Claim Missing Document
Check
Articles

Kodifikasi dan Deskripsi Tahapan Pertumbuhan Fenologi Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Menurut Skala BBCH Afina Reformasintansari, Afina Reformasintansari; Waluyo, Budi
Produksi Tanaman Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman merambat tahunan dari famili fabaceae yang diketahui memiliki banyak manfaat dan memiliki potensi besar untuk kalangan industri. Namun mengetahui manfaat serta potensi dari tanaman tersebut, informasi terkait siklus hidup atau fenologi bunga telang masih terbatas. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mempelajari tahap pertumbuhan fenologi tanaman bunga telang dan diharapkan dapat menjadi informasi dasar dalam perakitan varietas bagi pemulia tanaman dan praktik manajemen budidaya bunga telang. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan acuan dari skala BBCH (Biologische Bundesanstalt, Bundessortenamt and CHemical industry). Analisis data yang digunakan adalah statistika deskriptif yang diperoleh dari data observasi yang disajikan secara naratif deskriptif dan menggunakan skala BBCH dengan 3 digit nomor serta dokumentasi pada setiap fase yang diamati. Tahap pertumbuhan fenologi pada tanaman bunga telang meliputi seluruh siklus pertumbuhan, dimulai dari tahap perkecambahan hingga pematangan buah dan biji. Tahap pertumbuhan tanaman bunga telang dapat dideskripsikan menggunakan skala BBCH menjadi 8 dari 10 tahap pertumbuhan utama, yaitu tahap perkecambahan (tahap 0), penampakan daun (tahap 1), pemanjangan batang (tahap 3), munculnya perbungaan (tahap 5), berbunga (tahap 6), perkembangan buah dan biji (tahap 7), pematangan buah dan biji (tahap 8), dan penuaan (tahap 9). Masing-masing dari 8 tahap pertumbuhan utama dibagi menjadi beberapa tahap pertumbuhan sekunder yang dapat mendeskripsikan atau menggambarkan peristiwa yang lebih rinci dalam perkembangan fenologi tanaman bunga telang
Seleksi Kegenjahan dan Hasil Tinggi pada Ciplukan (Physalis angulata L.) Berdasarkan Nilai Kemajuan Genetik Novita, Silvia Rizky; Purnamaningsih, Sri Lestari; Khairiyah, Lulu Lazimatul; Waluyo, Budi
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid X Nomor 1 Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v10i1.396

Abstract

Parameter genetik merupakan komponen penting dalam pengembangan tanaman ciplukan (Physalis angulata L.) pada program pemuliaan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman, heritabilitas dan kemajuan genetik serta seleksi tanaman ciplukan berdasarkan karakter kegenjahan dan hasil panen. Penelitian dilaksanakan di greenhouse lahan percobaan, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang berada di Desa Jatimulyo, Malang dari bulan Juli hingga September 2021. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan 30 aksesi ciplukan dengan pengulangan 3 kali. Seleksi ciplukan dilakukan dengan metode statistik menggunakan uji-z dan intensitas seleksi 20% (i=1,40). Analisis ragam menunjukkan adanya perbedaan nyata untuk sebagian besar karakter agronomi ciplukan. Karakter agronomi dengan nilai KVG dan KVF tinggi yaitu jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, bobot buah dengan kelobot per tanaman dan bobot buah segar per tanaman. Karakter jumlah bunga per tanaman dan waktu panen pertama memiliki nilai heritabilitas tinggi sedangkan karakter dengan nilai kemajuan genetik tinggi yaitu jumlah bunga per tanaman dan bobot buah tanpa kelobot per tanaman. Seleksi fenotipik berdasarkan karakter waktu panen dan hasil diperoleh lima aksesi terpilih yaitu, aksesi A0103, B0201, B0302, B2003 dan E0201.
