Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAHAN BAHAN BAKU CACING DAN STANDARDISASI KANDUNGANNYA Utami, Wahyu; Fauzi, Ahmad; Vitasari, Denny; Wahyuni, Arifah Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tim pengabdian Universitas Muhammadiyah Surakarta telah melakukan serangkaian kegiatan pengabdian melalui Program Pengabdian Masyarakat Penerapan Teknologi Tepat Guna (P2TTG) bekerja sama dengan CV Berkah Alam sebagai mitra pengabdian. Pengabdian ini bertujuan untuk alih teknologi dalam pengolahan bahan baku cacing dan standardisasi kandungannya untuk peningkatan kualitas produk. Program pengabdian ini dilaksanakan mulai Desember 2021 selama enam bulan. Tim melaksanakan serangkaian penelitian terkait pengolahan cacing tanah dan standardisasi kandungan proteinnya kemudian mengembangkan dan menerapkannya untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas produk. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan meliputi optimasi ekstraksi protein dari sampel kapsul cacing, terkait dengan waktu dan suhu optimum untuk mendapatkan kandungan protein paling tinggi. Selanjutnya validasi metode analisis protein dalam sampel kapsul cacing untuk memastikan bahwa metode analisis yang digunakan valid, akurat dan teliti untuk mengukur kandungan protein dalam sampel. Selanjutnya pelatihan pengolahan bahan baku cacing yang efisien untuk mendapatkan kandungan protein yang maksimal serta standardisasi proses produksinya.
Application of Appropriate Technology for Processing Worm Raw Materials and Standardization of Their Content: Penerapan Teknologi Tepat Guna Pengolahan Bahan Baku Cacing dan Standardisasi Kandungannya Utami, Wahyu; Fauzi, Ahmad; Vitasari, Denny; Wahyuni, Arifah Sri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Teknik dan Rekayasa
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The University of Muhammadiyah Surakarta community service team has carried out a series of service activities through the Community Service Program for the Application of Appropriate Technology (P2TTG) in collaboration with CV Berkah Alam as a service partner. This service aims to transfer technology in the processing of worm raw materials and standardization of their content to improve product quality. This service program will be carried out starting December 2021 for six months. The team carried out a series of studies related to earthworm processing and standardization of protein content then developed and applied it to improve production efficiency and product quality. Research and development carried out includes optimization of protein extraction from worm capsule samples, related to the optimum time and temperature to obtain the highest protein content. Furthermore, validate the protein analysis method in the worm capsule sample to ensure that the analysis method used is valid, accurate and presice to measure the protein content in the sample. Furthermore, training on efficient processing of worm raw materials to obtain maximum protein content and standardization of the production process.
Vol 20, No 2 (2023) Wahyuni, Arifah Sri
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 20, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/pharmacon.v20i2.23493

Abstract

Uji Efektivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Kencur (Kaempferia galanga L.) dan Jahe Hitam (Kaempferia parviflora) terhadap Tikus yang Diinduksi Jus Hati Ayam dan Potassium Oxonate Wikantyasning, Erindyah Retno; Wahyuni, Arifah Sri; Julianti, Tri Budi; Putri, Nastity Zhahwa Amalia; Astuti, Devi Dwi
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 7 Nomor 3 (2024)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v7i3.497

Abstract

Hyperuricemia is caused by excessive production and/or poor elimination of uric acid. Kencur (Kaempferia galanga L.) and black ginger (Kaemperia parviflora) can be utilised as antihyperurisemic alternatives because their flavonoids block xanthin oxidase (XO). The study determine the efficacy of black ginger ethanol extract (EEJH) as an in vivo antihyperuricemic agent. This research was conducted to determine the effectiveness of kencur ethanol extract (EK) dan black ginger ethanol extract (EEJH) as an antihyperuricemia in vivo. A complete random design used involving 32 mice in 8 groups. Negative control (CMC Na 0.5%); positive control (Allopurinol 10 mg/kgBW); EK and EEJH respectively 12.5; 25; and 50 mg/kgBW. Hyperurisemia was induced by chicken liver juice 4 mL/200 gBB p.o. and potassium oxonate 250 mg/kgBB i.p. UA monitoring was carried out before induction, 0, 7, and 14 days after treatment. Tukey post hoc tests and ANOVA were used to evaluate the data. The results indicate that both of EK and EEJH can reduced UA (p<0.05) however the reduction is significant with Allopurinol (P<0.05). Thus, it can be inferred that the EK and EEJH have potential for enhanced antihyperurysemic in decreasing the UA.
NARRATIVE REVIEW: AKTIVITAS ANTIDIABETES DAN KANDUNGAN SENYAWA KIMIA DARI TANAMAN PEPAYA (Carica papaya Linn.) Khairani, Kafita Salma; Wahyuni, Arifah Sri
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 2 No. 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v2i4.178

