p-Index From 2021 - 2026
4.905
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN MAJALAH ILMIAH PEMBELAJARAN Jurnal Komunikasi Jurna lAntropologi Indonesia IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Jurnal Pekommas Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dinamika Pendidikan Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Channel : Jurnal Komunikasi AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Jurnal The Messenger JURNAL EKOLOGI BIROKRASI Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Indonesian Journal of Curriculum and Educational Technology Studies Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings PeTeKa JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Simulacra JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) Buana Ilmu Jurnal Paedagogy Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran International journal of education and learning Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Jurnal Komunikasi Indonesia Journal of Citizen Research and Development
Claim Missing Document
Check
Articles

Correlation Between The Attitude Of Religious Tolerance Educators With Religious Intolerance Of Learners Muhammad Ikhza Helmy Nugroho; Sugeng Bayu Wahyono
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 1 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i1.2350

Abstract

Indonesia is a pluralistic country that has religious, linguistic and cultural diversity, if without good tolerance management it will have the potential to cause disputes in society, especially the religious sector because religion is a guideline for people's beliefs. So that there is a need for religious tolerance in society, there are many studies that examine the level of religious tolerance in schools, but there is no research that discusses the relationship between educators' religious tolerance and students' religious intolerance. This research is important to be carried out to find out whether there is a relationship. The question of this research is how to interpret the religious tolerance attitude of educators and students' religious intolerance at MTsN 1 Surabaya city?. How is the relationship between the religious tolerance of educators and the religious intolerance of students at MTsN 1 Surabaya? The purpose of this study was to determine the understanding of the religious tolerance of educators and the religious intolerance of students at MTsN 1 Surabaya City and to determine the relationship between the two attitudes. This is a quantitative research with correlation method with analytical technique, namely product moment statistic. The results of the study, namely, the attitude of religious tolerance of educators obtained a coefficient value that was categorized as "very good", the attitude of religious intolerance of students obtained the category of "not good" meaning that the tolerance attitude of students was very good too, but only correlated "low/weak" because the effect was only 9- 10%. It can be concluded that educators and schools have a small role in shaping students' attitudes and character because 90% are more influenced by other factors.
Implementasi Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Pemulihan Pembelajaran Pasca Covid-19 Semiono Raharjo; Edi Istiyono; Sugeng Bayu Wahyono; Yenda Puspita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11274

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar pasca Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) meningkatkan hasil belajar fisika, 2) memulihkan pembelajaran, dan 3) mengetahui keterlaksanaan implementasi PjBL pasca Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 4 pertemuan yang terdiri dari 4 tahap: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Piyungan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Subjek penelitian kelas XI MIPA-3 berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Jenis data kuantitatif berupa hasil belajar siswa. Data kualitatif berupa hasil observasi. Analisis data menggunakan Microsoft Excel dan uji statistik menggunakan JASP yaitu uji-t parametrik sampel berpasangan atau uji-t dependen untuk melihat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah dilakukan treatment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) implementasi PjBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan rerata hasil belajar pada siklus I sebesar 78,333 dan rerata hasil belajar pada siklus II sebesar 80,000, 2) pembelajaran dengan model PjBL dapat memulihkan pembelajaran fisika pada materi termodinamika dan pemanasan global, dan 3) implementasi PjBL pasca Covid-19 dapat terlaksana dengan baik dan lancar menggunakan 6 sintaks pembelajaran yaitu penentuan pertanyaan mendasar, mendesain perencanaan proyek, menyusun jadwal, memonitor siswa dan kemajuan proyek, menguji hasil, dan mengevaluasi pengalaman.
Design of a participatory blended learning model in partnership with schools and parents of elementary school students Deni Hardianto; Unik Ambar Wati
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 9, No 3 (2022): Desember
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.337 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v9i3.57615

