Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Independence Education in Islamic Boarding School on the Development of Emotional Intelligence of Elementary School Students Lia Pratiwi; Tati Nurhayati; Patimah Patimah; Nur Atikoh
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 7, No 1 (2020): June 2020
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i1.5147

Abstract

AbstractThis study was intended to determine the effect of independence education in Islamic boarding schools on the development of emotional intelligence in Qur’ani Islamic Elementary School of Al-Bahjah Cirebon. This research is a quantitative research using the post facto method. The data collection techniques used were observation sheets, questionnaire sheets, and documentation. The research data were analyzed using the determination test. Based on the test of the effect of independence education in Islamic boarding schools on the development of emotional intelligence, this study showed 57.1%, meaning that there is an effect of independence education in Islamic boarding school environment on emotional intelligence of students Qur’ani Islamic elementary school of Al-Bahjah Cirebon while the rest is influenced by other factors. Thus, it is expected that independence education in the boarding school environment can become a role model in the application of independence education in all formal educational institutions so that the children of Indonesia become independent generations who have high emotional intelligence.Keywords: self-reliance, emotional intelligence, Islamic boarding schools. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kemandirian di pondok pesantren terhadap perkembangan kecerdasan emosional siswa Sekolah Dasar Islam Qur’ani (SDIQu) Al-Bahjah Cirebon. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif menggunakan metode expost facto. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, angket, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis melalui uji determinasi. Berdasarkan uji determinasi pengaruh pendidikan kemandirian di pondok pesantren terhadap perkembangan kecerdasan emosional dalam penelitian ini menunjukkan 57,1%, artinya terdapat pengaruh pendidikan kemandirian di lingkungan pondok pesantren terhadap kecerdasan emosional siswa SDIQu Al-Bahjah Cirebon. Sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, diharapkan pendidikan kemandirian di lingkungan pondok pesantren dapat menjadi role model dalam penerapan pendidikan kemandirian di seluruh lembaga pendidikan formal agar anak-anak bangsa Indonesia menjadi generasi mandiri yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi.Kata kunci: kemandirian, kecerdasan emosional, pondok pesantren.
PENDIDIK DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM Patimah Patimah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.591 KB) | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v3i1.582

Abstract

ABSTRAKTantangan masa depan yang semakin berat, menuntut output pendidikan yang berkompeten, sehingga diperlukan perubahan dalam konsep belajar. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh bahwa ditengah perubahan zaman, sistem pendidikan di Indonesia juga harus selalu ikut menyesuaikan. Pengembangan kurikulum 2013 diharapkan dapat menjadi jawaban untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia untuk menghadapi perubahan dunia. Untuk menghasilkan output pendidikan yang baik diperlukan kesinambungan antara rancangan kurikulum dengan implementasinya. Salah satu sosok yang penting dalam implementasi kurikulum adalah guru. Guru merupakan faktor utama dalam pelaksanaan kurikulum, karena gurulah yang secara langsung berhadapan dengan siswa (subjek kurikulum 2013) dalam proses pembelajaran. Dalam Bahan Uji  Publik Kurikulum 2013 disebutkan bahwa kondisi saat ini pendidik dan tenaga kependidikan  hanya memenuhi kompetensi profesi dan hanya berfokus pada ukuran kinerja saja, padahal seharusnya seorang pendidik harus memenuhi kompetensi profesi, pedagogi, sosial, dan personal serta memiliki motivasi mengajar. Sehingga kurikulum yang sudah dirancang dapat terlaksana dengan baik.Keyword : Kompetensi, Profesi, Kurikulum 2013
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING MELALUI MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK DI KELAS 5D MI AN-NIDHOMIYAH CIREBON Patimah; Moh. Masnun; Anindita Pratiwi Hidayat
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 2, April 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.402 KB) | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i2.282

