Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Kualitas Soft Skill Mahasiswa Sebelum dan Sesudah Pelatihan Manajemen Diri Erni Hernawati; Ponpon S. Idjradinata; Ike Rostikawati Husen; Farid Husin; Firman F. Wirakusumah; Muhammad Nurhalim Shahib; Dewi M.D Herawati
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 2 (2015): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.087 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i2.46

Abstract

Institusi pendidikan bidan bertujuan mencetak lulusan bidan yang memiliki kemampuan baik secara akademik maupun non akademik dan siap kerja. Berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan soft skill mahasiswa hingga saat ini belum memuaskan. Salah satu cara meningkatkan kualitas soft skill mahasiswa yaitu dengan pelatihan manajemen diri. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kualitas soft skill dari aspek komunikasi, kepemimpinan, dan etika mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan pelatihan manajemen diri. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan desain one group pre-test and post-test design. Populasi penelitian mahasiswa Program Studi DIII Kebidanan yang teridentifikasi nilai soft skill rendah berjumlah 47 orang. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Pengukuran soft skill menggunakan kuesioner. Hasil analisis penelitian kualitas soft skill mahasiswa sebelum dan sesudah diberikan pelatihan menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,001). Hasil analisis paired t-test untuk aspek komunikasi diperoleh nilai p<0,001 dan uji Wilcoxon untuk aspek kepemimpinan dan etika diperoleh nilai p<0,001. Simpulan penelitian ini adalah soft skill aspek kepemimpinan mengalami peningkatan skor yang lebih tinggi sebesar 36,4%, soft skill aspek etika mendapat peningkatan skor 27,2%, sedangkan soft skill aspek komunikasi hanya meningkat 21,0%
Upaya Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Praktik Asuhan Persalinan melalui Model Pembelajaran Praktik Klinik Kebidanan Anita Megawati Fajrin; Farid Husin; Anita Deborah Anwar; Johanes Cornelius Mose; Firman Fuad Wirakusumah; Ishak Nurihsan
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 3, No 1 (2016): Maret
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.656 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v3i1.62

Abstract

Praktik klinik merupakan bagian penting dari proses pendidikan kebidanan. Sistem praktik klinik kebidanan yang selama ini berjalan masih menuai banyak permasalahan sehingga berdampak pada kompetensi lulusan bidan. Berbagai permasalahan yang ditemui selama praktik klinik tidak mampu diatasi dengan baik, hal ini disebabkan oleh berbagai faktor yang memengaruhi, salah satunya adalah model pembelajaran praktik klinik yang kurang terstuktur yang berdampak pada rendahnya kualitas pengalaman klinik yang dimiliki oleh mahasiswa dan pada akhirnya berdampak pada kompetensi lulusan. Model pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah model experiential learning yang dikembangkan oleh Kolb dengan menggunakan metode bedside teaching. Model pembelajaran ini akan memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman klinik sesuai dengan tahap perkembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran praktik klinik terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa dalam memberikan asuhan persalinan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian quasi experimental pre-posttest design with nonequivalent control groups. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa D-III Kebidanan yang telah lulus mata kuliah asuhan persalinan. Subjek dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok kontrol adalah mahasiswa yang melakukan praktik klinik di RSUD Soreang sejumlah 26 orang, sedangkan kelompok perlakuan adalah mahasiswa yang melakukan praktik di RSUD Majalaya sejumlah 27 orang. Analisis yang digunakan adalah uji T tidak berpasangan, Mann Whitney, Chi-square, dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran meningkatkan kompetensi mahasiswa sebesar 40,7% dengan OR 17,2 (IK 95% 2-146). Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran praktik klinik berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi asuhan persalinan mahasiswa. 
Pengaruh Implementasi Praktik Community Based Medical Education (CBME) terhadap Peningkatan Kemampuan Soft Skills Kepemimpinan dan Komunikasi pada Mahasiswa DIII Kebidanan Evi Sri Suryani; Endang Sutedja; Tita Husnitawati Madjid; Farid Husin; Dasim Budimansyah; Jusuf S Effendi; Firman Fuad Wirakusumah
Jurnal Pendidikan dan Pelayanan Kebidanan Indonesia (Indonesian Journal of Education and Midwifery Care Vol 2, No 3 (2015): September
Publisher : Program Studi Magister Kebidanan FK UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.795 KB) | DOI: 10.24198/ijemc.v2i3.53

