Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN ROTASI JABATAN DAN LINGKUNGAN KERJA DALAM MENCIPTAKAN KINERJA MELALUI MOTIVASI KERJA Radito, Fiqih; Wibowo, Wibowo; Marwan, Jubery
KELOLA: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/kelola.v11i1.6092

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh langsung rotasi jabatan, lingkungan kerja, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, serta pengaruh tidak langsung rotasi jabatan dan lingkungan kerja yang dimediasi oleh motivasi kerja di Sekretariat Wakil Presiden. Permasalahan penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi lingkungan kerja yang kurang kondusif, motivasi kerja yang menurun, ketidaksesuaian rotasi jabatan dengan kompetensi pegawai, serta sistem penghargaan dan pola karier yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif asosiatif dengan pendekatan korelasional. Data diperoleh melalui survei terhadap 74 pegawai yang dipilih dengan rumus Yamane dari total populasi 282 pegawai. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rotasi jabatan, lingkungan kerja, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, motivasi kerja memediasi sebagian pengaruh rotasi jabatan dan lingkungan kerja terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan rotasi jabatan dan pengelolaan lingkungan kerja yang efektif untuk meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai secara berkelanjutan.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 70%, Etil Asetat, N-Heksana Cabai Merah (Capsicum Annum L.) Terhadap Staphylococcus Aureus Bramatio Putra, Cristopher; Wibowo, Wibowo; Andika, Venny Kurnia
Jurnal Inovasi Global Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v2i2.65

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak cabe merah (Capsicum annuum L.) dengan pelarut etanol 70%, etil asetat, dan n-heksana memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini dilakukan penyarian dengan metode maserasi bertingkat. Pengujian antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan pengulangan sebanyak tiga kali. Tiap ekstrak cabai merah dibuat dengan konsentrasi 25, 50 dan 100%. Media pertumbuhan bakteri yang digunakan dalam uji antibakteri pada penelitian ini yaitu Nutrient Agar (NA). Hasil uji fitokimia terhadap ekstrak etanol 70%, etil asetat, dan n-heksana cabai merah menunjukkan adanya senyawa metabolit sekunder, yaitu flavonoid. Flavonoid berfungsi sebagai antimikroba. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan ekstrak etanol 70%, etil asetat, dan n-heksana cabai merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Zona hambat tertinggi secara berturut pada ektrak etanol 70%, ektrak etil asetat, dan ekstrak n-heksana cabai merah pada tiap rentang konsentrasi. Dapat ditarik kesimpulan bahwa ekstrak cabai merah mempunyai aktivitas antibakteri berupa penghambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Antibacterial Test of Groundcherry Leaf Extract Liquid Soap Against Staphylococcus Aureus Febriana F, Mareta; Wibowo, Wibowo; Kurnia Andika , Venny
Indonesian Health Journal Vol. 2 No. 4 (2023): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/ihj.v2i4.277

Abstract

Groundcherry is a medicinal plant with many benefits and properties. Groundcherry leaves contain flavonoid and alkaloid compounds, which can be used as antibacterials. Antibacterial is a substance that can kill or inhibit the growth of bacteria on the skin, such as Staphylococcus aureus, which can cause skin infections. Antibacterial preparations are generally very varied. One type of antibacterial preparation is liquid soap. This research aims to determine whether Groundcherry leaf extract liquid soap preparations can inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria and to determine the effect of different formulations of Groundcherry leaf extract liquid soap preparations on the ability to inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria. Liquid soap formulations use extracts with concentrations of 10%, 15% and 20%. The method used in this research was disc diffusion using positive control, negative control and test samples (formulations I, II, III). The research results showed that the liquid soap preparation was able to inhibit bacterial growth. A clear zone in the area around the disc indicated this. Differences in the concentration of extracts in liquid soap preparations can affect bacterial growth. The diameter of the inhibition zone of the formula in the sequence is 10% concentration, the diameter of the inhibition zone is 7.97 mm, and the 15% concentration the diameter of the inhibition zone is 14.82 mm. The 20% concentration, the diameter of the inhibition zone is 17.6 mm, so it can be concluded that the leaf extract liquid soap preparation Groundcherry can inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria.
Test the Effectiveness of Grape Seed Extract as an Antidiabetic Drug In Male White Rats Wistar Strain Ardiantya Sudarsono, Cristhofer; Wibowo, Wibowo; Sugiyanto, Sugiyanto; Riani Hasana, Ani
Indonesian Health Journal Vol. 2 No. 4 (2023): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/ihj.v2i4.282

