Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KUALITAS DATA KELUARAN HARIAN ELEKTRON AKSELERATOR LINIER Heru Santoso; Muhammad Hamdi; Saktioto Saktioto
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 17, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.17.3.166-171

Abstract

Linac radiotherapy measurentoften experience instability. One of the irradiation errors with Linac can occur because the radiation beam that comes out is not expected properly. Determination of the correction factor and linearity is important to analyze the charge output of the electron energy emitted by Linac's modality to see the stability of the emitted charge. This study uses Electron Linear Accelerator Electron beam daily output data with a 10 cm × 10 cm applicator, 100 cm SSD, 0.125 cc cylindrical ionization detector PTW type 31010 Semiflek and uses a slab solid phantom with energy variations of 6 MeV, 8 MeV, 10 MeV, 12 MeV and 15 MeV. The measurement results are calculated using the IAEA TRS 398 protocol. The result of linearity correction factor of 96.87% which shows the stability value of the electron beam load output is very good, and the results of the correction factor show the enumeration values of each energy 6 MeV, 8 MeV, 10 MeV, 12 MeV and 15 MeV namely 0.030342129 nC, 0.03034 nC, 0.03034 nC, 0.03034 nC and 0.03034 nC values respectively still within the tolerance range of measurement ± 1. The correction factor that has been obtained is used as a parameter in calculating the absorbance dose to the maximum depth.
PENENTUAN DENSITAS SPESIES PLASMA HIDROGEN PADA KESETIMBANGAN TERMODINAMIK TEKANAN ATMOSFIR MENGGUNAKAN MATLAB Reeky Fardinata; Saktioto Saktioto
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.912 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.16.2.113-117

Abstract

Thermal equilibrium hydrogen plasma at atmospheric pressure were simulated using the software matrix laboratory (MATLAB). Runge Kutta method numerical method as a settlement of differensial model equations of chemical kibetik with the arrhenius equation approach and continuity equations so that the equilibrium density values for each species were obtained.  Equilibrium hydrogen plasma at atmospheric pressure and density rate review every reaction involved.  Parameter of ionizing   and disasosiasi  as a reference equilibrium plasma.  Equilibrium plasma is found in time interval 10-6 – 10-3 s thermal hydrogen plasmas with temperatures of 1 eV.  The density  of hydrogen plasma thermal equilibrium overall are in the interval of 1014 m-3 - 1020 m-3 . The reaction rate of each species varies based on the type of collision and rate of change of species.
NUMERICAL STUDIES OF MAGNETIC FIELD DYNAMICS IN HEMISPHERICAL ELECTRODES PLASMA FOCUS Fairuz Diyana Ismail; Saktioto '
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 11, No 8 (2014)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1291.417 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.11.8.538-546

Abstract

This study is aimed to numerically and experimentally investigate the magnetic field dynamics in hemisphericalelectrodes plasma focus. We have initiated the numerical magnetic field propagation by finite differenceapproach with Taylor expansion for the purpose of each distribution to plasma focus medium but not specifiedfor hemispherical electrodes design. Although the magnetic field profile is still in arbitrary numbers, this modelcan simply be used to compare with the experimental results. The absorption and attenuation of magnetic fieldare affected by the plasma medium mainly the production of electron and charged particle movement. However,the code generated for magnetic field attenuation is assumed for dimension and time dependant only. 
PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI KARBON AKTIF DARI BAMBU BETUNG (DENDROCALAMUS ASPER) DENGAN AKTIVASI KOH BERBANTUAN GELOMBANG MIKRO Erin Mazelly Hutapea; Iwantono Iwantono; Rakhmawati Farma; Saktioto Saktioto; Awitdrus Awitdrus
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.344 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.2.1061-1066

