p-Index From 2021 - 2026
10.881
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VALENSI Jurnal Pangan dan Gizi Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Jurnal AGROTEKNOLOGI Abdimas JURNAL ILMU PERTANIAN Agrointek Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Pangan dan Agroindustri Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Jurnal Teknologi Pertanian Prosiding Semnastek REKAYASA Jurnal Agroindustri Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Jurnal Sains Teh dan Kina INDONESIAN JOURNAL OF ESSENTIAL OIL Chimica et Natura Acta ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan EDUFORTECH Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal SOLMA Jurnal Teknologi Agro-Industri Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian Journal of Applied Agricultural Science and Technology Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Journal of Industrial and Information Technology in Agriculture Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Industrial Research Workshop and National Seminar Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Journal of Food and Agricultural Product Jurnal Material dan Energi Indonesia Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia Prosiding Simposium Nasional Multidisiplin (SinaMu) DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Business Economics and Agribusiness CERATA Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH) Journal of Community Empowerment Kimia Padjadjaran
Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI PANGAN BERAGAM, BERGIZI SEIMBANG DAN AMAN (B2SA) KEPADA SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU BANI SYAIBAH KELURAHAN PASIRWANGI, UJUNG BERUNG Widyasanti, Asri
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 6, No 1 (2025): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v6i1.54103

Abstract

Di Indonesia permasalahan utama gizi yaitu gizi buruk dimana gizi mempengaruhi kualitas sumber daya manusia. Sosialisasi B2SA bertujuan untuk memberikan pengetahuan siswa mengenai makanan yang beragam, bergizi Seimbang dan aman yang mampu meminimalisir terjadinya gizi buruk. Hasil dari capaian kegiatan yaitu adanya peningkatan pemahaman melalui lembar pre-test dan post-tes juga mengisi gambar piring kosong yang telah disediakan. Hasil dari kegiatan ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan yang dilihat dari meningkatnya persentase pengetahuan murid dari 45% pada saat pre-test menjadi 95% saat post-test. Adanya peningkatan pengetahuan murid juga dilihat dari terisinya gambar piring kosong menjadi makanan B2SA.  
Pengolahan Limbah Kopi Menjadi Teh Cascara Sebagai Produk Prioritas Berdasarkan Metode AHP di Sub DAS Cikamiri Nugroho, Chrismaria Putri; Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Asdak, Chay; Widyasanti, Asri; Kendarto, Dwi Rustam
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v8i.1473

Abstract

Pengelolaan limbah kopi yang tidak optimal telah menjadi salah satu permasalahan utama di sektor pertanian, khususnya di daerah penghasil kopi seperti Sub DAS Cikamiri. Limbah kopi, seperti kulit kopi, sering kali hanya dibuang tanpa pemanfaatan yang maksimal, sehingga berpotensi mencemari lingkungan sekaligus menghilangkan nilai tambah ekonomi.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi teh cascara sebagai produk prioritas dalam pengolahan limbah kopi di Sub DAS Cikamiri dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Sub DAS Cikamiri, yang merupakan wilayah penghasil kopi utama, menghadapi permasalahan pengelolaan limbah kopi yang tidak terkelola dengan baik, menyebabkan dampak lingkungan yang negatif. Pemanfaatan kulit kopi sebagai bahan baku teh cascara dapat menjadi solusi dalam mengurangi limbah sekaligus meningkatkan nilai tambah produk.Metode AHP diterapkan untuk menentukan prioritas produk berdasarkan sejumlah kriteria, yaitu ketersediaan tenaga kerja, biaya investasi, nilai jual, dan ketersediaan bahan baku. Hasil analisis menunjukkan bahwa teh cascara memiliki potensi pasar yang signifikan serta mampu berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani kopi, mendukung praktik pertanian berkelanjutan, dan menciptakan lapangan kerja baru. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis dalam optimalisasi pemanfaatan limbah kopi di Sub DAS Cikamiri, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.
Penentuan Prioritas Produk Berbahan Limbah Kopi Menggunakan Metode AHP di Sub DAS Cikamiri, Garut, Jawa Barat: Prioritization of Coffee Waste-Based Products Using AHP Method in Cikamiri Sub Watershed, Garut, West Java Nugroho, Chrismaria Putri; Prawiranegara, Boy Macklin Pareira; Asdak, Chay; Widyasanti, Asri; Kendarto, Dwi Rustam
JURNAL AGROTEKNOLOGI Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Faculty of Agricultural Technology, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/j-agt.v18i2.53266