Karakterisasi dan Kelayakan Ekonomi Citrus aurantifolia kultivar ‘Nimas Agrihorti’ sebagai Komoditas Biofarmasi Potensial di Indonesia Budiyati, Emi; Waluyo, Budi; Maghfoer, Moch. Dawam; Kosmiatin, Mia; Triwiratno, Anang; Hanif, Zainuri; Andrini , Anis; Hanim, Faridha; Tina , Siti Agus
Buitenzorg: Journal of Tropical Science Vol 2 No 1 (2025): Vol. 2 No. 1 (2025): Buitenzorg: Journal of Tropical Science
Publisher : Innovation Centre for Tropical Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70158/buitenzorg.v2i1.17

Abstract

‘Nimas Agrihorti’ is a citrus cultivar developed to fulfil the increasing domestic demand for biopharmaceutical-grade citrus in Indonesia. Its development aligns with the growing public interest in health-promoting agricultural products. This study aimed to evaluate the morphological characteristics, chemical composition, and economic viability of ‘Nimas Agrihorti’ as a biopharmaceutical citrus. Field observations were conducted from June 2019 to October 2020 at the Banjarsari Experimental Field, Bayeman Village, Probolinggo, East Java. Morphological assessments followed the Descriptor List for Citrus by IPGRI, and chemical analyses were performed at the Post-Harvest Laboratory of Brawijaya University, Malang. Economic feasibility was assessed by calculating production costs and revenues over a 2-year cultivation cycle. ‘Nimas Agrihorti’ exhibited favorable morphological traits, including large fruit size (72–82 g), yellow skin, and sweet taste. Chemical analysis revealed vitamin C content of 34.8 mg/100 g and low acidity at 0.45%. The total production cost over 2 years was IDR 42,640,000.00 (equivalent to USD 2,584), with total revenue amounting to IDR 77,360,000.00 (equivalent to USD 4,688), resulting in a Revenue-Cost (R/C) ratio of 2.81. The combination of desirable morphological and chemical characteristics, along with strong economic returns, indicates that ‘Nimas Agrihorti’ holds significant potential for development as a biopharmaceutical citrus cultivar in Indonesia.   Keywords: citrus, cultivar, biopharmaceutical products, economic feasibility
Korelasi Antara Komponen Hasil dengan Hasil pada Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) Santika, Intan Widia; Waluyo, Budi; Ardiarini, Noer Rahmi
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi biji bunga matahari belum memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia, Salah satu upaya untuk mengingkatkan produksi biji bunga matahari adalah melalui seleksi yang memiliki hasil tinggi. Analisis korelasi digunakan untuk mengetahui hubungan karakter komponen hasil dan hasil prouksi biji bunga matahari. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari korelasi genetik dan korelasi fenotip karakter komponen hasil pada tanaman bunga matahari. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-September 2017 di Kepuharjo, Malang. Bahan penelitian terdiri dari 9 genotip bunga matahari yang berasal dari koleksi plasma nutfah Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Metode yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa  komponen hasil yang memiliki korelasi genetik dan fenotip nyata terhadap hasil adalah tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, inisiasi bunga, hari berbunga, diameter bunga, hari panen, total biji per bunga dan total biji per tanaman.
