Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PEAJARAN IPS EKONOMI DI SMP SATAP NEGERI 2 PARIGI BARAT ., Nurjanna; Mamentu, Meike; Rawung, Maura; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 1s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i1s.8165

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pengajaran. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini antara lain : manfaat praktis yakni dapat menjadi referensi bagi para pembaca dan menjadi sarana penulis dalam memahami dan menerapkan model – model pembelajaran inovatif, sedangkan manfaat teoritis menjadi masukan bagi Dinas Pendidikan dan masukan bagi guru-guru Mata Pelajaran dalam rangka peningkatan kompetensi guru dalam pengajaran dan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas, pengumpulan data dilakukan setelah kegiatan belajar mengajar dilakukan, sedangkan untuk menganalisis data yang di peroleh melalui perbandingan hasil yang diperoleh siswa di siklus 1 dan siklus 2. Yang menjadi populasi adalah semua siswa kelas VIII SMP Satap Negeri 2 Parigi Barat dengan jumlah 18 siswa, sampelnya diambil dari keseluruhan populasi. Dari penelitian terhadap aspek-aspek tersebut, maka dapat di simpulkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning di SMP Satap Negeri 2 Parigi Barat telah optimal, namun perlu adanya upaya peningkatan kualitas mengajar guru dengan terus mempelajari dan memahami serta mengaplikasikan model pembelajran inovatif dengan penguasan teori yang baik. Hal ini dapat dilakukan dengan upaya-upaya seperti pelatihan secara online mapun offline. Kata Kunci: Problem Based Learning, Hasil Belajar, Siswa ABSTRACT The purpose of this study was to determine the application of the Problem Based Learning Model can improve the learning outcomes of teaching students. The expected benefits of this research include: practical benefits, which can be a reference for readers and become a means for writers to understand and apply innovative learning models, while theoretical benefits are input for the Education Office and input for subject teachers in order to improve teacher competence in teaching and learning. This study uses Classroom Action Research Method, data collection is carried out after teaching and learning activities are carried out, while to analyze the data obtained through comparison of the results obtained by students in cycle 1 and cycle 2. The population is all students of class VIII SMP Satap Negeri 2 West Parigi with a total of 18 students, the sample is taken from the entire population. From the research on these aspects, it can be concluded that the application of the Problem Based Learning Model at SMP Satap Negeri 2 West Parigi has been optimal, but there needs to be an effort to improve the quality of teaching teachers by continuing to study and understand and apply innovative learning models with good theoretical knowledge. This can be done with efforts such as online and offline training. Keywords: ,Problem Based Learning, Learning Outcomes, Students
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 1 TOLITOLI UTARA TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Tiwow, Gilly; Adriati, .; Rooroh, Agnes
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8690

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran ekonomimelalui metode Problem Based Learning (PBL) pada kelas X SMAN 1 ToliToli Utara, Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2023 – 25 Januari 2024, di SMAN 1 Tolitoli Utara dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas X pada mata pelajaran Ekonomi tahun pelajaran 2023 - 2024 yang berjumlah 36 orang. Pada penelitian ini guru yang bertindak sebagai penulis mencoba menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pelajaran ekonomi kelas X pada materi Permintaan dan Penawaran Penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan terdiri dari 2 (siklus) siklus pertama terdiri dari dua observasi pembelajaran, masing- masing siklus terdiri dari 4 (empat) tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Permintaan dan Penawaran Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi Permintaan dan Penawara pada sub tema permintaan ,Teknik pengumpul data hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan Teknik tes dalam bentuk tes tertulis yang dilaksanakan pada akhir siklus 1 dan akhir siklus 2. Dan data hasil pengamatan dikumpulkan dengan teknik pengamatan (observasi). Observasi memungkinkan untuk mengetahui kesesuaian antara harapan dan kenyataan dari penelitian tindakan kelas. Observasi dilaksanakan secara komprehensif dalam kelas. Aspek-aspek dalam pengamatan meliputi: perilaku siswa waktu belajar, kegiatan diskusi siswa, partisipasi siswa dalam presentasi dan diskusi. Sehingga dapat diketahui secara jelas bagaimana aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Validasi diperlukan agar diperoleh data yang valid. Pada penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data hasil nilai ujian siklus I dan II dan data hasil pengamatan. Untuk mendapatkan data nilai ujian yang valid maka disusun kisi-kisi soal dan soal test. Data hasil pengamatan divalidasi melalui triangulasi sumber, yaitu data berasal dari siswa, pengamat (observer) dan peneliti sendiri. Pada siklus pertama persentase ketuntasan belajar siswa dari Prasiklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 3 siswa pada siklus I sudah ada 25 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 36 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7,5%, pada siklus kedua meningkat menjadi 62,5% . Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62,% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi Permintaan dan Penawaran hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus.1 Kata Kunci : Minat Belajar, Model Problem Based Learning, SMAN 1 Toli-Toli Utara ABSTRACT This research aims to describe increasing students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) method in class : (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then proceed to the next cycle. This research was carried out on December 8 2023 – January 25 2024, at SMAN 1 North Tolitoli with research subjects are class X students in the Economics subject for the 2023 - 2024 academic year, totaling 36 people. In this research, the teacher who acts as the author tries to apply the Problem Based Learning (PBL) learning method through class Each cycle consists of 4 (four) stages, namely planning, implementation, observation and reflection. Learning actions in cycle I regarding Demand and Supply materialLearning actions in cycle II regarding the material Requests and Offers in the sub-theme requests. Techniques for collecting data on learning outcomes in this research were collected using test techniques in the form of written tests which were carried out at the end of cycle 1 and the end of cycle 2. And data from observations were collected using techniques observation (observation). Observation makes it possible to determine the correspondence between expectations and reality from classroom action research. Observations are carried out comprehensively in class. Aspects in observation include: student behavior while studying, student discussion activities, student participation in presentations and discussions. So it can be clearly seen how students' activities are during the learning process. Validation is needed to obtain valid data. In this study, the data collected were data from test scores from cycles I and II and data from observations. To obtain valid test score data, a grid of questions and test questions is arranged. Observation data is validated through source triangulation, namely data comes from students, observers and researchers themselves. In the first cycle, the percentage of students' learning completeness from Pre-cycle was 54.75, in the first cycle it increased to 79.25 and in the second cycle it became 88.25. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle, there were only 3 students, in cycle I there were already 25 students and in cycle II it increased again to 36 students, although not all students had completed their studies. Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7.5%, in the second cycle it increased to 62.5%. After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II, it increased to 62.% and after the second lesson, students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) method can increase students' interest in Economics subjects in the Supply and Demand material. This is proven by the increase in each cycle.1 Keywords: Interest in Learning, Problem Based Learning Model, SMAN 1 Toli-Toli Utara
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI KETERKAITAN HUBUNGAN KEGIATAN EKONOMI DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN MANUSIA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS VIII SMP KRISTEN BAITANI LAPANGAN Rawung, Aneke; Wuisang, Jerry; Sakul, Amelda; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8692

Abstract

ABSTRAK Sebelum dilaksanakan tindakan nilai rata- rata pelajaran IPS siswa kelas VIII adalah 66,67. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya adalah 72,89. Selanjutnya pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa menjadi meningkat yaitu 89,48. Sebelum dilakukan tindakan kategori rata-rata hasil belajar siswa berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 44 % dari 27 siswa. Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa masih berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 56 % dari 27 siswa. Pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil refleksi siklus I hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 93 %, dengan jumlah kelulusan 25 siswa dari total jumlah 27 siswa. Kata Kunci: Kewirausahaan, Kreatif, Pembelajaran ABSTRACT Before the action was implemented, the average social studies score for class VIII students was 66.67. After taking action in cycle I, the average student learning outcome value was 72.89. Furthermore, in cycle II the average student learning outcomes increased, namely 89.48. Before the action was carried out, the average student learning outcomes were in the low category with a completion level of 44% from 27 students. In the first cycle, after taking action, student learning outcomes were still in the low category with a completion level of 56% for 27 students. In cycle II, after carrying out further action as a result of reflection in cycle I, student learning outcomes were in the medium category with a completion rate of 93%, with 25 students graduating out of a total of 27 students. Keywords: Entrepreneurship, Creative, Learning
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS TERPADU DI KELAS IX MTS MUHAMMADIYAH LINGADAN MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN LEARNING COMMUNITY Tiwow, Gilly; Winerungan, Robert; Badria, .
