Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pekerjaan Di Pabrik Rokok danPerilaku Hidup Bersih Sehat Ibu Terhadap Kematian Bayi Lailatul Mustaghfiroh; Jusuf Effendi; Farid Husin; Firman Wirakusumah; Elsa Setiawati; Alil Usman
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 1, No 1 (2014): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.221 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v1i1.83

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia cenderung meningkat.Faktor risiko masa neonatal umumnya disebabkan oleh kejadian pranatal, intranatal, dan tepat setelah lahir, sedangkan masa pascaneonatal dipengaruhi oleh lingkungan bayi.Salah satu upaya untuk menurunkan AKB adalah tindakan preventif terhadap faktor risiko kematian bayi tersebut.Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pekerjaan di pabrik rokok dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) ibu terhadap kematian bayi.Rancangan penelitian menggunakan analitik komparatif dengan pendekatan kasus kontrol.Subjek penelitian adalah 60 ibu yang bayinya meninggal sebagai kelompok kasus dan 60 ibu yang bayinya sudah berulang tahun pada saat dilakukan penelitian sebagai kelompok kontrol.Karakteristik demografi dan indikator PHBS ibu diketahui menggunakan kuesioner.Analisis statistik menggunakan uji chi kuadrat.Hasil penelitian tidak terdapat hubungan bermakna antara pekerjaan di Pabrik Rokok dan PHBS ibu terhadap kematian bayi (p>0,05). Interaksi antara pekerjaan di Pabrik Rokok dan sikap positif mengenai PHBS merupakan faktor risiko paling dominan terhadap kematian bayi dengan OR 2,80 (IK 95%=0,64–13,07).Simpulan tidak terdapat hubungan pekerjaan di Pabrik Rokok dan PHBS ibu terhadap kematian bayi. Ibu yang bekerja di Pabrik Rokok dan memiliki sikap positif mengenai PHBS merupakan faktor risiko terjadinya Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), asfiksia neonatorum, kelainan kongeital, infeksi, dan diare sebagai penyebab langsung kematian bayi. 
Peran Penerapan Model Pembelajaran Asuhan Persalinan Kala I dan II Terintegrasi Terhadap Motivasi dan Kompetensi Mahasiswa serta Kepuasan Pasien pada Praktik Klinik Kebidanan Sri Wahyuningsih; Hadi Susiarno; Setiawan Setiawan; Farid Husin; Ishak Abdulhak; Firman Fuad Wirakusumah
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 4 (2015): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.465 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i4.71

Abstract

Asuhan persalinan  yang diberikan bidan sesuai kebutuhan dan menyesuaikan dimensi fisiologis, psikologis, agama, budaya yang dipadukan dengan kompetensi dasar dalam asuhan persalinan. Penerapan model pembelajaran asuhan persalinan kala I dan II terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan motivasi, kompetensi dan sesuai harapan masyarakat yaitu memberikan kepuasan pelayanan yang diberikan mahasiswa DIII Kebidanan  pada praktik klinik. Tujuan penelitian ini adalah mengukur perbedaan motivasi, kompetensi mahasiswa, menganalisis hubungan motivasi dan kompetensswsi serta menganalis peranan kompetensi terhadap kepuasan pasien Metode penelitian menggunakan quasy experimental dengan one group pretest-postest design. Subyek penelitian adalah mahasiswa DIII Kebidanan semester IV Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta,  pasien yang diberi asuhan persalinan kala I dan II terintegrasi oleh mahasiswa masing masing sejumlah 37 responden dan memenuhi kriteria inklusi. Perbedaan motivasi, kompetensi dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, uji Rank Spearman untuk menganalisis korelasi motivasi dan kompetensi (pengetahuan, sikap, ketrampilan) dengan kepuasan pasien. Hasil penelitian ini, ada peningkatan rerata nilai motivasi 40,48%, pengetahuan 57,8%, sikap 53,6%, ketrampilan 52,47%, dan kompetensi mahasiswa 64,86% sesudah penerapan model pembelajaran asuhan persalinan kala I dan II terintegrasi. Korelasi motivasi dan kompetensi menunjukkan p>0,485, peranan kompetensi terhadap kepuasan (variabel ketrampilan) mempunyai korelasi sedang sebesar 0,567  (r2=32,14%) terhadap kepuasan pasien. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat  peningkatan motivasi dan kompetensi motivasi dan kompetensi mahasiswa sesudah penerapan model pembelajaran asuhan persalinan kala I dan II terintegrasi, tidak ada korelasi antara motivasi dengan kompetensi mahasiswa. Kompetensi mahasiswa berperan terhadap kepuasan dengan aspek ketrampilan yang paling berperan terhadap kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan.
Penerapan Gerakan Karakter Sejuk Emosi, Hati, Akal, dan Tubuh (SEHAT) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Diploma III Kebidanan Endang Susilowati; Nanan Sekarwana; Herman Susanto; Farid Husin; Firman F Wirakusumah; Juntika Nurihsan
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 2 (2016): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.347 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i2.51

