Claim Missing Document
Check
Articles

Found 127 Documents
Search
Journal : JUPE

PENGARUH LONCAT KATAK DAN NAIK TURUN BANGKU TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH Jodieka Permadi; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the ratio between the frog jump training and up and down the bench to increase the ability of long jump squat style of the tenth graders at SMAN 8 Bandar Lampung. The population in this study were students of SMAN 8 Bandar Lampung with the sample used in this study were 36 students using test techniques. The methodology used in this study is the experimental. Analysis the data was using T-Test. Results of analysis data indicated that up and down the bench can improve the long jump significantly so did the frog jump showed significant improvement. The differences showed that the effect of the frog jump is more effective in improving the ability of the long jump compared to up and down the bench.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara latihan loncat katak dan naik turun bangku terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh gaya jongkok siswa kelas X di SMA Negeri 8 Bandar Lampung. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 8 Bandar Lampung dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 36 siswa menggunakan teknik tes. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Teknik analisis data menggunakan Uji T. Hasil analisis data menunjukan bahwa naik turun bangku dapat meningkatkan kemampuan lompat jauh secara signifikan begitu pula loncat katak menunjukan peningkatan secara signifikan. Perbedaan pengaruh menunjukan bahwa loncat katak lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan lompat jauh dibandingkan dengan naik turun bangku.Kata kunci : latihan loncat katak, lompat jauh gaya jongkok, naik turun bangku.
Hubungan Kekuatan Otot Tungkai dan Panjang Tungkai dengan Hasil Ketrampilan Passing Bola Bima Adi Bagaskara; Suranto Suranto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 2 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems in this study is the relationship of leg muscle strength and leg length with the results of ball ball skill in students ekstrakurikuler football SMA N 1 Ambarawa. The sample in this study amounted to 20 people.Sampling using total sampling technique.Data analysis technique using double correlation formula before using the formula is done by analysis, raw data (row-score) converted into standard form (T-score) then tested by product moment correlation analysis technique and tested significant.The results showed that leg muscle strength has a correlation coefficient of 0.880 with the result of passing, the length of the leg has a coefficient of 0.628 with the result of passing while the balance and kelentukan the correlation coefficient 0.908 with the result of passing.From both variables can be concluded that the greatest relation to the result of passing on students of extracurricular son of SMA N 1 Ambarawa football is leg muscle strength that is equal to 0.880.Masalah dalam penelitian ini adalah hubungan kekuatan otot tungkai dan panjang tungkai dengan hasil keterampilan passing bola pada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA N 1 Ambarawa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik analisis data dengan menggunakan rumus korelasi gandasebelum menggunakan rumus tersebut dilakukan analisisa, data mentah (row-score) diubah menjadi bentuk baku (T-score) kemudian diuji dengan teknik analisisa korelasi product moment dan diuji signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot tungkai memiliki koefisien korelasi 0,880 dengan hasil passing, panjang tungkai memiliki koefisien 0,628 dengan hasil passing sedangkan keseimbangan dan kelentukan memiliki koefisien korelasi 0,908 dengan hasil passing. Dari kedua variabel dapat disimpulkan bahwa hubungan terbesar terhadap hasil passing pada siswa putra ekstrakurikuler sepakbola SMA N 1 Ambarawa adalah kekuatan otot tungkai yaitu sebesar 0,880.katakunci: kekuatan otot tungkai, panjang tungkai, passing.