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8695

Abstract

ABSTRAK Pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas merupakan salah satu tugas utama guru, dan pembelajaran dapat diartikan sebagai kegiatan yang ditujukan untuk membelajarkan siswa. Dalam proses pembelajaran masih sering ditemui adanya kecenderungan meminimalkan keterlibatan siswa. Dominasi guru dalam proses pembelajaran menyebabkan kecenderungan siswa lebih bersifat pasif sehingga mereka lebih banyak menunggu sajian guru dari pada mencari dan menemukan sendiri pengetahuan, ketrampilan atau sikap yang mereka butuhkan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk melihat “Apakah upaya penerapan pendekatan pembelajaran Learning Community mempengaruhui prestasi belajar siswa MTS Lingadan. Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk menjelaskan pengaruh model terhadap prestasi belajar siswa MTS Lingadan. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitiannya adalah siswaMTS Lingadan yang aktif pada semester ganjil Tahun Ajaran 2023-2024 dengan jumlah siswa 35 orang yang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 19 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Hasil pembelajaran kondisi awal IPS Terpadu materi kebutuhan manusia dan kegiatan ekonomi melalui pendekatan learning community diperoleh data dimana pada masa prasiklus mencapai rata – rata 63,33 dan hanya 50 % siswa mencapai nilai 70 atau > 70. Padahal idealnya minimal harus mencapai 100% siswa mendapat 70 atau > 70. Hasil belajar pada siklus I terdapat kenaikan prestasi belajar berupa rata – rata kelas menjadi 69,89 dan sebanyak 65 % siswa memperoleh nilai tuntas. Nilai terendah adalah 50 dan nilai tertinggi adalah 90.Hasil belajar pada siklus II terdapat kenaikan prestasi belajar berupa rata – rata kelas menjadi 83.3 dan sebanyak 90 % siswa memperoleh nilai tuntas. Nilai terendah adalah 70 dan nilai tertinggi adalah 100.Karena dalam penelitian ini terjadi peningkatan prestasi belajar siswa , maka peneliti berkesimpulan bahwa model pembelajaran learning community sangat cocok digunakan dalam pembelajaran IPS Terpadu Kata Kunci : Pendekatan Pembelajaran Learning Community, Prestasi Belajar ABSTRACT Implementing learning in the classroom is one of the main tasks of teachers, and learning can be defined as activities aimed at teaching students. In the learning process, there is often a tendency to minimize student involvement. The teacher's dominance in the learning process causes students to be more passive so that they wait more for the teacher's presentation rather than searching for and finding the knowledge, skills or attitudes they need for themselves. The problem in this research is to see "Do efforts to implement the Learning Community learning approach influence the learning achievement of MTS Lingadan students. The general aim of this research is to explain the influence of the model on the learning achievement of MTS Lingadan students. The type of research is classroom action research with the research subjects being MTS Lingadan students who are active in the odd semester of the 2023-2024 academic year with a total of 35 students consisting of 16 male students and 19 female students. This research was conducted in 2 cycles. The results of learning from the initial conditions of Integrated Social Sciences material on human needs and economic activities through the learning community approach obtained data where in the pre-cycle period it reached an average of 63.33 and only 50% of students achieved a score of 70 or > 70. Even though ideally at least 100% of students should get a score. 70 or > 70. Learning results in cycle I showed an increase in learning achievement in the form of a class average of 69.89 and as many as 65% of students obtained a passing grade. The lowest score is 50 and the highest score is 90. Learning results in cycle II showed an increase in learning achievement in the form of a class average of 83.3 and as many as 90% of students obtained a complete score. The lowest score is 70 and the highest score is 100. Because in this research there was an increase in student learning achievement, the researcher concluded that the learning community learning model is very suitable for use in integrated social studies learning. Keywords: Learning Community Learning Approach, Learning Achievement