Abstract

Berdasarkan kajian literatur, survei, dan pengalaman di lapangan, pelayanan kebidanan belum sesuai dengan harapan. Salah satu penyebabnya adalah karakter yang dimiliki bidan belum maksimal terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan karakter diyakini memiliki dampak yang besar dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter dalam diri seseorang. Gerakan Karakter Sejuk, Emosi, Hati, Akal, dan Tubuh (SEHAT) merupakan upaya menggerakkan civitas akademika dalam menanamkan nilai-nilai karakter yang baik berdasarkan kesejukan emosi, hati, akal, dan tubuh melalui gerakan pengungkapan nilai karakter, gerakan disiplin kampus, gerakan artikel dinding, gerakan olahraga, dan gerakan metamorfosa. Nilai karakter yang dikembangkan adalah mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, dan menghargai prestasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah action research dengan pre-post test design. Penelitian dilaksanakan selama 12 minggu, dengan masing-masing siklus selama 4 minggu. Populasinya adalah mahasiswa Diploma III Kebidanan Semester III Akademi Kebidanan (Akbid) Panti Wilasa YAKKUM Semarang dan Akbid Ar Rum Salatiga dengan jumlah 62 orang, menggunakan total populasi. Analisis data untuk nilai karakter mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, menghargai prestasi, dan motivasi belajar dilakukan dengan uji T berpasangan dan uji Wilcoxon, sedangkan pengujian hipotesisnya dengan uji Korelasi Pearson dan Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan penerapan gerakan karakter “SEHAT” meningkatan nilai karakter mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, dan menghargai prestasi (p<0,001). Penerapan gerakan karakter “SEHAT” meningkatkan motivasi belajar (p<0,001). Terdapat korelasi positif antara nilai karakter mandiri (p=0,005), tanggung jawab (p<0,001), kreatif (p=0,003), kerja keras (p=0,003), menghargai prestasi (p<0,001) dengan motivasi belajar. Simpulan hasil penelitian, penerapan gerakan karakter “SEHAT” meningkatkan nilai mandiri, tanggung jawab, kreatif, kerja keras, menghargai prestasi, dan motivasi belajar mahasiswa serta terdapat korelasi positif.
Hubungan Karakteristik Pembimbing Klinik Dengan Keterampilan Klinik Asuhan Persalinan Normal Pada Mahasiswa Program Diploma III Kebidanan Kurniawati Kurniawati; Endang Sutedja; Farid Husin; Dany Hilmanto; Firman Wirakusumah; Herman Susanto; Hasan Purwana; Yoni Syukriani
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 1, No 1 (2014): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.528 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v1i1.79

