Claim Missing Document
Check
Articles

KORELASI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE BURUH PABRIK DENGAN HASIL LUARAN BAYI DI KABUPATEN KUDUS Nasriyah Nasriyah; Yoni F Syukriani; Firman F. Wirakusumah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hasil luaran bayi merupakan hasil dari kehamilan yang dapat berupa hasil luaran menguntungkan dan tidak menguntungkan. Kunjungan Antenatal care (ANC) yang adekuat dan berkualitas dipercaya dapat mencegah terjadinya hasil luaran yang tidak menguntungkan.Tujuan : penelitian ini adalah untuk menganalisis kunjungan ANC  buruh pabrik dengan hasil luaran bayi yang tidak menguntungkan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kudus dari bulan Februari-April 2013 dengan rancangan penelitian potong lintang dan didapatkan 92 responden.Metode :Analisis dilakukan secara bivariabel dengan menggunakan uji Rank Spearman,Hasil penelitian : menunjukkan ada korelasi antara kunjungan ANC dengan hasil luaran bayi, untuk jumlah kunjungan (r=0,206., p=0,049) dan waktu kunjungan (r=-0,455., p=0,000).Simpulan : dalam penelitian ini adalah jumlah dan waktu kunjungan ANC berkorelasi dengan hasil luaran bayi, semakin banyak jumlah kunjungan ANC semakin baik hasil luaran bayi dan semakin terlambat waktu kunjungan ANC semakin jelek hasil luaran bayi.
Korelasi Kepemimpinan dengan Komitemen dan Lingkungan Kerja Dosen D3 Kebidanan Hesty Widyasih; Ma’mun Sutisna; Firman F. Wirakusumah
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 1, No 3 (2012): NOVEMBER
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.794 KB) | DOI: 10.22146/jpki.25101

Abstract

Background: Leadership in midwifery education may bring into positive change such as increase of organization quality. Leadership facilitates to build high working commitment and good working environment. Malcolm Baldrige criteria is a working management system that can measure leadership, working commitment and environment. This study aimed to analyze the correlation between leadership and working commitment or environment based on Malcolm Baldrige Criteria.Method: This was quantitative research with cross sectional design. Subjects of this study were 60 lecturers of diploma 3 midwifery in the DIY Province. The research was conducted in March-April 2011 using questionnaire based on Malcolm Baldrige Criteria. Data were analyzed by Rank Spearman and Chi Square with level of significant p<0,05.Results: There was positive correlation between leadership and working commitment (rs=0,740, p<0,001). Leadership has a positive correlation with working environment (rs=0,719 and p<0,001). The chi square result of leadership and working commitment and environment corellation shows p value<0,001. The more effective the leadership the higher the working commitment and environment would be. Age and work experience had no correlation with variables in this study. there were no difference between respondent who are married and unmarried regarding all variables.Conclusion: Based on Malcolm Baldrige Criteria, leadership has positive correlation with lecturer’s working commitment and environment. 
Kontribusi Stresor dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Tenaga Kependidikan Berdasarkan Uraian Tugasnya di Institusi Pendidikan Kesehatan Karya Husada Kediri (Sebuah Analisis Jalur) Wahyu Nuraisya; Firman F. Wirakusumah; Tina Dewi Judistiani
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 2, No 2 (2013): JULI
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.634 KB) | DOI: 10.22146/jpki.25177

