Claim Missing Document
Check
Articles

Survei Tinggi Lompatan Siswa Usia 10–12 Tahun pada Ekstrakurikuler Bola Voli di SD Negeri Bulupasar Ardonio, Jevando; Himawanto, Wasis; Yuliawan, Dhedhy
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 3 No. 02 (2025): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v3i02.2025_P248-257

Abstract

Permainan bola voli memerlukan kemampuan fisik yang baik, terutama daya ledak otot tungkai dalam mendukung tinggi lompatan saat melakukan smash, blocking, dan servis lompat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinggi rata-rata lompatan vertikal siswa usia 10–12 tahun yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SD Negeri Bulupasar serta sebagai bahan evaluasi bagi pelatih dalam merancang program latihan. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa, terdiri dari laki-laki dan perempuan, dan instrumen pengukuran yang digunakan adalah vertical jump test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, tertinggi, dan terendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinggi rata-rata lompatan vertikal siswa adalah 48,95 cm, dengan nilai tertinggi 56 cm dan terendah 40 cm. Kemampuan lompatan siswa dikategorikan sedang untuk kelompok usia tersebut. Diperlukan program latihan kekuatan otot tungkai yang lebih variatif dan intensif agar kemampuan lompatan meningkat. Dukungan sarana dan prasarana latihan dari sekolah juga diharapkan untuk mengoptimalkan hasil pembinaan
Pengembangan permainan tradisional tektok (tembak pletok) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik SD N Sumberkepuh pada mata pelajaran PJOK Haq, Moh Agung Izzul; Burstiando, Rizki; Yuliawan, Dhedhy
Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 11 No 3 (2025): Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/trihayu.v11i3.19208

Abstract

This research aims to develop the traditional game tektok (shoot pletok) to increase the learning motivation of Sumberkepuh Elementary School students in PJOK subjects. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model. Data collection techniques were carried out by interviews, observation, and distributing questionnaires. Limited trials were carried out on 20 fourth grade students at SDN Sumberkepuh 5, while extensive trials were carried out on high grade students at SDN Sumberkepuh 3, SDN Sumberkepuh 4, and SDN Sumberkepuh 5. The results of this research can be concluded that this research has produced a traditional tektok game in PJOK learning. This product can be used because it has reached the standard assessment criteria of validity, practicality and effectiveness as follows: 1) Validity test results obtained 92% with very valid and usable criteria. 2) The results of the practicality test for students and teachers received an accumulative score of 90% in the very practical category. 3) The results of the effectiveness test are accumulated with a score of 97%, which means that the effectiveness test of the traditional tektok (shoot pletok) game product has very effective criteria and can increase students' learning motivation.
PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DENGAN JIWA SPORTIF MELALUI PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN Yuliawan, Dhedhy
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 2 No 1 (2016): Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v2i1.302

Abstract

Pelaksanaan pendidikan karakter di Indonesia saat ini dirasakan belum optimal. Bahkan situasi pendidikan di Indonesia yang belum ideal menjadi motivasi pokok dalam mengimplementasikan pendidikan karakter. Pendidikan karakter dapat dilakukan bersamaan dengan kegiatan belajar mengajar yang diintegrasikan dalam setiap mata pelajaran termasuk penjas dan olahraga. Dalam penjas dan olahraga banyak terkandung nilai-nilai karakter seperti sportifitas, kejujuran, keberanian, kerja keras, pengendalian diri, tanggung jawab, kerjasama, keadilan, dan kebijaksanaan, menghargai lawan dan sebagainya yang dapat diintegrasikan dalam aktivitas gerak  dan dalam berbagai bentuk permainan. Pendidikan karakter dapat dibentuk salah satunya melalui pendidikan jasmani dan olahraga (gymnastics), melalui aktivitas motorik yang dilakukan secara terus-menerus, sehingga menjadi kebiasaan. Pendidikan jasmani dan olahraga memiliki peran penting dan andil besar dalam mewujudkan tercapainya tujuan pendidikan nasional yang menunjang pendidikan karakter bangsa. Pendidikan jasmani disajikan di sekolah yang memiliki tujuan; kognitif, psikomotor dan afektif. Pembentukan karakter anak adalah melalui pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan anak diniasakan hidup sportif. Dalam pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan anak dituntut untuk melakukan tanggung jawab, jujur, kerja sama, dan toleransi. Pengembangan karakter akan terlaksana dengan pembiasaan yang dilakukan dalam pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Selain dalam pendidikan formal olahraga juga mampu memberikan penanaman jiwa sportifitas dimana jiwa sportifitas tersebut membangun karakter yang sportif. Mengakui kekalahan, menghormati lawan, menegakkan fair play dan mampu memberikan penghargaan atas dirinya sendiri dan orang lain.
Literacy dimension in physical education: analysis of construct validity instrument Kurniawan, Febi; Yuliawan, Dhedhy
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 7 No 2 (2021): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1902.054 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v7i2.16251

