Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

MEDIA PENDIDIKAN SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN EFEKTIF Deni Hardianto
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2005): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2005
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2338.353 KB)

Abstract

Belajar merupakan proses penambahan ilmu ,.pengetahuan. Prosesyang menuntut terjadinya interaksi antara pendidik dan pesertadidik dalam situasi belajar. Akan tetapi dalam interaksi ~ belajarmengajar sering berlangsung tidak efektif dan membosankan yangmenyebabkan tujuan belajar tidak dapat tercapai dengan optimal,hal tersebut disebabkan banyak hal diantarannya penataanlingkungan menjadi media yang efektif untuk belajar tidakdidesain dengan baik.Dalam proses belajar mengajar lingkungan perlu dirancang ataudidesain menjadi media pendidikan untuk meinbantu belajar agarproses belajar berjalan dengan efektf. Lingkungan belajar yangdidesain dengan menyenagkan akan dapat membuat belajarberlangsung efektif. Aspek lingkungan yang dijadikan mediabelajar efektif seperti pemberian gambar, pengaturan bangku,pemberian warna, pengunaan alat peraga yang tepat akanmembuat belajar menjadi menyenankan dan efektif.
PROGRAM SEKOLAH ORANG TUA SISWA DI SDIT LUQMAN AL HAKIM INTERNASIONAL YOGYAKARTA Deni Hardianto
Dinamika Pendidikan Vol 21, No 01 (2014): Dinamika Pendidikan No 1, Th XXI Mei 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.353 KB)

Abstract

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mendekripsikan   program   sekolah   yang melibatkan orang tua siswa dalam proses pendidikan anak di SDIT Luqman Al Hakim International Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelakasanaan program sekolah untuk orang tua siswa di SDIT Lukman Al Hakim Internasional meliputi kegiatan parenting school, parenting class, parent’s guide, weekly program for parent’s, communication parent’s, dan buletin rising stars. Secara umum semua kegiatan yang telah dirancang dapat diselenggrakan hanya ada beberapa faktor yang menghambat pelaksanaan kegiatan tersebut seperti belum adanya kurikulum dan materi yang baku untuk kegiatan parenting, nara sumber serta waktu pelaksanaan yang sering tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Sekolah telah berupaya menyusun program untuk melibatkan orang tua dalam pendidikan anak dengan bekerjasama dengan komite sekolah walaupun masih perlu dikuatkan lagi dalam hal komunikasi dan komitmen orang tua siswa.   Key word: program sekolah, orang tua siswa
Analisis program dan model kemitraan blended partisipatif sekolah dan orang tua Deni Hardianto
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.666 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v9i2.54117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi orangtua siswa dalam mengikuti program kelas orangtua serta analisis kebutuhan program kemitraan sekolah dan orangtua siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah orangtua siswa Sekolah Dasar (SD) di Yogyakarta dengan sampel 334 orangtua siswa SD yang berada di 10 sekolah dasar dari 5 kabupaten di Yogyakarta. Teknik pengambilan data adalah kuesioner dan diperkuat dengan wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengambilan data pendukung. Hasil penelitian diketahui partisipasi orangtua siswa dalam program kelas orangtua masih termasuk minim yaitu 19% tidak pernah mengikuti, 36% jarang mengikuti, 31% sering dan hanya 14% yang selalu mengikuti program kelas orangtua. Sementara berdasarkan hasil analisis awal ditemukan bahwa; belum ada model pembelajaran untuk orang tua siswa SD yang diselenggarakan secara terprogram, komprehensif, dan sistematis, orang tua siswa SD belum terlibat secara partisipatif pada penyelenggaraan program pembelajaran di satuan pendidikan, orang tua siswa SD memiliki keterbatasan untuk menghadiri dan berpartisipasi secara langsung pada kelas orang tua dan kelas inspirasi karena kesibukan dalam pekerjaan dan waktu yang kurang tepat, orang tua siswa SD merupakan generasi yang sudah melek digital dan sudah memiliki akses ke perangkat teknologi informasi.  Rekomendasi model kemitraan blended partisipatif yang memiliki karakteristik: fleksibel, partisipatif, berlangsung secara synchronous dan asynchronous dapat menjadi alternatif untuk dikembangkan. This study aims to determine parents' participation in the parent class program and to analyze the need for a partnership program between schools and parents of elementary school students. This research is quantitative. The population in this study were parents of elementary school students (SD) in Yogyakarta, with a sample of 334 elementary school parents who were in 10 elementary schools from 5 districts in Yogyakarta. This data collection technique is a questionnaire strengthened by interviews, observations, and documentation as supporting data collection techniques. The results showed that the participation of parents in the parent class program was still minimal; namely, 19% never attended, 36% rarely participated, 31% often, and only 14% always followed the parent class program. Meanwhile, based on the results of the initial analysis, it was found that; there is no learning model for parents of elementary school students that are programmed, comprehensive, and systematic; parents of elementary school students have not been involved in a participatory manner in the implementation of learning programs in the education unit, parents Elementary school students have limitations to attend and participate directly in parent classes and inspiration classes due to busy work and inappropriate times, elementary school parents are a generation that is digitally literate and already has access to information technology devices. The recommendation of a participatory blended partnership model that is flexible, participatory, takes place synchronously, and asynchronously can be an alternative to be developed.
Design of a participatory blended learning model in partnership with schools and parents of elementary school students Deni Hardianto; Unik Ambar Wati
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 9, No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.337 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v9i3.57615

