Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penyuluhan Manajemen Beternak Sapi Potong Di Kelompok Ternak Tunas Maju Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah: Counseling on Beef Cattle Management in Tunas Maju Livestock Group, Setanggor Village, West Praya Subdistrict, Central Lombok District Karni, Ine; Amalyadi, Rezki; Wandira, Ica Ayu; Aminurrahman; Nano Septian, I Gede; Al Gifari, Zaid; Aryadin Putra, Ryan; Anwar, Khairil
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6596

Abstract

Penyuluhan manajemen beternak sapi potong memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan peternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan manajemen beternak sapi potong yang dilakukan di Kelompok Ternak Tunas Maju, Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Metodologi yang digunakan meliputi survei, wawancara, dan observasi langsung terhadap anggota kelompok ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan yang diberikan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam aspek manajemen pakan, kesehatan ternak, dan reproduksi. Peternak yang mengikuti penyuluhan secara aktif menunjukkan peningkatan signifikan dalam praktik beternak yang lebih efisien dan berkelanjutan. Selain itu, hasil evaluasi juga mengungkapkan bahwa penyuluhan membantu mengatasi beberapa masalah yang dihadapi peternak, seperti kekurangan pakan dan penyakit ternak. Kesimpulannya, penyuluhan manajemen beternak sapi potong di Kelompok Ternak Tunas Maju telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan peternak. Rekomendasi untuk penyuluhan selanjutnya adalah peningkatan frekuensi dan variasi materi penyuluhan, serta pengembangan program pelatihan yang lebih komprehensif untuk menjawab kebutuhan spesifik peternak di wilayah tersebut.
Budidaya Lebah Tetragonula sp Sebagai Upaya Pencegahan Stunting dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Bayan, Lombok Utara Abdullah, Mohammad Ibnu Hajar; Yulia Azmi Khotimah; Muhammad Muhsinin; Erwan; Ryan Aryadin Putra; Agussalim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 1 (2025): Januari-Maret 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i1.10643

Abstract

Kabupaten Lombok Utara angka stunting mencapai 29,3%. kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi, asupan gizi yang berkualitas rendah, dan keterbatasan ekonomi. Memanfaatkan madu Tetragonula sp, yang terkenal kaya akan vitamin, mineral, dan asam amino serta memiliki khasiat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, adalah salah satu solusi yang mungkin dilakukan. Manfaat dari budidaya lebah Tetragonula sp adalah kebutuhan lahan yang rendah, biaya perawatan yang rendah, dan ramah lingkungan. Pada bulan Mei - Juli 2023, sebuah program percontohan dilakukan di Dusun Montong Baru untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya lebah Tetragonula sp. berdasarkan aktivitas budidaya “good practices”. Program ini mencakup sosialisasi, pelatihan, bantuan teknis, dan penyediaan koloni lebah tambahan. Sejumlah 36 peserta dari kelompok “Bunga Mekar”, kader Posyandu dan masyarakat setempat terlibat dalam kegiatan ini. Hasil dan capaian setelah sosialisasi dan pelatihan masyarakat dapat meningkatkan pemahaman terkait manfaat produk lebah Tetragonula sp, khususnya madu. Selain itu jumlah koloni lebah meningkat menjadi 65 koloni, dan produksi madu per panen menjadi 6 – 9 liter. Pendampingan intensif selama tiga bulan juga dilakukan untuk memastikan penerapan teknik budidaya yang optimal dan produksi produk yang berkualitas tinggi. Selain meningkatkan status gizi keluarga, madu Tetragonula sp. juga memberikan dampak ekonomi dengan menciptakan peluang usaha lokal. Pelaksanaan program ini diharapkan dapat diterapkan di daerah lain dengan angka stunting yang tinggi, sehingga memberikan dampak luas bagi peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan gizi masyarakat.
Measuring Group Dynamics Index (GDI) of Beef Cattle Farmers in West Lombok Regency, West Nusa Tenggara Taqiuddin, Moh.; Media, I Gusti Lanang; Nachida, Maya; Hermansyah, Hermansyah; Fachry, Anwar; Nugroho, Muh. Prasetyo; Putra, Ryan Aryadin; Villano, Renato Andrin
Buletin Peternakan Vol 49, No 2 (2025): BULETIN PETERNAKAN VOL. 49 (2) MAY 2025
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v49i2.104661

