Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kualitas Tidur, Kepatuhan Minum Obat dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus di Pukesmas Kaliwungu Kudus Zuliana, Eva; Rusnoto, Rusnoto; Sukesih, Sukesih
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25409

Abstract

Di seluruh dunia, diabetes mellitus menduduki peringkat ke-5 sebagai penyebab kematian. Jika kadar gula darah lebih dari 200 mg/dL dan kadar glukosa puasa lebih dari 126 mg/dL, seseorang dikatakan menderita diabetes mellitus, penyakit kronik yang sangat ditentukan oleh kadar gula darah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas tidur, kepatuhan minum obat dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah Pasien Diabetes Melitus. Penelitian ini akan dilakukan di Pukesmas Kaliwungu Kudus pada tanggal 17 Desember 2024 dan 10 Januari 2025. Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan desain penelitian cross-sectional. Berdasarkan Data dari bulan Juni hingga Agustus, terdapat populasi 100 pasien DM yang aktif berobat di pukesmas Kaliwungu. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih 50 sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang meliputi variabel kualitas tidur dengan kuesioner PSQI; kepatuhan obat dengan kuesioner MARS-10; dan aktivitas fisik dengan kuesioner IPAQ. Kadar gula darah diukur dengan pengukuran GDS, dan korelasi Rank Spearman digunakan untuk menganalisis data. Dilihat dari hasil penelitian diperoleh responden yang mempunyai kualitas tidur baik sebanyak 33 (100%), dimana sebagian besar responden yang mempunyai kadar gula darah normal sebanyak 22 (66,7%) sedangkan responden yang mempunyai kadar gula darah tinggi sebanyak 11 (33,3%). Responden yang mempunyai kualitas tidur buruk sebanyak 17 (100%), dimana sebagian besar responden yang mempunyai kadar gula darah normal sebanyak 5 (29,4%) sedangkan responden yang mempunyai kadar gula darah tinggi sebanyak 12 (70,6%),  responden yang patuh minum obat sebanyak 34 (100%), dimana sebagian besar responden yang mempunyai kadar gula darah normal sebanyak 27 (79,4%) sedangkan responden yang mempunyai kadar gula darah tinggi sebanyak 7 (20,6%). Responden yang tidak patuh minum obat sebanyak 16 (100%), dimana sebagian besar responden yang mempunyai kadar gula darah normal sebanyak 0 (0%) sedangkan responden yang mempunyai kadar gula darah tinggi sebanyak 16 (100%), responden yang mempunyai aktivitas fisik ringan sebanyak 30 (100%), dimana sebagian besar responden yang mempunyai kadar gula darah normal sebanyak 9 (30%%) sedangkan responden yang mempunyai kadar gula darah tinggi sebanyak 21 (70%). Responden yang mempunyai aktivitas fisik sedang sebanyak 20 (100%) Sebagian besar responden memiliki kadar gula darah normal sebanyak 18 (90%) dan kadar gula darah tinggi sebanyak 2 (10%). Studi ini menemukan bahwa Adanya Hubungan Kualitas Tidur dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus di Pukesmas Kaliwungu dengan nilai p 0,012 ≤0,05, Adanya Hubungan kepatuhan minum obat dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus di Pukesmas Kaliwungu dengan nilai p 0,000 ≤0,05, dan Adanya Hubungan aktivitas fisik dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus di Pukesmas Kaliwungu dengan nilai p 0,000 ≤0,05.
Efektivitas Konsumsi Black Garlic terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus di Desa Medini Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus Aristianti, Fina Sari; Sukesih, Sukesih; Rusnoto, Rusnoto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25416

