p-Index From 2021 - 2026
9.547
P-Index
This Author published in this journals
All Journal VALENSI Jurnal Pangan dan Gizi Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Jurnal AGROTEKNOLOGI Abdimas JURNAL ILMU PERTANIAN Agrointek Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Pangan dan Agroindustri Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Jurnal Teknologi Pertanian Prosiding Semnastek REKAYASA Jurnal Agroindustri Gravity : Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Fisika Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Jurnal Sains Teh dan Kina INDONESIAN JOURNAL OF ESSENTIAL OIL Chimica et Natura Acta ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan EDUFORTECH Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal SOLMA Jurnal Teknologi Agro-Industri Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian Agroindustrial Technology Journal Journal of Applied Agricultural Science and Technology Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan JURNAL ILMIAH MAHASISWA AGROINFO GALUH JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Journal of Industrial and Information Technology in Agriculture Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Industrial Research Workshop and National Seminar Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Jurnal Material dan Energi Indonesia Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia Prosiding Simposium Nasional Multidisiplin (SinaMu) DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kajian Budaya dan Humaniora (JKBH) Journal of Community Empowerment Kimia Padjadjaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Program Kampus Mengajar 6 dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa SDN Balagedog III, Majalengka Widyasanti, Asri; Febriyanti Utami, Elsa
Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/dedikasi.v3i2.189

Abstract

Kampus Mengajar merupakan kanal pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama satu semester guna melatih kemampuan menyelesaikan permasalahan yang kompleks dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pembelajaran, pengembangan strategi, dan model pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Dari hasil observasi di SDN Balagedog III, daftar prioritas kebutuhan sekolah yang nantinya akan dirancang dalam bentuk program, seperti perlunya kegiatan literasi dan numerasi yang beragam dan inovatif, membantu anak yang belum bisa maupun belum lancar membaca, perlunya pengaktifan perpustakaan dengan cara melakukan renovasi kecil-kecilan guna membenahi perpustakaan agar dapat digunakan kembali, serta mengadakan pojok baca. Keseluruhan program yang dirancang, sudah terlaksana dan berjalan dengan baik. Pihak sekolah sangat mengapresiasi program-program yang sudah dijalankan.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bubuk Cabai Merah Besar dengan Metode DPPH Berdasarkan Variasi Jenis Pelarut Widyasanti, Asri; Kurnia, Ina; Nurjanah, Sarifah
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 19, No 1 (2025): TEKNOTAN, April 2025
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol19n1.3

Abstract

Cabai memiliki kemampuan dalam menangkap radikal bebas karena mengandung senyawa antioksidan alami yang bernama capcaisin dan flavonoid yang dapat meningkatkan fungsi kognitif otak. Kandungan senyawa antioksidan pada cabai dapat diperoleh melalui proses ekstraksi. Proses ekstraksi bahan aktif dipengaruhi oleh beberapa faktor penentu diantaranya jenis pelarut, ukuran bahan,  rasio bahan- pelarut, dan metode ekstraksi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelarut yang paling efektif dalam memperoleh rendemen ekstrak bubuk cabai dan untuk menentukan aktivitas antioksidan pada hasil ekstrak bubuk cabai, kemudian dibandingkan dengan besar aktivitas antioksidan pada BHT sebagai antioksidan sintetik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan analisis deskriptif, sedangkan untuk teknis pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH. Jenis cabai yang digunakan adalah cabai merah besar  varietas TW dan pelarut yang digunakan adalah etanol 70%, etil asetat p.a, heksana p.a, petroleum eter p.a, dan kloroform p.a. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa etanol 70% merupakan pelarut yang paling efektif dalam mengekstrak senyawa antioksidan dari bubuk cabai, dengan nilai rendemen tertinggi 2,47%. Namun, aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% yang diukur dengan metode DPPH masih tergolong sangat lemah (IC50 = 1169,95 ppm), jauh di bawah nilai IC50 BHT sebagai standar (20,023 ppm). Hasil ini mengindikasikan bahwa senyawa antioksidan dalam cabai merah besar varietas TW yang terekstrak oleh etanol 70% belum cukup potensial untuk menggantikan antioksidan sintetik seperti BHT.
Clinatea Project: Kampanye Virtual dan Aksi Pembagian Olahan Bunga Telang di Masa Pandemi Widyasanti, Asri; Thahira, Aliya Zahra; Kaaffah, Hafshah Shihah; Fikriansyah, Irgi; Aulia, Shofia Az Zahra
Empowerment Vol. 5 No. 03 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i03.5263