Abstract

This study examines the social dynamics of cattle farmer groups as a strategic approach to supporting the sustainability of cattle farming in rural areas. There is evidence to suggest that social dynamics play an important role in livestock farming, impacting productivity, efficiency and sustainability. The main objective of this study was to develop a Group Dynamics Index (GDI) with a specific focus on evaluating eight key elements of group dynamics: purpose, structure, task function, coaching, cohesiveness, atmosphere, pressure, and group effectiveness. The study employed a quantitative descriptive survey methodology, involving 150 respondents drawn from three sub districts in West Lombok Regency. Data collection was conducted using a structured Likert scale-based questionnaire, which facilitated the measurement of respondent’s perceptions and attitudes. A weighted analysis approach was applied to the gathered data to generate a cumulative index. The findings indicate that structural factors, such as decision-making and task division, and non-structural elements, including interpersonal relationships and social support, significantly influence group dynamics. It was observed that farmer groups in the Lembar sub-district demonstrated the highest cumulative index (0.68), exhibiting excellence in aspects such as group structure and task function. Farmer groups in the Narmada sub-district exhibited a cumulative index of 0.65, distinguishing themselves through their notable group cohesiveness and atmosphere. Conversely, the farmer group in Gunung Sari demonstrated strong member loyalty (0.60) yet exhibited a need for substantial enhancement in internal management, particularly concerning task function and group pressure. The study concludes that the sustainability and effectiveness of group dynamics are contingent on the balanced integration of structural and non structural elements. A comprehensive, holistic approach that harmonizes internal management and social relations is essential to support overall group performance. The GDI proved to be a relevant and applicable tool for comprehensively evaluating group dynamics
Peningkatan Kapasitas Peternak Tradisional melalui Optimalisasi Manajemen Kesehatan, Pakan, dan Pemeliharaan Sapi Semi-Intensif di Desa Teniga, Lombok Utara Gifari, Zaid Al; Andriati, Rina; Ashari, M.; Poerwoto, Happy; Suhardiani, Rr. Agustien; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Septian, I Gede Nano; Putra, Ryan Aryadin; Anwar, Khairil
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6810

Abstract

Desa Teniga, yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, merupakan salah satu wilayah dengan potensi peternakan sapi yang cukup besar, namun sebagian besar masyarakatnya masih menerapkan sistem pemeliharaan secara tradisional dan semi-intensif. Tantangan yang dihadapi peternak mencakup rendahnya pemahaman tentang manajemen kesehatan ternak, pemberian pakan yang kurang optimal, serta teknik pemeliharaan yang belum terstandarisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak lokal melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang menekankan pada optimalisasi manajemen kesehatan, pakan, dan pemeliharaan sapi. Metode pelaksanaan meliputi diskusi kelompok terarah (FGD), penyuluhan interaktif, serta demonstrasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peternak terhadap pentingnya sanitasi kandang, pemberian pakan berbasis nutrisi, serta pengelolaan kesehatan sapi secara preventif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peternak tradisional di Desa Teniga mampu menerapkan praktik pemeliharaan sapi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan ekonomi keluarga peternak.
Penerapan Teknologi Fermentasi dalam Pengolahan Pakan Ternak Kambing Lokal Berbasis Daun Lamtoro di Kabupaten Lombok Utara: The Application of Fermentation Technology in Lamtoro-based Animal Feed Processing for Native Goats in North Lombok Regency Anwar, Khairil; Aminurrahman; septian, I Gede Nano; amalyadi, Rezki; karni, Ine; Unsunnidhal, Lalu; Suryadi, Muh. Aodil Fitriyan Fadjar; Rosyidi, Muhammad Subhan Bahruddin; Andriati, Rina; Sriasih, Made; Ali, Muhamad; Sukarne; Putra, Ryan Aryadin; Zaid Al Gifari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7582