Abstract

Pendidikan kesehatan berbasis masyarakat/ Community Based Medical Education (CBME) diperlukanuntuk meningkatkan kompetensi mahasiswa kebidanan. Mahasiswa kebidanan harus mempunyaikemampuan hard skills dan soft skills yang unggul untuk bisa menjadi bidan profesional yangkompeten mampu memberikan intervensi berbasis bukti, mampu berkomunikasi, mampu memimpindan bekerjasama dalam tim, serta mampu memberikan solusi pada permasalahan yang sulit dalampelayanan kebidanan. Implementasi program tersebut selama ini belum pernah dianalisis lebih lanjutterutama tercapainya tujuan pembelajaran soft skills meliputi kepemimpinan dankomunikasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi praktik CBMEterhadap peningkatan kemampuan kepemimpinan dan komunikasi mahasiswa kebidanan. Penelitianini merupakan penelitian kuantitatif dengan pre eksperimen one group pre-post test design.Subjekdalam penelitian ini adalah mahasiswa kebidanan semester VI di Akademi Kebidanan YLPPPurwokerto. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.Terdapat pengaruh implementasi praktikCommunity Based Medical Education terhadap peningkatan kemampuan soft skills kepemimpinan dankomunikasi mahasiswa kebidanan yang dilihat dari nilai p-value (0.000) kurang dari nilai α (0.05).Simpulan CBME merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkankemampuan kepemimpinan dan komunikasi mahasiswa kebidanan
UJI KESESUAIAN ALAT DIGITALISASI TFU, PITA UKUR dan HPHT DALAM MENENTUKAN USIA KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER DUA DAN TRIMESTER TIGA Febi Puji Utami; Firman F Wirakusumah; Hidayat Wijayanegara; Adjat Sedjati Rasyad; Suryani Soepardan; Ma’mun Sutisna
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.016 KB) | DOI: 10.35842/mr.v14i4.247

Abstract

Latar Belakang: Estimasi usia kehamilan yang akurat mempengaruhi asuhan kebidanan yang akan diberikan pada ibu dan bayi. Usia kehamilan dapat ditentukan berdasarkan HPHT, gerakan janin, pemeriksaan Leopold, pengukuran TFU, dan USG. Pada penelitian ini usia kehamilan di hitung berdasarkan tinggi fundus uteri menggunakan alat digitalisasi TFU dan pita ukur kemudian setelah didapatkan usia kehamilan di sesuaikan dengan usia kehamilan menurut HPHT.Tujuan: Untuk menganalisis kesesuaian alat digitalisasi TFU, Pita Ukur dan HPHT dalam menentukan usia kehamilan pada ibu hamil trimester dua dan trimester tiga. Metode Penelitian : Pada penelitian ini digunakan metode penelitian yang bersifat observasi analitik dengan pendekatan (potong lintang) dan dianalisis dengan analisis “Uji Kesesuaian” untuk mengetahui seberapa besar metode baru (alat digitalisasi TFU) memiliki kesesuaian dengan pita ukur menggunakan uji kesesuaian kappa. Hasil: Berdasarkan  hasil analisis statistik untuk menguji hipotesis, dapat diketahui bahwa kesesuaian (menggunakan uji kappa) alat digitalisasi TFU dan HPHT sebesar 0.83, uji kesesuaian alat digitalisasi TFU dan pita ukur 0.93, uji kesesuaian pita ukur dan HPHT sebesar 0.76.Kesimpulan: Alat digitalisasi TFU dapat digunakan untuk menentukan usia kehamilan pada ibu hamil trimester II dan trimester III  tanpa harus diketahui HPHT dan Penulis menyarakan agar dapat mengembangkan alat digitalisasi TFU sebagai alat tepat guna dengan melakukan penelitian lebih mendalam menggunakan uji diagnostik oleh peneliti selanjutnya.
PENGARUH KUALITAS IMPLEMENTASI KURIKULUM PRAKTIK PADA KEPUASAN LULUSAN DAN DAMPAKNYA PADA KINERJA BIDAN Ika Fitria Elmeida; Mamun Sutisna; Firman F Wirakusumah
Gaster Vol 10 No 1 (2013): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.522 KB)

