Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSLING DESA KLUMPIT UPT PUSKESMAS GRIBIG KABUPATEN KUDUS Djauhar Arif; Rusnoto Rusnoto; Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah stroke(15,4 %) dan tuberkulosis (7,5 %), yakni mencapai 6,8 % dari populasi kematian pada semua umur di Indonesia. Hipertensi ditemukan sebanyak 60-70% pada populasi berusia di atas 65 tahun. Kelompok usia lanjut di wilayah Puskesmas Gribig berjumlah 11.736 orang, sedangkan jumlah usia lanjut di Desa Klumpit adalah 2.284 orang. Hipertensi pada lansia menempati urutan kedua pada daftar penyebab kematian.Data 10 besar penyakit menunjukkan hipertensi juga berada pada urutan kedua setelah ISPA. Tujuan :Untuk mengetahui hubungan antara faktor kebiasaan asupan garam, konsumsi makanan berlemak, merokok dan olahraga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Pusling Desa Klumpit UPT Puskesmas Gribig. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Dilakukan pada bulanFebruari 2013, dengan subjek penelitian sebanyak 54 lansia yang meliputi 27 lansia dengan hipertensi dan 27 lansia tidak dengan hipertensi.Sampel lansia dengan hipertensi ditentukan secara total sampling sedangkan sampel lansia tidak hipertensi ditentukan secara random sampling.Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan check list. Analisis data dilakukan dalam bentuk prosentase dan menggunakan teknik statistik Chi Square. Hasil :Keempat faktor yang diteliti berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Pusling Desa Klumpit UPT Puskesmas Gribig meliputi Kebiasaan asupan garam (nilai p (0,001) 0,05), konsumsi makanan berlemak (nilai p (0,029) 0,05), merokok (nilai p (0,003) 0,05) dan olahraga (nilai p (0,014) 0,05). Kesimpulan :Kebiasaan asupan garam lansia hipertensi sebagian besar termasuk dalam kategori sering, kebiasaan konsumsi makanan berlemak lansia hipertensi sebagian besar termasuk dalam kategori sering, kebiasaan merokok lansia hipertensi sebagian besar adalah bukan perokok, kebiasaan olahraga lansia hipertensi sebagian besar termasuk dalam kategori kurang baik. Keempat faktor yang diteliti berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Pusling Desa Klumpit UPT Puskesmas Gribig
PENGARUH GIZI KURANG TERHADAP PENCAPAIAN PERKEMBANGAN ASPEK MOTORIK KASAR DAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 0-36 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS JATI KUDUS Rusnoto Rusnoto; Noor Cholifah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malnutrisi is circumstance patologis of arising out of effect of is lack of asupan energi protein and  during  a  given  time  period.  If  child  experience of  less  gizi,  clear  hence  will  be  dangerous  to continuity of child life , its problem is child stand in need of kecukupaan gizi to process growth and growth  which  exactly  take  place  fast  very  in  age  batita.  growth  And  growth  represent  health  gizi parameter  which sensitive  enough to assess child health, especially the and batita baby child. This research aim to to know influence  malnutrisi to harsh  growth motorik attainment time accuracy and refine at age child 0-36 month;moon in Puskesmas Jati Kudus.Intake sampel Method in the non random sampling , old fellow bringing his child to posyandu (  specially  the  age  child  0-36  month;moon)  in  Puskesmas  Jati  Kudus  as  sampel  in  this  research. Mount  malnutrisi  measured by using criteria  WHO-NCHS and  mount child  growth attainment time accuracy [in] measure by using kuisioner ( DDST) and KPSP. Research Location [in] Puskesmas Jati Kudus From result of enumeration indicate that value of X calculate 10,97 and assess X table 10,645 [at]  harsh  motorik  and  smooth  motorik, hence  interpretasinya  is  there  influence  of  malnutrisi  to accuracy of time attainment of  harsh  motorik [at] child of age 0-36 month;moon in Puskesmas Jati Kudus.Conclusion from this research expected by energy of health can improve of about gizi of his influence  and child to  growth and  growth especially child of baby and batita. For  the researcher is hereinafter expected more complete relevant research with this research, so that get better result.
