Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Sistem Informasi Penggajian Karyawan Berbasis Website (Studi Kasus: CV. Tirta Mitra Sejati) Yusriawan, Muhammad; Sukmono, Yudi; Harjanto, Arif
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v2i2.1490

Abstract

Tirta Mitra Sejati adalah perusahaan air minum kemasan di kota Samarinda yang mempekerjakan sekitar 80 karyawan dan menggunakan Microsoft Excel untuk mengelola penggajian. Namun, data penggajian masih disimpan secara terpisah dan terdapat beberapa kesalahan human error serta pengiriman file antar cabang yang tidak efisien. Oleh karena itu, perusahaan ini membutuhkan sistem manajemen penggajian yang lebih baik, yaitu dengan menggunakan sistem informasi penggajian berbasis website. Untuk merancang sistem informasi tersebut, dilakukan tahap-tahap yang sesuai dengan metode Waterfall. Tahap pertama adalah analisis kebutuhan dasar sistem untuk mengetahui atribut apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan. Setelah itu, dilakukan perancangan sistem dengan menggunakan alat seperti Context Diagram, Data flow Diagram, Class Diagram, dan Use-Case Diagram. Selanjutnya, dirancang database untuk menyimpan data penggajian dan dibuat Design Form untuk menggambarkan tampilan sistem informasi secara visual. Setelah itu, program dibuat menggunakan framework Codeigniter 3 yang berguna sebagai alat untuk mendokumentasikan proses secara terstruktur. Setelah program selesai, dilakukan pengujian Blackbox untuk memastikan bahwa sistem informasi berjalan secara fungsional. Tahap terakhir adalah implementasi sistem informasi penggajian ke perusahaan dan perawatan sistem. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sistem informasi penggajian berbasis website yang mampu mengelola banyak data hanya dalam satu antarmuka pengguna. Sistem ini akan sangat membantu perusahaan dalam mengurangi kesalahan dalam penggajian dan meningkatkan efisiensi dalam pengiriman file antar cabang. Dengan demikian, sistem informasi penggajian yang berhasil dirancang dan dikembangkan ini akan memberikan manfaat yang besar bagi perusahaan CV. Tirta Mitra Sejati.  
Peran Aplikasi SLIK Sebagai Manajemen Risiko Dalam Mengurangi Kredit Bermasalah (Studi Kasus: Implementasi Slik Dan Restrukrisasi Oleh OJK) Meilisa Ayu Pratiwi; Anggata, Ariel; Sukmono, Yudi
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v2i2.1493

Abstract

Aktivitas keuangan dan ekonomi tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan ini, khususnya pada pelaku usaha baik menengah hingga ke atas, salah satu kegiatan ekonomi yang banyak dilakukan adalah kredit. Dalam pemberian kredit, sebuah bank atau institusi keuangan berhadapan dengan risiko-risiko yang terjadi dalam pelaksanaannya, salah satunya ialah kredit macet atau nonperforming loan (NPL), Kredit yang bermasalah merupakan risiko yang melekat dalam setiap pemberian kredit oleh bank kepada nasabahnya, mencakup kredit yang tidak dapat dilunasi tepat waktu (wanpestasi). Sebagai upaya mencegah dan meminimalisir risiko kredit macet dilakukan pelaporan debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dimiliki oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku lembaga keuangan yang melakukkan pengawasan dan pengaturan pada setiap aktivitas ekonomi dan keuangan. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meminimaisir risiko tersebut ialan melakukan pelaporan dan permintaan informasi debitur melalui SLIK sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/POJK.03.2017 dengan pihak-pihak terlampir yang wajib menjadi pelapor, dilakukannya beberapa metode yaitu penjadwalan (rescheduling), persyaratan (reconditioning), dan penataan kembali (restructuring). Upaya yang disampaikan oleh OJK berupa restrukrisasi kredit yang dilakukan pihak bank antara lain yaitu, penurunan suku bunga kredit, perpanjangan jangka waktu kredit, pengurangan tunggakan bunga kredit, pengurangan tunggakan pokok kredit, penambahan fasilitas kredit, serta konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara.
Implementasi Metode Double Exponential Smoothing Untuk Meramalkan Penjualan dan Perhitungan Safety Stock serta Kebutuhan Parts Unit HD785-7 Raihana, Jasmine Najwa; Yudi Sukmono
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v3i1.2308