Abstract

Latar Belakang: Kualitas implementasi kurikulum praktik meliputi dimensi kehandalan, daya tanggap,  jaminan, empati, dan penampilan fisik merupakan  salah  satu alat pemasaran  jasa yang utama untuk mencapai tujuan organisasi, sekaligus memuaskan kebutuhan dan keinginan pelanggan dalam hal  ini adalah  lulusan dan pengguna  lulusan. Tujuan penelitian  ini untuk mengetahui pengaruh kualitas implementasi kurikulum praktik yang meliputi dimensi kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan tampilan fisik terhadap kepuasan lulusan dan mengetahui dimensi mana  yang pengaruhnya paling besar  terhadap kepuasan  lulusan D  III Kebidanan Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang di Kota Bandar Lampung. Penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross  sectional serta menggunakan  teknik acak  sederhana proporsional, telah dilakukan terhadap 50 bidan lulusan tahun 2009 dan 2010 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel kualitas  implementasi kurikulum praktik dan kepuasan  lulusan diukur dengan menggunakan kuesioner dengan skala Likert 1-5. Uji statistik dengan diagram kartesius Importance performance, Pearson Product Moment dan analisis  jalur (path analysis). Hasil penelitian ini mencatat bahwa pengaruh kualitas implementasi kurikulum terhadap kepuasan lulusan secara simultan adalah 83% (nilai p ≤ 0,05). Secara parsial dimensi yang mempunyai pengaruh  bermakna  terhadap  kepuasan  lulusan  adalah  dimansi daya  tanggap,  empati  dan penampilan fisik (nilai p ≤ 0,05). Pengaruh daya tanggap, empati dan penampilan fisik masing-masing adalah 33,4%, 18,8%, dan 29,7% sehingga total pengaruh gabungan adalah 82% (nilai p ≤ 0,05). Simpulan: bahwa  kualitas  implementasi  kurikulum  praktik  berpengaruh  secara simultan terhadap kepuasan lulusan dan dimensi yang paling berpengaruh adalah daya tanggap dan penampilan fisik. Perlu diteliti faktor-faktor lain yang berkaitan dengan kepuasan lulusan dan pengguna lulusan. Kata kunci: jasa pendidikan, kualitas implementasi kurikulum praktik, lulusan.
PENGARUH KUALITAS PENDIDIKAN TERHADAP KEPUASAN LULUSAN DI SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN RESPATI TASIKMALAYA Annisa Rahmidini; Firman F. Wirakusumah; Sari Puspa Dewi
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 6 No. 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v6i2.53

Abstract

Tingginya tingkat persaingan antara institusi pendidikan mengakibatkan setiap institusi harus dapat mengelola institusinya secara professional. Institusi pendidikan dapat mengatasi daya saing yang tinggi dengan memiliki mutu/kualitas pendidikan yang baik. Keputusan perguruan tinggi melakukan tindakan perbaikan kualitas pendidikan yang sistematis merupakan payung yang menentukan dalam menindaklanjuti keluhan mahasiswa dari suatu kegagalan sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan kepuasan lulusan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kualitas pendidikan (tatakelola, pengabdian pada masyarakat, kurikulum program studi, proses pembelajaran, sumber daya manusia, suasana akademik, penelitian dan publikasi, kemahasiswaan, keuangan, serta prasarana dan sarana) terhadap kepuasan lulusan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Respati Tasikmalaya. Jenis penelitian kuantitatif dan metode yang digunakan adalah metode survey analitik dengan desain penelitian yaitu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lulusan STIKes Respati Tasikmalaya dua tahun terakhir yaitu Angkatan VII dan VIII berjumlah 201 lulusan. teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan simple random sampling sebanyak 106 lulusan diambil. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara kualitas pendidikan terhadap kepuasan lulusan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Respati Tasikmalaya. Diharapkan STIKES Respati Tasikmalaya meningkatkan kualitas pendidikan agar lulusan dapat merasa puas.
ANALISIS PERAN FAKTOR PENYEBAB KEMATIAN MATERNAL YANG DAPAT DICEGAH TERHADAP KETERLAMBATAN RUJUKAN DAN PENANGANAN DI KABUPATEN KARAWANG PROVINSI JAWA BARAT Jasmi ati; Firman F Wirakusumah; Hadyana Sukandar; Farid Husin; Yudi Mulyana Hidayat; Unggul Yudatmo
Indonesian Trust Health Journal Vol 2 No 2 (2019): Indonesian Trust Health Journal
Publisher : Universitas Murni Teguh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37104/ithj.v2i2.38

