p-Index From 2021 - 2026
5.954
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

REPRESENTASI SISWA SMA DALAM MEMECAHKAN MASALAH NILAI OPTIMUM BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FILD INDEPENDENT DAN FIELD DEPENDENT Santia, Ika
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.652 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v1i1.125

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa  memecahkan masalah nilai optimum adalah kurangnya ragam representasi yang dimiliki siswa. Kemampuan representasi menjadi penting dalam suatu pembelajaran matematika. Perbedaan  kemampuan representasi siswa dalam memecahkan masalah dimungkinkan adanya perbedaan gaya kognitif siswa. Untuk itu dilakukan suatu penelitian kualitatif yang  bertujuan mendeskripsikan:  (1)  representasi siswa  SMA  dengan gaya  kognitif Field Dependent dalam  memecahkan masalah nilai optimum (2) representasi siswa  SMA  dengan gaya  kognitif Field Independent dalam  memecahkan masalah nilai optimum. Pengumpulan data dilakukan dengan  pemberian tugas TPM dan wawancara. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan  adalah triangulasi. Subjek penelitian adalah siswa SMA kelas XI sebanyak 2 orang. Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  subjek dengan gaya  kognitif Field Dependent merepresentasikan idenya untuk memecahkan masalah nilai optimum adalah dengan cara: memahami informasi dan apa yang ditanyakan dengan membuat gambar, membuat rencana penyelesaian dengan membuat persamaan matematika, memanipulasi persamaan tersebut dan mengecek kembali hasil akhir yang didapatkan dengan mensubstitusi kembali jawaban akhir ke persamaan awal. Sedangkan subjek dengan gaya kognitif Field Independent merepresentasikan idenya untuk memecahkan masalah dengan cara: memahami informasi dan apa yang ditanyakan dengan menuliskan persamaan matematika menggunakan simbol formal, membuat rencana penyelesaian dengan membuat persamaan matematika, memanipulasi persamaan tersebut dan menggunakan cara coba-coba serta tidak melakukan pengecekan kembali hasil akhir yang diperoleh. Kata Kunci: Representasi, Pemecahan Masalah nilai optimum, Gaya Kognitif
CARA BERPIKIR GEOMETRIS SISWA DALAM MENENTUKAN HUBUNGAN ANTAR BANGUN SEGIEMPAT MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DIDASARKAN PADA TINGKAT KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA Santia, Ika
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.615 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v1i2.233

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjabarkan cara berpikir geometris siswa berkemampuanmatematika rendah, sedang dan tinggi dalam menentukan hubungan antarbangunsegiempat dilihat melalui pembelajaran PMR. Penelitian ini termasuk penelitiankualitatif dan bersifat eksploratif. Subjek diambil dari kelas VIII SMP yang beradapada level deduksi informal berdasarkan level berpikir gometris van Hiele.Selanjutnya untuk menguji kredibilitas data, dilakukan triangulasi waktu. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa (1) siswa yang berkemapuan matematika tinggi (GT)merangkai 12 hubungan antarbangun segiempat yang mungkin  dari 15 hubunganantarbangun segiempat yang mungkin dan cenderung menggunakan danmemperhatikan 4 unsur pada kegiatan menggambar bangun datar segiempat yaituposisi, ukuran sisi, bentuk dan besar sudut (2) siswa yang berkemapuan matematikasedang (GS) merangkai 5 hubungan antarbangun segiempat dari 15 hubunganantarbangun segiempat yang mungkin dan cenderung hanya menggunakan danmemperhatikan 3 unsur pada kegiatan menggambar bangun segiempat yaitu bentukgambar, ukuran sisi dan sudut. Sedangkan (3) Siswa yang berkemapuan matematikarendah (GR) tidak dapat merangkai hubungan antarbangun segiempat dari 15hubungan antarbangun segiempat karena hanya memperhatikan 1 unsur padakegiatan menggambar bangun segiempat yaitu bentuk gambar.Kata Kunci: hubungan, antarbangun segiempat, PMR, kemampuan matematika
Students’ mental construction in cube and cuboid concepts based on mathematical ability differences Rofiki, Imam; Anam, Ahmad Choirul; Sari, Putri Eka; Irawan, Wahyu Henky; Santia, Ika
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11 No 1 (2020): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v11i1.5946

