang mengetahui jenis-jenis konjungsi yang digunakan. Beberapa penelitian mendeskripsikan tentang bentuk-bentuk kesalahan konjungsi dan tidak membahas tentang penggunaan konjungsi yang tepat. Berdasarkan kesenjangan tersebut, maka peneliti tidak hanya menganalisis kesalahannya saja tetapi juga menganalisis penggunaan konjungsi yang tepat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) jenis-jenis konjungsi yang digunakan dalam teks editorial pada kolom Kedaulatan Rakyat edisi Oktober 2022; (2) bahan ajar konjungsi dalam teks editorial di kelas XII SMA. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah surat kabar Kedaulatan Rakyat edisi Oktober 2022 yang difokuskan pada kalimat-kalimat yang mengandung konjungsi yakni konjungsi koordinatif, korelatif, subordinatif, dan antarkalimat. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik baca dan teknik catat. Instrumen dalam penelitian ini berupa peneliti sendiri, kartu pencatat data dengan teknik analisis kualitatif yaitu memahami isi keseluruhan tajuk, mengidentifikasi penggunaan konjungsi, menganalisis konjungsi. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan berupa teknik informal yaitu dengan kata-kata biasa tanpa menggunakan tanda atau lambang. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) jenis-jenis konjungsi meliputi: (a) koordinatif: penambahan, pemilihan, pendampingan, pertentangan, dan perlawanan (b) korelatif: perbandingan dan penjumlahan (c) subordinatif: atributif, cara, pembandingan, tujuan, sebab, waktu, hasil, akibat, isi, dan syarat (d) antarkalimat: kronologis (2) bahan ajar konjungsi di kelas XII SMA menggunakan kurikulum 2013 dan sesuai dengan kompetensi dasar 3.6 memahami struktur dan kebahasaan dalam teks editorial dengan model pembelajaran discovery learning yaitu peserta didik secara mandiri belajar berkelompok untuk berdiskusi menemukan dan membahas jawaban. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan konjungsi memainkan krusial dalam kolom tajuk rencana sehingga melalui bahan ajar ini dapat meningkatkan pemahaman peserta didik tentang konjungsi.
Kohesi Gramatikal Rubrik Otosport Tabloid Otomotif edisi Agustus 2023 dalam Pembelajaran Teks Berita Kelas XI SMA Ruswanto, Hendra; Sholeh, Khabib; Bagiya, Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 12, No 1 (2024): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi terus berkembang setiap saat melalui berbagai media, baik media cetak maupun daring. Kecepatan informasi sangat dibutuhkan untuk disebarkan menyebabkan penulis mengabaikan penggunaan kaidah penulisan. Masyarakat termasuk siswa yang minim literasi mudah terbawa arus akan gagasan informasi yang ditampilkan. Perlu adanya analisis untuk mengetahui sejauh mana aspek kohesi gramatikal terdapat dalam sebuah teks berita.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kohesi gramatikal rubrik Otosport tabloid Otomotif edisi Agustus 2023, (2) kohesi gramatikal rubrik Otosport tabloid Otomotif edisi Agustus 2023 dalam pembelajaran teks berita kelas XI SMA. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini ialah penggalan rubrik Otosport tabloid Otomotif edisi Agustus 2023. Sumber data pada penelitian ini berupa rubrik Otosport pada majalah Otomotif edisi Agustus 2023. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan catat. Teknik analisis data menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Dari hasil data serta penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) aspek kohesi gramatikal yang ditemukan pada rubrik Otosport tabloid Otomotif sebanyak tiga kohesi, berupa penggantian, penunjukan, akhiran -nya, dan konjungsi; (2) kohesi gramatikal pada rubrik Otosport tabloid Otomotif edisi Agustus 2023 dalam pembelajaran teks berita kelas XI SMA dibuat berdasarkan Tujuan Pembelajaran (TP) 12.8 serta model pembelajaran discovery learning
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERBANTU AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Di SDN 229 PALEMBANG Jumiati, Jumiati; Sholeh, Khabib; Syaflin, Sylvia Lara
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): VOLUME 9 NUMBER 1 JANUARY 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v9i1.4541

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif atau tidak model pembelajaran talking stick berbantu audio visual terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 229 Palembang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimental design, dan bentuk nonequivalenst control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 229 Palembang yang terdiri dari 88 siswa. Sampel penelitian ini adalah dua kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kelas VA sebagai kelas eksperimen sebanyak 30 siswa dan kelas VB sebagai kelas kontrol sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data hasil belajar IPA di peroleh menggunakan metode tes berupa tes essay. Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan independent sample t test, dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 artinya data tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran talking stick berbantu audio visual berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa di SDN 229 Palembang. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick berbantu audio visual sangat efektif diterapkan karena dapat memotivasi dan membangkitkan minat siswa dalam proses pembelajaran sehingga meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGARUH SOAL CERITA MATEMATIKA BERBASIS HOTS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 11 LUBAI MUARA ENIM Januarsih, Elsi Nadilla; Sholeh, Khabib; Syaflin, Sylvia Lara
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): VOLUME 9 NUMBER 1 JANUARY 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v9i1.4540