Hubungan Panjang Lengan Dan Kekuatan Otot Lengan Dengan Keterampilan Passing Bawah Andy Nurkholiq; Sudirman Husin; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 4 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship between arms length and arm muscle strength with skill passing under volleyball. This research use correlation method, population and sample is student extracurricular volleyball SMA Negeri 5 Bandar Lampung that is 25 people. The analysis technique used is multiple correlation analysis. The research instrument used Antrpometer, Girp Dynammeter, and under passing. Based on the analysis result obtained correlation coefficient between arms length and arm muscle strength with skill passing down shows value F_hitung 20,967 3,443 F _ table. Since the F Counts are greater than the F table, there is a significant relationship between arm length and arm muscle strength with lower passing skills.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan dengan keterampilan passing bawah bola voli. Penelitian ini menggunakan metode korelasional, populasi dan sampel adalah siswa ekstrakulikuler bola voli SMA Negeri 5 Bandar Lampung yaitu 25 orang. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis korelasi ganda. Instrumen penelitian menggunakan Antrpometer, Girp Dynammeter, dan passing bawah. Berdasarkan hasil analisis diperoleh koefisien korelasi antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan dengan keterampilan passing bawah menunjukkan nilai . Karena hasil Fhitung lebih besar dari pada Ftabel, maka ada hubungan yang signifikan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan dengan keterampilan passing bawah.Kata kunci : kekuatan otot lengan, panjang lengan, passing bawah
Hubungan Reaksi Dan Kekuatan Otot Lengan Dengan Kecepatan Pukulan Chudan Tsuki Sena Dwi Laksono; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 1 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the magnitude of reaction correlation and arm muscle strength with blow speed chudan tsuki. The method used in the implementation of this research is descriptive correlation. The sample used is 24 students of men and 17 students of Karate extracurricular SMP IT daughter. Data collected by test and measurement techniques and data analysis techniques using product moment correlation. The results showed that the value of r arithmetic obtained of 0.438 ? 0.308 and with the value of Sig. 0.000 ? 0.05 this means there is a significant correlation reaction and arm muscle strength against Chudan Tsuki Blow Speed results. From the research results can be concluded that the two variables above have a significant correlation to the results of chudan tsuki blow. Thus the reaction and arm muscle strength are both related to the speed of the chudan tsuki blow.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya hubungan reaksi dan kekuatan otot lengan dengan kecepatan pukulan chudan tsuki . Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 24 siswa putra dan 17 siswa putri Estrakurikuler Karate SMP IT. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai r hitung didapat sebesar 0,438 ? 0,308dan dengan nilai Sig. 0,000 ? 0,05 hal ini berarti terdapat hubungan yang siginifikan reaksi dan Kekuatan Otot lengan terhadap hasil Kecepatan Pukulan Chudan Tsuki. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua variabel kekuatan otot lengan dan kecepatan pukulan chudan tsuki memiliki hubungan yang signifikan terhadap hasil pukulan chudan tsuki.Kata Kunci : kecepatan pukulan chudan tsuki, kekuatan otot lengan, reaksi
KONTRIBUSI KESEIMBANGAN, POWER TUNGKAI DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DENGAN KEMAMPUAN LAY-UP SHOOT Anis Suciaty Ramio; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 4 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of balance, leg power and flexibility of the wrist to shoot lay-up capabilities. The methodology used was descriptive correlational. The population of this study was 34 students. Samples from this study amounted to 34 students. Measurement and data analysis used was regression. The results showed that the balance has a correlation coefficient of 0.666 with a contribution of 66.6%, power limbs have a correlation coefficient of 0.763 with a contribution of 76.3%, flexibility of the wrist has a correlation coefficient of 0.461 with a contribution of 46.1%. From the analysis it can be concluded that power legs gave greater contributions to the ability to shoot lay-ups compared to other variables. Recommendations from this research that the ability to obtain lay-up shoot need to pay attention to all the physical elements especially leg muscle power.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi keseimbangan, power tungkai dan kelentukan pergelangan tangan terhadap kemampuan lay-up shoot. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional.. Populasi dari penelitian ini yaitu 34 siswa. Sampel dari penelitian ini berjumlah 34 siswa. Pengukuran serta teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan memiliki koefisien korelasi 0,666 dengan kontribusi sebesar 66,6%, power tungkai memiliki koefisien korelasi 0,763 dengan kontribusi sebesar 76,3%, kelentukan pergelangan tangan memiliki koefisien korelasi 0,461 dengan kontribusi sebesar 46,1%. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa power tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemampuan lay-up shoot dibandingkan dengan variabel lainnya. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh kemampuan lay-up shoot perlu memperhatikan semua unsur fisik terutama power otot tungkai.Kata kunci : kelentukan pergelangan tangan, kemampuan lay-up shoot, keseimbangan, power tungkai.