Abstract

The research aims to  know the effectiveness of grape seeds in lowering blood sugar levels in white rats. The research began with grape seed extraction using the maceration method. The results of macerate were given to white rats that were given grape seed extract samples at doses of 75 mg/200 grams BW, 125 mg/200 grams BW, and 250 mg/200 grams BW. The positive control was metformin, and the negative control was given distilled water. All were given treatment for 14 days. On days seven and 14, a blood sugar test was carried out to assess the effectiveness of grape seed extract. The results showed that of the five treatment groups, sample group I (extract at a dose of 75 mg/200 gram BW) and sample group III (extract at a dose of 250 mg/200 gram BW) affected reducing blood sugar levels in rats. This is proven by comparing blood sugar levels after being given alloxan on the seventh day in the two groups, showing better results in reducing blood sugar levels than the other groups. It can be concluded that grape seed extract can properly reduce blood sugar levels in white rats with type II diabetes mellitus.
ANALISIS KEBUTUHAN PARKIR UNTUK INDUSTRI PAKAIAN JADI PT. MOD INDO - PRINGAPUS Wibowo, Wibowo; Hartopo, Hartopo; Apriyanto, Totok
Jurnal Teknik Indonesia Vol 3, No 2 (2022): JEI (Jurnal Engineering Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v3i2.368

Abstract

PT. MOD Indo Pringapus is one of the garment industry players located in Pringapus District, their business activity is the manufacture of apparel with a market share of 100% exports to America. PT. MOD Indo is located on Jalan Raya Pringapus Candirejo in the Bumi Wahyu Warehousing Complex, Kali Kuning neighborhood, Pringapus Village, Pringapus District, Semarang Regency. PT. MOD Indo has an area of 21,117 m2, a total building area of 15,296 m2, and a total area of 5,821, m2 of open land. With number of employees reaching 1250 employees, the need for parking spaces for employees, raw material vehicles, and production transportation vehicles needs to be provided with a suitable place & adequate. The current condition based on the author's observations, there are still many parking arrangements that are not in place due to the very limited condition of the land and parking buildings. Seeing these conditions, it is necessary to plan for the provision of parking facilities. From the results of the survey on the availability of parking at the location, the parking capacity that is owned can accommodate 25 car parking lots and 800 motorbike parking lots. The parking area used is approximately 1500 m2. The parking requirements that need to be provided are 50 SRP for Cars, 192 SRP for Motorcycles and 10 SRP for Trucks, while the required land area includes circulation of 1,674.4 m2. Based on the results of the analysis above and the description of the next few years where the rate of vehicle development is estimated at around 10% per year, the authors can conclude that the performance of parking spaces for current conditions does not meet the needs of existing users so that there needs to be improvements in parking space arrangements including the addition of new parking spaces.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Nilai Interdialytic Weight Gain (Idwg) Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang Rosana, Rita; Debora, Oda; Syukkur, Achmad; A Sri S, Sr Felisitas; Wibowo, Wibowo
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.315

