Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Faktor Penularan Covid-19 pada Kontak Erat di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Afdhal Afdhal; Erlangga Galih Zulva Nugroho; Roma Sitio; Yeni Rimadeni; Cut Mutiah; Berwi Fazri Pamudi
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i12.8309

Abstract

ABSTRACT Prevention of spreading COVID 19 in the house level requires awareness of family members in implementing health protocols. The aim of this study is to analyze the factors of Covid-19 transmission in Close Contacts case. The research design used is quantitative analysis with a case control. The sample in this study was 100 people who got close contacts of confirmed cases, consisting of 50 respondents of close household contacts as case group and 50 respondents of close non-household contacts as control group. Researcher used questionnaire as research instrument. The result showed that the independent variables that were highly significant infected with Covid-19 in close contacts were age, knowledge, disease history, implementation of health protocols and occupancy density where the value of OR > 1. In this study it can be concluded that the factors such as age, knowledge, disease history, implementation of health protocols and occupancy density have high risk of contaminating Covid-19 in close contact cases. Keyword : Covid-19, Transmission, Close Contact ABSTRAK Pencegahan penyebaran virus COVID-19 di level rumah tangga perlu adanya kesadaran  anggota  keluarga/ART  dalam menjalankan protokol Kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor penularan Covid-19 pada Kontak Erat. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan case  control. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 orang kontak erat dari kasus konfirmasi yang terdiri dari 50 kontak erat serumah (household) sebagai kelompok case dan 50 responden kontak erat non serumah yang merupakan sebagai kelompok kontrol. Peneliti menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independent yang sangat signifikan dengan tertular Covid-19 pada kontak erat yaitu variabel umur, pengetahuan, riwayat penyakit, penerapan prokes dan kepadatan hunian dimana nilai OR > 1. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa faktor umur, pengetahuan, Riwayat penyakit, penerapan protokol kesehatan dan kepadatan hunian berisiko tinggi tertular Covid-19 pada kasus kontak erat. Kata Kunci : Covid-19, Penularan, Kontak Erat
Simple Triage and Rapid Treatment (START) Health Education Method To Preparedness Nurse of Public Health Center (Puskesmas) Yeni Rimadeni; Munazar Munazar; Arnisam Arnisam; Manovri Yeni
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 22, No 2 (2021): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v22i2.3310

Abstract

Limited human resources turn triage into an unavoidable solution in disaster management. Simple Triage and Rapid Treatment (START) is a triage method that is widely accepted and easy to use to handle disasters with a time of 30 seconds or less based on three primary examinations such as respiration, checking the radial pulse, mental status. This study aims to identify differences in the preparedness of nurses at the Puskesmas at Kaki Gunung Burni Telong Kabupaten Bener Meriah Regency before and after the health education method intervention (START). The data sources for this study were the nurses of the puskesmas at Kaki Gunung Burni Telong Kabupaten Bener Meriah totaling 20 people. The research design used a quasi-experiment "Quasy experiment”. Data was collected using a questionnaire, then for nurses were given the Health Education intervention (START). The results showed that the average knowledge and attitudes of puskesmas nurses before and after health education intervention (START) had increased in dealing with disasters, but there were significant differences in nurses' knowledge in handling disasters with unequal distribution.
Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Penanggulangan Krisis Kesehatan melalui Pembentukan, Pelatihan dan Simulasi pada Kader Kesehatan Siaga Bencana di Wilayah Kerja Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Yeni Rimadeni; Rizki Wan Oktabina; Afdhal Muchtar; Berwi Fazri Pamudi; Erlangga Galih Zulva Nugroho; Eka Oktarina Riani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8138

