p-Index From 2021 - 2026
8.259
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS HUBUNGAN ASUPAN LEMAK DENGAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Aulia Arina Salwa; Siti Zulaekah; Nur Lathifah Mardiyati
Jurnal Dunia Gizi Vol 9, No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jdg.v9i1.6929

Abstract

Pendahuluan; Masalah kualitas tidur pada remaja menunjukkan pola yang berbeda dari kelompok usia lainnya. Pola makan yang tinggi lemak juga diduga mempengaruhi struktur dan kontinuitas tidur melalui mekanisme inflamasi sistemik, perubahan hormon yang mengatur tidur yaitu leptin dan ghrelin serta dampak gastrointestinal seperti refluks, ketidaknyamanan malam hari yang mengganggu tidur . Tujuan; untuk mengetahui hubungan antara asupan lemak dengan kualitas tidur dan komponen kualitas tidur yang meliputi kualitas tidur subjektif, latensi tidur, durasi tidur, efisiensi durasi tidur, gangguan tidur, penggunaan obat tidur dan disfungsi aktivitas pada siang hari pada remaja di SMK Batik 2 Surakarta Tahun 2026 . Metode; Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional, menggunakan rancangan cross-sectional, jumlah sampel sebanyak 146 remaja dengan menggunakan Teknik Simple Random Sampling. Kriteria inklusi dalam penelitian ini yaitu antara Siswa lain/I SMK Batik 2 Surakarta, Berusia 14 – 18 tahun dan Tidak dalam kondisi sakit, selain itu, untuk kriteria eksklusi antara siswa lain yang sedang melakukan diet khusus, siswa vegetarian, dan siswa yang memiliki alergi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk menganalisis konsumsi lemak, dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menghasilkan kualitas tidur. Hasil; penelitian menunjukkan bahwa tidak ada korelasi antara konsumsi lemak dan kualitas tidur dengan nilai P= 0,560 ( 0,05). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi lemak dengan semua komponen kualitas tidur, dengan nilai p untuk masing-masing komponen secara berurutan. Kesimpulan; diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan antara asupan lemak dengan kualitas tidur dan komponen komponen kualitas tidur.Kata Kunci: Asupan Lemak, Kualitas Tidur, Komponen Kualitas Tidur
Hubungan Antara Kecukupan Asupan Cairan Dengan Total Body Water (TBW) Dan Tingkat Kebugaran Pada Anggota Unit Kegiatan Mahasiswa Futsal Universitas Di Surakarta Satrio Wiyono; Nur Lathifah Mardiyati; Siti Zulaekah
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.5997

Abstract

Futsal merupakan olahraga dengan intensitas tinggi yang memerlukan keseimbangan cairan tubuh untuk mendukung performa fisik. Asupan cairan yang tidak adekuat dapat menyebabkan dehidrasi yang berdampak pada penurunan kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan cairan dengan Total Body Water (TBW) dan kebugaran jasmani pada anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) futsal di Surakarta. Penelitian ini menerapkan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Asupan cairan diukur menggunakan metode recall 3×24 jam, TBW diukur menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), dan kebugaran jasmani diukur menggunakan beep test yang dikonversi menjadi nilai VO₂max. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact dengan tingkat signifikansi p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki asupan cairan dalam kategori defisit (67,3%), TBW dalam kategori normal (71,2%), dan kebugaran jasmani dalam kategori kurang (84,6%). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan cairan dengan TBW (p = 0,101), namun terdapat hubungan yang signifikan antara asupan cairan dengan kebugaran jasmani (p = 0,011). Dapat disimpulkan bahwa asupan cairan tidak berhubungan dengan TBW, tetapi berhubungan dengan kebugaran jasmani, sehingga pemenuhan kebutuhan cairan penting untuk mendukung performa fisik atlet futsal.
Increasing Quality and Competitiveness of Witpari Culinary MSMEs Through Modern Production and Digital Marketing Sri Murwanti; Imam Riefly Aditomo; Siti Zulaekah; Afif Faishal; Fauzan Muhammad Ihsan; Heilin Alber Siva Haryoko
Abdi Psikonomi Vol 7, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/psikonomi.v7i1.17252