Abstract

Pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu tanaman tradisional di Indonesia yang telah banyak diteliti sebagai agen antidiabetes. Tujuan penulisan narrative review ini adalah untuk menganalisis efek antidiabetes yang dimiliki oleh tanaman pepaya (Carica papaya L.) beserta kandungan senyawa yang mempengaruhinya. Penulisan narrative review ini disusun berdasarkan artikel yang ditelusuri melalui database google scholar menggunakan kata kunci "(Carica papaya or Pepaya) and (antidiabetic or hypoglycemic) and (rat or mice)”. Kriteria inklusi yang digunakan meliputi literature primer dengan desain preclinical trial yang membahas mengenai aktivitas tanaman pepaya (Carica papaya L.) yang dapat menurunkan kadar glukosa pada hewan uji yang diinduksi aloksan atau streptozotosin, dan telah dipublikasikan dari rentang tahun 2015-2020. Berdasarkan penelusuran yang telah dilakukan, kemudian ditetapkan sebanyak 15 artikel yang telah memenuhi kriteria untuk ditinjau. Dari 15 artikel tersebut ditemukan bahwa pepaya mampu menurunkan kadar glukosa darah memalui penghambatan enzim α-glukosidase, merangsang sekresi insulin dan peningkatan sensitivitas insulin. Senyawa metabolik yang bertanggung jawab dalam mekanisme tersebut diduga termasuk dalam golongan fenolik, alkaloid, terpenoid dan saponin.
Edukasi Kesehatan tentang Penyakit Degeneratif dan Informasi Obat di Kampung Biru, Banjarmasin, Indonesia: Health Education on Degenerative Diseases and Medication Information in Kampung Biru, Banjarmasin, Indonesia Jihan, Jihan; Wahyuni, Arifah Sri; Rizakh, Faizah Siti; Lathif, Elmasrini; Safitri, Dewi; Amelia, Ratih
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 11 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i11.10319

Abstract

Degenerative diseases such as hypertension, diabetes mellitus, and hypercholesterolemia are major global health concerns with high prevalence in Indonesia, including in Kampung Biru, Banjarmasin. This community service initiative aimed to enhance public knowledge about the prevention and management of degenerative diseases, while also providing medication information through the Drug Information Service (DIS). The program involved 58 participants who underwent health screenings (blood pressure, blood glucose, cholesterol, and uric acid levels), disease-specific group education, and DIS sessions conducted by pharmacists. Results showed a 60.34% improvement in participants' knowledge, with a 98.27% satisfaction rate. Data analysis revealed a higher prevalence of these diseases among the elderly (aged 45 years and above), aligning with national epidemiological trends. The program demonstrated the effectiveness of a collaborative approach involving academics, healthcare professionals, and the community in promoting health literacy and preventive care.
Optimasi Preparasi Sampel untuk Penetapan Kadar Protein Ekstrak Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Ahmad Fauzi; Wahyu Utami; Denny Vitasari; Arifah Sri Wahyuni
Journal of Pharmascience Vol. 9 No. 1 (2022): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v9i1.12961

Abstract

Demam tifoid merupakan salah satu penyakit yang menjangkit masyarakat Indonesia dengan 500 kasus per 100.000 penduduk dengan angka kematian mencapai 5%. Pengobatan utama demam tifoid adalah menggunakan berbagai macam antibiotik. Namun masyarakat Indonesia cenderung lebih memilih pengobatan alternatif atau tradisional. Salah satu obat tradisional demam tifoid adalah ekstrak cacing (Lumbricus rubellus) yang mempunyai kandungan protein sampai 71%. Kandungan protein sangat tergantung pada proses produksinya. Untuk itu diperlukan metode preparasi dan analisis untuk menentukan kadar protein yang bisa digunakan untuk menjamin mutu produk ekstrak cacing. Metode preparasi yang optimum  adalah dengan pemanasan pada temperatur 50°C selama 5 menit kemudian dianalisis kadar proteinnya dengan metode Lowry menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 650,8 nm. Metode linier, akurat dan teliti dengan batas deteksi sebesar 0,18 mg/mL dan batas kuantifikasi sebesar 0,58 mg/mL. Kata Kunci: Protein, Cacing Tanah, Spektrofotometri, Metode Lowry  Typhoid fever is a disease that affects Indonesian people with 500 cases per 100,000 population with a mortality rate of 5%. The main treatment for typhoid fever is the use of various antibiotics. However, Indonesian people prefer to use alternative or traditional medicine. One of the traditional medicines for typhoid fever is earthworm (Lumbricus rubellus) extract which has a protein content of up to 71%. Protein content is highly dependent on the production process. For this reason, preparation and analysis methods are needed to determine protein levels that can be used to guarantee the quality of the worm extract products. The optimum preparation method is by heating at 50°C for 5 minutes and then the protein is analyzed using the Lowry's method using a UV-Vis spectrophotometer at wavelength of 650.8 nm. The method is linear, accurat and presice with  detection limit of 0.18 mg/mL and quantification limit of 0.58 mg/mL.
Formulasi dan Penilaian Fisik Sediaan Spray Minyak Kemiri (Aleurites moluccana (L.) Wild) dan Seledri (Apium graveolens) sebagai Pertumbuhan Rambut Fahmi Alief Maulana; Anita Sukmawati; Ahmad Fauzi; Arifah Sri Wahyuni
Journal of Pharmascience Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v11i2.20283