Abstract

ABSTRAK Wilayah Indonesia yang terletak diantara tiga lempeng tektonik yaitu lempeng eurasia, lempeng Pasifik, dan lempeng hindia - australia. Kondisi indonesia rentan terhadap gempa bumi, tsunami letusan gunung api dan jenis- jenis bencana geologi lain. Kecamatan Meuraxa merupakan salah satu kecamatan di Kota Banda Aceh yang berada di ujung pulau sumatera. Wilayah ini telah terdampak langsung kejadian gempa dan tsunami tahun 2004 silam. Kecamatan tersebut sering mengalami kejadian  angin puting beliung, badai dan abrasi yang merusak beberapa bangunan infrastruktur dan mengancam jiwa masyarakat setempat dan juga kejadian wabah penyakit seperti Covid 19, demam berdarah dan beberapa penyakit lainnya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbentuknya kader kesehatan dengan peningkatan pengetahuan dalam menghadapi krisis kesehatan serta bermanfaat bagi pemerintah daerah, masyarakat dan institusi dalam Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Metode pengabdian ini menggunakan 3 (tiga) metode yaitu (1) ceramah dan tanya jawab, (2) demonstrasi dan (3) praktik (simulasi langsung).  dimana dilakukan pengukuran pengetahuan terhadap pelatihan yang di berikan melalui pre dan post test. Hasil pengabdian masyarakat di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh di peroleh hasil pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan kepada kader kesehatan siaga bencana. Sebelumnya memiliki nilai rata-rata 8.09  menjadi 9.88. Perbedaan nilai rata-rata saat pre dan post test bermakna secara statistik, dimana nilai p value < α (0,000<0.05). Selain itu juga kegiatan pengabdian masyarakat ini juga menghasilkan sebuah komunitas baru yaitu  terbentuknya 32 orang kader kesehatan siaga bencana di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Masukan dan saran kepada pihak mitra agar kegiatan ini tetap berkelanjutan minimal adanya pelatihan setiap 3 bulan sekali dengan berkoordinasi dengan mitra kesehatan dan penangulangan bencana. Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Kader Kesehatan Siaga Bencana, Krisis  ABSTRACT Indonesia is located between three tectonic plates, namely the Eurasian plate, the Pacific plate and the Indian-Australian plate. Indonesia is vulnerable to earthquakes, tsunamis, volcanic eruptions and other types of geological disasters. Meuraxa District is one of the sub-districts in Banda Aceh City which is on the tip of the island of Sumatra. This area was directly affected by the 2004 earthquake and tsunami. The sub-district often experiences tornadoes, storms and abrasions which damage several infrastructure buildings and threaten the lives of local people as well as disease outbreaks such as Covid 19, dengue fever and several other diseases. The purpose of this community service activity is to form health cadres with increased knowledge in dealing with health crises and to benefit local governments, communities and institutions in Disaster Risk Reduction (DRR). This service method uses 3 (three) methods, namely (1) lectures and questions and answers, (2) demonstrations and (3) practice (direct simulation). where the measurement of knowledge of the training provided through pre and post tests is carried out. The results of community service in Meuraxa District, Banda Aceh City, resulted in knowledge obtained before and after training for disaster preparedness health cadres. Previously it had an average value of 8.09 to 9.88. The difference in mean scores during the pre and post tests is statistically significant, where the p value <α (0.000 <0.05). In addition, this community service activity also resulted in a new community, namely the formation of 32 disaster preparedness health cadres in Meuraxa District, Banda Aceh City. Input and suggestions to partners so that this activity remains sustainable at least with training every 3 months in coordination with health and disaster management partners. Keywords: Preparedness, Health Cadre for Disaster Preparedness, Crisis
Acupressure Complementary Therapy Training and Assistance for Excellent Midwife in Entrepreneurial Development for Alumni Cut Yuniwati; Noviyanti; Ratna Dewi; Yeni Rimadeni
Science Midwifery Vol 10 No 5 (2022): December: Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v10i5.1092

