Claim Missing Document
Check
Articles

Antibacterial Test of Groundcherry Leaf Extract Liquid Soap Against Staphylococcus Aureus Febriana F, Mareta; Wibowo, Wibowo; Kurnia Andika , Venny
Indonesian Health Journal Vol. 2 No. 4 (2023): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/ihj.v2i4.277

Abstract

Groundcherry is a medicinal plant with many benefits and properties. Groundcherry leaves contain flavonoid and alkaloid compounds, which can be used as antibacterials. Antibacterial is a substance that can kill or inhibit the growth of bacteria on the skin, such as Staphylococcus aureus, which can cause skin infections. Antibacterial preparations are generally very varied. One type of antibacterial preparation is liquid soap. This research aims to determine whether Groundcherry leaf extract liquid soap preparations can inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria and to determine the effect of different formulations of Groundcherry leaf extract liquid soap preparations on the ability to inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria. Liquid soap formulations use extracts with concentrations of 10%, 15% and 20%. The method used in this research was disc diffusion using positive control, negative control and test samples (formulations I, II, III). The research results showed that the liquid soap preparation was able to inhibit bacterial growth. A clear zone in the area around the disc indicated this. Differences in the concentration of extracts in liquid soap preparations can affect bacterial growth. The diameter of the inhibition zone of the formula in the sequence is 10% concentration, the diameter of the inhibition zone is 7.97 mm, and the 15% concentration the diameter of the inhibition zone is 14.82 mm. The 20% concentration, the diameter of the inhibition zone is 17.6 mm, so it can be concluded that the leaf extract liquid soap preparation Groundcherry can inhibit the growth of Staphylococcus aureus bacteria.
Test the Effectiveness of Grape Seed Extract as an Antidiabetic Drug In Male White Rats Wistar Strain Ardiantya Sudarsono, Cristhofer; Wibowo, Wibowo; Sugiyanto, Sugiyanto; Riani Hasana, Ani
Indonesian Health Journal Vol. 2 No. 4 (2023): Indonesian Health Journal
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/ihj.v2i4.282

Abstract

The research aims to  know the effectiveness of grape seeds in lowering blood sugar levels in white rats. The research began with grape seed extraction using the maceration method. The results of macerate were given to white rats that were given grape seed extract samples at doses of 75 mg/200 grams BW, 125 mg/200 grams BW, and 250 mg/200 grams BW. The positive control was metformin, and the negative control was given distilled water. All were given treatment for 14 days. On days seven and 14, a blood sugar test was carried out to assess the effectiveness of grape seed extract. The results showed that of the five treatment groups, sample group I (extract at a dose of 75 mg/200 gram BW) and sample group III (extract at a dose of 250 mg/200 gram BW) affected reducing blood sugar levels in rats. This is proven by comparing blood sugar levels after being given alloxan on the seventh day in the two groups, showing better results in reducing blood sugar levels than the other groups. It can be concluded that grape seed extract can properly reduce blood sugar levels in white rats with type II diabetes mellitus.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Nilai Interdialytic Weight Gain (Idwg) Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang Rosana, Rita; Debora, Oda; Syukkur, Achmad; A Sri S, Sr Felisitas; Wibowo, Wibowo
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.315

Abstract

Latar belakang: Penyakit gagal ginjal kronis (GGK) sebuah keadaan yang terselenggara sebab pengurangan kemampuan ginjal saat menjaga keseimbangan di dalam tubuh. Gagal ginjal berkembang secara progresif hingga mencapai tahap akhir yaitu drajat 5 bisa dikatakan EndStage Renal Disease (ESRD), penyakit ginjal tahap akhir memerlukan terapi pengganti ginjal berupa dialysis atau transplantasi ginjal. Penderita gagal ginjal kronis perlu mengawasi gejala dan komplikasi dari penyakit seperti melakukan diet asupan cairan yang bertujuan supaya menurunkan kelampauan volume cairan untuk periode interdialitik, faktor penting yang menciptakan prilaku patuh terhadap pembatasan asupan cairan yaitu dukungan keluarga melalui dukungan emosional, penghargaan, instrumental serta informasional. Tujuan: Penelitian tersebut bertujuan supaya mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan nilai interdialytic weight gain (IDWG) pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Metode: Penelitian tersebut merupakan penelitian kuantitatif cross sectional, dengan sampel sejumlah 106 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling melalui pendekatan purposive sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini memakai kuesioner dukungan keluarga yang telah dinyatakan valid dan reliable serta penimbangan berat badan sesudah HD 1 dan sebelum HD Hasil: Didapatkan hasil dengan nilai signifikasi 0,003 dengan kekuatan korelasi r-hitung 0,291 lemah dengan arah korelasi positif. Kesimpulan: Dukungan keluarga merupakan faktor eksternal yang dibutuhkan dalam penerapan diet asupan cairan pasien hemodialisa untuk menjaga nilai IDWG dalam batas normal demi mencapai derajat kesehatan yang diinginkan. Kata kunci: Gagal ginjal kronis, hemodialisa, nilai interdialytic weight gain (IDWG),dukungan keluarga.
Pemberdayaan Lansia Penderita Gout melalui Edukasi Pengetahuan Secara Home Care di Malang Raya Sugiyanto, Sugiyanto; Wibowo, Wibowo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.10933

