Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Pelatihan Kerja, Penghargaan dan Keterampilan Komunikasi terhadap Mutu Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi Kudus Zahra, Sheva Jusuf Az; Rusnoto, Rusnoto; Farid, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30620

Abstract

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya di unit rawat jalan, pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi mutu pelayanan sangatlah penting. Pelatihan kerja, penghargaan, dan keterampilan komunikasi tenaga kesehatan merupakan aspek krusial yang dapat berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan rawat jalan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 33 perawat poli rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi Kudus. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis secara univariat, bivariat dengan uji Chi Square, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja berhubungan signifikan dengan mutu pelayanan (p = 0,0001; OR = 33,333), artinya perawat yang mendapatkan pelatihan memiliki peluang 33 kali lebih besar untuk memberikan pelayanan bermutu. Penghargaan juga berhubungan signifikan (p = 0,022; OR = 7,333), sehingga perawat yang merasa dihargai memiliki peluang 7,3 kali lebih besar memberikan pelayanan bermutu. Keterampilan komunikasi merupakan faktor yang paling kuat dan dominan (p = 0,0001; OR = 62,5; Exp(B) = 68,867), dengan peluang hampir 69 kali lebih besar dalam memberikan pelayanan bermutu. Rumah sakit diharapkan meningkatkan pelatihan kerja, memberikan penghargaan yang sesuai, dan melatih keterampilan komunikasi perawat untuk meningkatkan mutu pelayanan rawat jalan.
Does the Overcost Prediction Index Relate to Nursing Service Quality in BPJS Inpatients? Rustianawati, Yuni; Rusnoto, Rusnoto; Dedi, Blacius
JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit) Vol. 14 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmmr.v14i2.581

Abstract

Health financing through the INA-CBGs system by BPJS Health frequently engenders a discrepancy between the actual hospital tariff and the INA-CBGs tariff. The discrepancy may result in overcosts associated with the quality of nursing services. This study examined the correlation between the overcost prediction index (which encompasses hospital tariffs, disease diagnosis, type of service, and length of stay) and the quality of nursing services in BPJS inpatients. The present study employed a quantitative descriptive method with a cross-sectional design, encompassing 104 BPJS class III inpatients at RSUD dr. Loekmonohadi Kudus, who were selected through a purposive sampling technique. The data were collected using a structured questionnaire tested for validity and reliability, then analyzed univariately and bivariately using Pearson's Chi-Square test. The findings indicated a substantial correlation between the components of the overcost prediction index and the quality of nursing services. This finding is statistically significant and makes a scientific contribution to developing health financing systems and nursing service quality. The practical implications of this study highlight the imperative for periodic evaluation of the INA-CBGs system, the precision of diagnosis coding, and the implementation of theory-based nursing service models to preserve service quality within the limitations imposed by JKN health financing.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK, WAKTU TUNGGU DAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI KLINIK ASY-SYIFA KUDUS Mukti, Muhammad Haykal Candra; Rusnoto, Rusnoto; Suwandi, Edi Wibowo
Jurnal EDUNursing Vol 9 No 1 (2025): April - Agustus 2025
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/edunursing.v9i1.5907

Abstract

This study aims to analyze the relationship between therapeutic communication, waiting time, and service quality to patient satisfaction at Asy-Syfa Clinic Kudus. Patient satisfaction is an important indicator in assessing the quality of health services. Factors such as good therapeutic communication, efficient waiting time, and optimal service quality are believed to have a significant role in increasing patient satisfaction. This study used a descriptive correlational design with a cross-sectional approach, involving 97 patients selected using accidental sampling techniques. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Spearman rank test. The results of this study are expected to provide strategic recommendations for Asy-Syfa Clinic to improve service quality, optimize waiting time management, and improve the quality of therapeutic communication so as to increase overall patient satisfaction. Keywords: communication, waiting time, service quality, patient satisfaction
Pelatihan Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Daya 450 Watt bagi Remaja Masjid dan Takmir Masjid Al-Huda Mashurin di Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Mustaqim, Mustaqim; Wibowo, Hadi; Rusnoto, Rusnoto; RW, Galuh; H, Royan; Isradias M, Isradias; Yunus, Muhamad; Umisara, Elinda
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 6 No. 01 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v6i01.1797

