Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Penurunan Tekanan Darah Obat Beta Blocker Dengan Dua Kombinasi Terhadap Pasien Congestive Heart Failure Di Rumah Sakit Melati Perbaungan Gunawan, M.; Andilala, Andilala; Fitriani, Enny; Imelda, Dyan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) merupakan gangguan fungsi jantung yang menyebabkan penurunan kemampuan memompa darah. Salah satu terapi utama adalah penggunaan obat Beta Blocker yang sering dikombinasikan dengan golongan lain seperti Angiotensin Receptor Blocker (ARB) dan diuretik untuk menurunkan tekanan darah serta memperbaiki fungsi jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penurunan tekanan darah antara kombinasi Beta Blocker + ARB dan Beta Blocker + diuretik pada pasien CHF di RSU Melati Perbaungan. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif retrospektif dengan pengumpulan data melalui rekam medis pasien CHF rawat jalan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode teknik total sampling yaitu dengan pasien yang terdiagnosa hipertensi dengan penyakit penyerta Congestive Heart Failure Di Rumah Sakit Melati Perbaungan yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Metode yang dilakukan ialah pengambilan data dari setiap pasien, data yang diambil di antaranya nama, nomor rekam medis, jenis kelamin, umur, diagnosis hipertensi dengan penyerta CHF, hasil tekanan darah, obat kombinasi antihipertensi yang diberikan. Selanjutnya dilakukan pengukuran tekanan darah pasien setelah terapi. Seluruh data penelitian dimasukkan ke dalam lembar pengumpulan data untuk dilakukan tahap selanjutnya yaitu analisis statistik. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah terapi pada masing-masing kombinasi obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Beta Blocker+Angiotensin Receptor Blocker dengan Beta Blocker+diuretik sama-sama menurunkan tekanan darah tetapi tidak ada perbedaan yang signifikan. Hasil ini dapat menjadi pertimbangan bagi tenaga medis dalam pemilihan terapi kombinasi yang optimal.
Pendampingan Pembuatan Minuman Sehat Instan Kering Dari Bahan Alami Tumbuhan Di Desa Bingkat Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara Andilala; Rina Chairani Lubis; Juliana Sion Sihombing; Fatmazahra; Siti Nurdiana; Yusuf Hamdani Sinaga
Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : Sevaka : Hasil Kegiatan Layanan Masyarakat
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/sevaka.v4i2.710

Abstract

Mothers in Bingkat Village have daily activities as housewives and participate with their husbands as farmers and livestock, as well as social activities of village and religious organizations, not to the extent of family economic improvement activities. Making instant dry healthy drinks from natural ingredients, such as ginger or other plants around the house is very easy, simple tools, low cost, and has economic value. The target of the activity is to provide assistance in making dry instant healthy drinks. Based on this, it is considered necessary to provide assistance in making dry instant healthy drinks. Assistance is not only manufacturing, but also good product packaging and counseling on the marketing direction of products made by the people of Bingkat Village. This instant dry healthy drink product from natural ingredients has a selling value, so it is hoped that it can increase family income and welfare.
PENETAPAN KADAR NATRIUM SIKLAMAT PADA MADU BERMERK DAN TIDAK BERMERK DI DESA BULUHALA KOTA DUMAI SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis Fatimah, Cut; Bagas F, Muhammad; Andilala, Andilala; Kamelia, Kamelia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10691