Abstract

Latar belakang: Penyakit gagal ginjal kronis (GGK) sebuah keadaan yang terselenggara sebab pengurangan kemampuan ginjal saat menjaga keseimbangan di dalam tubuh. Gagal ginjal berkembang secara progresif hingga mencapai tahap akhir yaitu drajat 5 bisa dikatakan EndStage Renal Disease (ESRD), penyakit ginjal tahap akhir memerlukan terapi pengganti ginjal berupa dialysis atau transplantasi ginjal. Penderita gagal ginjal kronis perlu mengawasi gejala dan komplikasi dari penyakit seperti melakukan diet asupan cairan yang bertujuan supaya menurunkan kelampauan volume cairan untuk periode interdialitik, faktor penting yang menciptakan prilaku patuh terhadap pembatasan asupan cairan yaitu dukungan keluarga melalui dukungan emosional, penghargaan, instrumental serta informasional. Tujuan: Penelitian tersebut bertujuan supaya mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan nilai interdialytic weight gain (IDWG) pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Metode: Penelitian tersebut merupakan penelitian kuantitatif cross sectional, dengan sampel sejumlah 106 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling melalui pendekatan purposive sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini memakai kuesioner dukungan keluarga yang telah dinyatakan valid dan reliable serta penimbangan berat badan sesudah HD 1 dan sebelum HD Hasil: Didapatkan hasil dengan nilai signifikasi 0,003 dengan kekuatan korelasi r-hitung 0,291 lemah dengan arah korelasi positif. Kesimpulan: Dukungan keluarga merupakan faktor eksternal yang dibutuhkan dalam penerapan diet asupan cairan pasien hemodialisa untuk menjaga nilai IDWG dalam batas normal demi mencapai derajat kesehatan yang diinginkan. Kata kunci: Gagal ginjal kronis, hemodialisa, nilai interdialytic weight gain (IDWG),dukungan keluarga.
Pemberdayaan Lansia Penderita Gout melalui Edukasi Pengetahuan Secara Home Care di Malang Raya Sugiyanto, Sugiyanto; Wibowo, Wibowo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.10933

Abstract

ABSTRAK Pada lansia yang menderita gout sering kali dalam melakukan pengobatan dilakukan dengan menggunakan obat modern dan obat tradisional (jamu) dimana dalam pengobatan tersebut seringkali menimbulkan masalah, oleh karena itu dibutuhkan edukasi tentang penggunaan obat dan jamu pada pengobatan gout pada lansia melalui home care. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada 21 lansia yang menderita gout di Malang Raya. Kegiatan yang dilakukan yaitu dengan melakukan home care ke rumah lansia yang menderita gout Bentuk kegiatan pemberdayaan  lansia penderita gout melalui edukasi pengetahuan secara  home care. meliputi 3 kegiatan antara lain: Tahap persiapan: melakukan pendekatan terlebih dulu dengan responden, Tahap pelaksanaan: memberikan edukasi secara home care terkait penyakit gout, tatalaksana penyakit gout, interaksi obat gout dengan jamu dan diet makanan untuk penderita gout Tahap evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner Pre-Post Test terhadap peningkatan tingkat pengetahuan terkait penyakit gout, tatalaksana penyakit gout, interaksi obat gout dengan jamu dan diet makanan untuk penderita gout. Tahap evaluasi yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner didapatkan hasil peningkatan pengetahuan pada kelompok lansia penderita gout yang dilakukan edukasi melalui home care 61% menjadi 86%. Kesimpulan bahwa untuk peningkatan tingkat pengetahuan kepada lansia dapat tercapai sehingga untuk lansia penderita gout dapat tercapai pula dalam peningkatan pengetahuan terkait gout. Kata Kunci: Pemberdayaan, Lansia,  Home Care, Penyakit Gout  ABSTRACT In the elderly who suffer from gout, treatment is often carried out using modern medicine and traditional medicine (herbs) which often cause problems in this treatment. Therefore education is needed about the use of drugs and herbs in the treatment of gout in the elderly through home care. This community service was carried out for 21 elderly people who suffer from gout in Malang Raya. The activity carried out is by carrying out home care to the homes of elderly people who suffer from gout. Forms of empowerment activities for elderly people with gout through home care knowledge education. includes 3 activities including: Preparatory stage: making an approach first with correspondents, Implementation stage: providing home care education related to gout, management of gout disease, interaction of gout drugs with herbs and food diet for gout sufferers The evaluation stage is carried out using a pre-questionnaire. -Post Test on increasing the level of knowledge related to gout, gout management, interactions of gout drugs with herbs and food diet for gout sufferers. The evaluation phase which was carried out through distributing questionnaires resulted in an increase in knowledge in the elderly group of gout sufferers who were educated through home care from 61% to 86%. The conclusion is that increasing the level of knowledge for the elderly can be achieved so that for elderly people with gout it can also be achieved in increasing knowledge related to gout. Keywords: Empowerment, Elderly, Home Care, Gout 
Uji Mutu Spesifik dan Non-Spesifik Ekstrak Etanol 70% Daun Beluntas (Pluchea indica (L.) Less) Wibowo, Wibowo; Anisyah, Luluk; Jovancha, Nancy Ratu
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i8.13173

