Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI PENGUATAN MATERI KEJURUAN BISNIS DIGITAL Khatrin Juliani Taku Neno; Jhon Enstein
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN -
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i1.851

Abstract

Abstrak Jumlah pengguna teknologi terus meningkat dari tahun ke tahun, juga pandemi covid-19 beberapa waktu lalu akhirnya memaksa sebagian besar bidang dalam kehidupan manusia untuk bergeser dari metode konvensional ke digital, tidak terkecuali bidang bisnis. Selain untuk menyesuaikan diri dengan arus teknologi, peluang bisnis lebih terbuka lebar saat sekarang lewat jalur ini karena tidak terbatas waktu dan ruang. Hal inilah yang menjadi alasan penting seorang wirausahawan maupun calon wirausahawan untuk memahami bisnis digital, tidak terkecuali kompetensi keahlian pemasaran SMK N 1 Kupang. Berdasarkan hasil observasi, Kompetensi Keahlian Pemasaran ini akan menambahkan konsentrasi keahlian bisnis digital. Namun, pendidik dan tenaga kependidikan SMK N 1 Kupang masih belum memiliki pemahaman kompetensi yang dapat menunjang terbentuknya konsentrasi tersebut. Terlebih peserta didik juga belum memiliki gambaran terkait konsentrasi baru yang seharusnya mereka pilih tersebut. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat bermaksud untuk menawarkan solusi yakni dengan memberikan sosialisasi penguatan materi kejuruan bisnis digital. Abstract The number of technology users continues to increase from year to year, also the Covid-19 pandemic some time ago finally forced most areas of human life to shift from conventional to digital methods, including the business sector. In addition to adjusting to the flow of technology, business opportunities are now wide open through this route because they are not limited by time and space. This is an important reason for an entrepreneur or prospective entrepreneur to understand digital business, including the competence of marketing expertise at SMK N 1 Kupang. Based on the results of observations, this Marketing Skills Competency will add to the concentration of digital business skills. However, educators and educational staff at SMK N 1 Kupang still do not have an understanding of the competencies that can support the formation of this concentration. Moreover, students also do not have an idea regarding the new concentration they should choose. Therefore, the community service team intends to offer a solution, namely by providing socialization to strengthen digital business vocational materials.
MAINTENANCE SISTEM OPERASI WINDOWS DI LINGKUP FKIP UNIVERSITAS CITRA BANGSA Yonly Adrianus Benufinit; Jhon Enstein; Femberianus Sunario Tanggur; Roswita Lioba Nahak; Selfiana Ndapa Lawa; Viktorius Paskalis Feka
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN -
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i1.852

Abstract

AbstrakTujuan dari pelatihan ini yakni, memberikan pelatihan dan layanan perbaikan gratis tentang maintenance sistem operasi windows pada laptop. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah berupa edukasi berbasis praktik melakukan maintenance kerusakan pada sistem operasi windows laptop. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dosen dan mahasiswa di lingkup FKIP Universitas Citra Bangsa mendapatkan edukasi dan layanan maintenance sistem operasi pada laptop. Dari hasil tersebut dosen dan mahasiswa lebih mudah dalam mengoperasikan laptop dalam bekerja dan belajar. AbstractThe purpose of this training is to provide training and free repair services about Windows operating system maintenance on laptops. The method used in this training is a practice-based education to perform maintenance damage to the Windows laptop operating system. The result of this community service activity is that lecturers and students in the scope of FKIP Citra Bangsa University get education and maintenance services for operating systems on laptops. From these results, lecturers and students are easier to operate laptops in work and study.
SOSIALISASI DIGITAL PARENTING MENGGUNAKAN GOOGLE FAMILY LINK di GMIT MARANATHA OEBUFU Jhon Enstein; Yonly Adrianus Benunifit; Femberianus Sunario Tanggur; Khatrin Juliani Takuneno; Yokran Mellu; Desy Hu'an
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN -
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i1.859