Abstract

Desain model pembelajaran untuk membangun kemitraan sekolah dan orang tua siswa belum banyak dikembangkan, sementara dalam banyak literatur ditemukan bahwa partisipasi orang tua dalam proses pendidikan di sekolah sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan desain model pembelajaran blended-partisipatif kemitraan sekolah dan orang tua siswa SD yang layak dan praktis untuk diterapkan. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan untuk menghasilkan desain model pembelajaran yaitu metode pengembangan model ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif-kuantitatif. Hasil pengembangan tersusun model pembelajaran blended-partisipatif kemitraan sekolah dan orang tua siswa SD yang layak dan praktis berdasarkan hasil validasi pakar dengan skor rerata 3.50. Penilaian pakar materi kemitraan sekolah dan orang tua yaitu 3,79 atau sangat layak sementara penilaian pakar pembelajaran terhadap desain model pembelajaran blended mendapat skor 3.81 atau sangat layak untuk diimplementasikan. Hasil uji kepraktisan yaitu diperoleh skor 3,64 atau sangat layak. Rekomendasi penelitian ini berupa penerapan desain model ini di seluruh sekolah dasar dengan karakteristik sekolah yang relevan.The design of learning models to build school partnerships with students' parents has yet to be widely developed. At the same time, in a lot of literature, it is found that parental participation in the educational process in schools greatly influences student learning outcomes. This study aims to design a participatory blended learning model in partnership between schools and parents of elementary school students that is feasible and practical to implement. The research and development method used to produce a learning model design is the ADDIE model development method. Data collection techniques use questionnaires, while data analysis uses descriptive-quantitative analysis. The development results are a decent and practical blended-participatory learning model based on the results of expert validation with an average score of 3.50. The material expert's assessment of school partnerships and parents was 3.79 or very feasible. In contrast, the learning expert's evaluation of the blended learning model design received a score of 3.81, or very viable to implement. The practicality test results obtained a score of 3.64 or very feasible. The recommendation of this research is the implementation of this model design in all elementary schools with relevant school characteristics.
DEVELOPMENT OF LEARNING MEDIA WITH GEOGEBRA TO INCREASE STUDENTS LEARNING INTEREST ON FLAT-SIDED BUILDING MATERIALS Dharma Satria Wijaya; Muhammad Isna Rosyada; Deni Hardianto
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.8162

Abstract

GeoGebra is mathematics software that is packaged practically and is easy to use for learning and teaching at all levels of education. This research aims to determine the results of developing valid, practical and effective GeoGebra media on flat-sided geometric materials. This research was conducted at SDN Tukangan Yogyakarta. This research uses Research and Development procedures with the ADDIE development model of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The sampling technique used was purposive sampling. The subjects of this research were teachers and 27 class VI students. The data collection technique used was a questionnaire. The data collection instruments include material validation questionnaires, media validation questionnaires, practicality test questionnaires, and effectiveness test questionnaires. The data analysis technique uses descriptive analysis techniques, namely describing the data that has been collected. Research results: Validity tests carried out by media and materials experts produced scores of 2.4 and 2.8, both considered sufficient, so revisions were necessary. Furthermore, the revised GeoGebra learning media was tested individually, obtaining scores of 3.7 (very good) and 2.7 (fair) for 5 students and teachers. Field trials carried out by teachers and class VI students resulted in scores of 3.1 and 2.9, considered good in practice. Furthermore, the interest in learning questionnaire showed an increase from 45% to 69% in respondents who were classified as having good interest after using the media. In this way, GeoGebra learning media is validated, practical and effective.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Dalam Tata Kelola Data Peserta Didik Berbasis Aplikasi Buku Induk Siswa pada MIS Al-Mujahidin Pasirkamuning Mashrul, Nenden Nadya Rizky; Meriani, Gesti; Supriadi, Asim; Hardianto, Deni; Yanto, Andri; Suryaman, Maman
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4622