Abstract

Diabetes melitus penyakit tidak menular dengan gangguan metabolik menjadi masalah global karena semakin mengkhawatirkan dengan jumlah perkiraan penderita diabetes melitus pada tahun 2045 sebanyak 700 juta (10,9 %) mengalami peningkatan setiap tahunnya di seluruh dunia. Kadar gula darah tinggi jika tidak dikontrol bisa merusak organ penting dalam tubuh seperti jantung, retinopati diabetik, ginjal, bahkan saraf, peningkatan kadar gula darah dapat dicegah menggunakan terapi non-farmakologi dengan mengkonsumsi bawang hitam. Bawang putih hitam atau yang sering disebut dengan black garlic adalah makanan dengan berbagai manfaat kesehatan yang telah dipelajari potensinya untuk mengobati diabetes melitus, black garlic mempunyai sifat anti-diabetes yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga kadar gula darah dapat terkendali, black garlic mempunyai senyawa antioksidan untuk melawan radikal bebas yang merusak sel – sel tubuh, menjadikannya makanan sebagai pengobatan alternatif non-farmakologi yang bermanfaat, dan aman bagi masyarakat yang menderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konsumsi black garlic terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Desa Medini Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Metode penelitian ini menggunakan observasi control grup pre-test post-test. Sampel 32 responden yang terdiri dari kelompok konsumsi black garlic 2 kali sehari dan 1 kali sehari. Alat ukur menggunakan glukometer digital dan standar operasional prosedur. Analisis data menggunakan Uji Paired Sampel T-Test dan Uji Independent Sampel T-Test. Dari hasil analisis didapatkan bahwa p value = 0.000 (p value < a) maka dapat disimpulkan Ho ditolak Ha diterima yang bearti ada efektivitas konsumsi black garlic terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus di Desa Medini Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa adanya efektivitas konsumsi black garlic 2 kali sehari terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di Desa Medini Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus.
Peran kepemimpinan, sikap, dan kompetensi perawat dalam meningkatkan asuhan keperawatan berbasis syariah Ardian, Iwan; Rusnoto, Rusnoto; Himawan, Rizka; Faridah, Umi; Haiya, Nutrisia Nu'im; Azizah, Intan Rismatul
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.10.2.47-58

Abstract

Pendahuluan: Kepemimpinan dapat menentukan kompetensi dan sikap perawat dalam memberikan asuhan keperawatan holistik termasuk spiritualitas, yang dapat terpenuhi melalui asuhan keperawatan berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemimpinan, sikap, dan kompetensi perawat dengan asuhan keperawatan berbasis syariah. Metode: Penelitian kuantitatif, jenis penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 130 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji sommers’d dan uji multivarian regresi logistik ordinal. Hasil: Mayoritas usia perawat 20 – 35 tahun sebanyak 70% dengan jenis kelamin perempuan 79,2% dan memiliki pendidikan Diploma 3 sebesar 67,7%. Mayoritas tingkat kepemimpinan baik 70%, sikap baik 73,1%, kompetensi baik 73,1%. Hasil uji sommers’d menunjukan terdahapat semua variabel kepemimpinan, sikap, dan kompetensi terdapat hubungan yang kuat dengan asuhan keperawatan berbasis syariah dengan semua p value 0,000 dan nilai r (kepemimpinan=0,709, sikap=0,702, dan kompetensi=0,737). Hasil uji multivariate menunjukan bahwa secara simultan kepemimpinan, sikap, dan kompetensi berhubungan dengan asuhan keperawatan berbasis syariah dengan nilai R square 73,2%. Simpulan: Kepemimpinan, sikap, dan kompetensi berperan kuat dalam menentukan asuhan keperawatan berbasis Syariah.
Pengaruh Beban Kerja, Kemampuan Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Unit Rekam Medis di Rumah Sakit Rastyardjo, Audriana Maharani; Rusnoto, Rusnoto; Farid, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26140

Abstract

Kinerja pegawai unit rekam medis sangat penting untuk memfasilitasi layanan kesehatan yang efektif dan efisien di rumah sakit. Beban kerja yang berlebihan, kemampuan kerja yang tidak memadai, dan lingkungan kerja yang merugikan dapat berdampak buruk pada kinerja pegawai. Penelitian ini berupaya untuk menguji dampak beban kerja, kemampuan kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di unit rekam medis rumah sakit. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari semua pegawai di unit rekam medis rumah sakit, yang berjumlah 32 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Metodologi penelitian meliputi penyebaran kuesioner, pengumpulan data, dan analisis data dengan perangkat lunak SPSS. Analisis data meliputi beberapa uji regresi linier untuk memastikan dampak variabel independen (beban kerja, kompetensi kerja, dan lingkungan kerja) terhadap variabel dependen (kinerja pegawai). Penelitian menunjukkan bahwa beban kerja secara substansial mempengaruhi kinerja pegawai di unit rekam medis. Kemampuan kerja memiliki efek yang menguntungkan dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Lingkungan kerja tidak secara langsung mempengaruhi kinerja individu dalam penelitian ini. Meskipun demikian, lingkungan kerja terus mempengaruhi terciptanya suasana yang mendukung produktivitas secara keseluruhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kerja, kemampuan kerja, dan lingkungan kerja secara kolektif memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja staf unit rekam medis di rumah sakit. Manajemen beban kerja yang efektif, peningkatan kemampuan kerja melalui pelatihan dan lingkungan kerja yang mendukung sangat penting untuk meningkatkan kinerja pegawai.
VARIASI TEMPERATUR PEMANASAN MULA PADA SIFAT MEKANIK PENGELASAN BAJA SS400 Rusnoto, Rusnoto; Prasetyo N, Agung; S, Irfan; RW, Galuh
Surya Teknika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48144/suryateknika.v6i2.1344

