Articles
Peran Desain Tata Ruang Mushola Al-Hidayah RT.06 RW.05 Kelurahan Penanggungan Kota Malang Terhadap Pemenuhan Fungsi Eko-Desain
Sri Winarni;
Putri Herlia Pramitasari;
Maria Istiqoma
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 1 (2022): Pawon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36040/pawon.v6i1.4444
Permukiman RT.06 RW.05 Kelurahan Penanggungan merupakan permukiman dengan kondisi lahan berkontur yang berada di bantaran Sungai Brantas. Permukiman ini memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi sehingga memiliki lahan terbuka yang terbatas. Ada sebagian lahan terbuka yang dimiliki warga RT.06 RW.05 yang dimanfaakan sebagai tempat berkumpul dan bersosialisasi. Hal tersebut antara lain diwujudkan melalui pemanfaatan lahan terbuka untuk mushola dan ruang bersama sebagai pusat sosial dan keagamaan. Dalam rancangan tata ruang mushola ini diharapkan keberadaannya sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselarasan terhadap lingkungannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan eko-desain. Potensi tapak yang sudah ada sangat mendukung konsep rancangan eko-desain atau eko-arsitektur (desain yang berbasis alam). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran desain tata ruang mushola ini memberikan suasana lingkungan alam tetap terjaga dengan baik dan juga tidak merugikan lingkunganya. Untuk itu perlu dijaga keseimbangan antara lingkungan alam, manusia dan teknologi.
Penanaman Konsep Bilangan Desimal dengan Menggunakan Kalkulator pada Siswa Kelas IV SD Negeri No. 7 Ngulak
Sri Winarni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika 2011: Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (100.742 KB)
|
DOI: 10.22437/edumatica.v1i01.190
Abstrak Artikel ini mendeskripsikan penanaman konsep bilangan desimal dengan menggunakan kalkulator pada siswa Kelas IV SD Negeri No. 7 Ngulak.. Penanaman konsep bilangan desimal dengan menggunakan kalkulator dalam penelitian ini hanya untuk menanamkan konsep bilangan desimal sehingga dengan penggunaan kalkulator dalam pembelajaran diharapkan siswa benar-benar yakin dengan konsep yang ditemukan dan siswa benar-benar mengerti arti atau makna bilangan desimal. Sedangkan dalam mengerjakan soal-soal siswa tidak diperkenankan menggunakan kalkulator. Hasil penelitian menunjukkan kalkulator dapat memudahkan siswa menemukan pola bilangan pecahan yang penyebutnya 10, 100, dan 1000 menjadi bilangan desimal, dan sebaliknya, mengerti konsep lambang bilangan berbeda apabila dikalikan atau dibagikan bilangan yang sama menghasilkan bilangan yang sama, dan konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal. Kata Kunci: Penanaman Konsep, bilangan desimal, kalkulator.
PENANAMAN KONSEP KESAMAAN DAN KETAKSAMAAN BILANGAN DESIMAL DENGAN MENGGUNAKAN KALKULATOR PADA SISWA KELAS IV SDN NO. 7 NGULAK
Sri Winarni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (56.531 KB)
|
DOI: 10.22437/edumatica.v2i01.599
Artikel ini mendeskripsikan penanaman konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal dengan menggunakan kalkulator. Penanaman konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal dengan menggunakan kalkulator dalam penelitian ini hanya untuk menanamkan konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal sehingga dengan penggunaan kalkulator dalam pembelajaran diharapkan siswa benar-benar yakin dengan konsep yang ditemukan dan siswa benar-benar mengerti arti atau makna konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal. Selanjutnya pada saat siswa mengerjakan soal-soal tentang kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal sebaliknya siswa tidak diperkenankan menggunakan kalkulator. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan kalkulator dapat memudahkan siswa untuk mengerti konsep kesamaan dan ketaksamaan bilangan desimal, sehingga pada saat menyelesaikan soal-soal kesamaan dan ketaksamaan bilangan decimal siswa tidak mengalami kesulitan.