Abstract

Understanding of cube and cuboid concepts is one of the essential goals of solid geometry learning. Most studies of students’ understanding of these concepts have posited a gap between the students’ surface area and volume conceptions of its and students’ understanding. The study aims to describe the students’ mental constructions in APOS (Action, Process, Object, and Schema) theory framework. This study used analysis of students as subject to three junior high school students who have differences in mathematical abilities with a qualitative approach. Data were collected by the task sheet and interview. The result of this study evidences that subject who has high mathematical ability could solve problems about cube and cuboid concepts correctly in the action stage. In the process and object stage, subject could provide detailed explanations of how steps to assess the surface area and volume of cube and cuboid. She compared two shapes with different sizes of cube and cuboid. In the schema stage, she made systematic understanding related to the concepts of surface area and volume of cube and cuboid. The subject who has medium mathematical ability explained her mental construction in action and process stage well, despite the error in the process stage. Next stage, she had compared two different shapes of cube and cuboid to found their ratio. The last stage, she had not completed her explanation. The subject has low mathematical ability could solve the problems about cube and cuboid concepts. At the process, object, and schema stage, she had not completed its indicators to show cube and cuboid concepts.
INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN GAME QUARTET CARD PADA MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII SMP Anggraini, Novia Afriana; Santia, Ika; Hima, Lina Rihatul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27863

Abstract

The purpose of this research is to develop quartet card learning media on flat-sided space building material. This research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which consists of 5 stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The data collection techniques used are interviews, questionnaires, and observations. The validity of the quartet card learning media is seen from the results of the expert validation test with a percentage score obtained of 89.6% from media experts, 81.3% from material experts, and 92.3% from practitioners who are included in the category of very valid learning media can be used without revision. The results of student responses on small-scale trials obtained a percentage of 82% and large-scale trials obtained a percentage of 83% with a very interesting category, meaning that the attractiveness of quartet card learning media is very good. The quartet card learning media is declared valid and interesting to use in learning mathematics on flat-sided space building material.
DRAGLANDTICS: INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID DENGAN ELEMEN GAMIFIKASI EDUKATIF Sulistyo, Bagus; Handayani, Aprilia Dwi; Jatmiko; Nurfahrudianto, Aan; Santia, Ika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i3.5886

Abstract

Kesulitan siswa dalam memahami konsep operasi pecahan masih menjadi tantangan di SDN Batuaji 1, meskipun materi ini telah diajarkan sejak kelas IV. Hambatan ini muncul akibat terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif dan dominasi metode ceramah dalam kegiatan belajar mengajar. Tujuan kajian ini guna mengembangkan sarana pembelajaran matematika berbasis aplikasi Android bernama DragLandTics yang menerapkan unsur gamifikasi, serta mengkaji tingkat kevalidan, kemenarikan, dan efektivitas penggunaannya dalam pembelajaran operasi pecahan. Meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi pada proses pengembangan dengan pendekatan model ADDIE. Hasil validasi menunjukkan bahwa media ini teridentifikasi sebagai kategori sangat valid dengan skor rata-rata 4,56, dan respon siswa menunjukkan tingkat kemenarikan tinggi dengan skor 4,26. Selain itu, terlihat adanya kemajuan hasil belajar siswa yang menonjol setelah penggunaan media, berdasarkan perbandingan nilai pretest dan posttest. Implementasi elemen gamifikasi seperti tantangan, penghargaan, dan visual interaktif dalam DragLandTics terbukti meningkatkan motivasi belajar siswa, Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lanjutan dengan menambah fitur serta penyempurnaan tampilan agar semakin menarik dan optimal dalam akativitas edukatif.
Peningkatan Hasil Belajar Barisan Aritmatika Siswa SMK Melalui Pembelajaran Open Ended Problems Putri, Like Rizky; Hima, Lina Rihatul; Santia, Ika
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jp.v4i3.1880