Abstract

Background: Quality of management education is an important aspect for the continuity of education and the acquisition of quality outcomes. Human resource management requires good performance of educational personnel in providing services to students and the lecturers themselves supporting the implementation of tasks. For the lecturers, the demand of task implementation is sort of a stressor. A good motivation well-achieved the performance of educational personnel. This study aimed to determine the correlation of stressors and motivation of the lecturers’ performance based on job descriptions in the work of health education institution Karya Husada Kediri.Method: This study is an analytical research correlated with cross-sectional approach. The population is all educational personnel in health education institution Karya Husada Kediri. Study sample was 50 educational staff with a total population of the technique. Collecting date using questionnaire.Results: The results of correlation analysis using Pearson test found that work stressors negatively correlated (r = -0.315) with the performance, and there is a positive correlation (r = 0.408) between work motivation and performance. The results of analysis using path analysis showed a influence between stressors and simultaneously with the performance of work motivation with square values of r = 0.359 and the influence of other variables that are not observed at 0.641.Conclusion: Low work stressors and highly motivation could raise the performance of the educational personnel at health education institute Karya Husada Kediri so in that way there is much more thing to do how to deal with work stressors and motivational improvement to gain better performance.
COMMUNITY-BASED HEALTH-PROFESSIONS INTERPROFESSIONAL EDUCATION: A COLLABORATIVE AND SUSTAINABLE MODEL Tri Nur Kristina; Sudaryanto Sudaryanto; Fatikhu Yatuni Asmara; Nuryanto Nuryanto; Firman Wirakusumah; Yoni Syukriani
Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education Vol 7, No 1 (2018): MARET
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.896 KB) | DOI: 10.22146/jpki.35543

Abstract

Background: Community health problems should be solved comprehensively dan collaboratively by involving several health professionals. Combination of Community-based education (CBE) with Interprofessional education (IPE) might contribute in the management of community health problems and give experiences of health team collaboration for health professions students.Method: This was a preeliminary study to develop and to validate Model CBE-IPE. Research was done in the Faculty of Medicine Diponegoro University, Semarang involving 3 study programs i.e. Medicine, Nursing, and Nutrition. Research method was qualitative study by using document analyses to develop draft model followed by Focus Group Discussion (FGD) to validate the model. Results: Based on comparability of the curriculum and acquired competencies, the model can only be sufficient if implemented for students in 6th semester. The model has  been agreed to be implemented with several input and suggestions. Small group of students should work together to assess health problems in 1-2 family, to implement intervention, to monitor and evaluate their intervention, and to report their work. Assessment including activity, peer assessment, family evaluation, ability of presentation and discussion, and report writing. Perceptions of students, instructurs, and community member will be asked after implementation to evaluate the program. Conclusion: Model of CBE-IPE suggested to be implemented for students who have sufficient competencies to be applicated in the community. Review and further validation of this model is still needed after implementation.    
PENGEMBANGAN MODEL KONSELING KB BERBASIS VIDEO Astri Nurdiana; Firman Wirakusumah; Kuswandewi Mutyara
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 6, No 4 (2016): November 2016
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.041 KB)

Abstract

Salah satu rendahnya cakupan MKJP adalah karena rendahnya pengetahuan calon akseptor mengenai MKJP. Video dapat menjadi alternatif media konseling KB yang menarik dan mudah diingat oleh calon akseptor untuk mengatasi permasalahan tersebut. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu dengan pre-post test design. Sampel penelitian adalah 62 ibu nifas 10−14, terdiri atas kelompok kontrol dan perlakuan. Pre test pengetahuan dilakukan dengan mengisi enam pertanyaan pada hari ke 10−14 masa nifas. Post test pengetahuan dilakukan pada 36−40 hari masa nifas. Pre test pemilihan MKJP dilakukan dengan wawancara dan post test pemilihan MKJP dilakukan observasi sampai ibu nifas menggunakan alat kontrasepsi. Hasil penelitian didapatkan perbedaan pengetahuan MKJP pada kelompok kontrol dan perlakuan sebelum dengan sesudah perlakuan (p
Pengaruh Jenis Persalinan Bedah Sesar terhadap Kejadian Diare dan ISPA pada Bayi Nia Fararid Askar; Firman Fuad Wirakusumah; Maringan Diapari L.T; Hadi Susiarno; Kusnandi Rusmil; Dwi Agustian
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 4 (2020): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.56307