Abstract

Pengembangan ternak kambing lokal menghadapi tantangan dalam penyediaan pakan hijauan berkualitas secara berkelanjutan, terutama pada musim kemarau. Salah satu potensi lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah daun lamtoro (Leucaena leucocephala), yang diketahui memiliki kandungan protein dan TDN (Total Digestible Nutrients) yang tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada peternak kambing lokal di Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengenai teknologi fermentasi hijauan pakan ternak berbasis lamtoro sebagai alternatif pakan ternak yang bernutrisi dan ekonomis. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peternak dapat memahami dan mempraktikkan proses fermentasi hijauan pakan ternak, yang mencakup persiapan bahan, penambahan dedak dan starter, pencampuran, dan penyimpanan secara anaerob. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengolahan hijauan pakan ternak dengan teknologi fermentasi. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi pada keberlanjutan usaha peternakan kambing dan peningkatan perekonomian masyarakat peternak di daerah pedesaan.
Peningkatan Kapasitas Peternak Tradisional melalui Optimalisasi Manajemen Kesehatan, Pakan, dan Pemeliharaan Sapi Semi-Intensif di Desa Teniga, Lombok Utara Gifari, Zaid Al; Andriati, Rina; Ashari, M.; Poerwoto, Happy; Suhardiani, Rr. Agustien; Amalyadi, Rezki; Karni, Ine; Aminurrahman, Aminurrahman; Septian, I Gede Nano; Putra, Ryan Aryadin; Anwar, Khairil
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6810

Abstract

Desa Teniga, yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, merupakan salah satu wilayah dengan potensi peternakan sapi yang cukup besar, namun sebagian besar masyarakatnya masih menerapkan sistem pemeliharaan secara tradisional dan semi-intensif. Tantangan yang dihadapi peternak mencakup rendahnya pemahaman tentang manajemen kesehatan ternak, pemberian pakan yang kurang optimal, serta teknik pemeliharaan yang belum terstandarisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak lokal melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang menekankan pada optimalisasi manajemen kesehatan, pakan, dan pemeliharaan sapi. Metode pelaksanaan meliputi diskusi kelompok terarah (FGD), penyuluhan interaktif, serta demonstrasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peternak terhadap pentingnya sanitasi kandang, pemberian pakan berbasis nutrisi, serta pengelolaan kesehatan sapi secara preventif. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peternak tradisional di Desa Teniga mampu menerapkan praktik pemeliharaan sapi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan ekonomi keluarga peternak.
Variety and Digestibility of Forages Fed to Sacrificial-goats: A Preliminary Study in Mataram City Suhubdy, Suhubdy; Hasan, Sofyan D.; Putra, Ryan Aryadin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.4242