Abstract

This research aims to test the dimension of literacy in physical education in students at Singaperbangsa Karawang University. Research is conducted using quantitative approaches with survey methods. The population in this study was all student-athletes in various sports at Singaperbangsa Karawang University which amounted to 721 people. The study sample was determined using proportional random sampling techniques totalling 342 people. The dimensions of physical literacy used are the dimensions of variation and utilization of books (BK), dimensions of variation and use of scientific articles (WM), dimensions of variation and utilization of technology (TECH), and dimensions of environmental variation (LK) . Data analysis used is Confirmatory Factor Analysis (CFA) with Second-Order Confirmation Factor (SOCF) with Lisrel program version 8.80. Data analysis showed that the literacy scale developed for physical learning is a valid and reliable scale and consists of 15 indicators. The dimension of variety and use of writing materials is the most dominant in shaping college student literacy.
Pemanfaatan senam "si buyung" dalam meningkatkan keterampilan motorik kasar anak usia dini Dwi Pradipta, Galih; Sundawan Suherman, Wawan; Suhartini, Bernadeta; Yuliawan, Dhedhy; Maliki, Osa
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 8 No 1 (2022): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1482.372 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v8i1.17616

Abstract

This research was conducted based on problems in learning in the development of physical motor skills, especially the gross motor skills of Asy Syaffa Kindergarten students. This study aims to determine the use of Si Buyung's gymnastics in improving gross motor skills in early childhood in Asy Syaffa Kindergarten. The experimental method was applied in this study by giving 14 treatments, including pretest and posttest. The research subjects were 24 students with the sampling technique, namely purposive sampling. This research instrument uses the Gross Motor Test, which consists of a 50-meter sprint test, Dodgin run, Standing Broad Jump test, Soft Ball Throw test, Wall Pass test, Medicine Ball put test. The results of hypothesis testing found that there was an effect of Si Buyung's gymnastics on the gross motor skills of early childhood. With the conclusion criteria t count > t table, 4,062 > 2,068 and the value of sig. 2-tailed 0.000 < 0.05 so that the hypothesis is accepted. So this study proves that Si Buyung's gymnastics can improve motoric movement in early childhood. The implications of this research are expected to be an alternative for kindergarten teachers as a learning approach to developing children's gross motor movements.
bahasa inggrisPeningkatan keterampilan manipulatif anak usia 6 tahun melalui senam "Si buyung" Galih Dwi, Galih Dwi; Maliki, Osa; Ari Widiyatmoko, Fajar; Hudah, Maftukin; Yuliawan, Dhedhy
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 10 No 1 (2024): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v10i1.21420