Abstract

Latar Belakang: Persalinan bedah sesar mempunyai risiko kegagalan pemberian ASI pada bayi karena durasi Inisiasi Menyusu Dini yang lebih singkat dan mobilisasi dini yang lebih lama daripada persalinan normal sehingga dapat mengakibatkan bayi rentan terhadap diare dan ISPA.Tujuan: Menganalisis pengaruh jenis persalinan bedah sesar dibandingkan dengan persalinan normal terhadap kejadian diare dan ISPA berdasarkan faktor: lama pemberian ASI Eksklusif, Inisiasi Menyusu Dini, mobilisasi dini, dan status imunisasi.Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kasus-kontrol. Sebanyak 220 responden (110 responden pada kejadian diare dan 110 responden pada kejadian ISPA) didapat berdasarkan rumus studi analitik komparatif tidak berpasangan dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling. Analisis data menggunakan uji regresi logistik.Hasil: Uji regresi logistik pada ibu dengan persalinan bedah sesar terhadap kejadian diare pada bayi nilai OR= 0,178 (0,065-0,486), Ibu dengan persalinan bedah sesar terhadap kejadian ISPA pada bayi mempunyai nilai OR= 2,773 (1,058-7,269).Kesimpulan:  Persalinan bedah sesar dapat melindungi terhadap kejadian diare dan persalinan bedah sesar berisiko terhadap kejadian ISPA. Pemberian ASI Eksklusif dapat mencegah bayi dan balita dari kejadian diare dan ISPA.
Mobile Phone Text Messaging Cross Platform Intervention for Cervical Cancer Screening: Changes in Knowledge and Attitude in Rural Areas Pre-Post Intervention Niken Bayu Argaheni; Firman F Wirakusumah; Maringan D.L. Tobing; Herry Herman; Deni K. Sunjaya; Yudi Mulyana Hidayat
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jnki.2020.8(2).123-133

Abstract

The key to the success of cervical cancer control programs is screening followed by adequate treatment. The socio-economic status gap and the low level of education lead to limited awareness and understanding of women of childbearing age. Increasing the capacity of knowledge of women of childbearing age through health education either directly or indirectly is important. Therefore, there is need to develop health education by utilizing the rapidly growing media today such as through the application of cross platform messages on smartphones. This study aims to analyze the effect of the application of health education on detection of cervical cancer through the application of cross-platform messages to increase knowledge and attitude of Women in Childbearing Age. A quasi-experimental research of pre-posttest design with control groups conducted consisting of 72 subjects of Women in Childbearing Age. Fogg's Behavior Model was the conceptual framework that guided the development of the cross-platform messaging intervention. A series of checklist from expert panel conducted to inform the development of the cross-platform messaging intervention. The messages are delivered for a 7-day period in the morning. Data collection using a checklist instrument. Univariable analysis through Rasch and bivariable modeling using numerical categorical comparative test, difference using T test. Findings revealed a significant increase in participants’ knowledge and attitude of cervical cancer screening. Women of Childbearing Age whose health education through cross-platform application has a 3.5 times probability of knowledge and good attitude compared to women of childbearing age who are not getting health education through cross-platform applications. Health education through cross-platform messaging services can be a cheap and effective method to improve the knowledge and attitude of women of childbearing age, as well as reaching individuals who have never done early detection of cervical cancer.
Pengaruh Penerapan Teknologi Broadband Wireless Access (BWA) Terhadap Efektivitas Biaya Praktik Klinik Kebidanan Gusti Ayu Pramita aswitami; Dany Hilmanto; Farid Husin; Johanes Cornelius Mose; Firman Fuad Wirakusumah; Henni Djuhaeni
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.376 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.44

