Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI VARIASI MENGAJAR PADA MATA PELAJARAN PPKn Maria Cica; Umi Chotimah; Sri Artati Waluyati
Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn Vol 6, No 2 (2019): Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jbti.v6i2.8800

Abstract

ABSTRAK   Tujuan Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh keterampilan  mengadakan  variasi gaya mengajar  guru terhadap motivasi belajar siswa pad mata pelajaran PPKn kelas VIII 3 di SMP Negeri 1 Palembang. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif dengan metode  pre experimental desing dengan bentuk one group pretest- postest design. Populasi dalam penelitian ini 254 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang yang diambil mengunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dokumentasi observasi dan angket.  Berdasarkan hasil analisi rata-rata angket 65% dan meningkat menjadi 71%. Hal ini terbukti dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan rumus uji regresi linier sederhana di dapatkan nilai yang diperoleh .000 dan nilai (?) sebesar .05 dengan demikian hasil yang diperoleh adalah nilai sig < ? (.000 < .05), maka keputusan yang diambil Hoditolak dan menerima Ha.Kata kunci: Keterampilan mengadakan variasi , Motivasi belajar siswa, PPKn  kelas VIII ABSTRACT            The purpose of this research is to describe the influence of skills organizing various teachers' learning styles for students' study motivation in the PPKn class of VIII 3 Senior High School of 1 Palembang. This research used a quantitative approach with the pre experimental desing method with the form of one group pretest- postest design. The population in this research is 254 students with 32 people samples that are taken using purposive sampling techniques. As for data collection techniques had used observation and angket documentation. Based on an analysis of the average sheet of questionnaire 65% and rising to 71%. In. This case, the research is proven by a test of a hypothesis by using a simple linear regression formula to achieve the value generated .000 and a value (?) is .05 as large as a result is a sig < ? (.000 < .05), then the decision taken by Ho is rejected and accepts Ha.Key words: Unvariety skills, Student learning motivation, PPKn VIII class
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENTS TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS III SD NEGERI 42 PALEMBANG Bibiana Bribin
Jurnal PGSD Musi Vol. 2 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to identify the influence of learning model by using Students Teams Achievement Division (STAD) toward the result of Mathematic study. This research was True Experimental Design with Posttest-Only Control Design. The sample of this research were third graders A and B of SD Negeri 2 Palembang in 2018/2019 with the total students were 54 students.The instruments that were used in this research were questions in essay form (cognitive),validity test for questions, and reliability for questions. The data of study results were from posttest. The result of posttest was tested with normality test, homogeneity test, hypoheses test by using t-test and the significant value was 0.05. The sum of posttest score in experiment group was 67.19 meanwhile in control group was 55.21. Based on the result of hypotheses test it could be known that tcount ttablethat was13,02 1,676therefore it could be concluded that there is influence of learning model by using Students Teams Achievement Divison (STAD) toward the result of Mathematic study of third graders in SD Negeri 2 Palembang.
PENGARUH GAME ONLINE TERHADAP CIVIC DISPOSITION MAHASISWA UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG Elnast Agatha Yadha Atawuwur; Maria Lufransiya Bribin; Bhakti Prima Findiga Hermutaqien
Civic Edu : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 4 No 1 (2021): Civic Edu: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.441 KB) | DOI: 10.23969/civicedu.v4i1.4320

Abstract

This study aims to determine whether there is influence from playing online games on the civic disposition of Kanjuruhan University students. This study uses descriptive and correlational quantitative approaches. The population in this study were Malang Kanjuruhan University students with a total sample of 207 taken using simple random sampling techniques and data collection techniques in this study using questionnaires, observation, and documentation. The results of this study indicate that playing online games can have a good influence on both positive and negative influences seen from the results of validity, reliability, prerequisites which consist of normality and homogeneity tests and F tests. The existence of this effect is evidenced by the F test data decision making based on F_count and F_tabel obtained results F_count> F table or 182.031> 6.76 and the results of decision-making based on significant values obtained sig 0,000 <0.05. Playing online games can have both positive and negative influences depending on the gamer. If gamers play online games with high intensity and without control, they can have negative effects and vice versa. Considering that online games have become E-Sport, students with basic knowledge in this field need to be accommodated so that they can develop talent that is owned so that playing online games not only gives a negative influence but also a positive influence.
REVITALISASI SEMANGAT SUMPAH PEMUDA DALAM MENINGKATKAN NASIONALISME GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Maria Lufransiya Bribin
Jurnal Gatranusantara Vol. 18 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.003 KB)