Abstract

Pemanfaatan energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), semakin penting dalam rangka mendukung keberlanjutan energi dan penghematan biaya listrik, khususnya bagi fasilitas sosial keagamaan seperti masjid. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan perencanaan dan instalasi sistem PLTS berdaya 450 Watt kepada takmir Masjid Al-Huda Mashurin di Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi alat, serta praktik perancangan sistem tenaga surya skala kecil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap komponen utama PLTS, cara perhitungan kebutuhan daya, serta prosedur instalasi sederhana. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap potensi penerapan energi surya sebagai solusi penghematan biaya listrik masjid. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi implementasi energi terbarukan di lingkungan masyarakat sekitar.
HUBUNGAN HIPERKOLESTEROLEMIA, OBESITAS DAN RIWAYAT HIPERTENSI KELUARGA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA MEGAWON KUDUS Rusnoto, Rusnoto; Setyono, Dicky Firman
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Tekanan darah pada seseorang tidak selalu dalam keadaan normal. Salah satu gangguan pada tekanan darah adalah hipertensi. Hipertensi merupakan ketidaknormalan tekanan darah pada seseorang berkaitan dengan tingginya tekanan darah yang melebihi batas normal. Faktor-faktor yang mempengaruhi hipertensi antara lain Hiperkolesterolemia, Obesitas, Riayat Hipertensi keluaraga, Usia, Jenis kelamin, Kebiasaan merokok, Konsumsi alkohol, Kurang olahraga, Pola asupan garam tinggi,dan Stress. Tujuan : Mengetahui adanya hubungan Hiperkolesterolemia, Obesitas, Dan Riwayat Hipertensi Keluarga Dengan Kejadian Hipertensi Di Desa Megawon Kudus Tahun 2016. Metode : penelitian ini menggunakan metode Crossectional dengan menggunakan bentuk rancangan pengambilan sampel secara acak. Populasi 91 responden Hipertensi, sampel 48 responden hipertensi. Uji statistic Spearmen. Hasil Penelitian : Didapatkan p value 0.000 (?0.05), nilai korelasi spearmen terhadap Hiperkolesterolemia dengan Hipertensi sebesar (0.762), Nilai korelasi spearmen Obesitas dengan Hipertensi sebesar (0.706) dan nilai korelasi spearmen Riwayat hipertensi keluarga dengan Hipertensi sebesar (0.734). Kesimpulan : Maka dapat disimpulkan bahwa HA diterima dan HO ditolak, jadi ada Hubungan Hiperkolesterolemia, Obesitas, Dan Riwayat Hipertensi Keluarga Dengan Kejadian Hipertensi Didesa Megawon Kudus Tahun 2016
Hubungan Tingkat Kecemasan, Stres, dan Pola Makan dengan Hipertensi di Desa Sumberjo Rembang Damayanti, Mutiara Sukma; Rusnoto, Rusnoto; Suwandi, Edi Wibowo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan, stres, dan pola makan dengan kejadian hipertensi di Desa Sumberjo Kabupaten Rembang. Penelitian ini mengaplikasikan metode kuantitatif dengan desain korelasi pendekatan cross sectional. Desain korelasi bertujuan untuk mengungkapkan hubungan antara variabel independen dan dependen, yang dapat digunakan untuk mencari, menjelaskan, memperkirakan, dan menguji teori yang ada. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa mayoritas lansia di Desa Sumberjo memiliki tingkat kecemasan dan stres yang sedang, dengan 32,5% dan 33,8% responden masing-masing, serta sebagian besar memiliki pola makan yang tidak baik, yakni 73,8%. Penelitian ini juga menemukan adanya hubungan signifikan antara tingkat kecemasan, stres, dan pola makan dengan hipertensi. Hasil uji menunjukkan bahwa kecemasan memiliki hubungan positif yang kuat dengan hipertensi (p-value 0,001, koefisien 0,666), yang berarti semakin tinggi kecemasan, semakin tinggi pula hipertensi. Stres juga berhubungan positif dengan hipertensi (p-value 0,002, koefisien 0,335), meskipun dengan kekuatan yang lebih rendah, menunjukkan bahwa semakin tinggi stres, semakin tinggi hipertensi. Terakhir, pola makan yang tidak baik berhubungan positif dengan hipertensi (p-value 0,001, koefisien 0,612), yang berarti pola makan yang buruk cenderung meningkatkan tekanan darah tinggi.
Pemanfaatan E-book untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar di Kudus Khikmawati, Devi Kurnia; Alfian, Rafi; Nugroho, Abdylla Adhiyasa; Susilo, Agus; Rusnoto, Rusnoto; Cholifah, Noor
Buletin KKN Pendidikan Vol. 3, No. 1, Juli 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v3i1.14671