Abstract

This study aims to determine the mechanical properties, namely bending and hardness of the SS400 steel welding results which previously carried out variations in the preheating temperature on the SS400 steel plate. The materials and tools used are SS400 AWS e7018 Electrode Steel, a welding machine. The specimen is initially in the form of a plate sheet which is then shaped into a test specimen. After the specimen is finished, it is then heat treated using a heating furnace with temperatures of 90, 100, and 1100 C with a holding time of 30 minutes.From the data from the test results of this study, namely the testing of hardness and bending, it shows that there is an influence from the preheating process on welding S$400 steel plate, namely the increase in the highest hardness value at 1100 C of 8.41 HB, and bending strength at preheating temperature of 1100 C of 18.62 N/mm2, compared to those without preheating before welding.Keywords: preheating, SS400 steel, temperature, hardness, bending
Bagaimana Indikator Cash Ratio, Current Ratio, Fixed Asset Turn Over, ROA, ROE dan Receivables Turnover Berhubungan dengan Kemandirian Rumah Sakit? Anwar, Saiful; Rusnoto, Rusnoto; Purnomo, Jeki
Accounting Global Journal Vol 9, No 1 (2025): Accounting Global Journal
Publisher : Badan Penerbit Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/agj.v9i2.14512

Abstract

Kebutuhan kemandirian keuangan menjadi tantangan bagi perusahaan termasuk instansi layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara Cash Ratio, Current Ratio, Fixed Asset Turnover, ROA, ROE, dan Receivable Turnover dengan tingkat kemandirian rumah sakit (Cost Recovery Rate). Desain penelitian menggunakan metode mixed method explanatory design. Penelitian ini mengambil sampel berupa laporan rasio keuangan rumah sakit tahun 2019-2023 dan tiga pegawai rumah sakit dengan teknik purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari bagian keuangan rumah sakit dan dianalisis menggunakan uji korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Cash Ratio berkorelasi sedang dan tidak signifikan terhadap kemandirian rumah sakit, (2) Current Ratio berkorelasi rendah dan tidak signifikan, (3) Fixed Asset Turnover berkorelasi rendah dan tidak signifikan, (4) Receivable Turnover berkorelasi sangat kuat dan signifikan, (5) ROA berkorelasi kuat namun tidak signifikan, (6) ROE berkorelasi kuat namun tidak signifikan. Penelitian ini bertujuan memberikan wawasan tentang indikator-indikator keuangan yang berhubungan dan memengaruhi kemandirian rumah sakit.
OBESITAS, POLA MAKAN, DAN POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI KLINIK ASY-SYIFA KUDUS Risky Maulana; Rusnoto, Rusnoto; Kartikasari, Fitriana; Edy Soesanto
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.784

Abstract

Hipertensi adalah penyakit tidak menular dengan prevalensi meningkat setiaptahun, sering disebut silent killer karena sering tanpa gejala. Faktor gaya hidupseperti obesitas, pola makan, dan pola tidur berperan penting dalamperkembangannya, di mana obesitas meningkatkan beban kerja jantung, polamakan tinggi garam, lemak, dan gula memperburuk tekanan darah, serta pola tiduryang buruk mengganggu keseimbangan hormon.Penelitian di Klinik Asy-SyifaKudus menggunakan desain cross-sectional dengan 81 responden dan analisis ujiSpearman (Rho) menunjukkan bahwa pola makan (p = 0,005) dan pola tidur(p=0,001) memiliki hubungan signifikan dengan hipertensi, sementara obesitastidak. Pola tidur memiliki korelasi lemah hingga sedang (-0,314), sedangkan polamakan (-0,278) dan obesitas (-0,259) memiliki korelasi lemah. Hasil inimenunjukkan bahwa semakin buruk pola makan dan kualitas tidur, serta semakintinggi tingkat obesitas, semakin besar risiko hipertensi
AKTIVITAS FISIK, KEBIASAAN MEROKOK, DAN KONSUMSI KOPI DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI KLINIK ASY-SYIFA DESA JANGGALAN KECAMATAN KOTA KABUPATEN KUDUS Delta Surya Kusuma; Rusnoto, Rusnoto; Kartikasari, Fitriana
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.785