Abstract

Pemuda merupakan harapan bangsa, memiliki masa depan dan jiwa kepemimpinan. Pemuda menjadi salah satu unsur dari bagian negara yang perlu di bina dan diperhatikan. tanggal 28 Oktober 1928 melalui kongres pemuda pada masa itu, dicetuskanlah Sumpah pemuda yang merupakan ikrar kaum muda sebagai bukti dari perjuangan untuk persatuan atas nama bangsa Indonesia. Hal ini menjadi perhatian bahwa pengaruh kaum muda bagi sebuah bangsa sangatlah besar. Sikap yang ditunjukan pemuda tak lain adalah cinta tanah air atau Nasionalisme. Nasionalisme yang diharapkan pada jiwa rakyat Indonesia adalah Nasionalisme yang memperhatikan keadilan dan kesejahteraan masyarakat yang beraneka ragam, membangun kesadaran kesatuan di dalam perbedaan (unity within diversity), dan perbedaan didalam kesatuan (diversy in unity). Guru PKn mempunyai fokus yang lebih mendalam untuk merealisasikan sikap Nasionalisme bagi generasi muda, karena Guru PKn mengemban tugas tidak hanya membuat peserta didik tahu dan hafal dengan pelajaran yang diberikan. Melainkan, Guru PKn harus membentuk warga negara melalui pendidikan dan menanamkan sikap Nasionalisme pada generasi muda. Namun, sikap Nasionalisme yang dimiliki Guru PKn sudah cukup baik atau justru perlu mendapatkan perhatian lebih. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode-metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang oleh sejumlah individu atau sekelompok orang yang dianggap berasal dari masalah sosial. Keywords Sumpah Pemuda, Nasionalisme, Guru PKn
HAK ASASI MANUSIA DALAM BIDANG BUDAYA Maria Bribin
Jurnal Gatranusantara Vol. 19 No. 1 (2021): April
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.935 KB)