Pembelajaran Teorema Phytagoras dengan Menggunakan Strategi Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (React) pada Siswa di SMP Negeri 16 Kota Jambi
Rohati -;
Sri Winarni;
Rice Osviarni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 02 (2012): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.117 KB)
|
DOI: 10.22437/edumatica.v2i02.842
Abstrak Strategi REACT merupakan salah satu strategi yang diterapkan dalam pembelajaran matematika khususnya materi teorema phytagoras. Dengan strategi ini diharapkan dapat mengaktifkan siswa dalam belajar dan pada akhirnya meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan merupakan penelitian tindakan kelas. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan strategi REACT dapat meningkatkan respon dan aktivitas siswa di kelas VIII.E SMP Negeri 16 Kota Jambi. Temuan dalam penelitian ini adalah aktivitas siswa sangat dominan pada saat experiencing. Hal ini dikarenakan siswa semangat ketika diminta untuk mengeksplorasi konsep dari dengan strategi REACT dengan menggunakan lembar kerja siswa dan alat peraga. Sedangkan aktivitas yang paling sedikit pada saat transferring. Pada saat ini siswa belum terbiasa mentranfer pengetahuan yang sudah ia miliki dengan situasi atau konteks yang baru. Kata Kunci : Pembelajaran, Teorema Phytagoras, Strategi REACT
Pengembangan Bahan Ajar Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) di SMP
Sri Winarni;
Rohati -
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 02 (2012): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (151.575 KB)
|
DOI: 10.22437/edumatica.v2i02.854
Abstrak Pengembangan bahan ajar merupakan hal yang harus terus dilakukan oleh guru agar selalu tercipta inovasi dalam pembelajaran dan salah satu upaya untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Dalam penelitian ini pengembangan bahan ajar yang dilakukan menggunakan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) dan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar yang sudah dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau development research tipe formative research. Bahan ajar yang dikembangkan dalam penelitian ini meliputi lembar kerja siswa(LKS), materi ajar, dan soal tes. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahan ajar yang dikembangkan dalam penelitian ini, dikategorikan valid, praktis dan memiliki potensial effect terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa di SMP Negeri 16 Kota Jambi. Kata Kunci : Pengembangan, SPLDV, Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI)
Pembelajaran Geometri Menurut Standar Pengajaran NCTM Dengan Setting Kooperatif Di Smp Negeri 22 Jambi
Rohati Rohati;
Sri Winarni;
Elfiati Elfiati
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 01 (2013): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (131.706 KB)
|
DOI: 10.22437/edumatica.v3i01.1409
Abstrak Dunia pendidikan seakarang menuntut seluruh proses pembelajaran yang berorientasi pada keaktifan siswa dan kemampuan siswa dalam berinteraksi dengan sesama teman dalam kelasnya. Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh seorang guru untuk memenuhi hal tersebut adalah dengan menerapkan pengajaran menurut standar National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) dengan setting kooperatif. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah memaparkan bagaimana bentuk pembelajaran geometri menurut standar NCTM dengan setting kooperatif. Penelitian ini juga dilakukan untuk melihat respon siswa terhadap pembelajaran yang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Sumber data adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Kota Jambi. Pelaksanaan tindakan dalam setiap siklus penelitian terdiri dari 4 komponen yaitu merencanakan , melaksanakan, mengamati dan merefleksi. Dari 3 kali siklus yang dilakukan diperoleh peningkatan hasil belajar. Pada siklus ketiga diperoleh rata-rata hasil belajar siswa 76, 5 yang lebih tinggi dibandingkan siklus sebelumnya. Respon siswa juga menunjukkan perubahan setiap siklus. Hal ini ditunjukkan dengan semakin aktif siswa belajar berkelompok.Empat komponen dalam pengajaran NCTM juga bisa dilaksanakan yaitu berupa tugas-tugas, wacana, lingkungan belajar dan analisis. Kata Kunci : geometri, standar NCTM, setting kooperatif
