Claim Missing Document
Check
Articles

Penampilan Fenotipik dan Analisa Korelasi pada 10 Galur Ciplukan (Physalisangulata L.) Lestari, Linda Dwi; Adiredjo, Afifuddin Latif; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 12 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ciplukan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan mempunyai nilai jual yang tinggi. Berdasarkan potensi tersebut, perlu pengembangan dari domestikasi tanaman liar menjadi tanaman budidaya dan meningkatkan kapasitas genetik melalui program pemuliaan tanaman.Kapasitas genetik dapat menyusun sebuah karakter yang saling mempengaruhi, sehingga bisa dihitung menggunakan korelasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari penampilan fenotipik dan korelasi beberapa karakter pada 10 galur ciplukan. Bahan yang digunakan adalah 10 galur ciplukan, kompos, Urea, SP36, dan KCl. Penelitian menggunakan barisan tunggal dengan perlakuan terdiri dari 10 galur ciplukan dalam 1 baris terdiri dari 9 tanaman. Data kuantitatif dianalisis menggunakan korelasi dan regresi sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif. Penelitian dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang pada bulan Februari-Juni 2017. Karakter kuantitatif didapatkan nilai koefisien variasi tertinggi pada bobot buah per tanaman sebesar 46,55% dan terendah pada panjang buah sebesar 6,81%. Nilai korelasi positif tertinggi terdapat pada hubungan jumlah buah per tanaman dan bobot buah per tanaman sebesar r = 0,99. Sedangkan nilai korelasi negatif tertinggi terdapat pada hubungan jumlah biji dan padatan terlarut total sebesar r = -0,57. karakter kualitatif memiliki penampilan yang berbeda seperti tipe pertumbuhan, betuk daun, batas gerigi daun, letak tangkai daun, tipe tangkai bunga, rambut ruas dan warna buah saat panen.
Hubungan Antar Karakter Komponen Hasil dengan Hasil pada Tanaman Ciplukan (Physalis sp.) Khoiriyah, Lulu Lazimatul; Waluyo, Budi; Respatijarti, Respatijarti
Produksi Tanaman Vol. 6 No. 12 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ciplukan (Physalis sp.) merupakan tanaman yang telah banyak diketahui oleh sebagian besar penduduk di Indonesia dan telah banyak dibudidayakan baik di Indonesia maupun mancanegara. Pemuliaan tanaman merupakan suatu kegiatan dari budidaya pertanian untuk mengembangkan tanaman ciplukan. Dalam tahapan seleksi sering ditemukan masalah dalam menentukan pilihan terhadap kriteria yang dianggap unggul, sehingga perlu diketahui hubungan antara komponen hasil dengan hasil ciplukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antar karakter komponen hasil dengan hasil pada tanaman ciplukan. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah pupuk serta fungisida dan 34 aksesi ciplukan dan data dianalisis dengan analisis korelasi menggunakan tabel ragam dan koragam. Penelitian dilakukan Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 1 Maret – 25 September 2017. Berdasarkan analisis korelasi terhadap komponen hasil dan hasil ciplukan memiliki hubungan yang berkorelasi positif dan negatif serta tidak menunjukkan adanya hubungan korelasi. Terdapat hubungan yang nyata antara karakter bobot buah per tanaman dengan karakter tinggi batang tanaman, diameter batang tanaman, jumlah bunga per cabang, jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, jumlah buah segar per tanaman, bobot buah segar per tanaman, panjang tangkai buah, dan derajat kemanisan buah.