Abstract

Hak asasi manusia merupakan hak yang melekat pada diri individu sejak lahir dan merupakan hak kodrati ini merupakan hak yang bersifat universal, tegas serta ada sanksi hukumnya bagi yang melanggar atau merampas hak asasi seseorang. Berkenaan dengan hak asasi manusia, hingga saat ini masih menjadi salah satu permasalahan yang belum terselesaikan dengan baik dilihat dari penerapannya yang masih menimbulkan terjadinya diskriminasi serta terjadinya pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Maka dari itu, peneliti melakukan penelaahan dan peninjauan literatur untuk melihat bagaimana penerapan terkait HAM dalam bidang budaya dikehidupan serta upaya mengatasinya. Peneliti melakukan penelaahan dan peninjauan pada 21 artikel dari tahun 2010 sampai 2019 dan selanjutnya meninjau terkait bagaimana pelaksanaan HAM dalam bidang budaya dan bagaimana mengatasi permasalahan tersebut. Hasil penelaahan dan tinjauan menunjukkan bahwa pelanggaran terhadap HAM dalam bidang budaya perlu untuk diatasi dan mendapatkan perhatian serius dari setiap aspek baik keluarga, masyarakat maupun pemerintah melalui peningkatan, penegakan dan penegasan aturan hukum atau perundang undangan, melalui jalur pendidikan, menata, memperbaiki dan meninggalkan budaya yang kurang bahkan tidak bagus dan menciptakan iklim persaingan yang sehat dalam masyarakat.
NILAI-NILAI MORAL DAN EDUKASI DALAM TRADISI HENGAD’DHO (CIUM HIDUNG) DAN SAPAAN NAMA KESAYANGAN DALAM MASYARAKAT DO HAWU DIMU DI KELURAHAN LIMAGGU KABUPATEN SABU RAIJUA Petrus Ly; Marsi Bani; Maria Bribin
Jurnal Gatranusantara Vol. 20 No. 2 (2022): Edisi Okotober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan dalam masyarakat Do Hawu Dimu di Kelurahan Limaggu Kabupaten Sabu Raijua, untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral dalam tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan dalam masyarakat Do Hawu Dimu di Kelurahan Limaggu Kabupaten Sabu Raijua, dan untuk mendeskripsikan nilai-nilai edukasi dalam tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan dalam masyarakat Do Hawu Dimu di Kelurahan Limaggu Kabupaten Sabu Raijua. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif yaitu memperoleh data-data secara tertulis atau lisan dari orang-orang atau pelaku utama yang diamati.Data yang dikumpulkan baik data primer maupun sekunder yang telah diperoleh dari lapangan dalam bentuk kalimat yang jelas sehingga mudah dipaham.Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian adalah ketua adat dan masyarakat adat di Kelurahan Limaggu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan yang dilakukan dalam kalangan masyarakat Sabu tidak mengenal umur, gender, profesi bahkan status sosial. Tradisi Hengad’dho Dilaksanakan pada ritual-ritual seperti pernikahan, kematian dan ritual keagamaan lainnya. Tradisi Sapaan Nama Kesayangan dilaksanakan setiap bertemu sesama. Nilai- nilai moral dalam tradisi Hengad’dho (Cium Hidung) dan Sapaan Nama Kesayangan di kategorikan dalam beberapa hubungan: hubungan manusia dengan sang Pencipta, hubungan manusia dengan sesama dan hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Nilai edukasi dalam tradisi Hengad’dho dan Sapaan Nama Kesayangan adalah yaitu nilai ketuhanan yaitu dengan menjalankan hukum kasih sayang serta menjunjung tinggi nilai itu, nilai sosial kemasyarakatan terwujud dengan keberhasilan dalam pendidikan karakter, etika dan tata karma dengan dengan memberikan penghargaan tertinggi kepada sesama, nilai budi pekerti yaitu menghormati leluhur dengan cara menjaga dan melestarikan tradisi-tradisi ini.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PKN DI KELAS X MIA 2 SMA NEGERI 1 SEMAU SELATAN Maria Bribin; Janes Selly; Chatryen Bire
Jurnal Gatranusantara Vol. 20 No. 2 (2022): Edisi Okotober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan, guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 1 Semau Selatan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui model kooperatif tipe STAD. Rancangan penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas melalui model kooperatif tipe STAD menggunakan dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 1 Semau Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian menujukkan bahwa: (1) keterampilan guru pada siklus I diperoleh skor 22 dengan kriteria baik, Siklus II dengan skor 27 dengan kriteria baik. (2) Aktivitas siswa siklus I memperoleh skor 16 dengan kriteria baik, siklus II diperoleh skor 19 dengan kriteria baik. (3) Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa siklus I pertemuan I sebesar 31% dan siklus I pertemuan II 62%. Pada siklus II pertemuan I sebesar 69% dan siklus II pertemuan II sebesar 80%. Simpulan penelitian ini adalah melalui model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Saran adalah guru dapat menggunakan model kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada mata pelajaran lain dan kelas lain.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR TENTANG DEMOKRASI MELALUI METODE OBSERVASI PADA SISWA SMP NEGERI 10 KUPANG Maria Bribin
Jurnal Gatranusantara Vol. 20 No. 2 (2022): Edisi Okotober
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SMP Negeri 10 Kupang mengenai demokrasi melalui penerapan metode observasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian tindakan kelas tersebut dilakukan dalam dua siklus penelitian. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 10 Kupang. Setelah melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu dua siklus dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus dengan hasil yang diperoleh adalah prestasi belajar peserta didik mengalami peningkatan pada akhir siklus II dengan nila Rata-rata nilai mencapai 80,90 %.
Penerapan Literasi dan Numerasi Melalui Kegiatan Pojok Baca di SD Negeri 104241 Syahmad Harpen Silitonga; Sarah Manalu; Sriance Manalu; Tiara Tarihoran; Maria Lumbangaol; Dina Sianipar; Irvan Siahaan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.59 KB)