Abstract

The suboptimal management of coffee waste affected a significant challenge because the coffee waste is often discarded without being utilized optimally. As a long-term impact, this can cause environmental pollution and loss of economic opportunities from coffee waste. A similar case occurred in the Cikamiri Sub Watershed, Garut, West Java. So it needed to be carried out by applying coffee waste to potential products such as cascara tea, liquid organic fertilizer, and bio-briquettes, but the product priority is not yet known. So that, this study aims to determine the priority for processing coffee waste into high-value products, such as cascara tea, liquid organic fertilizer (POC), and bio-briquettes using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method in the Sub DAS Cikamiri, Garut, West Java. AHP was chosen for its ability to handle multi-criteria decision-making in a structured manner. The criteria used in this study include labor availability, investment cost, high market value, and material availability. The result showed that cascara tea (prevalence value of 68.6%) was the highest-priority product, followed by liquid organic fertilizer (prevalence value of 20.7%) and bio-briquettes (prevalence value of 10.6%). This study indicated that cascara tea had high market potential, while liquid organic fertilizer and bio-briquettes can be developed by considering environmental impact and sustainability. This research provides strategic recommendations to optimize coffee waste utilization, focusing primarily on cascara tea production to enhance economic value and positive environmental impacts. Keywords: analytical hierarchy process, bio-briquettes, cascara, coffee waste, liquid organic fertilizer
Formulasi ekstrak fraksi etanol kulit biji kakao (Theobroma cacao L.) sebagai antioksidan alami pada sabun padat Selly Harnesa Putri; Resha Nurvabilla; Asri Widyasanti
AGROINTEK Vol 18, No 4 (2024)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v18i4.20433

Abstract

A cocoa bean shell is a waste from cocoa bean processing that contains active compounds such as flavonoids, polyphenols, saponins, and tannins, where these compounds are antioxidant compounds that can be utilized as natural antioxidants in soap. This study aimed to determine the formulation by adding cocoa bean shell extract that produces solid soap with the highest antioxidant activity according to SNI 3532:2021. The Complete Randomized Design (CRD) method was used in this study with concentration treatments, which were F0 = 0% (w/v), F1 = 1% (w/v), F2 = 2% (w/v), F3 = 3% (w/v), F4 = 4% (w/v), F5 = 5% (w/v), and F6 = 6% (w/v), on moisture content, acidity (pH), organoleptic, irritation, and antioxidant activity of solid soap. The results showed that cocoa bean shell extract had an IC50 value of 68.12 ppm. The moisture content value of solid soap was in the range of 14.21-23.11%, pH 8.88-9.05, antioxidant activity of 43.33-61.46%, and non-irritating. Thus, the solid soap formulation with the highest antioxidant activity and according to SNI 3532:2021 was solid soap with the addition of 5% extract (F5).
Aktivitas antioksidan ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) dan aplikasinya dalam sediaan serum Selly Harnesa Putri; Hasyyati Nadhilah; Dian Juliadmi; Asri Widyasanti
AGROINTEK Vol 19, No 2 (2025)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v19i2.20206

