p-Index From 2021 - 2026
4.905
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Jurnal Komunikasi Jurna lAntropologi Indonesia IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Jurnal Pekommas Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dinamika Pendidikan Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Channel : Jurnal Komunikasi AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Jurnal The Messenger JURNAL EKOLOGI BIROKRASI Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings PeTeKa JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Simulacra JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) Buana Ilmu Jurnal Paedagogy Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran International journal of education and learning Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Komunikasi Indonesia Journal of Citizen Research and Development
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUKURAN INDEKS ETOS BELAJAR SISWA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sugeng Bayu Wahyono; Deni Hardianto; Estu Miyarso
Jurnal Kependidikan Vol. 44, No.1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v44i1.2191

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merumuskan dan memetakan indeks etos belajar siswa ditinjau dari asal daerah kabupaten/kota; mengetahui penyebab rendahnya etos belajar siswa; serta mengetahui komitmen sekolah dalam usaha mengatasi rendahnya etos belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode survai. Untuk mengumpulkan data-data primer dari pengalaman dan pendapat responden dilakukan melalui angket dan wawancara terbimbing. Analisis menggunakan model kuantitatif dengan menerapkan statistik deskriptif yang dikombinasi dengan analisis diskriptif kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa etos belajar siswa sekolah di daerah pinggiran masih dalam kategori sedang cenderung rendah, sementara untuk siswa sekolah di daerah pusat masuk dalam kategori sedang cenderung tinggi. Letak teritorial cenderung memiliki hubungan signifikan terhadap rendahnya etos belajar siswa di sekolah pinggiran
PENGUKURAN INDEKS ETOS BELAJAR SISWA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sugeng Bayu Wahyono; Deni Hardianto; Estu Miyarso
Jurnal Kependidikan Vol. 44, No.1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v44i1.2191

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merumuskan dan memetakan indeks etos belajar siswa ditinjau dari asal daerah kabupaten/kota; mengetahui penyebab rendahnya etos belajar siswa; serta mengetahui komitmen sekolah dalam usaha mengatasi rendahnya etos belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode survai. Untuk mengumpulkan data-data primer dari pengalaman dan pendapat responden dilakukan melalui angket dan wawancara terbimbing. Analisis menggunakan model kuantitatif dengan menerapkan statistik deskriptif yang dikombinasi dengan analisis diskriptif kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa etos belajar siswa sekolah di daerah pinggiran masih dalam kategori sedang cenderung rendah, sementara untuk siswa sekolah di daerah pusat masuk dalam kategori sedang cenderung tinggi. Letak teritorial cenderung memiliki hubungan signifikan terhadap rendahnya etos belajar siswa di sekolah pinggiran
DEVELOPING INTERACTIVE MULTIMEDIA LEARNING FOR PSYCHOMOTOR DOMAIN TO STUDENTS OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL Chandra Adhitama Nugraha; Sugeng Bayu Wahyono
Jurnal Kependidikan Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.64 KB) | DOI: 10.21831/jk.v3i2.21797

Abstract

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK RANAH PSIKOMOTORIK SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUANAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia yang layak dan memiliki kontribusi dalam proses pembelajaran dengan memperhatikan ranah psikomotorik. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian ini menggunakan metode peneltian Research and Development yang diadaptasi dari Borg and Gall. Strategi pembelajaran menggunakan model ASSURE. Penelitian ini menempuh proses validasi masing-masing dua ahli materi dan ahli media. Validasi ahli bertujuan untuk menilai tingkat kelayakan dari multimedia. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi, angket kelayakan multimedia oleh ahli media, angket kelayakan multimedia oleh ahli materi dan angket kelayakan multimedia oleh siswa. Skala penilaian menggunakan skala Likert dengan skala 1-5. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa produk multimedia pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan dan memiliki kontribusi pada ranah psikomotorik siswa. Hasil dari validasi ahli dan uji coba produk diperoleh hasil dengan rentang skor minimal memiliki kriteria “baik”, sehingga dikatakan produk yang dikembangkan “layak”.AbstractThis study aims to produce a viable multimedia that contributes in the learning process by paying attention to the psychomotor domain. The subject of research students of Grade XI Vocational High School. This research and development referred to the nine steps of Borg and Gall’s development model. This learning strategies using ASSURE model. This product was validated by two material experts and two media experts. Validating the material aimed to know the feasibility level of the multimedia. This research uses quantitative descriptive analysis. The data were collected by using interview guidelines, observations sheet, and a multimedia feasibility questionnaire by a media expert, a multimedia feasibility questionnaire by a material expert and a multimedia feasibility questionnaire by students. Scale assessment using Likert scale with scale 1-5. The result of this research showed that the multimedia learning is feasible to use and contribute in student psychomotor field. The results of experts validation and product trial results obtained with a minimum score range having a "good" criterion, so that said the developed product is "feasible".Keywords: multimedia, psychomotor, Research and Development
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer Deni Hardianto
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Khusus 2012
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.81 KB)