Abstract

The success of maternal health efforts and the health status of a community can be seen from the number of Maternal Mortality Rates (MMR). Midwives are one of the health workers who have an important position in reducing the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR). Midwives provide continuous and comprehensive midwifery services, focusing on aspects of prevention, promotion based on partnerships and community empowerment together. Complementary traditional health services are the application of traditional health that utilizes biomedical and biocultural sciences. Activity Purpose To increase the knowledge/understanding and skills of midwifery majors alumni of the Poltekkes Kemenkes Aceh on Complementary Acupressure Therapy For Excellent Midwife in Entrepreneurial Development for Alumni. The dedication method used in this activity is education, training and assistance in increasing the knowledge and abilities of alumni about complementary acupressure therapy for excellent midwife. The results of the dedication show that the provision of education about complementary acupressure therapy increases the alumni's knowledge about complementary acupressure therapy. The average alumni knowledge during the pre-test, which was around 51.81% of the number of questions answered correctly by alumni, experienced a change for the better after the post-test to around 95.45%. This community service activity ran smoothly, starting from the training activities and continuing with alumni assistance activities in providing acupressure therapy. This activity has enormous benefits felt by the participants. Apart from increasing knowledge.
Disaster Logistics Management as an Educational Foundation for Disaster Logistics Managers Yeni Rimadeni; Nasrullah Nasrullah; Afdhal Afdhal; Berwi Fazri Pamudi; Munazar Munazar; Arnisam Arnisam; Erdi Surya
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 22, No 1 (2021): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v22i1.2742

Abstract

The availability of optimal logistics according to the minimum standards for the needs during the emergency response is crucial in the success of the disaster logistics management series. Logistics supplies with a minimum standard carried out by the Central Aceh District Government are currently not optimal and effective, so disaster logistics planning is needed. With the limitation of the research problem that humanitarian logistics supplies according to the minimum standards for the needs in the initial phase of the emergency response in the face of the landslide disaster in Central Aceh District have not been fulfilled optimally, this study aims to produce optimal and effective efforts to meet the availability of logistics with minimum requirements the right way to do logistics supplies, and how to monitor disaster logistics supplies. All of these things are focused on dealing with the landslide disaster in Central Aceh District. To obtain maximum results this research uses a system consisting of input elements, process elements, and output elements which are supported by primary data and secondary data obtained through in-depth interviews and observations. The results of this study indicate that (1) evaluating several components in the aspect of local government capacity related to logistics supply implementation, (2) Geographically, by analyzing rainfall data, the time is right for carrying out logistics supplies.
Penurunan Volume Residu Lambung Pasien Kritis pada Pemberian Nutrisi Enteral Menggunakan Metode Gravity Drip dan Intermittent Feeding Erlangga Galih Zulva Nugroho; Nunung Hidayati; Devy Prihatiningtyas; Ria Purnawian Sulistiani; Afdhal Afdhal; Yeni Rimadeni; Teuku Jamni
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 4 No 1 (2023): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v4i1.1174

Abstract

Latar belakang: Sebagian besar pasien kritis mengalami kondisi malnutrisi yang dapat meningkatkan tingkat mortalitas dan komplikasi. Pemenuhan nutrisi selama di Ruang ICU kebanyakan diberikan melalui enternal (Gravity Drip dan Intermittent Feeding). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran penurunan volume residu lambung pada pemberian nutrisi enteral dengan metode Gravity Drip  dan Intermittent Feeding pasien kritis. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam studi yaitu seluruh pasien yang dirawat di Ruang ICU Rumah Sakit Muhammadiyah Semarang. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan kriteria inklusi (pasien menggunakan NGT dan mendapatkan diit nutrisi enteral). Jumlah sampel yang digunakan sejumlah 5 responden (2 pasien diberikan nutrisi enteral dengan gravity drip dan 3 pasien menggunakan intermittent feeding). Intervensi diberikan selama 3 x 24 jam sesuai dengan jadwal diet (Pukul 08.00, 12.00, dan 17.00 WIB). Hasil: Rata-rata volume residu lambung setelah 2 jam pemberian nutrisi metode gravity drip didapatkan nilai yang paling sedikit yaitu pada pemberian pukul 08.00 WIB (4,2 cc). Sedangkan dengan metode intermittent feeding pada pemberian pukul 17.00 WIB (0,8 cc). Kesimpulan: Rata-rata volume residu lambung setelah 2 jam pemberian nutrisi enteral dengan metode intermittent feeding (0,8 cc) memiliki hasil lebih sedikit daripada metode gravity drip (4,2 cc).
Pendidikan Kesehatan Bencana (Disaster Health Education) dan Pemetaan Wilayah Risiko Bencana dengan Metode Town Watching bagi Kader Kesehatan Siaga Bencana dan Masyarakat di Wilayah Kerja Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Yeni Rimadeni; Rizki Wan Oktabina; Afdhal Afdhal; Berwi Fazri Pamudi; Erlangga Galih Zulva Nugroho; Eka Oktarina Riani; Muhammad Ikhwan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12356

