p-Index From 2021 - 2026
7.521
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Humaniora DIKSI Jurnal Komunikasi Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Abdimas BAHASA DAN SASTRA Lingua Cultura Kajian Linguistik dan Sastra Indonesian Language Education and Literature E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani (JPMM) JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Manajemen Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Prosiding Seminar Nasional Pakar MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Riau Journal of Empowerment WIDYA LAKSANA IKRA-ITH ABDIMAS Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Komunikasi Profesional PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Riset Komunikasi Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Indonesian Journal of Community Services Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Amalee: Indonesian Journal of Community Research & Engagement Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Jurnal Teknodik Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Pelita Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Community Empowerment Jurnal Paradigma Hukum Pembangunan Nusantara Hasana Journal Jurnal Simki Economic Journal of Research in Instructional Indonesian Community Journal Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial dan Humaniora Jurnal Cakrawala Pendas Jurnal Abdimas Musi Charitas Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Room of Civil Society Development Madani : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Wacana: Journal of the Humanities of Indonesia Warta LPM Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdimas Mandalika Asian Journal of Social and Humanities Room of Civil Social Development
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PAUD DI KECAMATAN CABANG BUNGIN KABUPATEN BEKASI Henny C Mamahit; Caroline Lisa Setia Wati; Sri Hapsari Wijayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v3i1.605

Abstract

Di Kecamatan Cabang Bungin Kabupaten Bekasi terdapat lima belas Lembaga pendidikan PAUD nonformal. Setiap PAUD rata-rata mempunyai empat guru, dengan rata-rata siswa tiga puluh orang. Latar belakang pendidikan guru adalah tidak semua berlatar pendidikan PAUD. Masih banyak di antara mereka berpendidikan SMA. Dari bincang-bincang dengan Ketua HIMPAUDI di kecamatan tersebut beberapa guru tidak memiliki bekal pedagogik dan professional karena bagi mereka asalkan sudah menikah dan suka dengan anak-anak, mereka bisa memahami jiwa anak dan mendidik layaknya mendidik anak di rumah.  Berdasarkan kondisi minimnya kompetensi para guru PAUD tersebut, dibutuhkan pembekalan pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan kompetensi pedagogik sebagai seorang pendidik PAUD yang berkualitas. Para guru diharapkan dapat memahami peserta didik yang diajarnya dengan mengenali tugas perkembangan anak usia dini. Kegiatan ini dilakukan dengan metode cooperative learning yang bertujuan mengaktifkan peserta yang terdiri dari kegiatan ice breaking, games, role play, simulasi, refleksi, dan tugas rumah. Kegiatan pengayaan metode pembelajaran yang edukatif bagi para guru PAUD khususnya pada optimalisasi kompetensi pedagogik dirasakan sangat bermanfaat oleh para guru PAUD, khususnya bagi para pengajar yang tidak berlatar belakang pendidikan PAUD. Selain itu, penambahan materi RPPH dan pengembangan kompetensi dasar dan inti memberikan tambahan gambaran bagi para guru. Hal ini yang masih terasa kurang oleh para guru karena waktu yang singkat.  Kata
KECENDERUNGAN SISWA SMA DI BEKASI DALAM MEMILIH TOPIK ESAI DITINJAU DARI PERSPEKTIF GENDER Sri Hapsari Wijayanti; Yohanna Claudia Dhian
Humaniora Vol 24, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.559 KB) | DOI: 10.22146/jh.1061

Abstract

Gender dan bahasa lisan atau tulis sudah banyak diungkap memiliki hubungan yang signifikan. Penelitian ini mengamati (a) sejauh mana siswa SMA laki-laki dan perempuan di Bekasi memahami esai serta (b) kecenderungan pemilihan topik dari segi gender. Data penelitian berupa esai yang ditulis 136 siswa/i dari 6 SMA (3 SMA negeri dan 3 SMA swasta) di Bekasi, Jawa Barat. Selain melalui tesmenulis, pengumpulan data juga dilakukan melalui wawancara, kuesioner, dan pengamatan langsung. Penelitian yang dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif ini mengungkap bahwa topik yang dipilih siswa perempuan tidak terbatas topik personal, tetapi juga topik publik, sama dengan laki-laki. Baik laki-laki maupun perempuan cenderung menulis esai dengan topik masalah sosial (47%), teknologi (14%), personal (12%), nasionalisme (6%), dan kesehatan (5%). Siswa perempuan menyukai topik seputar masalah sosial, sedangkan siswa laki-laki menyukai masalah teknologi informatika/komunikasi. Perempuan juga lebih terbuka mengungkap perasaan di dalam menulis daripada laki-laki.Kata Kunci: gender, esai, menulis, topik, wacana
The Moves of Indonesian Application Letters Sri Hapsari Wijayanti
Lingua Cultura Vol. 11 No. 1 (2017): Lingua Cultura Vol. 11 No. 1
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/lc.v11i1.1726