Abstract

Ekstrak seledri (Apium graveolens Linn) yang mengandung apigenin dan kemiri (Aleurites moluccana (L.) Wild) dengan kandungan asam oleat berpotensi dikembangkan sebagai pertumbuhan rambut. Tujuan penelitian ini untuk memformulasikan ekstrak seledri (Apium graveolens Linn) dan ekstrak kemiri (Aleurites moluccana (L.) Wild) menjadi sediaan spray penumbuh rambut. Ekstrak seledri diperoleh melalui maserasi dengan etanol 96% sebagai pelarut, sementara ekstrak kemiri dibuat menggunakan mesin Hot Press. Kedua ekstrak diformulasikan dengan konsentrasi bervariasi terdiri dari 0,1; 0,5; dan 1%. Evaluasi sediaan spray menunjukkan produk berbentuk cair berwarna hijau kekuningan dengan konsistensi yang homogen. Hasil uji  kualitas fisik sebagai berikut: pH 5,79; keseragaman bobot 1,692%; daya sebar 5,93 cm; daya lekat 12,32 detik; viskositas 505 cP; waktu mengering 81,67 detik; dan pola penyemprotan spray menghasilkan semprotan yang menyebar secara merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak seledri serta kemiri memenuhi syarat sebagai sediaan spray untuk pertumbuhan rambut. Kata Kunci: Daun Seledri, Kemiri, Pertumbuhan Rambut, Kualitas Fisik, Spray Celery (Apium Graveolens Linn) extract containing apigenin and candlenut (Aleurites moluccana (L.) Wild) containing oleic acid have the potential to be developed for hair growth The aim of this research is to formulate celery extract (Apium graveolens Linn) and candlenut extract (Aleurites moluccana (L.) Wild) into a hair growth spray preparation. Celery extract was obtained through maceration with 96% ethanol as a solvent, while candlenut extract was made using the Hot Press machine. The second extract was formulated with varying concentrations consisting of 0.1; 0.5; and 1%. Evaluation of the spray preparation shows that the product is a green liquid with a homogeneous consistency. The physical quality test results are as follows: pH 5.79; weight uniformity 1.692%; spreadability 5.93 cm; sticking power 12.32 seconds; viscosity 505 cP; drying time 81.67 seconds; and the spray spray pattern produces a spray that spreads evenly. This research concludes that celery and candlenut extracts meet the requirements as spray preparations for hair growth.
TINJAUAN SISTEMATIS: POTENSI TANAMAN OBAT INDONESIA DAN SENYAWA BIOAKTIFNYA SEBAGAI AGEN GASTROPROTEKTIF DALAM PENCEGAHAN DAN TERAPI TUKAK LAMBUNG Yola Rizky Amalia; Arifah Sri Wahyuni
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v5i2.1020