Abstract

Maternal mortality rate is an important indicator of public health quality. Most of the causes of maternal mortality are preventable factors such as patients, health workers, health facilities and referral. The purpose of this study was to analyze of the role of factors maternal mortality could have been prevented to delays in referral and treatment. This is a sequential explanatory mixed method research. The first stage is carried out through quantitative cross sectional study with data capture as much as 65 maternal mortality could have been prevented retrieved from 2015’s Maternal Perinatal Audit (AMP) documents in Karawang Regency. The second stage is through qualitative approach with Focused Group Discussion (FGD) and in-depth interviews.The results of quantitative research shows that the majority (52 cases or 80,0%) of maternal mortality could have been prevented with delays in referral and treatment and there is a significant role of patient factors, health workers, health facilities with delays in referral and treatment while the referral factor does not have a significant role. Qualitative research results indicate that maternal mortality is caused by patient factors such as mother’s attitude toward risk, delayed and/or refusing treatment; factors of health workers due to lack of early detection, poor quality of service, lack of skilled professionals and late treatment; health facilities factors due to poor facility; referral factors such as referral refusal, referral inaccuracies and referral delays due to patient’s financial factor and team coordination and cross-sectoral cooperation is also contributing factors. The failure of early detection and decision-making due to lack of capacity of health personnel to recognize and capture high-risk cases and failure to effectively provide information, education and communication (KIE) are factors that cause delays in referral and treatment. Therefore, active participation of society, stakeholders, health professionals and policy makers are required to improve the quality of obstetric care to reduce maternal mortality. Abstrak Kematian maternal menjadi indikator penting derajat kesehatan masyarakat. Sebagian besar penyebab kematian maternal dapat dicegah meliputi faktor pasien, tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan dan rujukan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran faktor penyebab kematian maternal yang dapat dicegah terhadap keterlambatan rujukan dan penanganan. Desain penelitian menggunakan sequensial eksplanatory mixed method. Tahap pertama secara kuantitatif yaitu cross sectional dengan pengambilan data dari dokumen Audit Maternal Perinatal (AMP) tahun 2015 sebanyak 65 kematian maternal yang dapat dicegah di Kabupaten Karawang. Tahap kedua secara kualitatif melalui Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan sebagian besar kematian maternal yang dapat dicegah mengalami keterlambatan rujukan dan penanganan yaitu 52 kasus (80,0%) dan terdapat peran yang bermakna dari faktor pasien, tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan terhadap keterlambatan rujukan dan penanganan sedangkan faktor rujukan tidak terdapat peran yang bermakna. Hasil penelitian kualitatif didapatkan penyebab dari faktor pasien karena karakteristik ibu berisiko, terlambat mencari penanganan dan menolak pengobatan, dari faktor tenaga kesehatan karena kurangnya deteksi dini dan kualitas pelayanan, kurangnya tenaga profesional dan terlambat penanganan, dari faktor fasilitas kesehatan karena kurang fasilitas, dari faktor rujukan karena menolak rujukan, kurang tepatnya rujukan dan keterlambatan rujukan terkait biaya dan koordinasi tim serta kerja sama lintas sektor juga merupakan faktor yang berperan. Keterlambatan deteksi dini dan pengambilan keputusan karena kurangnya kemampuan tenaga kesehatan mengenali dan menjaring kasus risiko tinggi serta tidak efektif memberikan komunikasi informasi dan edukasi (KIE) yang menyebabkan keterlambatan rujukan dan penanganan. Diperlukan peran serta masyarakat, stakeholder, tenaga kesehatan dan pengambil kebijakan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan untuk menurunkan kematian maternal.
Pengaruh terapi akupresur pada titik pericardium 6 dan stomach 36 terhadap penurunan intensitas emesis gravidarum trimester 1 di puskesmas Bojonegara Ismawati, Iis; Wirakusumah, Firman F; Raksanagara, Ardini Saptaningsih
Jurnal Riset Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Juni
Publisher : AIPKEMA (Asosiasi Institusi Pendidikan Kebidanan Muhammadiyah-'Aisyiyah Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32536/jrki.v7i1.242