Abstract

Sistem pembelajaran praktik klinik yang telah berjalan belum mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa. Biaya praktik klinik yang relatif mahal dengan tidak tercapainya kompetensi mahasiswa menunjukkan belum tercapainya efektivitas biaya pada praktik klinik kebidanan sehingga diperlukan upaya pengembangan praktik klinik. Salah satu upaya pengembangannya dengan menerapkan teknologi BWA. Tujuan penelitian ini adalah; mengukur capaian kompetensi mahasiswa, mengukur biaya praktik klinik pada sistem praktik dengan penerapan teknologi Broadbrand Wireless Access (BWA) dan menganalisis pengaruh penerapan teknologi BWA pada sistem praktik klinik terhadap efektivitas biaya.Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan posttest only with nonequivalent control groups. Subjek penelitian dibagi menjadi 2 kelompok yaitu; kelompok perlakuan sebanyak 27 orang dari 3 Institusi Pendidikan dan kelompok kontrol sebanyak 26 orang dari 2 Institusi Pendidikan. Penelitian ini dilakukan di RSUD Majalaya dan RSUD Soreang pada bulan September-Desember 2015. Perbedaan kompetensi dianalisis menggunakan uji Chi Kuadrat, perbedaan biaya dianalisis menggunakan uji Mann Whitney, pengaruh penerapan teknologi BWA terhadap efektivitas biaya menggunakan uji Chi Kuadrat.Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan pencapaian kompetensi yang bermakna pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p<0,05). Pada uji statistik terdapat perbedaan biaya praktik klinik pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p<0,05). Terdapat pengaruh penerapan teknologi BWA terhadap efektivitas biaya dengan uji Chi Kuadrat (p<0,05;RR=1,6;IK95%=1,2-2,3).  Simpulan penelitian ini adalah kompetensi mahasiswa lebih tinggi dengan biaya praktik klinik lebih rendah pada sistem praktik klinik yang menerapkan teknologi BWA dibandingkan dengan sistem yang telah berjalan. Sistem praktik klinik dengan penerapan teknologi BWA memberikan efektivitas biaya sebesar 1,68 kali.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan tentang Kehamilan Risiko Tinggi melalui Layanan Pesan Singkat terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Esti Hitatami; Bony Lestari; herman susanto; Dany Hilmanto; Tina Judistiani; Deni Sunjaya; Firman Wirakusumah
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 1, No 1 (2014): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.909 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v1i1.82

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih cukup tinggi, dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya.  Kematian ibu  yang tinggi tersebut disebabkan oleh komplikasi saat kehamilan dan persalinan. World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa 15-20% ibu hamil baik di negara maju maupun berkembang akan mengalami risiko tinggi (risti) dan/atau komplikasi kehamilan. Salah satu penyebab terjadinya  kehamilan risiko tinggi  pada ibu hamil adalah kurangnya pengetahuan dan sikap positif  ibu  tentang kesehatan reproduksi. Hal ini dapat disebabkan oleh rendahnya  status sosial ekonomi,  pendidikan yang rendah, kesenjangan  keterpaparan informasi, faktor kepercayaan dan pengalaman. Untuk mengoptimalkan pengetahuan dan sikap ini perlu dilakukan pendidikan kesehatan melalui pemberian layanan pesan singkat lewat telepon seluler. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh pendidikan kesehatan tentang kehamilan risiko tinggi melalui  layanan pesan singkat terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan rancangan pre test-post test control group design dengan jumlah sampel 114  orang ibu hamil. Pengambilan sampel ibu hamil dilakukan dengan cara randomisasi blok permutasi sehingga diperoleh  57 orang ibu hamil untuk kelompok intervensi dan 57 orang ibu hamil untuk kelompok kontrol. Variabel pengetahuan dan sikap tentang kehamilan risiko tinggi diukur dengan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan berupa layanan pesan singkat.   Perbedaan peningkatan pengetahuan dan sikap pada pada kelompok intervensi dan kontrol diuji secara statistik dengan uji t tidak berpasangan.Penelitian dilaksanakan dari bulan Desember 2013 sampai dengan  bulan Januari 2014. Hasil penelitian pada kelompok intervensi menunjukkan adanya  peningkatan skor rata-rata  pengetahuan dari 49,2±11,6 menjadi 60,6±12,6  (p<0,05). Selain itu terdapat peningkatan skor rata-rata  sikap dari 71,4±9,3 menjadi 76,3±5,7 (p<0,05). Sedangkan uji beda selisih peningkatan pengetahuan dan sikap antar kelompok intervensi dan kontrol menunjukkan perbedaan selisih pengetahuan bermakna dengan skor 11,4±12,5 dan 1,4±16,9  (p<0,05). Untuk variabel sikap, terdapat perbedaan selisih skor sikap yang bermakna pada kelompok intervensi sebesar 4,9±14,7 dan kelompok kontrol  sebesar – 5,9±9,6 (p<0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan  bahwa pendidikan kesehatan dengan  layanan pesan singkat dapat  meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang kehamilan risiko tinggi.
Pengaruh Penerapan Sistem Mentor Terhadap Pencapaian Keterampilan Klinik Asuhan Persalinan Mahasiswa Akademi Kebidanan Muhammadiyah Cirebon Nur hasanah; Endang Sutedja; Farid Husin; Dany Hilmanto; Firman Fuad Wirakusumah; Herman Susanto; Hadyana Sukandar; Tita Husnitawati Madjid8
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 4 (2015): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.034 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i4.3