Korelasi antara Hasil dan Komponen Hasil Ercis (Pisum sativum L.) Pamulatsih, Dila; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 5 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perakitan varietas unggul ercis perlu dilakukan untuk mengurangi peningkatan permintaan impor ercis di Indonesia. Peningkatan efisiensi seleksi tanaman dapat menggunakan pendekatan korelasi antara komponen hasil dan hasil ercis. Komponen hasil yang memiliki keeratan hubungan dengan hasil dapat digunakan sebagai karakter seleksi tidak langsung untuk meningkatkan hasil. Oleh karena itu dilakukan penelitian ercis untuk mempelajari korelasi genetik dan fenotip antara komponen hasil dan hasil ercis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2018 di lahan Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu 37 genotip ercis. Hasil korelasi antara komponen hasil dan hasil panen segar terdapat 13 karakter yang memiliki korelasi genetik dan fenotip yaitu, panjang ruas, diameter batang, jumlah daun, panjang polong, lebar polong, tebal polong, berat biji per polong, jumlah biji per polong, panjang biji, lebar biji, tebal biji, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman, dan jumlah biji. Analisis korelasi antara komponen hasil dan hasil panen kering ercis menunjukkan adanya 11 karakter yang memiliki korelasi genetik dan fenotip. Karakter tersebut diantaranya: panjang ruas, jumlah daun, jumlah bunga per tanaman, berat polong per tanaman, panjang polong, tebal polong, jumlah biji per tanaman, berat biji per polong, jumlah biji per polong, berat 100 biji dan lebar biji.
Fenologi dan Penampilan Karakter Morfo-Agronomi Galur-Galur Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Cholchisine Treatment 5 (CT5) Putri, Galuh Rahma Prandiny; Waluyo, Budi; Ardiarini, Noer Rahmi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 5 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak kepyar adalah tanaman dari familli Euphorbiaceae yang dapat tumbuh pada lahan kering dan marginal untuk tanaman lain. Ekspor jarak kepyar di Indonesia pada tahun 2010 sampai 2012 masih berada jauh dibawah nilai impornya. Hal ini disebabkan karena kurangnya informasi mengenai genetik yang tersebar dan keterbatasan bahan tanam. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari keragaman fenologi karakter morfo-agronomi tanaman jarak kepyar generasi ke-5 (CT5). Penelitian dilaksanakan di Kepuharjo, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, padabulan Januari sampai dengan Mei 2018.Bahan yang digunakan adalah 20 galur CT5, pupuk Urea, KCL, dan SP36. 20 galur jarak kepyar yang digunakan merupakan generasi ke-5 (CT5) hasil dari keturunan perlakuan kolkisin. Setiap nomor galur terdapat 6 tanaman dan diulang sebanyak 2 kali dengan jarak tanam 100x100 cm. Penga-matan fenologi adalah pola pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah ruas daun, jumlah daun gugur, dan panjang tandan, karakter morfologi dan agronomi. Data yang didapatkan dianalisis secara deskriptif dengan nilai rerata, varian, standar deviasi, dan koefisien variasi.Hasil koefisien variasi menunjukkan 20 galur jarak kepyar memiliki nilai KV dibawah 30% artinya termasuk kedalam kategori rendah dan sedang. kategori koefisien variasi sedang adalah panjang batang utama, berat buah, dan berat total biji. Hasil pengamatan karakter morfologi menunjukkan dari 32 karakter, terdapat 3 karakter yang menun-jukkan keseragaman dan 29 karakter yang lainnya menunjukkan keragaman. Pola pertumbuhan tanaman menunjukkan bahwa 20 galur jarak kepyar menunjukkan pola pertumbuhan yang bervariasi.
Penampilan Galur-Galur Harapan Jarak Kepyar (Ricinus communisl.) Hasil Perlakuan Kolkisin Generasi CT4 Rarasatidan, Maharani Gadis; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 5 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi tanaman jarak kepyar sebagai komoditas industri memiliki nilai yang tinggi, namun ketersediaan akan varietas unggul sangat terbatas. Oleh karena itu perlu dikembangkan varietas jarak kepyar yang memiliki produktivitas hasil yang tinggi baik dalam bentuk buah ataupun biji. Perakitan varietas unggul yang memiliki produktivitas tinggi merupakan upaya untuk mening-katkan hasil panen biji jarak kepyar. Penelitian dilakukan di Kepuharjo, Karang-ploso, Malang pada bulan April-September 2017 dengan bahan tanam25 galur jarak kepyar. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok, aksesi yang diuji sebanyak 25 tanaman diulang dua kali dengan jarak tanam 90 x 50 cm. Parameter yang diamati berupa karakter agronomi (batang, daun, bunga, buah, dan biji). Data dianalisis menggunakan analysis of variance pada taraf 0,05 dengan uji lanjut Scott Knott. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur harapan C856(CT4)-5[(M)], C864(CT4)-6[(T0 E)] dan C864(CT4)-9[(2)] mempunyai potensi hasil tinggi.