Abstract

Hipertensi adalah kondisi medis yang ditandai dengan tekanan darah sistolik yang mencapai atau melebihi 140 mmHg dan/atau tekanan diastolik yang mencapai atau melebihi 90 mmHg. Kondisi ini sering disebut "Silent Killer" karena sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga sulit untuk dideteksi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian secara kuantitatif bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan konsumsi kopi dengan kejadian hipertensi di Klinik Asy-Syifa Kudus. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 80 responden yang dipilih secara purposive. Data penelitian berupa data kuantitatif yang dikumpulkan melalui kuesioner, yaitu Fagerstrom Test for Nicotine Dependence untuk kebiasaan merokok, International Physical Activity Questionnaire untuk aktivitas fisik, dan Caffeine Consumption Questionnaire untuk konsumsi kopi. Pengukuran hipertensi dilakukan dengan menggunakan tensiometer digital atau manual. Hasil analisis data dengan uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan signifikan antara aktivitas fisik, kebiasaan merokok, dan konsumsi kopi dengan hipertensi (p < 0,05).
Analisis Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Pelaporan Kejadian Risiko di Unit Sanitasi Instalasi Pemeliharaan Sarana ( IPSRS) di Rumah Sakit Umum Daerah Sunan Kalijaga Demak Fitriyana, Audina; Rusnoto, Rusnoto; Farid, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada pelaporan kejadian risiko di unit sanitasi instalasi pemeliharaan sarana (IPSRS) di Rumah Sakit Umum Daerah Sunan Kalijaga Demak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode total sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang menggunakan seluruh populasi sebagai sampel. Hasil : Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat potensi risiko pada pengelolaan serta pemeliharaan limbah medis infeksius, non infeksius serta limbah cair di Rumah Sakit Umum Daerah Sunan Kalijaga Demak yaitu adanya potensi tertusuk / tergores / tersayat benda tajam (jarum suntik, ampul, pecahan alat,benda tajam lainnya), terjatuh / terpeleset / terkilir, tersengat listrik, tercebur, terpeleset, terkena cairan kimia, terkena cairan darah, bau tidak sedap, terpapar penyakit menular dan berbahaya, low back pain, musculosceletal disorder dan kelelahan akibat beban kerja. Kesimpulan : Peluang kemungkinan terjadinya risiko pada pengelolaan limbah infeksius B3, non infeksius/ rumah tangga yaitu sangat jarang/ sangat rendah (low) karena saat pemilahan limbah B3 infeksius maupun non infeksius sudah di bedakan sesuai dengan jenis limbahnya, petugas tertib menggunakan APD lengkap, mencuci tangan dengan handwash dan air mengalir, memberi laporan ke PPI ( Pencegahan dan Pengendalian Infeksi ) jika ada kecelakaan kerja. Untuk peluang kemungkinan terjadinya risiko penyebaran penyakit yaitu rendah ( low ) karena penanganan untuk limbah cair sudah tertib menggunakan APD, bekerja sesuai SOP, lengkap terutama masker dan sarung tangan dan menggunakan pakaian khusus saat berada di IPAL, maintenence alat rutin dilakukan. Untuk peluang kemungkinan terjadinya risiko K3 yaitu tinggi ( high ) karena di IPAL memungkinkan untuk tercebur, terpeleset atau bahkan tersengat listrik, saat pengecekan di bak penampung masih menggunakan tangga jadi rawan licin dan rawan terpeleset bahkan tercebur, untuk panel di IPAL bervoltase tinggi jadi rawan tersengat jika tidak waspada dan hati-hati dalam bekerja.
Effectiveness of Coping Through Audio Visual Education of J. Watson's Caring Concept Model on Reducing Anxiety Pre Percutaneous Coronary Intervention (PCI) of Cad Patients in the Hospital Rahayuningrum, Endah Tri; Pujianto, Tri Ismu; Rusnoto, Rusnoto
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 5 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i5.6888

