Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Kuat Lekat Beton Memadat Mandiri Mutu Tinggi dengan Metakaolin 12,5% dan Variasi Agregat Limbah Pecahan Keramik Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah; Nurdhyanti, Dinda Imas
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.64241

Abstract

Pelaksanaan konstruksi berkelanjutan berkaitan erat dengan adanya teknologi beton, sehingga perlu dikembangkannya penelitian inovasi beton yang memiliki mutu tinggi dan memiliki kemampuan mengalir yang baik dalam melewati tulangan namun tetap ramah terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek subtitusi metakaolin dan variasi agregat limbah pecahan keramik pada kualitas beton memadat mandiri mutu tinggi khususnya kuat lekat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Metakaolin berperan sebagai bahan subtitusi semen sedangkan agregat limbah pecahan keramik berperan sebagai bahan subtitusi agregat kasar. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini berupa kubus dengan panjang sisi 15 cm serta tulangan ulir diameter 10 mm. Uji kuat lekat dilaksanakan pada beton berumur 28 hari dengan cara menarik tulangan serta mencatat beban dan displacement yang terbaca pada Universal Testing Machine (UTM) dan sensor LVDT yang disambungkan pada alat digital load meter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metakaolin dan subtitusi agregat kasar dengan agregat limbah pecahan keramik mampu meningkatkan mutu beton. Penggantian variasi agregat limbah pecahan keramik dengan kadar 0%; 20%; 30%; dan 40% menghasilkan nilai kuat lekat berturut-turut 5,14 MPa; 8,03 MPa; 7,56 MPa; dan 5,73 MPa. Kuat lekat beton semakin menurun seiring bertambahnya subtitusi agregat limbah pecahan keramik saat melebihi penggantian kadar agregat limbah pecahan keramik sebanyak 20%.
Kajian Kuat Lentur pada Beton Beton Bubuk Reaktif Dengan Silica Fume 15% dan Variasi Pasir Kuarsa Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah; Arsanto, Bayu Desela
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i3.76577

Abstract

Perkembangan infrastruktur berdampak pada kemajuan ekonomi. Pembangunan gedung bertingkat dan jembatan penghubung antardaerah tidak lepas kaitannya dari material beton. Beton super yang memiliki kualitas lebih baik dari beton konvensional dibutuhkan karena struktur yang tinggi dan bentang yang jenjang, sehingga harus memiliki struktur yang lebih efisien dan ramping. Beton bubuk reaktif merupakan solusi untuk menghadapi tuntutan dalam bidang infrastruktur. Riset ini dimaksudkan untuk mencari tahu pengaruh penggunaan silica fume 15% dari massa binder dan variasi kadar pasir kuarsa terhadap nilai kuat lentur beton bubuk reaktif. Penelitian menggunakan metode eksperimental. Benda uji yang digunakan pada pengujian kuat lentur merupakan balok dimensi 10x10x40 cm dengan sejumlah 21 benda uji dan menggunakan alat pengujian Universal Testing Machine. Pengujian dilakukan saat umur benda uji mencapai 28 hari. Hasil pengujian ini diperoleh nilai kuat lentur beton bubuk reaktif pada variasi kadar pasir kuarsa 0%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35% dan 40% senilai 4,7804 MPa; 5,3353 MPa; 6,2002 MPa; 6,7901 MPa; 7,0351 MPa; 6,8350 MPa; dan 6,2749 MPa.Kata Kunci : beton bubuk reaktif, kuat lentur, pasir kuarsa, silica fume
KAJIAN NILAI SUSUT KERING UMUR 28 HARI PADA BETON BUBUK REAKTIF DENGAN SILICA FUME 15% DAN VARIASI PASIR KUARSA Safitri, Endah; Kusmiwijayanti, Salma Putri; Wibowo, Wibowo
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.75237