HUBUNGAN ANTARA LAMA PERAWATAN DAN PENYAKIT YANG MENYERTAI DENGAN TERJADINYA INFEKSI NOSOKOMIAL DI RSI SULTAN HADLIRIN JEPARA Deni Ristiawan; Rusnoto Rusnoto; Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit I     nfeksi masih merupakan penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian di dunia. Berdasarkan Kepmenkes no. 129  tahun 2008, standar kejadian infeksi nososkomial di rumah sakit sebesar  ≤   1,5 %.Tujuan : Mengetahui hubungan antara lama perawatan dan penyakit yang menyertai dengan terjadinya infeksi nosokomial di RSI Sultan Hadlirin Jepara.Metode : Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelatif  pendekatan cross sectional. populasi dalam penelitian ini adalah pasien di RSI Sultan Hadlirin Jepara bulan Januari 2013 sebanyak 119 orang. Jumlah sampel yang digunakan adalah 30% dari 119 yaitu sebanyak 36 orang. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil : Sebagian besar lama perawatan dalam kategori lebih lama yaitu sebanyak 19 orang (52,8%), sebagian besar penyakit penyerta beresiko yaitu sebanyak 20 orang (55,6%), sebagian besar terjadi infeksi nosokomial yaitu sebanyak 19 orang (52,8%). Ada hubungan antara lama perawatan dan penyakit penyerta dengan terjadinya infeksi nosokomial di RSI Sultan Hadlirin Jepara.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN OSTEO ARTERITIS LUTUT PADA LANSIA DI RSU JEPARA TAHUN 2008 Rusnoto Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Osteo Arteritis (OA) merupakan penyakit sendi yg paling banyak  ditemukan di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini menyebabkan nyeri disabilitas, sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. OA di Indonesia tercatat 81% dari total penduduk,  sebanyak 29% melakukan pemeriksaan dokter sisanya atau  71% mengonsumsi obat bebas pereda nyeri, di Kab Malang dan Kota Malang : prevalensi OA 10% 13,5% di Poliklinik Subbagian Rematologi FKUI/RSCM : 43,82% di Jawa Tengah, kejadian penyakit OA sebesar 5,1% dari semua   pendudukTujuan Penelitian : Untuk mengetahui factor-factor yang berhubungan dengan penyakit OA lutut pada lansia di RSU RA Kartini Jepara.Metode Penelitian : Jenis penelitian Descriptive Corelation menggunakan pendekatan Cross Sectional study. Jumlah populasi 93 dan kasus yang diambil 40 orang.Hasil Penelitian : Hasil analisis bivariat  kelompok usia X² =4,471, P value 0,215, jenis kelamin X²= 12,130, P value 0,0001, Pekerjaan X²=2,152, P value 0,341, olah raga X²=  7,059, jumlah konsumsi rokok X²=5,700, status gizi / obesitas X²=2,849, P value 0,091, penyakit sistemik X²= 13,333, P value 0,0001, riwayat cidera X²= 0,404, P value= 0,525Kesimpulan : Faktor yang berhubungan dengan OA adalah  Jenis Kelamin, Olah raga dan penyakit sistemikSaran : memberikan informasi mengenai faktor yang berhubungan osteoartritis lutut, sehingga dapat direncanakan program kesehatan yang dirasa perlu, misalnya upaya promosi kesehatan, tindakan-tindakan pencegahan dan penanganan.