Abstract

This study aims to improve students’ learning outcomes in arithmetic sequences through the implementation of the open-ended problems learning model. The background of the research highlights students' difficulties in understanding mathematical concepts, particularly arithmetic sequences, due to teacher-centered learning methods and limited student engagement. A total of 88.88% of students in class X-TKJ at SMK Arrahmah Papar did not meet the Minimum Mastery Criteria (KKM) of 75 in the Mid-Semester Exam. The open-ended problems approach was chosen based on its proven effectiveness in enhancing students' critical and creative thinking skills (Nazareth & Mukhlis, 2022). This study used a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest Design. The research subjects consisted of 36 students. Data were collected through mathematics pretest and posttest, teacher observation sheets, and student response questionnaires. The results showed a significant improvement in learning outcomes, with the average score increasing from 61.39 (pretest) to 82.36 (posttest). The Paired Sample t-test yielded a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating a significant difference between pretest and posttest scores. Teacher activity was rated very good with an average of 88.15%, while student responses were positive with an average of 81.18%. The study concludes that the open-ended problems learning model is effective in improving both the learning outcomes in arithmetic sequences and students’ critical and creative thinking abilities
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STEM-PBL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MATERI STATISTIKA Wida, Ovilia Nur; Candraningtyas, Tsatsabilla Diannira; Widyawati, Irma; Santia, Ika
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2025): ELIPS, September 2025
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v6i2.1989

Abstract

Penelitian ini berfokus pada rendahnya kemampuan berpikir kritis yang dimiliki oleh siswa SMA dalam menyelesaikan masalah statistika yang bersifat kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran STEM-PBL (Science, Thechnology, Engineering, Mathematics – Problem Based Learning) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimen dengan pretest posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari siswa kelas X-1 ECP sebagai kelas eksperimen dan kelas X-2 ECP sebagai kelas kontrol, yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling dari populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 7 Kediri. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji t untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STEM-PBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dan uji N-gain untuk mengukur peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran STEM-PBL memberikan pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, yang terlihat dari perbedaan hasil yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol serta nilai N-gain yang diperoleh.
Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Ketuntasan Hasil Belajar Numerasi Siswa Kelas 1 SDN 2 Ngrawan Irdani, Laili Rahma; Santia, Ika
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.658