Abstract

Beton bubuk reaktif tidak menggunakan agregat kasar dalam campurannya, material berukuran mikrometer digunakan sebagai pengganti dari agregat kasar sehingga campuran beton bersifat lebih homogen dan padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pasir kuarsa terhadap susut kering beton bubuk reaktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Rancangan campuran beton menggunakan silica fume 15% dengan variasi pasir kuarsa 0%; 15%; 20%; 25%; 30%; 35%; dan 40%. Benda uji berbentuk balok dengan dimensi 10 cm x 10 cm x 30 cm dengan jumlah benda uji 21 buah. Uji susut kering dilakukan menggunakan Demountable Mechanical Gauge 200MM selama 28 hari setelah beton berumur 1 hari. Hasil pengujian nilai susut kering setiap kadar pasir kuarsa selama 28 hari untuk variasi 0%, 15%, 20%, 25%, 30%, 35%, dan 40% masing-masing adalah 387µ, 352µ, 302µ, 252µ, 208µ, 240µ, 263µ.
KAJIAN NILAI SUSUT KERING PADA BETON MEMADAT MANDIRI MUTU TINGGI DENGAN METAKAOLIN 12,5% DAN VARIASI LIMBAH PECAHAN KERAMIK Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah; Wicaksana, Nanda Yusuf Pribadi
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.64359

Abstract

Perkembangan industri konstruksi perlu ditunjang dengan adanya inovasi untuk mengatasi permasalahan di dalamnya. Beberapa permasalahan yang muncul adalah sulitnya beton segar mengalir melalui tulangan dan melimpahnya limbah padat konstruksi. Penggunaan kembali limbah padat konstruksi khususnya limbah pecahan keramik sebagai inovasi substitusi agregat kasar alami pada beton mutu tinggi memadat mandiri dapat menjadi solusi permasalahn di atas. Metakaolin pada penelitian ini merupakan alternatif substitusi semen. Susut kering adalah berkurangnya volume beton akibat hilangnya air pada beton yang dapat menyebabkan rtak apada beton. Oleh karena itu perlu dikaji mengenai nilai susut kering pada beton. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini berupa balok berukuran 300x100x100 mm. Pengujian susut kering beton dilaksanakan mulai dari beton berumur 1 hari – 28 hari dengan menggunakan alat Demec Gauge. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi metakaolin 12,5% dari berat semen dan subtitusi agregat kasar alami dengan agregat limbah pecahan keramik memenuhi parameter beton memadat mandiri berdasarkan EFNARC 2005 dan mampu meningkatkan nilai susut kering beton. Penggantian variasi agregat limbah pecahan keramik dengan kadar 0%, 20%, 30%, dan 40% menghasilkan nilai susut kering berturut-turut 605,152; 643,238; 702,264; dan 778,750. Nilai susut kering beton semakin meningkat seiring bertambahnya subtitusi agregat limbah pecahan keramik.
KAJIAN KUAT TARIK BELAH DAN MODULUS OF RUPTURE PADA BETON MEMADAT MANDIRI MUTU TINGGI DENGAN SUBSTITUSI METAKAOLIN 12,5% SEBAGAI SEMEN DAN VARIASI STEEL SLAG SEBAGAI AGREGAT HALUS Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah; Manalu, Bernadeta Azaria
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.63882

Abstract

Tidak dapat dipungkiri bahwa pembangunan infrastruktur akan terus meingkat dimasa mendatang. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembuatan beton untuk menghasilkan beton berkualitas tinggi dengan waktu produksi yang singkat. Kebutuhan akan semen saat ini sangatlah banyak mengingat pembangunan yang meningkat pula, untuk mengurangi kerusakan lingkungan maka digunakan metakaolin sebesar 12,5% sebagai substitusi dari semen. Metakaolin memiliki sifat sebagai pozzolan yang dapat bereaksi secara pozzolanik. Dalam penelitian, steel slag digunakan sebagai substitusi dari agregat halus. Variasi steel slag yang diteliti yaitu 0%; 15%; 17,5%; 20%; 22,5%; dan 25%. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan metakaolin 12,5% dengan variasi steel slag terhadap parameter Self Compacting Concrete (SCC), kuat tarik belah dan modulus of rupture beton High Strength Self Compacting Concrete (HSSCC). Dari hasil pengujian, beton memenuhi syarat beton SCC yang didasarkan pada EFNARC 2005.
Kajian Waktu Ikat Beton dengan Variasi Retardex Cair sebagai Retarder Beton Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah; Putri, Angela Ayu
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i2.75643