Abstract

Sesuai dengan Kepmendiknas nomer 232/U/2000, kurikulum pendidikan diploma kebidanan terdiri  dari 40 % teori dan 60 % praktik, sehingga proporsi praktik lebih banyak. Sistem pembelajaran praktik klinik kebidanan yang selama ini berjalan terbukti belum mampu meningkatkan keterampilan klinik mahasiswa untuk itu diperlukan pengelolaan pembelajaran praktik klinik yang efektif dan efisien. Sejumlah penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara mentoring dengan pengembangan karir, pengembangan keterampilan, serta memberikan nilai tambah pada pelaksanaan rencana ekuitas. Tujuan penelitian ini adalah penerapan sistem mentor pada pendidikan kebidanan dapat meningkatkan keterampilan klinik mahasiswa. Metode Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan penelitian quasi experiment dengan post test only control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling dengan subjek penelitian mahasiswa Akbid Muhammadiyah Cirebon yang mengikuti PKK I gelombang I, berjumlah 34 orang, pembimbing klinik 11 orang, pembimbing akademik sebanyak 8 orang, sehingga total sampel berjumlah 53 orang. Analisis kesetaraan responden dilakukan dengan uji chi-kuadrat, analisis bivariabel dengan uji Mann Whitney untuk menilai perbedaan penilaian terhadap sistem mentor dan sistem koordinator, uji t untuk menilai perbedaan keterampilan mahasiswa, dan analisis multivariabel dengan regresi logistik untuk menilai pengaruh penerapan sistem mentor terhadap pencapaian keterampilan klinik mahasiswa.Hasil penelitian keterampilan mahasiswa dalam asuhan persalinan dengan nilai rata-rata lebih tinggi pada sistem mentor 77,76 dibandingkan sistem koordinator dengan nilai rata-rata 68,94 (p<0,001). Variabel sistem mentor mempunyai pengaruh yang paling signifikan terhadap pencapaian keterampilan klinik dengan nilai RR 28,433. Simpulan hasil penelitian, sistem mentor dinilai lebih baik dalam pencapaian keterampilan klinik mahasiswa. Sistem mentor berpengaruh 28 kali terhadap pencapaian keterampilan klinik mahasiswa.
Co-Authors Achadiyani Achmad Arifin Achmad Suardi Adjat Sedjati Rasyad Ahmad Faried Ahmad Farried Alil Usman Anita D. Anwar Anita D. Anwar Anita Deborah Anwar Anita Megawati Fajrin Annisa Rahmidini Ardini Saptaningsih Raksanagara, Ardini Saptaningsih Ari indra Susanti Arva Rochmawati Astri Nurdiana Bainuan, Lina Darmayanti Bony Lestari Bony Wiem Lestari Budi Handono Dadan Susandi Damayanti, Melly Dany Hilmanto Dasim Budimansyah Deni K. Sunjaya