Abstract

ABSTRAK Kondisi indonesia rentan terhadap gempa bumi, tsunami letusan gunung api dan jenis- jenis bencana geologi lain. Kecamatan Meuraxa merupakan salah satu kecamatan di Kota Banda Aceh yang berada di ujung pulau sumatera. Wilayah ini telah terdampak langsung kejadian gempa dan tsunami tahun 2004 silam. Kecamatan tersebut sering mengalami kejadian  angin puting beliung, badai dan abrasi yang merusak beberapa bangunan infrastruktur dan mengancam jiwa masyarakat setempat dan juga kejadian wabah penyakit seperti Covid 19, demam berdarah dan beberapa penyakit lainnya. Tujuan kegiatan meningkatkan kesadaran masyarakat yaitu kader kesehatan siaga bencana terhadap penanggulangan bencana, Mengidentifikasi kerentanan lingkungan dan sekitarnya, mengidentifikasi kapasitas/sumberdaya yang dimiliki masyarakat yang dapat digunakan ketika terjadi bencana, Mengidentifikasi permasalahan utama di lingkungan masyarakat serta menemukan solusi dari permasalahan tersebut dan adanya peta risiko bencana kecamatan meuraxa. Metode pengabdian ini menggunakan metode town watching dan juga dilakukan pengukuran pengetahuan terhadap pelatihan yang di berikan melalui pre dan post test. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah kader kesehatan siaga bencana berjumlah 34 orang. Hasil pengabdian masyarakat di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh di peroleh hasil pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan kepada kader kesehatan siaga bencana. Sebelumnya memiliki nilai rata-rata 5,7  menjadi 9.8. Perbedaan nilai rata-rata saat pre dan post test bermakna secara statistik, dimana nilai p value < α (0,000<0.05). Selain itu juga kegiatan pengabdian masyarakat ini juga menghasilkan sebuah peta sarana pendukung penanggulangan bencana. Masukan dan saran kepada pihak mitra agar kegiatan ini tetap berkelanjutan minimal adanya pelatihan berkala dengan berkoordinasi dengan mitra kesehatan dan penangulangan bencana. Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Disaster Education, Town Watcing  ABSTRACT Indonesia is vulnerable to earthquakes, volcanic eruptions, tsunamis and other types of geological disasters. Meuraxa District is one of the sub-districts in Banda Aceh City which is at the tip of the island of Sumatra. This area was directly affected by the 2004 earthquake and tsunami. This sub-district often experiences tornadoes, storms and abrasion which damage several building infrastructure and threaten the lives of local people as well as disease outbreaks such as Covid 19, dengue fever and several other diseases. The aim of the activity is to increase public awareness, namely disaster preparedness health cadres regarding disaster management, Identifying the vulnerability of the environment and its surroundings, identifying the capacity/resources of the community that can be used when a disaster occurs, Identifying the main problems in the environment and the community finding solutions to these problems and the existence of a map Meuraxa sub-district disaster risk. This service method uses the Town Watching method and also measures knowledge of the training provided through pre and post tests. The target audience for this service activity is 34 disaster preparedness health cadres. The results of community service in Meuraxa District, Banda Aceh City, obtained knowledge results before and after training for disaster preparedness health cadres. Previously it had an average value of 5.7 to 9.8. The difference in the average value during the pre and post test is statistically significant, where the p value < α (0.000 <0.05). Apart from that, this community service activity also produced a map of supporting facilities for disaster management. Input and suggestions to partners so that this activity remains sustainable at least with periodic training in coordination with health and disaster management partners. Keywords: Preparedness, Disaster Education, Town Watcing
Penurunan Volume Residu Lambung Pasien Kritis pada Pemberian Nutrisi Enteral Menggunakan Metode Gravity Drip dan Intermittent Feeding Erlangga Galih Zulva Nugroho; Nunung Hidayati; Devy Prihatiningtyas; Ria Purnawian Sulistiani; Afdhal Afdhal; Yeni Rimadeni; Teuku Jamni
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 4 No 1 (2023): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v4i1.1174