Abstract

AbstrakTujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat Kota Kupang pada umumnya dan warga jemaat GMIT Maranatha Oebufu tentang pentingnya parenting di era digital. Pengabdian ini juga memiliki tujuan lain yaitu agar orang tua mengetahui gaya pengasuhan anak dan mampu memanfaatkan teknologi digital dalam pengawasan anak usia remaja menggunakan google family link. AbstractThe purpose of this service is to provide knowledge and skills to the people of Kupang City in general and members of the GMIT Maranatha Oebufu congregation about the importance of parenting in the digital era. This service also has another goal, namely that parents know parenting styles and are able to utilize digital technology in supervising teenage children using the Google Family Link
BIMBINGAN AKREDITASI SEKOLAH DASAR KRISTEN CITRA BANGSA Femberianus Sunario Tanggur; Vera R. Bulu; Roswita L. Nahak; Jhon Enstein; Yonly A. Benufinit; Selfiana T.M. Ndapa Lawa; Viktoris P. Veka; Christmas P Ate
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN -
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i1.860

Abstract

AbstrakJumlah tim akreditasi sekolah adalah22 orang. Dari 22 orang tim akreditasi, 9 (41%) orang yang memahami tentang akreditasi, sedangkan 13 (59%) orang tidak memahami tentang akreditasi. Dari 41 % yang memahami tentang akreditasi, rata-rata memahami akreditasi dari proses studi literasi dan sudah perna terlibat sebagai tim akreditasi sekolah pada periode sebelumnya sedangkan dari total 59% orang tim yang belum memahami tentang akreditasi karena belum pernah terlibat dalam kegiatan akreditasi, belum mendapatkan pelatihan tentang kegiatan akreditasi. Meningkatkan pemahaman sekolah tentang akreditasi dilakukan dengan cara memberikan penguatan tentang akreditasi sekolah/madrasah. Adapun materi yang diberikan kepada sekolah dalam proses pengabdian masyarakat ini yaitu Pengertian Akreditasi, Tujuan Akreditasi, Prinsip-prinsip Akreditasi, Komponen yang Dinilai dalam Akreditasi, Prosedur/mekanisme akreditasi sekolah/madrasah, Syarat minimal pengusulan akreditasi sekolah. AbstractThe number of school accreditation teams is 22 people. Of the 22 accreditation team members, 9 (41%) understood accreditation, while 13 (59%) did not understand accreditation. Of the 41% who understand accreditation, on average they understand accreditation from the literacy study process and have been involved as a school accreditation team in the previous period, while out of a total of 59% of team members who do not understand accreditation because they have never been involved in accreditation activities, they have not received training on accreditation activities. Improving schools' understanding of accreditation is done by providing reinforcement of school/madrasah accreditation. The material provided to schools in this community service process is the Definition of Accreditation, Accreditation Objectives, Accreditation Principles, Components Assessed in Accreditation, School/madrasah accreditation procedures/mechanisms, Minimum requirements for proposing school accreditation, Efforts to improve school accreditation, Compilation techniques accreditation document.
Pendidikan dan Kecerdasan Buatan: Workshop Penerapan Chat GPT dan Text to Speech Prosa.ai untuk Meningkatkan Keterampilan Dosen di Nusa Tenggara Timur Gerlan Apriandy Manu; Jhon Enstein; Diana Y.A Fallo; Yonly A Benufinit; Maria Magdalena Beatrice Sogen; Khatrin Juliani Taku Neno
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2023
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i2.986

Abstract

Abstrak Artificial Intelligence (AI) telah digunakan dalam berbagai aspek pendidikan, termasuk pengenalan pola, pengolahan citra, dan analisis semantik laten. Aplikasi AI seperti ChatGPT dan Text to Speech (TTS) dari Prosa.ai menawarkan potensi untuk mempersonalisasi pengalaman belajar, memberikan umpan balik real-time, dan menilai perkembangan siswa. Meskipun AI menawarkan banyak manfaat, artikel ini juga mengakui tantangan yang ada, seperti kurangnya literasi AI di kalangan siswa dan guru. Untuk mengatasi tantangan ini, artikel ini menyarankan pelaksanaan workshop untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen dalam menggunakan AI dalam proses belajar mengajar. Tujuan dari workshop ini adalah untuk memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran, serta mendorong inovasi dan kreativitas dalam cara mengajar, pembuatan konten, dan pengelolaan proses pembelajaran. Kata Kunci : Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan, Pengalaman Belajar Personalisasi, Pelatihan Dosen dalam AI Abstract Artificial Intelligence (AI) has been utilized in various aspects of education, including pattern recognition, image processing, and latent semantic analysis. AI applications such as ChatGPT and Text to Speech (TTS) from Prosa.ai offer the potential to personalize learning experiences, provide real-time feedback, and assess student progress. Despite the many benefits AI offers, this article also acknowledges the existing challenges, such as the lack of AI literacy among students and teachers. To address these challenges, the article suggests the skills in using AI in the teaching-learning process. The aim of these workshops is to leverage this technology to enhance the effectiveness and efficiency of learning, as well as to encourage innovation and creativity in teaching methods, content creation, and learning process management. Keywords : Artificial Intelligence in Education, Personalized Learning Experiences, Teacher Training in AI
Bimbingan Teknis Pemanfaatan Google LLC pada BKD Provinsi NTT Jhon Enstein; Yonly Adrianus Benunifit; Khatrin Juliani Takuneno; Femberianus Sunario Tanggur; Roswita Lioba Nahak; Selfiana Ndapa Lawa
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2023
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i2.997