Abstract

Job application letter is one of many types of written communication. Every context has its own way to write application letter. This article aimed to know the pattern of moves of solicited and unsolicited job application letters, as well as to identify the structure patterns of moves and language used in Indonesian application letters generally. The corpus were 62 application letters. The data were analyzed by using quantitative and qualitative descriptive methods. The research finds that the Indonesian application letters consist of nine obligatory moves: opening salutation, offering candidature, introducing candidature, promoting candidature, enclosing documents, willingness to action, stressing the facts, thanking, and closing salutation. The movement structure has similarity with the application letter from other countries as previous studies. The difference lies in the label of used terms. The implicitness and inability to express self-quality could be referred to the Indonesian culture known as modesty and inhibition in telling about oneself.
Kecakapan Pengungsi dalam Berbahasa Indonesia Sri Hapsari Wijayanti
Indonesian Language Education and Literature Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v5i2.5983

Abstract

The problem of refugees is not just an international problem, but also a national problem. Especially temporary countries, such as Indonesia. One of the main needs of refugees is being able to communicate with local people. However, due to language barriers, they often cannot communicate verbally with residents, even miscommunication occurs. This study aims to describe the Indonesian conditions pre-course learning, find out BIPA learning outcomes for refugees, and evaluate post-course learning. The respondents were 34 people who have been lived in more than two years in Indonesia. This study used a descriptive qualitative and quantitative approach. Data collection techniques are carried out through online questionnaires (g-form), direct observation, and interviews. The results of this study indicate that 100% of refugees cannot speak Indonesian when the first time arrived in Indonesia. They rely on English and non-verbal language skills. After taking of basic BIPA course, the tests show that the average refugees have good spoken and written Indonesian competency and can be further improved because they have higher learning motivation.Masalah pengungsi bukan masalah internasional saja, melainkan juga masalah nasional. Khususnya negara tempat tinggal sementara, seperti Indonesia. Salah satu kebutuhan utama pengungsi adalah berkomunikasi dengan masyarakat lokal. Namun, karena kendala bahasa, sering kali mereka tidak dapat berkomunikasi secara verbal dengan warga lokal, bahkan terjadi miskomunikasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kondisi berbahasa Indonesia pengungsi prakursus BIPA, mengetahui hasil belajar BIPA bagi pengungsi, serta mengevaluasi pembelajaran pascakursus BIPA. Responden penelitian ini adalah 34 pengungsi yang telah tinggal lebih dari dua tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner secara daring (g-form), observasi langsung, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 100% pengungsi tidak dapat berbicara dalam bahasa Indonesia saat kali pertama datang di Indonesia. Mereka mengandalkan kemampuan berbahasa Inggris dan berbahasa nonverbal. Setelah mengikuti kursus BIPA dasar, hasil tes memperlihatkan rata-rata pengungsi memiliki kompetensi bahasa Indonesia lisan dan tertulis yang tergolong baik dan dapat lebih ditingkatkan mengingat motivasi belajar mereka cukup tinggi. 
Pendampingan Pencatatan Keuangan dan Pengembangan Produk Keripik pada Pelaku Usaha Kecil Menengah di Kranggan Tastya Aruma Larasswari; Yosephine Dewi K; Aditya Chandra W; Sri Hapsari` Wijayanti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 12, No 4 (2021): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v12i4.6886

