Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN DIET DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT OEDEMA PASIEN CKD DI RUANG HEMODIALISA RSU KUMALA SIWI KUDUS Cholifah, Noor; Utomo, Setyo Puji; Rusnoto, Rusnoto; Laily, Nur
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.931

Abstract

Latar Belakang : Tingginya prevalensi Cronik Kidney Diases juga terjadi di Indonesia, Jumlah penderita cronik kidney diases di Indonesia pada tahun 2011 tercatat 22.304 dengan 68,8% kasus baru dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 28.782 dengan 68,1% kasus baru (PERNEFRI, 2012). Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) tahun 2013, gagal ginjal kronis masuk dalam daftar 10 penyakit tidak menular. Penanganan pasien dengan gagal ginjal biasanya dilakukan dengan dilakukan dialysis. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara diet dan aktivitas fisik dengan tingkat oedema pasien ckd di ruang hemodialisa rsu kumala siwi mijen kudus. Metode : penelitian ini berjenis Analitik korelasi dengan metode Cross sectional,sampel yang digunakan sebanyak 40 responden dengan teknik pengambilansampel Total Sampling dengan analisa Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian : ada hubungan Diet pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus dengan nilai p value 0.007 dan ada hubungan aktivitas fisik pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus dengan nilai p value 0.028. Kesimpulan : ada hubungan Diet pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala SiwiKudus dan ada hubungan aktivitas fisik pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELLITUS DAN PERILAKU PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN TIPE-TIPE DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS WERGU WETAN KABUPATEN KUDUS TAHUN 2012 Rusnoto, Rusnoto; Himawan, Rizka; Andriyani, Maulida
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang disebabkan oleh hormon insulin penderita yang tidak dapat mencukupi atau tidak efektif sehingga tidak dapat bekerja secara normal. Laporan data McCarty dan Zimmet menunjukkan, bahwa jumlah penderita DM di dunia dari 110,4 juta pada tahun 1994 melonjak 1,5 kali lipat (175,4 juta) pada tahun 2000, dan akan melonjak dua kali lipat (239,3 juta) pada tahun 2010 (Tjokroprawiro, 2006). Menurut survei yang dilakukan WHO, Indonesia menempati urutan ke-4 dengan jumlah penderita DM terbesar di dunia setelah India, Cina dan Amerika Serikat. Pada tahun 2025 penderita DM diperkirakan meningkat menjadi 12,4 juta penderita. Berdasarkan data Puskesmas Wergu Wetan Kudus penderita Diabetes Mellitus Pada tahun 2008 pasien yang menderita Diabetes Mellitus sebanyak 2467 orang, pada tahun 2009 sebanyak 3958 orang, pada tahun 2010 sebanyak 5730 orang. Tahun 2012 bulan Januari sebanyak 463 orang, bulan Februari sebanyak 477 orang dan pada bulan Maret sebanyak 491 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan tentang diabetes mellitus dan perilaku penderita diabetes mellitus dengan tipe-tipe diabetes mellitus di Puskesmas Wergu Wetan Kabupaten Kudus tahun 2012. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasi pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita Diabetes Mellitus tehnik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling yaitu secara acak dengan sampel sebanyak 50 responden. Analisis hasil penelitian menggunakan analisis dalam bentuk tabulasi silang (cross. Tab). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang diabetes mellitus dengan tipe-tipe diabetes mellitus dengan didapatkan t hitung (0,475) > t tabel (0,279) df : 50 dengan taraf signifikansi 5% dan  pvalue sebesar 0,003 di bawah 0,05. Dari hasil penghitungan contingency coefficient yang telah dilakukan terlihat bahwa hubungannya lemah. Adapun nilai contingency coefficient adalah 0,522. Ada hubungan antara perilaku penderita diabetes mellitus dengan tipe-tipe diebetes mellitus dengan t hitung (0,408) > t tabel (0,279) df : 50 dengan taraf signifikansi 5% dan  p value sebesar 0,006 di bawah 0,05. Dari hasil penghitungan contingency coefficient yang telah dilakukan terlihat bahwa hubungannya lemah. Adapun nilai contingency coefficient adalah 0,483.