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Mujahidin Pasirkamuning melalui penerapan sistem informasi manajemen berbasis aplikasi buku induk siswa. Selama ini, pengelolaan data peserta didik di MIS Al-Mujahidin masih dilakukan secara manual, yang sering kali menyebabkan kendala seperti kesalahan pencatatan, duplikasi data, dan sulitnya akses informasi secara cepat. Pengelolaan data peserta didik yang efektif merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung tata kelola pendidikan yang berkualitas. Menurut Laudon dan Laudon (2018), sistem informasi manajemen (SIM) dapat membantu organisasi dalam mengelola informasi secara efisien, meningkatkan akurasi data, dan mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data. Berdasarkan teori ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini dirancang untuk mengimplementasikan SIM berbasis aplikasi buku induk siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Mujahidin Pasirkamuning. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian merancang dan mengimplementasikan aplikasi berbasis teknologi informasi yang dirancang khusus untuk mendukung proses pencatatan, penyimpanan, dan pengelolaan data peserta didik. Aplikasi ini mencakup fitur-fitur utama seperti pendaftaran siswa baru, pencatatan data pribadi, data akademik, serta histori pendidikan siswa. Pelatihan dan pendampingan diberikan kepada tenaga administrasi dan guru untuk memastikan mereka mampu menggunakan aplikasi secara optimal. Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, pengelolaan data peserta didik di MIS Al-Mujahidin dilakukan secara manual, yang menyebabkan berbagai permasalahan seperti duplikasi data, kesalahan pencatatan, dan sulitnya akses informasi secara cepat. Untuk mengatasi hal tersebut, tim abdimas merancang sebuah aplikasi buku induk siswa yang memungkinkan pencatatan, penyimpanan, dan pengelolaan data peserta didik secara digital. Implementasi aplikasi ini didukung dengan pelatihan kepada guru dan tenaga administrasi untuk memastikan keterampilan pengguna dalam memanfaatkan teknologi yang baru diterapkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan SIM berbasis aplikasi ini meningkatkan efisiensi administrasi, akurasi data, dan kemudahan akses informasi. Hal ini sejalan dengan pandangan O’Brien dan Marakas (2019), yang menyebutkan bahwa SIM dapat meningkatkan produktivitas operasional dan mendukung transparansi dalam manajemen organisasi. Keberhasilan implementasi ini membuktikan relevansi penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan data pendidikan untuk menjawab tantangan era digital.
Pengembangan Model Pelatihan Literasi Keuangan Digital Mengimplementasi Model Pembelajaran Langsung Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan UMKM Pratama, Dhimas Wahyu; Hardianto, Deni; Sari, Ayu Perwita
JPEK: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 9 No 2 (2025): JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jpek.v9i2.30883

Abstract

Digital financial literacy is a critical competency for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in navigating the challenges of the digital economy and increasing global competition. This study developed a digital financial literacy training model that integrates active and interactive learning approaches with the utilization of digital technology to enhance financial management skills. The training program was implemented with 27 tenant owners at Teras Malioboro, employing a pre-test and post-test design to measure knowledge and skill acquisition. The findings indicate that the training model is highly effective in enhancing participants’ financial understanding and competence, achieving an average practicality score of 91.13%. The model is considered practical and easily adaptable across diverse MSME contexts due to its interactive and flexible design. Furthermore, this study emphasizes the importance of adopting modern digital tools and methodologies in financial training to address the evolving needs of MSMEs in the digital era. The results provide strategic recommendations for policymakers, educators, and business development practitioners to strengthen digital financial literacy and promote sustainable growth and competitiveness among MSMEs
Redesigning School-Family Partnerships in The Digital Era: A Study of Parental Preferences in Primary Education in Indonesia Hardianto, Deni
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v27i2.57725

Abstract

This study examines the transformation of school-family partnerships amid digitization and the changing role of parents, especially millennial parents, in education. This study investigates the preferences of parents of primary school pupils in Yogyakarta, Indonesia, about effective methods of school-family collaboration in the digital age. Data were collected from 334 parents across five districts/cities in Yogyakarta utilizing a quantitatively descriptive survey approach, employing a structured questionnaire evaluated by experts and based on Epstein’s framework and parental involvement theory. The test identified five primary dimensions of parental preferences: participation, communication, digital engagement, parenting demands, and relationship quality. The results indicate that 98.8% of parents encountered rigid school timetables, whereas 94.3% favored asynchronous digital communication methods, including message platforms and learning management systems. Furthermore, 87.5% appreciated polite, reciprocal engagement with educators, while 89.1% endorsed the incorporation of digital tools to enhance accessibility and facilitate real-time cooperation. Despite a robust desire to engage in their children's education, parents faced considerable obstacles, especially concerning professional obligations and inflexible school policies. This research advances the field by introducing a responsive, participatory blended approach designed for millennial parents' specific traits. The concept prioritizes adaptability, inclusiveness, and the strategic utilization of existing ICT infrastructure to facilitate significant engagement. The findings provide essential insights for policymakers and school leaders in formulating adaptive family involvement strategies that align with the contemporary reality and digital proficiency of today's families.
The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students Isfian, Arief Oky; Deni Hardianto; Laila Fatmawati
JIPSINDO Vol. 12 No. 2 (2025): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v12i2.89743

