Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Media Edukasi Kesehatan APE (Alat Permainan Edukasi) Terhadap Pengetahuan Dokter Kecil Tentang Obat-Obatan Yang Terdapat Pada Kotak P3K di MIN 27 Kabupaten Aceh Besar Maulida, Maulida; Rimadeni, Yeni
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i2.1057

Abstract

Dokter kecil merupakan peserta didik yang dipilih karena memenuhi kriteria dan dilatih untuk ikut melaksanakan usaha dalam peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga dan lingkungannya. Termasuk dalam pemberian obatobatan yang baik dan benar. Namun, pada usia dokter kecil pengetahuan mengenai obat-obatan masih sangat kurang sehingga diperlukan adanya pembekalan lebih lanjut. Terdapat banyak jenis kegiatan yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran salah satunya yaitu menggunakan media permainan edukasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh media edukasi kesehatan menggunakan Alat Permainan Edukasi (APE) tentang obat-obatan yang terdapat pada kotak P3K. penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan metode pre-eksperimen, perencanaan yang digunakan adalah one grup, pretest dan posttest design yaitu melakukan satu kali pengukuran didepan (pretest) sebelum adanya perlakuan (treatment) dan setelah itu dilakukan pengukuran lagi (post test). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i MIN 27 Kabupaten Aceh Besar yang terdaftar sebagai anggota dokter kecil yang berjumlah 41 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan siswa/i sebelum diberikan penyuluhan yaitu 6.83 dan pengetahuan siswa/i sesudah dilakukan penyuluhan menjadi 14.68, adanya peningkatan pengetahuan siswa/i sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan selisih 7,82. Dari hasil penelitian yang didapat dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh pemberian edukasi kesehatan menggunakan Alat Permainan Edukasi (APE) terhadap pengetahuan dokter kecil mengenai obat-obatan yang terdapat pada kotak P3K di MIN 27 Kabupaten Aceh Besar.
Persepsi Caring Behaviour Perawat Pada Pasien Pre Operatif Ahya, Fadiatul; Nugroho, Erlangga Galih Zulva; Marianthi, Dewi; Hayati, Wirda; Rimadeni, Yeni; Sulistiani, Ria Purnawian; Amalia, Diya
Journal Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58774/jourkep.v3i1.52

Abstract

Background: Caring behavior is a form of basic nursing practice that is shown by being patient, honest, confident, present, touched, affectionate and humble in carrying out the actions to be performed so that patients feel comfortable and assisted in a faster healing process for patients. Purpose: This study aims to describe the perceptions of caring behavior of nurses in preoperative patients at Meuraxa Hospital in Banda Aceh Methods: The type of research in this research is quantitative by using the correlation method with the Cross Sectional Study approach with a total sample of 57 respondents. Results: The level of caring given by nurses to preoperative patients was mostly in the good category, namely as many as 40 respondents (70.2%) and found that there was a significant relationship to the perception of caring behavior of nurses in preoperative patients at Meuraxa Hospital, Banda Aceh with a score p.value 0.032 < 0.005 Conclusion: There is a significant relationship in the description of nurses' perceptions of caring behavior in preoperative patients at Meuraxa Hospital, Banda Aceh
Inovasi Sistem Informasi Penanggulangan Krisis Kesehatan: Implementasi dan Uji Coba di Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh Rimadeni, Yeni; Oktabina, Rizki Wan; Asiah, Nur; Sitohang, Nur Asnah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i3.14078