Abstract

Latar belakang: Sebagian besar pasien kritis mengalami kondisi malnutrisi yang dapat meningkatkan tingkat mortalitas dan komplikasi. Pemenuhan nutrisi selama di Ruang ICU kebanyakan diberikan melalui enternal (Gravity Drip dan Intermittent Feeding). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran penurunan volume residu lambung pada pemberian nutrisi enteral dengan metode Gravity Drip  dan Intermittent Feeding pasien kritis. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam studi yaitu seluruh pasien yang dirawat di Ruang ICU Rumah Sakit Muhammadiyah Semarang. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan kriteria inklusi (pasien menggunakan NGT dan mendapatkan diit nutrisi enteral). Jumlah sampel yang digunakan sejumlah 5 responden (2 pasien diberikan nutrisi enteral dengan gravity drip dan 3 pasien menggunakan intermittent feeding). Intervensi diberikan selama 3 x 24 jam sesuai dengan jadwal diet (Pukul 08.00, 12.00, dan 17.00 WIB). Hasil: Rata-rata volume residu lambung setelah 2 jam pemberian nutrisi metode gravity drip didapatkan nilai yang paling sedikit yaitu pada pemberian pukul 08.00 WIB (4,2 cc). Sedangkan dengan metode intermittent feeding pada pemberian pukul 17.00 WIB (0,8 cc). Kesimpulan: Rata-rata volume residu lambung setelah 2 jam pemberian nutrisi enteral dengan metode intermittent feeding (0,8 cc) memiliki hasil lebih sedikit daripada metode gravity drip (4,2 cc).
IDENTIFIKASI TIPE KERUSAKAN POHON DI WISATA HUTAN LINDUNG KOTA LANGSA Makhfirah, Nurul; Utami, Dea; Sena, Fairuz; Mardina, Vivi; Rimadeni , Yeni
Jurnal Jeumpa Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v8i1.3788

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara megabiodiversitas yang memiliki variasi jenis hutan. Peran hutan sebagai paru-paru kota untuk masyarakat diwujudkan pemerintah melalui hutan kota. Salah satunya adalah Taman Wisata Hutan Lindung kota Langsa, Aceh yang memiliki sekitar 62 jenis pohon atau berjumlah 1273 pohon dengan luas ±10Ha. Peranan hutan kota dipengaruhi oleh kesehatan hutan dalam bentuk kondisi kerusakan pohon. Penelitian ini merupakan langkah awal untuk mengetahui jenis penyakit pohon yang terdapat di Taman Wisata Hutan Lindung Kota Langsa sebagai langkah awal pemeliharaan hutan kota. Metode yang digunakan adalah metode jelajah (Cruise method) dengan observasi langsung terhadap objek yang diteliti. Hasil yang diperoleh ialah terdapat enam tipe kerusakan pohon yaitu (1) kanker yang terdapat pada pohon kayu alim (Lepidium sativum L.), (2) Luka terbuka yang terdapat pada pohon tempinis (Sloetia elongata), (3) gerowong yang terdapat pada pohon sumatra (Taxus baccata L.), (4) Brum yang terdapat pada pohon jati (Tectona grandis L.f.), (5) keropos akibat serangan rayap yang terdapat pada pohon puring (Croton laevigatus Vahl), dan (6) serangan jamur pada pohon pasak bumi (Eurycoma longifolia).
INVENTARISASI FAUNA PADA TAMAN HUTAN KOTA LANGSA UNTUK TUJUAN EKOWISATA Ramaidani, Ramaidani; Mardina, Vivi; Sari, Mulia Safrida; Putri, Kartika Aprilia; Rimadeni, Yeni; Andriani, Meri
Jurnal Jeumpa Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v8i2.4251