Abstract

This research was motivated by the low level of complete learning outcomes for grade 1 students at SD Negeri 2 Ngrawan regarding numeracy. The aim of this research is to improve the completeness of student learning outcomes. This type of research is classroom action research. Classroom action research was carried out in two cycles. The subjects of this research were class 1 students consisting of 12 students. Techniques for collecting data are tests, observation and documentation. The results of the research show that carrying out learning activities by applying the project based learning model can improve the completeness of students' numeracy learning outcomes. This is indicated by an increase in test results from each cycle. In cycle I, the percentage of student success reached 25%. Meanwhile, in cycle II, the percentage of student success reached 83%. The research can be said to be successful because the percentage of success reaches ≥80%. The conclusion of this research is that the project based learning model can improve the completeness of students' numeracy learning outcomes.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Ditinjau dari Kemampuan Numerasi Siswa di Sekolah Dasar Nuricahyati, Wendy Febia; Hima, Lina Rihatul; Santia, Ika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah soal cerita pada siswa Sekolah Dasar (SD) Katolik Frateran II Kota Kediri ditinjau dari kemampuan numerasi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 6 siswa dari kelas V. Data dikumpulkan menggunakan tes soal, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah soal cerita siswa SD Katolik Frateran II Kota Kediri berada pada tingkat yang cukup baik, Faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah tersebut antara lain kurangnya latihan dalam memecahkan masalah soal cerita dan kurangnya pemahaman konsep matematika. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah memberikan perhatian lebih pada pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, khususnya dalam konteks cerita, melalui berbagai metode pembelajaran yang menarik dan memadai.
Mendorong Kreativitas Siswa Melalui Strategi Pikat Pictorial Riddle: Encouraging Student Creativity Through Attracting Pictorial Riddle Strategies Santia, Ika
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2015): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v4i2.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kemampuan berpikir kreatif siswa berkemampuan dasar matematika rendah; (2) kemampuan berpikir kreatif siswa berkemampuan dasar matematika sedang dan (3) kemampuan berpikir kreatif siswa berkemampuan dasar matematika tinggi. Jenis penelitian ini ada penelitian kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini akan dilakukan dengan dua teknik yaitu tes tertulis dan wawancara. Proses pengumpulan data tes tertulis diperoleh dari hasil tes pada tes kemampuan dasar matematika dan soal Tes Pengajuan Masalah Lingkaran (TPML). Pengumpulan data diawali dengan pemberian tes kemampuan dasar matematika yang hasilnya digunakan untuk mengelompokkan siswa yang memiliki kemampuan rendah,sedang dan tinggi. Proses berikutnya, siswa diberikan pembelajaran dengan strategi PIKAT Pictorial Riddle. Peneliti memfokuskan pengamatan pada pekerjaan subjek apakah muncul kreativitas dalam pengajuan masalah lingkaran (TPML). Untuk menjamin keabsahan data dalam penelitian ini akan dilakukan triangulasi waktu. Setelah dilakukan analisis data terlihat bahwa hanya terdapat satu subjek dari kelompok kemampuan dasar matematika tinggi yang menunjukkan ide kreatifnya dalam pengajuan soal yang berhubungan dengan luas lingkaran. Subjek tersebut dapat mengasosiasikan penggunaan rumus Phytagoras dengan luas daerah setengah lingkaran. Ide yang dibangun juga menunjukkan kebaharuan, terlihat dari pertanyaan dalam masalah yang telah diajukan “Tentukan hubungan luas setengah lingkaran pertama, kedua dan ketiga.” .Kata “hubungan” merupakan kata yang menggambarkan asosiasi beberapa konsep luas setengah lingkaran yang dibandingkan dengan sisi-sisi segitiga siku-siku
Co-Authors Aan Nurfahrudianto Ade Cita Geovani Cahya Ningtias Ahmad Choirul Anam Akbar Sutawidjadja Am Ayu Kusuma Dewi Anam, Ahmad Choirul Anggi Larasati Anggraini, Novia Afriana Anjayani, Ririn Annisa Nur Kamilah April Rudianto Aprilia Dwi Handayani Aprilia Dwi Handayani Aprilia Dwi Handayani, Aprilia Dwi Aprillia Dwi Handayani Aprillia Dwi Handayani Ardiana Ardiana, Ardiana Arya Bagas Susanto Axcelleosa Gloria Setiawan Bambang Agus Sulistyono Bambang Agus Sulistyono Betseba Kariam Candraningtyas, Tsatsabilla Diannira Darsono Darsono Darsono Darsono Darsono Darsono Dewi, Am Ayu Kusuma Dewi, Lusi Noviana Dian Devita Yohanie Yohanie Dzulhijatul Awalin Zuroida Encil Puspitoningrum, Encil Feny Rita Fiantika Hafid Syahrul Mufaza Hanizyah Quswatul Khasanah Hanny Cindy Prastica Hermawan, Tanto Hersiyati Palayukan Hima, Lina Ruhatul I Ketut Suada Ilham, Slamet Muhammad Imam Rofiki Ina Febrianti Irdani, Laili Rahma Jatmiko Jatmiko Jatmiko Jatmiko Jatmiko Jatmiko Kamilah, Assa'adatul Karyawati Karyawati Khusnul Arifah Kiky Ardhianti Kristianti, Lina Laili Rahma Irdani Laylia Putri Ramadhanie Lina Rihatul Hilma lina Rihatul Hima Lina Rihatul Hima Lina Rihatul Hima, Lina Rihatul Lisa Deepsea Yofita Sani Miftakhul Thomas Bachtiar Mohammad, Nanda Nacaska Oktihsani Mulia, Parindra Mahardika Nanda Nacaska Nanda Nacaska Oktihsani Mohammad Nur Rahmawati Nuricahyati, Wendy Febia Pai’pinan, Matius Pangestu, Yorda Aditya Prasetyani, Tamara Jasmine Prastaningtyas, Efa wahyu Purnama, Sephia Rahayu Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putri Eka Sari PUTRI EKA SARI, PUTRI EKA Putri, Like Rizky Redista Nazriana Rochana, Siti Romadhoni, Alifvia Novita Putri Rosyid, Muhammad Haniif Khoirulloh Samidjo Samidjo, Samidjo Samijo, Samijo Setyaningrum, Dita Siti Meira Siti Rochana Slamet Muhammad Ilham Subanji Subanji Subanji Sudirman Sulistyo, Bagus Suryo Widodo Sutawidjadja, Akbar Tamara Jasmine Prasetyani Tanto Hermawan Vivi Kusumaningrum Wahid Ibnu Zaman Wahyu Henky Irawan Wida, Ovilia Nur Widyawati, Irma Yulian, Felix Yudha Yuni Katminingsih Yuni Katminingsih Zayyadi, Moh