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of Si Buyung Gymnastics in improving the manipulative skills of learners aged 6 years. The research method used was an experiment, and the sample used was 15 learners. The manipulative skill test instrument is adapted from the basic motion skills test, which is the test of catching and bouncing the ball. The sampling technique used is purposive sampling, namely: (1) individuals who are willing to be subjects or permitted by parents or guardians; (2) kindergarten students; (3) 6 years old; and (4) students who are physically and spiritually healthy. Pretest and post-test data analysis techniques use paired T-test statistical techniques. The results showed that movement and song learning had an influence on improving the manipulative skills of kindergarten students; this was shown from the pretest and post-test results. The results of the statistical test T-paired pretest amounted to 16.67, while the post-test was 19.44. The paired T-test shows higher post-test results than the pretest. The results of the data analysis showed a real improvement in the students' ball-bouncing skills after being given the Si Buyung Gymnastics treatment.
Pelatihan Massage Kebugaran Sebagai Media untuk Menciptakan Peluang Usaha Bagi Remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek Junaidi, Slamet; Hanief, Yulingga Nanda; Rizky, Muhammad Yanuar; Zawawi, M. Anis; Weda, Weda; Firdaus, Moh; Burstiando, Rizki; Putra, Rendhitya Prima; Yuliawan, Dhedhy; Kurniawan, Wing Prasetyawan; Setyawan, Irwan
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.45 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i1.11718

Abstract

Massage adalah salah satu perawatan tubuh dengan menggunakan kedua tangan pada bagian telapak tangan maupun jari-jari tangan. Dengan massage dapat memberikan manfaat berupa relaksasi, mengurangi nyeri, memperbaiki organ tubuh, dan memelihara kebugaran. Dengan mendapatkan massage/pijat diyakini peredaran darah akan semakin lancar, badan semakin relaks, tubuh lebih bugar dan berpengaruh pada peningkatan kesehatan. Terampil massage dapat membuka usaha baru yang akan memperbaiki kesejahteraan secara materi. Karena keberadaan seorang masseur/masseus sekarang sangat diperlukan, apalagi dalam olahraga. Tidak sedikit setiap klub sepak bola memiliki masseur/masseus yang handal dan para masseur/masseus menerima gaji besar. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan massage sebagai media untuk menciptakan peluan usaha bagi remaja Karang Taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek. Sasaran dalam pelatihan ini ditujukan pada remaja yang tergabung pada Karang Taruna Desa Ngulankulon. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode pemetaan social, sosialisasi, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan program dan monitoring dan evaluasi. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan berlangsung, diperoleh beberapa hasil positif diantaranya: 1) Peserta menunjukkan antusias yang tinggi. Hal ini disebabkan karena memang selama ini jarang ada kegiatan pelatihan yang berkaitan tentang massage atau pijat, dan 2) Para peserta aktif bertanya dan menceritakan berbagai pengalaman mengalami cedera. Peserta juga kooperatif dalam melakukan praktek massage secara bergantian. Kesimpulan dalam pelatihan ini adalah dengan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada remaja serta menumbuhkan semangat berwirausaha dibidang jasa sebagai pendongkrak tingkat perekonomian masyarakat karang taruna di Desa Ngulankulon Kabupaten Trenggalek.
MEMBIASAKAN PEMBIASAAN GERAK ANAK USIA DINI DENGAN APLIKASI PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENAMBAH AKTIVITAS JASMANI Firdaus, Mokhammad; M. Anis Zawawi; Wasis Himawanto; Dhedhy Yuliawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.6230