Abstract

ABSTRACT Health Crisis Management prioritizes health crisis risk reduction activities, which include the prehealth crisis stage, health crisis emergency response stage and post-health crisis stage. One of the prevention and mitigation efforts at the prehealth crisis stage is to develop a health crisis management information system. The activities of the health crisis event information system, in general, still use the information system manually by filling out the reporting form so that the reporting needed immediately is less timely in its reporting, and the storage of the reported database has not been managed properly. The research design using the Research and Development approach aims to obtain the development and test results of the health crisis response reporting system. Product testing is produced using Heuristic Review Analysis. This research is only limited to the development of reporting systems and system tests on users. The research object in this study is the health rapid assessment reporting system currently used, namely based on Permenkes Number 75 of 2019. The research subject is the sub-section that deals with health crisis and disaster reporting at the Banda Aceh City Health Office. This research has produced an online-based health crisis management information system. The results of testing the information system concluded that the display design received 94.2% points, data entry and editing with 92.2% points, the search menu with 95% points and the help function (help) with 96.7% points. Overall, the online-based health crisis management information system is capable and easily accepted by users with 93.8% points. Functionally, the application has been said to be good, but there is still much to be improved and added. For improvement, it can be continued until the implementation stage, namely starting from training and changing the system supported by policies from decision-making management so that this application can be operationalized in the ranks of the Health Office. Keywords: Health Crisis, Disaster, Online Reporting, Sipkrikes  ABSTRAK Penanggulangan Krisis Kesehatan mengutamakan kegiatan pengurangan risiko krisis kesehatan yang meliputi: tahap prakrisis kesehatan, tahap tanggap darurat krisis kesehatan dan tahap paskakrisis kesehatan. Upaya pencegahan dan mitigasi pada tahap prakrisis kesehatan sebagaimana dimaksud salah satunya adalah mengembangkan sistem informasi penanggulangan krisis kesehatan. Kegiatan sistem informasi kejadian krisis kesehatan secara umum masih menggunakan sistem informasi secara manual dengan mengisi form pelaporan sehingga pelaporan yang dibutuhkan dengan segera kurang tepat waktu dalam pelaporannya serta penyimpanan data base yang di laporkan belum terkelola dengan baik.Desain penelitian yang menggunakan pendekatan Research and Development ini bertujuan untuk memperoleh pengembangan dan hasil uji coba sistem pelaporan penanggulangan krisis kesehatan. Pengujian Produk yang dihasilkan dengan mengunakan Analisis Heuristic Review. Penelitian ini hanya dibatasi sampai pengembangan sistem pelaporan dan uji sistem pada pengguna (user). Obyek penelitian dalam penelitian ini adalah Sistim pelaporan penilaian cepat kesehatan yang digunakan  saat ini yaitu berdasarkan permenkes Nomor 75 Tahun 2019. Subyek penelitiannya adalah Sub bagian yang menanggani tentang pelaporan krisis kesehatan dan bencana di Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh. Penelitian ini telah menghasilkan sistem informasi penanggulangan krisis kesehatan berbasis online. Hasil pengujian sistem informasi tersebut disimpulkan bahwa desain tampilan mendapatkan poin 94,2%, entri dan edit data dengan poin 92,2%, menu pencarian  dengan poin 95% dan fungsi bantuan (help) dengan poin 96,7%. Secara keseluruhan, sistem informasi penanggulangan krisis kesehatan berbasis online yang mampu dan mudah diterima oleh pengguna sebesar poin 93,8%. Secara fungsional aplikasi sudah dikatakan baik namun masih banyak yang harus diperbaiki dan ditambahkan. Untuk penyempurnaan agar dapat dilanjutkan sampai tahap implementasi yaitu mulai dari pelatihan dan pergantian sistem yang didukung dengan kebijakan dari manajemen pengambil keputusan sehingga aplikasi ini dapat dioperasionalkan di jajaran Dinas Kesehatan. Kata Kunci: Krisis Kesehatan, Bencana, Pelaporan Online, Sipkrikes
Pembinaan Model Poskesdes Tangguh Bencana (Postana) di Wilayah Kerja Kota Langsa Mutiah, Cut; Hayati, Keumala; Nugroho, Erlangga Galih Zulva; Oktabina, Rizky Wan; Putri, Isnaini; Rimadeni, Yeni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17104

Abstract

ABSTRAK Bencana tahunan yang masih sering terjadi di Kota Langsa adalah banjir yang banyak menyebabkan kerugian materil dan immateril. Beberapa Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kota Langsa berada di daerah rawan bencana banjir sehingga berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan. Prinsip pelayanan kesehatan saat bencana harus aman, mudah diakses serta berfungsi dengan kapasitas maksimal untuk menyelamatkan korban dan melakukan pelayanan kesehatan dasar. Fasyankes yang paling dasar di masyarakat adalah Poskesdes. Perlu adanya upaya pembinaan Poskesdes agar tangguh dalam menghadapi bencana. Salah satu kegiatan pelayanan kesehatan di Poskesdes dalam situasi bencana meliputi Upaya pengurangan resiko pra, saat dan pasca. Pembagian tugas yang jelas membuat masing-masing petugas dapat berperan aktif sesuai dengan tugas pokok. Poskesdes perlu dipersiapkan dan dilengkapi dengan fasilitas dan juga peningkatan kapasitas bidan agar tetap dapat menyediakan layanan esensial. Pembinaan model Poskesdes Tangguh Bencana (Postana) sebagai percontohan di Kota Langsa. Metode atau bentuk kegiatan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah metode pembinaan Poskesdes Tangguh Bencana melalui observasi langsung dan peningkatan kapasitas SDM dengan pelatihan. Poskesdes di wilayah Langsa Lama mayoritas telah memenuhi keamanan struktural. Terdapat 2 (dua) poskesdes yang berada pada daerah rawan bencana banjir, yaitu Poskesdes sidodadi dan pondok pabrik serta belum memiliki sistem pencegahan bencana terutama pembuatan tanggul. Peserta pelatihan telah terampil dalam melakukan simulasi penanggulangan bencana. Kata Kunci: Pengabmas, Poskesdes, Postana, Tangguh Bencana  ABSTRACT An annual disaster that still frequently occurs in Langsa City is floods which cause a lot of material and immaterial losses. Several health service facilities in Langsa City are located in areas prone to flood disasters, so they have the potential to disrupt health services. The principle of health services during a disaster must be safe, easy to access and function at maximum capacity to save victims and provide basic health services. The most basic health facility in society is the Poskesdes. There needs to be efforts to develop Poskesdes so that they are resilient in facing disasters. One of the health service activities at Poskesdes in disaster situations includes efforts to reduce pre, during and post risks. A clear division of duties allows each officer to play an active role in accordance with their main duties. Poskesdes need to be prepared and equipped with facilities and also increase the capacity of midwives so that they can continue to provide essential services. Development of the Poskesdes Tangguh Bencana (Postana) model as a model in Langsa City. The method or form of activity used in this community service is the method of developing Postana through direct observation and increasing human resource capacity through training. The majority of Poskesdes in the Langsa Lama area have met structural security. There are 2 (two) Poskesdes in areas prone to flood disasters, Sidodadi and Pondok Pabrik do not yet have a disaster prevention system, especially the construction of embankments. The partisipation have been skilled in carrying out disaster management simulations. Keywords: Community Service, Disaster Resilient, Poskesdes, Postana.
Hubungan Pola Makan Dan Tingkat Stres Dengan Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Pada Mahasiswa Di Universitas X Putri, Trisna Isnanda; Yani, Evi Dewi; Hanum, Nisrina; Usman, Said; Juliana, Cut; Rimadeni, Yeni; Sari Morian, Popy Citra
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i2.1088