Abstract

Mitra program pemberdayaan kepada masyarakat ini adalah seorang ibu bernama Ibu Siti yang menggeluti usaha warung sembako dan keripik singkong dan keripik pisang. Sebagai nasabah BTPNS, Ibu Siti belum pernah mencatat pengeluaran dan pemasukan usahanya. Di samping itu, sudah enam bulan ia menjalankan usaha keripik singkong dan keripik pisang, tetapi masih sangat sederhana dalam hal kemasannya. Tujuan program ini adalah mendampingi Ibu Siti dalam mencatat keuangan bisnis dan mengembangkan usaha keripik, khususnya dalam variasi produk dan kemasan. Lama pendampingan adalah empat bulan. Metode yang dilaksanakan berupa pendampingan usaha, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa Ibu Siti telah melakukan pencatatan keuangan secara rutin setiap hari meskipun masih perlu diingatkan. Ia merasakan bertambah pengetahuan, menjadi lebih disiplin dan dapat merencanakan masa depan, baik mengembangkan usaha, menambahkan jumlah modal yang dimiliki, membiayai biaya sekolah dan kuliah anak. Adapun dalam upaya mengembangkan bisnis keripik singkong dan keripik pisang, tim memberikan usulan kemasan pouch sebagai pengganti plastik dan mencantumkan label “Alfiera Camilan” sebagai ciri khas untuk membangun brand image. Kegiatan ini berhasil mengubah pandangan Ibu Siti menjadi lebih tekun menjalani bisnis dan mencatat keuangan untuk kepentingan masa depan keluarga serta meningkatkan jumlah pendapatan dan produk penjualannya.
PERANCANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PIDADA CARAMEL WIRE SLICER DALAM PRODUKSI DODOL PIDADA Harjadi Gunawan; Arka Soewono; Robertus Adi Kurniawan; Ferdinand; Sri Hapsari Wijayanti
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2021
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v5i3.9916

Abstract

Abstract. The Beautiful Mangrove Group in Pantai Bahagia Village, Bekasi, West Java, has long time produced varieties of snacks from mangrove pidada which grow in the coastal region. One of them is dodol pidada. Dodol pidada is still produced conventionally because they use manual tools, such as knives and rulers. The size of dodol pidada is not the same and when eaten, dodol has still adhered in the package wrap. Therefore, modern technology is needed to produce dodol pidada with better quality, which is called pidada caramel wire slicer. The objectives of this activity are (a) to create a pidada caramel wire slicer; (b) to increase the quality and quantity of dodol pidada production. The method of this activity is the design of the dodol cutting tool, with the stages of tool design, tool creating, testing and error analysis, and evaluation. Basic materials and cutting arms used is food-grade; wire slicer using stainless material. Dimensions are designed to measure 40 cm x 40 cm x 60 cm with a size per mold of 3x3x1 cm. The selected packaging has food-grade material and is not sticky if dodol is packaged and stored at room temperature. The pidada caramel wire slicer can function properly and can be used practically to be produced in large quantities in one production period, no more than one hour. In terms of quality, dodol is no longer sticky on the packaging.                 Abstrak. Kelompok Mangrove Indah di Desa Pantai Bahagia, Bekasi, Jawa Barat, telah lama memproduksi panganan dari mangrove pidada yang tumbuh di lingkungan pesisir. Salah satu olahan khasnya adalah dodol pidada. Dodol pidada diproduksi dengan cara konvensional karena masih menggunakan alat-alat manual, seperti pisau dan penggaris. Dodol yang dihasilkan tidak sama besar dan ketika dimakan, dodol masih menempel pada bungkus kemasan. Karena itu, diperlukan teknologi modern untuk menghasilkan dodol dengan kualitas yang lebih baik, yang dinamakan pidada caramel wire slicer. Tujuan kegiatan adalah (a) menciptakan alat pidada caramel wire slicer; (b) meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi dodol pidada. Metode kegiatan adalah rancang bangun alat pemotong dodol, dengan tahapan perancangan alat, pembuatan alat, pengujian dan analisis kesalahan, serta evaluasi kegiatan. Dasar material dan cutting arms menggunakan food grade; wire slicer menggunakan material stainless. Dimensi yang dirancang berukuran 40 cm x 40 cm x 60 cm dengan ukuran per cetakan 3x3x1 cm. Kemasan yang dipilih memiliki material food grade dan tidak lengket jika dodol dikemas dan disimpan dalam suhu ruangan. Pidada caramel wire slicer yang dihasilkan dapat berfungsi dengan baik dan dapat digunakan dengan mudah untuk menghasilkan dodol dalam jumlah banyak dalam sekali cetak dengan rentang waktu produksi tidak lebih dari satu jam. Dari segi kualitas, dodol tidak lagi lengket di kemasan.    
EFEKTIVITAS METODE KOLABORATIF DALAM PEMBELAJARAN MENULIS Sri Hapsari Wijayanti
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 40, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.678 KB)