Abstract

Tukak lambung merupakan salah satu gangguan saluran cerna yang masih menjadi masalah kesehatan global akibat ketidakseimbangan antara faktor agresif seperti asam lambung, pepsin, obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dan stres oksidatif dengan faktor pertahanan mukosa lambung. Indonesia memiliki keanekaragaman hayati tinggi dengan berbagai tanaman obat yang berpotensi sebagai agen gastroprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis potensi tanaman obat Indonesia dan senyawa bioaktifnya dalam pencegahan dan terapi tukak lambung. Metode yang digunakan adalah systematic literature review berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui penelusuran basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitian asli yang diterbitkan pada tahun 2020–2026 dan membahas aktivitas gastroprotektif tanaman obat. Sebanyak 22 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis, terdiri atas 12 studi utama farmakologis dan 10 studi pendukung terkait mekanisme serta kandungan senyawa bioaktif. Hasil telaah menunjukkan bahwa beberapa tanaman seperti Aloe vera, Moringa oleifera, Zingiber officinale, Centella asiatica, Curcuma domestica, Tamarindus indica, Peronema canescens, Passiflora foetida, dan Syzygium polyanthum memiliki efek gastroprotektif melalui penurunan indeks ulkus, perbaikan histopatologi, penekanan mediator inflamasi, peningkatan sekresi mukus, serta aktivitas antioksidan. Mekanisme yang dominan meliputi aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antisekretori, dan sitoprotektif mukosa lambung. Jahe dan kunyit juga menunjukkan manfaat klinis pada manusia, sehingga memiliki potensi translasi yang tinggi. Kesimpulannya, tanaman obat Indonesia memiliki potensi besar sebagai terapi komplementer tukak lambung, namun masih diperlukan standardisasi, uji toksisitas, serta uji klinik skala besar untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.
COOKIES TINGGI SERAT DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) DAN BUNGA TELANG (Clitoria ternatea): RESPONS GLUKOSA POST PRANDIAL PADA TIKUS WISTAR Nandifa Azzahra Salsabila; Berlian Putri Nur Winda; Nadya Putri Adisty; Elsya Bella Putri; Arifah Sri Wahyuni
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v5i2.1061