Abstract

PT Komatsu Remanufacturing Asia merupakan salah satu perusahaan remanufacturing di Indonesia yang memproduksi ulang beberapa major komponen, sub komponen, dan model yang digunakan dalam alat berat dan unit Komatsu. Produk dari Komatsu sendiri terdiri dari dump truck, wheel loader, excavator, bulldozer, dan lain-lain, sedangkan major komponen yang dapat dilakukan overhaul oleh PT Komatsu Remanufacturing Asia ialah engine, power train, cylinder, transmission, final drive, dan lain-lain. Unit yang paling banyak dibutuhkan untuk dilakukan overhaul oleh customer ialah unit dump truck HD785-7 yang merupakan penunjang utama dalam proses pertambangan batubara, sehingga persediaan dari spareparts unit tersebut harus selalu tersedia untuk dapat memenuhi kebutuhan customer. Peramalan dilakukan dengan tujuan untuk memperkirakan tingkat penjualan dari unit HD785-7 sehingga mengurangi produk yang menunggu terlalu lama untuk diproses. Selain itu, dilakukan juga perhitungan safety stock untuk unit HD785-7 dan jumlah kebutuhan part number penyusunnya sesuai dengan target produksi dari perusahaan. Pada penelitian ini, jumlah penjualan unit HD785-7 diasumsikan memiliki pola data trend, dengan metode yang memiliki nilai MAPE terkecil ialah metode Double Exponential Smoothing Brown. Target penjualan unit HD785-7 untuk fiscal year 2024 yang didapatkan dari hasil peramalan dengan metode Double Exponential Smoothing Brown ialah sebesar 23 unit, dengan safety stock unit HD785-7 sebesar 27 unit. Untuk kebutuhan atau requirement dari setiap sparepart dihitung dengan mempertimbangkan target produksi yang ditentukan oleh perusahaan, di mana jumlah yang dihasilkan berbeda-beda untuk setiap parts penyusunnya.
Peranan Heat Recovery Steam Generator (HRSG) pada Pembangkit Listrik PLTGU Akbar, Rayhan; Arif Miming, Muhammad Ramdhani; Sukmono, Yudi; Hanafi, Mochammad
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v3i1.2370

Abstract

Pembangkit listrik mengubah berbagai sumber energi non-listrik menjadi listrik menggunakan berbagai bahan bakar seperti minyak, batu bara, dan energi terbarukan. Jenis pembangkit listrik, seperti PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air), PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap), dan PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap), mencerminkan sumber energinya dan teknologi yang digunakan. PLTGU, khususnya, menggabungkan siklus Brayton (gas) dan Rankine (uap), yang meningkatkan efisiensi dan daya pembangkit, meskipun dengan kompleksitas yang lebih tinggi. Penelitian ini melalui beberapa tahap, termasuk kajian dokumen dan literatur terkait prinsip kerja PLTGU dan komponen Heat Recovery Steam Generator (HRSG). PLTGU dengan HRSG meningkatkan efisiensi energi dengan memanfaatkan sisa panas dari turbin gas untuk menggerakkan turbin uap, yang menghasilkan daya tambahan tanpa konsumsi bahan bakar ekstra. Dengan efisiensi pembangkitan listrik lebih dari 50% dan pengurangan emisi, HRSG juga berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan. Gas buangan dari turbin gas mengubah air menjadi uap yang kemudian digunakan secara berulang kali dalam sistem pembangkit. Oleh karena itu, pembangkit listrik berperan penting dalam infrastruktur tenaga dengan mengubah berbagai sumber energi menjadi listrik, dan PLTGU menggunakan HRSG untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi. Sinergi antara pembangkit, transmisi, dan distribusi memastikan penyediaan listrik yang efisien dan berkelanjutan.
Penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) pada Proses Pembuatan Amplang (Studi Kasus Amplang X) khoirunisa, siti; Sukmono, Yudi; Pawitra, Theresia Amalia
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 4.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amplang X merupakan produk pangan usaha mikro yang berlokasi di kota Bontang Kalimantan Timur. Namun, pada proses pembuatannya, kebersihan tempat produksi amplang kurang diperhatikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukan perbaikan dengan menerapkan Good Manufacturing Practice (GMP) yang ditetapkan oleh BPOM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian kondisi Amplang X dan memberikan rekomendasi perbaikan sesuai dengan unsur GMP. Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan 2 ketidaksesuaian kritis, 7 ketidaksesuaian serius, 2 ketidaksesuaian mayor, dan 2 ketidaksesuaian minor. Rekomendasi perbaikan dapur yaitu membuat raklemari penyimpanan, menutup lubang pada plafon dan membuat jadwal pembersihan rutin serta membuat mencatat bahan baku produksi amplang.
The Analysis of Productivity Using The American Productivity Center (APC) and Root Cause Analysis (RCA) Method (Case Study: Shodiq Samarinda Tempe Factory) Sariyani, Dwi Tika; Utomo, Dutho Suh; Sukmono, Yudi
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 2 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i2.45264