Abstract

Telah berhasil dibuat karbon aktif dari bahan bambu betung (Dendrocalamus Asper)melalui proses pra-karbonisasi selama 1 jam dengan aktivasi kimia menggunakan KOH dengan perbandingan variasi massa karbon aktif dengan massa aktivator 1:0, 1:1, 1:2 dan 2:1. Pengaktifan dibantu iradiasi gelombang dengan daya mikro (µ) 630 Watt selama 20 menit. Penelitian bertujuan untuk mengkarakterisasi karbon aktif menggunakan difraksi sinar-X, spektroskopi inframerah transformasi fourier (FTIR) dan dayaserapmetilenbiru. Karakterisasi difraksi sinar-X menunjukkan karbon aktif memiliki pola difraksi semikristalin dengan kehadiran puncak pada sudut 2θ sebesar 21,268o dan 41,014o masing-masing bersesuaian dengan orientasi (002) dan (100). Tinggilapisan (Lc) tertinggi dihasilkan pada rasio 1:1 sebesar 21,495 nm dan data ini didukung oleh daya serap karbon aktif terbaik terhadap metilen biru yaitu pada rasio 1:1 sebesar 99,327 mg/g. Hasil karakterisasai FTIR menunjukkan karbon aktif memiliki serapan gugus –OH, C-H dan C=C. Secara keseluruhan hasil perhitungan dan analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa banyaknya KOH mempengaruhi kualitas dari karbonaktif yang dihasilkan.
Ionisasi Gas Butana pada Metode Pelepasan Listrik Tegangan Searah dengan Ketidakmurnian Udara Tekanan Tinggi, Plasma Termal Ikhsan Rahman Husein; Rakhmawati Farma; Saktioto Saktioto
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.985 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.14.1.1006-1012

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan ionisasi gas butana dengan campuran udara pada tekanan tinggi. Proses kelistrikan ini menggunakan elektroda grafit pensil yang digunakan untuk melucuti gas pembentukan plasma dengan metode electrical-discharge pada rentang tekanan atmosfir. Plasma Karbon diproduksi dengan mengoperasikan tegangan (DC)<3,5kV dan mengalirkan gas butana ke dalam tabung plasma. Hasil eksperimen menunjukkan tegangan jatuh dan arus listrik. Tegangan dan arus listrik diperoleh sebelum dan sesudah terjadi breakdown. Densitas dan temperatur plasma Karbon dihitung dari arus listrik dan tegangan jatuh. Hasil eksperimen menunjukkan ionisasi udara pada tekanan rendah memiliki tegangan maksimum 570V, tegangan jatuh 530-570V dan arus listrik 0,27-0,45mA, sedangkan pada tekanan tinggi memiliki tegangan maksimum 1160V, tegangan jatuh 900-1100V dan arus 0,46-0,6mA. Ionisasi yang terjadi saat penambahan gas butana (ketidakmurnian campuran udara) pada tekanan rendah memiliki tegangan maksimum 772V, tegangan jatuh 536-775V dan arus listrik 0,03-0,45mA, sedangkan pada tekanan tinggi memiliki tegangan maksimum 1044V, tegangan jatuh 675-1055V dan arus listrik 0,03-0,69mA. Hasil data ini berhubungan dengan variasi distribusi gas yang berada didalam tabung. Hasil eksperimen diharapkan dapat digunakan untuk pengembangan pertumbuhan Carbon Nano Tube pada ujung katoda.
PENGGUNAAN PEMODELAN SUMBER PLASMA HELIUM PADA KEADAAN SETIMBANG UNTUK APLIKASI PLAK GIGI Nandita Devira; Toto Saktioto
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.19.1.11-18

Abstract

Helium plasma source modelling was performed in order to obtain species density at balanced conditions under pressure of 1 atm. The software used in this modelling is matrix laboratory software (MATLAB). The equation used is a continuity equation that depends on the position and parameters of Arrhenius. Plasma temperatures used were 0.1 eV, 0.2 eV, 0.3 eV, and 0.5 eV. Species involved in a plasma consist of electrons, He, He+, He2+, He*, and He2*. The modelling results showed that the density value of He species increases as temperature increases. It is noted that the obtained the density of He (nHe) when reaching a balanced condition at the temperature  of T = 0.1, 0.2, 0.3, and 0.5 are 3.0137 × 1025, 7.9506 × 1026, nHe = 1.6489 × 1028, and 7.1384 × 1029, respectively. This is because He is a noble gas that is monatomic and chemically inert. Thus resulting in stable plasma production and gaining an increase in density value. Plasma-charged species are the main media that cause the disinfection of microorganisms because they can break the hydrogen bond of the organic molecules that make up the dental plaque. So the influence of charged species when applied to dental plaque has more effective than that of neutral reactive species.
KEBERGANTUNGAN TEMPERATUR PLASMA HIDROGEN DALAM TEKANAN RENDAH Siti Nurul Alifah; Saktioto Saktioto
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.203 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.16.2.118-122