Abstract

Tidak ada abstrak
MEDIA PENDIDIKAN SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN EFEKTIF Deni Hardianto
MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN No 1 (2005): Jurnal Majalah Ilmiah Pembelajaran Edisi Mei 2005
Publisher : MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2338.353 KB)

Abstract

Belajar merupakan proses penambahan ilmu ,.pengetahuan. Prosesyang menuntut terjadinya interaksi antara pendidik dan pesertadidik dalam situasi belajar. Akan tetapi dalam interaksi ~ belajarmengajar sering berlangsung tidak efektif dan membosankan yangmenyebabkan tujuan belajar tidak dapat tercapai dengan optimal,hal tersebut disebabkan banyak hal diantarannya penataanlingkungan menjadi media yang efektif untuk belajar tidakdidesain dengan baik.Dalam proses belajar mengajar lingkungan perlu dirancang ataudidesain menjadi media pendidikan untuk meinbantu belajar agarproses belajar berjalan dengan efektf. Lingkungan belajar yangdidesain dengan menyenagkan akan dapat membuat belajarberlangsung efektif. Aspek lingkungan yang dijadikan mediabelajar efektif seperti pemberian gambar, pengaturan bangku,pemberian warna, pengunaan alat peraga yang tepat akanmembuat belajar menjadi menyenankan dan efektif.
Kejawaan Dan Keislaman: Satu Pertarungan Identitas Sugeng Bayu Wahyono
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 1 (2001): JULI (Khasanah Gerakan Sosial)
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1258.029 KB) | DOI: 10.22146/jsp.11107

Abstract

The resurgence of political Islam has widened the space for expressing Islamic identity. Along with such a resurgence struggle for revitalize Javanese-ism which in turn provide a sound basis for regaining Javanese identity. The relationship between Javanese-ism and Islamism is best understood in term of the sought of collective identity, instead of syncretism.
PROGRAM SEKOLAH ORANG TUA SISWA DI SDIT LUQMAN AL HAKIM INTERNASIONAL YOGYAKARTA Deni Hardianto
Dinamika Pendidikan Vol 21, No 01 (2014): Dinamika Pendidikan No 1, Th XXI Mei 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.353 KB)