Abstract

Emesis gravidarum adalah kondisi mual disertai muntah pada awal kehamilan. Mual muntah dialami sekitar 50%-90% wanita hamil dan mual muntah pada sebagian ibu hamil menyebabkan hilangnya nafsu makan dan mengganggu kegiatan sehari-hari serta dapat membahayakan kesehatan  ibu dan janin. Terdapat dua cara dalam menangani emesis gravidarum yaitu dengan pemberian vitamin B6 dan akupresur. Tujuan penelitian: mengukur perbedaan intensitas mual serta muntah terhadap wanita hamil dengan emesis gravidarum sedang dan menganalisis pengaruh akupresur kombinasi vitamin B6 dalam menurunkan  frekuensi mual muntah terhadap ibu hamil. Metode : Desain penelitian menggunakan quasy experiment two group pre-post test design. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Bojonegara Kota Serang pada bulan Juni sampai Juli 2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan  permutation blocked, jumlah  sampel sebanyak 64 responden, 32 responden pada kelompok akupresur kombinasi vitamin B6 dan 32 responden pada kelompok vitamin B6 tanpa akupresur. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji T Test dan uji N Gain. Hasil: Hasil analisis didapatkan terjadi penurunan frekuensi mual muntah pada kedua kelompok dan selisih rata-rata skor intensitas mual muntah pada kelompok akupresur kombinasi vitamin B6 yaitu 6,06 sedangkan pada kelompok vitamin B6 yaitu 2,03 (p=0,000). Berdasar hasil analisis menggunakan uji N-Gain pada penggunaan akupresur kombinasi vitamin B6 didapatkan nilai N-Gain skor intensitas mual muntah yaitu 0,91 dalam kategori tinggi, sedangkan pada penggunaan vitamin B6 tanpa akupresur didapatkan hasil nilai N-Gain skor yaitu 0,56 dalam kategori sedang. Simpulan: terjadi penurunan frekuensi mual muntah pada kedua kelompok.  Akupresur kombinasi vitamin B6 mempunyai pengaruh dalam menurunkan intensitas mual muntah pada wanita hamil TM 1
The Use Reproductive Health Game (KEPO Game) on Female Adolescent’s Five Dimensions Satisfaction Susilawati, Sri; Husin, Farid; Wirakusumah, Firman Fuad; Dhamayanti, Meita; Herman, Herry; Anwar, Ruswana; Sekarwana, Nanan
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.453 KB) | DOI: 10.29313/gmhc.v7i1.2966