Abstract

Madu merupakan produk alami yang dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga yang memiliki rasa manis dan mengandung berbagai zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Namun, saat ini banyak ditemukan madu yang ditambahkan bahan tambahan pangan berupa pemanis buatan seperti natrium siklamat untuk meningkatkan rasa manis dan menekan biaya produksi. Penggunaan natrium siklamat yang berlebihan dapat membahayakan kesehatan karena produk metabolismenya, sikloheksamin yang bersifat karsinogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar natrium siklamat pada madu bermerk dan tidak bermerk di Desa Buluhala Kota Dumai serta membandingkannya dengan batas maksimum yang diperbolehkan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 722/Menkes/Per/IX/1988 yaitu 350 mg/kg. Untuk itu, perlu di lakukan uji kadar natrium siklamat yang terdapat dalam madu bermerk dan tidak bermerk dilakukan secara spektrofotometri UV-Vis, sebelum dilakukan penetapan kadar diawali dengan uji identifikasi menggunakan beberapa pereaksi untuk memastikan ada nya kandungan siklamat di dalam sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel madu bermerk dan tidak bermerk mengandung natrium siklamat. Kadar natrium siklamat pada madu tidak bermerk yaitu 304,71 ± 2,71 mg/kg, 333,80 ± 1,97 mg/kg, dan 337,53 ± 2,21 mg/kg sedangkan pada madu bermerk nilainya lebih rendah dan masih di bawah batas maksimum, dapat disimpulkan bahwa madu tidak bermerk mengandung natrium siklamat dengan kadar yang mendekati batas maksimum yang diizinkan, sedangkan madu bermerk masih berada pada kadar aman. Diperlukan pengawasan lebih lanjut terhadap produk madu yang dijual bebas di pasaran agar sesuai dengan ketentuan keamanan pangan.
Uji Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Kakao (Theobroma Cacao L.) Terhadap Penyembuhan Luka Buatan Pada Kulit Mencit Putih Jantan M. Gunawan; Andilala Andilala; Cut Fatimah; Aulia Putri Harahap
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol daun kakao (Theobroma cacao L.) terhadap penyembuhan luka buatan pada kulit mencit putih jantan (Mus musculus). Luka merupakan kerusakan jaringan kulit yang membutuhkan proses penyembuhan kompleks. Daun kakao dipilih karena diketahui mengandung senyawa aktif yang berpotensi membantu regenerasi jaringan. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membuat salep ekstrak etanol daun kakao dalam konsentrasi 1%, 2%, dan 3%, kemudian diuji terhadap luka buatan pada mencit dan dibandingkan dengan salep gentamisin 0,1% sebagai kontrol positif. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kakao mengandung golongan senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid/triterpenoid. Uji fisik terhadap sediaan salep menunjukkan hasil yang baik, yaitu homogen, stabil, memiliki pH yang sesuai untuk kulit (4,5–8), serta tidak menimbulkan iritasi. Kandungan senyawa aktif seperti flavonoid dan tanin diduga berperan dalam mempercepat proses penyembuhan luka melalui aktivitas antioksidan dan antibakteri. Berdasarkan hasil pengamatan, salep ekstrak etanol daun kakao dengan konsentrasi 2% memberikan efek penyembuhan luka paling baik, ditunjukkan dengan waktu penutupan luka yang lebih cepat dibandingkan kelompok lainnya. Dengan demikian, ekstrak etanol daun kakao berpotensi digunakan sebagai bahan alami dalam pembuatan sediaan topikal untuk mempercepat proses penyembuhan luka..
THE ASSOCIATION BETWEEN MOTHERS' NUTRITIONAL KNOWLEDGE AND THE NUTRITIONAL STATUS OF CHILDREN UNDER FIVE AT SION CLINIC Juliana Sion Sihombing; Nur Azizah Lubis; Andilala Andilala; Safriana; Afiatika Ahsani
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol. 6 No. 2 (2026): Algebra : Jurnal Pendidikan Sosial dan Sains
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/ppmj3d96

Abstract

Children under five may experience adverse consequences from inadequate nutritional intake. Short-term effects include impaired brain development, intelligence, physical growth, and body metabolism, whereas long-term effects include reduced cognitive ability and academic achievement, weakened immunity, increased susceptibility to illness, and a higher risk of diabetes, obesity, cardiovascular disease, and health instability in later life. This study aimed to examine the association between mothers' nutritional knowledge and the nutritional status of children under five at Sion Clinic. A descriptive research design was employed. The population comprised all mothers with children under five in the Sion Clinic service area, while the sample consisted of 20 mothers whose children attended immunization services. Participants were selected through accidental (convenience) sampling, and data were collected using a questionnaire. Chi-square analysis yielded a p-value of 0.028, which was below the 0.05 significance level, indicating a statistically significant association between mothers' nutritional knowledge and children's nutritional status. Among the 20 respondents, six mothers (30%) had good knowledge and children with good nutritional status; three (15%) had good knowledge and children with adequate nutritional status; two (10%) had moderate knowledge and children with good nutritional status; five (25%) had moderate knowledge and children with adequate nutritional status; one (5%) had moderate knowledge and a child with poor nutritional status; one (5%) had poor knowledge and a child with adequate nutritional status; and two (10%) had poor knowledge and children with poor nutritional status. The findings indicate that higher maternal nutritional knowledge tends to be associated with better nutritional status among children under five. Maternal knowledge plays an important role in caregiving practices and the provision of appropriate nutrition for children.
Uji Angka Lempeng Total Bakteri Dan Identifikasi Stapylococcus Aureus Pada Ikan Gabus (Channa Striata) Salai Di Pasar Tradisional Simpang Limun Melati Yulia Kusumastuti; Andilala; Siti Aisyah Tanjung; Juli Antika Hasibuan
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 4 No. 2 (2026): Juni : Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v4i2.916