Pengaruh Permainan Hulahop dan Permainan Lari Bersambung Terhadap Peningkatan Motor Ability Eko Prasetyo; Herman Tarigan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 3 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is students are not yet optimal in learning agility, eye and hand coordination, speed and balance. This study aims to determine the effect of the game huop and the game of sprinting beam to increase motor ability. The method used in this research is experimental method and data analysis using t test, with a population of 157 students grade 3 SDN 1 Sukabumi Bandar Lampung. This study used a sample of 32 students grade 3 SDN 1 Sukukumi bandar lampung. Sampling technique using random sampling. The results are (1) There is a significant Influence of Hulahop Game on Motor Ability Improvement. (2) There is a significant Influence of Running Game Running Beam Against Motor Ability Improvement. (3) Hulahop's game is better than the Continuous Running game on Motor Ability Improvement.Masalah dalam penelitian ini adalah siswa belum optimal dalam belajar kelincahan, kordinasi mata dan tangan, kecepatan dan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan hulahop dan permainan lari bersambung balok terhadap peningkatan motor ability. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dan analisis data menggunakan uji t, dengan populasi 157 siswa kelas 3 SDN 1 Sukabumi Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan sampel 32 siswa kelas 3 SDN 1 sukabumi bandar lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Hasil penelitian adalah (1) Ada Pengaruh yang signifikan Permainan Hulahop Terhadap Peningkatan Motor Ability. (2) Ada Pengaruh yang signifikan Permainan Lari Bersambung Balok Terhadap Peningkatan Motor Ability.(3) Permainan Hulahop lebih baik dibandingkan permainan Lari Bersambung Terhadap Peningkatan Motor Ability.Kata kunci: hulahop, lari bersambung, motor ability
Hubungan Kekuatan Otot Lengan dan Koordinasi Mata Tangan Dengan Ketepatan Lemparan atas Dalam Permainan Softball Putri di Universitas Lampung Tahun 2016 Ferra Ayu Reysta; Marta Dinata; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 5, No 2 (2017): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship between the strength of arm muscles and hand-eye coordination to the accuracy of the throw the ball up in the game of softball princess on UKM softball University Lampung 2016. Research data collection methods as well as test and measurement survey with descriptive correlation, while the analytical techniques used to use product moment correlation analysis. In this study the samples used by 20 female students. Research shows there is a relationship between the strength of arm muscles and hand-eye coordination to the accuracy of the throw the ball up in the game of softball.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan terhadap ketepatan lemparan bola atas dalam permainan softball putri pada UKM softball Universitas Lampung 2016. Pengumpulan data penelitian ini mengugunakan metode survey serta tes dan pengukuran dengan jenis deskriptif korelasi, sedangkan teknik analisis yang dipakai menggunakan analisis korelasi product moment. Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 20 mahasiswi. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara kekuatan otot lengan dan koordinasi mata tangan terhadap ketepatan lemparan bola atas dalam permainan softball.Kata Kunci: kekuatan otot lengan, koordinasi mata tangan, lemparan bola atas, softball