Keragaman Berkas Pembuluh Xilem-Floem dalam Hubungannya dengan Komponen Hasil dan Hasil pada Galur-Galur Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Colchicine Treatment 5 Aikmelisa, Rizka; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 5 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak kepyar salah satu tanaman yang mengandung minyak yang berpotensi sebagai biofuel, kosmetik dan biofarmaka. Tanaman ini belum diteliti secara luas, oleh karena itu perlu pengembangan varietas unggul untuk peningkatan hasil jarak kepyar. penelitian dilakukan di lahan pertanian Desa Kepuharjo Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur dan Laboratorium Pemuliaan Tanaman pada bulan Januari–Mei 2018 dengan menanam 20 galur-galur jarak kepyar colchicine treatment 5 dengan 2 ulangan dengan jarak tanam 100cmx100cm. Terdapat 24 variabel pengamatan dengan dua ulangan. Hasil analisis varian menunjukkan jumlah xilem-floem mempunyai keragaman yang nyata. Nilai koefisien variasi genetik (KVG) dan nilai koefisien variasi fenotip (KVF) pada jumlah xilem-floem yaitu berkreteria sedang. Jumlah xilem-floem berkorelasi nyata dengan diameter batang atas, panjang tangkai, diameter ruas, diameter tangkai daun, panjang bunga, panjang biji.
Parameter Genetik dan Penampilan Karakter Agronomi Galur-Galur Jarak Kepyar (Ricinus communis L.) Perlakuan Kolkisin Generasi 5 Bimantara, Yusuf Mufti; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 5 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak kepyar (Ricinus communis L.)  dapat dibudidayakan di daerah kering dan marginal untuk tanaman lain. Produksi jarak kepyar di Indonesia semakin menurun mulai dari tahun 2011 sampai 2014. Hal ini menunjukkan dibutuhkan peningkatan produksi yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari keragaman genetik dan fenotip karakter tanaman jarak kepyar generasi ke-5 (CT5), dan mempelajari heritabilitas karakter tanaman jarak kepyar generasi ke-5 (CT5). Penelitian telah dilaksanakan di Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Mei 2018.Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 galur CT5, pupuk SP36, Urea, dan KCL. Bahan tanam yang digunakan adalah 20 galur jarak kepyar perlakuan kolkisin generasi ke-5 (CT5) masing-masing galur terdapat 6 tanaman dengan 2 kali ulangan dengan jarak tanam 100x100 cm. Pengamatan yang dilakukan untuk pendugaan nilai heritabilitas adalah karakter-karakter kuantitatif. Hasil analisis varians menunjukkan hasil yang sangat nyata dan nyata. Hasil analisis yang tidak nyata didapatkan pada karakter diameter batang atas dan berat tandan. Nilai koefisien variasi genetik (KVG) dan koefisien variasi fenotip (KVF) dari hasil analisis didapatkan hasil yang berkriteria sedang hingga tinggi pada 20 karakter pengamatan, dan terdapat karakter diameter batang atas, berat tandan, dan tebal biji yang berkriteria rendah. Hasil pendugaan heritabilitas didapatkan 21 karakter yang memiliki heritabilitas tinggi dan karakter diameter batang atas dan berat tandan yang memiliki heritabilitas rendah.