Abstract

ABSTRACT Pluchea indica leaves in Indonesia are used as a medicine to get rid of body odor, as a fever reducer (antipyretic), to increase appetite, to increase breast milk, and as a cough medicine. This study used a non-experimental design with analytic descriptive method using the ethanol extract of beluntas (Pluchea indica (L.) Less) leaves as subjects. The research was conducted in June 2023 at the Pharmacognosy Laboratory and Integrated Chemistry Laboratory, S1 Pharmacy Study Program, STIKes Panti Waluya Malang to conduct an extract quality test based on standardized extract quality parameters on young and old beluntas leaf simplicia. The materials used in this study were 70% ethanol extract of beluntas (Pluchea indica (L.) Less) leaves. Plant determination was carried out at the UPT Herbal Materia Medika Batu Laboratory. The results of the organolepsis test obtained the bauk has herbal beluntas leaves, bitter and astringent taste, green color in powder form. In the alkaloid test, Bouchardat reagent: produces a blackish brown color (+), Mayer's reagent: produces a clear white color (+), Dragendorf reagent: produces a yellow color (-) Alkaloid test results are positive (+), because from 3 times the reaction produces 2 which showed positive results, the flavonoid test obtained positive results because when 1 ml of concentrated HCl was dropped it produced an orange color, while the saponin test obtained a positive value because the sample produced 1-10 cm high foam after being shaken and allowed to stand. When dripped with 1 drop of HCl 2 N the foam does not disappear. The ethanol soluble compound was 69.17%, the water soluble compound content was 53.46%, the determination of the water content was 17.13%. Keywords: Beluntas leaves, ethanol extract, quality test  ABSTRAK Daun beluntas (Pluchea indica (L.) Less) di Indonesia digunakan sebagai obat untuk menghilangkan bau badan, sebagai penurun demam (antipiretik), peningkat nafsu makan, memperbanyak ASI, dan obat batuk. Penelitian ini menggunakan desain non eksperimental dengan metode deskriptif analitik dengan menggunakan subyek ekstrak etanol daun beluntas (Pluchea indica (L.) Less). Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2023 di Laboratorium Farmakognosi dan Laboratorium Kimia Terpadu Prodi S1 Farmasi STIKes Panti Waluya Malang untuk melakukan uji mutu ekstrak berdasarkan parameter standarisasi mutu ekstrak pada simplisia daun muda dan tua  beluntas.  Bahan – bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah ekstrak etanol 70% daun beluntas (Pluchea indica (L.) Less). Determinasi tanaman dilakukan dilakukan di UT Laboratorium Herbal Materia Medika Batu. Hasil penelitian  pengujian organolepsis didapatkan bauk has herbal daun beluntas, rasa pahit dan sepat, warna hijau bentuk serbuk. Pada uji alkaloid didapatkan Pereaksi Bouchardat : menghasilkan warna coklat kehitaman  (+),Pereaksi Mayer  : menghasilkan warna putih bening  (+), Perekasi Dragendrof : menghasilkan warna kuning (-) uji Alkaloid hasilnya Positif (+), karena dari 3 kali reaksi menghasilkan 2 yang menunjukan hasil positif, uji flavonoid didapatkan hasil positip dikarenakan saat diteteskan 1 ml HCl pekat menghasilkan warna jingga, sedangkan pada uji saponin didapatkan nilai positip dikarenakan sampel menghasilkan buih setinggi 1 – 10 cm setelah dikocok dan didiamkan saat ditetesi dengan 1 tetes HCl 2 N buih tidak hilang. Senyawa larut etanol 69,17 %, Kadar senyawa larut dalam air 53,46 %, penetapan kadar air didapatkan hasil 17,13 %. Kata Kunci: Daun Beluntas, Ekstrak Etanol, Uji Mutu
STUDY OF STRESS-STRAIN RELATIONSHIP OF CONCRETE WITH SILICA FUME ADDED AS PARTIAL REPLACEMENT FOR CEMENT Luthfiana, Haya; Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah
Jurnal Teknik Sipil Vol 24, No 1 (2024): Vol 24, No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v24i1.75323

