Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI PENGARUH PANJANG SERAT BAMBU PADA KEKUATAN IMPAK KOMPOSIT MATRIK POLYESTER Rusnoto Rusnoto
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 9 No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v9i2.1525

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi panjang serat bambu terhadap sifat mekanik yaitu kekuatan impak pada komposit matrik polyester.Metode yang digunakan adalah eksperimen. Bahan yang digunakan resin polyester, hardener dan serat bambu Untuk variasi panjang serat bambu dengan panjang serat 2, 4 dan 6 cm yang masing - masing variabel dibuat tiga spesimen 3 spesimen. Alat yang digunakan adalah amplas, gergaji potong, cetakan, mesin uji impak. Langkah pembuatannya pertama siapkan cetakan yang dasarnya dari kaca yang dilapisi minyak gemuk kemudian tuang resin polyester yang sudah dicampur hardener, dalam penuangan ini hanya separo dari tinggi cetakan. Setelah itu letakkan serat bambu yang sudah dipotong sesuai variasi panjang serat tadi secara lurus dan teratur (tidak acak). Setelah rata dipermukaan cetakan kemudian tuangkan kembali resin polyester yang sudah dicampur hardener kedalam cetakan sampai penuh. Selanjutnya adalah dipanaskan dalam oven pemanas pada suhu 70 derajat celcius selama 15 menit. Setelah itu keluarkan spesimen dari cetakan dan lanjutkan kembali pemanasan ke dalam oven pemanas pada suhu 90 derajat celcius selama 20 menit agar komposit benar-benar kering. Kemudian dengan alat pemotong bentuklah menjadi spesimen uji impak. Selanjutnya proses pengujian yang dilakukan adalah uji impack.Dari hasil pengujian impak menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada kekuatan impak matrik polyester dengan penguat serat bambu pada variasi panjang serat. Kekuatan impack terendah pada variasi panjang serat 2 cm menghasilkan nilai sebesar 7,065 J/mm2. Kemudian pada variasi panjang serat 4 cm terjadi kenaikan sebesar 13,011 J/mm2. Untuk variasi tertinggi yaitu panjang serat 6 cm sebesar 40,75 J/mm2 .
PENGARUH VARIASI KOMPOSIT PLASTIK HDPE DENGAN TEPUNG TERIGU TERHADAP SIFAT MEKANIS SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN COVR KNALPOT SEPEDA MOTOR BEAT Rusnoto Rusnoto; Royan Hidayat
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 12 No 1 (2021): APRIL
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v12i1.1847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesimen yang memiliki kekuatan tarik, kekuatan impak, dan kekuatan bending yang lebih besar serta mengetahui spesimen yang terbaik untuk bahan baku pembuatan cover knalpot sepeda motor BEAT Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan eksperimen. Lokasi pengujian dilakukan pada Laboratorium Bahan Teknik Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yang terdiri dari empat variasi yaitu perbandingan : 100%:0%, 95%:5%, 90%:10%, dan 85%:15% . Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini yaitu uji tarik, uji impak, dan uji bending. Hasil penelitian ini yaitu rata-rata kekuatan tarik komposit 100%:0% sebesar 12,38004 MPa, rata-rata kekuatan tarik komposit 95%:5% sebesar 12,45134 MPa, rata-rata kekuatan tarik komposit 90%:10% sebesar 13,27511 MPa. rata-rata kekuatan tarik komposit 85%:15% sebesar 12,5941 MPa. Rata-rata kekuatan impak komposit 100%:0% sebesar 0,035156 J/mm², rata-rata kekuatan impak komposit 95%:5% sebesar 0,057077 J/mm², rata-rata kekuatan impak komposit 90%:10% sebesar 0,053212 J/mm², rata-rata kekuatan impak komposit 85%:15% sebesar 0,058353 J/mm².Rata-rata kekuatan bending komposit 100%:0% sebesar 16,924213 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 95%:5% sebesar 29,300379 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 90%:10% sebesar 30,378975 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 85%:15% sebesar 27,150129 MPa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komposit 90%:10% memiliki kekuatan impak, dan kekuatan bending lebih tinggi jika dibandingkan dengan komposit yang lain.