Abstract

Perkembangan di bidang konstruksi dapat didukung dengan perkembangan material yang digunakan, salah satunya beton. Beton ready-mix yang diproduksi di luar lokasi pengecoran memerlukan waktu distribusi yang akan berpengaruh pada workabilitas beton sehingga diperlukan retarder untuk memperlambat waktu ikat beton dan mempertahankan workabilitas beton segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan variasi kadar Retardex cair terhadap waktu ikat beton. Kadar Retardex cair yang digunakan adalah 0%; 0,20%; 0,25%; 0,30%; 0,35%; 0,40%; 0,45%; dan 0,50% berat semen. Benda uji waktu ikat beton menggunakan mortar yang dituang ke dalam cetakan kubus berukuran 20 cm × 20 cm × 20 cm dengan ketinggian benda uji minimal 14 cm dan dilakukan penetrasi dengan alat penetrometer. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan Retardex cair dapat memperlambat waktu ikat (setting time) beton seiring dengan peningkatan kadar Retardex cair yang digunakan. Penggunaan Retardex cair dengan kadar 0,35%, 0,40%, 0,45%, and 0,50% berat semen memenuhi parameter waktu ikat beton sebagai bahan tambah Tipe B, Tipe D, dan Tipe G menurut ASTM C 494/494 M.
KAJIAN SERAPAN CO2 PADA BETON BUBUK REAKTIF DENGAN SILICA FUME 15% DAN VARIASI PASIR KUARSA Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah; Wicaksono, Maulana Kangko
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.63652

Abstract

Pembangunan infrastruktur di Indonesia merupakan prioritas pemerintah dalam beberapa tahun kedepan. Durabilitas beton merupakan faktor penting bagi  dunia konstruksi.Beton dituntut memiliki mutu yang baik serta tahan terhadap berbagai kondisi. Jumlah pori pada beton merupakan faktor yang mempengaruhi durabilitas beton. Hal yang menyebabkan rendahnya durabilitas beton adalah besarnya jumlah pori pada beton. Bubuk beton reaktif merupakan inovasi terkini dibidang teknologi beton dengan memanfaatkan penggunaan partikel halus sebagai bahan penyusunya. Pasir kuarsa merupakan material penyusun bubuk beton reaktif yang dapat mengisi rongga pada campuran beton, memperkecil ukuran pori campuran beton, dan mengurangi permeabilitas beton. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui penggunaan variasi pasir kuarsa 0%; 15%; 20%; 25%; 30%; 35% dan 40% pada beton bubuk reaktif terhadap nilai serapan CO2. Metode eksperimental merupakan metode penelitian yang digunakan dengan sample uji beton tabung yang memiliki diameter 7,5 cm dan tinggi 15 cm yang berjumlah 21 buah. Pengujian serapan CO2 dilaksanakan dengan merendam sample uji ke dalam larutan karbonat 4% selama 10+0,5 menit dan 24 jam lalu menimbang pada kondisi kering permukaan lalu membandingkan hasil tersebut dengan berat pada saat kering oven. Nilai serapan CO2 terendah yaitu pada kadar penggunaan pasir kuarsa 30% dari total berat agregat, mampu menurunkan serapan beton hingga 43,18% dalam perendaman selama 10+0,5 menit dan dapat mengurangi serapan beton sebesar 36,77% dalam perendaman selama 24 jam.
Kajian Kuat Tekan Beton Bubuk Reaktif Mutu Tinggi dengan Silica Fume 15% dan Variasi Pasir Kuarsa Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah; Azizah, Tarisa
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i1.63690