Abstract

The density and reaction rate values of plasma are physical quantities needed to produce plasma hydrogen. Both are needed to estimate the heat and the operating time of plasma generator. Density and reaction rate of plasma values are obtained by computational modeling using the continuity and Arrhenius equation. Five spesies of hydrogen are used in this research i.e electron, H2, H2+, H and H+. The pressure used was 9.7 mTorr and the temperature of electron used is higher than the temperatures of the hydrogen species. The temperatures scale used in high at 34812 Kelvin for electron and 9283.2 for other species. The study resulted that hydrogen gas can be plasma when it reaches the time span 3.8x10-7second. The equilibrium conditions last for 10-3 second after the time limit be returned as plasma gas. The result of density for each species at range 1016 until 1018 m-3. The value of the fastest reaction rate equal to 7,3 x 1053 m-3 s-1. 
STRATEGI PENANGGULANGAN KEBAKARAN PADA LAHAN GAMBUT DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN EKO-TEKNOLOGI PADA MASYARAKAT PETANI DI DESA RIMBO PANJANG KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Saktioto Saktioto; Defrianto Defrianto; Riad Syech; Syahril Syahril; Joko Risanto
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.87 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.15.2.156-159

Abstract

People who care about the environment always reject the use of peat land for large-scale plantation areas, because this can cause an increase in carbon gas and can even cause damage to peat land in Rimbo Panjang Village, Tambang District, Kampar Regency. that there was an event of a land fire which almost hit the residential area in Rimbo Panjang village, Kec. Kampar District Mine on February 24, 2015. That there are complaints from the community in Rimbo Panjang village, Kec. Kampar Regency Mine about environmental conditions or smog. The implementation of Eco-Technology can protect the environment of peatlands to maintain sustainability and avoid fire from peatlands and regulate groundwater management on peatlands.
KINEMATIC MOTION OF POSITIVE CARBON ION SPECIES: A PROPOSAL METHOD M.S. Roslana; Saktioto &#039;; J. Ali
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 10, No 6 (2013)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.816 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.10.6.460-466

Abstract

The ion carbon species are massively produced througharc plasma for synthesizing carbon nanotube. Positive ions would have tendencies to move towards the negative charged cathode. The moving of the massive ions generated electric field in direction parallel with the ion movement. In this paper, we discuss the particle collisions subsequently resulting a new carbon species namely carbon nanotube (CNT) composed from single/many graphene layer rolled up alike nanostraw structure.
APLIKASI SISTEM SENSOR FIBER BRAGG GRATING UNTUK PENDETEKSIAN SIMULASI DENYUT JANTUNG Febi Dwi Fadilla; Saktioto Saktioto
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jkfi.18.2.151-158