Abstract

ABSTRAK Pada lansia yang menderita gout sering kali dalam melakukan pengobatan dilakukan dengan menggunakan obat modern dan obat tradisional (jamu) dimana dalam pengobatan tersebut seringkali menimbulkan masalah, oleh karena itu dibutuhkan edukasi tentang penggunaan obat dan jamu pada pengobatan gout pada lansia melalui home care. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada 21 lansia yang menderita gout di Malang Raya. Kegiatan yang dilakukan yaitu dengan melakukan home care ke rumah lansia yang menderita gout Bentuk kegiatan pemberdayaan  lansia penderita gout melalui edukasi pengetahuan secara  home care. meliputi 3 kegiatan antara lain: Tahap persiapan: melakukan pendekatan terlebih dulu dengan responden, Tahap pelaksanaan: memberikan edukasi secara home care terkait penyakit gout, tatalaksana penyakit gout, interaksi obat gout dengan jamu dan diet makanan untuk penderita gout Tahap evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner Pre-Post Test terhadap peningkatan tingkat pengetahuan terkait penyakit gout, tatalaksana penyakit gout, interaksi obat gout dengan jamu dan diet makanan untuk penderita gout. Tahap evaluasi yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner didapatkan hasil peningkatan pengetahuan pada kelompok lansia penderita gout yang dilakukan edukasi melalui home care 61% menjadi 86%. Kesimpulan bahwa untuk peningkatan tingkat pengetahuan kepada lansia dapat tercapai sehingga untuk lansia penderita gout dapat tercapai pula dalam peningkatan pengetahuan terkait gout. Kata Kunci: Pemberdayaan, Lansia,  Home Care, Penyakit Gout  ABSTRACT In the elderly who suffer from gout, treatment is often carried out using modern medicine and traditional medicine (herbs) which often cause problems in this treatment. Therefore education is needed about the use of drugs and herbs in the treatment of gout in the elderly through home care. This community service was carried out for 21 elderly people who suffer from gout in Malang Raya. The activity carried out is by carrying out home care to the homes of elderly people who suffer from gout. Forms of empowerment activities for elderly people with gout through home care knowledge education. includes 3 activities including: Preparatory stage: making an approach first with correspondents, Implementation stage: providing home care education related to gout, management of gout disease, interaction of gout drugs with herbs and food diet for gout sufferers The evaluation stage is carried out using a pre-questionnaire. -Post Test on increasing the level of knowledge related to gout, gout management, interactions of gout drugs with herbs and food diet for gout sufferers. The evaluation phase which was carried out through distributing questionnaires resulted in an increase in knowledge in the elderly group of gout sufferers who were educated through home care from 61% to 86%. The conclusion is that increasing the level of knowledge for the elderly can be achieved so that for elderly people with gout it can also be achieved in increasing knowledge related to gout. Keywords: Empowerment, Elderly, Home Care, Gout 
STUDY OF STRESS-STRAIN RELATIONSHIP OF CONCRETE WITH SILICA FUME ADDED AS PARTIAL REPLACEMENT FOR CEMENT Luthfiana, Haya; Wibowo, Wibowo; Safitri, Endah
Jurnal Teknik Sipil Vol 24, No 1 (2024): Vol 24, No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v24i1.75323