PENINGKATAN HASIL BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING ( PBL) SISWA KELAS XI DI SMA KATOLIK ATMAJAYA TOLITOLI Apriliawati, Maria Panca Lestarini; Kandori, Iwan; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8703

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dengan adanya penerapan pembelajaran problem based learning (PBL) apakah dapat meningkatkan hasil belajar ekonomi pada siswa kelas XI di SMA Katolik Atmajaya Tolitoli. Penelitian yang digunakan yaitu dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak II siklus yang masing-masing siklus dilalui menjadi empat tahap penelitian, yaitu: (1) perencanaan tindakan penelitian; (2) observasi tindakan penelitian; (3) pelaksanaan tindakan penelitian; dan (4) refleksi tindakan penelitian. Dalam penelitian ini subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Katolik Atmajaya Tolitoli. Siswa kelas XI IPS yang berisi 20 siswa dengan komposisi 14 siswa perempuan dan 6 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara berkolaborasi bersama dengan guru mata pelajaran ekonomi kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan cara observasi, dokumentasi dan juga tes. Hasil penelitian ini bahwa penerapan pembelajaran problem based learning (PBL) menunjukan adanya peningkatan hasil belajar mata pelajaran ekonomi dapat dilihat dari siswa yang memperoleh nilai lebih dari kriteria ketuntasan minimal (KKM). Dengan dibuktikan sebelum adanya tindakan, persentase hasil belajar siswa hanya (28,57%), setelah dilakukan tindakan siklus I hasil belajar siswa terlihat mengalami peningkatan mencapai (52,38%), dan setelah tindakan siklus II meningkat menjadi (85,71%). Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa metode pembelajaran problem based learning (PBL) dalam pembelajaran ekonomi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPS SMA Katolik Atmajaya Kata Kunci: Hasil belajar, model pembelajaran problem based learning (PBL) ABSTRACT The aim of this research is to find out whether the application of problem based learning (PBL) can improve economic learning outcomes for class XI students at Atmajaya Tolitoli Catholic High School. The research used was the classroom action research (PTK) method which was carried out in two cycles, each of which went through four research stages, namely: (1) research action planning; (2) observation of research actions; (3) implementation of research actions; and (4) reflection on research action. In this study, the research subjects were all class XI IPS students at Atmajaya Tolitoli Catholic High School. Class XI IPS students contain 20 students with a composition of 14 female students and 6 male students. This research was carried out in collaboration with the class XI economics teacher. Data collection techniques use observation, documentation and tests. The results of this research show that the application of problem based learning (PBL) shows an increase in learning outcomes in economics subjects which can be seen from students who get more scores than the minimum completeness criteria (KKM). As proven before the action, the percentage of student learning outcomes was only (28.57%), after the first cycle of action, student learning outcomes were seen to have increased to (52.38%), and after the second cycle of action it increased to (85.71%) . Based on this research, it is concluded that the problem based learning (PBL) learning method in economics learning can improve the learning outcomes of class XI IPS students at Atmajaya Catholic High School Keywords: Learning outcomes, problem based learning (PBL) learning mode
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA KELAS VII MATERI PELAJARAN IPS DI TOPIK INTERAKSI KEGIATAN EKONOMI DI SMP KRISTEN BAITANI LAPANGAN Tiwow, Gilly; Winerungan, Robert; Lalonsang, Pingkan Wulan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8707