HUBUNGAN ANTARA STRES DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI RSUD Dr. RADEN SOEDJATI SOEMODIARJO PURWODADI Umi Faridah; Rusnoto Rusnoto; Gannis Ayu Fatmalsari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1336

Abstract

ABSTRAK Banyak faktor yang berperan untuk terjadinya hipertensi meliputi faktor resiko yang tidak dapat di kendalikan dan faktor resiko yang dapat di kendalikan. Faktor resiko yang tidak dapat dikendalikan seperti keturunan, jenis kelamin, ras dan usia. Sedangkan faktor resiko yang dapat dikendalikan yaitu obesitas, kurang olahraga atau aktivitas fisik, merokok, minum kopi, sensitivitas natrium, kadar kalium rendah, alkohol, stres, pekerjaan, pendidikan dan pola makan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres dan kebiasaan merokok dengan derajat hipertensi di RSUD dr. R Soedjati Soemodihardjo Purwodadi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi Design. Populasi penelitian ini adalah pasien dengan hipertensi yang dirawat RSUD dr R Soedjati Purwodadi periode Januari-Desember sejumlah 661 orang. Besar sampel yaitu 50 responden. Analisa data menggunakan uji chi square dengan taraf signifikasi α 0,05. Dari hasil penelitian terhadap 50 responden menunjukkan bahwa hubungan antara stres dengan derajat hipertensi dengan nilai p = 0,003 (p0,05) yang berarti ada hubungan antara stres dengan derajat hipertensi. Kata kunci         : Stres, Derajat Hipertensi
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG EFEK SAMPING IMUNISASI BCG DENGAN MOTIVASI IMUNISASI PADA IBU BAYI DI BPS SRI WANITO RAHAYU DAN DI BPS MARYATUN KECAMATAN DAWE KABUPATEN KUDUS TAHUN 2012 Rusnoto Rusnoto; Nor Asiyah; Shoimatul Hidayah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Penyebaran penyakit infeksi masih menjadi bagian dari beban kesehatan masyarakat hingga saat ini. Berbagai upaya dilakukan baik dengan intervensi pengobatan maupun dengan upaya promotif dan preventif. Salah satu langkah preventif yang penting adalah imunisasi. Hingga kini imunisasi masih menjadi andalan dalam mengendalikan penyebaran berbagai penyakit infeksi, khususnya penyakit yang banyak menjangkiti anak-anak. Imunisasi BCG penting bagi anak dalam pencegahan TBC milier, otak dan tulang karena masih tingginya kejadian TBC pada anak.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi BCG dengan motivasi imunisasi pada ibu bayi di BPS Sri Wanito Rahayu dan Di BPS Maryatun Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Tahun 2012.Metode :Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia 0-2 bulan yang mengimunisasikan bayinya di BPS Sri Wanito Rahayu dan Di BPS Maryatun tehnik pengambilan sampel dilakukan secara total  sampling,pengumpulan data dilakukan dari tanggal 1 juni-10 Juli terhadap 50 responden ibu yang memiliki bayi usia 0-2 bulan. Analisis hasil penelitian menggunakan analisis dalam bentuk tabulasi silang (cross. Tab). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.Hasil : Menyatakan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi dengan motivasi imunisasi pada ibu bayi dengan  X2hitung=11,296 X2tabel=3,841,p value 0,001 dibawah 0,05, contingency coefficient 0,429 nilainya antara 0,25=r0,5Simpulan dan Saran : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi BCG dengan motivasi imunisasi pada ibu bayi. Saran yang diberikan adalah  masyarakat khususnya  kaum ibu diharapkan untuk lebih aktif dalam pelayanan kesehatan untuk mencari informasi tentang masalah kesehatan khususnya masalah kesehatan anak terutama mengenai imunisasi BCG.