Abstract

This study investigates the stress-strain relationship of concrete with silica fume used as a partial replacement for cement, aiming to enhance concrete quality and durability. Silica fume, acting as a cement substitute, fills voids between cement particles, reducing pore size and enhancing concrete properties. Concrete specimens were prepared with varying silica fume content (0% to 20%) and subjected to rigorous testing using Compression Testing Machines (CTM). Results indicate a significant 55.91% increase in compressive strength with 10% silica fume, compared to conventional concrete. Beyond this optimal point, compressive strength diminishes due to reduced pore volume. Moreover, silica fume influences stress and strain characteristics, with higher maximum stress and strain observed in silica fume concrete. The research employs polynomial equations to model the stress-strain relationship post-peak stress, revealing valuable insights for concrete design and performance prediction. This study underscores the importance of silica fume as a beneficial additive, contributing to concrete strength and durability. Further investigation is needed to fully understand the mechanical properties and optimize the use of silica fume in concrete construction, ensuring improved performance and longevity of concrete structures.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ATORVASTATIN DAN SIMVASTATIN PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER YANG DIRAWAT INAP DI RUMAH SAKIT "X" KOTA BATU Putri, Rebeca Fransisca Prahesti; Wibowo, Wibowo; Sawu, Sirilus Deodatus
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jfm.v8i1.17214

Abstract

Latar Belakang: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia, World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa PJK menyebabkan kematian sebanyak 17,7 juta di dunia, hal ini diduga akan terus berkembang setiap tahunnya. Salah satu faktor risiko PJK adalah dislipidemia, pengobatan dislipidemia yang paling banyak digunakan adalah obat golongan statin yaitu, atorvastatin dan simvastatin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas terapi dislipidemia obat atorvastatin dan simvastatin pada pasien PJK yang dirawat inap di Rumah Sakit “X” Kota Batu.Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan cross-sectional study. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling melalui data rekam medis pasien secara retrospektif.Hasil: Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampel yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 60 pasien. Tidak ada perbedaan antara kelompok simvastatin 20 mg dengan atorvastatin moderate intensity dilihat dari nilai kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida (P-Value = 0,756; 0,914; 0,691; 0,745 berturut-turut), simvastatin 20 mg secara signifikan lebih efektif dalam mengontrol nilai LDL dibandingkan dengan atorvastatin high intensity (P-Value: 0,019), serta tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap nilai kolesterol total, HDL, dan trigliserida (P-Value = 0,091; 0,871; 0,168 berturut-turut), tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok simvastatin 20 mg dengan atorvastatin moderate intensity dan atorvastatin high intensity (P-Value = 1,000 dan 0,758 berturut-turut) terhadap lama rawat inap.Kesimpulan: Pasien yang menggunakan simvastatin 20 mg memiliki profil LDL yang lebih baik dibandingkan atorvastatin high intensity (P-Value = 0,019).
The Effect of Compensation and Competence on Employee Performance Through Organizational Commitment as an Intervening Variable: JEL Classification: M12, M53, M54, J24, D23 Budi, Alfian; Wibowo, Wibowo; Kurnia, Luki
Journal La Bisecoman Vol. 6 No. 4 (2025): Journal La Bisecoman
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallabisecoman.v6i4.2629

Abstract

This study aims to examine the direct influence of compensation, employee performance, and organizational commitment, as well as the indirect influence of compensation and competence, mediated by organizational commitment, at the Gerindra Party Branch Office in Demak Regency. This is due to several factors, including the substandard quality of human resources, as evidenced by the presence of the smart system, which has led to poor employee performance. Employee competencies in skills, knowledge, and attitude are still relatively low, given that most employees have a high school education background compared to diploma and bachelor's degrees. Compensation related to bonuses received by these employees is very low, impacting their performance. Difficulty using the smart system application has resulted in a decline in legislative candidate performance in increasing both candidate and party votes. Employee organizational commitment is suboptimal. The research method used is an associative quantitative method with a correlational approach. The population in this study was all 70 employees of the Demak Branch Office. The sampling technique was saturated sampling. The data collection process used a questionnaire administered to 70 respondents. This study employed linear regression analysis using SPSS software. The results of the study indicate that compensation significantly influences employee performance. Competence significantly influences employee performance, organizational commitment significantly influences employee performance, compensation significantly influences organizational commitment, competence significantly influences organizational commitment, organizational commitment can mediate the effect of compensation on competence, and organizational commitment can mediate the effect of competence on employee performance
Relevansi Pemikiran Ibnu Sina Terhadap Pendidikan di Era Modern Wibowo, Wibowo; Udayani, Risa
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2021.12-07