Abstract

Keterampilan klinik mahasiswa merupakan elemen penting dalam membangun kompetensi lulusan pendidikan bidan. Pencapaian keterampilan klinik mahasiswa di lahan praktik  sangat bergantung pada pembimbing klinik. Karakteristik pembimbing klinik yang efektif akan menghasilkan pembelajaran klinik yang efektif. Pembelajaran klinik yang efektif akan mendukung pencapaian keterampilan klinik mahasiswa di lahan praktik.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis karakteristik pembimbing klinik yang berhubungan dengan keterampilan klinik mahasiswa dalam asuhan persalinan normal. Penelitian ini merupakan penelitian  kuantitatif dengan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa DIII Kebidanan yang sedang praktik PKK III di ruang bersalin RSUD Banjar dan RSUD Tasikmalaya sampai dengan Juni 2013 yang berjumlah 70 orang, dan 28 orang pembimbing klinik. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling.Analisis univariabel dengan distribusi frekuensi, analisis bivariabel dengan uji chi-kuadrat, dan analisis multivariabel dengan regresi logistik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan karakteristik demografi dengan keterampilan klinik mahasiswa dalam asuhan persalinan normal(p=0,022). Terdapat hubungan karakteristik kualitas pembimbing klinik  dengan keterampilan klinik asuhan persalinan normal(p=0,022). Variabel pelatihan merupakan faktor paling berperan terhadap keterampilan klinik asuhan persalinan normal (POR= 15; IK 95%= 1.629-138.156). Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa terdapat hubungan karakteristik pembimbing klinik dengan keterampilan klinik mahasiswa dalam asuhan persalinan normal. Dengan demikian dalam menentukan lahan praktik harus memperhatikan  karakteristik pembimbing klinik yang ada pada lahan praktik.
Pengembangan Media Pembelajaran Praktikum untuk Meningkatkan Keterampilan Asuhan Persalinan Nurul Kodiyah; Dewi Diah Herawati; Bony Wiem Lestari; Farid Husin; Firman Fuad Wirakusumah; Elsa P Setiawati
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 3 (2015): September
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.834 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i3.67

Abstract

Institusi pendidikan bidan perlu membuat suatu strategi pembelajaran yang efektif dan efisien untukmeningkatkan kompetensi lulusannya. Analisis terhadap mata kuliah asuhan persalinan dilakukan agardiketahui masalah dan rekomendasi perbaikan pembelajaran secara operasional sehinggameningkatkan keterampilan dalam menolong persalinan. Pengembangan media pembelajaran asuhanpersalinan dilakukan dengan membuat modul dan modifikasi phantom. Penelitian ini menggunakandesain penelitian operasional, data dan metode analisis adalah kualitatif dengan pendekatan studikasus yang bersifat interpretivism. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam,diskusi kelompok dan observasi serta studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah dosen pengampumata kuliah asuhan persalinan, mahasiswa, dosen penguji skills dan ketua prodi. Analisis datakualitatif meliputi transkripsi, reduksi, koding, kategorisasi dan interpretasi hasil penelitian. Hasilpenelitian dari analisis situasi pembelajaran asuhan persalinan, yaitu pada proses perencanaan telahdilakukan perumusan tujuan dan kegiatan serta penyusunan silabus namun rencana pelaksanaanpembelajaran dan panduan praktikum belum dibuat. Proses pelaksanaan pembelajaran praktikumbelum sesuai dengan rencana terutama berkaitan dengan metode, media, jadwal dan waktu praktikum.Proses evaluasi penilaian yang dilakukan antar lain responsi, target skill, ujian akhir semester dan ujianketerampilan. Kendala pembelajaran praktikum yaitu kehadiran dosen, keterbatasan sarana danprasarana, motivasi dan keaktifan mahasiswa serta alokasi waktu. Pengembangan perencanaan dimulaidari menentukan tujuan dari standar kompetensi, mengembangkan alat evaluasi, menetapkan kegiatanpembelajaran, pemantapan dalam program pembelajaran. Pengembangan pelaksanaan yangditawarkan antara lain menentukan pre test pelaksanaan praktik, penyampaian pembelajaran sesuaidengan perencanaan, modifikasi media praktikum dan penyusunan panduan praktikum.Pengembangan post test dilakukan pada ranah psikomotor yang dilakukan dosen melalui pengamatanmulai dari persiapan alat, proses praktikum, hasil dokumentasi, sikap kerja serta waktu yangdigunakan. Evaluasi juga dilakukan pada area kognitif dan afektif berupa pembobotan lisan atauresponsi (10%), tulis atau pilihan ganda dan essay (30%), portofolio atau makalah dan dokumentasi(20%).
Upaya Meningkatkan Kinerja Dosen dengan Penerapan Model Preseptor Jarak Jauh pada Pengembangan Sistem Pembelajaran Praktik Klinik Arva Rochmawati; Firman Fuad Wirakusumah; Farid Husin; Johanes Cornelius Mose; Dany Hilmanto; Henni Djuhaeni
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.56