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN LAMANYA MENSTRUASI PADA MAHASISWA TINGKAT III PRODI DIII KEPERAWATAN YANG SEDANG MENGHADAPI UJIAN AKHIR PROGRAM TAHUN 2010 Himawan, Rizka; Rusnoto, Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : gangguan emosional, ketegangan, tekanan, kegelisahan, semuanya dapat membawa kepada gejalanya haid atau ketidaknormalan pendarahan pada rahim. Ini terjadi karena hypothalamus yang kemudian mempengaruhi siklus pelepasan hormone yang merangsang ovulasi menjadi terhalang, akibatnya mengarah kepada ketidakteraturan haid.  Keadaan mesntruasi yang tidak teratur dan gangguan-gangguan pada saat menstruasi ternyata juga sering dikeluhkan oleh mahasiswa tingkat 3 Prodi D3 Keperawatan STIKES Muhammadiyah.Tujuan penelitian : tujuan umum : Diketahuinya hubungan antara tingkat kecemasan dengan lamanya menstruasi pada mahasiswa tingkat III DIII keperawatan yang sedang mengahadapi ujian UAP di STIKES Muhammadiyah Kudus Tahun 2010. tujuan khusus : di ketahuinya Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat III prodi DIII Keperawatan Yang Sedang Menghadapi Uap Di Stikes Muhammadiyah Kudus Tahun 2010, di ketahuinya lamanya Menstruasi Pada Mahasiswa Tingkat III Prodi DIII Keperawatan Yang Sedang Menghadapi Uap Di Stikes Muhammadiyah Kudus Tahun 2010.Metode penelitian : jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa D III Keperawatan dengan sampel 36 orang yang diambil dengan tehnik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan metode pengumpulan data adalah angket. Analisa data untuk menguji hipotesa digunakan uji statistik spearman rank.Hasil penelitian : sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan berat (47,2%) dan mengalami lamanya hari menstruasi tidak normal (75%). Uji hipotesa diperoleh ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan lamanya hari menstruasi pada mahasiswa tingkat III prodi D 3 keperawatan yang sedang menghadapi ujian akhir program (Rho : 0,511 dan p value : 0,005).Kesimpulan : Ada hubungan tingkat kecemasan dengan lamanya hari menstruasi pada mahasiswa tingkat III prodi D 3 keperawatan di STIKES Muhammadiyah Kudus tahun 2010. Diharapkan semua pihak berkenan memahami masalah kesehatan reproduksi yang dialami oleh para mahasiswa sehingga proses belajar mengajar dapat lebih efektif lagi dengan metode yang mengarah kepada belajar santai namun dipahami.
HUBUNGAN KOMUNIKASI DAN PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN Rusnoto, Rusnoto; Purnomo, Muhammad; Utomo, Tri Puji
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.737

Abstract

Pendahuluan: kepuasan pasien merupakan indikator keberhasilan pelayanan keperawatan. Beberapa fenomena kepuasan pasien rawat inap bervariasi puasa dan tidak puas. Komunikasi yang efektif dan kualitas pelayanan keperawatan merupakan faktor yang berkontribusi pada kepuasan pasien.  Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan komunikasi dan pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien rawat inap. Metode: desain penelitian observasional cross sectional. Sampel sebanyak 90 responden dengan teknik consecutive sampling. Alat penelitian menggunakan kuesioner komunikasi, kuesioner pelayanan keperawatan, dan kuesioner kepuasan pasien yang telah teruji validitas dan reliabiltasnya. Analisis data bivariat menggunakan fisher exact test. Hasil: Karakteristik pasien rawat inap menunjukkan rerata umurnya 45,4 tahun, jenis kelamin 52,2% laki-laki, pendidikan terbanyak SMA (36,7%), dan 34,4% memiliki perkerjaan PNS/TNI/Polri. Hasil variabel penelitian menunjukkan 83,3% komunikasi baik, 96,7% pelayanan keperawatan baik, dan 95,6% pasien puas. Hasil uji statistik fisher exact test menunjukkan hubungan signifikan komunikasi dengan kepuasan pasien (p=0,001). Saran: perawat perlu mempertahankan komunikasi yang baik, cepat, dan tanggap agar menghasilkan kepuasan pasien rawat inap.
