p-Index From 2021 - 2026
3.935
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer PROSIDING SEMINAR KIMIA Jurnal Neo Societal Jurnal Kimia Mulawarman JURNAL IPTEKS PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN Journal of Applied Geospatial Information Omni-Akuatika Al-Kimia Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Postharvest and Biotechnology Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri Insect (Informatics and Security) : Jurnal Teknik Informatika Proceeding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur dan Fasilitas Patria Artha Journal of Accounting Dan Financial Reporting Journal I La Galigo : Public Administration Journal Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Civronlit Unbari Vox Populi Infotek : Jurnal Informatika dan Teknologi Leuit, Journal of Local Food Security Iqtishaduna : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Jurnal Talenta Sipil Tameh : Journal of Civil Engineering Jurnal Pengabdian Mandiri Gemilang: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM PEDAMATH: Journal on Pedagogical Mathematics Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Ilmu Sosial Akrual: Jurnal Bisnis dan Akuntansi Kontemporer Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa HISABUNA: Jurnal Ilmu Falak Sosial : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS Wissen: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

ADSORPSI ION LOGAM Fe MENGGUNAKAN BIOCHAR (ARANG HAYATI) DARI KAYU Macaranga gigantean Kandi Putri; R.R Dirgarini Julia N; Alimuddin Alimuddin
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2019
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adsorpsi ion logam Fe menggunakan biochar dari pirolisis lambat Macaranga gigantea telah dipelajari. Adsorpsi biochar terhadap ion logam Fe memiliki pH optimum 4 dengan persen adsorpsi sebesar 93,0% dan kapasitas adsorpsi sebesar 8,98 mg/g. Adsorpsi biochar terhadap ion logam Fe memiliki waktu optimum 15 menit dengan persen adsorpsi sebesar 83,77% dan kapasitas adsorpsi sebesar 8,03 mg/g. Adsorpsi biochar terhadap ion logam Fe memiliki konsentrasi optimum 25 mg/L dengan persen adsorpsi sebesar 93,07% dan kapasitas adsorpsi sebesar 8,98 mg/g. Kata Kunci : Biochar, Macaranga gigantea, Fe(III), adsorpsi.
SINTESIS ETIL ASETAT DARI HASIL FERMENTASI KULIT SINGKONG (Manihot Esculenta L) DENGAN ASAM ASETAT MENGGUNAKAN KATALIS ASAM Tri Eva Lidiawati; Chairul Saleh; Alimuddin Alimuddin
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2018
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A study on the synthesis of ethyl acetate from fermented cassava peel (Manihot esculenta L) with acetic acid using acid catalyst has been done. Determination of the ratio of ethanol content with the addition of yeast bread and yeast tape, also to know the rendement of ethanol and ethyl acetate contained in cassava skin. Cassava leaf flour is hydrolyzed by using concentrated hydrochloric acid (HCl) then tested by reducing sugar content by nelson somogyi method and analyzed by using UV-Vis spectrophotometry. The hydrolysis result is divided into two parts and added yeast tape and bread yeast is also added nutrient NPK each and fermented for 5 days. The fermentation results were distilled off and analyzed using Chromatography Gas (GC). The obtained ethanol is reacted with acetic acid and sulfuric acid catalyst in the esterification reaction to obtain ethyl acetate. The esterification results were analyzed by IR spectroscopy. Ethanol obtained from Chromatography Gas (GC) analysis of 13% and esterification results from IR spectroscopic analysis showed the presence of ester (ethyl acetate) formed. Keywords: Cassava Leather, Fermentation, Esterification, Ethyl Acetate.