Abstract

Pendeteksian jantung masih terus berkembang karena persoalannya serius terhadap perilaku hidup manusia sehingga perlu upaya untuk mencari jalan lain untuk lebih mudah mendeteksi jantung. Saat ini pendeteksian jantung dapat dilakukan tanpa harus pergi ke rumah sakit seperti dengan menggunakan ponsel, jam tangan, dan lain-lain. Fiber Bragg Grating (FBG) banyak juga digunakan untuk mendeteksi jantung, karena bisa diterima dalam bentuk tekanan yang mengakibatkan terjadinya perubahan regangan. FBG dipilih karena memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap regangan. Pendeteksian denyut jantung dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti menggunakan teleskop, namun dengan menggunakan FBG memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan sensitif terhadap regangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengukur perubahan daya keluaran pada FBG serta menganalisa pengaruh perubahan regangan pada FBG oleh getaran loudspeaker. Panjang gelombang Bragg yang digunakan adalah 1310 nm dan 1550 nm dengan daya 1 mW sebagai sumber laser dioda serta keluaran diukur dengan optical power meter. Perubahan daya keluaran tertinggi pada panjang gelombang Bragg 1310 nm senilai dengan 0,736 µW, sedangkan pada panjang gelombang 1550 nm senilai dengan 0,009 µW. Pergeseran panjang gelombang Bragg tertinggi pada panjang gelombang Bragg 1310 nm senilai 0,598 nm, sedangkan pada panjang gelombang Bragg 1550 nm senilai 0,552 nm. Perubahan regangan tertinggi pada panjang gelombang Bragg 1310 nm senilai 576,186 µε, sedangkan pada panjang gelombang Bragg 1550 nm senilai 432,113 µε. Ini menunjukkan bahwa respon pada panjang gelombang Bragg 1310 nm lebih sensitif daripada panjang gelombang Bragg 1550 nm.
Co-Authors ', Hotmariani Abdillah, Rahmad Abdul Sadad Abdullah, Hewa Yaseen Agrina, Agrina Agustin, Detlamasi Ahlunnazah, Muhammad Aisah, Nurul Andika Thoibah Andika Thoibah Andri Saputra Anggraini, Wresni Anggraini, Wresni Angraini, Cici Yana Tasya Anita, Sofia Ari Sulistyo Rini Arpyanti, Nisa Asyana, Vepy Awitdrus Awitdrus, Awitdrus Azhar Azhar Aziz, Muhammad Safwan Abd Azwir Marwin B. Pranggono Bambang Widiyatmoko Bambang Widiyatmoko Basdyo, Doni Basdyo, Doni Bibara, Kushkimbayeva Budi Astuti Dadang Syarif Sihabudin Sahid Dasta, Vicky Vernando Dedi Irawan dedi irawan Dedi Irawan Dedi Irawan Defrianto Defrianto Delovita Ginting, Delovita Deprianto Deprianto Dewi Indriyani Roslim Dewi Kurnia Dewi Mulfida Dian Putri Oktavia, Dian Putri Didik Puji Sutriyono Dina Veranita Dino Yanuardi Doni Basdyo Dwi Hanto Dwi Hanto Dwi Utari Iswavigra Dwi Utari Iswavigra Eka Armas Pailis Elin Haerani Haerani Elisa Saadah Elvia Budianita Erin Mazelly Hutapea Erlinda, Sopya Erman Taer Erwin Amiruddin Erwin Erwin Fadhali, Mohammed Fadhali, Mohammed M Fairuz Diyana Ismail Faisal Saeed Febi Dwi Fadilla Febri Yuliani Feri Candra Fitmawati Fitmawati Fitmawati Fitmawati Fitri Insani Gita Rahayu H.M. Hairi Haerani, Elin Haerani Hairi, Haryana Mohd Hamdi, Muhammad Harmailil, Ihsan Okta Haryana bin Mohd Hairi Haryana Hairi Haryana Hairi Heru Santoso Husna, Ropiqotul Idjang Tjarsono Ikhsan Rahman Husein Insani, Fitri Irvan Rahmat Iswavigra, Dwi Utari Iwantono Iwan Barnawi J. Ali Jalil Ali Juandi Juandi Kasri, Anshori Khaikal Ramadhan Khaikal Ramadhan Lubis, Nuraina Fika M.S. Roslana Mahyarni - Maikul, Kusherbayeva Marwin, Azwir Mesra Sania Meyzia, Bunga Minarni Minarni Minarni Shiddiq, Minarni Moh Danil Hendry Gamal Mohammad Fisal Rabin Muhammad Absor Muhammad Edisar Muhammad Hamdi Muhammad Sahal Mulfida, Dewi Murniati Murniati Musa Irfan Nandita Devira Nelda Ipkawati Neneng Fitrya Nurpadilla, Rani Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa Okfalisa, Okfalisa Okfalisa, Okfalisa Pranggono, B. Rabin, Mohammed Fisal Rahma Dewi Rahmad Abdillah Rahmondia Nanda Setiadi Rakhmawati Farma Ramadhan, Khaikal Ramadhani, Fatima Nur Reeky Fardinata Riad Syech Riad Syech Ridho Kurniawan Rina Amelia Rina Amelia Rini, Ari Sulistyo Rini, Ari Sulistyo Risanto, Joko Roby Ikhsan Romi Fadli Syahputra Ronald, Azza Roni Salambue Ros Meri Ros Meri Rosnita Rosnita Rusnedy, Hidayati S. P. Dewi S.S.M. Fauzi S.S.M. Fauzi Samudra, Mohd Rendy Septi Pramuliawati Septia Anugrah Septian Nugraha Siti Nurul Alifah Soerbakti, Yan Sofia Anita Sugianto &#039; Suhaivi Hamdan Suhaivi Hamdan Suhardi Suhardi Sutoyo Sutoyo Syahril Syahril Syamsudhuha Syamsudhuha Taofeeq D Moshood Tengku Emrinaldi Teodora Maria Meliati Sinaga Theresa Febrina Siahaan Velia Veriyanti Vepy Asyana Veriyanti, Velia Wahyu Candra Wahyudi, Dilham Wardana, Fiqra Wresni Anggraini Wresni Anggraini Wresni Anggraini Wresni Anggraini Yan Soerbakti Yan Soerbakti Yan Soerbakti Yan Soerbakti Yana, Debi Yolanda Rati Yoli Zairmi Yunita I. Lubis Yupapin, Preecha Yurike Asra Zahidah Zulkifli Zahroh, Siti Zairmi, Yoli Zamri Zamri Zamri, Zamri Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnaini Zulkarnaini