Abstract

Rural culinary MSMEs frequently face structural constraints in production efficiency, packaging standardization, and technological literacy, limiting their competitiveness in tourism-based markets. This community service program aimed to strengthen production capacity and hygienic packaging practices within the Witpari Culinary MSME Community in Kemuning Village, Karanganyar. The intervention provided two spinner oil-draining machines and five heat sealer units, supported by participatory technical training and mentoring approaches aligned with Participatory Action Research (PAR) principles. A participatory action research framework was applied through needs assessment, intervention design, hands-on implementation, and evaluation using pre-test and post-test instruments. Baseline results revealed low mechanized production literacy (mean score 42.5/100). After intervention, the mean score increased to 81.3/100, with 85% of participants demonstrating independent operational competency. The program resulted in reduced oil residue, improved packaging durability, increased product professionalism, and enhanced technological self-efficacy among participants. Findings confirm that small-scale appropriate technology combined with structured mentoring significantly enhances operational literacy, standardization, and competitiveness of rural MSMEs.
Efforts to Reduce Maternal, Infant, and Under-Five Mortality in Semarang Regency Endang Nur Widiyaningsih; Siti Zulaekah; Dhian Sukma Aprilliani; Syafiqa Rifda Seftyarini
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In 2019, the poverty rate in Semarang Regency declined to 7.04%, down from 7.29% in 2018. Nevertheless, the number of maternal, infant, and under-five deaths in the region increased in 2020 compared to the previous year. Despite numerous interventions that have been implemented, mortality rates among mothers, infants, and young children remain considerably high. This condition is primarily attributed to the inadequate number of healthcare professionals in proportion to the population that must be served across an extensive geographical area. In light of this analysis, the present community engagement initiative seeks to contribute constructively through the development of nutrition education media aimed at promoting nutritional awareness and preventing early maternal, infant, and child mortality. The educational media will be designed to be engaging and culturally appropriate, aligning with the characteristics of the local population in Semarang Regency. Furthermore, this initiative also aims to develop a variety of supplementary feeding (PMT) menus to serve as a reference for improving the nutritional intake of pregnant women and those experiencing Chronic Energy Deficiency (CED).
Hubungan Kebiasaan Menonton Food Vlog dan Peningkatan Nafsu Makan Mahasiswa di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Nita Puspitasari; Luluk Ria Rakhma; Siti Zulaekah
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i5.6239

Abstract

Appetite is a natural urge that arises from the body, which can be influenced by physiological and psychological conditions. Food-related content (food vlogs) widely available on social media is believed to be one of the factors that can influence increased appetite, especially among university students. The purpose of this study is to determine whether there is a relationship between the habit of watching food vlogs and increased appetite among students at the Faculty of Health Sciences, Muhammadiyah University of Surakarta. The study employs a quantitative approach with a cross-sectional design. The sampling process uses simple random sampling. Data were collected using a questionnaire on food vlog viewing habits consisting of 15 statements and the FCQ-T (Food Cravings Questionnaire-Trait) questionnaire with 35 statements. Data analysis was conducted using the Spearman Rank test via SPSS software version 20. The questionnaire results indicated that the majority of students had a high food vlog viewing habit (72.2%). However, the majority of students experienced a low increase in appetite (60.8%). Statistical analysis revealed a significant correlation between the two variables with a p-value of 0.003 and a correlation coefficient of r = 0.326. Based on these results, it can be concluded that the more frequently an individual watches food vlogs, the more likely their appetite will increase, although the effect is not overly significant.
PEMBERDAYAAN REMAJA PUTRI MELALUI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN PENCEGAHAN KANKER SERVIKS DI SMP X KOTA SURAKARTA Yuli Kusumawati; Salsabila Alif Faiza; Ilma Khoirunnisa; Siti Zulaekah; Anindya Wahyu Utami
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i2.37725

Abstract

Abstrak: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan, yang sebagian besar dapat dicegah melalui edukasi dan deteksi dini. Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan kanker serviks melalui kegiatan edukasi di SMP Muhammadiyah 8 Kota Surakarta. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan menggunakan media power point dan apron serta disampaikan dengan metode ceramah interaktif, serta menggunakan kuesioner pre-test dan post-test pada peserta untuk menganalisis keberhasilan edukasi kesehatan yang telah dilakukan. Sebanyak 63 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah intervensi, ditandai dengan peningkatan jumlah peserta berkategori pengetahuan baik dari 37 orang pada pre-test menjadi 48 orang pada post-test, serta penurunan kategori pengetahuan kurang dari 26 menjadi 15 orang. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai kanker serviks dan kesadaran untuk menjaga kebersihan alat reproduksi wanita. Kegiatan ini direkomendasikan sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan reproduksi remaja. Abstract: Cervical cancer is a major cause of morbidity and mortality in women, most of which can be prevented through education and early detection. This community empowerment program aims to increase adolescent girls' knowledge about reproductive health and cervical cancer prevention through educational activities at SMP Muhammadiyah 8 Surakarta City. The method used was health education using PowerPoint media and aprons and delivered through an interactive lecture method, as well as using pre-test and post-test questionnaires on junior high school students to analyze the success of the health education that had been carried out. A total of 63 participants participated in this activity. The results showed a significant increase in knowledge after the intervention, marked by an increase in the number of female students with good knowledge from 37 in the pre-test to 48 in the post-test, and a decrease in the category of poor knowledge from 26 to 15. Health education has been proven effective in increasing adolescent girls' understanding of cervical cancer and awareness of maintaining female reproductive hygiene. This activity is recommended as a promotional and preventive effort for adolescent reproductive health.
Hubungan Frekuensi Konsumsi Minuman Teh Kemasan dengan Status Gizi Remaja di SMKN 1 Purwokerto Nesya Anggita Rahmadhani; Farida Nur Isnaeni; Siti Zulaekah
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i4.9069