PENURUNAN KADAR ION LOGAM TEMBAGA (Cu) DAN COD PADA LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE ELEKTROKOAGULASI Ani Trisnawati; Alimuddin Alimuddin; Aman Sentosa Panggabean
PROSIDING SEMINAR KIMIA SEMINAR NASIONAL KIMIA 2017
Publisher : PROSIDING SEMINAR KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang Penurunan Kadar Ion Logam Tembaga (Cu) dan COD Pada Limbah Cair Industri Kelapa Sawit dengan Menggunakan Metode Elektrokoagulasi telah dilakukan. Untuk memperoleh hasil penelitian optimal dilakukan berbagai pengukuran dengan variasi variasi elektroda, optimasi waktu kontak dan kuat tegangan.Pengukuran dilakukan menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) dan metode titrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan persen penyisihan ion logam Cu didapatkan hasil dari plat Al-Al pada titik optimum parameter lama waktu kontak didapatkan sebesar 78,487 % dan pada parameter kuat tegangan 84,607 %. Pada penyisihan kadar COD dengan parameter lama waktu kontak sebesar 79,545 % dan pada parameter kuat tegangan sebesar 82,954%. Sedangkan hasil dari plat Al-Cu pada titik optimum parameter lama waktu kontak didapatkan hasil pada penyisihan ion logam Cu sebesar 91,673 % dan pada parameter kuat tegangan sebesar 89,712 %. Pada penyisihan kadar COD dengan parameter lama waktu kontak sebesar 85,227% dan parameter kuat tegangan sebesar 82,954%. Kata Kunci : Elektrokoagulasi, Air Limbah Industri Kelapa Sawit, Tembaga (Cu), Alumunium (Al) dan Chemical Oxygen Demand (COD).
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI MEMBRAN SELULOSA ASETAT-PVC DARI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) UNTUK ADSORPSI LOGAM TEMBAGA (II) Nazaratun Thaiyibah; Alimuddin Alimuddin; Aman Sentosa Panggabean
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 14 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang isolasi selulosa dari eceng gondok (Eichhornia crassipes) melalui proses ekstraksi sokletasi, delignifikasi dan bleaching, dilanjutkan dengan sintesis asetilasi dengan memasukkan gugus asetat ke dalam gugus fungsi selulosa hasil isolasi telah dilakukan. Membran selulosa asetat-PVC dibuat dengan mencampurkan selulosa asetat dengan polivinilklorida (PVC) sebagai matriks yang terlebih dahulu dilarutkan dengan pelarut tetrahidrofuran (THF), kemudian ditambahkan dioktilftalat (DOP) sebagai pemlastis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eceng gondok dapat dimanfaatkan menjadi membran selulosa asetat-PVC dengan komposisi optimum pada perbandingan selulosa asetat : PVC : DOP yaitu 6:3:1. Hasil analisis FT-IR menunjukkan adanya interaksi antar ion Cu2+ dengan membran dilihat dari penurunan intensitas serapan sebelum dan sesudah didop yaitu 78.564 % menjadi 66.857 %  pada gugus C=O dari selulosa asetat. Hal ini diperkuat dengan analisis SEM yang menunjukkan morfologi permukaan membran yang porinya diduga terisi oleh ion logam Cu2+. Kata Kunci : Eceng gondok, Membran selulosa asetat-PVC, Tembaga (II) 
ANALISIS KANDUNGAN ASAM ASKORBAT DALAM BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) DENGAN IODIMETRI Abdul Rahim; Alimuddin Alimuddin; Erwin erwin
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 14 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT             The research to determine “Analysis the Content of Ascorbic Acid in the Red Dragon Fruit by Iodimetri” Vitamin C concentration of postharvest red dragon fruit (Hylocereus Polyrhizus) and at the same time to recognize those the packaging could affected conten of obtained Vitamin C. Analysis process was conducted by iodimetric titration method through the sample of dragon fruit with saving period and packaging varied. The result of completed research find out there was are difference concentration of Vitamin C between packaged dragon fruit and without package, the concentration of Vitamin C in packaged dragon fruit was increase the concentration of Vitamin C from the first day (11,1680 mg/100 gram of sample) to the third day (14,8017 mg/100 gram of sample) and decrease until the fifth day (10,4743 mg/gram of sample), otherwise by another treatment without package the concentration of Vitamin C are increase from the first day (7,4928 mg/100 gram of sample) to the sixth day (19,6784 mg/100 gram of sample) and decreased until the eighth day (14,1395 mg/100 gram of sample). Keywords  : Red dragon fruit (Hylocereus Polyrhizus), Vitamin C dan iodimetric titration.