Abstract

The study evaluated the variety and digestibility of forages fed to sacrificial-goats in Mataram. The study was carried out by direct observation method. A total of 20 points vendors selling sacrificial goats were used as sampling locations. From all stall selling point, all types of forage as feed were collected. The collected feed samples were identified and tested for digestibility. The results showed that Turi (Sesbania glandiflora) leaves had the highest Dry Matter Digestibility (DMD), which was 65.54%, compared to the DMD of other forage samples, while the lowest DMD was obtained of Gayam (Inocarpus fagifer) leaves, which was 24.86% (P<0.05). As with the DMD value, the highest organic matter digestibility (OMD) was by Turi (61.08%) and the lowest OMD obtain by Gayam which had an OMD value of 11.85% (P<0.05). The OMD of Waru leaves (48.68%) was not different but does not show any difference of Ketapang (Terminalia catappa) leaves (44.73%). It was concluded that among the ten forages offered by vendor to sacrificial-goats; by order of their digestibility, Turi (Sesbania glandiflora), Waru, (Hibiscus tiliaceus), and Ketapang (Terminalia catappa) leaves produced the highest DMD and OMD.
Peningkatan Pemeliharaan Kambing Peranakan Etawa (PE) sebagai Ternak Kambing Perah di Kelompok Ternak Tunas Maju Desa Setanggor Karni, Ine; Septian, I Gede Nano; Wandira, Ica Ayu; Saedi, M. Ridwan; Aminurrahman; Amalyadi, Rezki; Anwar, Khairil; Putra, Ryan Aryadin; Gifari, Zaid Al; Nurjanah, Luluk Lailatun; Pertiwi, Eva Amalia; Firhamsah, Ikhwan; Suryadi, Muh. Aidil Fitriyan Fadjar; Dohi, Muhammad; Sadia, I Nyoman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12756

Abstract

Peranakan Etawa (PE) goats have significant potential as dairy livestock producing high-quality milk, yet their management in the Tunas Maju Livestock Group, Setanggor Village, remains focused on meat production. The main issues include limited knowledge of dairy goat management, efficient feeding, and livestock health practices. This community service aimed to improve farmers’ skills through socialization, training on feed formulation, and livestock health management. The approach combined lectures, discussions, and practical demonstrations to strengthen applied understanding. The results indicated that farmers gained greater awareness of the potential of PE goats as milk producers, improved their knowledge of balanced feeding, and recognized the importance of animal health practices. Despite challenges in inadequate housing facilities, the program positively impacted farmers’ capacity in dairy goat management, thereby supporting community welfare and strengthening the local economy
Pemanfaatan Potensi Pakan Lokal Dalam Peningkatan Produksi Daging Dan Susu Kerbau Di Desa Sangiang Kecamatan Wera Wandira, Ica Ayu; dohi, muhammad; yanuarianto, oscar; amin, muhammad; karni, ine; aminurrahman; nano septian, i gede; aryadin putra, ryan; amalyadi, rezki; al gifari, zaid; amalia pratiwi, eva; lailatun nurjanah, luluk; firhamsah, ikhwan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12764

Abstract

This community service program was carried out in Sangiang Village, Wera District, Bima Regency, with the aim of enhancing the use of local feed resources to improve buffalo meat and milk production. Sangiang Village was chosen as the program location due to its relatively large buffalo population and the abundance of local feed resources, which had not yet been optimally utilized by farmers. The activities were conducted using a participatory approach, consisting of program socialization, extension activities on feed management, and hands-on training in processing local feed through fermentation and storage. Continuous monitoring and evaluation were undertaken to ensure the objectives were achieved. The results showed improvements in farmers’ knowledge, skills, and awareness regarding the use of alternative feed resources such as corn stover, cassava leaves, sweet potato leaves, and groundnut straw. Farmers also began adopting the introduced feed processing techniques, enabling them to provide quality feed reserves throughout the year. This program not only strengthened farmers’ technical capacity but also contributed to improved buffalo productivity in terms of daily weight gain and milk yield, while supporting food
Quality Improvement of the Ammoniated Corn Husk through the Use of MA-11 Inoculant at Different Doses Amin, Muhamad; Putra, Ryan Aryadin; Yanuarianto, Oscar; Noersidiq, Azhary; Suhubdy, Suhubdy; Dilaga, Syamsul Hidayat
Jurnal Agripet Vol 25, No 2 (2025): Volume 25, No. 2 October 2025
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v25i2.45634