Abstract

Adolescence is a period of rapid growth that requires optimal nutritional intake. However, changes in lifestyle and consumption patterns among adolescents often lead to a habit of consuming sugar-sweetened beverages, including packaged tea that contains relatively high amounts of sugar. Excessive sugar consumption can increase daily energy intake and potentially lead to nutritional problems, particularly overweight and obesity. This study aims to determine the relationship between the frequency of packaged tea consumption and the nutritional status of adolescents at SMKN 1 Purwokerto. This study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The study population consisted of all 179 10th-grade AKL students at SMKN 1 Purwokerto, with a sample of 123 students selected using proportionate random sampling. Data on the frequency of packaged tea consumption were collected using a Food Frequency Questionnaire (FFQ), while nutritional status data were obtained through measurements of weight and height, which were then analyzed using the BMI/U indicator based on z-scores. The data were subsequently analyzed to test the relationship between the two variables using the Chi-Square correlation test. The results of the study showed no association between the consumption of packaged tea beverages and the nutritional status of adolescents (p-value = 0.204; p > 0.05). Thus, the consumption of packaged tea beverages does not affect nutritional status.
Korelasi Aktivitas Fisik dan Frekuensi Minuman Manis dengan Kejadian Overweight pada Siswa SMP N 6 Surakarta Ratu Syifa Auradian; Muwakhidah Muwakhidah; Siti Zulaekah
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i4.9222

Abstract

Overweight among adolescents has become a nutritional issue that continues to grow due to various interrelated factors, including physical activity and the frequency of sugary drink consumption. According to the results of the Indonesian Health Survey (SKI), the proportion of individuals who are overweight reached 16,2%. This study was conducted to analyze the relationship between physical activity and the frequency of sugary drink consumption on the prevalence of overweight among students at SMP Negeri 6 Surakarta. The study employed an analytical observational method using a cross-sectional design, involving 101 students aged 13–15 years, selected through purposive sampling. Physical activity was measured using the Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), the frequency of sugary drink consumption was assessed using the Food Frequency Questionnaire (FFQ), and nutritional status was calculated based on BMI-U. All data were then analyzed using Spearman’s rank correlation test. The results showed a prevalence of overweight of 37.63%; the majority of respondents engaged in moderate-intensity physical activity (57,42%) and consumed sugary drinks frequently (48,52%). Based on the Spearman’s rank correlation test, the correlation between physical activity and the incidence of overweight yielded a p-value of 0.408, while the correlation between the frequency of sugary drink consumption and the incidence of overweight yielded a p-value of 0.351; these results indicate that no significant association was found between the two study variables.
Hubungan Frekuensi Konsumsi Makanan Minuman Manis dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi SMK Batik 2 Surakarta Anggi Eka Mulyandari; Siti Zulaekah; Farida Nur Isnaeni
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1610

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi merupakan proses fisiologis yang dapat mengalami gangguan apabila siklusnya tidak teratur. Pola makan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi siklus menstruasi. Konsumsi makanan dan minuman manis berlebihan dapat meningkatkan glukosa darah dan memicu resistensi insulin, yang berpotensi mengganggu keseimbangan hormon reproduksi melalui hipotalamus hipofisis ovarium, sehingga memengaruhi ovulasi dan menyebabkan ketidakteraturan siklus menstruasi. Tujuan: Mengetahui hubungan frekuensi konsumsi makanan dan minuman manis dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMK Batik 2 Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional. Populasi penelitian adalah remaja putri di SMK Batik 2 Surakarta dan sampel berjumlah 74 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Frekuensi konsumsi makanan dan minuman manis dikumpulkan menggunakan kuesioner FFQ, sedangkan siklus menstruasi menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil: Sebagian besar responden memiliki siklus menstruasi teratur pada konsumsi makanan manis kategori jarang (87%) dan sering (89%), serta minuman manis kategori jarang (89%) dan sering (86%). Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara konsumsi makanan manis (p=1,000) dan minuman manis (p=0,732) dengan siklus menstruasi (p>0,05) Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi makanan dan minuman manis dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMK Batik 2 Surakarta.
Factors Driving Sustainability of Food and Beverage Industries Muzakar Isa; Aflit Nuryulia Praswatia; Siti Zulaekah
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 19 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v19i2.2024.pp162-171