Abstract

The adolescent’s reproductive health is the major problem that should take into consideration. To solve this problem, it needs an alternative strategy by using a media, reproductive health/kesehatan reproduksi (KEPO) game, in Android smartphone. The aim is analyzing the effect of KEPO game on the five dimensions of female adolescent’s satisfaction. The research method was quasi-experiment, and the research design used pre-test post-test with control group design. The sampling technique used simple random sampling. The subject was 64 respondents of female student age of 12−15 years old in public junior high school in Bandung city. The respondents divided into two groups, the first one treated by KEPO game is 32 students of Public Junior High School 50 Bandung, while the control group was 32 students of Public Junior High School 8 Bandung, get counseling from Ujungberung Indah Public Health Center; the entire research conducted in April−May 2017. Research result shows the percentage differential of satisfaction average score improvement on both groups. The treatment group produces percentage of content 14.6%, display 23.6%, accuracy 11.4%, easiness 12.4%, and correctness 17%. In the other hand, control group produces content 5%, display 3%, accuracy 4.3%, easiness 2.8%, and correctness 4.7% with a p value for each indicator was p<0.05 on the intervention group and p<0.05 on the control one. Entirely, it known that adolescent’s satisfaction from those five aspects in using KEPO game has a matter differential p<0.05, with satisfied percentage, was 84%. In conclusion, there was an effect of KEPO game on the five dimensions of female adolescent’s satisfaction. PENGARUH PENGGUNAAN GIM KESEHATAN REPRODUKSI (KEPO) TERHADAP LIMA DIMENSI KEPUASAN REMAJA PEREMPUANKesehatan reproduksi remaja merupakan masalah utama yang harus diperhatikan sehingga untuk mengatasi ketidakpuasan remaja, diperlukan strategi alternatif, yaitu gim kesehatan reproduksi (KEPO) menggunakan smartphone Android. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh gim KEPO terhadap lima dimensi kepuasan remaja perempuan. Metode penelitian adalah quasi-experiment dan desain penelitian menggunakan pre-test post-test with control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Subjek penelitian adalah 64 responden siswa perempuan usia 12–15 tahun SMP Negeri di Kota Bandung. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok perlakuan menggunakan gim KEPO sebanyak 32 siswa SMP Negeri 50 Bandung, sedangkan kelompok kontrol menerima penyuluhan dari Puskesmas Ujungberung Indah sebanyak 32 siswa SMP Negeri 8 Bandung. Penelitian dilaksanakan pada bulan April–Mei 2017. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan persentase peningkatan nilai rerata kepuasan pada kedua kelompok. Kelompok perlakuan menghasilkan persentase konten 14,6%, tampilan 23,6%, akurasi 11,4%, kemudahan 12,4%, dan ketepatan 17%. Di sisi lain, kelompok kontrol menghasilkan konten 5%, tampilan 3%, akurasi 4,3%, kemudahan 2,8%, dan ketepatan 4,7% dengan nilai p untuk setiap indikator sebesar p<0,05 pada kelompok intervensi dan p>0,05 kelompok kontrol. Secara keseluruhan, diketahui bahwa kepuasan remaja dari kelima aspek kepuasan dalam menggunakan gim KEPO memiliki perbedaan yang bermakna p<0,05 dengan persentase puas 84%. Simpulan, terdapat pengaruh penggunaan gim KEPO terhadap lima dimensi kepuasan remaja perempuan.
ANALISIS PENYEBAB KEMATIAN MATERNAL DI KABUPATEN CIREBON Desti Nataria; Farid Husin; Yudi M Hidayat; Dodi Sismayadi; Hadyana Sukandar; Firman F Wirakusumah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i1.614