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pemmbelajaran pada penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), untuk menganalisis hasil belajar siswa pada penerapanan model pembelajaran problem based learning (PBL), serta untuk menganalisis respon siswa setelah penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL). Jenis penelitian ini termasuk dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan rancangan model penelitian dari Kemmis dan Mc Taggart. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMP Kristen Baitani Lapangan dengan jumlah sebanyak 32 siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) sesuai dengan sintak yang terdapat pada RPP yang dibuktikan dengan perolehan skor keterlaksanaan pada siklus I sebesar 68% dan pada siklus II sebesar 84%. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan yang dibuktikan dengan ketuntasan klasikal sebesar 70% pada siklus I sedangkan pada siklus II sebesar 86%. Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) mendapatkan repon positif yang dibuktikan dengan perolehan skor pada siklus I sebesar 80% dan pada siklus II sebesar 91,6%. Kata Kunci : Hasil Belajar, Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to analyze the implementation of learning in the application of the Problem Based Learning (PBL) learning model, analyze student learning outcomes in the application of the problem based learning (PBL) learning model, and analyze student responses after implementing the Problem Based Learning (PBL) learning model. applying the problem based learning (PBL) learning model. This type of research is included in Classroom Action Research (PTK) using a research model design from Kemmis and Mc Taggart. The subjects in this research were 32 students in class VIII of Baitani Field Christian Middle School. The results of the research show that the teacher has implemented the Problem Based Learning (PBL) learning model in accordance with the syntax contained in the RPP as evidenced by the achievement value in cycle I of 68% and in cycle II of 84%. Student learning outcomes have increased as evidenced by classical completion of 70% in cycle I while in cycle II it was 86%. Students' responses to the application of the problem based learning (PBL) learning model received a positive response as evidenced by the score obtained in cycle I of 80% and in cycle II of 91.6%. Keywords: Learning Outcomes, Problem Based Learning
ANALISIS KOMPETENSI GURU DI SMP KRISTEN TONDANGOW Erungan, Josua; Manongko, Allen. Ch; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.10195

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seperti apa kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan kompetensi sosial guru, serta apa saja faktor pendukung dan penghambat Kompetensi Guru yang ada di SMP Kristen Tondangow. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi pegadogik, kepribadian, profesional, dan kompetensi sosial guru di SMP Kristen Tondagow sudah sangat baik. Faktor Pendukung Kompetensi Guru yang ada di SMP Kristen Tondangow yaitu adanya fasilitas pendukung program pengembangan kompetensi profesional guru memberikan supervasi kepada guru juga memberikan kesempatan guru mengikuti program kegiatan pengembangan. Faktor penghambat kompetensi guru seperti fasilitas yang sudah ada namun jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah guru, selain itu kompetensi guru yang ada SMP Kristen Tondangow banyak yang belum diperbarui karna kesempatan untuk mengikuti pelatihan terbatas dan terkadang banyak guru yang malas mengikuti pelatihan kompetensi. Kata Kunci: Kompetensi guru, Faktor Pendukung, Faktor Penghambat     ABSTRACT This study aims to determine what the pedagogical, personality, professional, and social competences of teachers are like, as well as what are the supporting and inhibiting factors of Teacher Competence in Tondangow Christian Middle School. This research method uses a qualitative method. The results of the study indicate that the pedagogical, personality, professional, and social competences of teachers in Tondangow Christian Middle School are very good. Supporting Factors for Teacher Competence in Tondangow Christian Middle School are the existence of supporting facilities for teacher professional competence development programs, providing supervision to teachers, and also providing opportunities for teachers to participate in development activity programs. Inhibiting factors for teacher competence such as existing facilities but the number is not comparable to the number of teachers, in addition, many of the teacher competencies in Tondangow Christian Middle School have not been updated because the opportunity to participate in training is limited and sometimes many teachers are lazy to participate in competency training. Keywords: Teacher competence, Supporting Factors, Inhibiting Factors