Abstract

Literasi dan numerasi adalah kemampuan dasar pengetahuan dalam mengenal berbagai jenis simbol seperti huruf, angka serta hal lain yang berkaitan dengan pembelajaran dasar dalam membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dalam konteks sehari-hari. Pengaplikasian literasi yang dilakukan di Sekolah Dasar adalah literasi dan numerasi. Literasi dan numerasi merupakan kemampuan seseorang dalam melakukan dan menggunakan penalaran serta pemahaman yang maksimal. Literasi dan numerasi terdiri dari tiga aspek yang saling berkaitan satu sama lain diantaranya berhitung, relasi numerasi dan operasi artimatika. Program penerapan pojok baca merupakan program perpustakaan mini di SD Negeri 104241 Syahmad yang bertujuan untuk menerapkan serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Pojok baca juga sangat membantu menumbuhkan minat membaca peserta didk di kelas. Peningkatan literasi dapat dicapai secara maksimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melakukan pendampingan secara intens kepada pihak guru mengenai perawatan dan pengelolaan Pojok Literasi dan numerasi agar terus menarik perhatian peserta didik.
INTEGRASI SOSIAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL MALAKOK TERHADAP ETNIS PENDATANG DI PASAR USANG SUMATERA BARAT Randi Adesaputra; Susi Fitria; Maria Montessorri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.135 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v2i4.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa permasalahan-permasalahan yang muncul dalam proses Integrasi sosial pada masyarakat pendatang yang ada di daerah Pasar Usang Sumatera Barat. Daerah Pasar Usang dijadikan sebagai lokasi penelitian dikarenakan didaerah ini memiliki potensi Integrasi Sosial. Namun hal ini tidak lantas menjadi persoalan yang mudah bagi para pendatang untuk menjadi bagian dari masyarakat Minangkabau. Hal ini disebabkan sejarah masa lalu bahwa di daerah ini pernah terjadi konflik antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengungkap bagimana proses Integrasi Sosial Berbasis Kearifan Lokal Sumatera Barat di implementasikan oleh para pendatang apakah berjalan secara baik atau malah sebaliknya. Data diperoleh melalui proses observasi, wawancara ,FGD (Focus Discussion Group) dan studi dokumentasi. Data yang telah diambil tersebut kemudian digunakan oleh peneliti kemudian dianalisis dengan teknis analisis data yang dikemukakan oleh Milless dan Hubberman yang terdiri dari tiga alur kegiatan yakni reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan Triangulasi Sumber Hasil penelitian menunjukkan: (a.)Pendidikan ikut mempengaruhi pola pikir masyarakat lokal terutama terhadap S treotipe terhadap para pendatang yang berrintegrasi kedalam masyarakat Minang, (b.)Pemuka Adat Minangkabau juga ikut mempengaruhi (c.) masih terdapat diskrimasi terhadap warga pendatang.
Co-Authors - Sapriya Adisza Yendri Ramadita Akbar Nursad, Mohhamad Al Rafni Amelia Agustina Andin Auriel Natasya Anggraeny Paridy Apryanus Fallo Arbania, Septiani Ariani Songli Ariani Songli Asep Mahpudz Bhakti Prima Findiga Hermutaqien Bunga Triana Lalus Chatryen Bire Dadang Sundawa Daud Yefkanius Nassa David Manafe Dina Sianipar Dorkas Yufice Ariyanti Kale Elnast Agatha Yadha Atawuwur Eufrasia Bolo Eugenius Dwi Ardhika Irianto Fadil Mas’ud Firmansyah, Mariano Fitri Rahmatullaila Fitriah Artina G. Ch. Watu, Engelbertus H.T Lejap, Hedwigh Hambali Harpen Silitonga Hedwigh Hendrikus Temai Lejap Hendrikus T. Lejap, Hedwigh Herodian Suni, Yohana Heronsius Sani Ritan Hubi, Zindan Baynal Insani, Nisrina Nurul Irvan Siahaan Isnarmi Janes Selly Jawatir Pardosi Junaidi Indrawadi Kokom Komalasari Loda, Adelheid Elisabet Maria Augustin Lopes Amaral Maria Delastrada Namang Maria Odriana Veronica Moi Marsi Devid Setyawan Bani Mau, Ignatia Thomasita Bau Melania Mely Novriani Mitra Permatasari Muhammad Alpharabie Zulwin Putra Muhammad Amin Mulyani, Heny Nesi Rosalinda Kenjam Nurgiansah, T Heru Nurlaili Handayani Paineon, Marianus Permatasari, Mitra Petrus Ly Randi Adesaputra Ranita Eka Desti Rahmawati Ranita Eka Desti Rahmawati Ryan Prayogi Samsuri Samsuri Sarah Manalu Selfiana Goetha Seran, Adiutrix Maria Irayanti Simon Sia Niha Sri Artati Waluyati Sriance Manalu Supri Hartanto Hartanto Suriaman Suriaman Susi Fitria Susi Fitria Dewi Suyato Suyato Thomasita Bau Mau, Ignatia Tiara Tarihoran Tiara Wulandari Umi Chotimah Watu, Engelbertus Gloria Christy Wutun, Maria Bernadethe Mawarni Gelu