Abstract

This study investigates the stress-strain relationship of concrete with silica fume used as a partial replacement for cement, aiming to enhance concrete quality and durability. Silica fume, acting as a cement substitute, fills voids between cement particles, reducing pore size and enhancing concrete properties. Concrete specimens were prepared with varying silica fume content (0% to 20%) and subjected to rigorous testing using Compression Testing Machines (CTM). Results indicate a significant 55.91% increase in compressive strength with 10% silica fume, compared to conventional concrete. Beyond this optimal point, compressive strength diminishes due to reduced pore volume. Moreover, silica fume influences stress and strain characteristics, with higher maximum stress and strain observed in silica fume concrete. The research employs polynomial equations to model the stress-strain relationship post-peak stress, revealing valuable insights for concrete design and performance prediction. This study underscores the importance of silica fume as a beneficial additive, contributing to concrete strength and durability. Further investigation is needed to fully understand the mechanical properties and optimize the use of silica fume in concrete construction, ensuring improved performance and longevity of concrete structures.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ATORVASTATIN DAN SIMVASTATIN PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER YANG DIRAWAT INAP DI RUMAH SAKIT "X" KOTA BATU Putri, Rebeca Fransisca Prahesti; Wibowo, Wibowo; Sawu, Sirilus Deodatus
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v8i1.17214