PENGARUH BIAYA PENDIDIKAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 7 MANADO Runtu, Eudia; Taroreh, Johny; Oroh, Silvana; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.10977

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Biaya Pendidikan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X di SMA Negeri 7 Manado. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas X2 di SMA Negeri 7 Manado Tahun Ajaran 2023/2024, yang berjumlah 28 orang siswa. Jumlah siswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh populasi dengan jumlah 28 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif (deskriptif statistic) digunakan untuk mendeskripsikan variabel biaya pendidikan dan variabel hasil belajar, regresi linear sederhana digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat, analisis korelasi product moment digunakan untuk mengetahui tingkat hubungan variabel penelitian, koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui sumbangan variabel indevenden terhadap variabel devenden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima, biaya pendidikan berpengaruh sebesar 47% terhadap hasil belajar siswa. Kata Kunci : Biaya Pendidikan dan Hasil Belajar ABSTRAK This study aims to determine the Effect of Education Costs on the Learning Outcomes of Class X Students at SMA Negeri 7 Manado. This study is a quantitative study. The population in this study were all class X2 students at SMA Negeri 7 Manado in the 2023/2024 Academic Year, totaling 28 students. The number of students sampled in this study was the entire population with a total of 28 students. The data collection techniques used were questionnaires, observation and documentation. The data analysis technique used was a quantitative descriptive analysis technique (descriptive statistics) which was used to describe the variables of education costs and learning outcome variables, simple linear regression was used to determine the effect of independent variables on dependent variables, product moment correlation analysis was used to determine the level of relationship between research variables, the coefficient of determination was used to determine the contribution of independent variables to dependent variables. The results of this study indicate that the hypothesis is accepted, education costs have a 47% effect on student learning outcomes. Keywords: Education Costs and Learning Outcomes
ANALISIS PEMBERDAYAAN EKONOMI DIGITAL PETANI KACANG DI DESA TONDEGESAN KECAMATAN KAWANGKOAN Pandelaki, Mersi; Tiwow, Gilly; Lempas, Jetty; Wuisang, Jerry
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i2.10993

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemberdayaan ekonomi petani Kacang di desa Tondegesan kecamatan Kawangkoan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Hasil penelitian diperoleh; 1) Pemberdayan Petani dengan pengenalan ekonomi digital dapat menumbuhkan kerjasama antara Pemerintah Desa, Kelompok Tani, petani kacang, serta dapat meningkatkan kemandirian, kesejahteraan, dan keberlanjutan ekonomi petani kacang, 2) petani kacang dapat mengoptimalkan produksi mereka, meningkatkan kualitas produk, dan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat 3) Dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat petani kacang, penting untuk mengatasi faktor-faktor penghambat dan memanfaatkan faktor-faktor penunjang. Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga terkait, kelompok tani dan inisiatif penelitian, diharapkan petani kacang dapat mengatasi tantangan yang ada dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Kata Kunci : Pemberdayaan Ekonomi Digital ABSTRACT This study aims to determine the implementation of economic empowerment of peanut farmers in Tondegesan village, Kawangkoan sub-district. This study is a qualitative study with 5 informants. The results of the study were obtained; 1) Farmer Empowerment with the introduction of digital economy can foster cooperation between the Village Government, Farmer Groups, peanut farmers, and can increase the independence, welfare, and economic sustainability of peanut farmers, 2) peanut farmers can optimize their production, improve product quality, and contribute to improving the economic welfare of the community 3) In an effort to empower the economy of peanut farmers, it is important to overcome inhibiting factors and utilize supporting factors. Through collaboration between the government, related institutions, farmer groups and research initiatives, it is hoped that peanut farmers can overcome existing challenges and improve their economic welfare. Keywords: Digital Economic Empowerment