Abstract

Kompetensi beberapa bidan saat ini masih belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut berkaitan dengan proses penyelenggaraan pendidikan bidan. Dosen merupakan salah satu unsur utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Permasalahan selama ini menunjukkan bahwa kinerja dosen belum efektif terutama dalam pembimbingan praktik klinik kebidanan sehingga beban tugas dosen Tri Dharma Perguruan Tinggi belum terlaksana dengan baik.Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh model preseptor jarak jauh pada pembelajaran praktik klinik terhadap peningkatan kinerja dosen.Desain penelitian menggunakan kuasi eksperimental (The pre test-post test control group design).Subjek penelitian diambil secara purposive sampling yaitu 67 dosen institusi kebidanan. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial yaitu uji Chi Kuadrat, uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney, uji Regresi Logistik.Terdapat perbedaan penilaian kinerja dosen pada kelompok perlakuan setelah diberikan model preseptor jarak jauh dibandingkan dengan kelompok kontrol dengan selisih rerata10,98 (p<0,05). Model preseptor jarak jauh dalam pembelajaran praktik klinik meningkatkan 9 kali kinerja dosen menjadi lebih baik (OR 8,681 (IK95%; 2,884 – 26,129)). Peningkatan kerja dosen tersebut terjadi karena terdapat efektifitas waktu dan tenaga dosen sehingga mampu melaksanakan tugas yang lain sesuai Tri dharma perguruan tinggi.
Pengaruh Penerapan Sistem Mentor Terhadap Pencapaian Keterampilan Klinik Asuhan Persalinan Mahasiswa Akademi Kebidanan Muhammadiyah Cirebon (Suatu Studi Eksploratif di Akademi Kebidanan Muhammadiyah Cirebon) Nurhasanah Nurhasanah; Endang Sutedja; Farid Husin; Dany Hilmanto; Firman Wirakusumah; Herman Susanto; Hadyana Sukandar; Tita Madjid
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 1, No 1 (2014): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.766 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v1i1.76

Abstract

Sesuai dengan Kepmendiknas nomer 232/U/2000, kurikulum pendidikan diploma kebidanan terdiri  dari 40 % teori dan 60 % praktik, sehingga proporsi praktik lebih banyak. Sistem pembelajaran praktik klinik kebidanan yang selama ini berjalan terbukti belum mampu meningkatkan keterampilan klinik mahasiswa untuk itu diperlukan pengelolaan pembelajaran praktik klinik yang efektif dan efisien. Sejumlah penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara mentoring dengan pengembangan karir, pengembangan keterampilan, serta memberikan nilai tambah pada pelaksanaan rencana ekuitas. Tujuan penelitian ini adalah penerapan sistem mentor pada pendidikan kebidanan dapat meningkatkan keterampilan klinik mahasiswa. Metode Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan penelitian quasi experiment dengan post test only control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling dengan subjek penelitian mahasiswa Akbid Muhammadiyah Cirebon yang mengikuti PKK I gelombang I, berjumlah 34 orang, pembimbing klinik 11 orang, pembimbing akademik sebanyak 8 orang, sehingga total sampel berjumlah 53 orang. Analisis kesetaraan responden dilakukan dengan uji chi-kuadrat, analisis bivariabel dengan uji Mann Whitney untuk menilai perbedaan penilaian terhadap sistem mentor dan sistem koordinator, uji t untuk menilai perbedaan keterampilan mahasiswa, dan analisis multivariabel dengan regresi logistik untuk menilai pengaruh penerapan sistem mentor terhadap pencapaian keterampilan klinik mahasiswa.Hasil penelitian keterampilan mahasiswa dalam asuhan persalinan dengan nilai rata-rata lebih tinggi pada sistem mentor 77,76 dibandingkan sistem koordinator dengan nilai rata-rata 68,94 (p<0,001). Variabel sistem mentor mempunyai pengaruh yang paling signifikan terhadap pencapaian keterampilan klinik dengan nilai RR 28,433. Simpulan hasil penelitian, sistem mentor dinilai lebih baik dalam pencapaian keterampilan klinik mahasiswa. Sistem mentor berpengaruh 28 kali terhadap pencapaian keterampilan klinik mahasiswa.
Peran Penerapan Model Pembelajaran Asuhan Kehamilan Terintegrasi terhadap Motivasi dan Kompetensi Mahasiswa serta Kepuasan Pasien pada Praktik Klinik Kebidanan Siti Nurjanah; Oki Suwarsa; Vita Murniati Tarawan; Farid Husin; Firman Fuad Wirakusumah; Hadi Susiarno; Ishak Abdulhak
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 4 (2015): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.382 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i4.47