HUBUNGAN ANTARA KONDISI FISIK DAN KEPERCAYAAN IBU BAYI (USIA 1-5 BULAN) DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN IMUNISASI HB DI RB FATIMAH KUDUS TAHUN 2012 Rusnoto, Rusnoto; Astuti, pri; Azizah, Afriyanti Nurul
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya pemberian imunisasi dapat dilihat dari banyak balita yang meninggal akibat PD31, setidaknya setiap tahun 1,7 juta anak meninggal oleh penyakit yang sebenarnya dapat dicegah oleh vaksin yang telah tersedia. Upaya imunisasi perlu disertai dengan surveilans epidemiologi agar terjadinya peningkatan kasus penyakit atau terjadinya KLB dapat terdeteksi dan segera diatasi. Selain itu pengalaman seseorang juga bisa menjadi dasar pembentukan sikap dalam berperilaku terhadap kepatuhan mengimunisasikan anaknya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kondisi fisik dan kepercayaan ibu dengan kepatuhan pelaksanaan imunisai HB. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi kuantitatif  dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi (usia 1-5 bulan) ataupun ibu yang pernah mempunyai bayi dan diimunisasi di RB Fatimah Kudus. Menggunakan analisa data kuantitatif, analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji hipotesis melalui program SPSS. Hasil penelitian menyatakan adahubungan kondisi fisik dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB berdasarkan hasil uji statistik chi square X2 hitung sebesar (3,988) > X2 table (3,841) dengan df : 1 dan p value sebesar 0,046 dibawah 0,05 berarti H0 ditolak dan Ha diterima.Hubungan kepercayaan ibu dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB berdasarkan hasil uji statistik chi square X2 hitung sebesar (3,988) > X2 table (3,841) dengan df : 1 dan p value sebesar 0,046 dibawah 0,05 berarti H0 ditolak dan Ha diterima.Simpulan : Ada hubungan antara kondisi fisik dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB di RB Fatimah Kudus.Ada hubungan antara kepercayaan ibu bayi usia (1-5 bulan) dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB di RB Fatimah Kudus.Saran : Diharapkan dapat menjadi informasi bagi peneliti selanjutnya, institusi, ibu yang mempunyai bayi, dan lahan sehingga pelaksanaan imunisasi bisa terwujud sesuai yang diharapkan. 
HUBUNGAN HIPERKOLESTEROLEMIA, OBESITAS DAN RIWAYAT HIPERTENSI KELUARGA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA MEGAWON KUDUS Rusnoto, Rusnoto; Firman Setyono, Dick
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v9i1.408

Abstract

Latar Belakang : Tekanan darah pada seseorang tidak selalu dalam keadaan normal. Salah satu gangguan pada tekanan darah adalah hipertensi. Hipertensi merupakan ketidaknormalan tekanan darah pada seseorang berkaitan dengan tingginya tekanan darah yang melebihi batas normal. Faktor-faktor yang mempengaruhi hipertensi antara lain Hiperkolesterolemia, Obesitas, Riayat Hipertensi keluaraga, Usia, Jenis kelamin, Kebiasaan merokok, Konsumsi alkohol, Kurang olahraga, Pola asupan garam tinggi,dan Stress.Tujuan : Mengetahui adanya hubungan Hiperkolesterolemia, Obesitas, Dan Riwayat Hipertensi Keluarga Dengan Kejadian Hipertensi Di Desa Megawon Kudus Tahun 2016.Metode : penelitian ini menggunakan metode Crossectional dengan menggunakan bentuk rancangan pengambilan sampel secara acak. Populasi 91 responden Hipertensi, sampel 48 responden hipertensi. Uji statistic Spearmen.Hasil Penelitian : Didapatkan p value 0.000 (≤0.05),  nilai korelasi spearmen terhadap Hiperkolesterolemia dengan Hipertensi sebesar (0.762), Nilai korelasi spearmen Obesitas dengan Hipertensi sebesar (0.706) dan nilai korelasi spearmen Riwayat hipertensi keluarga dengan Hipertensi sebesar (0.734).Kesimpulan : Maka dapat disimpulkan bahwa HA diterima dan HO ditolak, jadi ada Hubungan Hiperkolesterolemia, Obesitas, Dan Riwayat Hipertensi Keluarga Dengan Kejadian Hipertensi Didesa Megawon Kudus Tahun 2016.
PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN FISIK DAN BIOLOGI TERHADAP KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI BP4 PATI Rusnoto, Rusnoto; Sukarmin, Sukarmin
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis  paru disebabkan  oleh Mycobacleriunt  tuberculosis'  Di Indonesia prevalensi Tuberkulosis  Paru sebesar  130 / 100.000,  Prevalensi  TB paru  klinis 0'8%dari  seluruh  penyakit  di lndonesia  dan 75%  penderita  TB paru  adalah  kelompok usia produktif(15  - 50 tahun)  dengan  tingkat sosial ekonomi rendah.  Di indonesia TB Paru merupakan penyebab kematian  utama  ketiga. Risiko penularan  setiap  tahun  di lndonesia  antara 1-2 %. Penderita baru  BTA positif dari 2003-2006  di BP4 jumlah 419 kasus.  Penderita  TB Paru pada  usia dewasa akan menimbulkan masalah dikeluargarnaupun komunitas  terutama dalam pencapaian  produktifitas  kerja Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis  faktor  Iingkungan  fisik sosial ekonomi, budaya  dan biologi  terhadap  kejadian tuberkulosis  paru  tahun 2008 penelitian ini mengutamakan metode  case control  study,. Subyek penelitian  ini adalah  106  orang yang  berobat  ke BP4 Pati sebanyak 53 penderita TB paru  sebagai  kasus  dan  bukan Penderita  TB paru sebanyak  53 sebagai  kontrol.  Diagnosis  penderita  dibuktikan  dengan  pemeriksaan rontgen  dan BTA pada pemeriksaan  SPS dinyatakan posilif, sedang  kelompok  kontrol pada pemeriksaan  BTA SPS  dan  rontgen  hasilnya  dinyatakan  negatif. Analisis  data dilakukan dengan  chi square  test, unluk  mengetahui besarnya  risiko  dihitung  OR  (odds ratio), selanjutnya dilakukan  analisis  multivariat  dengan uji regresi  logistik.  Dari hasil analisis  bivariat  Tingkat  pendapatan  (p :  0,016,  odds  ratio  (OR) 2,536 95 % Confidence  lnterval  (C0  I,155 - 5,568), Tingkat Pengetahuan  (p = 0,0001, odd.r  rqtio (OR) 26,743  95 Vo  Confdence  Intervol  (CI)  8,857  * 80,749), Jenis pekerjaan  (odds ratio (OR)  2,606 95 o/o  Confdence  Inter-val  (CD 1,076  - 6,310,  p= 0,031),  Status gizi (p = 0,038,  odds rario (OR)  3,789  95 ok Cottfdence  Inret\,(Il (Cl) 1,694  - 8.475). Kebiasaan merokok  (odds  ratio (OR) 2,559  95 % Cott/idence lnterval  (CI) l,16l -5,642, p = 0,019),  Adapun  variabel  bebas  yang tidak  terbLrkti  berhubungan Riwayat Minum-minurnan  Keras (odds ratio  (OR) I  ,280 95 %  Confidence  Interval (CI) 0,482  -3.402,  p = 0,620). Perlu segera  dilakukan  penanggulangan  penderita  Tb  paru dan screening  TB  paru, penyuluhan  kepada  masyarakat.  dan  upaya  rumah sehat pada masyarakat.