Abstract

Kematian maternal merupakan indikator yang menggambarkan status kesehatan wanita dan sebagian besar merupakan kematian yang dapat dicegah. Kematian maternal di Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan dari tahun 2014‒2015 yaitu dari 49 menjadi 53 kasus. Dibutuhkan data kematian yang lengkap untuk mengkaji penyebab kematian. Pengkajian yang tepat memberikan masukan perbaikan penanganan dan pembuatan kebijakan pada masa mendatang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi faktor penyebab kematian maternal. Desain penelitian menggunakan sequensial explanatory mixed method. Tahap pertama pengambilan data kuantitatif terhadap 53 data OVM, RMM, dan RMMP, serta rekapitulasi laporan kematian maternal tahun 2015, kemudian dilanjutkan pengambilan data kualitatif melalui indepth interview yang dilakukan pada keluarga (suami/ibu/orang tua/mertua/saudara kandung perempuan) dari ibu yang mengalami kematian, tenaga kesehatan yang terkait dengan kematian maternal, dan penanggungjawab pencatatan dan pelaporan kematian maternal di dinas kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, dinas kependudukan dan catatan sipil/dinas pemakaman. Penelitian dilakukan di Kabupaten Cirebon pada Bulan Oktober-November 2016. Seluruh kematian maternal telah tercatat dan terlaporkan. Sebagian besarnya merupakan kematian maternal dapat dicegah yang disebabkan oleh multifaktor diantaranya faktor pasien, tenaga kesehatan, dan rujukan 37,5%; faktor pasien dan tenaga kesehatan 29,2%; faktor pasien, sarana prasarana, dan rujukan 14,5%; faktor tenaga kesehatan dan rujukan 8,3%; faktor sarana dan rujukan 6,3%; serta faktor pasien, tenaga kesehatan, sarana prasarana, dan rujukan 4,2%. Kematian maternal yang dapat dicegah disebabkan oleh kontribusi banyak faktor yang saling berkaitan sehingga untuk menurunkan kematian maternal dibutuhkan komitmen dan kerjasama lintas program dan lintas sektoral
Co-Authors Achadiyani Achmad Arifin Achmad Suardi Adjat Sedjati Rasyad Ahmad Faried Ahmad Farried Alil Usman Anita D. Anwar Anita D. Anwar Anita Deborah Anwar Anita Megawati Fajrin Annisa Rahmidini Ardini Saptaningsih Raksanagara, Ardini Saptaningsih Ari indra Susanti Arva Rochmawati Astri Nurdiana Bainuan, Lina Darmayanti Bony Lestari Bony Wiem Lestari Budi Handono Dadan Susandi Damayanti, Melly Dany Hilmanto Dasim Budimansyah Deni K. Sunjaya Deni K. Sunjaya Deni Sunjaya Desti Nataria, Desti Dewi Diah Herawati Dewi M.D Herawati Dewi Marhaeni Diah Herawati Dodi Sismayadi Dwi Agustian Eddy Fadlyana Elsa P Setiawati Elsa Setiawati Endang Susilowati Endang Sutedja Endang Sutedja Erni Hernawati Esti Hitatami Evi Sri Suryani Farid Husin Farid Husin Farid Husin Farid Husin Farid Husin Faried, Leri S Farried, Ahmad Fatikhu Yatuni Asmara Fauzia Laili Febi Puji Utami Gaga Irawan Gaga Irawan Nugraha Gusti Ayu Pramita aswitami Hadi Susiarno Hadi Susiarno Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hasan Purwana Hendrikus Masang Ban Bolly Henni Djuhaeni Herlambang Herlambang Herlambang Herman Susanto Herman Susanto Herman, Herry Herry Garna Herry Herman Herry Herman Hesty Widyasih Hesty Widyasih Hidayat Wijayanegara Hidayat, Yudi M Hiroyuki Kuwanto Husin, Farid Husin, Farid Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ika Fitria Elmeida Ika Fitria Elmeida Ike Rostikawati Husen Indah, Astrina Rosaria Ishak Abdulhak Ishak Nurihsan Ismawati, Iis Ita Susanti J Bennebroek Gravenhorst Jasmi ati Johanes C Mose Johanes C. Mose Jusuf Effendi Jusuf S Effendi Kurniawati Kurniawati Kusnandi Rusmil Kusnandi Rusmil Kuswandewi Mutyara Kuwanto, Hiroyuki Lailatul Mustaghfiroh Lasiyati Yuswo Yani Lepita, Lepita Leri S Faried Leri Septiani M. Nurhalim Shahib M. Rizkar Arev Sukarsa Made Kornia Karkata Mamun Sutisna Maringan Diapari L.T MARINGAN DIAPARI LUMBAN TOBING Maya K. Puspitasari Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Ma’mun Sutisna Meita Dhamayanti Mieke Hemiawati Satari Mintareja Teguh Muhammad Nurhalim Shahib Muhammad Zafrullah Arifin Nanan Sekarwana Nasriyah - Nasriyah Nasriyah Nenny Yoanitha Nia Fararid Askar Niken Bayu Argaheni Noverina, Rachmawati Nur Alam Nur hasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurihsan, Achmad Juntika Nurul Kodiyah Nurwijayanti Nuryanto Nuryanto Octaviani, Dhita Aulia Oki Suwarsa Osman Syarief Ponpon S. Idjradinata R Brand Raden Tina Dewi Judistiani Rahmidini, Annisa Ruswana Anwar Sari Puspa Dewi Setiawan Setiawan Setiawati, Elsa Puji Sismayadi, Dodi Siti Nurjanah Sofie R. Krisnadi Sri Komalaningsih Sri Wahyuningsih Sudaryanto Sudaryanto Suryani Soepardan Susiarno, Hadi Tina Judistiani Tita Husnitawati Madjid Tita Husnitawati Madjid8 Tita Madjid Tri Hanggono Achmad Tri Nur Kristina Unggul Yudatmo Vita Murniati Tarawan Vita Murniati Tarawan Wahyu Nuraisya Widia Natalia Yoni F Syukriani Yoni Syukriani Yoni Syukriani Yudi M Hidayat Yudi Mulyana Hidayat