Penurunan Kadar Cr+3 [Kromium(III)] dan TSS (Total Suspended Solid) Pada Limbah Cair Laboratorium Dengan Penggunaan Metode Presipitasi Isma Avessa; Bohari Yusuf; Alimuddin Alimuddin
JURNAL KIMIA MULAWARMAN Vol 14 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research was to decrease the level chromium and TSS in the laboratory wastewater liquid sample PT SUCOFINDO by using calcium hydroxide and sodium hydroxide. Precipitation process was done by reacting the wastewater sample and solution Ca(OH)2 0,2 and NaOH 1 M at pH variation 7, 8, 9, 10 and 11, then allowed to settle for 24 hours and established the optimal pH at both solution was used in the precipitation process. Analysis content of Cr metal at this research using AAS instrument and analysis for content of TSS in this research using gravimetric method. The optimal pH precipitation to decrease Cr metal and TSS level is 8 in each of the solution used. Cr metal level after precipitation using Ca(OH)2 solution at pH 8 is 0.0901 mg/L and TSS level is 0.005 mg/L. Cr metal level after precipitation using NaOH at pH 8 is 0.0935 mg/L and TSS level is 0.008 mg/L. If compared with level decrease of Cr metal and TSS in laboratory wastewater using Ca(OH)2 and NaOH solution, and found the effectiveness of solution that have better efficiency to reduce levels of Cr and TSS in the low concentration is calcium hydroxide.
IDENTIFIKASI STOK IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer Bloch, 1790) MENGGUNAKAN KARAKTER MORFOMETRIK Irmawati Irmawati; Asmi Citra Malina AR Tassakka; Alimuddin Alimuddin; Nadiarti Nadiarti; Aidah Ambo Ala Husain; Moh Tauhid Umar; Basse Siang Parawansa
Jurnal IPTEKS Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Vol. 7 No. 13 (2020)
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.828 KB) | DOI: 10.20956/jipsp.v7i13.8570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diferensiasi morfologi yang terjadi di antara stok ikan kakap putih, barramundi (Lates calcarifer Bloch, 1790) di perairan pantai Kabupaten Bone, Wajo, Takalar, dan Kalimantan Utara. Diferensiasi karakter morfometrik dianalisis menggunakan fungsi dikskriminan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kakap putih dari perairan Teluk Bone, Selat Makassar dan pesisir Pantai Sekatak Kalimantan Utara bersifat monophyletic. Aliran gen dan migrasi di antara populasi atau stok ikan kakap putih sangat terbatas atau hampir tidak ada. Stok ikan kakap putih di pesisir pantai Desa Akkotengeng Kabupaten Wajo dan stok di pesisir pantai dan daerah aliran sungai (DAS) Sungai Saro Kabupaten Takalar melakukan rekruitmen sendiri. Terdapat satu individu ikan kakap putih di perairan pantai Siwa Kabupaten Wajo dan Cenrana Kabupaten Bone (kedua stok berlokasi di Teluk Bone) yang memiliki fenotipe (morfologi) yang mirip dengan ikan kakap putih di perairan pantai Bulungan Kalimantan Utara. Analisis kontribusi 15 karakter morfometrik terhadap fungsi kanonik menunjukkan bahwa karakter yang menjadi penciri di antara stok adalah tinggi badan, caudal peduncle, dan diameter mata. Hasil discriminant function analysis (DFA) menunjukkan bahwa terdapat tiga populasi lokal yang signifikan berbeda secara fenotipe, sehingga dalam pengelolaannya dibutuhkan manajemen yang berbeda.Kata kunci: Asian seabass, barramundi, karakter morfometrik, Lates calcarifer
Kajian Tingkat Bahaya Erosi dan Kekritisan Pada DAS Krueng Raya, Provinsi Aceh Menggunakan Sistem Informasi Geografis Fachruddin Fachruddin; Sudirman Sirait; Alimuddin Alimuddin; Ichwana Ramli
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2021.009.02.06