Abstract

Pembelajaran dalam jaringan (daring) merupakan bentuk evolusi dari Pendidikan konvensional (tatap muka) yang lahir untuk menjawab tantangan dan kebutuhan zaman, salah satunya adalah dengan penerapan media video animasi dalam pembelajaran tematik jenjang sekolah dasar. Masalah utama yang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar tematik siswa kelas 5D selama pembelajaran daring. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan seberapa besar pengaruh pembelajaran daring melalui media video animasi terhadap hasil belajar tematik di kelas 5D MI An-Nidhomiyah. Pendekatan yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pre-experimental design. Adapun desain penelitian ini menggunakan One-Group Pre-test Post-test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas 5 yang ada di MI An-Nidhomiyah. Sampel penelitian ini berjumlah 31 siswa pada kelas 5D. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan angket. Jenis tes yang digunakan yaitu tes objektif pilihan ganda yang berjumlah 10 soal pretest dan posttest dengan soal yang sama. Hasil uji validasi instrument terdapat 5 soal dinyatakan valid, dan ada 5 soal yang dinyatakan tidak valid. Dari 5 soal yang valid tersebut adalah soal yang r hitung ≤ 0,355, yaitu item nomor 1, 2, 3, 6, 8, 9. Data yang diperoleh diolah dengan melakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penenrapan media video animasi dalam kategori baik karena jumlah skor angket untuk variabel X sebesar 81%, 2) hasil belajar tematik tema 4 subtema 3 setelah diberikan treatment diperoleh rata-rata sebesar 82,00 menunjukkan hasil belajar siswa baik, 3) media video animasi berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa sebesar 85,9% dengan nilai sig 0,000 < probabilitas 0,05. Hasil t hitung < t table yakni sebesar -12,308 < 2,042 , maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar tematik siswa.
Implementasi Model ATIK dalam Mengembangkan Kemampuan Menghafal Qur’an Anak Kelas 2 SDIT SUIS Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari Bogor Uswatun, Uswatun; Patimah, Patimah; Syaputra, Nor Ilman; Watini, Sri
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.987 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i4.1828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perkembangan kemampuan menghafal anak melalui model ATIK. hafalan  Al Qur'an  merupakan hal yang penting untuk dikembangkan anak. karena Al Qur'an berhubungan langsung dengan urusan akhirat yang akan menjadi tempat abadi bagi seluruh manusia. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui proses implementasi dalam mengembangkan kemampuan menghafal anak melalui model ATIK. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif yang berusaha mendeskripsikan dan menginterpretasikan data yang ada. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan model penelitian Miels dan Hubeman. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa: implementasi model ATIK dalam mengembangkan kemampuan anak dalam menghafal Al-Qur’an. Dalam model ATIK ini anak menggunakan empat tahapan yaitu tahap persiapan, tahap mengamati, tahap mengerjakan dan tahap menyetor. Mereka sangat antusias dan lebih bersemangat dalam menghafal. Hal ini terlihat dari anak-anak berlomba-lomba untuk maju menyetorkan hafalannya. . Dengan demikian peneliti dapat menyimpulkan bahwa model ATIK dapat mengembangkan kemampuan anak dalam menghafal Al Quran.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT PADA SISWA KELAS III MADRASAH IBTIDAIYAH Patimah Patimah; Inayatul Ummah; Aam Amaliah
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 33, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teachers Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ath.v33i1.13465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan pendekatan saintifik terhadap kemampuan menulis kalimat pada siswa kelas III di MIN Kota Cirebon. Pendekatan kuantitatif dan metode eksperimen digunakan dalam penelitian ini. Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III di MIN Kota Cirebon, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sebanyak 52 siswa terdiri dari 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan 27 siswa sebagai kelas kontrol dijadikan sampel dalam penelitian ini. Instrumen pengumpulan data penelitian ini dengan observasi, dokumentasi, dan tes. Kemampuan menulis kalimat siswa pada kelas kontrol dapat dilihat dari hasil pretest rata-rata sebesar 56,48 dan hasil posttest sebesar 70,19. Kemampuan menulis kalimat siswa pada kelas eksperimen dapat dilihat dari hasil pretest rata-rata 60,40 dan hasil posttest rata-rata 84,80. Berdasarkan hasil uji t, nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0,00 < 0,05, maka ada perbedaan rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, sehingga dapat disimpulkan pendekatan saintifik secara signifikan lebih berpengaruh terhadap kemampuan menulis kalimat siswa. Siswa yang memiliki dan menguasai keterampilan menulis dengan baik akan mudah dalam mencatat, menyalin, dan menyelesaikan tugas sekolah, sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai.Kata kunci: Pendekatan Saintifik, Kemampuan Menulis
Penerapan Reinforcement Positif Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Broken Home Patimah; Dwi Anita Alfiani; Siti Saniah
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.774