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui latar biografi, kehidupan, serta pemikiran Ibnu Sina mengenai pendidikan, kemudian untuk menemukan relevansi pemikiran pendidikan Ibnu Sina dengan pendidikan Islam di era modern ini. Metode yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode kepustakaan (library research). Peneliti menghimpun sumber data melalui literatur-literatur teks, baik buku, jurnal, maupun artikel-artikel yang berhubungan dengan pembahasan ini. Hasil penelitian menunjukan Ibnu Sina Sebagai seorang filosof, ahli kedokteran dan juga pendidikan, Ibnu Sina memiliki gagasan dan pemikiran terkait tentang mendidik anak, yang diantaranya menjelaskan kepada kita bahwa ia sangat memperhatikan pendidikan akhlak anak. pemikiran Ibnu Sina mengenai pendidikan secara terstruktur dari tujuan, kurikulum, metode pembelajaran dan guru atau pendidik ialah faktor dari pada unsur-usur determinan dalam pendidikan. Oleh karena itu, pemikiran Ibnu Sina dapat dijadikan acuan penting dalam memajukan dunia pendidikan.
Tyler’s Goal-Oriented Approach For The Evaluation Of Leadership Training Implementation Harahap, Susi Susilawati; Asmawi, Moch.; Wibowo, Wibowo
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 3 No. 4 (2022): August 2022
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v3i4.423

Abstract

The objective of this study is to evaluate a leadership training program by Tyler’s goal-oriented theory. Tyler’s evaluation is a process to decide whether realization the goal or not. This study was conducted to implement leadership training at Level III (for echelon III or administrator) of government employees held by the human resources development agency of Jakarta in 2005-2008. The data was analyzed by using qualitative analyses. The results found that implementation of leadership training at Level III organized by the Human Resource Development Agency (BPSDM) runs effectively based on its stipulation in Perla No.19/2015. The improvement of visionary leadership competence found that almost all participants who become the sample of this study do projectchange evaluation with the middle period milestone. Tyler’s approach matches leadership-training implementation. Due to applying this approach, the strengths and weaknesses could be seen, starting from the participants, interviewees, curriculum, and evaluation.
Penguatan kapasitas kader posyandu lansia dalam penggunaan media edukasi patuh minum obat bagi lansia di Kelurahan Kasin Kota Malang Wibowo, Wibowo; Sawu, Sirilius Deodatus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.33508

