Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Arsitekno

PENTINGNYA ANALISA RUPTURE / REKAHAN GEMPA BUMI SEBAGAI PEDOMAN DALAM PERENCANAAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN Siska, Deassy
Arsitekno Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v3i3.1221

Abstract

Gempa bumi adalah suatu bencana berupa getaran tanah yang tidak dapat diperkirakan kapan dan dimana akan muncul. Ketika sebuah gempa bumi muncul, dampak yang ditimbulkan bervariasi tergantung pada kekuatan getaran yang terjadi. Akibat  yang ditimbulkan oleh gempa dapat terlihat dari kondisi pasca gempa seperti kerusakan struktur dan infrastruktur serta jumlah korban jiwa. Untuk dapat mencegah atau mengurangi resiko dari dampak sebuah bencana gempa bumi maka perlu adanyatindakan mitigasi yang tepat pasca bencana khususnya di kawasan permukiman. Pada saat terjadinya gempa, gelombang seismik merambat membentuk areal rupture atau rekahan yang simetris dari mulai episentrum hingga jarak tertentu yang membentuk jalur rekahan gempa di sepanjang bidang patahan. Jalur rekahan gempa ini memiliki struktur tanah yang cenderung tidak stabil bila dibandingkan dengan kawasan lainnya diluar area rekahan. Dengan menganalisa jalur rekahan gempa, maka perencanaan perumahan dan permukiman dengan struktur bangunan tahan gempa diharapkan dapat lebih terfokus pada wilayah yang diperkirakan memiliki struktur tanah yang tidak stabil dan berpotensi terjadi hentakan serta rekahan yang besar. Sehingga lebih tepat sasaran dan dapat meminimalisir kerusakan bangunan dan korban jiwa pada saat terjadinya gempa bumi. Teknik penelitian ini menggunakan perangkat lunak Matlab 7.10 (R2010a), Geopsy dan Aplikasi array response function untuk menentukan arah dan jalur serta luasan kawasan rekahan.
Perencanaan Kawasan Wisata di Daerah PLTA Kuta Malaka Aceh Besar NAD dengan Teknologi Tepat Guna dan Ramah Lingkungan Siska, Deassy
Arsitekno Vol 7, No 7 (2016): Jurnal Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v7i7.1242

Abstract

Abstrak Listrik merupakan bagian dari energi terbarukan. Energi listrik sudah menjadi salah satu kebutuhandasar bagi masyarakat di era global, baik diperkotaan maupun dipedesaan. Fenomena ini dapat dilihat darilonjakan permintaan energi listrik dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Terutama untuk wilayahPemerintahan Provinsi Aceh. Semakin kondusifnya situasi keamanan pasca MOU Helsinki dan laju pertumbuhanekonomi yang terus meningkat pasca Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh secara tidak langsung telah memberikandampak terhadap meningkatnya permintaan energi listrik. Berbagai tempat potensi alam di daerah hydropowerenergydi Nanggroe Aceh Darussalam sangat bagus sehingga menimbulkan gagasanuntuk mengembangkan daerah ini menjadi salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Provinsi NAD.Untuk itu dibutuhkan sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan wisata dan rekreasi di daerahini.Berkaitan dengan hal tersebut di atas,perlu dilakukan perencanaan yang matang danmenyeluruh sehingga terwujud sebuah kawasan wisata yang dapatmemenuhi kebutuhan masyarakatuntuk berwisata, serta dapat menjadi identitas dan kebanggaan Propinsi NAD,serta dapat pulamemberikan konstribusi positif bagi pengembangan daerah sekitarnya, baik secara fisik maupunekonomi.Kata Kunci: Listrik, Hydropower Energy, Kawasan Wisata, Pengembangan Daerah.
Analisa Kebisingan dan Studi Akustik dalam Tatanan Bangunan Siska, Deassy
Arsitekno Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v6i6.1228

Abstract

Abstrak   Salah satu konsep kenyamanan hunian yang selalu dicari setiap orang adalah tenang dan jauh dari kebisingan.Kebisingan adalah salah satu sumber dari pencemaran bunyi.Kebanyakan orang sangat tidak suka dengan keadaan berisik, namun sangat sedikit orang yang peka dengan pencemaran bunyi.Masyarakat Indonesia pada umumnya hanya peduli dengan pencemaran udara, air dan limbah. Asal kata pencemaran adalah proses masuknya polutan ke dalam suatu lingkungan sehingga menurunkan mutu lingkungan. Pencemaran bunyi merupakan peristiwa masuknya sumber bunyi lain yang tidak diinginkan (noise) yang melebihi batasan normal sehingga dapat mengganggu lingkungan, menurunkan tingkat kepekaan indera pendengaran, kesehatan  bahkan berdampak pula pada tingkah laku psikologi seseorang. Dampak – dampak yang ditimbulkan ini sifatnya tidak langsung, sehingga masyarakat lebih sering mengabaikannya. Indonesia adalah Negara industri, suara – suara mesin pabrik, stasiun kereta api dan hiruk pikuknya kendaraan bermotor merupakan sumber kebisingan yang paling utama di Negara ini. Dikatakan paling utama karena kepadatan jalan raya setiap saat semakin bertambah.Penataan akustik merupakan solusi dalam permasalahan ini.Dalam penataan bangunan, akustik merupakan sisi yang harus tetap diprioritaskan. Tingkatan prioritasnya sama seperti kita memandang perspektif struktur bangunan dan mekanikal – elektrikal.Kata Kunci: Akustik, , Kebisingan, Pencemaran bunyi, Penataan akustik.
PENTINGNYA ANALISA RUPTURE / REKAHAN GEMPA BUMI SEBAGAI PEDOMAN DALAM PERENCANAAN PERUMAHAN DAN PERMUKIMAN Deassy Siska
Arsitekno Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v3i3.1221