Abstract

Reinforcement positif merupakan respon positif yang ditunjukkan guru kepada siswa dengan harapan siswa tersebut dapat membiasakan perbuatan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan dan mendeskripsikan faktor pendukung serta penghambat dalam menerapkan reinforcement positif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa broken home. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskripstif kualitatif dengan dua jenis sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi yang dilakukan dengan mengamati proses pembelajaran, wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi dari narasumber mengenai faktor pendukung dan penghambat penerapan reinforcement positif, dan dokumentasi dilakukan untuk menelusuri data siswa broken home. Subjek penelitian ini yaitu 3 wali kelas dan 7 siswa broken home di MIN Kota Cirebon. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reinforcement positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa broken home cukup signifikan dengan memberikan kalimat positif berupa jawabannya tepat sekali. Menunjukkan gerak tubuh yang memberikan kesan baik berupa tepuk tangan. Memberikan penguatan melalui kontak fisik berupa berjabat tangan. Faktor pendukungnya adalah selalu mengedepankan kerjasama wali kelas dengan orangtua, adanya sarana prasarana yang memadai, siswa yang mempunyai cita-cita dan keinginan untuk belajar. Dan faktor penghambatnya, latar belakang siswa broken home dan karakteristik siswa yang berbeda.
Perlindungan dan Penetapan Nasab Anak Diluar Nikah: Perspektif Fikih Islam Sukma, Melati; Patimah, Patimah; Suhufi, Muhammad
Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab VOLUME 5 ISSUE 2, MAY 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/shautuna.v5i2.47617

Abstract

This article discusses how to protect children outside of marriage from an Islamic jurisprudence perspective. This type of research is qualitative in nature and is carried out using the Library Research method, namely a method of analyzing, interpreting and classifying data obtained from various suitable sources. The results of this research are that protection for children outside of wedlock is only obtained through their mothers and their mothers' families. Because illegitimate children only have a lineage relationship with their mother, the protection they get from their father does not get protection because they don't have a lineage relationship. As illegitimate and illegitimate children, children born in this context do not receive protection for the right to livelihood, educational guardianship, inheritance and cannot be provided with services in state administration.
PENGARUH LINGKUNGAN MADRASAH SATU KOMPLEKS TERHADAP PERILAKU SOPAN SANTUN SISWA DI MI AL HIDAYAH GUPPI KOTA CIREBON Patimah, Patimah; Citra, Mela Dwi
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 2, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Train

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.799 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v2i1.6394

Abstract

ABSTRAKPerilaku sopan santun siswa dipengaruhi oleh lingkungan sekolah atau madrasah. Akan tetapi, masih terdapat beberapa siswa-siswi SD/MI yang belum mencerminkan perilaku sopan santun tersebut. Munculnya masalah ini dikarenakan kurang kesadaran siswa bagaimana berbicara yang baik terhadap orang lain, menghormati guru, mengucapkan terima kasih serta meminta izin untuk keluar atau masuk kelas. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui dan memperoleh data mengenai lingkungan madrasah satu komplek (MI, MTs, SMK), (2) untuk mengetahui dan memperoleh data mengenai perilaku sopan santun siswa Madrasah Ibtidaiyah Guppi Kota Cirebon, (3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan madrasah satu komplek (MI, MTs, SMK) terhadap perilaku sopan santun siswa di MI Al-Hidayah Guppi Kota Cirebon. Dalam penelitian  ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain expost facto. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Sampel yang diambil dari penelitian ini berjumlah 26 siswa, pengambilan sampel ini menggunakan sistematik random sampling. Data hasil penelitian ini dianalisis dengan melakukan uji regresi dan uji hipotesis (uji t).Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa (1) lingkungan madrasah satu komplek (MI, MTs, SMK) berada pada kategori kuat dengan jumlah persentase sebesar 63%. (2) perilaku  sopan santun siswa berada pada kategori cukup dengan jumlah persentase sebesar 41%, (3) Pengaruh lingkungan madrasah satu komplek (MI, MTs, SMK) terhadap perilaku sopan santun siswa sebesar 24,2%. Hal ini terbukti berdasarkan uji determinasi (R Square) sebesar 0,242 yang mengandung pengertian bahwa Pengaruh lingkungan madrasah satu komplek (MI, MTs, SMK) terhadap perilaku sopan santun siswayaitu sebesar 24,2% sedangkan 75,8 % dipengaruhi oleh faktor lain yaitu lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat tempat tinggalnya. Kata Kunci: Lingkungan madrasah satu kompleks, Perilaku sopan santun siswa                                                                                                 ABSTRACT Behavior manners are important elements in the daily social life of each person, because the show courtesy of behavior one can groove to its existence as social beings wherever they sit. Manners can provide many benefits or good effect against oneself or others. Courtesy student behavior is influenced by the environment of the school or madrassa. However, there are still some students of SD/MI who do not yet reflect the behavior manners. The emergence of these problems due to lack of awareness of students how to speak well of others, respect for teachers, to thank you and ask for permission to exit or enter the classroom. This study aims to (1) to determine and obtain data about the environment of the complex madrasa (MI, MTs, SMK), (2) to determine and obtain data about the behavior manners Elementary School students Guppi Cirebon, (3) to determine how much influence the environment madrasa complex (MI, MTs, SMK) to behavior manners student at MI Al-Hidayah Guppi Cirebon. In this study, using a quantitative approach to the design of ex post facto. The data collection techniques used are questionnaires and documentation. Samples taken from this study amounted to 26 students, this sampling using systematic random sampling. Data from this study were analyzed to test the validity, reliability test, normality test, determination, linearity test, correlation, homogeneity test, regression and hypothesis testing (t test). Research shows that (1) a complex environment madrasah (MI, MTs, SMK) are in the strong category with the percentage of 63%. (2) behavioral manners of the students were in the category enough with the percentage of 41%, (3) Environmental effects of the complex madrasah (MI, MTs, SMK) students on behavior manners of 24.2%. This is proven by the test of determination (R Square) of 0.242 which implies that the environmental effects of the complex madrasa (MI, MTs, SMK) to behavior manners siswayaitu of 24.2%, while 75.8% are influenced by other factors, namely the family environment and the community where he lives. Keywords: Environment madrassa complex one, Behavior manners student
Pengaruh Kreativitas Mengajar Guru Terhadap Motivasi Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Pada Mata Pelajaran Matematika Patimah, Patimah; Jannah, Minhatul
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 1, No 1 (2019): Oktober 2019
Publisher : Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Train