Bedside Sebagai Suatu Inovasi Metode Bimbingan Klinik Dalam kebidanan dan keperawatan Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto; Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian oleh Malini dan Huriani (2006) menunjukkan metode pengajaran klinik konvensional kurang dapat meningkatkan kompetensi klinik para calon bidan dan perawat. Untuk itu diperlukan suatu metode pembelajaran yang mampu memantau perkembangan pencapaian tujuan pembelajaran yaitu bedside . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan bedside  mampu meningkatkan pencapaian kompetensi peserta didik, meningkatkan kepercayaan diri, harga diri dan kesadaran diri peserta didik? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain semi ekperimental dimana mahasiswa mengalami pembelajaran menggunakan metode pembelajaran klinik konvensional dan dengan metode bedside . Penelitian dilakukan selama 2 siklus (2 bulan) praktek profesi Kebidanan dan keperawatan.. Sampel penelitian adalah 24 orang mahasiswa peserta dan 4 orang pembimbing klinik serta 4 orang mentor. Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD). Penglahan data dilakukan mengikuti langkah-langkah pengolahan data hasil FGD oleh Krueger & Casey (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bedside  mampu meningkatkan pencapaian kompetensi klinik, kepercayaan diri, harga diri dan kesadaran diri peserta didik. Peneliti merekomendasikan metode bedside  diaplikasikan sebagai metode bimbingan klinik kebidanan dan keperawatan yang telah dilakukan persiapan yang matang.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR (WUS) DENGAN KEMAUAN IMUNISASI TT2 (STUDI KASUS DI PUSKESMAS BANGSRI I) Rusnoto Rusnoto; Rizka Himawan
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Program Imunisasi TT untuk wanita usia subur,  diharapkan bayi yang dikandungnya tidak terjangkit penyakit menular degeneratif tetanus neonatorum. Puskesmas Bangsri I merupakan salah satu Puskesmas di Kabupaten Jepara di Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah penduduk 57.597 ribu jiwa pada tahun 2007. Data dari Puskesmas Bangsri I menunjukkan bahwa dalam periode 2006-2007 cakupan TT2 calon wanita usia subur mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2006 jumlah kujungan wanita usia subur  di Puskesmas Bangsri I yaitu 620 orang dengan cakupan Imunisasi TT2 sebesar 45%. Hal ini belum mencapai target yang telah ditetapkan yaitu sebesar 95%. Sedangkan pada tahun 2007 terjadi peningkatan yaitu sebesar 48% untuk cakupan TT2 dari jumlah Kujungan wanita usia subur  sebanyak 652 orang. Jadi cakupan TT2 di Puskesmas Bangsri I  belum mencapai target yang ditetapkan yaitu 95%.Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan karakteristik dan tingkat pengetahuan dengan kemauan Imunisasi TT2 pada  wanita usia subur  di Puskesmas Bangsri I tahun 2008.Metode penelitian : jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah wanita usia subur yang datang ke Puskesmas untuk melakukan imunisasi    TT 1 pada tahun 2007 yaitu sejumlah 652 orang, Sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 45 orang hasil ini didapatkan dari perkiraan rata-rata yang diambil dari tiap bulan.yang diambil dengan tehnik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan metode pengumpulan data adalah angket. Analisa data untuk menguji hipotesa digunakan uji statistik chi square.Hasil penelitian : Dari sejumlah 45 WUS, sebagaian besar pada kelompok umur antara 17 – 24 Tahun sebesar 65 % , 53,3 % berpendidikan SLTP sederajat dan 44,4 % berpendidikan SLTA  sederajat , dari 45 WUS 51 % tidak bekerja, 49 % mempunyai pekerjaan tetap. Dari sejumlah 45 WUS yang mau mengimunisasikan TT2 sebanyak 36  orang ( 80 % ), sedangkan yang tidak mau mengimunisasikan TT2 ada 9 orang ( 20 % )Kesimpulan : Ada hubungan antara tingkat pendidikan WUS dengan kemauan Imunisasi TT2 sesuai dengan hasil uji statistik Spearman,s rho sebesar 0,001
