Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JURNAL USM LAW REVIEW

Pemanfaatan Sisa Embrio Beku Program Bayi Tabung Sebagai Terapi Transplantasi Sel Punca di Indonesia Sari, Jayanti Purnama; Santosa, Anak Agung Gede Duwira Hadi; Winata, I Gde Sastra
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 7 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v7i1.8286

Abstract

The aim of this study is to provide an overview of the latest phenomenon in the development of sources of embryonic stem cells in the world, as a criticism of the Health Act that closed Indonesia's opportunity to undertake health transformation. Now many countries have begun to legalize embryonic stem cells by exploiting the remains of the in vitro fertilization embryos left just by their owners. It responds to earlier debates about the method of embryonic stem cells that originate in a fetus or embryos taken from a mother's womb. Some research sources say that embryonic stem cells have more potential than non-embryonic. On that basis, it is interesting to study how the Indonesian Health Act responds to these developments and the commitment to transform in terms of health. The innovation in this research focuses on responding to existing research that more categorizes embryonic stem cells as violating the ethics of living beings and strictly prohibits the use of embryonal stem cell. This research method is normative, using statutory and comparative approaches. The results of this research are, first, that embryonic stem cells have greater potential than the adult stem cells currently used and countries around the world are starting to legalize the use of embryonic stem cells by utilizing leftover embryos from in vitro fertilization. Second, Indonesia is still unable to carry out health transformation by utilizing legal instruments, such as the preamble to the Health Law and Development Legal Theory.Tujuan penelitian ini ialah memberikan gambaran fenomena terbaru perihal perkembangan sumber dari sel punca embrionik di dunia, sebagai kritik terhadap Undang-Undang Kesehatan yang menutup rapat kesempatan Indonesia untuk melakukan transformasi kesehatan. Saat ini banyak negara-negara mulai melegalkan sel punca embrionik dengan memanfaatkan sisa embrio in vitro fertilazation yang ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya. Hal ini menjawab perdebatan dahulu terkait metode sel punca embrionik yang bersumber pada janin atau embrio yang diambil dari rahim seorang ibu. Beberapa sumber penelitian mengatakan bahwa sel punca embrionik lebih memiliki potensi besar dibanding sel punca non embrionik. Atas dasar itu, menarik untuk dikaji bagaimana Undang-Undang Kesehatan Indonesia menanggapi perkembangan ini dan komitment untuk bertransformasi dalam hal kesehatan. Pembaharuan dalamĀ  penelitian ini berfokus pada menjawab penelitian yang sudah ada yang lebih mengkategorikan sel punca embrionik sebagai hal yang melanggar etika makhluk hidup dan melarang keras penggunaan sel punca embrionik. Metode penelitian ini adalah normatif dengan menggunakan pendekatan perundang- undangan dan komparatif. Adapun hasil dari penelitian ini ialah pertama, sel punca embrionik lebih memiliki potensi besar ketimbang sel punca dewasa yang saat ini digunakan dan Negara-negara di dunia mulai melegalisasi penggunaan sel punca embrionik dengan memanfaatkan sisa embrio in vitro fertilazation. Kedua, Indonesia masih belum mampu melakukan transformasi kesehatan dengan dengan memanfaatkan instrumen hukum, sebagaimana konsideran Undang-Undang Kesehatan dan Teori Hukum Pembangunan.