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia, World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa PJK menyebabkan kematian sebanyak 17,7 juta di dunia, hal ini diduga akan terus berkembang setiap tahunnya. Salah satu faktor risiko PJK adalah dislipidemia, pengobatan dislipidemia yang paling banyak digunakan adalah obat golongan statin yaitu, atorvastatin dan simvastatin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas terapi dislipidemia obat atorvastatin dan simvastatin pada pasien PJK yang dirawat inap di Rumah Sakit “X” Kota Batu.Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan cross-sectional study. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling melalui data rekam medis pasien secara retrospektif.Hasil: Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 60 pasien. Tidak ada perbedaan antara kelompok simvastatin 20 mg dengan atorvastatin moderate intensity dilihat dari nilai kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida (P-Value = 0,756; 0,914; 0,691; 0,745 berturut-turut), simvastatin 20 mg secara signifikan lebih efektif dalam mengontrol nilai LDL dibandingkan dengan atorvastatin high intensity (P-Value: 0,019), serta tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap nilai kolesterol total, HDL, dan trigliserida (P-Value = 0,091; 0,871; 0,168 berturut-turut), tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok simvastatin 20 mg dengan atorvastatin moderate intensity dan atorvastatin high intensity (P-Value = 1,000 dan 0,758 berturut-turut) terhadap lama rawat inap.Kesimpulan: Pasien yang menggunakan simvastatin 20 mg memiliki profil LDL yang lebih baik dibandingkan atorvastatin high intensity (P-Value = 0,019).
Co-Authors Achmad Syukkur Adi Sambowo, Kusno Aditya Rio Prabowo Adnovaldi, Yudha Adorini, Melati Agatha Intan Permatasari, Agatha Intan Agus Setiya Budi, Agus Setiya Agustiantoro, Adib Noor Ahdi Aji Sutrasno, Muhammad Irsyad Al Afif, Akhmad Fauzi Al Afif, Akhmad Fauzi Anastasia Sri Sulartri Andi Latif , Syarifuddin Andika, Venny Kurnia Andrew Giovanni Yustijanto Andriyanto, Firman Anisyah, Luluk Apriawang, Dicky Arda, Darmi Ardi, Tri Yuswo Ardiantya Sudarsono, Cristhofer Ardini, Nur?arina Arif Fathoni, Ahmad Rijal Ary Setyawan As'ad, Sholihin Asyikin, Asyhari Auliyaa Robbani, Brilyan Gusmi Binti Ishak, Ismarulyusda Bramatio Putra, Cristopher Brigitta Amelia Linardi Buana, Muhammad Arjunov Ramadhan Genta Budi, Alfian Chrismaningwang, Galuh Debby Novita Sari, Debby Novita Debora, Oda Dewi Nurhanifah, Dewi Dharmawan, Emir Ahmad Do, Quang Thang Edy Purwanto Elizabeth Kurniasari Susanto Elliza, Ismailah Nur Elliza, Ismailah Nur Elsia, Fransisca Endah Safitri endah, endah Eunike Narulita Sitompul, Eunike Narulita Fadhil, Bayu Dian Fadillah, Yuda Fatoni, Luth Fian Febriana F, Mareta Fitri, Siti Nurlita FRANKY, FRANKY Fredy Saputra, M Khalid Gishela Kristianna De Jong GM, Andhiny Gunawan, Purnawan Gunawan, Purnawan Gusanti, Winda Guterres, Sandro Hadiyanto, Muchamad Hapsari, Sherli Pramudhita Hapsari, Wahyu Hardianti, Hilda Hartopo, Hartopo Hasana, Ani Riani Hasiholan, Simon Edward Hendro Aryanto Heni Prasetia Hidayat, Claudia Hijrah Hijrah Ihsan Kamaruddin, Muh. Irawan, Fransisca Elsia One Istiyan Primasatya, Dewana Ivan Kristianto Gunawan, Ivan Kristianto Jikriyansyah, Muhamad Jovancha, Nancy Ratu Kamaruddin, Muh Ihsan kevin julianto tejakusuma, kevin julianto Krisyanti, Martini Indah Kurnia Andika , Venny Lahardo, Devanus Lathifah, Putri Lupita, Nawang Christy Luthfi Rifai, Muhammad Luthfiana, Haya Mailani, Mailani Mangaya Takke, Jessy Andre Mardiyanto, Dwi Mardiyanto, Dwi Maria Kurni Menga Marwan, Jubery Maulana, Delvi Maulana, Sultan Maulidiya, Azzah Khoridah Mediyanto, Antonius Mediyanto, Antonius Michael Julian Wirawan Midansih, Ken Mujtahid Kaavessina, Mujtahid Munandar, Aries Mustawa Kamal, Muhammad Imam Musyaffa, Dwi Nuur Muttaqie, Teguh Muttaqin, Muhammad Afaza Navelia, Eriszha Berti Nikmah, Wachidatun Nur Budianto, Markus Koko Nurisyah, Nurisyah Nurkhasan, Sains Satria Nurlina Nurlina Nurul Muhayat One Irawan, Fransisca Elsia Prasetyo, Handy Pratama, Fajri Prayitno, Slamet Putri, Apriani Widya Putri, Rebeca Fransisca Prahesti Putri, Rizki Syahrani R Luki Karunia Radito, Fiqih Ramadhan, Brilliano Wahyu Ramadhan, Muhammad Naufal Rashad, Huesca Renata, Rezha Rendy, Stefano Riani Hasana, Ani Rika Febriani, Rika Ronald Adiguna Halim, Ronald Adiguna Rosana, Rita Sabrina, Nindya Annisa Santoso, Nehemia Herbert Saraswati, Anita Sardi Anto Sari, Dian Ayu Angling Satria, Rinzano Genta Sawu, Sirilus Deodatus Sebastian Hadi Santoso Sefira Yovalia, Sefira Septian, Frezha Nur Setiono Setiono Setiya Budi, Agus Setyawan, Bagus Hendri Setyawan, Bagus Hendri Siti Fatonah Solihin Solihin Sonia Anggraini Saputra Sri Wulan, Sarinah Stefanus Adi Kristiawan Stevanus Indraguna Sayono Su'udi, Amir Sugiarto, Torianzyah Putra Bimandiri Sugiyanto - Sunarmasto, Sunarmasto Supardi Supardi Suprapto Suprapto Suryawan, Nurmantian Suryo Anom, Lilik Hendri Sutrisno, Didid Hendro Syaufina, Tengku Reiva tanri, andi Totok Apriyanto, Totok Triloka Wulandari, Dewi Trisnasari, Zulfa Utami, Shabina Aulia Utami, Shabina Aulia Valentin, Silviana Wibawa Endra Juwana, Wibawa Endra Wicaksono, Wahyu Satrio Widiatmoko, Widiatmoko Widodo, Satrio Kiat Wijaya, Dhimas Widya Taruna Wijaya, Winny Winarno, Ahmad Yusuf Windyarti, Koes A Yahya, Muhammad Syaiful Yessica Widyatama Oei Yuliawati, Weti Yunita Yunita