Abstract

Coronary Heart Disease (CHD) is the leading cause of death globally, including in Indonesia. One of the procedures to treat CHD is Percutaneous Coronary Intervention (PCI), but this action often causes significant anxiety in patients. Unmanaged anxiety can worsen the physical and mental condition of patients. This study aims to analyze the effectiveness of audio-visual education based on the Caring Jean Watson concept in reducing anxiety in pre-PCI patients at Dr. Loekmonohadi Hospital, Kudus. The study design was a quasi-experiment with a "nonequivalent control group design", involving 40 patients divided into two groups: intervention (Watson's audio-visual caring education) and control (conventional education). Anxiety levels were measured using the Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) before and after the intervention. The data obtained before being analyzed was tested using the Shapiro-Wilk test to ensure that the data was normally distributed, then a parametric paired T-test was carried out to see the difference in anxiety between before and after being given education. The results showed a significant decrease in anxiety in the intervention group, where 45% of patients reached normal anxiety levels and only 10% still experienced severe anxiety. In contrast, in the control group, 70% of patients remained at severe anxiety levels. The paired T-test statistical test produced a p-value of 0.000 (p < 0.05 ), indicating a significant difference before and after education. Caring-based audio-visual education has been shown to be effective in reducing pre-PCI patient anxiety.
Co-Authors Ade Ima Afifa Afonita, Kiki Afriyanti Nurul Azizah Afriyanti Nurul Azizah Agus Susilo ahmad farid Ahmad Farid Ahmad Nur Syafiq Ahmad Nur syafiq Aisyah Susanti Alfian, Rafi Alfiatur Rochma Andriani, Diah Anik Wiyarni ANIS FITRIANI Anjrah Harmoko Annisa Surya Mustika Arief Adi Saputro Aristianti, Fina Sari Ayu Asiyatul Karomah Ayu Asiyatul Karomah Azizah, Intan Rismatul Azizi, Rofiqi Naufal Choirul Anas Damayanti, Mutiara Sukma Dedi, Blacius Delta Surya Kusuma Deni Ristiawan Desie Andriyani Dewi Hartinah Diana Tri Lestari Dicky Firman Setyono Djauhar Arif Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Ery Yanuar Fadli Akbar Faizin Fania Nurul Khoirunnisa Ferry Dwi Cahyadi Firman Setyono, Dick Fitriana Kartikasari Fitriyana, Audina Galuh Renggani willis Gannis Ayu Fatmalsari Gayuh Ridho Ghazi, Tafta H, Royan Hadi Sabdo Hadi Wibowo Hadibashir, Hamim Zakky Haiya, Nutrisia Nu'im Heny Siswanti Hermawan, Hengki Himmatul Karimah Ika WAHYUNI Ika Widyawati Indah Retnosari Irfan Santosa Isradias M, Isradias Iwan Ardian, Iwan Jeki Pornomo Jeyssa Az-Zhukruf Nada Khofianto Khikmawati, Devi Kurnia Luluk Ulya M Purnomo M. Octaviano Eka Mahendra Mardiana, Sri Siska Maulida Andriyani Maulida Andriyani Menik Yuni Purwinarsih Muhamad Jauhar Muhamad Yunus Muhammad Agus Shidiq Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Mukti, Muhammad Haykal Candra Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nila Friscandani Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Eswanti Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Nor Asiyah Nugroho, Abdylla Adhiyasa Nur Laily Nurfajri Lutfiana Prasetyo N, Agung pri Astuti Pri Astuti Rachel Fatwa Ramadhani Rahayuningrum, Endah Tri Rastyardjo, Audriana Maharani Retnosari, Indah Rika Barotut Taqiyah Risky Maulana Rizka Himawan Royan Hidayat RW, Galuh S, Irfan sabbaha sinai lillah Saiful Anwar Salsabella Wahyuning Tyas Sa’adah, Arina Lis Septina Rahmawati Setiyani Widaristuti Setyo Puji Utomo Setyono, Dicky Firman Shoimatul Hidayah Shoimatul Hidayah Siska, Sri Siswiyanti, Siswiyanti Soebyakto Sri Karyati Sri Wahyuni Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Suwarto Suwarto Tri Ismu Pujianto Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Umi Faridah Umisara, Elinda Utomo, Setyo Puji Utomo, Tri Puji Wahyu Dewi Asmara Wiyarni, Anik Yulisetyaningrum Yuni Rustianawati Zahra, Sheva Jusuf Az Zuliana, Eva