Abstract

Adanya pemanfaatan teknologi dalam media pembelajaran terutama penggunaan buku digital (e-book) melalui perantara komputer, laptop atau smartphone. Pemanfaatan teknologi yang dipublikasikan dalam bentuk digital digunakan untuk memudahkan siswa dalam belajar serta meningkatkan minat belajar siswa pada masa pandemi Covid-19 dengan menampilkan informasi berupa teks, gambar, audio, video, animasi, narasi, musik, serta multimedia lainnya. Permasalahan yang akan dihadapi adalah seberapa siapkah siswa tingkat sekolah dasar menggunakan e-book dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberi kemudahan siswa dalam belajar, meningkatkan minat belajar siswa dengan menggunakan media e-book dan mengetahui umpan balik siswa terhadap buku digital. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participatory Research Apraisal (PRA) dengan bimbingan secara langsung kepada siswa. Adapun hasil dari program pengabdian masyarakat ini adalah secara tidak langsung penggunaan e-book bagi siswa kelas VI SD N 2 Mlati Kidul tersebut dapat membantu siswa agar lebih mudah mengakses materi pembelajaran dan mempelajari kembali materi pembelajaran kapan saja dan dimana saja menggunakan e-book. Siswa tingkat SD menjadi lebih semangat belajar secara mandiri dengan adanya e-book yang sifatnya praktis dan mudah dibawa kemana saja pada masa pandemi Covid-19 ini.
HUBUNGAN DEMOGRAFI, DEPRESI, KUALITAS TIDUR DENGAN FATIGUE INTRADIALISIS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS Anjrah Harmoko; Diana Tri Lestari; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i1.2877