Co-Authors Anak A. A. W. P. Dewi Anak Agung Gede Duwira Hadi Santosa Anak Agung Ngurah Jaya Kusuma Analysa, Analysa and I G. Alit-Artha Anom Suardika Anwar, Meirisa Afifah Nurmalia Arthawan Arthawan Aryana, Made Bagus Dwi Astawa, I Made Mulya Budiana, Nyoman Budiana, Nyoman Gede Budiman, Ardelia Clara Candijaya, Gita Sirini Christyani, Fenyta Danny Aguswahyudi Darmayasa, Putu Bagus Desak Putu Oki Lestari Deviyanti, Gery Puspa Dewi, Anak A. A. W. P. E. Joewarini Evert Solomon Pangkahila Feliciano Pinto, Feliciano Ferry Santoso Fido Anggli, Fido Fransiskus C Raharja Gde Ari Putra, Orion Reffa Gede Fajar Manuaba, Ida Bagus Hadisubroto, Yona S. Hanny Aditanzil Hanny Aditanzil Harrista, Daniel Victor Heni Sunyoto I Dewa Made Sukrama I Gde Adnyana Sudibya I Gde Raka Widiana I Gde Sastra Winata I Gede Adnyana Sudibya, I Gede Adnyana I Gede M Putra I Gede Mahendra Adiguna Dira I Gede Mega Putra I Gede Putu Surya I Gusti Ayu Putri Kartika, I Gusti Ayu I Gusti Ayu Sri Mahendra Dewi I Gusti Putu Mayun Mayura I Ketut Labir I Ketut Labir I Ketut Surya Negara I Ketut Tunas I Made Darmayasa I Nyoman Gede Budiana I Nyoman H Sanjaya I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Putu Kusuma Yudasmara, I Putu Kusuma I Wayan Artana Putra I Wayan Megadhana I Wayan Putu Sutirta Yasa I Wayan Suranadi I. F. W. Putra I. Lesmana I.W. Weta Ida Bagus Gde Fajar Manuaba Ida Bagus Putra Adnyana Ika Widi Astuti, Ika Widi Ines Kurniaty Hartono Intan Puspa Intizam, Marwa Humaira IPG Wardhiana IPG Wardhiana, IPG Janet Sumampouw Jessica Nathalia JOHANA SENSY LENI MANNA K Tangking Widarsa KADE YUDI SASPRIYANA Kadek Fajar Marta Kerans, Fransiscus Anthony Ketut S. Negara Kirana, Ni Wayan Prabasiwi Kusuma, I Komang Wira Ananta L.S. Ani Leonardo ., Leonardo Leony Lim Lidia Widianti, Lidia Luh Putu Iin Indrayani Maker Luh Seri Ani Made Bagus Dwi Aryana Mahendrata, Prayascita MANNA, JOHANA SENSY LENI Mantik AN Manuaba, Ida Bagus Gede Fajar Marta, Kadek Fajar Moestikaningsih . Mona Mariana Mona Mariana Muhammad Freddy Candra Sitepu Muliawan, Erlin Purnama N.W.A. Utami Nathalia, Jessica Negara, Ketut S. Ngurah Harry Wijaya Surya, I Gede Ni Ketut Karneli Ni Ketut Karneli Ni Ketut Supasti Dharmawan Ni Made Suciani Nyoman Bayu Mahendra Ongko, Eric Gradiyanto Pramana, Bagus Andika Pratama, I Gede Bayu Adi Prayudi, Pande Kadek Aditya Puspa, Intan Putra, I Gede M Putra, Ida Bagus Agung Widnyana Putri, Desak Agung Istri Padma Putu Adi Sujana Putra Putu Ayu Indrayathi Putu Doster Mahayasa R. Niruri Raharja, Fransiskus C Rasmaya Niruri Rasmaya Niruri Rasmaya Niruri Rastiti, Ni Putu Riasa, I Nyoman Putu Rini Noviyani Riza Firman Satria Sanjaya, I Nyoman H Santoso, Ferry Sari, Jayanti Purnama Satriawan, Nyoman Gede Dikawijaya Setiawan, William Alexander Stella Kawilarang Stella Kawilarang, Stella Sugianto Sugianto Sumampouw, Janet Surya, I Gede Ngurah Harry Wijaya Tjokorda Gde Agung Suwardewa Wenas, Yongki Widia, Made Yudha Ganesa Wikantyas William Alexander Setiawan Wiraputri, Anak Agung Ratih Kusumadewi Yona S. Hadisubroto Yongki Wenas Yosevangelika Hutabarat