Abstract

 Clinatea project is part of Padjadjaran University Olah Kreativitas dan Kewirausahaan course entitle "Education and Creation of Processed Butterfly Pea Flower as Immunomodulators during the COVID-19 Pandemic". Clinatea has two main agendas, the first agenda is online social campaigns by uploading educational content about the benefits and contents of the butterfly pea flower, how to process it, and various creations of the butterfly pea flower through Instagram media. Then the second agenda is social action which is carried out sporadically by four people at various points. This social action was carried out by distributing the processed product of butterfly pea flower, namely butterfly pea boba tea, to all groups of people, especially students and people around them. The purpose of this activity is to increase public awareness about the benefits of butterfly pea flower to increase body immunity during a pandemic. The benefit of this activity is educating and making people aware of the importance of maintaining, or even increasing body immunity during the COVID-19 pandemic, by processing the butterfly pea flower which is socialized on Instagram media. The achievements obtained from the social campaign are a total of 125 followers, a total of 233 likes, and reels content with more than 8,046 views within three months of the upload of the first content.. The social action was succeed with 40 packages of Clinatea butterfly pea boba tea provided. Proyek Clinatea merupakan bagian dari proyek mata kuliah Olah Kreativitas dan Kewirausahaan Universitas Padjadjaran yang bertemakan “Edukasi dan Kreasi Olahan Bunga Telang sebagai Imunomodulator di masa Pandemi COVID-19”. Clinatea memiliki dua agenda utama, yaitu kampanye sosial dalam jaringan dengan cara mengunggah konten edukasi perihal manfaat dan kandungan bunga telang, cara mengolah, dan ragam kreasi bunga telang melalui media instagram. Lalu agenda kedua yaitu aksi sosial yang dilaksanakan secara sporadis oleh empat orang di berbagai titik. Aksi sosial ini dilakukan dengan pembagian produk olahan bunga telang, yaitu teh boba bunga telang, pada seluruh golongan masyarakat, khususnya pelajar dan orang-orang sekitar. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan wawasan masyarakat mengenai manfaat bunga telang untuk meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi. Manfaat dari kegiatan ini yaitu mengedukasi dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga, atau bahkan meningkatkan imunitas tubuh selama pandemi COVID-19 dengan cara pengolahan bunga telang yang disosialisasikan di media instagram. Capaian yang diperoleh dari kampanye sosial yaitu total pengikut 125, total likes 233, serta konten reels dengan 8.046 lebih penayangan dalam kurun waktu tiga bulan sejak diunggahnya konten pertama. Capaian aksi sosial ini berhasil membagikan 40 kemasan teh boba telang Clinatea. 
OPTIMIZATION OF COFFEE PEEL (CASCARA) DRYING PROCESS CONDITIONS ON COLOR CHARACTERISTICS USING RESPONSE SURFACE MEHTHODOLOGY Widyasanti, Asri; Maharani, Shintya Devita
Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia Vol 17, No 1 (2025): Vol. (17) No. 1, April 2025
Publisher : Agriculture Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coffee peel, a by-product of coffee beverage production, is an underutilized resource despite its potential health benefits, particularly its antioxidant content. This by-product can be repurposed as a raw material for cascara, a drink made from dried coffee peel. The aim of this research is to determine the optimal drying conditions for cascara production and to analyze the effect of varying temperature and drying time using a food dehydrator on the color parameters L*, a*, and b* of the dried coffee peel. The experimental design includes temperature settings of 40C, 50C, and 60C, and drying durations of 2, 3, and 4 hours. The study employed an experimental approach with optimization using the response surface methodology (RSM) based on a central composite design (CCD), utilizing the Design Expert 13 software. The optimum drying condition for Arabica coffee peel was found to be 60C for 2 hours, resulting in an L* value of 29.36, an a* value of 10.96, and a b* value of 17.30, respectively.
Optimasi kondisi proses pengeringan ampas wortel menggunakan RSM dan pemanfaatannya sebagai masker gel peel off Widyasanti, Asri; Namira, Tiara; Nurjanah, Sarifah
AGROINTEK Vol 19, No 3 (2025)
Publisher : Agroindustrial Technology, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrointek.v19i3.20431