Abstract

The unhealthy lifestyle of Indonesians can increase the amount of free radicals that have an impact on skin health. Free radicals can be prevented by increasing antioxidants derived from telang flower (Clitoria ternatea L.). The purpose of this study was to determine the antioxidant activity and phytochemical screening results of telang flower extract and to determine the effect of adding extract in serum gel preparation. Telang flower extract was obtained through maceration process using 96% ethanol solvent in a ratio of 1:10 for 2x24 hours. Antioxidant activity was tested using DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) method. Data analysis was performed using One Way Anova test method followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) with 95% confidence level. Telang flower extract is positive for flavonoids, saponins, triterpenoids, and tannins with an IC50 value of 53.546 ppm. The IC50 value of serum gel preparations with formulations F0, F1, F2, F3, F4, F5 consecutively amounted to 261.847 ppm, 91.294 ppm, 82.748 ppm, 74.487 ppm, 72.041 ppm, 66.985 ppm. The pH value of the serum gel preparation is in the range of 5.70 - 7.38 with a viscosity value of 581.33 - 1625 mPas and no irritation reaction on the skin. Based on the results of the study, it can be concluded that the higher the concentration of telang flower extract, the higher the antioxidant activity in serum gel preparations.
Implementasi Program Kampus Mengajar 6 dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa SDN Balagedog III, Majalengka Widyasanti, Asri; Febriyanti Utami, Elsa
Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/dedikasi.v3i2.189

Abstract

Kampus Mengajar merupakan kanal pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama satu semester guna melatih kemampuan menyelesaikan permasalahan yang kompleks dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pembelajaran, pengembangan strategi, dan model pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Dari hasil observasi di SDN Balagedog III, daftar prioritas kebutuhan sekolah yang nantinya akan dirancang dalam bentuk program, seperti perlunya kegiatan literasi dan numerasi yang beragam dan inovatif, membantu anak yang belum bisa maupun belum lancar membaca, perlunya pengaktifan perpustakaan dengan cara melakukan renovasi kecil-kecilan guna membenahi perpustakaan agar dapat digunakan kembali, serta mengadakan pojok baca. Keseluruhan program yang dirancang, sudah terlaksana dan berjalan dengan baik. Pihak sekolah sangat mengapresiasi program-program yang sudah dijalankan.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bubuk Cabai Merah Besar dengan Metode DPPH Berdasarkan Variasi Jenis Pelarut Widyasanti, Asri; Kurnia, Ina; Nurjanah, Sarifah
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 19, No 1 (2025): TEKNOTAN, April 2025
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol19n1.3

Abstract

Cabai memiliki kemampuan dalam menangkap radikal bebas karena mengandung senyawa antioksidan alami yang bernama capcaisin dan flavonoid yang dapat meningkatkan fungsi kognitif otak. Kandungan senyawa antioksidan pada cabai dapat diperoleh melalui proses ekstraksi. Proses ekstraksi bahan aktif dipengaruhi oleh beberapa faktor penentu diantaranya jenis pelarut, ukuran bahan,  rasio bahan- pelarut, dan metode ekstraksi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelarut yang paling efektif dalam memperoleh rendemen ekstrak bubuk cabai dan untuk menentukan aktivitas antioksidan pada hasil ekstrak bubuk cabai, kemudian dibandingkan dengan besar aktivitas antioksidan pada BHT sebagai antioksidan sintetik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan analisis deskriptif, sedangkan untuk teknis pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH. Jenis cabai yang digunakan adalah cabai merah besar  varietas TW dan pelarut yang digunakan adalah etanol 70%, etil asetat p.a, heksana p.a, petroleum eter p.a, dan kloroform p.a. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa etanol 70% merupakan pelarut yang paling efektif dalam mengekstrak senyawa antioksidan dari bubuk cabai, dengan nilai rendemen tertinggi 2,47%. Namun, aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% yang diukur dengan metode DPPH masih tergolong sangat lemah (IC50 = 1169,95 ppm), jauh di bawah nilai IC50 BHT sebagai standar (20,023 ppm). Hasil ini mengindikasikan bahwa senyawa antioksidan dalam cabai merah besar varietas TW yang terekstrak oleh etanol 70% belum cukup potensial untuk menggantikan antioksidan sintetik seperti BHT.
Clinatea Project: Kampanye Virtual dan Aksi Pembagian Olahan Bunga Telang di Masa Pandemi Widyasanti, Asri; Thahira, Aliya Zahra; Kaaffah, Hafshah Shihah; Fikriansyah, Irgi; Aulia, Shofia Az Zahra
Empowerment Vol. 5 No. 03 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i03.5263