Abstract

Desain model pembelajaran untuk membangun kemitraan sekolah dan orang tua siswa belum banyak dikembangkan, sementara dalam banyak literatur ditemukan bahwa partisipasi orang tua dalam proses pendidikan di sekolah sangat berpengaruh pada hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan desain model pembelajaran blended-partisipatif kemitraan sekolah dan orang tua siswa SD yang layak dan praktis untuk diterapkan. Metode penelitian dan pengembangan yang digunakan untuk menghasilkan desain model pembelajaran yaitu metode pengembangan model ADDIE. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif-kuantitatif. Hasil pengembangan tersusun model pembelajaran blended-partisipatif kemitraan sekolah dan orang tua siswa SD yang layak dan praktis berdasarkan hasil validasi pakar dengan skor rerata 3.50. Penilaian pakar materi kemitraan sekolah dan orang tua yaitu 3,79 atau sangat layak sementara penilaian pakar pembelajaran terhadap desain model pembelajaran blended mendapat skor 3.81 atau sangat layak untuk diimplementasikan. Hasil uji kepraktisan yaitu diperoleh skor 3,64 atau sangat layak. Rekomendasi penelitian ini berupa penerapan desain model ini di seluruh sekolah dasar dengan karakteristik sekolah yang relevan.The design of learning models to build school partnerships with students' parents has yet to be widely developed. At the same time, in a lot of literature, it is found that parental participation in the educational process in schools greatly influences student learning outcomes. This study aims to design a participatory blended learning model in partnership between schools and parents of elementary school students that is feasible and practical to implement. The research and development method used to produce a learning model design is the ADDIE model development method. Data collection techniques use questionnaires, while data analysis uses descriptive-quantitative analysis. The development results are a decent and practical blended-participatory learning model based on the results of expert validation with an average score of 3.50. The material expert's assessment of school partnerships and parents was 3.79 or very feasible. In contrast, the learning expert's evaluation of the blended learning model design received a score of 3.81, or very viable to implement. The practicality test results obtained a score of 3.64 or very feasible. The recommendation of this research is the implementation of this model design in all elementary schools with relevant school characteristics.
DEVELOPMENT OF LEARNING MEDIA WITH GEOGEBRA TO INCREASE STUDENTS LEARNING INTEREST ON FLAT-SIDED BUILDING MATERIALS Dharma Satria Wijaya; Muhammad Isna Rosyada; Deni Hardianto
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.8162

Abstract

GeoGebra is mathematics software that is packaged practically and is easy to use for learning and teaching at all levels of education. This research aims to determine the results of developing valid, practical and effective GeoGebra media on flat-sided geometric materials. This research was conducted at SDN Tukangan Yogyakarta. This research uses Research and Development procedures with the ADDIE development model of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The sampling technique used was purposive sampling. The subjects of this research were teachers and 27 class VI students. The data collection technique used was a questionnaire. The data collection instruments include material validation questionnaires, media validation questionnaires, practicality test questionnaires, and effectiveness test questionnaires. The data analysis technique uses descriptive analysis techniques, namely describing the data that has been collected. Research results: Validity tests carried out by media and materials experts produced scores of 2.4 and 2.8, both considered sufficient, so revisions were necessary. Furthermore, the revised GeoGebra learning media was tested individually, obtaining scores of 3.7 (very good) and 2.7 (fair) for 5 students and teachers. Field trials carried out by teachers and class VI students resulted in scores of 3.1 and 2.9, considered good in practice. Furthermore, the interest in learning questionnaire showed an increase from 45% to 69% in respondents who were classified as having good interest after using the media. In this way, GeoGebra learning media is validated, practical and effective.
Audience Reception of Hoax Information on Social Media in the Post-Truth Era Wahyono, Sugeng Bayu; Wirasti, Murti Kusuma; Ratmono, Barito Mulyo
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA Vol. 9, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is an audience reception study of hoax information on social media during the 2019 Presidential Election campaign in the post-truth era. This research uses a qualitative method with a reception study approach and various theories of active audiences such as the encoding-decoding model from Stuart Hall, which was also elaborated by David Morley and Ien Ang. The result shows that there are three typologies in receiving hoax. Those are the pragmatic-creative, ideological, and critical-skeptical type of audiences. The three typologies of the audience have different characters in the reception of hoax information in political communication on social media. Some audiences are permissive-negotious, some are critically oppositional, and some are hegemonized by hoax information in the 2019 Presidential Election political moment in such a way that they are part of the increasing turbulence of hoax. Penelitian ini merupakan studi resepsi khalayak terhadap informasi hoaks di media sosial pada masa kampanye Pilihan Presiden 2019 dalam era pascakebenaran. Riset ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi resepsi, dan menggunakan berbagai teori khalayak aktif seperti model encoding-decoding dari Stuart Hall yang dielaborasi juga oleh David Morley dan Ien Ang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga tipologi khalayak dalam menerima hoaks, yaitu khalayak tipe pragmatik-rekreatif, ideologis, dan kritis-skeptis. Ketiga tipologi khalayak itu memiliki karakter yang berbeda dalam meresepsi informasi hoaks dalam komunikasi politik di media sosial. Ada yang permisif-negosiatif, ada yang kritis oposisional, dan ada pula yang terhegemoni oleh informasi hoaks dalam momen politik Pilihan Presiden 2019, sehingga menjadi bagian dari peningkatan turbulensi hoaks.
Discourse on Rejection of Women Leader in Yogyakarta ; Critical Discourse Analysis of Kompas Daily News Nugroho, Catur; Christianto Richardus, Wisma Nugraha; Wahyono, Sugeng Bayu
Jurnal Pekommas Vol 6 No 2 (2021): October 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v6i2.3744