Abstract

Penelitian   ini   bertujuan   untuk   mendekripsikan   program   sekolah   yang melibatkan orang tua siswa dalam proses pendidikan anak di SDIT Luqman Al Hakim International Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelakasanaan program sekolah untuk orang tua siswa di SDIT Lukman Al Hakim Internasional meliputi kegiatan parenting school, parenting class, parent’s guide, weekly program for parent’s, communication parent’s, dan buletin rising stars. Secara umum semua kegiatan yang telah dirancang dapat diselenggrakan hanya ada beberapa faktor yang menghambat pelaksanaan kegiatan tersebut seperti belum adanya kurikulum dan materi yang baku untuk kegiatan parenting, nara sumber serta waktu pelaksanaan yang sering tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Sekolah telah berupaya menyusun program untuk melibatkan orang tua dalam pendidikan anak dengan bekerjasama dengan komite sekolah walaupun masih perlu dikuatkan lagi dalam hal komunikasi dan komitmen orang tua siswa.   Key word: program sekolah, orang tua siswa
Proses pembelajaran dalam komunitas Joglo Tani Cita Nirmala Dara Yukti; Sugeng Bayu Wahyono
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 7, No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.707 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v7i1.26342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pelaksanaan pembelajaran, faktor pendorong dan penghambat, dan petani memaknai proses pembelajaran di Joglo Tani. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Keabsahan data menggunakan ketekunan, pengamatan dan triangulasi sumber. Analisis data melalui pencatatan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan berdasarkan skema teknologi pembelajaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi menerapkan prinsip pedagogi kritis. Faktor pendorong yaitu ketersediaan donatur, lingkungan yang asri dan terciptanya suasana belajar yang bersifat kekeluargaan. Faktor penghambat yaitu belum tersedia tersedia internet dan kepercayaan masyarkat masih mengedepankan sekolah formal. Joglo Tani mempertegas posisi fasilitator dan warga belajar sederajat dalam peoses saling belajar.AbstractThis study aims to reveal the teaching implementation, the supporting and inhibiting factors, and the farmer's interpret the teaching process in Joglo Tani. This study is a descriptive qualitative approach. The data collection was done through interviews and observation. The data validation was through persistence field observation and source triangulation. The data analysis was through the stages of data recording, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. This study produced the instructional technology scheme that started from the planning, implementation, and evaluation that applies the principles of critical pedagogy. The supporting factors are the availability of donors, the beautiful environment, and the creation of a family-like learning atmosphere, while the inhibiting factors are the unavailability of the internet service and public trust who prioritize formal school. Joglo Tani reinforces the position of the instructor and participants in an equal position in the process of mutual learning.
Analisis program dan model kemitraan blended partisipatif sekolah dan orang tua Deni Hardianto
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.666 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v9i2.54117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi orangtua siswa dalam mengikuti program kelas orangtua serta analisis kebutuhan program kemitraan sekolah dan orangtua siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah orangtua siswa Sekolah Dasar (SD) di Yogyakarta dengan sampel 334 orangtua siswa SD yang berada di 10 sekolah dasar dari 5 kabupaten di Yogyakarta. Teknik pengambilan data adalah kuesioner dan diperkuat dengan wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengambilan data pendukung. Hasil penelitian diketahui partisipasi orangtua siswa dalam program kelas orangtua masih termasuk minim yaitu 19% tidak pernah mengikuti, 36% jarang mengikuti, 31% sering dan hanya 14% yang selalu mengikuti program kelas orangtua. Sementara berdasarkan hasil analisis awal ditemukan bahwa; belum ada model pembelajaran untuk orang tua siswa SD yang diselenggarakan secara terprogram, komprehensif, dan sistematis, orang tua siswa SD belum terlibat secara partisipatif pada penyelenggaraan program pembelajaran di satuan pendidikan, orang tua siswa SD memiliki keterbatasan untuk menghadiri dan berpartisipasi secara langsung pada kelas orang tua dan kelas inspirasi karena kesibukan dalam pekerjaan dan waktu yang kurang tepat, orang tua siswa SD merupakan generasi yang sudah melek digital dan sudah memiliki akses ke perangkat teknologi informasi.  Rekomendasi model kemitraan blended partisipatif yang memiliki karakteristik: fleksibel, partisipatif, berlangsung secara synchronous dan asynchronous dapat menjadi alternatif untuk dikembangkan. This study aims to determine parents' participation in the parent class program and to analyze the need for a partnership program between schools and parents of elementary school students. This research is quantitative. The population in this study were parents of elementary school students (SD) in Yogyakarta, with a sample of 334 elementary school parents who were in 10 elementary schools from 5 districts in Yogyakarta. This data collection technique is a questionnaire strengthened by interviews, observations, and documentation as supporting data collection techniques. The results showed that the participation of parents in the parent class program was still minimal; namely, 19% never attended, 36% rarely participated, 31% often, and only 14% always followed the parent class program. Meanwhile, based on the results of the initial analysis, it was found that; there is no learning model for parents of elementary school students that are programmed, comprehensive, and systematic; parents of elementary school students have not been involved in a participatory manner in the implementation of learning programs in the education unit, parents Elementary school students have limitations to attend and participate directly in parent classes and inspiration classes due to busy work and inappropriate times, elementary school parents are a generation that is digitally literate and already has access to information technology devices. The recommendation of a participatory blended partnership model that is flexible, participatory, takes place synchronously, and asynchronously can be an alternative to be developed.
Multicultural Education and Religious Tolerance: Elementary School Teachers’ Understanding of Multicultural Education in Yogyakarta Sugeng Bayu Wahyono; Asri Budiningsih; Suyantiningsih Suyantiningsih; Sisca Rahmadonna
Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Vol 60, No 2 (2022)
Publisher : Al-Jami'ah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.2022.602.467-508