Evaluasi Karakter 35 Genotipe Kacang Ercis (Pisum sativum L.) untuk Simulasi Pengujian Buss (Baru, Unik, Seragam, dan Stabil) Ardhani, Dhiya Nabilla; Waluyo, Budi; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 6 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ercis adalah sayuran yang bergizi tinggi. Impor ercis di Indonesia beberapa tahun terakhir meningkat, hal tersebut terjadi karena kebutuhan ercis yang tinggi namun tidak diimbangi dengan produksinya yang rendah. Rendahnya produksi ercis disebabkan karena budidaya ercis di Indonesia masih menggunakan benih hasil panen sebelumnya atau menggunakan benih unggul dari luar negeri. Permasalahan ini dapat diatasi dengan pengembangan varietas unggul. Varietas lokal dapat menjadi sumber genetik bagi perakitan varietas unggul di Indonesia. Sumber genetik dari varietas lokal tersebut telah diseleksi sesuai tujuan pemuliaan dan menghasilkan banyak galur, namun galur-galur tersebut belum memperoleh Perlindungan Varietas Tanaman (PVT). PVT penting bagi pemulia karena dapat memberikan berbagai manfaat. Varietas hasil pemuliaan akan memperoleh hak PVT apabila lolos uji BUSS (baru, unik, seragam, dan stabil). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi karakter baru, unik, seragam, dan stabil dari 35 genotipe kacang ercis sebagai simulasi pengujian BUSS.Penelitian ini dilaksanakan bulan Maret hingga Mei 2018 di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 37 perlakuan dan 3 kali ulangan. Varietas pembanding yang digunakan adalah Taichung Coklat dan Taichung Hijau. Variabel pengamatan terdiri dari karakter 35 kuantitatif serta 19 karakter kualitatif dan pseudokualitatif. Hasil pengamatan karakter kualitatif disajikan dalam bentuk data deskriptif. Keunikan karakter diuji menggunakan uji t dua sampel berbeda. Keseragaman dan kestabilan karakter diuji menggunakan perhitungan koefisien keragaman. Simulasi BUSS yang dilakukan mendapatkan hasil bahwa 35 genotipe termasuk baru dan unik, namun hanya dua genotipe yang lolos uji keseragaman dan kestabilan.
Interaksi Genotip X Lingkungan Tanaman Padi pada Cekaman Genangan Larasmita, Karina Ayu; Agustiani, Nur Wulan; Damanhuri, Damanhuri; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 7 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha pemanfaatan lahan tergenang sepanjang tahun dapat dilakukan melalui perakitan varietas unggul baru tahan cekaman genangan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui sifat morfologi padi yang toleran genangan dan berdaya hasil tinggi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2017 hingga April 2018 ber-tempat di Kebun Percobaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Subang. Penelitian terbagi menjadi 2 petak lahan yang berbeda, yaitu petak percobaan optimum dan petak percobaan genangan. Bahan tanam yang digunakan yaitu 10 genotip padi, dengan 2 varietas pembanding toleran dan peka. Data dianalisis menggunakan analisis ragam gabungan taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5% dan Indeks toleransi (STI) .Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi nyata antara genotip dengan lingkungan pada karakter umur berbunga, umur masak fisiologis, jumlah malai per rumpun, persentase gabah isi, bobot 1000 butir dan hasil panen.