PENGARUH PEMBELAJARAN PAIKEM TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING ATAS BOLA VOLI Novika Candra Kasih; Herman Tarigan; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 2 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan passing atas bola voli dengan menggunakan pendekatan paikem terhadap siswa SMP N 3 Terusan Nunyai.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Dengan populasi siswa SMP N 3 Terusan Nunyai kelas VII, dan diambil populasi sampel dengan jumlah 28 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Teknik pengumpulan data untuk meningkatkan pembelajaran bola voli passing atas menggunakan pendekatan paikem dengan menggunakan indikator - indikator dari penelian keterampilan dasar bermain bola voli. Analisis data hasil tes awal dan tes akhir menggunakan uji t perbedaan dan uji t pengaruh.Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan yang signifikan dengan menggunakan pembelajaran paikem. Pada penelitian ini siswa mengalami kesulitan pada pembelajaran pasing atas bola voli, pada treatmen menyenangkan beberapa siswa saja yang bisa mengikuti pembelajaran pasing atas bola voli sedangkan pada treatment aktif, inofatif, kreatif dan efektif siswa lebih sulit mengikuti pembelajaran pasing atas bola voli. Sehingga dalam penelitian ini terjadi peningkatan yang signifikan.Implikasi dari penelitian ini adalah pembelajaran pasing atas bola voli dengan pendekatan paikem kurang dapat meningkatkan hasil belajar siswa khususnya dalam materi bola voli pasing atas.Kata kunci : passing atas, bola voli, pembelajaran paikem
HUBUNGAN KEKUATAN LENGAN, TUNGKAI, BERAT BADAN, KESEIMBANGAN, DAN KOORDINASI DENGAN KEMAMPUAN MERODA Windy Anugrah Kurniawan; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 3 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to determine the relationship of arm muscle strength, leg muscle strength, weight, balance and eye-hand-foot coordination with propeller ability. The method used was descriptive correlational. The samples used were 30 male/female students with total population was 197 students. The samples were taken by using Proportional Random Sampling. Data were collected with the test and measurement techniques and data analysis technique used was product moment. The results showed that the strength of arm muscles had a correlation coefficient of 0.831, leg muscle strength had a correlation coefficient of 0.796, weight had a correlation coefficient of 0.401, the balance had a correlation coefficient of 0.687, coordination of eye-hand-foot had a correlation coefficient of 0.602.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai, berat badan, keseimbangan dan koordinasi mata-tangan-kaki dengan kemampuan meroda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah 30 siswa putra/putri dengan jumlah populasi 197 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proporsional Random Sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan Product Moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan otot lengan memiliki koefisien korelasi 0.831, Kekuatan otot tungkai memiliki koefisien korelasi 0.796, Berat badan memiliki koefisien korelasi 0.401, keseimbangan memiliki koefisien korelasi 0.687, koordinasi mata-tangan-kaki memiliki koefisien korelasi 0.602.Kata kunci : berat badan, kekuatan lengan, keseimbangan, meroda, tungkai.
Pengaruh Latihan Melompat Dengan Satu Kaki dan Leg Squat Terhadap Kecepatan Tendangan Samping Andika Windi Nur Sodikin; Suranto Suranto; Lungit Wicaksono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 6, No 4 (2018): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out how much influence the One-leg jump exercise, leg squat on the results of Side Kick Speed on pencak silat extracurricular in 3 Way Pengubuan Middle School. The research method used is the experimental method. From the calculation of the influence test and t test, the jumping exercise with one leg counts t count of 11,961 while the leg squat exercise t counts at 17,0447. Thus leg squat training is better in increasing the speed of pencak silat side kicks in students of 3 Way Pengubuan Public Middle SchoolPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan melompat dengan Satu kaki, leg squat terhadap hasil  Kecepatan Tendangan Samping pada ekstrakurikuler pencak silat SMP Negeri 3 Way Pengubuan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Dari perhitungan uji pengaruh dan uji t, latihan melompat dengan satu kaki jumlah t hitung sebesar 11,961 sedangkan latihan leg squat t hitung sebesar 17,0447. Dengan demikian latihan leg squat lebih baik dalam meningkatkan kecepatan tendangan samping pencak silat pada siswa SMP Negeri 3 Way Pengubuan.Kata kunci: leg squat, melompat, tendangan samping.