Abstract

Abstrak Teknologi Informasi digunakan untuk mempercepat dan mempermudah pekerjaan kantor dalam hal ini erat kaitannya dengan manajemen perkantoran modern. Implementasi Manajemen perkantoran modern diperlukan peralatan kantor berbasis teknologi informasi dan SDM yang berkualitas. Google Inc merupakan sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang menyediakan berbagai produk penunjang pekerjaan kantor. Oleh karena itu pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat pada umumnya dan pegawai BKD Provinsi Nusa Tenggara Timur tentang manfaat Google LLC dalam manajemen perkantoran modern. Kata Kunci : Majemen Perkantoran Modern, teknologi informasi, google LLC Abstract Information technology is used to speed up and simplify office work, in this case it is closely related to modern office management. Implementation of modern office management requires quality information technology-based office equipment and human resources. Google Inc. is an American multinational corporation that provides various office work support products. Therefore this community service aims to provide knowledge and skills to the community in general and East Nusa Tenggara Province BKD employees about the benefits of Google LLC in modern office management. Keywords: Modern Office Management, information technology, google LLC
MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI SOSIAL MAHASISWA MELALUI KEGIATAN SOSIAL DI CAMP PENGUNGSIAN WARGA EKS TIMOR TIMUR : MENUMBUHKAN SIKAP PEDULI SOSIAL MAHASISWA MELALUI KEGIATAN SOSIAL DI CAMP PENGUNGSIAN WARGA EKS TIMOR TIMUR Femberianus Sunario Tanggur; Vera R. Bulu; Roswita L. Nahak; Selfiana T.M. Dpala Lawa; Maria M.B Sogen; Jhon Enstein; Yonly A Benufinit
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2023
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v3i2.999

Abstract

Memasuki abad ke 21 dunia pendidikan mulai beranjak pada pendidikan yang berbasis kepada nilai serta karakter. Karakter peduli sosial wajib ditanamkan pada peserta didik melalui berbagai kegiatan sosial. Mahasiswa dididik untuk bertanggung jawab dan memiliki kewajiban untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Melalui kegiatan sosial, pembentukan sikap dan kepekaan sosial dalam diri mahasiswa dapat tumbuh sehingga memiliki rasa kepedulian terhadap keanekaragaman ras, budaya, serta agama yang berada ditengah masyarakat. Nilai karakter yang dicapai adalah tujuan yang ingin dicapai yaitu: Pertama. Menumbuhkan karakter peduli sosial mahasiswa baik dilingkungan keluarga maupun masyarakat. Sebagai sosial control mahasiswa harus mengamati perubahan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan memberikan solusi untuk menyelesaikan jika terjadi suatu masalah di sekitarnya. Kedua, Memupuk rasa tanggung jawab mahasiswa sebagai mahkluk sosial, harus memiliki jiwa empati dan simpati terhadap lingkungan serta memupuk jiwa cinta tanah air demi terciptanya masyarakat yang berkeadilan sosial melalui proses kegiatan sosial yang dilakukan guna memenuhi kebutuhan di camp pengungsian warga esk Timor Timur dalam bidang pendidikan. Ketiga, mahasiswa dapat merancang program kelompok belajar “Cinta Indonesia“ di camp pengungsian serta melakoni peran sebagai guru ditengah masyarakat.
MEMBANGKITKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS ANAK-ANAK PANTI ASUHAN ST. LOUIS DE MONFORT-SIKUMANA MELALUI “GAMES AND SONGS” Viktorius P. Feka; Darius Y. Nama; Christmas P. Ate; Selfiana T. M. Ndapa Lawa; Agnes M.D. Rafael; Lanny I. D. Koroh; Apriani S. Wonga; Rubiah Y. B. Yusup; Tiara A. Mansopu; Jhon Enstein; Roswita L. Nahak
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v4i1.1199

