Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas IV SD Inpres Perumnas Uluindano Tomohon Toisi, Dyah Putri Cahyani; Rorimpandey, Widdy H.; Kaunang, Magdalena J.
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11353072

Abstract

This research aims to improve the Indonesian language learning outcomes of class IV students at Perumnas Uluindano Tomohon through a problem based learning model on the sub-theme Me and My Dreams, a classroom action research method, which consists of planning, implementation, observation, reflection. The research subjects were fourth grade students at SD Inpres Perumnas Uluindano. Data analysis techniques are tests and observations. The research results showed that the achievement in cycle I was 58.5% and in cycle II the results achieved were 84.5%. It can be concluded that the application of the problem based learning model can improve student learning outcomes in Indonesian language subjects in the material Me and My Dreams which can be seen in student learning outcomes in cycle I only reaching 58.5% so it does not meet the KKM and increases in cycle II to 84 .5% so that it meets the KKM criteria
Penerapan Model Pembelajaran Picture And Picture Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Ipa di Kelas II SD Inpres Perumnas Uluindano Tomohon Tesa, Mokoginta Fili; Rawis, Joulanda A.M.; Rorimpandey, Widdy H.F
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11353164

Abstract

The aim of the research is to improve science learning outcomes through the Picture and Picture learning model in class II of SD Inpres Perumnas Uluindano. The research method is Classroom Action Research (PTK). The research subjects are all class II. This research was carried out in two cycles. Data collection techniques in this research are observation and tests. Data analysis to determine student learning outcomes, whether they have met the criteria for learning completeness or not. The results of the research by applying the Picture and Picture model in science learning showed that the achievement in cycle I was 58.5% and the achievement in cycle II was 84.5%. Based on the results from cycle I to cycle II, it turns out there has been an increase. The conclusion of the research is that the application of the Picture and Picture model can improve student learning outcomes in science subjects in class II of SD Inpres Perumnas Uluindano. It is recommended that the application of the Picture and Picture model can be a reference material for teachers to improve student learning outcomes and can be applied as a learning model that can be used in science teaching and learning activities.
Penerapan Model Pembelajaran Make A Match Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ips Siswa Kelas V SD Negeri Saronsong Kolopita, Riksan; Rorimpandey, Widdy H; Lompoliuw, Bobby A.
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11353255

Abstract

The aim of this research is to improve student learning outcomes in social studies subjects through a Make A Match based learning model. This research uses the Classroom Action Research Method (PTK) which consists of planning, implementation, observation, reflection. The subjects of this research were class V students at Saronsong State Elementary School with a total of 13 students, consisting of 9 boys and 4 girls. Data collection techniques are written tests and observations. This research was carried out in 2 cycles. The research results showed that the first cycle achieved 64.23% learning completeness, and the second cycle reached 85.38%. Thus, it can be concluded that the application of the Make A Match model can improve student learning outcomes in social studies subjects on types of economic activities.
Penerapan Model Problem Based Learning (Pbl) Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas 1 Di Gmim 1 Kiawa Rawis, Ivijinia Linmey Tigaulin; Mangantes, Meisie L.; Rorimpandey, Widdy H.F
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 10 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11559604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa di kelas I SD GMIM I Kiawa melalui model pembelajaran Problem based learning (PBL). Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan langkah- langkah : 1. Perencanaan, 2. Pelaksanaan Tindakan, 3. Observasi, dan 4. Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SD GMIM 1 KIAWA. Waktu penelitian di laksanakan pada semester II tahun pembelajaran 2023/2024.. Data yang dikumpulkan oleh peneliti adalah melalui catatan observasi dan hasil evaluasi yang dilakukan sejak awal penelitian sampai dengan siklus II bersama dengan mitra kolaborasi/ Guru kelas. Teknik analisis data menggunakan rumus KB= T/Tt × 100%. Hasil yang diperoleh siswa pada siklus I yaitu hanya mencapai 66,66 % sedangkan pada siklus meningkat mencapai 90%. Kemampuan dan peningkatan yang terjadi selama II siklus menunjukkan bahwa melalui pelaksanaan penelitian tindakan dengan menggunakan model Problem based learning (PBL) pada pembelajaran bahasa Indonesia tentang Mengenali dan menguasai kosakata terkait dengan topik kebersihan, menunjukkan keberhasilan yang memuaskan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif atau mampu meningkatkan kemampuan membaca kelas I SD GMIM 1 Kiawa.
Penerapan Metode Quantum Learning Materi Ekosistem Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Kristen 3 Bangunan Wuwuk Liode, Lily; Katuuk, Deitje A.; Rorimpandey, Widdy H. F.
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.12460718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui metode Quantum Learning pada siswa kelas V SD kristen 3 Bangunan Wuwuk. Penelitian menggunakan penelitian Tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek pada penelitian ini siswa kelas V SD Kristen 3 Bangunan Wuwuk yang berjumlah 16 orang siswa yang terdiri dari 10 laki-laki dan 6 perempuan. Data tentang kegiatan pembelajaran di kelas diperoleh dari pengamatan guru dalam mengelola pembelajaran, dan tes hasil belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan tes dan lembar observasi. Data yang diperoleh diolah dan menggunakan teknik analisis dengan kriteria ketuntasan belajar yang telah ditentukan. Analisis data guna mengetahui hasil belajar siswa, apakah telah memenuhi kriteria ketuntasan belajar atau tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menerapkan metode quantum learning dalam pembelajaran IPA diperoleh hasil capaian pada siklus I 62,5 % dan capaian pada siklus II 78,4%. Berdasarkan hasil analisis data capaian pada siklus I dan II ternyata mengalami peningkatan, sehingga dapat disimpulkan bahwa menerapkan metode Quantum Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas V SD Kristen 3 Bangunan Wuwuk.
Penguatan Karakter Anti Perundungan di SD Inpres Telap dalam Tinjauan Filsafat Pendidikan Humanisme dan Etika Kepedulian Rorimpandey, Widdy H.F; Soputan, Clara Cindy
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.13584