Abstract

AbstrakKader Posyandu Lansia sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan berbasis komunitas memiliki peran penting dalam mengedukasi, mendampingi, dan memotivasi lansia agar patuh dalam menjalani terapi pengobatan. Namun demikian, kapasitas kader dalam hal pengetahuan, keterampilan komunikasi, dan metode edukasi masih perlu ditingkatkan agar intervensi yang dilakukan lebih efektif. Kelurahan Kasin Kota Malang dengan luas wilayah ±132.200  dengan 11 RW dan 96 RT bidang kesehatan merupakan salah target pelayanan yang diwujudkan melalui adanya Poskeskel, Posyandu Balita, Posyandu Lansia yang memiliki  sekitar 180 orang lanjut usia (di atas 60 tahun). Kepatuhan lansia dalam mengonsumsi obat sesuai dengan resep dokter masih menjadi tantangan besar,  Dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan di Posyandu Lansia di kelurahan Kasin Kota Malang ditemukan bahwa kepatuhan lansia dalam mengonsumsi obat sesuai resep dokter masih rendah. Tujuan PKM ini adalah untuk meningkatan Kapasitas Kader Posyandu Lansia Dalam  Meningkatkan Kepatuhan Lansia Dalam Minum Obat. Kegiatan dalam PKM ini meliputi pelatihan untuk Kader Posyandu Lansia tentang pemahaman dasar mengenai penyakit kronis yang umum diderita lansia (hipertensi, diabetes, jantung),Konsep penggunaan obat yang rasional dan risiko polifarmasi. ,Teknik menyampaikan informasi secara sederhana dan persuasive, cara menghadapi lansia dengan keterbatasan penglihatan, pendengaran, atau daya ingat, latihan komunikasi langsung menggunakan media edukasi, roleplay antara kader dan fasilitator sebagai lansia untuk meningkatkan keterampilan aplikatif. Evaluasi pengukuran pemahaman peserta pengabdian masyarakat dengan membandingkan rerata nilai pretest dan posttest Kriteria pengukuran pemahaman dikatakan berhasil apabila terjadi peningkatan rerata pemahaman pada post-test dibandingkan pre-test sebesar 50%. Kader Kesehatan dalam pengabdian yang mengikuti kegiatan ini mendapatkan nilai rata rata pretest 5,7 dan post test 8,1, evaluasi ketrampilan dalam menngunakan media terhadap salah satu kader yang ditunjuk secara acak dengan menngunakan ceklist didapatkan skor 78. Luaran  dalam pengabdian masyarakat ini adalah Laporan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Publikasi jurnal pengmas Selaparang dan Leaflet “ayo, Patuh Minum Obat. Kata Kunci : pengetahuan; kader posyandu kepatuhan; minum obat, lansia. AbstractElderly Posyandu (Integrated Health Post) cadres, as the frontline of community-based health services, play a vital role in educating, supporting, and motivating older adults to adhere to their prescribed medication regimens. However, their capacity—particularly in terms of knowledge, communication skills, and educational strategies—still requires improvement to ensure more effective interventions. Kasin Village in Malang City, covering an area of approximately 132,200 m² and comprising 11 neighborhood associations (RW) and 96 neighborhood units (RT), is one of the target areas for service delivery. Health services in the area are facilitated through the Urban Village Health Post (Poskeskel), the Toddler Posyandu, and the Elderly Posyandu, serving approximately 180 older adults (aged 60 and above). Low medication adherence among the elderly remains a major challenge at the Elderly Posyandu in Kasin Village. This Community Service Program (PKM) aimed to strengthen the capacity of Elderly Posyandu cadres in promoting medication adherence among older adults. Program activities included training sessions on common chronic illnesses in the elderly (such as hypertension, diabetes, and heart disease), principles of rational drug use, and the risks of polypharmacy. Additional topics covered included techniques for delivering information in a simple and persuasive manner, approaches for assisting older adults with sensory or memory limitations, hands-on communication practice using educational media, and role-playing exercises between cadres and facilitators acting as elderly individuals to improve practical skills. Participants’ understanding was evaluated by comparing average pre-test and post-test scores. The intervention was considered successful if post-test scores improved by at least 50% compared to pre-test scores. The health cadres achieved an average pre-test score of 5.7 and a post-test score of 8.1. An assessment of media usage skills, conducted with one randomly selected cadre using a checklist, yielded a score of 78. The outcomes of this community service program included a final report, a journal article published in the Selaparang community service journal, and a leaflet titled "Let’s Take Our Medication as Prescribed!". Kata Kunci : knowledge; posyandu cadres; medication adherence; elderly; health education.