Abstract

Gempa bumi adalah suatu bencana berupa getaran tanah yang tidak dapat diperkirakan kapan dan dimana akan muncul. Ketika sebuah gempa bumi muncul, dampak yang ditimbulkan bervariasi tergantung pada kekuatan getaran yang terjadi. Akibat  yang ditimbulkan oleh gempa dapat terlihat dari kondisi pasca gempa seperti kerusakan struktur dan infrastruktur serta jumlah korban jiwa. Untuk dapat mencegah atau mengurangi resiko dari dampak sebuah bencana gempa bumi maka perlu adanyatindakan mitigasi yang tepat pasca bencana khususnya di kawasan permukiman. Pada saat terjadinya gempa, gelombang seismik merambat membentuk areal rupture atau rekahan yang simetris dari mulai episentrum hingga jarak tertentu yang membentuk jalur rekahan gempa di sepanjang bidang patahan. Jalur rekahan gempa ini memiliki struktur tanah yang cenderung tidak stabil bila dibandingkan dengan kawasan lainnya diluar area rekahan. Dengan menganalisa jalur rekahan gempa, maka perencanaan perumahan dan permukiman dengan struktur bangunan tahan gempa diharapkan dapat lebih terfokus pada wilayah yang diperkirakan memiliki struktur tanah yang tidak stabil dan berpotensi terjadi hentakan serta rekahan yang besar. Sehingga lebih tepat sasaran dan dapat meminimalisir kerusakan bangunan dan korban jiwa pada saat terjadinya gempa bumi. Teknik penelitian ini menggunakan perangkat lunak Matlab 7.10 (R2010a), Geopsy dan Aplikasi array response function untuk menentukan arah dan jalur serta luasan kawasan rekahan.
Perencanaan Kawasan Wisata di Daerah PLTA Kuta Malaka Aceh Besar NAD dengan Teknologi Tepat Guna dan Ramah Lingkungan Deassy Siska
Arsitekno Vol 7, No 7 (2016): Jurnal Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v7i7.1242

Abstract

Abstrak Listrik merupakan bagian dari energi terbarukan. Energi listrik sudah menjadi salah satu kebutuhandasar bagi masyarakat di era global, baik diperkotaan maupun dipedesaan. Fenomena ini dapat dilihat darilonjakan permintaan energi listrik dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Terutama untuk wilayahPemerintahan Provinsi Aceh. Semakin kondusifnya situasi keamanan pasca MOU Helsinki dan laju pertumbuhanekonomi yang terus meningkat pasca Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh secara tidak langsung telah memberikandampak terhadap meningkatnya permintaan energi listrik. Berbagai tempat potensi alam di daerah hydropowerenergydi Nanggroe Aceh Darussalam sangat bagus sehingga menimbulkan gagasanuntuk mengembangkan daerah ini menjadi salah satu daerah tujuan wisata unggulan di Provinsi NAD.Untuk itu dibutuhkan sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan wisata dan rekreasi di daerahini.Berkaitan dengan hal tersebut di atas,perlu dilakukan perencanaan yang matang danmenyeluruh sehingga terwujud sebuah kawasan wisata yang dapatmemenuhi kebutuhan masyarakatuntuk berwisata, serta dapat menjadi identitas dan kebanggaan Propinsi NAD,serta dapat pulamemberikan konstribusi positif bagi pengembangan daerah sekitarnya, baik secara fisik maupunekonomi.Kata Kunci: Listrik, Hydropower Energy, Kawasan Wisata, Pengembangan Daerah.
Analisa Kebisingan dan Studi Akustik dalam Tatanan Bangunan Deassy Siska
Arsitekno Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v6i6.1228