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar berperilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengutan karakter anti perundungan di SD Inpres Telap dalam tinjauan filsafat Pendidikan humanisme dan etika kepedulian. Perundungan di sekolah dasar dapat terjadi dalam berbagai bentuk seperti verbal, fisik, maupun psikologis, yang secara signifikan mempengaruhi perkembangan emosional dan sosial peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan karakter anti perundungan di sekolah Dasar sangat penting dalam pengelolaan lingkungan belajar yang aman. oleh karena sekolah berkontribusi sebagai ranah etika yang dapat mewujudkan lingkungan aman, inklusif, dan mendukung pembentukan perilaku anti perundungan di sekolah Dasar Inpres Telap.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa di Kabupaten Minahasa Lontoh, Apeles Lexi; Rorimpandey, Widdy; Wua, Telly
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): JUNI 2025 JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based learning PjBL terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi dan pengaruh motivasi berprestasi terhadap kemampuan berpikir nbsp;tingkat nbsp;tinggi Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen penelitian eksperimen merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh sebagai perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan Desain penelitian yang digunakan yaitu Non Equivalent Control Group< em> Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama yang menjadi Sekolah Penggerak di Kabupaten Minahasa kelas IX Terdapat dua sekolah penggerak tingkatan Sekolah Menengah Pertama SMP yaitu SMP N 1 Kawangkoan Teknik nbsp; yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi angket dan tes nbsp; Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik inferensial parametrik Pada uji hipotesis ini menggunakan taraf signifikasi 0 05 Hasil penelitian menunjukkan bahwa model project based learning < em> PjBL lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas IX SMPN 1 Kawangkoan Nilai rata rata siswa yang dibelajarkan dengan model PjBL sebesar 33 47 sedangkan nilai rata rata siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional sebesar 27 14 Selanjutnya kemampuan berpikir tingkat tinggi yang memiliki motivasi berprestasi tinggi lebih unggul dibandingkan dengan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah Pada kelas yang diterapkan model PjBL rata rata kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan motivasi berprestasi tinggi sebesar 44 45 dan motivasi berprestasi rendah sebesar 27 14 sedangkan pada kelas yang diterapkan model konvensional rata rata kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan motivasi berprestasi tinggi sebesar 42 00 dan motivasi berprestasi rendah 26 25 < p>
Persepsi Guru SD tentang Pemanfaatan Deep Learning untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa Atalya Cherin Dwi Hamber; Jamalri Pajow; Aurike Aneke Novita Korua; Iryanti Sili; Widdy H. F. Rorimpandey
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v5i1.6547