Abstract

Pelayanan bidan dalam memberikan asuhan kehamilan belum seperti yang diharapkan. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang dengan pesat dan dampaknya terjadi perubahan nilai serta kebutuhan masyarakat yang meningkat terhadap bidan. Bila kondisi tersebut tidak diatasi, maka kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap bidan akan semakin menurun dan sulit untuk ditingkatkan. Peningkatan kualitas bidan harus didukung dengan peningkatan kualitas pendidikan salah satunya melalui model pembelajaran yang baik guna membantu meningkatkan motivasi dan kompetensi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi dan kompetensi mahasiswa dengan kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimental dengan one group pre- test post- test design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV program studi DIII Kebidanan UNS dan pasien ibu hamil di rumah sakit dan puskesmas wilayah Surakarta yaitu RSUD Karanganyar, RSUD Banyudono, Puskesmas Pajang, Puskesmas Gajahan dan RB Barokah. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total populasi. Analisis untuk uji komparatif menggunakan uji Wilcoxon, dan untuk mengetahui peran suatu variabel menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian terdapat peningkatan motivasi 40,48% (p<0,05), peningkatan kompetensi 43,24%, yang terdiri dari pengetahuan sebesar 20,06% (p<0,05), sikap sebesar 56,76% (p<0,05), keterampilan sebesar 53,15%(p<0,05) dan kompetensi berperan 13,86 kali terhadap kepuasan pasien. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran asuhan kehamilan terintegrasi mampu meningkatkan motivasi dan kompetensi mahasiswa D III kebidanan, serta meningkatkan kepuasan pasien pada praktik klinik kebidanan.
Hubungan Faktor Risiko Kegawatdaruratan Obstetri Menurut Rochjati dengan Pelaksanaan Rujukan oleh Bidan di RSUD Gambiran Kediri Fauzia Laili; Herry Garna; Gaga Irawan; Farid Husin; Firman F. Wirakusumah; Deni K. Sunjaya; Hadi Susiarno
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 2 (2015): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.63 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i2.11