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membiasakan gerak anak usia dini melalui aplikasi permainan ular tangga sebagai upaya meningkatkan aktivitas jasmani secara terstruktur dan menyenangkan. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya tingkat aktivitas fisik anak usia dini yang berdampak pada kurang optimalnya perkembangan motorik dasar. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui penerapan permainan ular tangga yang dimodifikasi dengan muatan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan keseimbangan, serta dilaksanakan secara bertahap dan berulang sesuai karakteristik perkembangan anak. Subjek kegiatan adalah siswa kelas 4 dan 5 SD Negeri Datengan 2 Kabupaten kediri berjumlah 60 anak yang terlibat aktif dalam seluruh rangkaian permainan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan partisipasi anak dalam aktivitas jasmani, ditandai dengan meningkatnya antusiasme, keberanian bergerak, koordinasi tubuh, serta kemampuan motorik kasar anak. Selain itu, anak menunjukkan sikap sosial yang lebih baik seperti kemampuan menunggu giliran, bekerja sama, dan mengikuti aturan permainan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah bahwa aplikasi permainan ular tangga efektif sebagai media pembiasaan gerak untuk menambah aktivitas jasmani anak usia dini. Pendekatan berbasis permainan tidak hanya meningkatkan aktivitas fisik anak, tetapi juga mendukung perkembangan sosial dan emosional secara holistik, sehingga dapat dijadikan sebagai model pembelajaran aktivitas jasmani yang aplikatif dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan anak usia dini. Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul Membiasakan Pembiasaan Gerak Anak Usia Dini dengan Aplikasi Permainan Ular Tangga untuk Menambah Aktivitas Jasmani, dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan sebagai media pembelajaran merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan aktivitas jasmani anak usia dini. Permainan ular tangga yang dimodifikasi dengan muatan gerak terbukti mampu menjadi sarana pembiasaan aktivitas fisik yang menyenangkan, aman, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Melalui pendekatan ini, anak tidak hanya diajak bergerak secara fisik, tetapi juga dibiasakan untuk aktif secara konsisten dalam suasana bermain yang positif dan tidak menekan
Tingkat Kecemasan dan Percaya Diri Peserta Didik Academy Joati Futsal Team Munjungan Usia 13 Tahun Saat Pertandingan Romzi Izza Mahbuba; Dhedhy Yuliawan; Rizki Burstiando
NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Vol. 4 No. 02 (2026): NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan
Publisher : CV. Nusantara Sporta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2024/ns.v4i02.2026_P119-132

Abstract

Aspek psikologis, khususnya kecemasan bertanding dan kepercayaan diri, berperan penting dalam menentukan performa atlet futsal usia dini saat menghadapi pertandingan. Namun, informasi mengenai kondisi kedua aspek psikologis tersebut pada atlet usia pembinaan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan bertanding dan kepercayaan diri peserta didik Academy Joati Futsal Team Munjungan usia 13 tahun saat pertandingan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif survei. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner kecemasan bertanding yang diadaptasi dari Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS) sebanyak 16 butir dan kuesioner kepercayaan diri sebanyak 15 butir berdasarkan teori Lauster. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui distribusi frekuensi, persentase, rata-rata, dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73,3% peserta didik memiliki tingkat kecemasan pada kategori sedang dan 73,3% memiliki tingkat kepercayaan diri pada kategori tinggi. Disimpulkan bahwa peserta didik Academy Joati Futsal Team Munjungan memiliki keseimbangan psikologis yang cukup baik, sehingga pembinaan mental perlu terus dioptimalkan untuk mendukung performa saat bertanding
Manajemen Pembinaan pada Klub Bulutangkis di Kota Kediri Anggi Vebi Saprilia; Setyo Harmono; Dhedhy Yuliawan
JSH: Journal of Sport and Health Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/cthect32