Abstract

Carrot pulp is a by-product of juice production with a source of pectin and carotene precursors of vitamin A. One way to use carrot pulp is through a drying process, such as convection drying, to produce carrot pulp flour. The purpose of this study was to determine the optimal conditions for drying carrot pulp using a food dehydrator, to determine the characteristics of carrot pulp powder under optimal conditions, and to determine the potential of carrot pulp powder in preparing peel off gel masks. The parameters in this study were moisture content, ash content, and drying yield. In addition, the parameters observed in the optimum carrot pulp flour were color and antioxidant activity. The dryer used was a food dehydrator operating at a temperature range of 45°C to 65°C for a duration of 20 to 26 hours. This research method was an experimental method with optimization using the Response Surface Methodology (RSM) type Central Composite Design (CCD) in the Design Expert 13 application. RSM determined the optimal drying process condition to be 65°C for 26 hours. This condition resulted in a product with a moisture content of 3.033%, an ash content of 5.326% and a drying yield of 11.062%. Carrot pulp flour produced under optimal drying conditions, when formulated into a peel off gel mask preparation, exhibited a drying time of 15-21 minutes.
Pengaruh Penambahan Konsentrasi Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin B.) Pada Formulasi Pembuatan Sampo Cair Widyasanti, Asri; Hafyyan, Muhammad; Rosalinda, S
Rekayasa Vol 18, No 2: Agustus, 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/rekayasa.v18i2.27951

Abstract

Shampoo is a personal care product formulated to cleanse and maintain the health of hair and scalp by removing impurities. Indonesia has significant potential to capture a share of the global shampoo market by leveraging its natural resources and traditional herbal ingredients. Patchouli essential oil, a notable ingredient in Indonesian products, contains patchouli alcohol, which serves as an effective antibacterial agent. This study aimed to examine the impact of incorporating light fraction patchouli oil into a liquid shampoo formulation and to evaluate the quality of the patchouli oil shampoo in accordance with the Indonesian National Standard (SNI) Shampoo 06-2692-1992. The research employed a laboratory-based experimental approach using a Completely Randomized Design (CRD). Treatments involved varying concentrations of patchouli oil added to the shampoo formulation: Z (0%), A (1.0%) (w/w), B (1.25%) (w/w), C (1.5%) (w/w), D (1.75%) (w/w), and E (2.0%) (w/w). The evaluation parameters included yield, moisture content, pH level, organoleptic properties, and antibacterial activity. Among the formulations, the shampoo with a 1.0% (w/w) concentration of patchouli oil (Treatment A) was identified as the optimal formula, with a yield of 87.122%, moisture content of 63.59%, pH of 6.74, and the highest bacterial inhibition zone at 16.75 mm. Results indicated that increasing the concentration of patchouli oil resulted in higher moisture content and pH levels, while yield and antibacterial activity decreased. All treatments met the standards set by SNI Shampoo 06-2692-1992, demonstrating that the addition of light fraction patchouli oil is effective and beneficial as a functional component in shampoo production.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Terolah dan Minyak Atsiri Sereh Wangi sebagai Sabun Kertas di Aptransuber, Bandung Widyasanti, Asri; Nurjanah, Sarifah; Nuranjani, Farah
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v8i3.3124