Abstract

Permasalahan penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terjadi rendahnya hasil belajar pada pembelajaran Matematika yang disebabkan oleh penerapan materi dalam pembelajaran Matematika yang masih menggunakan tipe soal konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh soal cerita berbasis HOTS terhadap pembelajaran matematika siswa kelas IV SDN 11 Lubai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model one group pre-test post-test design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 11 Lubai Muara Enim yang berjumlah 24 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dokumentasi dan wawancara. Instrumen tes berupa soal esai berjumlah 10 soal untuk mengukur hasil belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan uji Paired Sample T-test. Hal ini terlihat dari hasil uji Paired Sample T-Test yang menunjukkan adanya perbedaan nilai yang signifikan dari mean data pretest dan posttest. Kemudian terlihat nilai signifikansi p-output (0,000) lebih rendah dari nilai tingkat signifikan 0,05 (tingkat kepercayaan 95%), dan nilai uji t (8,415) menunjukkan nilai yang lebih tinggi dari nilai ttabel (t0,05, 22 = 2,074). Jadi dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian soal cerita matematika berbasis HOTS terhadap hasil belajar siswa kelas IV SDN 11 Lubai. Dengan kata lain uji hipotesis nol (H0) ditolak, sedangkan hipotesis alternatif (Ha) dapat diterima.
How Perceived Value Mediates Muslim Consumer Loyalty to Halal Cosmetics: An Analysis of Labelling, Price, and Quality Sholeh, Khabib; Afif Zaerofi; Yono Haryono
Jurnal Internasional Ekonomi Islam Vol 6 No 02 (2024): International Journal of Islamic Economics
Publisher : The Postgraduate of Institut Agama Islam Negeri Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/ijie.v6i2.9732

Abstract

Introduction: Community productivity is critical in maintaining quality of life to avoid disasters. The use of digital technology in the economic aspect has also provided opportunities for people far from the market to earn income to meet their living needs. Objective: This quantitative study aimed to explore the impact of halal labeling, price, and product quality on consumer loyalty toward Indonesian skincare products among Muslim consumers in the Jabodetabek area. Specifically, it examines the mediating role of perceived value in these relationships. Method: Primary data were collected through a questionnaire distributed to 115 Muslim respondents who used Indonesian skincare products from Jabodetabek. The study employed random sampling was used for the participant selection. For data analysis, Structural Equation Modeling (SEM) using Partial Least Squares (PLS) was used to assess both the direct and indirect effects of the variables. Result: This finding revealed that labeling and price do not directly affect consumer loyalty. At the same time, product quality and perceived value do, with the latter being positively influenced by price and product quality. The study also concludes that perceived value is a crucial driver of consumer loyalty, emphasizing that companies should focus on enhancing product quality and perceived value to strengthen consumer loyalty while recognizing that halal labeling, although important in principle, does not directly impact consumer loyalty or perceived value. Implication: The findings suggest that product quality and perceived value are critical drivers of consumer loyalty for skincare products targeting Muslim consumers in Jabodetabeky. Halal labeling, while necessary in principle, does not directly influence loyalty or perceived value. Companies should prioritize enhancing product quality and delivering perceived value to strengthen consumer loyalty while considering competitive pricing strategies that enhance perceived value.
Representasi Citra Maskulinitas dalam Bunga Rampai Cerita Rakyat Nusantara karya Ismadi dan Relevansinya sebagai Bahan Ajar Teks Hikayat di Kelas X SMA Purwanto, Joko; Sholeh, Khabib; Khonifa, Umni; Faizah, Umi; Basuki, Basuki
Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran: JPPP Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jppp.v5i3.20230

Abstract

Banyak warisan yang telah ditinggalkan oleh nenek moyang masyarakat Indonesia yang sampai saat ini masih tetap Lestari. Satu di antaranya adalah cerita rakyat. Melalui cerita rakyat disampaikanlah sekian banyak filosofi dan pembelajaran mengenai kehidupan. Mulai dari bagaimana saling menghargai antarsesama, bagaimana menjaga alam sekitar, dan bagaimana cara memposisikan diri, bersikap dan bertindak sebagai seorang pribadi, termasuk sebagai sosok laki-laki. Oleh sebab itulah, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) representasi citra maskulinitas dalam Bunga Rampai Cerita Rakyat Nusantara karya Ismadi, (2) relevansi citra maskulinitas dalam Bunga Rampai Cerita Rakyat Nusantara karya Ismadi sebagai bahan ajar teks hikayat di kelas X SMA. Desain penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teori representasi Suart Hall menjadi landasan teori penelitian yang didukung oleh tujuh konsep maskulinitas yang dicetuskan oleh Janet Saltzman Chafetz. Data penelitian berupa kutipan-kutipan pada buku Bunga Rampai Cerita Rakyat Nusantara karya Ismadi yang memuat bentuk atau wujud maskulinitas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik yang digunakan untuk menyajikan hasil analisis data adalah dengan metode informal. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan enam dari tujuh konsep maskulinitas Chafetz yang ditemukan dalam objek penelitian yang berupa: (1) penampilan fisik: diwujudkan dalam fisik yang gagah, tampan, tangguh, serta bertubuh tinggi dan tegap; (2) fungsional: diwujudkan dalam posisi laki-laki sebagai pencari nafkah dan tulang punggung keluarga; (3) emosional: berupa pengendalian ekspresi dan sikap tabah, (4) intelektual: berupa pemikiran logis, cerdas, dan rasional, (5) interpersonal: berupa tanggungjawab dan kepemimpinan, serta (6) karakter personal lainnya: berupa berjiwa petualang, ambisius, tidak mau mengalah, dan pelindung. Sementara itu, terkait relevansinya sebagai bahan ajar didapatkan tiga bentuk relevansi, yakni: (1) relevansi kontekstual, (2) relevansi konstruktivisme, dan (3) relevansi kepribadian.