PEMBERIAN KOMPRES HANGAT MEMAKAI JAHE UNTUK MERINGANKAN SKALA NYERI PADA PASIEN ASAM URAT DI DESA KEDUNGWUNGU KECAMATAN TEGOWANU KABUPATEN GROBOGAN Rusnoto, Rusnoto; Cholifah, Noor; Retnosari, Indah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Di Indonesia sendiri penyakit gout atritis pertama kali diteliti oleh seorang dokter Belanda, dr. Van den horst ditemukan 15 kasus penyakit asam urat oleh masyarakat kurang mampu di wilayah Jawa Tengah pada tahun 1935. Lalu pada tahun 1988 diteliti oleh dr. John Darmawan di Bandungan Jawa Tengah, menunjukkan bahwa, diantara penduduk berjumlah 4.683 orang yang berusia sekitar 15 sampai 45 tahun yang diteliti diperoleh 0,8% sampel penderita asam urat tinggi (1,7% pria dan 0,05% wanita yang sudah mencapai tahap asam urat. tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui manfaat pemberian kompres hangat memakai jahe terhadap nyeri pada pasien yang terkena asam urat di desa Kedungwungu Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. desain yang digunakan dalam penilitian ini adalah uji peringkat bertanda wilcoxon. populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat desa kedungwungu kecamatan tegowanu kabupaten grobogan yang mengalami nyeri asam urat. jumlah sampel 30 orang. hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata skala nyeri sebelum dilakukan kompres hangat memakai jahe adalah 6,00 (nyeri sedang), setelah dilakukan kompres hangat memakai jahe adalah 3,67 (nyeri ringan). dan hasil dari uji peringkat wilxocon didapat bahwa nilai hasil p value 0.000 (p < 0.05 ) sehingga H0 ditolak disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian kompres hangat memakai jahe untuk meringankan skala nyeri pada pasien asam urat di desa Kedungwungu Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan.
PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS (DM) DENGAN JOGGING Rusnoto, Rusnoto; Karyati, Sri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit degeneratif dengan sifat kronis.Penatalaksanaan DM terdiri dari empat pilar yaitu diet, aktifitas fisik, farmakologis dan penyuluhan.Secara fisiologis seseorang yang melakukan aktifitas fisik akan mengalami pembakaran lemak dan cadangan lemak sehingga ada upaya penarikan glukosa dari pembuluh darah ke jaringan otot. Sehingga terjadi penurunan kadar gula darah.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh jogging terhadap penurunan gula darah pada penderita DM di Puskesmas Batealit Kabupaten Jepara.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan observasional.Rancangan penelitian menggunakan pra-post test dalam satu kelompok (one group pre-post test design).Hasil penelitian ini sebelum melakukan jogging kadar gula darah paling rendah 186 mg/dl, paling tinggi 344 mg/dl, dengan gula darah rerata 251,9 mg/dl. Sesudah melakukan jogging paling rendah 89 mg/dl, paling tinggi 138 mg/dl, dengan gula darah rerata 106,55 mg/dl. Nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) dan nilai t: 23,567 (t hit> t tab). Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan aktifitas jogging terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita DM. direkomendasikan melalui pemegang program terkait dengan memaksimalkan segala potensi yang ada untuk lebih memberikan perhatian kepada penderita DM terutama dengan mengadakan program kegiatan yang bersifat edukasi berupa promosi kesehatan dan peningkatan upaya preventif agar penderita DM mampu melakukan pengelolaan kadar gula darah secara mandiri melalui aktifitas jogging secara berkala, pengaturan diet sesuai kebutuhan, penggunaan obat dibetes secara terpantau dan peningkatan pengetahuan mengenai penyakitnya
