Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

TANGGUNGJAWAB HUKUM KLINIK KESEHATAN DALAM PEMERIKSAAN KESEHATAN CALON TENAGA KERJA INDONESIA Endang Sutrisno; Sri Murdiyah Hidayati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.04 KB)

Abstract

Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) akan melewati proses pemeriksanaan kesehatan. Pemeriksanaan tersebut berisi pemeriksaan fisik dan jiwa. Pemeriksaan penunjang dilakukan oleh rumah sakit serta klinik. Hal-hal sebagaimana demikian tercantum pada Permenkes No. 29 Tahun 20 13 mengenai Penyelenggaraan Pemeriksaan Kesehatan Calon TKI. Klinik. Faktanya pemeriksaan kesehatan belum selaras dengan peraturan, yaitu tidak dilakukan informed consent sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan. Sehingga timbul permasalahan mengenai standar dam aturan dasar pemeriksaan kesehatan yang digunakan untuk calon TKI. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan standar pelayanan kesehatan calon TKI dan mendeskripsikan pertanggungjawaban hukumnya. Metode penelitian menggunakan penelitian doktrinal. Temuan penelitian pemeriksaan kesehatan belum memiliki Standar Operasional Prosedur, penerapan sanksinya yaitu sanksi administrasi seperti teguran lisan, teguran tertulis yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kota/ Kabupaten dan Dinas Kesehatan Daerah/Provinsi, dan selanjutnya pemberhentian kegiatan sementara hingga pencabutan izin sarana kesehatan oleh Menteri Kesehatan. Kata Kunci: Pelayanan Kesehatan, Calon Tenaga Kerja Indonesia, Sanksi Administrasi
Perlindungan Hukum dalam Malpraktik untuk Pelayanan Kesehatan Gigi Sutrisno, Endang; Hartini, Inge; Erika, Erika
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.217 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i8.1552

Abstract

Malpraktikkdapat diartikan sebagai sebuah kelalaian atau kegagalan seorang dokter untuk mempergunakanntingkat keterampilan dan ilmu pengetahuannya yang lazim dipergunakanndalam mengobati pasien. Tindakan medis ortodonti harus dikerjakan dengan sangat hati-hati sehingga oleh tenaga medis sesuai dengan kompetensi dan kewenangannya. Berbagai kemungkinanndapattterjadi jika perawatannortodontik cekat dilakukan olehhseseorang dengannkompetensi yang tidak sesuai termasuk dokter gigi. Temuan penelitian secara umum dokter gigi sudah mengetahui aturan batasan kewenangan dalam melakukan perawatan gigi terutama dibidang ortodonti cekat, namun tetap ada yang melanggar aturan tersebut. Denganntanpa adanya kompetensi dan kewenangan yang dimiliki dokter gigi serta tidak dilakukan rujukan kepadaadokter gigi spesialis ortodonti yang lebih berkompetensi makaadokter gigi tersebut dapat dikenakan sanksi disiplin dan pertanggungjawabannsecaraapidana berdasarkannpasal 69 ayat (3) Undang- Undang Nomor 24 Tahunn2004 tentang Praktik Kedokteran. Dibutuhkan pengawasan dan pembinaan oleh para pemangku kepentingan, tetpai hal tersebut tidak berjalan optimal
TANGGUNGJAWAB HUKUM KLINIK KESEHATAN DALAM PEMERIKSAAN KESEHATAN CALON TENAGA KERJA INDONESIA Sutrisno, Endang; Hidayati, Sri Murdiyah
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.438 KB)