Abstract

The phenomenon of power in Yogyakarta attracted the attention of various groups, including the national media when differences of opinion emerged regarding the requirements for candidates for Governor and Deputy Governor candidates of the Special Region of Yogyakarta. The Governor of Yogyakarta is directly held by the Sultan as the King of the Yogyakarta Palace in accordance with the Yogyakarta Privileges Law. The problem arose when Sultan HB X did not have a son, and some parties interpreted the special law and regional regulations requiring that the governor of Yogyakarta be held, male. This problem has attracted the national media to produce news texts related to the pros and cons of women leaders in Yogyakarta. This research intends to uncover how the national media of Kompas daily constructs discourses on the rejection of female leaders and how the struggle for public acceptance or ideological ideas related to leadership succession in Yogyakarta. With a qualitative approach, the method used in this study is Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis model. News texts related to the issue of leadership succession were analyzed starting from the text level, discourse level, and sociocultural level. The results of the study found that the production of the Kompas daily news text in practice represents a group that rejects female leaders in Yogyakarta. Local political elites in parliament, Keraton aristocrats, and Sultan HB X mutually defend their views on women's rights to become leaders in Yogyakarta. Kompas Daily provides a space for discourse on the issue of women's rejection to represent their side of those who reject women leaders
IMPLEMENTASI EVALUASI DIRI MADRASAH BERBASIS APLIKASI eRKAM DALAM MENINGKATKAN MUTU DI MA FATHANUL BURHAN TEMPURAN KARAWANG Undang Ruslan; Saepul Makmun; Dede Agung Rismawan; Deni Hardianto; Dwi Liswantari
BUANA ILMU Vol 9 No 1 (2024): Buana Ilmu
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v9i1.8194

Abstract

Proses pengembangan serta peningkatan pengelolaan pendidikan di Indonesia seyogianya berorientasi terhadap mutu pendidikan. Pola pengembangannyapun harus adaptif sesuai dengan tuntutan zaman (disruption era). Dalam hal ini pemerintah harus senantiasa melakukan transformasi dari pendidikan konvensional menuju pendidikan digital. Penjaminan mutu dapat dilakukan dengan perencanaan program kerja yang baik serta pelaksanaan evaluasi diri satuan pendidikan yang jujur dan objektif. Artinya harus ada sistem yang mampu mengakomodir keduanya dalam rangka memastikan penjaminan mutu internal satuan pendidikan berjalan dengan baik. Kemenag RI hadir dengan meluncurkan platform e-RKAM, tujuannya adalah untuk menjawab tantangan tersebut. Aplikasi e-RKAM ini merupakan terobosan yang menggabungkan menjadi satu kesatuan utuh antara pelaksanaan EDM dan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah. Oleh karena penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perencanaan dan pengorganisasian implementasi aplikasi e-RKAM ini serta bagaimana keberhasilan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Maka untuk mengetahui kedua hal ini harus dilakukan penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan teknis analisis data triangulasi sumber data agar ke objektifitasannya terjamin. Peneliti memilih MA Fathanul Burhan Tempuran dikarenakan merupakan salah satu MA yang masuk ke dalam fase pertama penerapan e-RKAM dilingkungan Kementerian Agama. Setelah dilakukan penelitian dengan metode tersebut didapatkan hasil bahwa proses perencanaan dan pengorganisasian implementasi aplikasi e-RKAM sudah sesuai dengan pedoman penggunaan dan standar operasional prosedur e-RKAM, kemudian keberhasilan dalam rangka peningkatan mutu pendidikanpun masuk ke dalam kategori baik dengan melihat perbandingan data antara Skor Kinerja Pencapaian Mutu tahun 2023 dan tahun 2024
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Dalam Tata Kelola Data Peserta Didik Berbasis Aplikasi Buku Induk Siswa pada MIS Al-Mujahidin Pasirkamuning Mashrul, Nenden Nadya Rizky; Meriani, Gesti; Supriadi, Asim; Hardianto, Deni; Yanto, Andri; Suryaman, Maman
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4622