Abstract

 Clinatea project is part of Padjadjaran University Olah Kreativitas dan Kewirausahaan course entitle "Education and Creation of Processed Butterfly Pea Flower as Immunomodulators during the COVID-19 Pandemic". Clinatea has two main agendas, the first agenda is online social campaigns by uploading educational content about the benefits and contents of the butterfly pea flower, how to process it, and various creations of the butterfly pea flower through Instagram media. Then the second agenda is social action which is carried out sporadically by four people at various points. This social action was carried out by distributing the processed product of butterfly pea flower, namely butterfly pea boba tea, to all groups of people, especially students and people around them. The purpose of this activity is to increase public awareness about the benefits of butterfly pea flower to increase body immunity during a pandemic. The benefit of this activity is educating and making people aware of the importance of maintaining, or even increasing body immunity during the COVID-19 pandemic, by processing the butterfly pea flower which is socialized on Instagram media. The achievements obtained from the social campaign are a total of 125 followers, a total of 233 likes, and reels content with more than 8,046 views within three months of the upload of the first content.. The social action was succeed with 40 packages of Clinatea butterfly pea boba tea provided. Proyek Clinatea merupakan bagian dari proyek mata kuliah Olah Kreativitas dan Kewirausahaan Universitas Padjadjaran yang bertemakan “Edukasi dan Kreasi Olahan Bunga Telang sebagai Imunomodulator di masa Pandemi COVID-19”. Clinatea memiliki dua agenda utama, yaitu kampanye sosial dalam jaringan dengan cara mengunggah konten edukasi perihal manfaat dan kandungan bunga telang, cara mengolah, dan ragam kreasi bunga telang melalui media instagram. Lalu agenda kedua yaitu aksi sosial yang dilaksanakan secara sporadis oleh empat orang di berbagai titik. Aksi sosial ini dilakukan dengan pembagian produk olahan bunga telang, yaitu teh boba bunga telang, pada seluruh golongan masyarakat, khususnya pelajar dan orang-orang sekitar. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan wawasan masyarakat mengenai manfaat bunga telang untuk meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi. Manfaat dari kegiatan ini yaitu mengedukasi dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga, atau bahkan meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi COVID-19 dengan cara pengolahan bunga telang yang disosialisasikan di media instagram. Capaian yang diperoleh dari kampanye sosial yaitu total pengikut 125, total likes 233, serta konten reels dengan 8.046 lebih penayangan dalam kurun waktu tiga bulan sejak diunggahnya konten pertama. Capaian aksi sosial ini berhasil membagikan 40 kemasan teh boba telang Clinatea. 
Optimasi kondisi proses pengeringan ampas wortel menggunakan RSM dan pemanfaatannya sebagai masker gel peel off Widyasanti, Asri; Namira, Tiara; Nurjanah, Sarifah
AGROINTEK Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v19i3.20431

Abstract

Carrot pulp is a by-product of juice production with a source of pectin and carotene precursors of vitamin A. One way to use carrot pulp is through a drying process, such as convection drying, to produce carrot pulp flour. The purpose of this study was to determine the optimal conditions for drying carrot pulp using a food dehydrator, to determine the characteristics of carrot pulp powder under optimal conditions, and to determine the potential of carrot pulp powder in preparing peel off gel masks. The parameters in this study were moisture content, ash content, and drying yield. In addition, the parameters observed in the optimum carrot pulp flour were color and antioxidant activity. The dryer used was a food dehydrator operating at a temperature range of 45°C to 65°C for a duration of 20 to 26 hours. This research method was an experimental method with optimization using the Response Surface Methodology (RSM) type Central Composite Design (CCD) in the Design Expert 13 application. RSM determined the optimal drying process condition to be 65°C for 26 hours. This condition resulted in a product with a moisture content of 3.033%, an ash content of 5.326% and a drying yield of 11.062%. Carrot pulp flour produced under optimal drying conditions, when formulated into a peel off gel mask preparation, exhibited a drying time of 15-21 minutes.
Pengaruh Penambahan Konsentrasi Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin B.) Pada Formulasi Pembuatan Sampo Cair Widyasanti, Asri; Hafyyan, Muhammad; Rosalinda, S
Rekayasa Vol 18, No 2: Agustus, 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v18i2.27951