Abstract

Gagal ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dan nasional. Pasien gagal ginjal kronis harus melakukan hemodialisis sebagai terapi yang berdampak pada fatigue. Fatigue terjadi sekitar 70% pasien ginjal yang mengakibatkan gangguan aktivitas sehari-hari dan penurunan kapasitas kerja, keterbatasan fungsi, ketidakstabilan suasana hati, gangguan tidur, gangguan fungsi keluarga dan sosial. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan demografi, depresi, kualitas tidur dengan fatigue intradialisis pada pasien gagal ginjal kronis di RS  dr. Soetarto Yogyakarta. Jenis penelitian adalah penelitian observasional, bersifat analitik korelasi dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien gagal ginjal kronis. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 23 pasien. Teknik pengumpulan data variabel fatigue menggunakan kuesioner baku Chalder Fatigue Scale (CFQ), Beck Depression Inventory (BDI-II), dan kuesioner Piisburg Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan demografi jenis kelamin (P=0,011) dan umur (P=0,035) dengan fatigue intradialisis dan tidak ada hubungan status pernikahan (P=0,360) dan penghasilan (P=0,429) dengan fatigue intradialisis. Ada hubungan depresi dengan fatigue intradialisis (P=006). Ada hubungan kualitas tidur dengan fatigue intradialisis (P=0,018). Faktor paling dominan yang mempengaruhi fatigue intradialisis adalah depresi (P=0,049, CI=0,003-2,583). Fatigue umum terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisis dan dikaitkan dengan jenis kelamin, umur, depresi dan gangguan tidur. Dokter harus secara proaktif menyelidiki tanda-tanda kelelahan untuk menghindari dampaknya terhadap kualitas hidup pasien dengan gagal ginjal kronis.
PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN FISIK DAN BIOLOGI TERHADAP KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI BP4 PATI Rusnoto Rusnoto; Sukarmin Sukarmin
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis  paru disebabkan  oleh Mycobacleriunt  tuberculosis'  Di Indonesia prevalensi Tuberkulosis  Paru sebesar  130 / 100.000,  Prevalensi  TB paru  klinis 0'8%dari  seluruh  penyakit  di lndonesia  dan 75%  penderita  TB paru  adalah  kelompok usia produktif(15  - 50 tahun)  dengan  tingkat sosial ekonomi rendah.  Di indonesia TB Paru merupakan penyebab kematian  utama  ketiga. Risiko penularan  setiap  tahun  di lndonesia  antara 1-2 %. Penderita baru  BTA positif dari 2003-2006  di BP4 jumlah 419 kasus.  Penderita  TB Paru pada  usia dewasa akan menimbulkan masalah dikeluargarnaupun komunitas  terutama dalam pencapaian  produktifitas  kerja Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis  faktor  Iingkungan  fisik sosial ekonomi, budaya  dan biologi  terhadap  kejadian tuberkulosis  paru  tahun 2008 penelitian ini mengutamakan metode  case control  study,. Subyek penelitian  ini adalah  106  orang yang  berobat  ke BP4 Pati sebanyak 53 penderita TB paru  sebagai  kasus  dan  bukan Penderita  TB paru sebanyak  53 sebagai  kontrol.  Diagnosis  penderita  dibuktikan  dengan  pemeriksaan rontgen  dan BTA pada pemeriksaan  SPS dinyatakan posilif, sedang  kelompok  kontrol pada pemeriksaan  BTA SPS  dan  rontgen  hasilnya  dinyatakan  negatif. Analisis  data dilakukan dengan  chi square  test, unluk  mengetahui besarnya  risiko  dihitung  OR  (odds ratio), selanjutnya dilakukan  analisis  multivariat  dengan uji regresi  logistik.  Dari hasil analisis  bivariat  Tingkat  pendapatan  (p :  0,016,  odds  ratio  (OR) 2,536 95 % Confidence  lnterval  (C0  I,155 - 5,568), Tingkat Pengetahuan  (p = 0,0001, odd.r  rqtio (OR) 26,743  95 Vo  Confdence  Intervol  (CI)  8,857  * 80,749), Jenis pekerjaan  (odds ratio (OR)  2,606 95 o/o  Confdence  Inter-val  (CD 1,076  - 6,310,  p= 0,031),  Status gizi (p = 0,038,  odds rario (OR)  3,789  95 ok Cottfdence  Inret\,(Il (Cl) 1,694  - 8.475). Kebiasaan merokok  (odds  ratio (OR) 2,559  95 % Cott/idence lnterval  (CI) l,16l -5,642, p = 0,019),  Adapun  variabel  bebas  yang tidak  terbLrkti  berhubungan Riwayat Minum-minurnan  Keras (odds ratio  (OR) I  ,280 95 %  Confidence  Interval (CI) 0,482  -3.402,  p = 0,620). Perlu segera  dilakukan  penanggulangan  penderita  Tb  paru dan screening  TB  paru, penyuluhan  kepada  masyarakat.  dan  upaya  rumah sehat pada masyarakat.
PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS (DM) DENGAN JOGGING Rusnoto Rusnoto; Sri Karyati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit degeneratif dengan sifat kronis.Penatalaksanaan DM terdiri dari empat pilar yaitu diet, aktifitas fisik, farmakologis dan penyuluhan.Secara fisiologis seseorang yang melakukan aktifitas fisik akan mengalami pembakaran lemak dan cadangan lemak sehingga ada upaya penarikan glukosa dari pembuluh darah ke jaringan otot. Sehingga terjadi penurunan kadar gula darah.Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh jogging terhadap penurunan gula darah pada penderita DM di Puskesmas Batealit Kabupaten Jepara.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan observasional.Rancangan penelitian menggunakan pra-post test dalam satu kelompok (one group pre-post test design).Hasil penelitian ini sebelum melakukan jogging kadar gula darah paling rendah 186 mg/dl, paling tinggi 344 mg/dl, dengan gula darah rerata 251,9 mg/dl. Sesudah melakukan jogging paling rendah 89 mg/dl, paling tinggi 138 mg/dl, dengan gula darah rerata 106,55 mg/dl. Nilai signifikansi 0,000 (p0,05) dan nilai t: 23,567 (t hit t tab). Kesimpulan penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan aktifitas jogging terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita DM. direkomendasikan melalui pemegang program terkait dengan memaksimalkan segala potensi yang ada untuk lebih memberikan perhatian kepada penderita DM terutama dengan mengadakan program kegiatan yang bersifat edukasi berupa promosi kesehatan dan peningkatan upaya preventif agar penderita DM mampu melakukan pengelolaan kadar gula darah secara mandiri melalui aktifitas jogging secara berkala, pengaturan diet sesuai kebutuhan, penggunaan obat dibetes secara terpantau dan peningkatan pengetahuan mengenai penyakitnya
Co-Authors Ade Ima Afifa Afonita, Kiki Afriyanti Nurul Azizah Afriyanti Nurul Azizah Agus Susilo ahmad farid Ahmad Farid Ahmad Nur Syafiq Ahmad Nur syafiq Aisyah Susanti Alfian, Rafi Alfiatur Rochma Andriani, Diah Anik Wiyarni ANIS FITRIANI Anjrah Harmoko Annisa Surya Mustika Arief Adi Saputro Aristianti, Fina Sari Ayu Asiyatul Karomah Ayu Asiyatul Karomah Azizah, Intan Rismatul Azizi, Rofiqi Naufal Choirul Anas Damayanti, Mutiara Sukma Dedi, Blacius Delta Surya Kusuma Deni Ristiawan Desie Andriyani Dewi Hartinah Diana Tri Lestari Dicky Firman Setyono Djauhar Arif Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Ery Yanuar Fadli Akbar Faizin Fania Nurul Khoirunnisa Ferry Dwi Cahyadi Firman Setyono, Dick Fitriana Kartikasari Fitriyana, Audina Galuh Renggani willis Gannis Ayu Fatmalsari Gayuh Ridho Ghazi, Tafta H, Royan Hadi Sabdo Hadi Wibowo Hadibashir, Hamim Zakky Haiya, Nutrisia Nu'im Heny Siswanti Hermawan, Hengki Himmatul Karimah Ika WAHYUNI Ika Widyawati Indah Retnosari Irfan Santosa Isradias M, Isradias Iwan Ardian, Iwan Jeki Pornomo Jeyssa Az-Zhukruf Nada Khofianto Khikmawati, Devi Kurnia Luluk Ulya M Purnomo M. Octaviano Eka Mahendra Mardiana, Sri Siska Maulida Andriyani Maulida Andriyani Menik Yuni Purwinarsih Muhamad Jauhar Muhamad Yunus Muhammad Agus Shidiq Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Mukti, Muhammad Haykal Candra Mustaqim Mustaqim, Mustaqim Nila Friscandani Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Eswanti Noor Hidayah Noor Hidayah Noor Hidayah Nor Asiyah Nugroho, Abdylla Adhiyasa Nur Laily Nurfajri Lutfiana Prasetyo N, Agung Pri Astuti pri Astuti Rachel Fatwa Ramadhani Rahayuningrum, Endah Tri Rastyardjo, Audriana Maharani Retnosari, Indah Rika Barotut Taqiyah Risky Maulana Rizka Himawan Royan Hidayat RW, Galuh S, Irfan sabbaha sinai lillah Saiful Anwar Salsabella Wahyuning Tyas Sa’adah, Arina Lis Septina Rahmawati Setiyani Widaristuti Setyo Puji Utomo Setyono, Dicky Firman Shoimatul Hidayah Shoimatul Hidayah Siska, Sri Siswiyanti, Siswiyanti Soebyakto Sri Karyati Sri Wahyuni Sukarmin Sukarmin Sukarmin Sukesih Sukesih Sukesih Sukesih, Sukesih Suwarto Suwarto Tri Ismu Pujianto Trisnawati Trisnawati Trisnawati Trisnawati Umi Faridah Umisara, Elinda Utomo, Setyo Puji Utomo, Tri Puji Wahyu Dewi Asmara Wiyarni, Anik Yulisetyaningrum Yuni Rustianawati Zahra, Sheva Jusuf Az Zuliana, Eva