Pendugaan Jarak Genetik Berdasarkan Karakter Agromorfologi Genotip Jarak Kepyar Hasil Penerapan Kolkisin Generasi Ke-4 Khasanah, Hariyati; Waluyo, Budi
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak kepyar (Ricinus communis L.) adalah salah satu komoditi penghasil sumberdaya nabati yang banyak dimanfaatkan menyebabkan permintaan bijinya di berbagai negara meningkat. pendugaan jarak genetik diperlukan sehingga dapat dimanfaatkan dalam program pemuliaan tanaman. Tujuan penelitian untuk menduga keragaman karakter agromorfologi jarak kepyar hasil penerapan kolkisin generasi ke-4 (CT4) aplikasi kolkisin serta untuk mempelajari jarak genetik dan pengelompokan genotip jarak kepyar generasi CT4 aplikasi kolkisin berdasarkan karakter agromorfologi. Penelitian dilaksanakan di Kepuharjo, Malang pada bulan April sampai September 2017. Bahan yang digunakan adalah 25 genotip jarak kepyar generasi CT4 aplikasi kolkisin, pupuk kompos, dan pupuk Urea, SP36 dan KCl. Setiap genotip terdapat 8 tanaman dengan 2 kali ulangan, jarak antar tanaman 90 x 50 cm. Pengamatan jarak kepyar dilakukan dengan mengamati  karakter agronomi dan karakter morfologi. Terdapat keragaman karakter agromorfologi pada 25 genotip jarak kepyar generasi CT4 mencapai 92,64% yang melibatkan 16 komponen utama pertama. Karakter yang berkontribusi terhadap keragaman terdapat pada karakter tinggi tanaman, lebar tanaman, panjang tangkai daun, bobot tandan utama, jumlah buah tandan utama, bobot buah per tanaman, berat tandan sekunder dan tersier, jumlah biji tandan utama, bobot biji tandan sekunder dan tersier serta bobot biji per tanaman. Pengelompokan genotip berdasarkan 72 karakter agromorfologi pada genotip jarak kepyar CT4  terbagi menjadi 6 kelompok yang memiliki jarak genetik yang bervariasi dengan rentang 0 – 0,08. Genotip yang memiliki jarak genetik 0 terdapat pada genotip C1012(CT4)-18[(M)] dengan C1012(CT4)-19[(K)] serta genotip yang memiliki jarak genetik mencapai 0,08 adalah genotip C864(CT4)-7[(T0 I)] dengan C1012(CT4)-19[(K)].
Co-Authors Addion Nizori Adiredjo, Afifuddin Latif Adiredjo, Afifuddin Latif Afina Reformasintansari Afina Reformasintansari Afina Reformasintansari, Afina Reformasintansari Agung Karuniawan Agung Kurniawan Agung Sri Darmayanti Agung Sri Darmayanti Agustiani, Nur Wulan Agustiani, Nur Wulan Aikmelisa, Rizka Aikmelisa, Rizka Alfannany, Ichsanuddin Noorsy Alfarina Kardiana Sari Alfia Nurfajrin Rohmatillah Amali, Mukhlash Amrul Mubarok Andrini , Anis Andy Soegianto Andy Soegianto Anggun Trisnanto Hari Susilo Anita Firdaus Anna Satyana Karyawati Annisa Farhah Resdiyanti Annisa Nur Ardhani, Dhiya Nabilla Ardhani, Dhiya Nabilla Ariesoesilaningsih, Endang Ariffin Ariffin Arifin Noor Sugiharto Arina, Bendang Sari Attaufiqy, Wahyu Alvian Rizqy Bakti, NH. Dias Prayudha Bakti, NH. Dias Prayudha Bamratama, Muhammad Rafi Bela Purnama Sari Belaffif, Mohammad Bahrelfi Bimantara, Yusuf Mufti Bimantara, Yusuf Mufti Br Ginting, Jesika Ekarina Chaireni Martasari Choirun, Annisa'u Daffa Dzakwan Pambudi Damanhuri Damanhuri Damanhuri Damanhuri Damanhuri Danniary Ismail Faronny Danniary Ismail Faronny Darmawan Saptadi Darmawan Saptadi Darmawan Saptadi Darmawan Saptadi Darmawan Saptadi, Darmawan Debataraja, Raymon BT Della Amelinda Chaniago Descha Giatri