Co-Authors Achmad Azid Adcharina Pratiwi Adcharina Pratiwi Ade Jubaedi Ade Septiana Adhie Dwi Nofyanto SP Adi Kurniawan aditya permana putra Afrika Andriyani Agung Widodo Agus Wanto Agus Yudiansyah Agus Yulianto Ahmad Fuadi Asy'ari Akor Sitepu Ali Fais Ali Usman Andika Windi Nur Sodikin Andre Setiawan Andrian Ibrahim Andy Nurkholiq Angga Firmansyah Anggraini Puspa Wardha Anggun Wahyuni Sari Dewi Anis Suciaty Ramio Aprizal Sobriyanto Ardi Setia Nugraha Ardian Sanjaya Ari Nidhi Astuti ARI PITOYO Ariestika, Elsa Arif Atmunandar Arif Maulana Syamsu Asyifa Ullina Nur Bagus Suryo Batara Yoki Putra Bima Adi Bagaskara Cahyo Prasetyo Candra Kurniawan Chandra Sasongko Damayanti, Elok Dedi Alfatoni Desna Dwi Cahyani Dewi Anita Sari Dhany Efita Sari Dian Fitria Saputri Dewi Dian Syuriadi Putra Doni Swadesi Duhita Kurnia Dwi Aprilianto Dwi Waluyo Beni Eko Bagus Fahrizqi Eko Supriyanto Elva Setiawati Engga Frastya Eno Irdianto Erik Widiyanto Etika Muslimah Farid Adi Prasetya Faturahman Fadilah Ferdi Zulkarnain Ferdiansyah Ferdiansyah Ferdyans Ichsan Pratama Ferra Ayu Reysta Fibria Hadi Sucihno Fiko Hasvivi Fitri Oktaviani Frans Nurseto Frans Nuseto Gatot Widya Anggara Hany Puspa Nirmala Hendra Lesmana Herianto Herianto Herman Tarigan HERU SETIAWAN Heru Sulistianta Ifandari Ifandari Ima Rahayu Imam Mahfud Indah Pratiwi Indah Pratiwi Indianto Indianto Indriyanto Indriyanto Irfandri Vaniko Negara Ivan Kurnia Reza Janter Ignatius Simatupang Jhody Nala Fraya Jodieka Permadi Julianda Triiman Saputra Juni Prasetyo Kharina Oktaviana Knut F. Kramer Koko Hadi Mardanto Kuswaji Dwi Priyono Lungit Wicaksono M Irfan Syahreza M Joko Setiawan Marta Dinata Miftahul Mahmudah Mita Laksmi Edwina Moh. Chairil Asmawan Monalisa Monalisa Much Djunaidi Much Djunaidi Muhamad Nur R Muhammad Aldino Muhammad Gandi Maulana Muhammad Indra Kurniawan Muhammad Ishaq Gery Muhammad Minan Chusni Muhammad Musrofi Muhammad Najibul Afan Muhammad Ranggani Muhammad Robbi Armaica Muhammad Yogi Rivaldi Muhtadi Muhtadi Mustika Sari Nia Rahmawati Nils B. Kerpen Nita Etikawati Norma Puspitasari Novika Candra Kasih Nuha Nur Azizah Nur Fathurahman R Nurgiyatna Oki Rinoki Okvian Eri Anggradinta Oliver Kunst P. Eko Prasetyo Pandu Darma Wardani Rachmi Marsheilla Agus Rahmat Hermawan Ramadhani Ardi Pratiwi Ratih Pratiwi Reki Saputra Restiana Annisa Restu Afrianto Rahman Reza Pahlefi Reza Stiawansyah Ricky Putra Alit Ridwan Dwi Saputra Riki Darma Rino Anugrah Risky Aditya Riza Fahmi AlFaqih Rizki Adhi Wijaya Rizki Anggara Roikhan Falah Roni Sacta Mirza Rony, Zahara Tussoleha Ryan Hidayat Sajidan Sajidan Sapto Nugroho Sari, Felinda Sena Dwi Laksono Sentot Budi Rahardjo Sholihah Sholihah Singgih Pradipto Siti Nandiroh Solichatun Solichatun Sri Karyati Sudirman Husin Sulistyo Saputro Surani Dwi Astuti Suratman Suratman Surisman Surisman Sutrisno Agus Setiadhi Syahrofi Adi Putra Syamsul Arifin Tanjung Ardo Teddy Afri Suhendri Tedi Kurniawan Tommy Hardiyanto Totok Budi Santosa Tri Asri Sholly Hajmi Tuis Susanto Umi Fatmawati Velly Asvaliantina Wayan Adnyana Widjo Kongko Widodo S. Pranowo WIDYA MUDYANTINI Windy Anugrah Kurniawan Wiyono Wiyono Y. Nining Sri Wuryaningsih Yandi Mulyawan Yandri Nauli Yoga Harlis Sidiawan Yoga Septia Yudhicara Yudhicara Yulia Novarita Yuswan Hadi Ziko Fajar Ramadhan