Abstract

This study has two objectives, namely compiling and analyzing vulnerability indexes of business unit, and analyzing key success variables for food and beverage industries after the COVID-19 pandemic. The analysis tool used in this study is business vulnerability analysis. The vulnerability analysis is derived from the vulnerability index to the COVID-19 threat, which is collected from all aspect indicator values of MSMEs' vulnerability to the COVID-19 theeat. These values consist of exposure, sensitivity, and adaptive capacity. The results of the study explain that food and beverage MSMEs are categorized into medium vulnerability to the threat of COVID-19, where sensitivity is the highest influence aspect as a determinant of the vulnerability level. Due in part to the high number of MSMEs that are sensitive to the threat of COVID-19 and lack the ability to adjust, there may have been a fall in sales and bankruptcy of food and beverage MSMEs during the COVID-19 pandemic.
Co-Authors . Firmansyah Abrianti Oktaria Adelia Triana Putri Afif Faishal Aflit Nuryulia Praswati Aflit Nuryulia Praswatia Agustina, Apriliya Ahsan, Erwanda Defya Amanda Wijayanti Amanda, Dea Amanda, Ghaisani Shella Anas Tasya Ardea Zerlind Anggi Eka Mulyandari Anindya Wahyu Utami Anindya, Vani Anisa Catur Wijayanti Annisa Nur Hanifah Arif Pristianto Aulia Arina Salwa Azizah Al Mar’atus Sholikhah Azizah Nur Rohim Darnoto , Sri Dhian Sukma Aprilliani Dwi Sarbini Dyah Intan Puspitasari E Elfrida Em Sutrisna Emiliya Kusuma Wardani Endang Nur Widiyaningsih Eni Purwani Fadillah, Kurniawati Faiza, Salsabila Alif Farah Hayati Adibah Farida Nur Isnaeni Fauzan Muhammad Ihsan Fauziana , Eni Fauziana, Eni Ferinda Rahma Mawadda Firantika, Rima Firmansyah Firmansyah Fitri Rachma Grishella Diandra Salsabila Hanik Rahmawati, Hanik Heilin Alber Siva Haryoko Ilma Khoirunnisa Imam Riefly Aditomo Imelda Anggraini Indraswari, Rafinda Dyah Kelik Wardiono Khairuna Hamida Khayla Febriannisa' Khoirunisa, Ilma Khusmalinda, Tri Hastin Kusumaatmaja, Donny Kurniawan Kusumawati, Sary Laksmi Widajanti Lintang Caesar Apriliani Listyani Hidayati Luluk Ria Rakhma Lutfi Nur Ratna Kusuma Magistra Ammar Alghifari Mahadir Ahmad Mahadir Ahmad Maya Sukmawati Muchlison Anis Muhammad Da'i Muhammad Halim Maimun Mutalazimah Mutalazimah Mutalazimah Muwakhidah Muwakhidah Muwakhidah Muwakhidah, Muwakhidah Muwakhiddah, . Muzakar Isa Nabila Nur Farestiana Nazuni Adliya Shiddiiqi Nesya Anggita Rahmadhani Nisa Rachmah Nur Anganthi Nita Puspitasari Nur Lathifah Mardiyati Nur ‘Azah Nurfaiza, Elita Nadia Nurfauzia, Elita Nadia Nurhaliza, Alfida Aulia Rahma Firdauzy Oktaria, Abrianti Okti Sri Purwanti Pramudya Kurnia Pratiwi, Betty Intan Prayoga Putri Perdana Sari Puspitasari, Dyah Intan Putri Meyzwari, Fiorizka Putri, Desy Anisa Lasono Rachma, Fitri Rahmi , Anggraita Nur Rahmi, Anggraita Nur Ratu Syifa Auradian Rohim, Azizah Nur Rusdin Rauf S Suwaji Salsabila Alif Faiza Sari Kusumawati Sari, Marlynda Happy Nurmalita Satrio Wiyono Setia Asyanti Setiyo Purwanto Setyo Purwanto Sharla Apsarini Siti Fatimah Nurhayati Siti Zulaikhah Sri Darnoto Sri Fathimatuz Zahra Sri Murwanti Sudaryanto, Ruli Sudrajah Warajati Kisnawaty Suwaji, S Syafiqa Rifda Seftyarini Syamsudin Syamsudin Toto Suharto Tri Hastin Khusmalinda Tutut Widiasmara Wardani, Emiliya Kusuma Wardani, Wening Sulistyo Werdany, Kusuma Estu Widananda , Clarisa Widananda, Clarisa Winda Wahyu Pratiwi Yuli Kusumawati Yumailita Setiawati Yuniar, Siska Zaini Said Zaini Said Zerlind, Anas Tasya Ardea Zulia Setiyaningrum