Abstract

Pengelolaan limbah B3 rumah tangga merupakan isu penting yang perlu mendapat perhatian khusus, mengingat limbah seperti minyak jelantah yang dihasilkan sehari-hari dapat mencemari lingkungan jika tidak ditangani secara bijak dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan kepada ibu rumah tangga di Apartemen Transit Ujungberung (Aptransuber) dan perwakilan PKK Kelurahan Pasir Endah, Bandung,mengenai pengolahan limbah rumah tangga berupa minyak jelantah menjadi produk yang bernilai tambah, yaitu sabun kertas aromaterapi berbahan dasar minyak atsiri sereh wangi. Limbah minyak jelantah yang umumnya dibuang sembarangan berpotensi mencemari lingkungan, sehingga diperlukan upaya edukatif dan aplikatif untuk mengurangi dampak negatifnya. Kegiatan ini melibatkan 23 peserta pelatihan, 20 mahasiswa KKN, serta 3 personil UPTD P3JB Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat. Metode pelatihan mencakup pre-test, pemaparan materi, penyediaan modul dan video tutorial, serta praktik langsung pembuatan sabun kertas beraroma sereh. Hasil pre-test menunjukkan sebagian besar peserta belum memahami potensi pemanfaatan limbah rumah tangga, namun terjadi peningkatan skor pengetahuan dari 65,21% menjadi 79,50% setelah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam mengelola limbah menjadi produk higienis yang inovatif dan ramah lingkungan. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan masyarakat terhadap pengelolaan limbah rumah tangga.
Perbedaan Metode Ekstraksi terhadap Kadar Sisa Pelarut dan Rendemen Total Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Fauziyah, Rizka; Widyasanti, Asri; Rosalinda, S
Kimia Padjadjaran Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Kimia Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) adalah tanaman merambat dengan bunga berwarna ungu sebagai ciri utamanya. Warna bunga telang disebabkan adanya kandungan senyawa antosianin. Selain antosianin, bunga telang juga mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai antibakteri. Cara untuk memperoleh kandungan senyawa bunga telang yaitu dengan ekstraksi. Ekstraksi adalah proses pemisahan komponen menggunakan suatu pelarut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar sisa pelarut dan rendemen total dari proses ekstraksi menggunakan metode maserasi, microwave assisted extraction (MAE) dan ultrasonic assisted extraction (UAE) dengan pelarut etanol 96%. Bahan yang digunakan yaitu bunga telang berjenis double petal yang berasal dari lahan pertanian Ciparanje Unpad, Hegarmanah, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental laboratorium. Hasil dari penelitian ini yaitu kadar sisa pelarut 44,000% dan rendemen total 43,176% untuk maserasi, kadar sisa pelarut 47,000% dan rendemen total 69,218% untuk MAE serta kadar sisa pelarut 51,000% dan rendemen total 69,286% untuk UAE. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu metode ekstraksi dengan maserasi menghasilkan ekstrak bunga telang dengan kadar sisa pelarut terendah dan metode ekstraksi dengan UAE menghasilkan ekstrak bunga telang dengan rendemen total tertinggi.
Analisis Strategi Bisnis Menggunakan Matriks SWOT dan QSPM (Studi Kasus : Jang.toppoki Pamulang, Tangerang Selatan) Haya, Faiza Nasywa; Saidah, Zumi; Widyasanti, Asri
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i1.11608

Abstract

The food industry in Indonesia has excellent potential due to its abundant supply and numerous consumers. In the third quarter of 2022, there was a growth increase of 3.57% in the food industry. One popular food among the public is Korean cuisine. Tteokbokki, a long-shaped snack made from rice flour, is particularly favored by Korean food enthusiasts. Jang.toppoki is one of the restaurants that offer Korean dishes, especially tteokbokki, located on Flamboyan Raya AC5/34, Pamulang, South Tangerang. The high market competition has made it increasingly challenging for Jang.toppoki to maintain its performance. The purpose of this research is to determine alternative strategic planning and the priority of business strategies for Jang.toppoki. This study utilizes IFAS, EFAS, SWOT, and QSPM matrix. The IFAS and EFAS matrix indicate that the company has a strong internal environmental condition and a moderate external environmental condition. The IE matrix shows that the company is in a "Growth and Development" position. The alternative strategies derived from the SWOT and QSPM matrix prioritize strengthening Jang.toppoki's branding to avoid easy replacement.
PENGARUH PENAMBAHAN MALTODEKSTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA BUBUK TOMAT HASIL PENGERINGAN PEMBUSAAN (FOAM MAT DRYING) Widyasanti, Asri; Septianti, Nur Alifa; Nurjanah, Sarifah
Agrin Vol 22, No 1 (2018): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.706 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2018.22.1.456