Abstract

Abstrak   Salah satu konsep kenyamanan hunian yang selalu dicari setiap orang adalah tenang dan jauh dari kebisingan.Kebisingan adalah salah satu sumber dari pencemaran bunyi.Kebanyakan orang sangat tidak suka dengan keadaan berisik, namun sangat sedikit orang yang peka dengan pencemaran bunyi.Masyarakat Indonesia pada umumnya hanya peduli dengan pencemaran udara, air dan limbah. Asal kata pencemaran adalah proses masuknya polutan ke dalam suatu lingkungan sehingga menurunkan mutu lingkungan. Pencemaran bunyi merupakan peristiwa masuknya sumber bunyi lain yang tidak diinginkan (noise) yang melebihi batasan normal sehingga dapat mengganggu lingkungan, menurunkan tingkat kepekaan indera pendengaran, kesehatan  bahkan berdampak pula pada tingkah laku psikologi seseorang. Dampak – dampak yang ditimbulkan ini sifatnya tidak langsung, sehingga masyarakat lebih sering mengabaikannya. Indonesia adalah Negara industri, suara – suara mesin pabrik, stasiun kereta api dan hiruk pikuknya kendaraan bermotor merupakan sumber kebisingan yang paling utama di Negara ini. Dikatakan paling utama karena kepadatan jalan raya setiap saat semakin bertambah.Penataan akustik merupakan solusi dalam permasalahan ini.Dalam penataan bangunan, akustik merupakan sisi yang harus tetap diprioritaskan. Tingkatan prioritasnya sama seperti kita memandang perspektif struktur bangunan dan mekanikal – elektrikal.Kata Kunci: Akustik, , Kebisingan, Pencemaran bunyi, Penataan akustik.
IDENTIFIKASI TIPOLOGI PERUBAHAN BENTUK DAN SUSUNAN RUANG PADA ARSITEKTUR TRADISIONAL SUKU BATAK TOBA Armelia Dafrina; Fidyati Fidyati; Deassy Siska
Arsitekno Vol 9, No 2 (2022): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v9i2.8331

Abstract

Suku Batak Toba sudah mendiami daerah Sumatera Utara selama hampir puluhan tahun. Rumah Bolon merupakan rumah adat tradisional Suku Batak Toba, namun banyak bangunan tradisional yang telah mengalami transformasi atau perubahan bentuk akibat beberapa faktor seperti pengaruh kebudayaan asing yang masuk disertai dengan kemajuan teknologi dan modernisasi, sehingga masyarakat terpengaruh dan beralih dengan membangun rumah modern dengan proses membangun yang jauh lebih cepat dan mudah apabila dibandingkan dengan pembuatan rumah tradisional. Hal tersebutlah yang akan menjadi ancaman akan kelanjutan kehidupan arsitektur tradisional. Pendekatan tipologi digunakan untuk mengelompokkan elemen arsitektur yang dimiliki oleh rumah adat Suku Batak Toba dan untuk mengetahui perubahan yang terjadi. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan pengumpulan data yang dilakukan dengan cara wawancara, dokumentasi dan observasi langsung serta menggunakan data sekunder dengan cara melihat referensi buku, jurnal dan artikel yang berkaitan dengan penelitian. Sesuai dengan permasalahan yang telah diteliti dari beberapa sampel bahwa perubahan yang lebih banyak terjadi adalah transformasi subtraktif dan transformasi adiktif.
Co-Authors Adi Setiawan Ahmad Nayan Ainul Hasri AR, Marzuki Arlin Maya Sari Armelia Dafrina Arnawan Hasibuan Asnawi Asran, Asran Augustine, Ainaya Risna Azhari Azhari Azhari Azmi, Farhan Baidhawi Baidhawi Bustami Cut Fadillah Damanik, Annisa Khaliza David Sarana Eka Nadia Fadillah, Cut Fajriana, Fajriana Fajrul Wahdi Ginting, Fajrul Wahdi Farid, Muchammad Fasdarsyah Fasdarsyah Fasdarsyah Fidyati, Fidyati Halimatus Sakdiah Halimatus Sakdiah Halimatus Sakdiah, Halimatus Hayatul Muslima Hayatul Muslima, Hayatul Haykal, Muhammad Helmy Fitriawan Helmy Fitriawan Heni Pujiastuti Herman Fithra Idris, Syafrizal Kartika Kartika Khalsiah Lidya Rosnita M Fauzan Maulida, Yuni Misbahul Jannah Muchammad Farid Muhammad Daud Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Muliani Muliani Muliani Muliani, Muliani Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Muthmainnah Muzaffar Rigayatsyah Nadia, Eka Nafikah, Nara Nanda Novita Nanda Novita, Nanda Nandi Haerudin Nasruddin Nasruddin Nasrul ZA, Nasrul Nasution, Paisah Noval, Nabila Novianti, Yenny Nuraini Fatmi Nuraini Fatmi, Nuraini Nurmalita Nurmalita Nurqamarina Nurul Fajri Saminan, Nurul Fajri Olivia, Sisca Pertiwi, Indah Ayu Poppy Mayang Sari Ridara, Rina Riza Andriani Roid, Fahrian Rustadi ., Rustadi Rustadi Rustadi Rustadi Rustadi Safriana Safriana Safriana Saifuddin Saifuddin Sari, Leyla Intan Sherly Ramadhani Sofyan Sofyan Sofyan Sofyan Sofyan Sulastri Sulastri Syafrizal Syafrizal Syahputra, Azhar Syarifah Rita Zahara Tulus Setiawan Vitani Damanik Widya Widya, Widya Yesy Afrillia Zahra Zahra