Abstract

This study aims to describe how the subjects of this study have done the editing steps and to figure out whether collaborative writing method as one of the process in academic writing, i.e. editing steps, can be used by lecturers to teach bahasa Indonesia in college. Different from previous studies, this study is focused on men and women’s choices towards the use of collaborative writing. Based on the data from sixty subjects at Economic Faculty of Atma Jaya Catholic University Jakarta, using quasi-experimental design, the researcher gathered the data through test essay writing, questionnaires, and in-depth interview. This study found out that collaborative writing is  interesting,  useful,  and  not  boring.  Male  students  like  this  method  more  than women.
PENULISAN PARAGRAF ARGUMENTASI: PEKERJAAN RUMAH DI PERGURUAN TINGGI Sri Hapsari Wijayanti
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2018 Buku II
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.2694

Abstract

Menulis paragraf argumentasi merupakan keterampilan berbahasa yang sudah diajarkan sejak duduk di bangku sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana subjek, yaitu mahasiswa baru, yang notabene lulusan SMA/SMK, di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta, menulis paragraf argumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dari segi konten dan organisasi paragraf argumentasi. Sejumlah 16 subjek menyatakan setuju dengan topik tersebut, sedangkan sisanya tidak setuju. Subjek umumnya memandang optimis terhadap profesi lulusan fakultas ekonomi pada masa depan. Penelitian ini juga menemukan bahwa dalam paragraf argumentasi, organisasi tulisan subjek menunjukkan cara berpikir yang berputar-putar, mengulang-ulang, tidak runtun, tidak jelas, tidak tuntas, adanya kalimat tidak relevan, adanya bukti-bukti pendukung yang tidak logis, dan simpulan yang kurang tepat.
Ucapan Terima Kasih, Indeks Sri Hapsari Wijayanti
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2019): MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indeks Penulis dan Indeks Subjek
Pemberdayaan Perempuan Pantai Beting dalam Pengolahan Dodol Mangrove Sri Hapsari Wijayanti; Francisca Hermawan; Yussi Ramawati
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v2i1.552