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat bahaya erosi dan kekritisan DAS Krueng Raya menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Pengukuran tingkat bahaya erosi menggunakan metode universal soil loss equation (USLE), sedangkan pengukuran lahan kritis menggunakan Panduan Peraturan Menteri Kehutanan No. 32. Selanjutnya, integrasi beberapa parameter dapat dilakukan dengan tool overlay dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukan bahwa kelas Tingkat Bahaya Erosi (TBE) di DAS Krueng Raya yang paling luas adalah kelas agak kritis dengan luas mencapai 9 319.4 ha atau 73.25%. Selanjutnya, kelas kritis dengan luas 1 361.80 ha atau 10.70%, berikutnya kelas sangat kritis 340.4 ha atau 2.68% dan kelas tidak kritis 879.7 ha atau 6.91%. Sedangkan klasifikasi tingkat kekritisan DAS yang paling luas termasuk tingkat agak kritis dengan luas mencapai 9 319.4 Ha atau 73.25%, selanjutnya kelas kritis dengan luas 1 361.80 ha atau 10.70%. Selanjutnya, kelas sangat kritis 340.4 ha atau 2.68% dan kelas tidak kritis dengan luas 879.7 ha atau 6.91%. Bila tingkat bahaya erosi berat/tinggi maka pengaruhnya terhadap kelas lahan kritis akan tinggi (kritis, agak kritis dan sangat kritis) dengan persentase luas secara keseluruhan mencapai 98.7%. Sebaliknya, jika tingkat bahaya erosi berada pada kelas ringan maka kelas lahan kritis secara umum akan berada kelas rendah atau pada kelas tidak kritis (79.4%) atau agak kritis (19.3%). Arahan pengelolaan DAS Krueng Raya harus menerapkan konservasi tanah dan air secara berkelanjutan/terpadu pada setiap kawasan.
Optimasi Kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida Menggunakan Homer Di Pulau Tunda Muhamad Otong; Alimuddin Alimuddin; Ibnu Mas’ud
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 6, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.043 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v6i1.1850

Abstract

Energi listrik di Pulau Tunda dari awal tahun 2016 disediakan oleh PLTD dan PLTS dengan waktu operasi 12 jam. Pulau ini memiliki rata-rata kecepatan angin diatas 6m/s sehingga berpotensi menggunakan PLTB untuk mencukupi kebutuhan beban listriknya. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang sistem PLTH menggunakan software HOMER, agar diperoleh sistem yang optimal antara konfigurasi PLTD, PLTS dan PLTB.Secara menyeluruh integrasi pada PLTH ini merupakan sistem multi variabel sehingga dibutuhkan bantuan atau metode menggunakan perangkat lunak, dalam hal ini HOMER versi 2.68, perangkat lunak ini mengoptimasi berdasarkan aspek biaya terkecil. Hasil penelitian menunjukan perancangan sistem PLTH yang optimal adalah skenario 3 dengan kapasitas pada masing-masing pembangkit adalah: 117kWp pada PLTS, 60kW pada PLTB dan 75kW pada PLTD. Kesimpulan yang diperoleh dari kontribusi PLTS-PLTB-PLTD sebesar 43%, 56% dan 1%. Optimasi pada skenario 3 ini memiliki aspek biaya yang paling kecil dengan nilai bersih sekarang (NPC) sebesar $544703, biaya energi listrik (COE) sebesar $0.349/kWh. Sistem ini dapat mengurangi emisi gas buang sebesar 4584kg/tahun jika dibayarkan untuk penalti emisi gas buang sekitar $1018/tahun.
Deteksi Jarak Lokasi Gangguan Pada Saluran Transmisi 500 Kv Cilegon Baru - Cibinong Menggunakan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) Muhamad Otong; Alimuddin Alimuddin; Chandra Arief
Setrum : Sistem Kendali-Tenaga-elektronika-telekomunikasi-komputer Vol 6, No 1 (2017): Edisi Juni 2017
Publisher : Fakultas Teknik Elektro - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.313 KB) | DOI: 10.36055/setrum.v6i1.1851

Abstract

Pada saluran transmisi diperlukan metode deteksi lokasi gangguan yang akurat dan cepat untuk mengurangi waktu pencarian, sehingga mempercepat proses perbaikan. Dengan menggunakan kombinasi metode Transformasi Park dan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS), dapat dideteksi jarak lokasi gangguan secara langsung setelah terjadinya gangguan dengan cara menganalisa gelombang berjalan pada saluran transmisi. Saat terjadi gangguan, akan menyebabkan timbulnya gelombang berjalan yang berupa tegangan dan arus. Tegangan dan arus ini akan ditransformasikan oleh transformasi park pada kedua ujung saluran untuk mendapatkan waktu kedatangan gelombang berjalan, yang mana terdapat perbedaan waktu pada tiap ujung saluran dikarenakan adanya perbedaan jarak yang ada. Perbedaan waktu ini akan di input kedalam ANFIS untuk mendapatkan jarak lokasi gangguan. Dengan membandingkan jumlah nilai keanggotaan dan pemilihan input, maka diperoleh desain ANFIS terbaik adalah dengan jumlah nilai keanggotaan (MF) 5 serta input perbedaan waktu ∆tV dan ∆tI (V dan I) dengan nilai Mean Absolute Error (MAE) sebesar 1,33.