HUBUNGAN POLA ASUH DAN RIWAYAT MEROKOK DENGAN RESIKO ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) PADA ANAK PRA SEKOLAH DI TK KASIAN Rusnoto Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Djiwo Tahun 2000-2004 menemukan dari 4015 siswa usia 6-10 tahun di SD wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat menunjukkan prevalensi 26,2% anak ADHD berdasarkan kriteria DSM IV. Oleh Balitbang Direktotar Pendidikan Luar Biasa, 26,2% mengalami ADHD karena pola asuh orang tua 33% dan 67% karena pengaruh pencemaran lingkungan seperti asap rokok dan asap kendaraan bermotor,  perjalanan prenatal terhadap alkohol, dan malnutrisi berat pada masa anak-anak (Judarwanto, 2009). Tujuan : Mengetahui hubungan antara Pola Asuh dan Riwayat Merokok dengan Resiko Kejadian ADHD pada Anak Prasekolah Di TK Kasian. Metode :Jenis penelitian korelasi analitik. Menggunakan pendekatan Cross Sectional, sampel 65 responden dengan tekhnik  total sampling. Alat ukur adalah kuesioner dan cek list. Analisa data univariat dan bivariat. Uji hubungan penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian : Tidak ada hubungan antara pola asuh dengan Resiko Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada anak pra sekolah di TK Kasian dengan p value 1,000 > 0,05 dan tidak ada hubungan antara riwayat merokok dengan Resiko Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada anak pra sekolah di TK Kasian dengan p value 0,543 > 0,05. Kesimpulan : tidak ada hubungan yang signifikan antara pola asuh dan riwayat merokok dengan resiko Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BULLYING PADA ANAK SEKOLAH DI MTS YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YPI) KLAMBU KABUPATEN GROBOGAN Rusnoto Rusnoto; Ahmad Nur Syafiq
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Para pelajar atau siswa, waktu sebagian besar digunakan di sekolah. Mereka berusaha menyesuaikan diri dengan teman sekelas. Yang paling mudah dengan penyesuaian diri mereka adalah dengan melakukan tindakan yang sesuai dan diterima oleh teman sekelas, sikap dan perilaku yang ditiru ada yang bersifat positif maupun negatif. Salah satu perilaku negatif adalah bullying. Bullying adalah perilaku atau tindakan menyakiti orang yang lebih lemah, baik secara fisik, verbal, maupun psikis. Tujuan  penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian bullying pada anak sekolah. Metode penelitian ini adalah deskriptif korelasi ini dilakukan terhadap 110 responden anak sekolah yang berkunjung ke MTs YPI Klambu dari tanggal 2 pebruari sampai 3 pebruari 2014.  Hasil dari penelitian ini adalah ada hubungan dengan kejadian bullying pada anak sekolah di MTs Yayasan Pendidkan Islam (YPI) Klambu dengan nilai p value masing – masing adalah 0.000 (faktor keluarga, faktor sekolah, faktor teman sebaya dengan kejadian bullying). Hendaknya pihak sekolah lebih melakukan pengawasan dan memberikan bimbingan terhadap siswa didiknya. Diharapkan tidak ada kekerasan antar teman di sekolah. Keluarga memberikan kasih sayang dan perhatian pada anaknya.Tidak terjadi kekerasan pada keluarga. Keluarga tidak menunjukkan percekcokan di depan anaknya.