Abstract

Mangrove was found in Pantai Beting, Muaragembong sub-district, Bekasi, West Java. However, not many people there maximize the potential of natural mangrove to be processed into a product of economic value. By relying on the abundant potential of mangrove pidada, women in Pantai Beting need to be empowered. Therefore, the purpose of this activity is to provide (1) making of pidada’s dodol production, packaging, and marketing of its business; (2) post-training evaluation and monitoring. The subject of this activity is 22 women who live in Pulau Beting. The method used is the practise of making dodol by local facilitator. In addition, we used lecture, discussion, and demonstration methods are used to provide packaging and marketing training. Evaluation and monitoring are delivered by interview and FGD methods by focusing on the marketing mix, ie product, price, place, and promotion. This activity produces different lunkhead products than before. Differences include the level of cleanliness, dodol shape, and its packaging. The price also has been adjusted. The place of marketing is still done by the producer or through the acquaintance of  market. Promotion is not just word of mouth (WOM), but has been up to marketing online though intermediaries by someone.
Co-Authors A. Bambang Sungkowo Aditha Thomas Aditya Chandra W Aditya Gunawan Adji Pratikto Alfonso Harrison Alfonso Harrison Alfonso Horrison Ambrosius Aprian Tri Putranto Anastasia Andini Anastasia Tatik Hartanti, Anastasia Tatik Andreas Elang Detra Andreas, Aurelius Andriani Wiyesi Angeline Jeannifer Hendi Anna Marietta da Silva Ari Setiyaningrum Baskoro, Josep Tjahjo Budhi Martana Budilaksono, Sularso Caroline Rachel Cecilia Francessa Cecilia Francessa6 Christiany Suwartono Cita, Liza Nur Clara Ika Sari Budhayanti Dara Arum Hartini Darmoyo, Syarief Darmoyo, Syarief Deniawan, Wahyu Dwi Denny Jean Cross Sihombing Denny Jean Cross Sihombing Dharmalau, Richanda Surya Diana Lestari, Diana Dimas Catur Winson Dirgantara, Vanessa Emmily Ferdinand Feriyadi, Farhan Feronica Masuli Francisca Hermawan Hannyanto, Gabriela Sabina Hardianto, Antonius Widi Harisson, Alfonso Harjadi Gunawan Harnadi, Agnes Harrison, Alfonso Henny C Mamahit Heru Prasadja Heru Prasadja, Heru Hery Pramono Hilda Hilaliyah Idaman, Nur Imelda Hostia Larasati Injelita Maharani Jessica Natalie Jocelin Gotama Josep Tjahjo Baskoro Kasdin Sihotang, Kasdin Kezia Senkwen Vema Ruku Khaqi, Rizal Bay Kusuma, Brigitta Eliza Nadia Larasati, Clara Lidwina Lazarusli, Irene Astuti Leoni Fransisca, Leoni Lidwina Maria T. Limanjaya, Stella Linawati Hananta, Linawati Liwoso, Regina Jovanytha Zefanya Lusya Anggraeny Manurung Madeline Ruth Alleluya Pardede Mahmud, Muhammad Alfayad Manalu, May Triyanti Mandy, Maryjeane Mantiri, Stephanie Maria Manurung, Lusya Anggraeny Margaretha Susanti Margaretha Theresia Margaretha Theresia Maria Tri Warmiyati Maria Triwarmiyati Marsudi, Almatius Setya May Triyanti Manalu May Triyanti Manalu Maytriyanti Maytriyanti, Maytriyanti Megawati Oktorina Michelle Angela Allegra Tobing Natalie, Jessica Natalie, Nicole Nathalie, Evadia Nores K., Welly Nugroho, Yohanes Arianto Budi Nugroho, Yohanes Arianto Budi Nurjamilah, Ai Siti Odetta, Putri Parman, Celline Tabitha Pasau, Anthony Devonico Putera Pinky Sibuea Pramono, Herry Purnama, Ika Yuni Purnomolugi Ursila Nilamsari Putra Putra Putri, Brigita Kania Novia R. Aditya Gunawan, R. Aditya Rahmawati, Rahmawati Ratnasusita, Theresia Sri Rianto, Ridwan Bambang Robertus Adi Kurniawan Rodemeus Ristyantoro Rodemeus Ristyantoro, Rodemeus Roselyn, Euginia Clarissa Rosiana, Shinta Saputra, Nanda Sembiring, Rosali Colia Sharen Angel Siti Saadah Soewono, Arka Dwinanda Solissa, Everhard Markiano Stephanus Ivan Gunawan Stephanus Ivan Gunawan Sutarno, Herman Yosep Sutjipto, Catherine Christabel Suwandhi, Adella Syarief Darmoyo Talita Angelia Susiani Purba Tastya Aruma Larasswari The, Karren Theodora Jessica Theodora Jessica Theodora Jessica Tjhintia, Veronika Tjoa, Hans Benedict Tjung, Yassir Nasanius Tobing, Michelle Angela Allegra Toyomi Sayagiri Trisnawati, Nana Utami, Novia Utami, Novia Valerie, Valencia Vanessa Emmily Dirgantara Vanessa Emmily Dirgantara Veronica Veronica Vincent Iggy Prince W, Caroline Lisa Setia Warmiyanti D.W, Maria Tri Warmiyati, Maria Tri Weny Savitri S. Pandia, Weny Savitri S. Widyastuti, Theresia Dian Wijaya, Angel Pho William Frederich Winson, Dimas Catur Yassir Nasanius Yohanna Claudia Dhian Yohanna Claudia Dhian Yohanna Claudia Dhian Yohanna Dhian Ariani Yohanna Dhian Ariani, Yohanna Dhian Yosephine Dewi K Yosua, Immanuel Yulius Evan Christian Yunia Panjaitan Yunia Panjaitan Yussi Ramawati