Abstract

Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) akan melewati proses pemeriksanaan kesehatan. Pemeriksanaan tersebut berisi pemeriksaan fisik dan jiwa. Pemeriksaan penunjang dilakukan oleh rumah sakit serta klinik. Hal-hal sebagaimana demikian tercantum pada Permenkes No. 29 Tahun 20 13 mengenai Penyelenggaraan Pemeriksaan Kesehatan Calon TKI. Klinik. Faktanya pemeriksaan kesehatan belum selaras dengan peraturan, yaitu tidak dilakukan informed consent sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan. Sehingga timbul permasalahan mengenai standar dam aturan dasar pemeriksaan kesehatan yang digunakan untuk calon TKI. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan standar pelayanan kesehatan calon TKI dan mendeskripsikan pertanggungjawaban hukumnya. Metode penelitian menggunakan penelitian doktrinal. Temuan penelitian pemeriksaan kesehatan belum memiliki Standar Operasional Prosedur, penerapan sanksinya yaitu sanksi administrasi seperti teguran lisan, teguran tertulis yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kota/ Kabupaten dan Dinas Kesehatan Daerah/Provinsi, dan selanjutnya pemberhentian kegiatan sementara hingga pencabutan izin sarana kesehatan oleh Menteri Kesehatan.
PELAKSANAAN DISKRESI KEPOLISIAN DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA LALU LINTAS STUDI DI KEPOLISIAN RESOR KUNINGAN Martha, Dicki Andika; Sutrisno, Endang
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.007 KB)