Korelasi antara Komponen Hasil terhadap Hasil Beberapa Genotip Kacang Ercis (Pisum sativum L.) di Dataran Rendah Hikmah, Siti Nurul; Waluyo, Budi; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 7 No. 10 (2019)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang ercis merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan polongnya karena memiliki nilai gizi tinggi. Produksi kacang ercis di Indonesia masih tergolong rendah dikarenakan proses budidaya kacang ercis hanya difokuskan pada dataran tinggi saja. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi kacang ercis adalah pemilihan genotipe yang adaptif di tanam di dataran rendah. Analisis korelasi dapat digunakan untuk mengetahui keeratan hubungan antara komponen hasil dengan hasil sehingga sangat berguna dalam bidang pemuliaan tanaman yaitu melaui kegiatan seleksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara komponen hasil terhadap hasil tanaman kacang ercis di dataran rendah. Penelitian ini menggunakan rancangan Augmented Design dengan perlakukan 82 aksesi sebagai tanaman uji dan 3 sebagai tanaman cek (2 aksesi dan 1 varietas). Penelitian dilaksanakan di Lahan Seed Bank and Nursery Universitas Brawijaya di Desa Jatikerto, Kecamatan Romengan, Kabupaten Malang pada bulan Desember 2018 - April 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara 18 karakter komponen hasil terdapat hasil berat polong pertanaman dan berat biji pertanaman. Dari 18 karakter yang berkorelasi positif, yang memiliki nilai koefisien korelasi tinggi adalah tinggi tanaman, jumlah ruas, jumlah cabang, jumlah daun, umur panen, berat polong pertanaman, jumlah polong pertanaman, berat biji pertanaman, jumlah biji pertanaman, berat 100 biji, berat biji perpolong dan jumlah biji perpolong. Karakter yang memiliki nilai koefisien korelasi tertinggi artinya memiliki korelasi yang kuat antara karakter komponen hasil dengan hasil, Sehingga dalam melakukan seleksi genotip ercis yang toleran di tanam didataran rendah harus berdasarkan dengan karakter-karakter tersebut.
Co-Authors Addion Nizori Adiredjo, Afifuddin Latif Adiredjo, Afifuddin Latif Afina Reformasintansari Afina Reformasintansari Afina Reformasintansari, Afina Reformasintansari Agung Karuniawan Agung Kurniawan Agung Sri Darmayanti Agung Sri Darmayanti Agustiani, Nur Wulan Agustiani, Nur Wulan Aikmelisa, Rizka Aikmelisa, Rizka Alfannany, Ichsanuddin Noorsy Alfarina Kardiana Sari Alfia Nurfajrin Rohmatillah Amali, Mukhlash Amrul Mubarok Andrini , Anis Andy Soegianto Andy Soegianto Anggun Trisnanto Hari Susilo Anita Firdaus Anna Satyana Karyawati Annisa Farhah Resdiyanti Annisa Nur Ardhani, Dhiya Nabilla Ardhani, Dhiya Nabilla Ariesoesilaningsih, Endang Ariffin Ariffin Arifin Noor Sugiharto Arina, Bendang Sari Attaufiqy, Wahyu Alvian Rizqy Bakti, NH. Dias Prayudha Bakti, NH. Dias Prayudha Bamratama, Muhammad Rafi Bela Purnama Sari Belaffif, Mohammad Bahrelfi Bimantara, Yusuf Mufti Bimantara, Yusuf Mufti Br Ginting, Jesika Ekarina Chaireni Martasari Choirun, Annisa'u Daffa Dzakwan Pambudi Damanhuri Damanhuri Damanhuri Damanhuri Damanhuri Danniary Ismail Faronny Danniary Ismail Faronny Darmawan Saptadi Darmawan Saptadi Darmawan Saptadi Darmawan Saptadi Darmawan Saptadi, Darmawan Debataraja, Raymon BT Della Amelinda Chaniago Descha Giatri