BUDAYA PANTANG MAKAN, STATUS EKONOMI, DAN PENGETAHUAN ZAT GIZI IBU HAMIL PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN STATUS GIZI Aisyah Susanti; Rusnoto Rusnoto; Nor Asiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang energi kronik merupakan salah satu penyebab tak langsung yang berhubungan dengan asupan gizi. Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2009, ibu hamil dengan kurang energi kronik yaitu 24,6%. Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah tahun 2010 terdapat 13,91% ibu hamil dengan kurang energi kronik, data dari Dinas Kesehatan Kota Jepara pada tahun 2011 terdapat 30% ibu hamil dengan kurang energi kronik. Penelitian ini bertujuan untuk hubungan antara budaya pantang makan, status ekonomi dan pengetahuan zat gizi ibu hamil dengan status gizi pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Welahan I. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi, 83 ibu hamil trimester III pada bulan Januari 2013. Sampel sebanyak 45 orang. Uji statistik dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara budaya pantang makan dengan status gizi pada ibu hamil trimester III, tidak ada hubungan antara status ekonomi  dan pengetahuan zat gizi dengan status gizi pada ibu hamil trimester III (p= 0,002; p= 0,097; p= 0,097; α= 0,05).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEIKUTSERTAAN JAMINAN PERSALINAN PADA IBU HAMIL DI PUSKEMAS KEDUNG II KECAMATAN KEDUNG KABUPATEN JEPARA Anis Fitriani; Rusnoto Rusnoto; Nor Asiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anis Fitriani, Rusnoto, Nor Asiyah Xv+66 halaman+8 tabel+2 gambar+12 lampiran Latar Belakang: Cakupan pemakain Jampersal di Indonesia pada tahun 2011 telah mencapai 42,7%, sedangkan  pada  tahun  2012  sebesar  57,4%.  Cakupan  pemakain  Jampersal  di  Jawa  Tengah  pada tahun  2011  telah  mencapai  54,1%,  sedangkan  pada  tahun  2012  sebesar  68,9%  (Riskesdas,  2012; h.23). Data  yang  diperoleh  dari  DKK  Jepara  pada  tahun  2012  sasaran  kepesertaan  ibu  hamil  adalah 23.951  orang,  dimana  yang  memanfaatkan  Jampersal  ibu  hamil  712  orang, sedangkan  persalinan sebanyak  1.288  orang.  Hal  ini  menunjukkan  bahwa  pemanfaatan  Jampersal  oleh  ibu  hamil  di Kabupaten Jepara masih jauh di bawah target. Tujuan : Mengetahui  hubungan  tingkat  pengetahuan  dan  sikap  dengan  keikutsertaan  jaminan persalinan pada ibu hamil di Desa Kedung Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara Metode: Penelitian  ini  adalah  analitik  korelatig.  Pendekatan  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini adalah cross sectional. Populasi  pada penelitian ini adalah semua ibu hamil di wilayah Puskesmas Kedung  II  pada  bulan  Januari  2013  sebanyak  46  ibu  hamil.  Sampel 41  orang,  analisis  data menggunakan contingency coeficient.Hasil penelitian Sebagian  besar  ibu  hamil  memiliki  pengetahuan  kurang  tentang  Jampersal  yaitu sebanyak 18 orang (43,9%). Sebagian besar ibu hamil memiliki sikap negatif tentang Jampersal yaitu sebanyak  26  orang  (63,4%). Sebagian  besar  ibu  hamil  ikut  Jampersal  yaitu  sebanyak  33  orang (80,5%) Tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dengan keikutsertaan jaminan persalinan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kedung II Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara (p value = 0,285, RR = 0,275). Ada  hubungan  sikap  dengan  keikutsertaan  jaminan  persalinan  pada  ibu  hamil  di  wilayah kerja Puskesmas Kedung II Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara (p value = 0,017, RR = 0,425).
KONTRIBUSI FAKTOR KEPENDUDUKAN PADA KEJADIAN PENYAKIT TBC DI GRIBIG KECAMATAN GEBOG KUDUS TAHUN 2013 Rusnoto Rusnoto; dewi Hartinah; Anik Wiyarni
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian TBC diantaranya dipengaruhi oleh faktor kependudukan dan faktor lingkungan.Faktor kependudukan diantaranya adalah jenis kelamin, pekerjaan, riwayat merokok, umur, status gizi, pendidikan dan kondisi sosial ekonomi. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui hubungan  antara  pekerjaan,  riwayat  merokok, sosial  ekonomi,  gizi,  pendidikan  dan  umur  dengan  terjadinya  penyakit  di  Gribig  Kecamatan  Gebog Kudus Tahun 2013.Desain  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  analitik  korelatif   dengan  pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien yang suspect TBC dan berkunjung ke  Puskesmas  Gribig  bulan  Desember  2012  dengan  usia  lebih  dari  25  tahun  sebanyak  36  orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Ada hubungan signifikan antara pekerjaan, riwayat merokok, sosial ekonomi, gizi, pendidikan dan umur dengan terjadinya  penyakit TBC  pada Pasien Rawat Jalan di Wilayah Puskesmas Gribig Kecamatan Gebog Kudus Tahun 2013.