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan salah satu gangguan pencernaan yang umum terjadi pada mahasiswa dan dapat menurunkan kualitas hidup jika tidak ditangani. Pola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan tinggi lemak atau pedas, serta tingkat stres akademik yang tinggi menjadi faktor risiko yang berperan dalam meningkatkan kejadian GERD. Hasil survei awal pada mahasiswa di Universitas X menunjukkan 46% responden mengalami gejala GERD, sebagian besar disertai kebiasaan makan yang kurang sehat dan beban akademik yang memicu stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan tingkat stres dengan kejadian Gastroesophageal Reflux Disease pada mahasiswa di Universitas X. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif di Universitas X sebanyak 484 mahasiswa dengan jumlah sampel sebanyak 241 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 16-26 Mei 2025. Pengumpulan data diperoleh dari hasil pengisian kuesioner pola makan, GERD-Q dan PSS-10. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan (p = 0,000) dan tingkat stres (p = 0,000) dengan kejadian GERD pada mahasiswa di Universitas X. Simpulan: Ada hubungan yang bermakna antara pola makan dan tingkat stres dengan kejadian GERD pada mahasiswa. Upaya pencegahan melalui edukasi gizi seimbang dan manajemen stres perlu diintegrasikan dalam program kesehatan kampus untuk menurunkan risiko GERD pada populasi mahasiswa.
Maternal Age at Marriage and Risk of Childhood Stunting: Evidence from a Case-Control Study in North Sumatra, Indonesia Sidabutar, Anjas Domini; Pratama, Irza Haicha; Fadillah, Qori; Angwyn, Wilbert; Rimadeni, Yeni; Anggriani, Theresia
Gema Lingkungan Kesehatan Vol. 23 No. 4 (2025): Gema Lingkungan Kesehatan (on progress)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gelinkes.v23i4.403

Abstract

Stunting remains a major public health issue in Indonesia, particularly in urban areas such as Medan. While socioeconomic and nutritional factors are well recognized, the influence of maternal age at marriage on child growth is less explored. This study examined the association between maternal age at marriage and childhood stunting in Medan, Indonesia. Methods. An analytical observational study with a case–control design was conducted from January to March 2025 across several community health centres in Medan. A total of 124 mother–child pairs (62 stunted and 62 non-stunted children) were selected using cluster random sampling. Data were collected through structured interviews and health-record reviews. Stunting was defined as height-for-age Z-score < -2 SD based on WHO standards. Logistic regression was used to assess the relationship between maternal age at marriage (<25 years vs ≥25 years) and stunting, adjusting for maternal education, maternal health during pregnancy, socioeconomic status, and birth weight. Children of mothers who married before age 25 had significantly higher odds of being stunted compared with those whose mothers married later (adjusted OR = 2.85; 95% CI: 1.71-4.76; p < 0.001). Low maternal education (adjusted OR = 2.12; p = 0.021) and low birth weight (adjusted OR = 2.43; p = 0.030) were also independent predictors of stunting. Conclusion. Maternal marriage before 25 years is a strong determinant of childhood stunting in urban Medan. Delaying maternal marriage, enhancing women’s education, and strengthening maternal health programs could substantially reduce stunting prevalence. This study contributes new evidence to Indonesia’s national efforts to prevent stunting through life-course and policy-oriented interventions.
Literature Review: Early Education of Type 1 Diabetes Mellitus on Children's Health Awareness Gadis Halizasia; Surahman Tanjung; Dedek Alis Monika; Nurul Ayla; Safira; Rimadeni, Yeni; Lisni , Lisni
Teewan Journal Solutions Vol. 2 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Teewan Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/4tts0791