Pengembangan Modul Dan CD Cara Pembelajaran Pecahan Lanjutan Di Sekolah Dasar Sesuai Standar Proses Pelaksanaan Pembelajaran Dalam KTSP
Sri Winarni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 02 (2013): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (358.801 KB)
|
DOI: 10.22437/edumatica.v3i02.1578
Abstrak Artikel ini mendeskripsikan pengembangan modul dan CD cara pembelajaran pecahan lanjutan di sekolah dasar ditinjau dari standar proses pelaksanaan pembelajaran menurut KTSP serta tahapan pelaksanaan pembelajaran matematika di SD dengan proses penanaman konsep, pemahaman konsep dan pembinaan keterampilan sesuai indikator pencapaian kompetensinya yang sudah divalidasi oleh ahli isi, desain dan media pembelajaran. Pengembangan modul dan CD cara pembelajaran pecahan lanjutan di sekolah dasar ini merupakan kelanjutan dari pengembangan modul dan CD cara pembelajaran pecahan pecahan dasar yang telah dikembangkan pada penelitian sebelumnya. Hasil validasi ahli isi dan desain pembelajaran (ahli 1) didapatkan rata-rata persentase seluruh modul dan CD cara pembelajarannya 82,5% dengan kategori sangat baik dan (ahli 2) didapatkan 85% dengan kategori sangat baik, sedangkan ahli media pembelajaran rata-rata persentase seluruh modul dan CD cara pembelajarannya 85% dengan kategori sangat baik, sehingga dapat disimpulkan bahwa modul dan CD cara pembelajaran pecahan lanjutan yang dikembangkan dalam penelitian ini sudah dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dan validasi para ahli, modul dan CD cara pembelajaran ini agar dapat diuji cobakan di lapangan untuk melihat keefektifan penggunaan modul dan CD cara pembelajaran pecahan lanjutan tersebut. Kata Kunci: Modul, CD Cara Pembelajaran, Pecahan Lanjutan, Matematika, Sekolah Dasar, Standar Proses Pelaksanaan Pembelajaran dalam KTSP
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Pada Materi Persamaan Kuadrat Dengan Metode Belajar Aktif Tipe Quiz Team Di Kelas IX SMPN 24 Kota Jambi
Husni Sabil;
Sri Winarni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 02 (2013): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (51.587 KB)
|
DOI: 10.22437/edumatica.v3i02.1581
ABSTRAK Keterlibatan siswa dalam pembelajaran matematika di kelas IX SMPN 24 Kota Jambi sangatlah kurang, hal ini disebabkan karena materi pembelajaran matematika masih di dominan menggunakan metode yang konvensional sehingga rata-rata hasil belajar siswa masih rendah yaitu 50. Untuk mengatasi permasalahan diatas, maka pembelajaran menggunakan metode belajar aktif tipe quiz team merupakan salah satu alternatif yang dapat dilaksanakan dengan dengan tujuan meningkatkan hasil belajar matematika siswa di kelas IX SMPN 24 Kota Jambi pada materi persamaan kuadrat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika siswa dapat meningkat dengan menggunakan metode belajar aktif tipe Quiz Team pada materi Persamaan Kuadrat. Hipotesis yang dikemukakan adalah hasil belajar matematika siswa pada materi Persamaan Kuadrat meningkat dengan menggunakan metode belajar aktif tipe Quiz Team. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) sebagai upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi persamaan kuadrat, dengan menggunakan metode belajar aktif tipe quiz team yang dilaksanakan dalam beberapa siklus. Setiap siklus melalui tahap perencanaan,pelaksanaaan tindakan,observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan ulangan atau evaluasi dalam postest serta dilengkapi dengan lembar pengamatan terhadap siswa dan guru melalui lembar observasi. Berdasarkan pengolahan data terjadi peningkatan nilai rata-rata dari 23 siswa sebelum melaksanakan tindakan sebesar 5,9 pada siklus I menjadi 7,4 pada siklus III. Sedangkan prosentase ketuntasan klasikalnya meningkat dari 65,2% pada siklus I menjadi 86,95% pada siklus III. Dengan demikian penggunaan metode belajar aktif tipe quiz team dalam pembelajaran matematika mampu meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci : Hasil belajar, Metode Belajar Aktif Tipe Quiz Team.