Abstract

Beton dituntut untuk mempunyai kuat tekan yang tinggi dan kinerja yang baik, tahan di segala kondisi, ramah lingkungan, dan efisien. Beton bubuk reaktif merupakan salah satu inovasi beton yang tidak menggunakan agregat kasar sebagai komponen penyusunnya. Agregat kasar digantikan oleh agregat halus yang dapat meningkatkan homogenitas campuran, kepadatan beton, dan menghasilkan beton mutu tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi pasir kuarsa terhadap nilai kuat tekan beton bubuk reaktif mutu tinggi. Eksperimental merupakan metode pada penelitian ini. Rancangan campuran beton menggunakan variasi pasir kuarsa 0%; 15%; 20%; 25%; 30%; 35%; dan 40%. Benda uji adalah silinder diameter 7,5 cm dan tinggi 15 cm. Uji kuat tekan beton menggunakan Compression Testing Machine. Pengujian dilakukan setelah benda uji berumur 28 hari. Benda uji memenuhi syarat sebagai beton mutu tinggi karena hasil kuat tekannya melebihi 41,4 MPa. Hasil pengujian kuat tekan beton bubuk reaktif dengan variasi pasir kuarsa 0%; 15%; 20%; 25%; 30%; 35%; dan 40% masing-masing sebesar 69,18 MPa; 75,18 MPa; 76,78 MPa; 79,98 MPa; 85,58 MPa; 82,78 MPa; dan 77,98 MPa. Nilai maksimum kuat tekan beton bubuk reaktif didapatkan pada kadar pasir kuarsa 30% dari berat agregat.
KAJIAN SERAPAN KLORIDA PADA BETON BUBUK REAKTIF DENGAN SILICA FUME 15% DAN VARIASI PASIR KUARSA Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah; Kastara, Daka Arkananta
Matriks Teknik Sipil Vol 11, No 4 (2023): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v11i4.76145

Abstract

Seiring dengan pesatnya pembangunan infrastruktur dan kebutuhan beton yang tinggi, maka beton dituntut untuk terus berkembang lebih baik lagi. Salah satu inovasi beton mutu tinggi adalah Beton Bubuk Reaktif (Reactive Powder Concrete). Beton bubuk reaktif merupakan inovasi beton yang menggantikan agregat kasar dalam campurannya dengan agregat halus sehingga meningkatkan homogenitasnya yang membuat beton memiliki kuat tekan, durabilitas, dan impermeabilitas yang tinggi. Indonesia merupakan negara kepulauan yang disatukan oleh lautan luas. Hal ini menyebabkan bangunan di daerah pantai dan laut rentan terhadap serangan klorida yang berbahaya pada beton. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penggunaan pasir kuarsa 0%; 15%; 20%; 25%; 30%; 35% dan 40% dari berat agregat halus terhadap serapan klorida pada Beton Bubuk Reaktif. Metode yang digunakan adalah eksperimental. Benda uji yang digunakan yaitu beton berbentuk silinder dengan diameter 7,5 cm dan tinggi 15 cm. Pengujian serapan klorida dilakukan dengan cara merendam beton ke dalam larutan klorida 4% selama 10+0,5 menit dan 24 jam kemudian menimbangnya dalam keadaan SSD dan membandingkannya dengan berat kering ovennya. Nilai serapan klorida terendah terjadi saat kadar pasir kuarsa 30% dengan nilai serapan 0,68% untuk perendaman 10+0,5 menit dan 1,58% untuk perendaman 24 jam.Kata Kunci : beton bubuk reaktif, impermeabilitas, pasir kuarsa, serapan klorida, silica fume
KAJIAN KUAT TEKAN DAN MODULUS ELASTISITAS PADA BETON MEMADAT MANDIRI MUTU TINGGI DENGAN METAKAOLIN 12,5% SEBAGAI SEMEN DAN VARIASI STEEL SLAG SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS Wibowo, Wibowo; Purwanto, Purwanto; Syuja, Muhammad Nasirudin
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.64402