Co-Authors Abdul Malik Abdul Rahim Abyadul Fitriyah Adika Surya Adika Surya Agusriyadin, Agusriyadin Ahmad MasAri Aidah Ambo Ala Husain Alfina Asha Putri Ramadhani Aman Sentosa Panggabean Ani Trisnawati Anke Rienhar Saputra Annur Rosida Siregar Aslang Jaya Asmi Citra Malina Asri Usman Aulia Asman AYU LESTARI DEWI Basse Siang Parawansa Bernard Bernard Bohari Yusuf Chairul Saleh Chandra Arief Chayati, Nurul Cindi Fitria Nisaul Khasanah Darmawati Darmawati Darussalam Syamsuddin Dede Hermawan Dedi Supendra Devi Arisanti Dewi Diniaty Dinar Tri Soelistyowati Dini Aryanti Dwi Sintya Misi Arsita Elfrida Ratnawati Erwin Erwin Fachruddin Fachruddin Fadhila Muhammad Libasut Taqwa Feril Hariati Gloria Ika Satriani Hamsah Hamsah Hari Permadi Harmayani, Ria Harton Arfah Hijriani Ibnu Mas’ud Ichwana Ramli Ilmi Dian Rachmawati Indah Wati Irma Fitriani Irmawati Irzal Effendi Isma Avessa Ismu Kusumanto Istiqomah Wulan Rahmadani Jafar Sidik Jamaluddin Hos Kadir, Laode A. Kandi Putri Kurniati Kurniati Kusnadi Kusnadi La Niasa La Ode M. Gunawan Giu Liza Liza M. Thahir Maloko M. Yusuf M. Zairin Junior Mahatir Makmur Maulana Malik Ibrahim Mike Asmaria Moh. Syaiful Arif Moh. Tauhid Umar Muammar Bakry Muh. Tahir Muhammad Arsyad Muhammad Ilham Muhammad Irdam Ferdiansah Muhammad Jufri Muhammad Jumaing Muhammad Zairin Muhammad Zairin Jr MUNTI YUHANA Nadiarti Nadiarti Nazaratun Thaiyibah Nefi Andriana Fajri Ni Made Andry Kartika Nirwana Nirwana Nirwana Nirwana Nur Handika Fadhillah Sulaeman Nuraeni Nuraeni Nurfadilah Mahmud Nurfahizya Umar Nursafitri Amin Odang Carman Oktavia Dijah Pratiwi Otong, Muhamad Prama Hartami R.R Dirgarini Julia N R.R. Dirgarini Julia N. Rezki Amaliyah AR Ri Munarto Ria Fitri Ria Fitri Rina Septiana Rulhendri Rulhendri Ruslan Ruslan Rusnawati Rusnawati Sahrul Gunadi SAKILAH SAKILAH Salman, Nurcholis Sitorus Anna Margarettha Sitti Fatimah AZ. Sudirman Sirait Supriadi Supriadi Syahrir Syahrir Syamjaya SM Syamjaya Syarif Syahrir Malle Tedy Murtejo Tio Filus Tri Eva Lidiawati Trisastia Wani Wardani Purnama Sari Wardani Purnamasari WIDANARNI WIDANARNI Wijaya, Lalu Kerta Winda Aulia Syam Yuni Mariani Yuniarti Yuniarti