Abstract

This study is about multicultural education and religious tolerance in the midst of increasing religious intolerance in the educational environment. This study  analyses elementary school teachers’ understanding of multicultural education and its implementation. The research method is a case study in the city of Yogyakarta, chosen because it is both know as a city of education and because this city has declared it a tolerant city. The results showed that the understanding of elementary school teachers’ multicultural education is generally essentialist, but some were constructivist or anti-essentialist.  The attitudes and actions of elementary school teachers, both consciously and unconsciously, may also include religious intolerance. One of the factors that distinguishes the content of religious tolerance and intolerance among elementary school teachers is their attitudes and actions towards local cultural principles. The higher the appreciation of local culture, the greater amount of religious tolerance. Further, when appreciation of local cultural traditions is low, it is more likely that a teacher is intolerant of other religions.  [Tulisan ini membahas pendidikan multikultural dan toleransi beragama ditengah meningkatnya intoleransi di lingkungan pendidikan. Fokus tulisan ini adalah pemahaman guru sekolah dasar mengenai pendidikan multikultural dan implementasinya dengan studi kasus di kota Yogyakarta, karena kota ini adalah kota pendidikan dan mendeklarasikan sebagai kota toleran. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman guru sekolah dasar mengenai pendidikan multikultur cenderung esensialis, tapi beberapa yang lain anti esensialis atau konstruktif. Sikap dan perilaku mereka baik sadar atau tidak sadar, mengandung kecenderungan intoleransi. Salah satu faktor yang membedakan muatan toleransi dan intoleransi diantara guru tersebut adalah sikap dan perilaku pada prinsip budaya lokal. Apresiasi tinggi pada budaya lokal adalah terbesar dalam toleransi beragama. Lebih lanjut, jika apresiasi pada tradisi lokal rendah, ini berarti guru tersebut cenderung intoleran pada agama lain.] 
Co-Authors Abda Abda Abduloh, Abduloh Ahmad Yusuf Andri Yanto Anwar Efendi Ariyawan Agung Nugroho Avelinus Lefaan Ayu Sandra Dewi Bait Syaiful Rijal Bambang Ismaya Budiningsih, Chatarina Asri Catur Nugroho Chandra Adhitama Nugraha Christianto Richardus, Wisma Nugraha Cita Nirmala Dara Yukti Dede Agung Rismawan Dharma Satria Wijaya Dita Febri Handani Dwi Liswantari Edi Istiyono Endi Rochaendi Estu Miyarso Euis Nurmiati Failasuf Fadli Fajar Junaedi Fauyan, Muchamad Haryanto Haryanto Heddy Shri Ahimsa Putra Herman Dwi Surjono Hermin Indah Wahyuni Herminarto Sofyan Heru Nugroho Ibnu Siswanto Isfian, Arief Oky Karthikeyan Parthasarathy Khumaira, Anisa Firda Laila Fatmawati Lasiyo Lasiyo, Lasiyo Lusianai, Wa Ode Maman Suryaman Mashrul, Nenden Nadya Rizky Meriani, Gesti Muhammad Ikhza Helmy Nugroho Muhammad Isna Rosyada Muhammad Khairil Asrori Muhammad Risal Rhomadan nawai, nawawi Nofianti Nofianti Nur Kholis Nurlaeli, Acep Nurul Khairah Pratama, Dhimas Wahyu Puji Rianto Pujiriyanto . R.A Murti Kusuma Wirasti Rahayu, Akhi Ha Runi Nur Ratmono, Barito Mulyo Razana Juhaida Johari Rivi Handayani Rollo, Abisay Saepul Makmun Saraswati, Chris Cerly Rika Sari, Ayu Perwita Semiono Raharjo Setyabudi Indartono Sisca Rahmadonna Sitorus, Ferry R. P. P. Sugito - Sukirno Sukirno Supriadi, Asim Suyantiningsih Suyantiningsih Syahrir Tafrienda, Ulfa Nabila Ulfa Nabila Tafrienda Undang Ruslan Unik Ambarwati Wahyuti Wartiningsih -, Wartiningsih Yenda Puspita Ying Chang, Yi Yudana, Nisa Puspaningtyas Zainal Arifin Zulfadli Hamdi