Abstract

Kegawatdaruratan obstetri merupakan penyebab utama kematian maternal dan perinatal. Kegawatdaruratan obstetri menurut Rochjati terbagi menjadi 3 kelompok faktor risiko, yaitu APGO (Ada Potensi Gawat Obstetri), AGO (Ada Gawat Obstetri), dan AGDO (Ada Gawat Darurat Obstetri). Berbagai penelitian menyatakan salah satu upaya penatalaksanaan yang efektif pada kegawatdaruratan obstetri dengan pelaksanaan rujukan. Rujukan yang tepat dan terencana dapat menyelamatkan ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor risiko kegawatdaruratan obstetri (APGO, AGO, dan AGDO) dengan pelaksanaan rujukan oleh bidan di RSUD Gambiran Kediri. Desain penelitian secara kuantitatif dengan pendekatan potong silang dilaksanakan pada Januari–Februari  2014 dengan jumlah sampel sebesar 150. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive sampling. Pengumpulan data sekunder berdasarkan laporan ruang bersalin dan rekam medik rumah sakit periode Januari–Desember 2011. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna faktor risiko kegawatdaruratan obstetri pada variabel APGO dan AGO antara rujukan terencana dan rujukan terlambat (p>0,05), namun terdapat perbedaan bermakna pada variabel AGDO antara rujukan terencana dan rujukan terlambat. Meningkatnya faktor risiko kegawatdaruratan obstetri akan meningkatkan pelaksanaan rujukan terencana lebih dari 6 kali (OR=6,12). Simpulan penelitian ini adalah  faktor risiko kegawatdaruratan obstetri pada AGDO berhubungan dengan pelaksanaan rujukan dan peningkatan faktor risiko kegawatdaruratan obstetri akan meningkatkan pelaksanaan rujukan oleh bidan
Peran Penerapan Model Pembelajaran Asuhan Persalinan Kala III dan IV Terintegrasi Terhadap Motivasi dan Kompetensi Mahasiswa Serta Kepuasan Pasien Pada Praktik Klinik Kebidanan Lasiyati Yuswo Yani; Gaga Irawan Nugraha; Firman Fuad Wirakusumah; Farid Husin; Ishak Abdulhak; Vita Murniati Tarawan; Oki Suwarsa
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 4 (2015): Desember
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.366 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i4.63