Bedside Sebagai Suatu Inovasi Metode Bimbingan Klinik Dalam kebidanan dan keperawatan Cholifah, Noor; Rusnoto, Rusnoto; Hartinah, Dewi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian oleh Malini dan Huriani (2006) menunjukkan metode pengajaran klinik konvensional kurang dapat meningkatkan kompetensi klinik para calon bidan dan perawat. Untuk itu diperlukan suatu metode pembelajaran yang mampu memantau perkembangan pencapaian tujuan pembelajaran yaitu bedside . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan bedside  mampu meningkatkan pencapaian kompetensi peserta didik, meningkatkan kepercayaan diri, harga diri dan kesadaran diri peserta didik? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain semi ekperimental dimana mahasiswa mengalami pembelajaran menggunakan metode pembelajaran klinik konvensional dan dengan metode bedside . Penelitian dilakukan selama 2 siklus (2 bulan) praktek profesi Kebidanan dan keperawatan.. Sampel penelitian adalah 24 orang mahasiswa peserta dan 4 orang pembimbing klinik serta 4 orang mentor. Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD). Penglahan data dilakukan mengikuti langkah-langkah pengolahan data hasil FGD oleh Krueger & Casey (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bedside  mampu meningkatkan pencapaian kompetensi klinik, kepercayaan diri, harga diri dan kesadaran diri peserta didik. Peneliti merekomendasikan metode bedside  diaplikasikan sebagai metode bimbingan klinik kebidanan dan keperawatan yang telah dilakukan persiapan yang matang.
Co-Authors Afonita, Kiki Afriyanti Nurul Azizah Afriyanti Nurul Azizah Agus Susilo ahmad farid Ahmad Nur Syafiq Ahmad Nur syafiq Aisyah Susanti Alfian, Rafi Andriani, Diah Anik Wiyarni ANIS FITRIANI Arief Adi Saputro Aristianti, Fina Sari Ayu Asiyatul Karomah Ayu Asiyatul Karomah Azizah, Intan Rismatul Azizi, Rofiqi Naufal Choirul Anas Damayanti, Mutiara Sukma Dedi, Blacius Delta Surya Kusuma Deni Ristiawan Desie Andriyani Dewi Hartinah Dicky Firman Setyono Djauhar Arif Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Ery Yanuar Fania Nurul Khoirunnisa Faridah, Umi Ferry Dwi Cahyadi Firman Setyono, Dick Fitriana Kartikasari Fitriyana, Audina Galuh Renggani willis Gannis Ayu Fatmalsari Ghazi, Tafta H, Royan Hadi Sabdo Hadi Wibowo Hadibashir, Hamim Zakky Haiya, Nutrisia Nu'im Heny Siswanti Hermawan, Hengki Ika WAHYUNI Ika Widyawati Indah Retnosari Irfan Santosa Isradias M, Isradias Iwan Ardian, Iwan Jeki Pornomo Khikmawati, Devi Kurnia Luluk Ulya Mardiana, Sri Siska Maulida Andriyani Maulida Andriyani Menik Yuni Purwinarsih Muhamad Yunus Muhammad Agus Shidiq Muhammad Purnomo Mukti, Muhammad Haykal Candra Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Nor Asiyah Nugroho, Abdylla Adhiyasa Nur Laily Nurfajri Lutfiana Prasetyo N, Agung pri Astuti Pri Astuti Rahayuningrum, Endah Tri Rastyardjo, Audriana Maharani Retnosari, Indah Risky Maulana Rizka Himawan Royan Hidayat RW, Galuh S, Irfan Saiful Anwar Sa’adah, Arina Lis Septina Rahmawati Setyo Puji Utomo Setyono, Dicky Firman Shoimatul Hidayah Shoimatul Hidayah Siska, Sri Siswiyanti, Siswiyanti Soebyakto Sri Karyati Sri Siska Mardiana Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih, Sukesih Tri Ismu Pujianto Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Ulissyafa’ah, Lailatul umi faridah Umisara, Elinda Utomo, Setyo Puji Utomo, Tri Puji Wiyarni, Anik Yuni Rustianawati Zahra, Sheva Jusuf Az Zuliana, Eva