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.04 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v1i1.5412

Abstract

AbstrakProses belajar mengajar, Kreativitas guru merupakan salah satu faktor penting. Seorang siswa dalam melakukan aktivitas belajar memerlukan adanya dorongan tertentu agar kegiatan belajarnya sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Sedangkan motivasi belajar siswa dalam belajar matematika di MI Hidayatul Muta’alimin sangatlah kurang. Kurangnya motivasi belajar siswa disebabkan rendahnya semangat belajar siswa, hal ini bisa terjadi karena dua alasan. Alasan pertama disebabkan dari diri sendiri, alasan kedua bisa disebabkan dari luar diri yaitu kondisi kelas kurang kondusif dan guru kurang kreatif dalam pembelaran matematika. Maka, kreativitas mengajar guru diterapkan dalam proses pembelajaran matematika untuk memotivasi siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui kreativitas mengajar guru, untuk mengetahui motivasi siswa, dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kreativitas mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif desain penelitian One Shot Case Study . Teknik pengumpulan data berupa angket, Sementara itu teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi sederhana. Data hasil penelitian di analisis secara deskriptif, mengenai deskripsi/gambaran/kondisi sebenarnya/fakta dari variabel yang diteliti, dimana kedua varibel diukur dengan menggunakan angket. Hasil penelitian yang didapatkan adalah terdapat pengaruh kreativitas mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa kelas v pada mata pelajaran matematika di MI Hidayatul Muta’alimin Kabupaten Cirebon, dimana thitung = 5.857, jika dibandingkan dengan ttabel(dk = n-2, 36-2=4 yaitu 2,032), maka thitung > ttabel, maka Ha diterima dan H0 ditolak. Besarnya pengaruh dapat dilihat dari tabel model summary dimana R Square = 0,502, besarnya pengaruh yaitu 0,502x100% 50.2%, jadi besar pengaruh yang diberikan kreativitas mengajar guru terhadap motivasi belajar siswa adalah sebesar 50.2% Kata kunci : Kreativitas mengajar guru, Motivasi belajar siswa   AbstractThe process of learning, creativity of teachers is one of the important factors. A student in learning activities that require their specific impulse learning activities in accordance with the expected goals. While the students' motivation in learning mathematics in MI Hidayatul Muta'alimin is lacking. The lack of student motivation due to low spirit of student learning, it can happen for two reasons. The first reason is due from yourself, the second reason could be caused from outside of that classroom conditions less conducive and less creative teachers in the mathematics classroom pembelaran. Thus, creativity is applied in the process of teachers to teach mathematics to motivate students. The purpose of this research to know the teachers 'creativity, to know the motivation of the students, and to determine how much influence the creativity of teaching teachers to students' motivation. This research is a quantitative research study design One Shot Case Study.Data collection techniques such as questionnaires, meanwhile the data analysis technique used is simple regression test. Data were analyzed by descriptive, descriptive study reveals the description / overview / actual conditions / facts of the variables studied, where both variables were measured by using a questionnaire. Research results obtained are found influence teachers' creativity on the students motivation v classes in mathematics in MI Hidayatul Muta'alimin Cirebon, wheret = 5,857, when compared with ttable(df = n-2, 36-2 = 4, namely 2.032), thent> ttable, then Ha accepted and H0 is rejected. The magnitude of the effect can be seen from thetable summarymodels wherein R Square = 0.502, the effect of which is 0,502x100% 50.2%, so large influence exerted teaching creativity of teachers to students' motivation is at 50.2% Keywords: Creativity teacher's teaching, student learning motivation
Pengaruh Metode Permainan Rangking Satu Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V di MI Neegeri Kota Cirebon Nurfriana, Sekar; Patimah, Patimah; Rokhmah, Ummi Nur
Indonesian Journal of Elementary Education (IJEE) Vol 4, No 1 (2022): April 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.33 KB) | DOI: 10.24235/ijee.v4i1.10963