Peranan Cooperative Learning Dalam Pembelajaran Matematika Pada Kurikulum 2013
Sri Winarni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 01 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (88.551 KB)
|
DOI: 10.22437/edumatica.v4i01.1584
Abstrak Pengembangan kurikulum 2013 perlu dilaksanakan karena ada 3 (tiga) alasan mendasar yaitu: demographic dividend atau bonus demografi, global competitiveness atau persaingan global, dan pergeseran paradigma pembangunan dari pembangunan yang berbasis sumber daya (alam) mengarah pada pembangunan berbasis peradaban. Agar kurikulum ini dapat terlaksana yang harus dilakukan guru adalah mengubah mind set/pola pikir proses pembelajaran, guru menggunakan pendekatan saintifik dan discovery learning sehingga dapat mengubah dari teacher centered ke student centered pada semua mata pelajaran. Pada mata pelajaran matematika, siswa akan mengalami kesulitan apabila dalam proses pembelajarannya dilakukan secara individu. Maka dari itu guru harus menggabungkannya dengan pendekatan cooperative learning, sehingga dapat membantu siswa dapat mengkomunikasikan suatu gagasan dari data hasil penginderaan/memeriksa secara akurat suatu objek atau kejadian, serta dapat mengubah data dalam bentuk tabel ke bentuk lainnya. Dari data tersebut siswa dapat memprediksi sesuatu yang didasarkan pada hasil pengamatan yang nyata. Mereka menemukan pola atau keteraturan dari rangkaian pengamatan dan bisa menarik kesimpulan. Kata Kunci: Cooperative Learning, Pembelajaran Matematika, Kurikulum 2013
Pengaruh Kemampuan Logika Abstrak Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Jambi
Chintia Putri Wulandari;
Husni Sabil;
Sri Winarni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 02 (2014): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (360.945 KB)
|
DOI: 10.22437/edumatica.v4i02.2065
Kurangnya perhatian guru terhadap beberapa kemampuan pada diri setiap siswa. Siswa pada jenjang pendidikan menengah sudah menggunakan logika atau bernalar dalam berbagai hal. Pada pemecahan masalah matematika kemampuan tersebut seperti kemampuan logika abstrak. Adanya kemampuan logika abstrak yang baik merupakan dasar siswa untuk memahami konsep-konsep matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan logika abstrak yang dimiliki siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Jambi dan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang signifikan antara kemampuan logika abstrak (X) dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Jambi (Y). Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptis dan assosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Jambi. Sampel pada penelitian ini adalah 12% -13% siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Jambi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari instrumen berupa tes kemampuan logika abstrak, serta tes hasil belajar matematika siswa dalam bentuk objektif. Data yang diperoleh dianalisa dengan uji regresi linear. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar sampel siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Jambi memiliki kemampuan logika abstrak yang tinggi, yaitu sebanyak 22 siswa memiliki kemampuan logika abstrak yang sangat tinggi dan tinggi. Dari hasil uji regresi linear diperoleh persamaan regresi yaitu = 30,29 + 0,68X yang berarti bahwa setiap kemampuan logika abstrak bertambah maka hasil belajar matematika siswa bertambah pula sebesar 0,68 poin. Selain itu, untuk pengujian hipotesis diperoleh thitung = 5,597 dan ttabel = 1,671 sehingga thitung ttabel dapat disimpulkan bahwa ditolak dan diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh signifikan antara kemampuan logika abstrak terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Jambi. Kata kunci: Pengaruh, Kemampuan Logika Abstrak, Hasil Belajar Matematika Siswa