Cahyaningrum Dewi Nawank Sary Dian Siswanto Dianwari, Frieska Mayang Didik Hariyono Effendy Effendy Eggy Akhmad Armandoni Emi Budiyati, Emi Endang Arisoesilaningsih Eries Dyah Mustikarini Eryck Azwary Abraham Surbakti Eva Saulina Sihotang Fadhillah Laila, Fadhillah Fadila Nurhasanah Faidah, Ahmadah Fakhri Hafidh Faronny, Danniary Ismail Febriyanti, Vera Fildza Abidah Firdausi Firdausi Fitri Desmarianita Putri Frieska Mayang Dianwari Gigih Ibnu Prayoga Ginting, Jesika Ekarina Br Gita Novita Sari Hadi, Mohamad Iqbal Sohibul Hadi, Mohamad Iqbal Sohibul Hamzah, Addiena Mufidah Hanif, Zainuri Hanim, Faridha Hanna Sinthia Wati Siahaan Hariyati Khasanah Hatta Maulana Hera Livia Damara hidayat, iqbal Hidayati Nafi’ah, Hanny Hikmah, Siti Nurul Husni Thamrin Sebayang Ichsanuddin Noorsy Alfananny Iklillah Maulidiyah Warda Ilham_Prawira_Hasbi Intan Widia Santika Izmi Yulianah Jati Batoro Jati Batoro Khairiyah, Lulu Lazimatul Khasanah, Hariyati Khoiriyah, Lulu Lazimatul Khoiriyah, Lulu Lazimatul Kumar, Ajay Goel Kurniawan, Agus Prayitno Kurniawan, Ainur Rofiq Edy Kurniawan, Ainur Rofiq Edy Kurniawan, Puput Kurniawan, Puput Kuswanto Kuswanto . Kuswanto . Kuswanto Kuswanto Kuswanto, Kuswanto Lailatul Badriyah Larasmita, Karina Ayu Larasmita, Karina Ayu Lestari, Linda Dwi Lestari, Linda Dwi Lily Dasinta Norasary Putri Lulu Lazimatul Khoiriyah Mahmuddin Ridlo Maulana, Hatta Mayang Ayudya Handini Melati Julia Rahma Merlya Balbeid Merlya, Merlya Mertasari, Chaerani Mia Kosmiatin Mienanti, Devi Moch. Dawam Maghfoer Mohammad Jusuf Muhammad, Raihan Fadhil Mulyani, Prinsip Trisna Nevy Kusuma Dewi Ni'amul Albab, Muhammad Nihayati, Ellis Niken Kendarini Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Novita, Silvia Rizky Nunung Harijati Nur Azima Nur Indah Agustina Nurhalisah Nurhasanah, Fadila Nurul Aini Nurul Aini Oldisya, Oldisya Pamulatsih, Dila Pamulatsih, Dila Permatasari, Lalita Permatasari, Lalita Phubby Wilisaberta Phubby Wilisaberta Prameswari, Rosabela Sayu Praptoko, Regina Sotya Rahagi Prinsip Trisna Mulyani Puguh Irkhamhulhuda PUJI LESTARI Putra, Anggara Ista Putri, Fitri Desmarianita Putri, Galuh Rahma Prandiny Putri, Galuh Rahma Prandiny Putro, Agung Nugroho Rachma, Izza Azkiya Rahayu Mustika Putri Raihan Fadhil Muhammad Ramadhanti, Salsabila Rarasatidan, Maharani Gadis Rarasatidan, Maharani Gadis Ratna Santi Ratna Santi, Ratna Ratna Zulfarosda Rawina Saragih Raymon BT Debataraja Respatijarti Respatijarti Respatijarti Respatijarti Retno Mastuti Ricoh Darisman Sihombing Rohmatillah, Alfia Nurfajrin Rukmi, Kirana Rukmi, Kirana Sahrial Sahrial Santika, Intan Widia Saptadi, Darmawan Setiawan, Indra Karra Setyawan, Hendrix Yulis Shandila, Puji Shandila, Puji Sisca Fajriani Siti Nurul Hikmah Siti Suniah Sri Lestari Purnamaningsih Sumeru Ashari Sumeru Ashari Sumeru Ashari Sunaryo Sunaryo Suniah, Siti Surbakti, Eryck Azwary Abraham Susinggih Wijana Tati Nurmala Tatik Wardiyati Thoriq Ahmad Syauqy Tina , Siti Agus Triwiratno, Anang Utami, Putri Sri Wahyu Alfian Wahyu Widoretno Widyatama, Putri Devita Widyatama, Putri Devita Winismasari, Imtikhanna Dyanuar Winismasari, Imtikhanna Dyanuar Wiwin Sumiya Dwi Yamika Wiwin Sumiya Dwi Yamika Yanuar Danaatmadja, Yanuar Yulianti, Novi Dwi Yulianti, Novi Dwi Zainyah Salmah Arruum Zamzami, Ahmad Nabiel Zanetta, Chindy Ulima