Abstract

Type 1 Diabetes Mellitus (T1DM) is a chronic condition that is often diagnosed in childhood and requires long-term management. Early education plays an important role in shaping children's understanding and readiness to face this disease. The purpose of this study was to examine the impact of educational interventions on children's knowledge, attitudes, and abilities in managing T1DM. The review was conducted by analyzing a number of relevant national and international literature, especially those discussing child-based education methods, the role of parents and schools, and the use of digital media and educational games. The results of the review showed that education provided through a personal, interactive, and consistent approach can improve children's understanding of self-care, including recognizing symptoms of hypoglycemia, insulin management, and healthy eating patterns. Active family involvement and collaboration with educational institutions also strengthen the effectiveness of the program. It can be concluded that education that begins early, with a comprehensive and cross-sectoral approach, is very important up to 82% in improving children's readiness to live a healthy life with DMT1. Keywords: Early Education, Type 1 Diabetes Mellitus, Health Awareness, Children.  
Co-Authors Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Afdhal Muchtar Afdhal Muchtar Ahya, Fadiatul Amalia, Diya Andriani Andriani Andriani Andriani, Meri Anggriani, Theresia Angwyn, Wilbert Anita Noviyanti Armi Armi Armi Armi, Armi Arnisam Arnisam Arnisam Arnisam Berwi Fazri Pamudi Berwi Fazri Pamudi Berwi Fazri Pamudi Berwi Fazri Pamudi Citra Feriana PUTRI Cut Aja Nuraskin Cut Mutiah Dedek Alis Monika Desiana Desiana, Desiana Devy Prihatiningtyas Dewi Marianthi Dewiyani, Evi Eka Oktarina Riani Erdi Surya Erdi Surya Erdi Surya Erlangga Galih Zulva Nugroho Erlangga Galih Zulva Nugroho Erlangga Galih Zulva Nugroho Fadillah, Qori Feriana Putri, Citra Furqan Furqan Furqan Furqan, Furqan Gadis Halizasia Halimatussakdiah Halimatussakdiah Halimatussakdiah, Halimatussakdiah Hanum, Nisrina Hizir Sofyan I Gusti Bagus Wiksuana Ida Ayu Putu Sri Widnyani irza Haicha Pratama Jamni, Teuku Juliana, Cut Keumala Hayati Khairani, Yuli Liana, Intan Lisni , Lisni Lukmanul Hakim M Ridhwan M Ridhwan Maisarah, Siti Makhfirah, Nurul Manovri Yeni Mardina, Vivi Maulida, Maulida Muchsin Muchsin Muchsin Muchsin Muhammad Ikhwan Munazar Munazar Nasrullah Nasrullah Naylul Muna Nirwan Nirwan Noviyanti Noviyanti Noviyanti, Noviyanti Noviyanti, Anita Nugroho, Erlangga Galih Zulva Nunung Hidayati Nur Asiah Nur Asnah Sitohang, Nur Asnah Nur Hartika Nurdahliana, Nurdahliana Nurul Ayla Oetama, Saiful Oktabina, Rizki Wan Oktabina, Rizky Wan Oktari, Rina S. Pamudi, Berwi Fazri Pramana, Setia Puji Indah Lestari Putri, Isnaini Putri, Kartika Aprilia Putri, Trisna Isnanda Ramaidani, Ramaidani Ratna Dewi Ratna Dewi Ratna Wilis Reca Reca Reca Ria Purnawian Sulistiani Ria Purnawian Sulistiani, Ria Purnawian Riani, Eka Oktarina Ridhwan, M Rina S. Oktari Rizki Wan Oktabina SAFIRA Safrizal Rahman Safrizal Rahman, Safrizal Sari Morian, Popy Citra SARI, MULIA SAFRIDA SATRIYAS ILYAS Sena, Fairuz Sidabutar, Anjas Domini Sitio, Roma Surahman Tanjung Surya, Erdi Suwardi Suwardi T. Iskandar Faisal T. Iskandar Faisal Teuku Jamni Usman, Said Utami, Dea Vera Vahira Warnidar, Eka Willis, Ratna Wirda Hayati Wiwit Aditama Yuli Khairani Yuniwati, Cutyuniwati Zulkifli Zulkifli