Co-Authors Achmad Basuki Achmad Syukkur Adi Sambowo, Kusno Aditya Rio Prabowo Adnovaldi, Yudha Adorini, Melati Agatha Intan Permatasari, Agatha Intan Agus Setiya Budi, Agus Setiya Agustiantoro, Adib Noor Ahdi Aji Sutrasno, Muhammad Irsyad Al Afif, Akhmad Fauzi Al Afif, Akhmad Fauzi Anastasia Sri Sulartri Andi Latif , Syarifuddin Andika, Venny Kurnia Andrew Giovanni Yustijanto Andriyanto, Firman Apriawang, Dicky Ardiantya Sudarsono, Cristhofer Ardini, Nur?arina Arif Fathoni, Ahmad Rijal Ary Setyawan As'ad, Sholihin Asmawi, Moch. Asyikin, Asyhari Auliyaa Robbani, Brilyan Gusmi Azizah, Tarisa Barkah, Muhammad Hanifah Bramatio Putra, Cristopher Brigitta Amelia Linardi Buana, Muhammad Arjunov Ramadhan Genta Budi, Alfian Chrismaningwang, Galuh Debby Novita Sari, Debby Novita Debora, Oda Dharmawan, Emir Ahmad Do, Quang Thang Edy Purwanto Elizabeth Kurniasari Susanto Elliza, Ismailah Nur Elliza, Ismailah Nur Elsia, Fransisca Endah Safitri endah, endah Eunike Narulita Sitompul, Eunike Narulita Fadhil, Bayu Dian Fadillah, Yuda Fatoni, Luth Fian Febriana F, Mareta Fitri, Siti Nurlita Gishela Kristianna De Jong GM, Andhiny Gunawan, Purnawan Gunawan, Purnawan Gusanti, Winda Guterres, Sandro Hadiyanto, Muchamad Hapsari, Sherli Pramudhita Hapsari, Wahyu Harahap, Susi Susilawati Hardianti, Hilda Hasana, Ani Riani Hasiholan, Simon Edward Hendro Aryanto Heni Prasetia Hidayat, Claudia Ihsan Kamaruddin, Muh. Irawan, Fransisca Elsia One Istiyan Primasatya, Dewana Ivan Kristianto Gunawan, Ivan Kristianto Jikriyansyah, Muhamad Kamaruddin, Muh Ihsan kevin julianto tejakusuma, kevin julianto Krisyanti, Martini Indah Kurnia Andika , Venny Kusmiwijayanti, Salma Putri Lahardo, Devanus Lathifah, Putri Lupita, Nawang Christy Luthfi Rifai, Muhammad Luthfiana, Haya Mailani, Mailani Manalu, Bernadeta Azaria Mangaya Takke, Jessy Andre Mardiyanto, Dwi Mardiyanto, Dwi Marwan, Jubery Maulana, Delvi Maulana, Sultan Mediyanto, Antonius Mediyanto, Antonius Michael Julian Wirawan Midansih, Ken Munandar, Aries Mustawa Kamal, Muhammad Imam Musyaffa, Dwi Nuur Muttaqie, Teguh Muttaqin, Muhammad Afaza Navelia, Eriszha Berti Nikmah, Wachidatun Nur Budianto, Markus Koko Nurdhyanti, Dinda Imas Nurisyah, Nurisyah Nurkhasan, Sains Satria Nurlina Nurlina Nurul Muhayat One Irawan, Fransisca Elsia Prasetyo, Handy Pratama, Fajri Prayitno, Slamet Purwanto Purwanto Putri, Angela Ayu Putri, Apriani Widya Putri, Rebeca Fransisca Prahesti Putri, Rizki Syahrani R Luki Karunia Radito, Fiqih Raharjo, Mahendra Paramanandana Ramadhan, Muhammad Naufal Rashad, Huesca Renata, Rezha Rendy, Stefano Riani Hasana, Ani Rika Febriani, Rika Ronald Adiguna Halim, Ronald Adiguna Rosana, Rita Sabrina, Nindya Annisa Sanjaya, Muchsan Maulana Saraswati, Anita Sardi Anto Sari, Dian Ayu Angling Satria, Rinzano Genta Sawu, Sirilius Deodatus Sawu, Sirilus Deodatus Sebastian Hadi Santoso Sefira Yovalia, Sefira Septian, Frezha Nur Setiono Setiono Setiya Budi, Agus Setyawan, Bagus Hendri Setyawan, Bagus Hendri Siti Fatonah Solihin Solihin Sonia Anggraini Saputra Stefanus Adi Kristiawan Stevanus Indraguna Sayono Sugiarto, Torianzyah Putra Bimandiri Sugiyanto - Sunarmasto, Sunarmasto Supardi Supardi Suprapto Suprapto Suryawan, Nurmantian Suryo Anom, Lilik Hendri Syaufina, Tengku Reiva Syuja, Muhammad Nasirudin tanri, andi Triloka Wulandari, Dewi Trisnasari, Zulfa Udayani, Risa Utami, Shabina Aulia Utami, Shabina Aulia Valentin, Silviana Wicaksana, Nanda Yusuf Pribadi Wicaksono, Maulana Kangko Wicaksono, Wahyu Satrio Widiatmoko, Widiatmoko Widodo, Satrio Kiat Wijaya, Dhimas Widya Taruna Wijaya, Winny Winarno, Ahmad Yusuf Windyarti, Koes A Yahya, Muhammad Syaiful Yessica Widyatama Oei Yunita Yunita