Abstract

Tomat termasuk komoditas tanaman yang banyak dijumpai di Indonesia, namun memiliki nilai ekonomiyang rendah dan mudah rusak. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah denganmengolah tomat menjadi berbagai produk olahan salah satunya adalah pembuatan bubuk tomat. Pembuatan bubuksuatu bahan dapat dilakukan dengan metode pengeringan pembusaan. Penelitian bertujuan untuk mengetahuipengaruh penambahan maltodekstrin sebagai bahan pengisi terhadap karakteristik fisikokimia bubuk tomat yangdihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan analisisdeskriptif. Perlakuan yang dicoba adalah penambahan maltodekstrin (10%, 15% dan 20% b/b), dengan tiga kaliulangan. Parameter yang diamati meliputi: rendemen, warna, laju pengeringan, dan karakteristik fisikokimia bubuktomat yang meliputi warna, kadar air, kadar abu, kelarutan, indeks penyerapan air, bulk density, foam density,kadar vitamin C, dan higroskopisitas. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar air awal campuran jus dan pulptomat hasil proses mixing adalah 82,68% (bb) hingga 94,9% (bb). Nilai kadar air bubuk tomat berkisar antara5,86% (bb) hingga 15,28% (bb). Pada penelitian ini hasil terbaik terdapat pada bubuk tomat dengan perlakuanpenambahan maltodekstrin 20% dengan hasil rendemen 15,29%; kadar air 5,86%; kadar abu 6,24%; foam density0,57 g/cm3; bulk density 0,77 g/cm3; kelarutan 95,23%; indeks penyerapan air 12,96%; tingkat higroskopisitas11,36%; kadar vitamin C 75,49 mg/100g. Karakteristik warna bubuk tomat pada perlakuan penambahanmaltodekstrin maupun kontrol menghasilkan warna kromatis merah.Kata kunci: bubuk tomat, maltodekstrin, pengeringan pembusaan, tomatABSTRACTTomato is one of plant commodities that easy to find in Indonesia, but it is easily damaged and has a loweconomic price. One of the alternative to solve the problem was performed by processing the fresh tomato intotomato powder. Tomato powder can made by foam mat drying method. The purpose of this study was to determinethe effect of maltodextrin addition as a filler material on physicochemical properties of tomato powder that madeby foam mat drying. This study conducted with laboratory experimental method with descriptive analysis. Therewere three repetitions that consisted of 3 treatments based on the maltodextrin addition (10%, 15% and 20% w/w).The observed parameters were total yield value, colour, drying rate, and physicochemical properties such ascolour, moisture content, ash content, solubility, water absorption index, bulk density, foam density, vitamin Ccontent, and hygroscopicity. The results showed that the average moisture content of tomato juice and pulp frommixing process was 82.68% (bb) to 94.9% (bb). The value of tomato powder water content ranges from 5.86%(bb) to 15.28% (bb). In this study, the best results were found in tomato powder with 20% maltodextrin additiontreatment with total yield of 15.29%; 5.86% moisture content; 6.24% ash content; foam density 0.57 g/cm3; bulkdensity 0.77 g/cm3; 95.23% solubility; water absorption index 12.62%; hygroscopicity 11.36%; vitamin C content75.49 mg/100g. All of maltodextrin additions and control treatments with and without maltodextrin were resultingred chromatic colour characteristic.Keywords: foam mat drying, maltodextrin, tomato, tomato powder