Abstract

The research objective was to study the effect of different doses of MA-11 inoculants on improving the quality of ammoniated corn husks. The materials used were corn husks, urea, and the MA-11 inoculant. The research was conducted using Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and three replications. The four treatments were T0: Ammoniated corn husks + 0% MA-11 (control), T1: Ammoniated corn husks + 0.5% MA-11, T2: Ammoniated corn husks + 1% MA-11, and T3: Ammoniated corn husks + 1.5% MA-11. The observed variables were chemical composition (dry matter, organic matter, crude protein, crude fiber, ether extract, and TDN), fiber components (NDF, ADF, cellulose, hemicellulose, and lignin), and in-vitro digestibility (dry matter and organic matter digestibility). The data obtained were analyzed by analysis of variance and further tested by Duncan's multiple range test. The results showed that the treatments had significantly different effects (P0.05) on chemical composition, fiber fractions, and digestibility. The 0.5% (T1) dosage rate yielded the best results for CP (7.25%), and TDN (56.88%); and achieved the greatest reduction in CF (28.57%) and ADF (42.90%) content. Conversely, the 1.5% (T3) dosage rate was optimal for EE (1.16%), DMD (43.23%), and OMD (43.90%). While all inoculation levels (0.5% to 1.5%) were also effective in reducing the NDF, cellulose, hemicellulose, and lignin fractions, whereas the highest (P0.05) Dry Matter and Organic Matter content was observed in the control (T0). It was concluded that different doses of the MA-11 inoculant had varied and specific effects on the nutritional parameters of ammoniated corn husk.
Co-Authors A. Rai Somaning Asih Abdullah, Mohammad Ibnu Hajar Agussalim Agustien Suhardiani Al Gifari, Zaid amalia pratiwi, eva Aminurrahman Aminurrahman, Aminurrahman Arjuna Anggara Putra Susanto Ashari, M. Azhary Noersidiq Burhan Burhan Dahlanuddin Dahlanuddin Dahlanuddin Dahlanuddin Dedi Supriadi Dedy Supriadin Dennis Poppi Dohi, Muhammad Enny Yuliani Erwan Fachry, Anwar Fahrullah Fahrullah Fitriyan Fadjar Suryadi, Muh. Aidil Gifari, Zaid Al Harjono - Harjono Harjono Hasan, Sofyan D. Hermansyah Hermansyah I N Sadia I Wayan Lanus Sumadiasa Ikhwan Firhamsah Ine Karni Junia Ayu Ninggrum, ⁠Vidia Karen Harper Karni, Ine Kartanegara Khairil Anwar lailatun nurjanah, luluk Lalu Ahmad Zaenuri Lukman HY M. Ridwan Saidi Made Sriasih, Made Mardiansyah Mardiansyah Mastur Mastur Mastur Mastur Media, I Gusti Lanang Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadi Muhamad Ali Muhamad Amin Muhamad Amin Muhamad Amin Muhamad Amin Muhamad Amin Muhammad Amin Muhsinin, Muhammad Nachida, Maya Nugroho, Muh. Prasetyo Nur Muhamad Nurjanah, Luluk lailatun Oscar Yanuarianto Oscar Yanuarianto Oscar Yanuarianto Oscar Yanuarianto Oscar Yanuarianto, Oscar Pertiwi, Eva Amalia Poerwoto, Happy Rezki Amalyadi Rina Andriati Rina Andriati, Rina Rosyidi, Muhammad Subhan Bahruddin Sadia, I Nyoman Saedi, M. Ridwan Septian, I Gede Nano Sofyan Suhardiani, Rr. Agustien Suhubdy Suhubdy Suhubdy Suhubdy Sukarne Sukarne Sumadiasa , I Wayan Lanus Suryadi, Muh. Aodil Fitriyan Fadjar Syamsul Hidayat Dilaga, Syamsul Hidayat Tanda Panjaitan Taqiuddin, Moh. Uhud Abdullah Unsunnidhal, Lalu Vebera Maslami Villano, Renato Andrin Wandira, Ica Ayu Wiwik Handayani Yulia Azmi Khotimah Yusuf Ahyar Sutaryono Yusuf Akhyar Sutaryono Zaid Al Gifari