HUBUNGAN DIET DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT OEDEMA PASIEN CKD DI RUANG HEMODIALISA RSU KUMALA SIWI KUDUS Noor Cholifah; Setyo Puji Utomo; Rusnoto Rusnoto; Nur Laily
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.931

Abstract

Latar Belakang : Tingginya prevalensi Cronik Kidney Diases juga terjadi di Indonesia, Jumlah penderita cronik kidney diases di Indonesia pada tahun 2011 tercatat 22.304 dengan 68,8% kasus baru dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 28.782 dengan 68,1% kasus baru (PERNEFRI, 2012). Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) tahun 2013, gagal ginjal kronis masuk dalam daftar 10 penyakit tidak menular. Penanganan pasien dengan gagal ginjal biasanya dilakukan dengan dilakukan dialysis. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara diet dan aktivitas fisik dengan tingkat oedema pasien ckd di ruang hemodialisa rsu kumala siwi mijen kudus. Metode : penelitian ini berjenis Analitik korelasi dengan metode Cross sectional,sampel yang digunakan sebanyak 40 responden dengan teknik pengambilansampel Total Sampling dengan analisa Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian : ada hubungan Diet pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus dengan nilai p value 0.007 dan ada hubungan aktivitas fisik pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus dengan nilai p value 0.028. Kesimpulan : ada hubungan Diet pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala SiwiKudus dan ada hubungan aktivitas fisik pasien CKD dengan Tingkat oedem di RSU Kumala Siwi Kudus
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELLITUS DAN PERILAKU PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN TIPE-TIPE DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS WERGU WETAN KABUPATEN KUDUS TAHUN 2012 Rusnoto Rusnoto; Rizka Himawan; Maulida Andriyani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang disebabkan oleh hormon insulin penderita yang tidak dapat mencukupi atau tidak efektif sehingga tidak dapat bekerja secara normal. Laporan data McCarty dan Zimmet menunjukkan, bahwa jumlah penderita DM di dunia dari 110,4 juta pada tahun 1994 melonjak 1,5 kali lipat (175,4 juta) pada tahun 2000, dan akan melonjak dua kali lipat (239,3 juta) pada tahun 2010 (Tjokroprawiro, 2006). Menurut survei yang dilakukan WHO, Indonesia menempati urutan ke-4 dengan jumlah penderita DM terbesar di dunia setelah India, Cina dan Amerika Serikat. Pada tahun 2025 penderita DM diperkirakan meningkat menjadi 12,4 juta penderita. Berdasarkan data Puskesmas Wergu Wetan Kudus penderita Diabetes Mellitus Pada tahun 2008 pasien yang menderita Diabetes Mellitus sebanyak 2467 orang, pada tahun 2009 sebanyak 3958 orang, pada tahun 2010 sebanyak 5730 orang. Tahun 2012 bulan Januari sebanyak 463 orang, bulan Februari sebanyak 477 orang dan pada bulan Maret sebanyak 491 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan tentang diabetes mellitus dan perilaku penderita diabetes mellitus dengan tipe-tipe diabetes mellitus di Puskesmas Wergu Wetan Kabupaten Kudus tahun 2012. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelasi pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita Diabetes Mellitus tehnik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling yaitu secara acak dengan sampel sebanyak 50 responden. Analisis hasil penelitian menggunakan analisis dalam bentuk tabulasi silang (cross. Tab). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang diabetes mellitus dengan tipe-tipe diabetes mellitus dengan didapatkan t hitung (0,475) t tabel (0,279) df : 50 dengan taraf signifikansi 5% dan  pvalue sebesar 0,003 di bawah 0,05. Dari hasil penghitungan contingency coefficient yang telah dilakukan terlihat bahwa hubungannya lemah. Adapun nilai contingency coefficient adalah 0,522. Ada hubungan antara perilaku penderita diabetes mellitus dengan tipe-tipe diebetes mellitus dengan t hitung (0,408) t tabel (0,279) df : 50 dengan taraf signifikansi 5% dan  p value sebesar 0,006 di bawah 0,05. Dari hasil penghitungan contingency coefficient yang telah dilakukan terlihat bahwa hubungannya lemah. Adapun nilai contingency coefficient adalah 0,483.