Abstract

This study aims to describe elementary school teachers’ perceptions of the use of deep learning in enhancing students’ digital literacy. The research employed a qualitative approach with a case study design conducted at SD Negeri 2 Tomohon. The research participants consisted of elementary school teachers selected through purposive sampling based on their involvement in technology-integrated learning activities. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and document analysis. The data were analyzed using qualitative data analysis procedures, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that teachers generally hold positive perceptions of deep learning as a learning approach that promotes deeper conceptual understanding, increases student engagement, and supports the development of digital literacy skills. However, the implementation of deep learning at the elementary school level still encounters several challenges, such as limited teachers’ conceptual understanding, differences in students’ digital competencies, and inadequate supporting facilities. Despite these challenges, teachers believe that the integration of deep learning with digital technology has the potential to improve the quality of learning when supported by continuous professional development and appropriate school policies. This study contributes to the growing body of research on teachers’ perceptions of technology-based instructional innovations in elementary education.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Rorimpandey, Widdy H.F; Mascarinhas, Mariyanti Toya; Robot, Glendra; Mongkol, Sagita Healthy; Kapahang, Falda Freiti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar pada materi proses dalam tubuh manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa kelas V SD Inpres Tondano yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 20 siswa. Kelas eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan Project Based Learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data dianalisis melalui uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Hasil uji t independen menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (Sig.<0,05), yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar pada materi proses dalam tubuh manusia.
TEACHER MISCONCEPTIONS IN DEEP LEARNING ORIENTED INSTRUCTION AND THEIR REMEDIATION THROUGH INSTRUCTIONAL MODULES AND COLLABORATIVE MENTORING Buniahe, Ridwain Stepi; Rorimpandey, Widdy H.F; Monigir, Norma
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 2 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i2.7946

Abstract

This study is grounded in the persistent presence of pedagogical misconceptions among teachers in implementing deep learning–oriented instruction, which leads to inaccuracies in both instructional design and classroom practice. These misconceptions extend beyond technical issues and reflect deeper conceptual misunderstandings, particularly in relation to learning principles, learning experiences, instructional syntax, and the integration of digital technologies. This study aims to identify the forms of teachers’ pedagogical misconceptions and to examine how these can be addressed through instructional modules and collaborative mentoring. A qualitative approach was employed, with data collected through classroom observations, in-depth interviews, and document analysis. Data were analyzed using an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that teachers’ pedagogical misconceptions are structural in nature and manifest across multiple dimensions of instruction. Teachers tend to conflate learning principles with learning activities, interpret learning experiences merely as sequences of tasks, organize instructional syntax in a fragmented manner, and utilize digital technology in a predominantly instrumental way. The intervention, implemented through instructional modules and collaborative mentoring, demonstrates a gradual yet transformative improvement in teachers’ pedagogical understanding. This study concludes that addressing pedagogical misconceptions requires an integrated approach that combines conceptual reinforcement with reflective processes facilitated through collaborative mentoring.
Co-Authors Agnes Maria Goni Amiana M. Mogot Apeles Lexi Lontoh Atalya Cherin Dwi Hamber Aurike Aneke Novita Korua Ayomi Fatwa Buniah, Ridwain S. Buniahe, Ridwain Stepi Chabelita Kaat Chrisnanda Y.Y. Kasenda Christy Marchella Deting Damopolii, Janet Kezia Deddy F. Kumolontang Deitje A. Katuuk Deitje Adolfien Katuuk Ester, Kartini Ferawati Maaluas Fientje Oentoe Hadi Suryanto Hadi Suryanto Hetty J Tumurang Iryanti Sili Isabela Maranatha Gosal Jamalri Pajow Jeanne M. Mangangantung Jeffry Sony Junus Lengkong Johanes D.C Karundeng Joulanda A. M. Rawis Jovanka M. Wua julduz ruland paus Julia Tangkilisan Juliana Margareta Sumilat Juliana Tagupia Kaesang, Anastasia I. Kamasaan, Asmaul Husna U. Kapahang, Falda Freiti Kaunang, Magdalena J. Kolopita, Riksan Legi, Moses Y. Legi, Mozes Liando, Maxie A. J. Liando, Mayske R. Liando Liode, Lily Lompoliuw, Bobby A. Longkutoy, Novita Mahagia, Febriany A. Mangantes , Meisie L Manggribeth, Stacy N. Margareta O. Sumilat Margareta Oktavia Sumilat Martinus M Krowin Mascarinhas, Mariyanti Toya Mayske Rinny Liando Mentiani, Ni Nyoman Mersty Rindengan Modeong, Irshandy Mongdong, Romi Junior Mongkol, Sagita Healthy Moningka, Marcellah Olviana Non Norma Monigir Norma Monigir Norma N. Monigir Palendeng, Francisca G. Pangkey, Celline Philotheus E. A. Tuerah Pongayow, Paulina Ester Posumah, Putri Wulan Teresa Pricilian Lumintang Rawis, Ivijinia Linmey Tigaulin Richard Daniel Herdy Pangkey RISAL M. MERENTEK Robot, Glendra Rr Sri Kartikowati Saldrak, Wanda Natalin Sarah Warring Selti Wentian Siruru Siruru Siruru, Siruru Soputan, Clara Cindy SULASTRI Sulastri Tambunan, Emi Napita Tandayu, Megita Prity Tempay, Tiara Junistri Katrin Tesa, Mokoginta Fili Toisi, Dyah Putri Cahyani Wawan Gunawan Wilar, Feibe Imelda Wua, Telly Yarona, Sarah Miryam yusak ratunguri ZOYA F. SUMAMPOW