Abstract

Snakehead fish (Channa striata) is a highly nutritious food product. However, unhygienic smoking processes may lead to contamination by pathogenic microorganisms, including Staphylococcus aureus, which has the potential to cause food poisoning. This study aimed to determine the level of bacterial contamination in smoked snakehead fish (ikan gabus salai) sold in traditional markets, particularly to identify the presence of Staphylococcus aureus and to determine the total bacterial count based on the SNI 7388:2009 standard. This study employed a laboratory experimental method using smoked snakehead fish samples collected from four vendors at Simpang Limun Traditional Market. Bacterial identification was conducted through a series of tests, including growth on the selective medium Mannitol Salt Agar (MSA), Gram staining, and biochemical tests such as motility, catalase, coagulase, and Voges-Proskauer (VP) tests. In addition, the Total Plate Count (TPC) was determined using the pour plate method on Plate Count Agar (PCA) medium. The results showed that yellow-colored colonies on MSA medium indicated the growth of Staphylococcus aureus. Gram staining revealed purple-colored cocci arranged in grape-like clusters, which are characteristic of Gram-positive bacteria. The biochemical tests further supported these findings, showing positive reactions for catalase, coagulase, and VP tests. The TPC values obtained from several samples showed that the number of colonies did not exceed the maximum limit specified by SNI, namely 5 × 10⁵ colonies/g, indicating that although S. aureus was detected in the tested smoked snakehead fish, the products were still within the permissible bacterial contamination limit and considered safe for consumption.
Formulasi Sediaan Lip Balm Kombinasi Ekstrak Etanol Wortel (Daucus Carota L.) Dan Ekstrak Etanol Ubi Jalar Oranye (Ipomoea Batatas L.) Sebagai Pelembab Siti Aisyah Tanjung; Andilala; Yurike Elanda; Aar Riana
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 4 No. 2 (2026): Juni : Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v4i2.930

Abstract

Lips are part of the face that have thinner skin compared to other parts of the body, making them more susceptible to dryness and loss of moisture. Dry lips can cause discomfort, so a preparation that can help maintain lip moisture is needed. One cosmetic preparation that can be used is lip balm. Carrot (Daucus carota L.) and orange sweet potato (Ipomoea batatas L.) are natural ingredients that have the potential to be utilized as moisturizers. This study aimed to determine whether a combination of ethanol extracts of carrot and orange sweet potato could be formulated into a lip balm preparation and to determine the concentration that provides the best moisturizing effect. The study was conducted experimentally using the maceration method with 80% ethanol. The extracts were formulated at concentrations of 2%, 4%, and 6%, along with a blank formulation. The evaluation included organoleptic, homogeneity, pH, stability, irritation, spreadability, adhesion, and moisture tests. Phytochemical screening showed the presence of alkaloids, flavonoids, tannins, triterpenoids, glycosides, and saponins. In particular, flavonoids act as antioxidants that help protect the lips from free radicals. The results showed that the preparation was semi-solid, homogeneous, stable for 8 weeks, and did not cause irritation. The moisture test showed that the 6% formulation provided the best result, increasing moisture from 30% to 48% after three days of use. Based on these results, the combination of ethanol extracts of carrot and orange sweet potato can be formulated into lip balm as a moisturizer, with the 6% formulation providing the best moisturizing effect. The preparation had a spreadability of 6.5–7.0 cm and an adhesion time of 4.0–4.8 seconds, meeting the established requirements.
Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Alpukat (Persea Americana L.) Sebagai Pewarna Rambut Cokelat Alami Melati Yulia Kusumastuti; Enny Fitriania; Andilala; Abro
VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober : VitaMedica : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/vitamedica.v4i4.1068