Abstract

Beton sebagai bahan konstruksi dipilih sebagai bahan utama karena harga yang lebih ekonomis dan bahan baku yang dibutuhkan dalam pembuatan mudah untuk ditemukan. Beton memadat mandiri (Self Compacting Concrete) dengan bahan tambah metakaolin 12,5% dan Steel Slag  mampu meningkatkan mutu beton sehingga memenuhi standar syarat Beton Mutu Tinggi dengan kuat tekan lebih dari 41,4 MPa. Beton mutu tinggi memadat mandiri menggunakan bahan tambah metakaolin 12,5% dan variasi Steel Slag 0%, 15%, 17,5%, 20%, 22,5% dan 25%. Penelitian dilaksanakan untuk mendapatkan karakteristik dari beton segar untuk memenuhi syarat sebagai beton SCC. Setelah memenuhi syarat sebagai beton SCC, selanjutnya dilakukan pengujian terhadap nilai kuat tekan dan modulus elastisitas beton. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan nilai kuat tekan maksimum dan grafik hubungan tegangan-regangan untuk perhitungan modulus elastisitas. Beton dengan tambahan Steel Slag memenuhi syarat sebagai beton SCC dengan kuat tekan dan modulus elastisitas beton maksimum terjadi pada kadar Steel Slag 22,5% dengan nilai kuat tekan sebesar 62,17 MPa dan modulus elastisitas sebesar 31179,2 MPa menggunakan standar perhitungan Eurocode 2-1992.
Co-Authors Achmad Basuki Achmad Syukkur Adi Sambowo, Kusno Aditya Rio Prabowo Adnovaldi, Yudha Adorini, Melati Agatha Intan Permatasari, Agatha Intan Agus Setiya Budi, Agus Setiya Agustiantoro, Adib Noor Ahdi Aji Sutrasno, Muhammad Irsyad Al Afif, Akhmad Fauzi Al Afif, Akhmad Fauzi Anastasia Sri Sulartri Andi Latif , Syarifuddin Andika, Venny Kurnia Andrew Giovanni Yustijanto Andriyanto, Firman Apriawang, Dicky Ardiantya Sudarsono, Cristhofer Ardini, Nur?arina Arif Fathoni, Ahmad Rijal Arsanto, Bayu Desela Ary Setyawan As'ad, Sholihin Asmawi, Moch. Asyikin, Asyhari Auliyaa Robbani, Brilyan Gusmi Azizah, Tarisa Baihaqi, Teuku Rafi Barkah, Muhammad Hanifah Bramatio Putra, Cristopher Brigitta Amelia Linardi Buana, Muhammad Arjunov Ramadhan Genta Budi, Alfian Chrismaningwang, Galuh David Sukardi Kodrat Debby Novita Sari, Debby Novita Debora, Oda Deni, Delista Putri Dharmawan, Emir Ahmad Diatmaja, Hananta Didik Djoko Susilo Do, Quang Thang Edy Purwanto Elizabeth Kurniasari Susanto Elliza, Ismailah Nur Elliza, Ismailah Nur Elsia, Fransisca Endah Safitri endah, endah Eunike Narulita Sitompul, Eunike Narulita Fadhil, Bayu Dian Fadillah, Yuda Fatoni, Luth Fian Febriana F, Mareta Fitri, Siti Nurlita FRANKY, FRANKY Gishela Kristianna De Jong GM, Andhiny Gunawan, Purnawan Gunawan, Purnawan Gusanti, Winda Guterres, Sandro Hadiyanto, Muchamad Hapsari, Sherli Pramudhita Hapsari, Wahyu Harahap, Susi Susilawati Hardianti, Hilda Hartopo, Hartopo