Abstract

Model pembelajaran asuhan kebidanan saat ini belum menjawab kebutuhan masyarakat, sehingga diperlukan model pembelajaran alternatif dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal komptensi bidan.  Model pembelajaran terintegrasi merupakan model pembelajaran yang sistematis dan komprehensif sehingga tujuan penerapan model ini meningkatkan motivasi dan kompetensi mahasiswa dalam praktik klinik kebidanan pada akhirnya diharapkan akan menimbulkan kepuasan pasien pada layanan yang diberikan mahasiswa pada praktik klinik kebidanan. Metode penelitian analitik dengan rancangan penelitian quasy experiment dengan pre test post test design.  Pengambilan sampel dilakukan dengan cara total populasi dengan subjek penelitian mahasiswa DIII Kebidanan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta semester IV dengan jumlah 37 mahasiswa dan  ibu postpartum yang persalinan kala III dan IV nya ditolong oleh mahasiswa. Analisis uji Wilcoxon untuk menilai perbedaan motivasi dan kompetensi (pengetahuan, sikap dan keterampilan) mahasiswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran.  Uji Rank Spearman untuk mengetahui korelasi antara motivasi dan kompetensi (pengetahuan, sikap dan keterampilan) dengan kepuasan pasien, serta Uji regresi linier untuk menganalisis peran kompetensi (pengetehuan, sikap dan keterampilan) terhadap kepuasan pasien. Hasil penelitian motivasi dan kompetensi meningkat setelah penerapan (p<0,05), dengan peningkatan 45,06% motivasi dan kompetensi, 45,06% pada aspek pengetahuan, 42,06% pada aspek sikap, 53,83% pada aspek keterampilan.  Motivasi tidak berkorelasi terhadap kompetensi dengan p>0,05.  Kompetensi (pengetahuan, sikap dan keterampilan) berkorelasi terhadap kepuasan p<0,05 pasien dengan variabel sikap mempunyai korelasi cukup erat terhadap kepuasan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,687 pada r² 47,2%. Simpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran asuhan persalinan kala III dan IV meningkatkan motivasi dan kompetensi (pengetahuan, sikap dan keterampilan) mahasiswa.  Motivasi tidak berkorelasi terhadap kompetensi mahasiswa, hal ini dapat disebabkan oleh faktor mahasiswa, lingkungan keluarga, dan lingkungan pembelajaran.  Kompetensi berperan terhadap kepuasan pasien pada asuhan yang diberikan mahasiswa pada praktik klinik kebidanan.  Kompetensi yang paling berperan terhadap kepuasan pasien terletak pada aspek sikap.
Co-Authors Achadiyani Achmad Arifin Achmad Suardi Adjat Sedjati Rasyad Ahmad Faried Ahmad Farried Alil Usman Anita D. Anwar Anita D. Anwar Anita Deborah Anwar Anita Megawati Fajrin Annisa Rahmidini Ardini Saptaningsih Raksanagara, Ardini Saptaningsih Ari indra Susanti Arva Rochmawati Astri Nurdiana Bainuan, Lina Darmayanti Bony Lestari Bony Wiem Lestari Budi Handono Dadan Susandi Damayanti, Melly Dany Hilmanto Dasim Budimansyah Deni K. Sunjaya Deni K. Sunjaya Deni Sunjaya Desti Nataria, Desti Dewi Diah Herawati Dewi M.D Herawati Dewi Marhaeni Diah Herawati Dodi Sismayadi Dwi Agustian Eddy Fadlyana Elsa P Setiawati Elsa Setiawati Endang Susilowati Endang Sutedja Endang Sutedja Erni Hernawati Esti Hitatami Evi Sri Suryani Farid Husin Farid Husin Farid Husin Farid Husin Farid Husin Faried, Leri S Farried, Ahmad Fatikhu Yatuni Asmara Fauzia Laili Febi Puji Utami Gaga Irawan Gaga Irawan Nugraha Gusti Ayu Pramita aswitami Hadi Susiarno Hadi Susiarno Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hasan Purwana Hendrikus Masang Ban Bolly Henni Djuhaeni Herlambang Herlambang Herlambang Herman Susanto Herman Susanto Herman, Herry Herry Garna Herry Herman Herry Herman Hesty Widyasih Hesty Widyasih Hidayat Wijayanegara Hidayat, Yudi M Hiroyuki Kuwanto Husin, Farid Husin, Farid Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Fitria Elmeida Ika Fitria Elmeida Ike Rostikawati Husen Indah, Astrina Rosaria Ishak Abdulhak Ishak Nurihsan Ismawati, Iis Ita Susanti J Bennebroek Gravenhorst Jasmi ati Johanes C Mose Johanes C. Mose Jusuf Effendi Jusuf S Effendi Kurniawati Kurniawati Kusnandi Rusmil Kusnandi Rusmil Kuswandewi Mutyara Kuwanto, Hiroyuki Lailatul Mustaghfiroh Lasiyati Yuswo Yani Lepita, Lepita Leri S Faried Leri Septiani M. Nurhalim Shahib M. Rizkar Arev Sukarsa Made Kornia Karkata Mamun Sutisna Maringan Diapari L.T MARINGAN DIAPARI LUMBAN TOBING Maya K. Puspitasari Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Meita Dhamayanti Mieke Hemiawati Satari Mintareja Teguh Muhammad Nurhalim Shahib Muhammad Zafrullah Arifin Nanan Sekarwana Nasriyah - Nasriyah Nasriyah Nenny Yoanitha Nia Fararid Askar Niken Bayu Argaheni Noverina, Rachmawati Nur Alam Nur hasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurihsan, Achmad Juntika Nurul Kodiyah Nurwijayanti Nuryanto Nuryanto Octaviani, Dhita Aulia Oki Suwarsa Osman Syarief Ponpon S. Idjradinata R Brand Raden Tina Dewi Judistiani Rahmidini, Annisa Ruswana Anwar Sari Puspa Dewi Setiawan Setiawan Setiawati, Elsa Puji Sismayadi, Dodi Siti Nurjanah Sofie R. Krisnadi Sri Komalaningsih Sri Wahyuningsih Sudaryanto Sudaryanto Suryani Soepardan Susiarno, Hadi Tina Judistiani Tita Husnitawati Madjid Tita Husnitawati Madjid8 Tita Madjid Tri Hanggono Achmad Tri Nur Kristina Unggul Yudatmo Vita Murniati Tarawan Vita Murniati Tarawan Wahyu Nuraisya Widia Natalia Yoni F Syukriani Yoni Syukriani Yoni Syukriani Yudi M Hidayat Yudi Mulyana Hidayat