Claim Missing Document
Check
Articles

Community-Based Intervention through Posyandu Cadre Training and Assistance for Mothers Under Five to Reduce Stunting in Genaharjo Village, Tuban Puspitadewi, Teresia Retna; Juliana Christyaningsih; Nurul Hindaryani; Yasin Wahyurianto
Frontiers in Community Service and Empowerment Vol. 4 No. 4 (2025): December
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ficse.v4i4.119

Abstract

Nutrition problems are still a major public health challenge, especially stunting which has a long-term impact on child growth and development. Based on the 2022 report of the TubanRegency Health Office, the prevalence of stunting in the work area of the Kawa Health Center reached 24.43%. Genaharjo Village is the focus of attention because the number of stunted toddlers has increased from 40 children (2023) to 45 children (14%) in 2024, while 66.7% of pregnant women are at high risk of experiencing Chronic Energy Deficiency (CED). This condition shows the need for intervention to support the achievement of the national target of reducing stunting by 14%. This Community Service aims to evaluate pre-post changes in the knowledge of cadres and mothers of toddlers, anthropometric skills of cadres and the processing of toddler menus by mothers after a two-session intervention in Genaharjo". The activity was carried out in August-September 2025 with evaluation through pre-test and post-test for knowledge, observation of cadre skills, assessment of mothers' ability in food processing, and urine examination of toddlers using the pyridinium crosslink rapid test. The results showed an increase in cadre knowledge from an average of 9.25 to 11.25 and mothers of toddlers from 9.6 to 11.1. Cadres are able to perform anthropometric measurements correctly, while mothers of toddlers are skilled in planning menus and processing 20 nutritious recipes based on local ingredients. Of the 20 urine samples of stunted toddlers, two showed positive results. This intervention is effective in increasing community capacity, but a comprehensive approach is needed including nutrition education, health monitoring, and sanitation improvement for the sustainability of stunting prevention.
Dukungan Keluarga Dalam Mendukung Kepatuhan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Tuban Davis Khoirul Akmal; Yasin Wahyurianto; Teresia Retna Puspitadewi; Wahyuningsih Triana Nugraheni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i1.2076

Abstract

Tuberkulosis paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang menunjukkan peningkatan kasus setiap tahunnya. masih adanya pasien Tuberkulosis paru yang putus pengobatan (Drop out). Keberhasilan pengobatan Tuberkulosis paru sangat bergantung pada kepatuhan pasien, salah satunya dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan akepatuhan pengobatan pasien Tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Tuban. Penelitian ini deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasinya seluruh keluarga penderita Tuberkulosis paru yang masih menjalani program pengobatan di Puskesmas Tuban sebanyak 64 orang, dan semuanya digunakan sebagai sampel dengan teknik total sampling. Variabel dalam penelitian adalah dukungan keluarga dalam mendukung kepatuhan pengobatan pasien Tuberkulosis paru. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tertutup Analisa data menguak analisis deskriptif, yang menggunakan tabel, distribusi frekuensi dan prosentase. Hasil menunjukan hampir setengahnya (28.1%) keluarga penderita Tuberkulosis paru berusia dewasa akhir, dan lansia akhir, Sebagian besar (71,9%) keluarga penderita Tuberkulosis paru berpendidikan SMA, hampir seluruhnya (76.6%) keluarga penderita Tuberkulosis paru bekerja, setengahnya (50.0%) dukungan keluarga dalam mendukung kepatuhan pengobatan pasien Tuberkulosis paru adalah baik, sebagian besar (55,6%) keluarga penderita Tuberkulosis paru pada masa dewasa akhir memiliki dukungan keluarga yang baik, seluruhnya (100%) keluarga yang berpendidikan SD memiliki dukungan yang baik, dan sebagian besar (53,3%) keluarga yang bekerja memiliki dukungan yang baik. Dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan bagi pasien Tuberkulosis paru. Oleh karena itu, intervensi kesehatan masyarakat harus melibatkan keluarga sebagai mitra strategis. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi hubungan antara jenis dukungan dan tingkat pemulihan pasien secara longitudinal.
Co-Authors 1Titin Nur Indah Sari Adi Prayoga, Adi agustin, sefentina Alza, Yessi Amalia Mutiara Fadhila Ambo Dalle Apriliana, Wulan Ayu Firnanda, Devi Azuwin, Putri Riza Baharuddin Bahtiar Bahtiar Bintang Aurellion Dianny Binti Yunariyah Bunga Salamatan Vidya Akhiroh Christi Sanjaya, Ade Clara Felicia Regina Fortunata Davis Khoirul Akmal Devi Nilna Muna Dharmawan, Rio Lucky Dina Palayukan Singkali Dwi Lestari Eko Saputro, Ervanda Fioriantika, Barena Andyana Fitria, Vila Ana Friska Tifani Yunanda Haura Ilma Nafi’a Heru Santoso Wahito Nugroho Hidayah, Arinal Hindaryani, Nurul ilyas - ibrahim Isa Zaqi, Faiz Jerry Rian Ardiansyah Juliana Christyaningsih Kema Azzahra KHOIRUNNISA Khusnul Maisaroh Koekoeh Hardjito Krisnawati, Ririn Lailatunnuriyah, Lailatunnuriyah Larissa Eka Afianti Laura Azhira Ladya Sheril Lellu, Amos Lestaluhu, Kasman Lumansik, Silvana Maharani Lutfatul Khoiriyah Lutfiya Dwinanda Mamluatun Ni’mah Meylia Ilma Muta’adiyah Moh. Akmal Inzaki Muflihatul Maisah Muhammad Fredy Hardiansyah Muhammad Iqbal Tawakal Muhammad Iqbal Tawakal Muhammad Kamalul Kahfi muhammad saleh Nabila Nur Cahyani Nadilla Shofiatul Ummah Nendyo Yogiisworo, Ilham Neng Esti Wibowo Nirwana Prapti, Tri Nur Wahyu Noviatul Nurjanah Nugraheni, Wahyuningsih Triana Nur Farisa, Lutfi Ervita Nurarifah Nurarifah Nurvita, Dwi P, Teresia Retna Puspita Aliffia Puspita, Devi Andra Puspitadewi, Teresia Retna Putri Sekar Wangi Retna , Teresia Retna P, Teresia Retna P., Teresia Retna P.D, Teresia Retna Puspitadewi, Teresia Retna Puspitadewi, Teresia Retna, Teresia Retno Puspitadewi, Teresia Rony A. Latumenasse Rosanti, Yulia ROUDLOTUL JANNAH Roudlotul Jannah Sainuddin Sainuddin Sari, Farah Hanis Dwi Kartika Satria Jesicka Kurnia Dini Sekar Difa Ahwal Respati Setyaningsih . Shafira Salsa Adinda Shovia Mei Sanggar Wati Siti Kistimbar Sri Angriani SRI UTAMI Sunarto, Sunarto Suparji Suparji Su’udi Su’udi, Su’udi Tafara Lakhsita Grisella Teresia Retna Teresia Retna Teresia Retna P Teresia Retna PD Teresia Retna Puspita Dewi Titik Sumiatin Tri Ningsih, Wahyu Ummah, Nadilla Shofiatul Ummah1Teresia Retna Puspitadewi Utami Utami Vega, Afina Dela Vera Feriska A Vincentius Supriyono vivin Nor Zahro Wahyu Tri Ningsih Wahyuningsih Triana N Wahyuningsih Triana Nugrahaeni Wardhani, Salsabiela Bunga Yanita, Happy April Yenti Fitri, Yenti Zahra Aulia Sari Zahra, Jiesa Zayyina