Hasana, Ani Riani Hasiholan, Simon Edward Hendro Aryanto Heni Prasetia Hidayat, Claudia Ihsan Kamaruddin, Muh. Irawan, Fransisca Elsia One Istiyan Primasatya, Dewana Ivan Kristianto Gunawan, Ivan Kristianto Jikriyansyah, Muhamad Kamaruddin, Muh Ihsan Kastara, Daka Arkananta kevin julianto tejakusuma, kevin julianto Krisyanti, Martini Indah Kurnia Andika , Venny Kusmiwijayanti, Salma Putri Lahardo, Devanus Laksono, Fajar Budi Lathifah, Putri Lupita, Nawang Christy Luthfi Rifai, Muhammad Luthfiana, Haya Mailani, Mailani Manalu, Bernadeta Azaria Mangaya Takke, Jessy Andre Mardiyanto, Dwi Mardiyanto, Dwi Marwan, Jubery Maulana, Delvi Maulana, Sultan Mediyanto, Antonius Mediyanto, Antonius Michael Julian Wirawan Midansih, Ken Mujtahid Kaavessina, Mujtahid Munandar, Aries Mustawa Kamal, Muhammad Imam Musyaffa, Dwi Nuur Muttaqie, Teguh Muttaqin, Muhammad Afaza Navelia, Eriszha Berti Nikmah, Wachidatun Nubli, Haris Nur Budianto, Markus Koko Nurdhyanti, Dinda Imas Nurisyah, Nurisyah Nurkhasan, Sains Satria Nurlina Nurlina Nurul Muhayat One Irawan, Fransisca Elsia Prasetyo, Handy Pratama, Fajri Prayitno, Slamet Purwanto Purwanto Putri, Angela Ayu Putri, Apriani Widya Putri, Rebeca Fransisca Prahesti Putri, Rizki Syahrani R Luki Karunia Radito, Fiqih Raharjo, Mahendra Paramanandana Ramadhan, Brilliano Wahyu Ramadhan, Muhammad Naufal Ramadhani, Muhammad Rizky Rashad, Huesca Renata, Rezha Rendy, Stefano Riani Hasana, Ani Rika Febriani, Rika Ronald Adiguna Halim, Ronald Adiguna Rosana, Rita Sabrina, Nindya Annisa Sanjaya, Muchsan Maulana Santoso, Nehemia Herbert Saraswati, Anita Sardi Anto Sari, Dian Ayu Angling Satria, Rinzano Genta Sawu, Sirilius Deodatus Sawu, Sirilus Deodatus Sebastian Hadi Santoso Sefira Yovalia, Sefira Septian, Frezha Nur Setiono Setiono Setiya Budi, Agus Setyawan, Bagus Hendri Setyawan, Bagus Hendri Siti Fatonah Solihin Solihin Sonia Anggraini Saputra Stefanus Adi Kristiawan Stevanus Indraguna Sayono Sugiarto, Torianzyah Putra Bimandiri Sugiyanto - Sunarmasto, Sunarmasto Supardi Supardi Suprapto Suprapto Suryawan, Nurmantian Suryo Anom, Lilik Hendri Syaufina, Tengku Reiva Syuja, Muhammad Nasirudin tanri, andi Tiara Pricilia, Diffa Deff Totok Apriyanto, Totok Triloka Wulandari, Dewi Trisnasari, Zulfa Ubaidillah Ubaidillah Udayani, Risa Utami, Shabina Aulia Utami, Shabina Aulia Utomo, Fahri Setyo Valentin, Silviana Wibawa Endra Juwana, Wibawa Endra Wicaksana, Nanda Yusuf Pribadi Wicaksono, Maulana Kangko Wicaksono, Wahyu Satrio Widiatmoko, Widiatmoko Widodo, Satrio Kiat Wijaya, Dhimas Widya Taruna Wijaya, Winny Winarno, Ahmad Yusuf Windyarti, Koes A Yahya, Muhammad Syaiful Yessica Widyatama Oei Yuliawati, Weti Yunita Yunita