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik dengan prevalensi yang terus meningkat secara global maupun di Indonesia. Pola konsumsi makanan tinggi gula dan rendah serat menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kadar glukosa darah. Inovasi pangan fungsional yang dapat membantu mengontrol kadar glukosa diperlukan bagi penderita DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia, kandungan proksimat, serta efek cookies berbasis tepung kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L.) dan tepung bunga telang (Clitoria ternatea) terhadap kadar glukosa darah post prandial (GDPP). Metode penelitian meliputi skrining fitokimia, formulasi cookies, analisis proksimat, serta uji respon kadar GDPP pada tikus putih jantan galur Wistar. Sebanyak 15 tikus dibagi kedalam 3 kelompok secara acak (kontrol positif, kontrol negatif, dan perlakuan). Kelompok perlakuan diberikan cookies 6,25 g/kgBB, sedangkan kontrol positif diberikan suspensi acarbose 10 mg/KgBB. Pemeriksaan kadar glukosa dilakukan pada waktu baseline (12 jam setelah puasa), 30, 60, 90, dan 120 menit. Hasil skrining fitokimia menunjukkan tepung kulit pisang kepok dan bunga telang positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan polifenol. Hasil analisis proksimat pada formula cookies kombinasi (F1) menunjukkan kadar serat sebesar 8,30%, protein 10,73%, lemak 21,48%, kadar air 22,22%, kadar abu 12,03%, dan karbohidrat total 28,29%. Profil kadar GDPP menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah pada kelompok perlakuan mulai menit ke-60 hingga menit ke-120 setelah diinduksi glukosa 4g/kgBB. Rata-rata kadar glukosa kelompok perlakuan (97,6±12,6 mg/dL) lebih rendah dibandingkan kontrol positif (102,6±8,6 mg/dL) pada menit ke-120. Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kadar GDPP berdasarkan waktu pengamatan (F = 45,992; p < 0,001) serta interaksi signifikan antara waktu dan kelompok perlakuan (F = 3,311; p = 0,032). Cookies berbasis kulit pisang kepok dan bunga telang berpotensi dikembangkan sebagai makanan selingan tinggi serat yang dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdellah, Yousra Nait El Haj Adha, Dinda Caesaria Adha, Dinda Caesaria Adha Aditya Naova Sofyan Afny Al Fath Inaszahira Afrizal Maulana Afwina Gyda Akmalia Agita Dyah Ayu Kusumaningtyas Ahmad Azka Mahasin Ahmad Fauzi Ainur Tri Hapsari Al Fawwaz, Zulfa Kamila Alida Rahmalia Damayanti Alifia Jasmina Putri Alvita Marshanda Purnama Puteri Amalia, Nastity Zhahwa Amani, Khalisa Dhiya Ana Riolina Andi Suhendi Anggun Dwi Ayu Fandirah Anisa Dwi Parwati Anita Sukmawati Annie Rahmatillah Annisa Nur Lathifah Amanda Putri Annisa Nur Lathifah Amanda Putri Annisa Nur Lathifah Amanda Putri Ar Rafi’ Kusuma Hardila Wardoyo Putri Aria Wirabima Aria Wirabima Arini Fadhilah Arini Fadhilah Assyifa Putri Saffira Asti Arum Sari Astrina Dewi Ratnaningrum Astrina Dewi Ratnaningrum, Astrina Dewi Astuti, Devi Dwi Audi Ahmad Rikardi Aulia Fitri Sabilla Azis Saifudin Azizah, Rauhillah Nurul Bakhtiar, Muhammad Berlian Putri Nur Winda Briliana Suci Arofatun Nafi’ah Candrika, Nasha Lulut Careneina Ayu Launa Zahra Chalista Azzahra Riesnasari Chandrika, Nasha Lulut Cita Hanif Muflihah Cita Primada Hari Anugrahini Damayanti, Alida Rahmalia Denny Vitasari DESY KURNIAWATI Desy Kurniawati Devana Inaja Arifin Devana Inaja Arifin Dewi Safitri Dinda Mentariningrum Diski Wahyu Wijayanto Eky Wahyu Novarista Elsya Bella Putri Em Sutrisna Erindyah Retno Wikantyasning Fahmi Alief Maulana Faiza Layyana Putri Farah Salsabila Fauzi Ahmad Muda Fawwaz, Zulfa Kamila Al Fazleen Izzany Abu Bakar Febri Wulandari Firda Ayu Fadila Rahmawati Firda Novia Aurum Ghossani, Qisti Fida Gunawan Setyadi Gunawan Setyadi Hamimatusalma Alkautsar Haya Nabilah Utama Heni Mirawati Hidayah Karuniawati Husna Amalia Halwa Ibrohim Hanif Abdulloh Ika Retno Wulandari Ika Trisharyanti Dian Kusumowati Inas Yadya Laksita Dewi Insyiroh Suhaimah Istiara Subekti Jessica Rosalinda Jihan Jihan, Jihan Julianti, Tri Budi Juwita Rahmawati Kafita Salma Khairani Kamila, Rossy Destriana Katarina Lulu Widyanti Khairani, Kafita Salma Kharisma Aulia Husna Kholifatus Sa’diyah Lathif, Elmasrini Lilla Prapdhani Agni Hajma Lusi Nuryanti Maharani, Yasmin Nida Maulana, Fahmi Alief Muhammad Azmi Nur Asykaruddin Muhammad Da&#039;i Muhammad Da&#039;i Muhammad Haqqi Muhammad Mafaz Muzaki Muhammad Nurul Fadel Munajat Tri Nugroho Mursalina Nanda Aurum Mutiara Nurul Fatimah Nadia Suryani Putri Nadya Putri Adisty Nadya Tiara Putri Najwa Azzah Fadhilah Nandifa Azzahra Salsabila Nasywa, Nabila Luthfiana Niam, Muhammad Labib Qotrun Nibrasa, Lauda Aurynava Nida’ Nur Jannah Niken Dyaharesti Ningrum, Nur Faizah Setya Nisa Aulia Rahma Nisrina Hanun Iftadi Novita Sari Novita Sari Nur Faizah Setya Ningrum Nur Muhammad Arrizky Nurazizah, Tazkia Nurul Tri Anggraini Oksaputra, Amar Khoiri Paramita, Heldiyana Ellisia Peni Indrayudha Permata Ashfi Raihana Persada, Tashila Zahra Puruhita, Ranatri Putri, Nastity Zhahwa Amalia Putri, Vanessa Ardelia Indira Radian Akmal Abiyyu Rahmadhani, Ajeng Rahmallia, Ega Ramadhan, Muhammad Reza Ramarohasina, Mika Notahiana Ratih Amelia Ratsimandresy, Neciah Fahombiazana Resti Dwi Haryati Rima Munawaroh Riza Maulana Rizakh, Faizah Siti Rizky Ainun Fitriani Rosa Sayentina Amin Rosa Sayentina Amin Rosita Melannisa Rosita Melannisa, Rosita Sabar Narimo Salsabila Meisya Santhyami Sari, Aisah Kensar Nawang Wulan Septiana Windarti Septyana Dewi Kumara Setyo Nurwaini Shinta Puti Aryanti Shinta Putri Aryanti Sholikhah Rosvita Oktasari Suhaimah, Insyiroh Sukamto, Dandi Febrian Sulistyarini, Sulistyarini Suryani - Tanti Azizah Sujono Teguh Imanto Tista Ayu Fortuna Tri Yulianti Ukhtufina, Naila Najwa Utama, Haya Nabilah Wahyu Utami Widagdo, Fathin Fadhilla Wijianto, Diski Wahyu Yeni Mulati Yola Rizky Amalia Yuniasti, Lainisah Purna Zahidah, Fairus Zahra Dahayu Komala Diantha Zana Sahya Locita