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan rangking satu dengan hasil belajar IPS siswa kelas V di MI Negeri Kota Cirebon. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain penelitian one group pretest postest design . Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V MI Negeri Kota Cirebon. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dengan jumlah responden 21 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes isian yang terdiri dari 10 soal yang diberikan pada pretest dan posttest , observasi, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis melalui uji N-gain, dan uji beda meliputi uji normalitas, homogenitas dan uji t menggunakan program SPSS versi 16.0untuk jendela . hasil berdasarkan penelitian, diperoleh hasil belajar pretest siswa sebesar 45,23 dan hasil belajar postest siswa sebesar 89,52 . Berdasarkan penelitian hasil uji t menggunakan program SPSS versi 16.0 for Windows nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05 dengan demikian terdapat pengaruh metode permainan rangking satu dengan hasil belajar IPS kelas V hal ini didukung dengan hasil uji N-gain sebesar 0,84 dengan kategori tinggi artinya peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode permainan rangking satu tergolong efektif dan baik.
Co-Authors Aam Amaliah Aceng Jaelani, Aceng Achmad Fauzi Achmad Reza Hutama Al Faruqi Adelia, Raden Ayu Dhiyaa Alwi, Mujahid Aminuyati Anindita Pratiwi Hidayat anti, hasryanti Asni Asni Asrini, Putri Puji Atikah Syamsi Atikoh, Nur Aulia, Rahmah Athaya badar, badar Barus, Bela Batoteng, Gloria Adelaide Batoteng, Hendrik Bima Sakti, Mohammad Djaya Aji Citra, Mela Dwi Deviriani, Mega Dwi Anita Alfiani, Dwi Anita Eka Kartika Fadia, Lulu Faisal Abdullah Farahdiba Rahma Bachtiar, Farahdiba Rahma Fatta, Muh. Irsyad Fitriani, Eva Gassing, Abdul Qadir Hadriani, Hadriani Halim Talli, Halim Hamsir Hamsir Hanafi, Darmawati Hasana, Pitri Inayatul Ummah Istiqamah, Istiqamah Iswanto, Yuni Jafar, Usman Jannah, Minhatul Khasanah, Lutfiatul KK, Indra Frana Jaya Kurniasari, Indri Kurniati Kurniati Kusumawati, Eko Laily, Idah Faridah Lathifah, Lathifah Lia Pratiwi Maknun, Lu'luil Mansur, Nurlaela Masriana Masnun, Moh Mudiyanto, Heru Muhammad Suhufi, Muhammad Mulyadi, Didi Nasution, Lailan Azmi Nur Atikoh Nurfriana, Sekar Nurhayati, Tati Okianna Okianna Pasaribu, Novita Sari Pratiwi, Penti Meka Purwaningtyas, Dhita Ayomi Rachmawati Rachmawati Rahman, Gajali Rasya, Meilani Meilanirasya Rezkiawan, Muhammad Alief Rizkilah, Waeni Roisah Turrokhmah Rokhmah, Ummi Nur Rudy Agung Nugroho Rummantie, Lalita Sabara Sabara, Sabara Siregar, Pani Akhiruddin Siti Saniah Sri Watini Sudaryono Sudaryono Sukma, Melati Supardin Supardin, Supardin Surahman Surahman Suraya, Citra Syaputra, Nor Ilman Tamaulina Br Sembiring Tarimana, Siti Nurul Fatimah Uswatun, Uswatun Yaya Kiswaya Yusran, Dina Fatimah