Abstract

Penelitian ini telah bertujuan menginventarisasi dan mengidentifikasi jenis fauna pada Hutan Lindung Kota Langsa yang bertujuan sebagai ekowisata. Penelitian menggunakan metode observasi jelajah yaitu melakukan pengamatan langsung ke lokasi penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini adalah terdapat 21 spesies fauna yang terdapat di Hutan Lindung kota Langsa. Dari 21 spesies fauna yang paling banyak dilindungi di penangkaran tersebut adalah dari ordo Acciptriformes sebanyak 4 spesies, ordo Artiodactyla sebanyak 2 Spesies, dan ordo Columbiformes sebanyak 2 spesies. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi awal tentang keanekaraagaman fauna di kawasan Hutan Lindung Kota Langsa
Co-Authors Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Muchtar Afdhal Muchtar Ahya, Fadiatul Amalia, Diya Andriani Andriani Andriani Andriani, Meri Anggriani, Theresia Angwyn, Wilbert Anita Noviyanti Armi Armi Armi Armi, Armi Arnisam Arnisam Arnisam Arnisam Berwi Fazri Pamudi Berwi Fazri Pamudi Berwi Fazri Pamudi Berwi Fazri Pamudi Citra Feriana PUTRI Cut Aja Nuraskin Cut Mutiah Dedek Alis Monika Desiana Desiana, Desiana Devy Prihatiningtyas Dewi Marianthi Dewiyani, Evi Eka Oktarina Riani Erdi Surya Erdi Surya Erdi Surya Erlangga Galih Zulva Nugroho Erlangga Galih Zulva Nugroho Erlangga Galih Zulva Nugroho Fadillah, Qori Feriana Putri, Citra Furqan Furqan Furqan Furqan, Furqan Gadis Halizasia Halimatussakdiah Halimatussakdiah Halimatussakdiah, Halimatussakdiah Hanum, Nisrina Hizir Sofyan I Gusti Bagus Wiksuana Ida Ayu Putu Sri Widnyani irza Haicha Pratama Jamni, Teuku Juliana, Cut Keumala Hayati Khairani, Yuli Liana, Intan Lisni , Lisni Lukmanul Hakim M Ridhwan M Ridhwan Maisarah, Siti Makhfirah, Nurul Manovri Yeni Mardina, Vivi Maulida, Maulida Muchsin Muchsin Muchsin Muchsin Muhammad Ikhwan Munazar Munazar Nasrullah Nasrullah Naylul Muna Nirwan Nirwan Noviyanti Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Noviyanti, Anita Nugroho, Erlangga Galih Zulva Nunung Hidayati Nur Asiah Nur Asnah Sitohang, Nur Asnah Nur Hartika Nurdahliana, Nurdahliana Nurul Ayla Oetama, Saiful Oktabina, Rizki Wan Oktabina, Rizky Wan Oktari, Rina S. Pamudi, Berwi Fazri Pramana, Setia Puji Indah Lestari Putri, Isnaini Putri, Kartika Aprilia Putri, Trisna Isnanda Ramaidani, Ramaidani Ratna Dewi Ratna Dewi Ratna Wilis Reca Reca Reca Ria Purnawian Sulistiani Ria Purnawian Sulistiani, Ria Purnawian Riani, Eka Oktarina Ridhwan, M Rina S. Oktari Rizki Wan Oktabina SAFIRA Safrizal Rahman Safrizal Rahman, Safrizal Sari Morian, Popy Citra SARI, MULIA SAFRIDA SATRIYAS ILYAS Sena, Fairuz Sidabutar, Anjas Domini Sitio, Roma Surahman Tanjung Surya, Erdi Suwardi Suwardi T. Iskandar Faisal T. Iskandar Faisal Teuku Jamni Usman, Said Utami, Dea Vera Vahira Warnidar, Eka Willis, Ratna Wirda Hayati Wiwit Aditama Yuli Khairani Yuniwati, Cutyuniwati Zulkifli Zulkifli