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN LAMANYA MENSTRUASI PADA MAHASISWA TINGKAT III PRODI DIII KEPERAWATAN YANG SEDANG MENGHADAPI UJIAN AKHIR PROGRAM TAHUN 2010 Rizka Himawan; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : gangguan emosional, ketegangan, tekanan, kegelisahan, semuanya dapat membawa kepada gejalanya haid atau ketidaknormalan pendarahan pada rahim. Ini terjadi karena hypothalamus yang kemudian mempengaruhi siklus pelepasan hormone yang merangsang ovulasi menjadi terhalang, akibatnya mengarah kepada ketidakteraturan haid.  Keadaan mesntruasi yang tidak teratur dan gangguan-gangguan pada saat menstruasi ternyata juga sering dikeluhkan oleh mahasiswa tingkat 3 Prodi D3 Keperawatan STIKES Muhammadiyah.Tujuan penelitian : tujuan umum : Diketahuinya hubungan antara tingkat kecemasan dengan lamanya menstruasi pada mahasiswa tingkat III DIII keperawatan yang sedang mengahadapi ujian UAP di STIKES Muhammadiyah Kudus Tahun 2010. tujuan khusus : di ketahuinya Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tingkat III prodi DIII Keperawatan Yang Sedang Menghadapi Uap Di Stikes Muhammadiyah Kudus Tahun 2010, di ketahuinya lamanya Menstruasi Pada Mahasiswa Tingkat III Prodi DIII Keperawatan Yang Sedang Menghadapi Uap Di Stikes Muhammadiyah Kudus Tahun 2010.Metode penelitian : jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa D III Keperawatan dengan sampel 36 orang yang diambil dengan tehnik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dengan metode pengumpulan data adalah angket. Analisa data untuk menguji hipotesa digunakan uji statistik spearman rank.Hasil penelitian : sebagian besar responden mengalami tingkat kecemasan berat (47,2%) dan mengalami lamanya hari menstruasi tidak normal (75%). Uji hipotesa diperoleh ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan lamanya hari menstruasi pada mahasiswa tingkat III prodi D 3 keperawatan yang sedang menghadapi ujian akhir program (Rho : 0,511 dan p value : 0,005).Kesimpulan : Ada hubungan tingkat kecemasan dengan lamanya hari menstruasi pada mahasiswa tingkat III prodi D 3 keperawatan di STIKES Muhammadiyah Kudus tahun 2010. Diharapkan semua pihak berkenan memahami masalah kesehatan reproduksi yang dialami oleh para mahasiswa sehingga proses belajar mengajar dapat lebih efektif lagi dengan metode yang mengarah kepada belajar santai namun dipahami.
HUBUNGAN ANTARA KONDISI FISIK DAN KEPERCAYAAN IBU BAYI (USIA 1-5 BULAN) DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN IMUNISASI HB DI RB FATIMAH KUDUS TAHUN 2012 Rusnoto Rusnoto; pri Astuti; Afriyanti Nurul Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya pemberian imunisasi dapat dilihat dari banyak balita yang meninggal akibat PD31, setidaknya setiap tahun 1,7 juta anak meninggal oleh penyakit yang sebenarnya dapat dicegah oleh vaksin yang telah tersedia. Upaya imunisasi perlu disertai dengan surveilans epidemiologi agar terjadinya peningkatan kasus penyakit atau terjadinya KLB dapat terdeteksi dan segera diatasi. Selain itu pengalaman seseorang juga bisa menjadi dasar pembentukan sikap dalam berperilaku terhadap kepatuhan mengimunisasikan anaknya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kondisi fisik dan kepercayaan ibu dengan kepatuhan pelaksanaan imunisai HB. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasi kuantitatif  dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi (usia 1-5 bulan) ataupun ibu yang pernah mempunyai bayi dan diimunisasi di RB Fatimah Kudus. Menggunakan analisa data kuantitatif, analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji hipotesis melalui program SPSS. Hasil penelitian menyatakan adahubungan kondisi fisik dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB berdasarkan hasil uji statistik chi square X2 hitung sebesar (3,988) X2 table (3,841) dengan df : 1 dan p value sebesar 0,046 dibawah 0,05 berarti H0 ditolak dan Ha diterima.Hubungan kepercayaan ibu dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB berdasarkan hasil uji statistik chi square X2 hitung sebesar (3,988) X2 table (3,841) dengan df : 1 dan p value sebesar 0,046 dibawah 0,05 berarti H0 ditolak dan Ha diterima.Simpulan : Ada hubungan antara kondisi fisik dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB di RB Fatimah Kudus.Ada hubungan antara kepercayaan ibu bayi usia (1-5 bulan) dengan kepatuhan pelaksanaan imunisasi HB di RB Fatimah Kudus.Saran : Diharapkan dapat menjadi informasi bagi peneliti selanjutnya, institusi, ibu yang mempunyai bayi, dan lahan sehingga pelaksanaan imunisasi bisa terwujud sesuai yang diharapkan. 