Abstract

AbstrakTujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini adalah untuk membangkitkan motivasi belajar bahasa Inggris anak-anak Panti Asuhan St. Louis de Monfort-Sikumana. Pembangkitan motivasi belajar bahasa Inggris ini ditempuh melalui games and songs atau permaian dan lagu. Metode yang digunakan pada kegiatan abdimas ini adalah permainan, lagu, dan demonstrasi. Terdapat tiga tahap dalam kegiatan ini, yakni persiapan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa anak-anak lebih antusias dalam belajar bahasa Inggris lewat games and songs. Bahkan, anak-anak juga bisa dengan mudah menguasai kosakata baru, memiliki ketrampilan berbahasa dan pengucapan yang baik, serta cukup mahir menguasai tata bahasa Inggris. Kata Kunci : motivasi belajar, bahasa Inggris, games and songs AbtsractThis community service activity aims to foster motivation for learning the English language among the children of St. Louis de Monfort-Sikumana Orphanage. This is achieved through the use of games and songs as a means of stimulation. The methods employed in this community service activity include games, songs, and demonstrations. The activity consists of three stages: preparation, implementation, and report preparation. The results of this activity indicate that the children are more enthusiastic about learning English through games and songs. Moreover, they can easily acquire new vocabulary, possess language skills and good pronunciation, and are proficient in mastering English grammar. Keywords: learning motivation, English, games and songs
MEMUPUK NILAI ANTI KORUPSI MELALUI POHON INTEGRITAS Afliana Bety; Yulsy Marselina Nitte; Jhon Enstein; Dortia Snae; Helena Soinbala; Maria Anna Odilia Suri; Oka F S. Ndun; Ria Anabokay
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v4i1.1205

Abstract

AbstrakKorupsi adalah tindakan yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan atau posisi dalam suatu jabatan atau organisasi untuk memperoleh keuntungan pribadi atau kelompok, dengan cara yang tidak sesuai dengan hukum atau etika. Tindakan korupsi melibatkan penerimaan atau pemberian suap, penyalahgunaan dana publik, nepotisme, kolusi, dan praktik-praktik lain yang bertentangan dengan prinsip-prinsip integritas dan transparansi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi kepada siswa tentang pendidikan antikorupsi Aku Anak yang jujur,disiplin dan bertanggung jawab pendidikan antikorupsi melalui jalur pendidikan lebih efektif karena dapat merubah sikap, mental, yang terjadi pada diri seseorang dan melalui jalur ini lebih tersisten serta lebih mudah diukur, yaitu perubahan perilaku antikorupsi. Oleh karena itu penanaman sikap anti korupsi merupakan hal yang wajib dan harus ditanamkan mulai dari usia dini pada lingkungan sekolah. Kata Kunci : nilai, anti korupsi, pohon integritas Abstract Corruption is an act that involves the abuse of power or position in an office or organization for personal or group gain, in a manner that is not in accordance with the law or ethics. Corrupt acts involve accepting or giving bribes, misuse of public funds, nepotism, collusion, and other practices that go against the principles of integrity and transparency. The method used is socialization to students about anti-corruption education. I am an honest, disciplined and responsible child. Anti-corruption education through educational channels is more effective because it can change attitudes, mentality, which occurs in a person and through this channel it is more consistent and easier to measure, namely changes in anti-corruption behavior. Therefore, the cultivation of anti-corruption attitudes is mandatory and must be instilled from an early age in the school environment. Keywords: bribery, nepotism, personal gain, collusion.  
EDUKASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL Bayu Cindi Febriani Bianome; Yulsy Marselina Nitte; Jhon Enstein; Heryon Bernard Mbuik; Gracela Natalia Hendrik; Imanuel Martinus Ndiy; Marci Tasuib; Margareta Somi Haring; Tersia Nena Mogi; Aditia Putra Bessie
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Januari 2024
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v4i1.1216