PENGARUH LITERASI KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PENDAPATAN PETANI GULA AREN DI DESA TAMBELANG KECAMATAN TOULUAAN SELATAN KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Sumolang, Juwita; Manongko, Allen; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2.7525

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara persial dan simulutan variabel Literasi kewirausahaan dan Motivasi kerja terhadap pendapatan petani gula aren. Penelitian ini merupakan penelitian survey. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tambelang Kecamatan Touluaan selatan Kabupaten Minahasa Tenggara. Sampel pada penelitian ini sebanyak 75 responden yang merupakan petani gula aren desa Tambelang. Teknik pengumpilan data menggunakan penyebaran angket berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Literasi Kewirausahaan secara parsial berpengaruh terhadap Pendapatan petani gula aren, Motivasi kerja secara parsial berpengaruh terhadapap Pendapatan petani gula aren, Literasi Kewirausahaan dan Motivasi kerja secara simultan berpengaruh terhadap Pendapatan petani gula aren.Kata kunci : Literasi Kewirausahaam, Motivasi Kerja, Pendapatan petani ABSTRACTThis study aims to determine the partial and simultaneous effect of the entrepreneurial literacy and work motivation variables on the income of palm sugar farmers. This research is a survey research. This research was conducted in Tambelang Village, South Touluaan District, Southeast Minahasa Regency. The sample in this study were 75 respondents who were palm sugar farmers in Tambelang village. The data collection technique uses a questionnaire in the form of a questionnaire. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis. The results showed that Entrepreneurial Literacy partially affects the income of palm sugar farmers, work motivation partially affects the income of palm sugar farmers, Entrepreneurial Literacy and work motivation simultaneously affect the income of palm sugar farmers.Keywords : Entrepreneurial Literacy, Work Motivation, Farmer's Income
Co-Authors ., Nurjanna Adriati, . Agnes Rooroh Allen A. CH. Manongko Amsje Winokan Amsye Winokan Apriliawati, Maria Panca Lestarini Arya Mario Ngangi Aseng, Livilia F. Babangan, Isak Badria, . Cherys Laloan Christian Habel Deitje Adolfien Katuuk Elni Usoh Erungan, Josua Fanda V Manengal Febriola Cecilia Sigar Feine Tulung Freddy Kawatu Henny N. Tambingon Herman Philips Dolonseda I Kadek Satria Arsana Ivone Nayoan Iwan Kandori Jeffry Sony Junus Lengkong Jerry Rommy Herter Wuisang Jety Deisye Lempas Johan Reimon Batmetan Josua Sumangkut Joubert Dame Joulanda A. M. Rawis Juwita Sumolang Kambey, Joseph Korengkeng, Noula Lalonsang, Pingkan Wulan Lenny Leorina Evinita Liando, Olivia Eunike Selvie Listriyanti Palangda Loho, Emilliano Lotulung, Joan Makaliwe, Niny Mamuaja, Marlin Penina Mangangantung , Aprilia Mariana Rengkuan Mas, Asisah Meike Mamentu Mokoagow, Aprilia Nayoan, Ivone Ni Luh Ariyani Niny Makaliwe Novendi Sawat Nurhayati Masloman Orbanus Naharia Oroh, Silvana Pandelaki, Mersi Pesak, Oktaviani Poluan, Kimiko Purwaningsih, Sri Siswanto Ranti, Devyano V.F. Rattu, Febryani Rawung, Aneke Rawung, Maura Regina Pongilatan Robert Richard Winerungan Rolles N. Palilingan Rotty, Viktory Nicodemus Joufree Rumagit, Selvie Serly Rumbayan, Linda Runtu, Eudia Ruth Sriana Umbase Sakul, Amelda Sangadji, Nurfin Sety, Idha Shelty D. M. Sumual Sjeddie Watung Sophia Pongoh Sumangkut, Luis Sumilat, Eva feibe Sumolang, Juwita Sumual, Tinneke E. M. Tamboto, Hendry Tamboto, Henry Jeheskiel Daniel Tangkelembang, Daud Taroreh, Johny Umiyati Annisaa Basis Ventje Senduk Yance Tawas