Co-Authors Abdullah Md Zain Abdurrahman Hanif Abdurrahman Hanif Abdurrahman Hanif Ade Moetangad Kramadibrata Ade Moetangad Kramadibrata Ade Moetangad Kramadibrata Adryani Tresna Winaya Afifah Tri Novita Agnes Klarasitadewi AHMAD THORIQ Ahmad Thoriq Ainina, Nurul Akbar Nashrullah, Irsyad Ali Ali Asgar Andhini Rosyana Putri Andita Mega Priantiwi Andita Mega Priantiwi, Andita Mega Anditya Husnul Hasna Anditya Husnul Hasna, Anditya Husnul Angela A. Lasut Angelina Batubara Anisa Yanthy Rahayu Annissa Ramadhanti Arinda Nur Ariva Arinda Nur Ariva Ariq Helmi Naufal Artta Gracia Malau Asep Slamet Septianur Asep Yusuf Aulia, Shofia Az Zahra Azahra Dewanti Galuh Azara, Widya Nugrahani Bambang Nurhadi Boy Macklin Pareira Prawiranegara Budi Rahardjo Chay Asdak Cindy Almas Ramadha Cursor Fadila Dadan Rohdiana David S. Marpaung Devi M Rahmah Devi Maulida Rahmah Dewi, Sinta Ramanda Dhur Rohma Dian Juliadmi Dinda Nuraini Maulfida Dwi Rahayu Dwi Rustam Kendarto Dwiyan Nugraha Efri Mardawati Eka Desti Ramadhanita Ekatama, Novriana Elazmanawati Lembong Endah Wulandari Endah Wulandari Esti Tri Pusparini Fachry Riezqiaputra Ernawan Fajri, Indra Nabil Julian Fani R. Rahmani Farah Sabilla Febriany Farddani, Chintya Listiarsi Fathiyah, Layyina Fauziyah, Rizka Fawaiz, Husni Syamil Febrianti Febrianti Febrianti Febrianti Febriyanti Utami, Elsa Fenty Nur Aisyah Fikriansyah, Irgi Fina Aryadila Fitry Filianty Fitry Fillianty Fridyana Klise Hermiati Ganjar Dianugraha Alam Gefalro, Khalish Gunawan, Fadia Hafizah Hafidz, Athar Zaidan Hafsah Hamidah Hafyyan, Muhammad Harnesa, Selly Hasyyati Nadhilah Haya, Faiza Nasywa Heri Aryadi Herlina Marta Hilda Ayu Aulia Hilman Syaeful Alam Hilmi Lisan Shidqi Huda Nurul Quddus Irene June Sidabutar Isthafa Harits Utami Isti Sulistiani Jayanti Mega Rohani Jayanti Mega Rohani, Jayanti Mega Jeremia Kristian Kaaffah, Hafshah Shihah Khalish Gefalro Kralawi Sita Kurnia, Ina Laily Rizki Safira Lisa Oktavia Br Napitupulu Lita Fitriyani Khairunisa Lubis, Jessie Diorito M. Ade Moetangad Kramadibrata M. Ridwan Rais Maharani, Shintya Devita Maya Irmayanti Melly Indriyani Mery Andriyani Mimin Muhaemin Muhammad Achirul Nanda Muhammad Gilang Ramadhan Muhammad Luthfi Mukhlisin Muhammad Rizky Ramanda Muhammad Ziauddin Arsyad Muharram, Alifiansyah N.P., Sophia Dwiratna Nabila Putri, Sintia Nada Fauziyah Nadiya Sulistiyani Nadya Shita Kemala Najwa Alifah Namira, Tiara Naura Lathifah Jayadi Nedia Cahyati Muchtarina Nedia Cahyati Muchtarina Novira Nurlaily Nugroho, Chrismaria Putri Nunung Nurhaijah Hudairiah Nur Oktavia Benedicta Nuranjani, Farah Nurhanifah Puspitadewi Nurul Ainina Nurul Ainina Permana, Galih Pirdani Nur Fitri Prisilia Ratna Setyaningrum Pusponegoro, Annisa Putri, Farinissa Deliana Qurratu’ain, Yona Rachma, Danisa Fathiya Rachma, Dannisa Fathiya Rahmah, Devi M Rangga Novandra Renata Marintan Olivia Resha Nurvabilla Rifki Amrullah Rini Azharini Rini Nurul Fauziyah Rini Nurul Fauziyah Rizal Anwar Fauzi Rizika Wulandari Rizka Fauziyah Rizky Arini Rizqita Thifal Shalsabilla Rosalinda, s Roshita Ibrahim Ruth Anggia Assyera S Rosalinda S Rosalinda S. Rosalinda S. Rosalinda, S. Safira Nurjanah Saniyya Rhomadina Purwanto Sarifah Nurjanah Sarinarulita Rosalinda Saumi Nur Rochmani Selaraswati Fajrin Selly Harnesa Putri Septianti, Nur Alifa Shayana Junita Sheila Rizky Nur Hermawan Shintya Devita Maharani Silvianur Silvianur Sinta Ramanda Dewi Sita Halimatus Sa’diyah Siti Hajar Siti Hajar Siti Nurhasanah Sophia Dwiratna Sophia Dwiratna N.P. Sophia Dwiratna Nur Perwitasari Sophia Dwiratna, Sophia Souvia Rahimah Sudaryanto Sudaryanto Sudaryanto Zain Sudaryanto Zain Sudaryanto Zain Sudaryanto Zein Syifa Henri Azzahra Syifa Unawahi Tati Sukarti Thahira, Aliya Zahra Tita Rialita Totok Herwanto Tri Halimah Unawahi, Syifa Uswah, Umaya Nur Vibi Ledianti Vika Nurafni Handayani Wahyu Kristian Sugandi Wiwik Handayani Yona Qurratu’ain Yudha, Welly Kusuma Yudi Sutresna Zahra Dwiandra Arbuana Zahrah Eza Arpima Zaida Zaida Zulkarnain, Ellysa Madina Putri Zumi Saidah ‪Irna Dwi Destiana