Abstract

AbstrakKorupsi adalah suatu perilaku yang berbentuk ketidakjujuran atau tindak pidana yang dilakukan oleh seseorang atau suatu organisasi yang dipercayakan dalam suatu jabatan kekuasaan, untuk memperoleh keuntungan yang haram atau penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi seseorang. Metode yang digunakan dalam sosialisasi adalah metode ceramah dan metode wordwall yang dapat digunakan sebagai quizz untuk mengasah pengetahuan siswa tentang nilai-nilai korupsi. Sehingga melalui sosialisasi ini diharapkan siswa-siswi SD Negeri Oepunu dapat menanankan dan menerapkan nilai-nilai anti Korupsi dalam Kehidupan sehari-hari Kata Kunci : Edukasi, pendidikan anti korupsi, melalui media pembelajaran wordwall AbstractCorruption is behavior in the form of dishonesty or criminal acts committed by a person or an organization entrusted with a position of power, to obtain illicit profits or abuse of power for one's personal gain. The methods used in socialization are the lecture method and the wordwall method which can be used as a quiz to sharpen students' knowledge about the values of corruption. So, through this socialization, it is hoped that Oepunu State Elementary School students will be able to instill and apply anti-corruption values in their daily lives. Keywords: Anti-corruption education through wordwall learning media
Co-Authors Aditia Putra Bessie Afliana Bety Agnes M.D. Rafael Agnes Maria Diana Rafael Angelina Nome Nome Apriani S. Wonga Argi Hartanto Liu Ayu Lede Dabbo Bayu Cindi Febriani Bianome Benufinit, Yonly A. Benufinit, Yonly Adrianus Benunifit, Yonly Adrianus Christin S,H Balukh Christmas Ate Christmas P Ate Christmas P. Ate Christmas P. Ate Cornelia Amanda Naitili Darius Y. Nama Desy Hu'an Dhiana Y.A. Fallo Dian Isti Arini Pua Lapu Diana Fallo Diana Y.A Fallo Diana Yani Fallo Diana Yanni Ariswati Fallo Domaking, Adriana Dortia Snae Emanuel N.Nule Eyen Sada Fando, Alessandro Fijai Femberianus S Tanggur Femberianus S. Tanggur Gerlan A Manu Gracela Natalia Hendrik Gracelin Mbuik Helena Soinbala Heryon Bernard Mbuik Hizkia Ndolu I Gede Arya Wiguna Imanuel Martinus Ndiy Javiardi Dima Katrin T. Neno Khatrin J Taku Neno Khatrin J.T. Neno Khatrin Juliani Taku Neno Khatrin Juliani Takuneno Khatrin Juliani Takuneno Lanny Isabela Dwisyahri Koroh Lenny Todo Lidya Lexeltri Dias Manu, Gerlan A. Marci Tasuib Mardiana Teku Nuwa Margareta Somi Haring Maria Anna Odilia Suri Maria Dosantos Maria M. B. Sogen Maria M.B Sogen Maria Magdalena Beatrice Sogen Maria Magdalena Beatrice Sogen Maria Magdalena Beatrice Sogen Maria Yoaklina Letek Mau, Anjelika Novantris Maya Linensi Bang Mbuik, Heryon B. Mbuik, Heryon Bernard Muhammad Al- Gifari Ibrahim Mumur, Veronika Idelsi Nahak, Kristina E. Noya Nahak, Roswita Lioba Naitili, Cornelia A. Naros, Gabriel Ndapa Lawa, Petresia I. Neno, Khatrin J. Taku Nitte, Yulsy Marselina Oka F S. Ndun Patola, Fitry Hestriyani Radka B. Koli Ria Anabokay Roswita L Nahak Roswita L. Nahak Roswita L. Nahak Roswita Lioba Nahak Roswita Nahak Rubiah Y. B. Yusup Sardi, Fidelis Selfiana T. M. Ndapa Lawa Selfiana T.M. Dpala Lawa Selfiana T.M. Ndapa Lawa Selfiana T.M.N. Lawa Selfiana Triyanty. M. Ndapa Lawa Selly, Jannes Bastian Taku Neno, Khatrin J. Taku Neno, Khatrin Juliani Taku, Khatrin J. Tanggur, Femberianus Sunario Tersia Nena Mogi Tiara A. Mansopu Vera Bulu Vera R. Bulu Vera Rosalina Bulu Vera Rosalina Bulu Viktoris P. Veka Viktorius P. Feka Viktorius P. Feka Viktorius Paskalis Feka Wisnuwardana, I Gede Wayan Yokran Mellu Yonly A. Benufinit Yonly A. Benufinit Yonly Adrianus Benufinit Yonly Adrianus Benunifit Yonly Adrianus Benunifit Yonly Benufinit Yonly Benufinit Yulce Toulay