Abstract

Shampoo is a personal care product formulated to cleanse and maintain the health of hair and scalp by removing impurities. Indonesia has significant potential to capture a share of the global shampoo market by leveraging its natural resources and traditional herbal ingredients. Patchouli essential oil, a notable ingredient in Indonesian products, contains patchouli alcohol, which serves as an effective antibacterial agent. This study aimed to examine the impact of incorporating light fraction patchouli oil into a liquid shampoo formulation and to evaluate the quality of the patchouli oil shampoo in accordance with the Indonesian National Standard (SNI) Shampoo 06-2692-1992. The research employed a laboratory-based experimental approach using a Completely Randomized Design (CRD). Treatments involved varying concentrations of patchouli oil added to the shampoo formulation: Z (0%), A (1.0%) (w/w), B (1.25%) (w/w), C (1.5%) (w/w), D (1.75%) (w/w), and E (2.0%) (w/w). The evaluation parameters included yield, moisture content, pH level, organoleptic properties, and antibacterial activity. Among the formulations, the shampoo with a 1.0% (w/w) concentration of patchouli oil (Treatment A) was identified as the optimal formula, with a yield of 87.122%, moisture content of 63.59%, pH of 6.74, and the highest bacterial inhibition zone at 16.75 mm. Results indicated that increasing the concentration of patchouli oil resulted in higher moisture content and pH levels, while yield and antibacterial activity decreased. All treatments met the standards set by SNI Shampoo 06-2692-1992, demonstrating that the addition of light fraction patchouli oil is effective and beneficial as a functional component in shampoo production.
Co-Authors Abdullah Md Zain Abdurrahman Hanif Abdurrahman Hanif Abdurrahman Hanif Ade Moetangad Kramadibrata Ade Moetangad Kramadibrata Ade Moetangad Kramadibrata Adryani Tresna Winaya Afifah Tri Novita Agnes Klarasitadewi AHMAD THORIQ Ahmad Thoriq Ainina, Nurul Akbar Nashrullah, Irsyad Ali Ali Asgar Andhini Rosyana Putri Andita Mega Priantiwi Andita Mega Priantiwi, Andita Mega Anditya Husnul Hasna Anditya Husnul Hasna, Anditya Husnul Angela A. Lasut Angelina Batubara Anisa Yanthy Rahayu Annissa Ramadhanti Arinda Nur Ariva Arinda Nur Ariva Ariq Helmi Naufal Artta Gracia Malau Asep Slamet Septianur Asep Yusuf Aulia, Shofia Az Zahra Azahra Dewanti Galuh Azara, Widya Nugrahani Bambang Nurhadi Boy Macklin Pareira Prawiranegara Budi Rahardjo Chay Asdak Cindy Almas Ramadha Cursor Fadila Dadan Rohdiana David S. Marpaung Devi M Rahmah Devi Maulida Rahmah Dewi, Sinta Ramanda Dhur Rohma Dian Juliadmi Dinda Nuraini Maulfida Dwi Rustam Kendarto Dwiyan Nugraha Efri Mardawati Eka Desti Ramadhanita Ekatama, Novriana Elazmanawati Lembong Endah Wulandari Endah Wulandari Esti Tri Pusparini Fachry Riezqiaputra Ernawan Fajri, Indra Nabil Julian Fani R. Rahmani Farah Sabilla Febriany Farddani, Chintya Listiarsi