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan data peserta didik di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Mujahidin Pasirkamuning melalui penerapan sistem informasi manajemen berbasis aplikasi buku induk siswa. Selama ini, pengelolaan data peserta didik di MIS Al-Mujahidin masih dilakukan secara manual, yang sering kali menyebabkan kendala seperti kesalahan pencatatan, duplikasi data, dan sulitnya akses informasi secara cepat. Pengelolaan data peserta didik yang efektif merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung tata kelola pendidikan yang berkualitas. Menurut Laudon dan Laudon (2018), sistem informasi manajemen (SIM) dapat membantu organisasi dalam mengelola informasi secara efisien, meningkatkan akurasi data, dan mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data. Berdasarkan teori ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) ini dirancang untuk mengimplementasikan SIM berbasis aplikasi buku induk siswa di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Mujahidin Pasirkamuning. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian merancang dan mengimplementasikan aplikasi berbasis teknologi informasi yang dirancang khusus untuk mendukung proses pencatatan, penyimpanan, dan pengelolaan data peserta didik. Aplikasi ini mencakup fitur-fitur utama seperti pendaftaran siswa baru, pencatatan data pribadi, data akademik, serta histori pendidikan siswa. Pelatihan dan pendampingan diberikan kepada tenaga administrasi dan guru untuk memastikan mereka mampu menggunakan aplikasi secara optimal. Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, pengelolaan data peserta didik di MIS Al-Mujahidin dilakukan secara manual, yang menyebabkan berbagai permasalahan seperti duplikasi data, kesalahan pencatatan, dan sulitnya akses informasi secara cepat. Untuk mengatasi hal tersebut, tim abdimas merancang sebuah aplikasi buku induk siswa yang memungkinkan pencatatan, penyimpanan, dan pengelolaan data peserta didik secara digital. Implementasi aplikasi ini didukung dengan pelatihan kepada guru dan tenaga administrasi untuk memastikan keterampilan pengguna dalam memanfaatkan teknologi yang baru diterapkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan SIM berbasis aplikasi ini meningkatkan efisiensi administrasi, akurasi data, dan kemudahan akses informasi. Hal ini sejalan dengan pandangan O’Brien dan Marakas (2019), yang menyebutkan bahwa SIM dapat meningkatkan produktivitas operasional dan mendukung transparansi dalam manajemen organisasi. Keberhasilan implementasi ini membuktikan relevansi penerapan teknologi informasi dalam pengelolaan data pendidikan untuk menjawab tantangan era digital.
Pengembangan Modul Elektronik Interaktif untuk Meningkatkan Minat dan Kemandirian Belajar Informatika di SMK Negeri 1 Pajangan Rahayu, Akhi Ha Runi Nur; Hardianto, Deni; Rijal, Bait Syaiful
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 10 No. 2 (2025): May 2025 Edition
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.1840