Abstract

This study aims to develop a Virtual Reality (VR)-based learning media in the form of a Micro Teaching Laboratory to enhance the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) of pre-service teacher students at the Faculty of Social and Political Sciences, Yogyakarta State University.The research employed a Research and Development (RnD) approach using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The research trial involved 48 pre-service teacher students from FISIP UNY.  Effectiveness testing was carried out through quantitative analysis, including prerequisite testing (data normality using the Shapiro-Wilk test), effectiveness testing using the Wilcoxon Signed Rank Test, and calculation of Normalized Gain (N-Gain).  The results show that the developed VR media is highly feasible based on expert validation. A total of 88% of students showed increased learning scores after using the media. The Wilcoxon test result yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between pre-test and post-test scores. The average pre-test score of 70 increased to 93.33 in the post-test, with an N-Gain score of 0.82, indicating a “high” level of improvement. This media can be accessed anytime and anywhere via the link: https://unyku.id/VirtualRealityUNY. In conclusion, the developed Virtual Reality Micro Teaching Laboratory learning media is proven to be feasible, effective, and innovative in supporting the enhancement of students’ TPACK. These findings contribute to the integration of immersive technology in higher education learning, particularly in the context of micro teaching training.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Dalam Tata Kelola Data Peserta Didik Berbasis Aplikasi Buku Induk Siswa pada MIS Al-Mujahidin Pasirkamuning Mashrul, Nenden Nadya Rizky; Meriani, Gesti; Supriadi, Asim; Hardianto, Deni; Yanto, Andri; Suryaman, Maman
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4622

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Mujahidin Pasirkamuning melalui penerapan sistem informasi manajemen berbasis aplikasi buku induk siswa. Selama ini, pengelolaan data peserta didik di MIS Al-Mujahidin masih dilakukan secara manual, yang sering kali menyebabkan kendala seperti kesalahan pencatatan, duplikasi data, dan sulitnya akses informasi secara cepat. Pengelolaan data peserta didik yang efektif merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung tata kelola pendidikan yang berkualitas. Menurut Laudon dan Laudon (2018), sistem informasi manajemen (SIM) dapat membantu organisasi dalam mengelola informasi secara efisien, meningkatkan akurasi data, dan mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data. Berdasarkan teori ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini dirancang untuk mengimplementasikan SIM berbasis aplikasi buku induk siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Mujahidin Pasirkamuning. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian merancang dan mengimplementasikan aplikasi berbasis teknologi informasi yang dirancang khusus untuk mendukung proses pencatatan, penyimpanan, dan pengelolaan data peserta didik. Aplikasi ini mencakup fitur-fitur utama seperti pendaftaran siswa baru, pencatatan data pribadi, data akademik, serta histori pendidikan siswa. Pelatihan dan pendampingan diberikan kepada tenaga administrasi dan guru untuk memastikan mereka mampu menggunakan aplikasi secara optimal. Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, pengelolaan data peserta didik di MIS Al-Mujahidin dilakukan secara manual, yang menyebabkan berbagai permasalahan seperti duplikasi data, kesalahan pencatatan, dan sulitnya akses informasi secara cepat. Untuk mengatasi hal tersebut, tim abdimas merancang sebuah aplikasi buku induk siswa yang memungkinkan pencatatan, penyimpanan, dan pengelolaan data peserta didik secara digital. Implementasi aplikasi ini didukung dengan pelatihan kepada guru dan tenaga administrasi untuk memastikan keterampilan pengguna dalam memanfaatkan teknologi yang baru diterapkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan SIM berbasis aplikasi ini meningkatkan efisiensi administrasi, akurasi data, dan kemudahan akses informasi. Hal ini sejalan dengan pandangan O’Brien dan Marakas (2019), yang menyebutkan bahwa SIM dapat meningkatkan produktivitas operasional dan mendukung transparansi dalam manajemen organisasi. Keberhasilan implementasi ini membuktikan relevansi penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan data pendidikan untuk menjawab tantangan era digital.