Fathiyah, Layyina Fauziyah, Rizka Fawaiz, Husni Syamil Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti Febriyanti Utami, Elsa Fenty Nur Aisyah Fikriansyah, Irgi Fina Aryadila Fitry Filianty Fitry Fillianty Fridyana Klise Hermiati Ganjar Dianugraha Alam Gefalro, Khalish Gunawan, Fadia Hafizah Hafidz, Athar Zaidan Hafsah Hamidah Hafyyan, Muhammad Harnesa, Selly Hasyyati Nadhilah Haya, Faiza Nasywa Heri Aryadi Herlina Marta Hilda Ayu Aulia Hilman Syaeful Alam Hilmi Lisan Shidqi Huda Nurul Quddus Irene June Sidabutar Isthafa Harits Utami Isti Sulistiani Jayanti Mega Rohani Jayanti Mega Rohani, Jayanti Mega Jeremia Kristian Kaaffah, Hafshah Shihah Kaylasari Rhamadani Khalish Gefalro Kralawi Sita Kurnia, Ina Laily Rizki Safira Lisa Oktavia Br Napitupulu Lita Fitriyani Khairunisa Lubis, Jessie Diorito M. Ade Moetangad Kramadibrata M. Ridwan Rais Maya Irmayanti Melly Indriyani Mery Andriyani Mimin Muhaemin Muhammad Achirul Nanda Muhammad Gilang Ramadhan Muhammad Luthfi Mukhlisin Muhammad Rizky Ramanda Muhammad Ziauddin Arsyad Muharram, Alifiansyah N.P., Sophia Dwiratna Nabila Putri, Sintia Nada Fauziyah Nadiya Sulistiyani Nadya Shita Kemala Nafisah, Alya Hasna Najwa Alifah Namira, Tiara Naura Lathifah Jayadi Nedia Cahyati Muchtarina Nedia Cahyati Muchtarina Novira Nurlaily Nugroho, Chrismaria Putri Nunung Nurhaijah Hudairiah Nur Oktavia Benedicta Nuranjani, Farah Nurhanifah Puspitadewi Nurul Ainina Nurul Ainina Nurwijayanti Permana, Galih Pirdani Nur Fitri Prisilia Ratna Setyaningrum Pusponegoro, Annisa Putri Sari Putri, Farinissa Deliana Qurratu’ain, Yona Rachma, Danisa Fathiya Rachma, Dannisa Fathiya Rahmah, Devi M Rangga Novandra Renata Marintan Olivia Resha Nurvabilla Reza Aldino Rifki Amrullah Rini Azharini Rini Nurul Fauziyah Rini Nurul Fauziyah Rizal Anwar Fauzi Rizika Wulandari Rizka Fauziyah Rizky Arini Rizqita Thifal Shalsabilla Rosalinda, s Roshita Ibrahim Ruth Anggia Assyera S Rosalinda S. Rosalinda S. Rosalinda, S. Safira Nurjanah Saniyya Rhomadina Purwanto Sarifah Nurjanah Sarinarulita Rosalinda Saumi Nur Rochmani Selaraswati Fajrin Selly Harnesa Putri Selly Harnesa Putri Septianti, Nur Alifa Shayana Junita Sheila Rizky Nur Hermawan Shintya Devita Maharani Shintya Devita Maharani Silvianur Silvianur Sinta Ramanda Dewi Sita Halimatus Sa’diyah Siti Hajar Siti Hajar Siti Nurhasanah Sophia Dwiratna Sophia Dwiratna N.P. Sophia Dwiratna Nur Perwitasari Sophia Dwiratna, Sophia Souvia Rahimah Sudaryanto Sudaryanto Sudaryanto Zain Sudaryanto Zain Sudaryanto Zain Sudaryanto Zein Syifa Henri Azzahra Syifa Khairunnisa Syifa Unawahi Tati Sukarti Thahira, Aliya Zahra Tiara Namira Tita Rialita Totok Herwanto Tri Halimah Unawahi, Syifa Uswah, Umaya Nur Vannesa Beatrix Vibi Ledianti Vika Nurafni Handayani Wahyu Kristian Sugandi Wiwik Handayani Yona Qurratu’ain Yudha, Welly Kusuma Yudi Sutresna Zahra Dwiandra Arbuana Zahrah Eza Arpima Zaida Zaida Zulkarnain, Ellysa Madina Putri Zumi Saidah ‪Irna Dwi Destiana