Cahyaningrum Dewi Nawank Sary Dian Siswanto Dianwari, Frieska Mayang Didik Hariyono Effendy Effendy Eggy Akhmad Armandoni Emi Budiyati, Emi Endang Arisoesilaningsih Eries Dyah Mustikarini Eryck Azwary Abraham Surbakti Eva Saulina Sihotang Fadhillah Laila, Fadhillah Fadila Nurhasanah Faidah, Ahmadah Fakhri Hafidh Faronny, Danniary Ismail Febriyanti, Vera Fildza Abidah Firdausi Firdausi Fitri Desmarianita Putri Frieska Mayang Dianwari Gigih Ibnu Prayoga Ginting, Jesika Ekarina Br Gita Novita Sari Hadi, Mohamad Iqbal Sohibul Hadi, Mohamad Iqbal Sohibul Hamzah, Addiena Mufidah Hanif, Zainuri Hanim, Faridha Hanna Sinthia Wati Siahaan Hariyati Khasanah Hatta Maulana Hera Livia Damara hidayat, iqbal Hidayati Nafi’ah, Hanny Hikmah, Siti Nurul Husni Thamrin Sebayang Ichsanuddin Noorsy Alfananny Iklillah Maulidiyah Warda Ilham_Prawira_Hasbi Intan Widia Santika Izmi Yulianah Jati Batoro Jati Batoro Khairiyah, Lulu Lazimatul Khasanah, Hariyati Khoiriyah, Lulu Lazimatul Khoiriyah, Lulu Lazimatul Kumar, Ajay Goel Kurniawan, Agus Prayitno Kurniawan, Ainur Rofiq Edy Kurniawan, Ainur Rofiq Edy Kurniawan, Puput Kurniawan, Puput Kuswanto Kuswanto . Kuswanto . Kuswanto Kuswanto Kuswanto, Kuswanto Lailatul Badriyah Larasmita, Karina Ayu Larasmita, Karina Ayu Lestari, Linda Dwi Lestari, Linda Dwi Lily Dasinta Norasary Putri Lulu Lazimatul Khoiriyah Mahmuddin Ridlo Maulana, Hatta Mayang Ayudya Handini Melati Julia Rahma Merlya Balbeid Merlya, Merlya Mertasari, Chaerani Mia Kosmiatin Mienanti, Devi Moch. Dawam Maghfoer Mohammad Jusuf Muhammad, Raihan Fadhil Mulyani, Prinsip Trisna Nevy Kusuma Dewi Ni'amul Albab, Muhammad Nihayati, Ellis Niken Kendarini Noer Rahmi Ardiarini, Noer Rahmi Novita, Silvia Rizky Nunung Harijati Nur Azima Nur Indah Agustina Nurhalisah Nurhasanah, Fadila Nurul Aini Nurul Aini Oldisya, Oldisya Pamulatsih, Dila Pamulatsih, Dila Permatasari, Lalita Permatasari, Lalita Phubby Wilisaberta Phubby Wilisaberta Prameswari, Rosabela Sayu Praptoko, Regina Sotya Rahagi Prinsip Trisna Mulyani Puguh Irkhamhulhuda PUJI LESTARI Putra, Anggara Ista Putri, Fitri Desmarianita Putri, Galuh Rahma Prandiny Putri, Galuh Rahma Prandiny Putro, Agung Nugroho Rachma, Izza Azkiya Rahayu Mustika Putri Raihan Fadhil Muhammad Ramadhanti, Salsabila Rarasatidan, Maharani Gadis Rarasatidan, Maharani Gadis Ratna Santi Ratna Santi, Ratna Ratna Zulfarosda Rawina Saragih Raymon BT Debataraja Respatijarti Respatijarti Respatijarti Respatijarti Retno Mastuti Ricoh Darisman Sihombing Rohmatillah, Alfia Nurfajrin Rukmi, Kirana Rukmi, Kirana Sahrial Sahrial Santika, Intan Widia Saptadi, Darmawan Setiawan, Indra Karra Setyawan, Hendrix Yulis Shandila, Puji Shandila, Puji Sisca Fajriani Siti Nurul Hikmah Siti Suniah Sri Lestari Purnamaningsih Sumeru Ashari Sumeru Ashari Sumeru Ashari Sunaryo Sunaryo Suniah, Siti Surbakti, Eryck Azwary Abraham Susinggih Wijana Tati Nurmala Tatik Wardiyati Thoriq Ahmad Syauqy Tina , Siti Agus Triwiratno, Anang Utami, Putri Sri Wahyu Alfian Wahyu Widoretno Widyatama, Putri Devita Widyatama, Putri Devita Winismasari, Imtikhanna Dyanuar Winismasari, Imtikhanna Dyanuar Wiwin Sumiya Dwi Yamika Wiwin Sumiya Dwi Yamika Yanuar Danaatmadja, Yanuar Yulianti, Novi Dwi Yulianti, Novi Dwi Zainyah Salmah Arruum Zamzami, Ahmad Nabiel Zanetta, Chindy Ulima