Abstract

Penelitian Ini Dilakukan mengetahui dan menganalisis 1) pengaturan diskresi kepolisian dalam penyelesaian perkara tindak pidana lalu lintas oleh Kepolisian Resor Kuningan. 2). faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan diskresi kepolisian dalam penyelesaian perkara tindak pidana lalu lintas oleh Kepolisian Resor Kuningan. Metode penelitian yang digunakan adalah sosial legal dengan paradigma kontruktivisme, interaksionisme simbolik menjadi teknik analisis. Hasil penelitian menunjukan Delik perkara LP/12-21/48/VI/2015/Lantas yang di selesaikan dengan kewenangan diskresi untuk memberhentikan kasus di akhiri dengan penyerahan barang bukti dan surat pernyataan tunggal pihak keluarga. Isi pernyataan tunggal pihak keluarga dalam hal ini pelanggar sekaligus ayah yang menyatakan secara terbuka untuk pihak kepolisian tidak melanjutkan ke proses lebih lanjut melainkan cukup di laka lantas polres. Adanya isi pernyataan tunggal yang memohon perkara tidak diproses lebih lanjut merupakan salah satu faktor penyidik melakukan diskresi. Keputusan tidak menindaklanjuti perkara tersebut merupakan hasil proses dari pertimbangan yang meliputi situasi dan kondisi pelanggar yang merupakan ayah korban, pertimbangan moral atas dasar ketidaksepadanan hukum karena kondisi faktual, prilaku baik dan kooperatif pelanggar yang mempengaruhi tingkat empati, serta untuk menjaga ketentraman pelanggar yang sekaligus korban yang menderita karena kehilangan seorang anak hal ini didasari atas kepedulian akan hak asasi manusia. Dari analsis pertimbangan yang menjadi faktor-faktor pengambilan langkah diskresi penyidik dalam sebuah perkara tindak pidana lalu lintas tidak terlepas dari dasar kewenangan diskresi yang tertuang dalam regulasi serta ketertampilan penyidik dalam menyaring perkara berdasarkan bobot perkara tersebut, selain itu tingkat subjektivitas penyidik dipengaruhi oleh nilai moral hak asasi manusia dan pelaksanaan diskresi lebih kepada menjaga kepentingan umum serta institusi itu sendiri. Kata kunci : Diskresi, Kepolisian, Tindak Pidana Lalu Lintas
Co-Authors Abdullah Abdullah Abim Dwi Nugroho Achmad Faqih Agus Dimyati Agus Dimyati Aiman, Fawwaz Ainun Nisha Alamsyah, Riza Alfazrryan Ghalib Alfiyan, Angga Alip Rahman Ambar Rani Priyanjani Ameilia Putri Syavei, Amanda Amin Mughni Amran Jaenudin Andri, Gusti Yosi Anggie Aqila Ariadica Anggie Aqila Ariadica Apriyana, Zaeni Nadzif Aria Wirakusuma Arief Fahrurrozie Hidayat Arief Prayitno Aufa, Fushshilati Ayih Sutarih Ayu Feby Sheilla Azhar Syahdan, Taufail Azis, Mohamad Feri Betty Dina Lambok Choeirunnissa, Julia Cipto Dwiariyanto Costa, Bruna Darmawan, Arif Budy Deddy Utomo Deni Yusup Permana Diah Lestari Dianita Utami Diki Sahbana Dikrurrahman, Dikky Dikrurrahman, Diky Diky Irdianto Pratama Pratama Djuariah, Djuariah Djuhariah Djuhariah Dukat Dukat Efionita Sepfiani Elya Kusuma Dewi Eni Suhaeni Erika Erika Ermania Widjajanti Fahrizky Ardianto, Isya Fajarini, Hanari Farah Fadillah Febriani, Khairina Fitria, Nyimas Gibran Muhammad Gaza Palestin gunawan, mohamad sigit Gusti Yosi Andri Hamja, Hamja Handiriono, Rd. Hardjowikarto, Dharliana Harmono HARMONO HARMONO Hartini, Inge Hartini, MC Inge Hesti Widianti Hidayat, Moh. Taufik Hidayat, Moh.Taufik Ibnu Artadi Ibnu Artadi Iis Krisnandar Indraswari, Sri Primawati Ipik Permana Irma Gamawati Jaenudin Umar Julia Choeirunnissa Karmenita, Karmenita Kartika Meilani, Indah Kastiyah Kastiyah Kastiyah, Kastiyah Khafdilah, Khafdilah Krisnandar, Iis Lambok, Betty Dina Lastini, Ketut Legawa, Gibran Dima M.Fariz Kurnadi Mahardhika Septiansyah, Nanda Maria Ulfa, Gita Martha, Dicki Andika Martin Situmorang Maulana, M Fajar Maulida, Irma MC Inge Hartini MC Inge Hartini Meliantika, Meta Meta Triandini Moh.Taufik Hidayat Mohammad Sigit Gunawan Mughni, Amin Muhamad Zidan Mukarto Siswoyo Mulyadi, Hendi Mulyono, Paulus Mustopo Mustopo Mustopo, Mustopo Nadia Hidayat, Indanna Zulfa Nanang Supriyanto Nanda, Aninda Zilva Nandang Sambas Narriyah, Hery Nunna, Bhanu Prakash Nurhaki, Ari Nuriyanti Nuriyanti Nursahidin, Nursahidin Nuryadi, Iman Oktaviani, Nela Pandini Febrianti Islami Putri, Intan Paulus Mulyono Purnamasari, Apriyani Putri Nur Fazriyah Putri, Alicia Dwi Putri, Nadya Angelica Difiana Raden Handiriono Rahma Jelita, Ghina Rahma, Ariska Gania Rahman, Alip Ratu Mawar Kartina Ratu Mawar Kartina Rehan suryananda Ria Apriani Ridwan, Iwan Yusuf Riris Eka Sri Rahayu Rudi Kurniawan ruhyana, nanang S Endang Prasetyawati S, Ali Saptaji Saptaji Saptaji, Saptaji Sarsintorini Putra Sheilla, Ayu Feby Silva, Pedro Silviyah A’delina Siti Khumayah Situmorang , Martin Sri Murdiyah Sudarminto Sudarminto Sugiarti, Taty Sukari Sukari, Sukari Sulastri, Tuty Triandini, Meta Tuty Sulastri Ursula Penny P Vivi Aulia Syaharanti Widiyanti, Amalika Yogi Genovan Yondri Yondri Yosa, Yosa Yosi Andri, Gusti Yulyani, Nani Yusup Permana, Deni Zahran Muhammad Ikhwan Zidan, Muhamad