HUBUNGAN SIKLUS MENSTRUASI DAN INDEK MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA DI SMK ISLAM JEPARA Rizka Himawan; Noor Cholifah; Rusnoto Rusnoto; Trisnawati Trisnawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.865

Abstract

Latar Belakang :. Wanita mengalami kehilangan  zat besi akibat menstruasi sehingga zat besi yang harus diserap adalah 1,4 mg per hari menyebabkan meningkatnya kebutuhan rata-rata zat besi setiap harinya. Rendahnya IMT mempengaruhi durasi atau lamanya menstruasi. Tujuan :Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan siklus menstruasi dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Di SMK Islam Jepara. Metode :Jenis penelelitian Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Peneliti menggunakan stratified sampling dengan mengambil jumlah populasi di SMK Islam Jepara sebanyak 401 siswi, maka peneliti menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu menggunakan rumus Slovin sekitar 81 siswi. Analisa Bivariat menggunakan uji Chi Square dan Instrumen menggunakan lembar kuesioner dan cheklist sedangkan alat ukur yamg digunakan GcHb dan Timbangan. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara Indeks Massa Tubuh dengan kejadian Anemia didapatkan nilai p value sebesar 0,019 < (α = 0,05) yang berarti Ho ditolak maka Ha diterima .Tidak ada hubungan bermakna antara siklus menstruasi dengan kejadian Anemia didapatkan nilai p value sebesar 0,749 > (α = 0,05) yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Kesimpulan : Ada hubungan indeks massa tubuh dengan kejadian anemia di SMK Islam Jepara. Tidak ada hubungan siklus menstruasi dengan kejadian anemia di SMK Islam Jepara.
Co-Authors Afonita, Kiki Afriyanti Nurul Azizah Afriyanti Nurul Azizah Agus Susilo ahmad farid Ahmad Nur Syafiq Ahmad Nur syafiq Aisyah Susanti Alfian, Rafi Andriani, Diah Anik Wiyarni ANIS FITRIANI Arief Adi Saputro Aristianti, Fina Sari Ayu Asiyatul Karomah Ayu Asiyatul Karomah Azizah, Intan Rismatul Azizi, Rofiqi Naufal Choirul Anas Damayanti, Mutiara Sukma Dedi, Blacius Delta Surya Kusuma Deni Ristiawan Desie Andriyani Dewi Hartinah Dicky Firman Setyono Djauhar Arif Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Ery Yanuar Fania Nurul Khoirunnisa Faridah, Umi Ferry Dwi Cahyadi Firman Setyono, Dick Fitriana Kartikasari Fitriyana, Audina Galuh Renggani willis Gannis Ayu Fatmalsari Ghazi, Tafta H, Royan Hadi Sabdo Hadi Wibowo Hadibashir, Hamim Zakky Haiya, Nutrisia Nu'im Heny Siswanti Hermawan, Hengki Ika WAHYUNI Ika Widyawati Indah Retnosari Irfan Santosa Isradias M, Isradias Iwan Ardian, Iwan Jeki Pornomo Khikmawati, Devi Kurnia Luluk Ulya Mardiana, Sri Siska Maulida Andriyani Maulida Andriyani Menik Yuni Purwinarsih Muhamad Yunus Muhammad Agus Shidiq Muhammad Purnomo Mukti, Muhammad Haykal Candra Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Nor Asiyah Nugroho, Abdylla Adhiyasa Nur Laily Nurfajri Lutfiana Prasetyo N, Agung pri Astuti Pri Astuti Rahayuningrum, Endah Tri Rastyardjo, Audriana Maharani Retnosari, Indah Risky Maulana Rizka Himawan Royan Hidayat RW, Galuh S, Irfan Saiful Anwar Sa’adah, Arina Lis Septina Rahmawati Setyo Puji Utomo Setyono, Dicky Firman Shoimatul Hidayah Shoimatul Hidayah Siska, Sri Siswiyanti, Siswiyanti Soebyakto Sri Karyati Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih, Sukesih Tri Ismu Pujianto Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Ulissyafa’ah, Lailatul umi faridah Umisara, Elinda Utomo, Setyo Puji Utomo, Tri Puji Wiyarni, Anik Yuni Rustianawati Zahra, Sheva Jusuf Az Zuliana, Eva