Deni K. Sunjaya Deni Sunjaya Desti Nataria, Desti Dewi Diah Herawati Dewi M.D Herawati Dewi Marhaeni Diah Herawati Dodi Sismayadi Dwi Agustian Eddy Fadlyana Elsa P Setiawati Elsa Setiawati Endang Susilowati Endang Sutedja Endang Sutedja Erni Hernawati Esti Hitatami Evi Sri Suryani Farid Husin Farid Husin Farid Husin Farid Husin Farid Husin Faried, Leri S Farried, Ahmad Fatikhu Yatuni Asmara Fauzia Laili Febi Puji Utami Gaga Irawan Gaga Irawan Nugraha Gusti Ayu Pramita aswitami Hadi Susiarno Hadi Susiarno Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hasan Purwana Hendrikus Masang Ban Bolly Henni Djuhaeni Herlambang Herlambang Herlambang Herman Susanto Herman Susanto Herman, Herry Herry Garna Herry Herman Herry Herman Hesty Widyasih Hesty Widyasih Hidayat Wijayanegara Hidayat, Yudi M Hiroyuki Kuwanto Husin, Farid Husin, Farid Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Fitria Elmeida Ika Fitria Elmeida Ike Rostikawati Husen Indah, Astrina Rosaria Ishak Abdulhak Ishak Nurihsan Ismawati, Iis Ita Susanti J Bennebroek Gravenhorst Jasmi ati Johanes C Mose Johanes C. Mose Jusuf Effendi Jusuf S Effendi Kurniawati Kurniawati Kusnandi Rusmil Kusnandi Rusmil Kuswandewi Mutyara Kuwanto, Hiroyuki Lailatul Mustaghfiroh Lasiyati Yuswo Yani Lepita, Lepita Leri S Faried Leri Septiani M. Nurhalim Shahib M. Rizkar Arev Sukarsa Made Kornia Karkata Mamun Sutisna Maringan Diapari L.T MARINGAN DIAPARI LUMBAN TOBING Maya K. Puspitasari Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Meita Dhamayanti Mieke Hemiawati Satari Mintareja Teguh Muhammad Nurhalim Shahib Muhammad Zafrullah Arifin Nanan Sekarwana Nasriyah - Nasriyah Nasriyah Nenny Yoanitha Nia Fararid Askar Niken Bayu Argaheni Noverina, Rachmawati Nur Alam Nur hasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurihsan, Achmad Juntika Nurul Kodiyah Nurwijayanti Nuryanto Nuryanto Octaviani, Dhita Aulia Oki Suwarsa Osman Syarief Ponpon S. Idjradinata R Brand Raden Tina Dewi Judistiani Rahmidini, Annisa Ruswana Anwar Sari Puspa Dewi Setiawan Setiawan Setiawati, Elsa Puji Sismayadi, Dodi Siti Nurjanah Sofie R. Krisnadi Sri Komalaningsih Sri Wahyuningsih Sudaryanto Sudaryanto Suryani Soepardan Susiarno, Hadi Tina Judistiani Tita Husnitawati Madjid Tita Husnitawati Madjid8 Tita Madjid Tri Hanggono Achmad Tri Nur Kristina Unggul Yudatmo Vita Murniati Tarawan Vita Murniati Tarawan Wahyu Nuraisya Widia Natalia Yoni F Syukriani Yoni Syukriani Yoni Syukriani Yudi M Hidayat Yudi Mulyana Hidayat