Abstract

Since ancient times, hair has been referred to as a woman's crown. Hair plays an important role in appearance, as it not only serves to protect the head but also enhances one's overall appearance. One of the hair characteristics that contributes to an attractive appearance is hair color. Avocado leaves (Persea americana L.) are one of the plant parts that have potential as a natural coloring agent because they contain various chemical compounds, including alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, glycosides, and steroids/triterpenoids. This study aimed to formulate avocado leaf ethanol extract into a gel preparation as a healthy and economically valuable alternative natural hair dye. The study was conducted by preparing avocado leaf ethanol extract using the maceration method with 80% ethanol, followed by phytochemical screening. Hair dye gel formulations containing avocado leaf ethanol extract at concentrations of 10%, 20%, and 30% were prepared. The evaluation of the physical quality of the hair dye preparations, effectiveness testing, skin irritation testing on human volunteers, and preference testing were also conducted. The results showed that avocado leaf extract contained alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, glycosides, and steroids/triterpenoids. The 10%, 20%, and 30% avocado leaf ethanol extract formulations could be formulated into hair dye gel preparations because they demonstrated good physical quality and produced light brown and dark brown colors.
Co-Authors Aar Riana Abro Adiansa, Nopa Afiatika Ahsani Akbar Haknas Nugraha Ambali Azwar Siregar Apridiansyah, Yovi Aryeshi Putri Aulia Putri Harahap Aulia, Syafitri Cut Fatimah Cut Fatimah Cut Fatimah David Maria Vironika, Nuri Devi Purnama Sari Dewi Safitri Dewi Safitri Dian Zulkarnain Lubis Dinda Ilyasa Fatihah Dwiki Novriadi Elly Hertita Enny Fitriania Fadhillah Lubis, Muhammad Arif Fadillah, Rizka Fadlikal Ilham Aditma, Afredo Fatimah, Cut Fatmazahra Fitria, Devi Nur Fitria, Monica Desi Fitriani Nasution Fitriani Nasution Fitriani Nasution, Fitriani Fitriani, Enny Gibran, M. Khalil Gunawan Gunawan Gunawan, M Handayani, Sri Happy, Happy Hasanah, Mardhiati Hasniar Hasniar, Hasniar hidayah, agung kharisma Husni Rifqo, Muhammad Imelda, Dyan Juansen, Monsya Juhardi , Ujang Juhardi, Ujang Juli Antika Hasibuan Juliana Sion Sihombing Juliantika Kamelia Kamelia Kharisma Anggraini Khomariah, Putri Ayu Kirman Kirman Kirman Kirman, Kirman Lili Nurmaliza Lili Nurmaliza Lubis, Muhammad Arif Fadhillah Lubis, Nur Azizah M Khalil Gibran M. Arif Fadhillah Lubis M. Gunawan M. Gunawan M. Gunawan Mahfuzy, AR. Walad marhalim, marhalim Marwiyah, Rizky Masni Masni Mayanda, Suci Mayang Sari Melati Yulia Kusumastuti Melati Yulia Kusumastuti Mhd Ikhsan Rifki Mohamad Aji Prasetia Mona Melinda Monica Desi Fitria Muhammad Arif Fadhillah Lubis Muhammad Bagas F Muhammad Gunawan Muhammad Gunawan Muhammad Gunawan Muhammad Nizam Nawawi Muntahanah, Muntahanah Nur Azizah Lubis Nur Azizah Lubis Nurhapiani Nurhapiani Nurhapiani, Nurhapiani Nursiah Oki, M. Pahrizal, Pahrizal Putra, Toto Dwi Putri Ayu Indah Setyarini Ransesta, Lingga Rina Chairani Lubis Rismawati Rizky Marwiyah Ruseni Safriana Safriana Safriana Safriana Safriana Safriana Safriana Safriana Safrina Safrina, Safrina Salim Salim Salsabila Maydina Samran, Samran Sarkawi, Sarkawi Selfi Setyarini, Putri Ayu Indah Shopiana, Sella SIHOMBING, JULIANA SION Siregar, Ambali Azwar Siti Aisyah Tanjung Siti Nurdiana Sumardi Suprianto Suprianto Surya Ade Saputera Tanjung, Siti Aisyah Ujang Juhardi Wijaya, Ardi Winda Wardani Wijaya Yurike Elanda Yusuf Hamdani Sinaga