Co-Authors Ade Ima Afifa Afonita, Kiki Afriyanti Nurul Azizah Agus Susilo Ahmad Farid ahmad farid Ahmad Nur Syafiq Ahmad Nur syafiq Aisyah Susanti Alfian, Rafi Alfiatur Rochma Andriani, Diah Anik Wiyarni ANIS FITRIANI Annisa Surya Mustika Arief Adi Saputro Aristianti, Fina Sari Ashri Maulida Rahmawati Asmara, Wahyu Dewi Ayu Asiyatul Karomah Ayu Asiyatul Karomah Azizah, Intan Rismatul Azizi, Rofiqi Naufal Choirul Anas Cokropranoto, Syahid Fatah Damayanti, Mutiara Sukma Dedi, Blacius Delta Surya Kusuma Deni Ristiawan Desie Andriyani Dewi Hartinah Diana Tri Lestari Dicky Firman Setyono Djauhar Arif Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Ery Yanuar Fadli Akbar Faizin Fania Nurul Khoirunnisa Ferry Dwi Cahyadi Firman Setyono, Dick Fitriana Kartikasari Fitriyana, Audina Galuh Renggani willis Gannis Ayu Fatmalsari Ghazi, Tafta H, Royan Hadi Sabdo Hadi Wibowo Hadibashir, Hamim Zakky Haiya, Nutrisia Nu'im Harmoko, Anjrah Heny Siswanti Hermawan, Hengki Ika WAHYUNI Ika Widyawati Indah Retnosari Indanah Irfan Santosa Isradias M, Isradias Iwan Ardian, Iwan Jeki Pornomo Jeyssa Az-Zhukruf Nada Khofianto Karimah, Himmatul Kartika Sari Khikmawati, Devi Kurnia Luluk Ulya M. Octaviano Eka Mahendra Mardiana, Sri Siska Maulida Andriyani Maulida Andriyani Menik Yuni Purwinarsih Muhamad Jauhar Muhamad Yunus Muhammad Agus Shidiq Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Mukti, Muhammad Haykal Candra Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nila Friscandani Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Eswanti Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Nor Asiyah Nugroho, Abdylla Adhiyasa Nur Laily Nurfajri Lutfiana Nurul, Nurul Azizah Aziz Prasetyo N, Agung pri Astuti Pri Astuti Purnomo, M Qudriyah, Anis Lailatul Rachel Fatwa Ramadhani Rahayuningrum, Endah Tri Rastyardjo, Audriana Maharani Retnosari, Indah Ridho, Gayuh Rika Barotut Taqiyah Risky Maulana Rizka Himawan Royan Hidayat RW, Galuh S, Irfan Sa’adah, Arina Lis sabbaha sinai lillah Saiful Anwar Salsabella Wahyuning Tyas Sa’adah, Arina Lis Septina Rahmawati Setiyani Widaristuti Setyo Puji Utomo Setyono, Dicky Firman Shoimatul Hidayah Shoimatul Hidayah Siska, Sri Siswiyanti, Siswiyanti Soebyakto Sri Karyati Sri Wahyuni Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih, Sukesih Suwarto Suwarto Tri Ismu Pujianto Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Umi Faridah Umisara, Elinda Utomo, Setyo Puji Utomo, Tri Puji Wiyarni, Anik Yulisetyaningrum Yuni Rustianawati Zahra, Sheva Jusuf Az Zuliana, Eva