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya manajemen pembinaan dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi atlet bulu tangkis di Kota Kediri. Keberhasilan pembinaan atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh penerapan fungsi-fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen pembinaan pada klub bulu tangkis di Kota Kediri serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembinaan atlet. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus, pelatih, dan atlet di PB Krystal, PB Bebas Badminton Club, PB Jawaraya, serta Klub Bulutangkis Wijaya Kediri. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh klub telah menerapkan fungsi manajemen pembinaan, meskipun tingkat penerapannya berbeda pada setiap klub. Klub Bulutangkis Wijaya menunjukkan sistem manajemen yang paling terstruktur melalui pembagian tugas yang jelas, koordinasi yang baik, serta program latihan yang sistematis. Faktor pendukung pembinaan meliputi kualitas pelatih, kedisiplinan atlet, motivasi, dukungan orang tua, fasilitas latihan, dan pengalaman bertanding, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu latihan akibat aktivitas akademik, kondisi fisik atlet, kesiapan mental, serta perbedaan kemampuan atlet. Dengan demikian, penerapan manajemen pembinaan yang efektif berkontribusi pada peningkatan kualitas pembinaan dan prestasi atlet bulu tangkis di Kota Kediri
Co-Authors A'yun Asrining Amalia Amalia Abdul Haris Nugroho Adinda Aprilia Agasa Aditya Bagus Setyawan Agi Yanuar Primadani Ahmad Nasrulloh Aliefitto Cahya Muliawan Allsabah, M. Akbar Husain Anang Sulistya Anes Penty Naris Anggi Vebi Saprilia Ardhi Mardianto Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo Ardhi Mardiyanto Indra Purnomo, Ardhi Mardiyanto Indra Ardonio, Jevando Arsurya Prasetya, Efrin Bagas Ristanto, Dionesius Bagus Kuncoro Bernadeta Suhartini Bhakti, Muhammad Satriyo Burstiando, Riski Burstiando, Rizki Cerika Rismayanthi Christina Fajar Sriwahyuniati Dewantara, Gunawan Dian Indah Nur Soffi Febi Kurniawan Febriana, Resa Suli Firdaus , Mokhammad Firdaus, Moh Firdo Andiri Suryo Florensa, Yohana Cindi FX Sugiyanto galih dwi pradipta, galih Galih Dwi, Galih Dwi Gerdin Aditya Wijaya Gunawan Dewantara Haq, Moh Agung Izzul Hermawan, Hedi Ardiyanto Imam Sugeng IRWAN SETIAWAN Irwan Setiawan Irwan Setyawan Joko Purwanto Khalifah Warid, Govand Kurniawan, Wing Prasetya Kurniawan, Wing Prasetyawan Lusianti, Septyaning Luthfi Irfan Adistya M Anis Zawawi M. Anis Zawawi M. Khoirul Akbar M. Yanuar Rizki Maftukin Hudah, Maftukin Maskun, Muhamad Arifin Mochamad Jupri Azhari Moh. Nur Kholis Moh. Nurkholis Mohamad Huzair Tarmidhi Mohammad Firdaus Mohammad Satriyo Bhakti Mohkamad Firdaus Mokhammad Firdaus MOKHAMMAD FIRDAUS, MOKHAMMAD Muh. Nur Kholis Muhammad Akbar Husein Allsabah Muhammad Yanuar Rizky Nur Ahmad Muharram Nurkholis, Moh. Osa Maliki Pratama, Budiman Agung Puspitaningrum, Dyah Kristi Puspodari Puspodari Puspodari Puspodari, Puspodari Putra, Boby Mandala Putra, Rangga Aditya Putra, Rendhitya Prima Rahmawati, Rina Dwi Ramadhan, Ryan Rachmat Rangga Aditya Putra Rechan Pratama Putra Rendhitya Prima Putra Reo Prasetiyo Herpandika Reo Prasetiyo Herpandika, Reo Prasetiyo Rina Dwi Rahmawati Rina Dwi Rahmawati Rizki Burstiando Rizky, Muhammad Yanuar Romzi Izza Mahbuba Ruruh Andayani Bekti Ruruh Andayani Bekti, Ruruh Andayani Ruruh Andayni Bekti Satriawan, Farhan Rida Septiyaning Lusianti, Septiyaning Setyawan, Irwan Setyo Harmono Slamet Junaidi Slamet Junaidi Solihah, Rifa Atus Sugito Sugito Suharjana . Sundawan Suherman, Wawan Tarmidhi, Mohamad Huzair Taryatman TARYATMAN TARYATMAN Thoriq Al Farah, Ahmad Wasis Himawanto wasis himawanto, wasis Weda, Weda Widiyatmoko, Fajar Ari Wing Prasetya Kurniawan Yulingga Nanda Hanief Zawawi, M. Anis