Abstract

This study aimed to develop and analyze the effectiveness of an interactive electronic module in enhancing students’ interest and independent learning in the Informatics subject. The research method used was Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which included analysis, design, development, implementation, and evaluation. The analysis phase involved observations, questionnaire distribution, curriculum review, and interviews. The module design included identifying subject elements, setting minimum competency criteria, and designing assessment forms. The module development process involved creating learning content, supporting media, and making formative revisions based on initial trials and expert validation. The module was tested by subject matter and media experts, as well as through field trials involving 34 students from SMK Negeri 1 Pajangan using a pre-experimental design. The research results indicated that the module was highly feasible for use, receiving a score of 3.93 from subject matter experts and 3.92 from media experts. The module's practicality was also rated highly by students, with a score of 3.71. In terms of effectiveness, there was an increase in students' learning interest with a gain score of 0.48 and independent learning with a gain score of 0.57 (moderate category), with 82% of students meeting the minimum competency criteria. These findings suggested that the developed module was effective in supporting Informatics learning.
CREATIVE CAMP, COWORKING SPACE, AND INNOVATION LABS AS LEARNING RESOURCES FOR STARTUP-ENGAGED STUDENTS Tafrienda, Ulfa Nabila; Wahyono, Sugeng Bayu
JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9, Nomor 1, September 2024
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v9n1.p91-103

Abstract

Abstract: This study explores the role of Creative Camp, Coworking Space, and Innovation Labs at Indigo Space Padang as innovative learning resources for student startup activists. The background addresses global challenges in critical learning and the untapped potential of Indonesia's creative industry. Using a descriptive qualitative approach with a prospective case study, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving 12 student users of the facilities. Key findings reveal: (1) Creative spaces foster collaborative environments through comprehensive facilities, training programs (workshops, mentoring), and professional networks; (2) Enhanced technical competencies (technology, prototyping) and non-technical skills (business management, communication), alongside access to startup funding; (3) Driving factors include free facilities, structured programs beyond campus curricula, and an experiential learning-based ecosystem. The study concludes that integrating these three spaces successfully bridges academic theory with industrial practice, strengthening students' career readiness in the digital era. The collaborative model can serve as a reference for universities and policymakers to support digital economic growth by empowering the younger generation through innovative learning ecosystems.
Co-Authors Abda Abda Abduloh, Abduloh Ahmad Yusuf Andri Yanto Anwar Efendi Ariyawan Agung Nugroho Avelinus Lefaan Ayu Sandra Dewi Bait Syaiful Rijal Bambang Ismaya Budiningsih, Chatarina Asri Catur Nugroho Chandra Adhitama Nugraha Christianto Richardus, Wisma Nugraha Cita Nirmala Dara Yukti Dede Agung Rismawan Dharma Satria Wijaya Dita Febri Handani Dwi Liswantari Edi Istiyono Endi Rochaendi Estu Miyarso Euis Nurmiati Failasuf Fadli Fajar Junaedi Fauyan, Muchamad Haryanto Haryanto Heddy Shri Ahimsa Putra Herman Dwi Surjono Hermin Indah Wahyuni Herminarto Sofyan Heru Nugroho Ibnu Siswanto Isfian, Arief Oky Karthikeyan Parthasarathy Khumaira, Anisa Firda Laila Fatmawati Lasiyo Lasiyo, Lasiyo Lusianai, Wa Ode Maman Suryaman Mashrul, Nenden Nadya Rizky Meriani, Gesti Muhammad Ikhza Helmy Nugroho Muhammad Isna Rosyada Muhammad Khairil Asrori Muhammad Risal Rhomadan nawai, nawawi Nofianti Nofianti Nur Kholis Nurlaeli, Acep Nurul Khairah Pratama, Dhimas Wahyu Puji Rianto Pujiriyanto . R.A Murti Kusuma Wirasti Rahayu, Akhi Ha Runi Nur Ratmono, Barito Mulyo Razana Juhaida Johari Rivi Handayani Rollo, Abisay Saepul Makmun Saraswati, Chris Cerly Rika Sari, Ayu Perwita Semiono Raharjo Setyabudi Indartono Sisca Rahmadonna Sitorus, Ferry R. P. P. Sugito - Sukirno Sukirno Supriadi, Asim Suyantiningsih Suyantiningsih Syahrir Tafrienda, Ulfa Nabila Ulfa Nabila Tafrienda Undang Ruslan Unik Ambarwati Wahyuti Wartiningsih -, Wartiningsih Yenda Puspita Ying Chang, Yi Yudana, Nisa Puspaningtyas Zainal Arifin Zulfadli Hamdi