Abstract

Productivity is one of the components that must be owned by a company to achieve its goals. This study was conducted at Shodiq Tempe Factory which has constraints in maximizing input to achieve optimal output. The purpose of this study was to analyze the level of factory productivity using the American Productivity Center (APC) method. The results of the lowest productivity index calculation were in period 4, which was -1.737%. Then some input productivity that decreased were labor input in period 2 (-23.062%), material input in period 4 (0.623%), and energy input in period 4 (-12.367%). Based on the analysis of the productivity calculation, improvements were made to the decline in productivity using the Root Cause Analysis (RCA) method. From the RCA analysis, several causes were obtained, namely lack of worker discipline, weak supervision, work fatigue, the addition of unnecessary workers, rising soybean prices, poor quality raw materials, contamination of raw materials, energy waste due to the use of electrical equipment and machines that were not properly controlled.
Perancangan dan Pengukuran Kinerja Rantai Pasok dengan Menggunakan Metode SCOR pada CV Sabina Tirta Maskub Febrianice, Febrianice; Wahyuda, Wahyuda; Sukmono, Yudi
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 3 No. 3 (2025): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v3i3.838

Abstract

CV Sabina Tirta Maskub adalah industri yang bergerak dalam bidang pembuatan dan distribusi air mineral dalam bentuk gelas. Sejak tahun 2014 berdirinya perusahaan tersebut tidak pernah melakukan pengukuran kinerja rantai pasok. Selain itu, perusahaan juga memiliki tantangan karena gudang yang terbatas dan kurangnya pemahaman terkait peramalan permintaan. Dalam menghadapi tantangan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengukur kinerja rantai pasok pada CV Sabina Tirta Maskub sehingga dapat mengevaluasi serta mengidentifikasi tindakan perbaikan yang dibutuhkan oleh perusahaan. Kemudian, penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan metode SCOR (Supply Chain Operations Reference) untuk memenuhi tujuan tersebut dan diintegrasikan dengan beberapa metode pendukung, yaitu metode AHP, OMAX, TLS, serta fishbone diagram. Pada hasil penelitian diperoleh 16 rancangan KPI kinerja rantai pasok yang telah divalidasi oleh manajer perusahaan. KPI tersebut terbagi ke dalam proses inti rantai pasok seperti plan, source, make, deliver, dan return. Berdasarkan indikator produktivitas (IP) dalam metode OMAX diketahui bahwa kinerja rantai pasok sebesar -64,99% yang berarti mengalami penurunan dari periode standar. Setelah dilakukan analisis diketahui terdapat 8 KPI yang perlu diberikan usulan perbaikan. Namun sebelum diberi usulan perbaikan, penyebab masalah pada indikator-indikator tersebut dianalisis menggunakan fishbone diagram sehingga diperoleh 6 usulan perbaikan untuk kinerja rantai pasok CV Sabina Tirta Maskub.
PENERAPAN KOMPOR MINYAK JELANTAH SEBAGAI SUBSTITUSI BAHAN BAKAR PADA INDUSTRI UMKM MAKANAN Sanjaya, Ari Susandy; Sukmono, Yudi; Sitania, Farida Djumiati; Widada, Dharma; Wijaya, Muhammad Farhanuddin; Khiyarinnisa, Faza
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 7 No. 1 (2025): Periode April 2025
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v7i1.6161

Abstract

In daily life, stoves are essential tools used in cooking. They play an important role in energy use for households and small businesses, especially MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises). In Samarinda and surrounding areas, food-related MSMEs are growing rapidly, ranging from snacks to trendy beverages. One of the major components of production costs is fuel. The 3-kg LPG cylinder, commonly called the "melon gas," is widely used due to its affordability and availability in urban areas. However, frequent shortages cause price instability and make it unreliable. To address this, a community service program was conducted through education and mentoring on the use of stoves fueled by used cooking oil as an alternative. Emission test results showed that a stove using used cooking oil reached 303°C with O₂ at 11.13%, CO at 9 ppm, and NaO at 16 ppm in 1 minute. In comparison, a gas stove reached 310.2°C with O₂ at 12.28%, CO at 61 ppm, and no NaO detected. These results show that used cooking oil can be a cost-effective alternative for MSMEs. It not only provides a solution to the unstable LPG supply but also helps reduce environmental impact by reusing waste oil from food processing. The used-oil stove has been well received by local entrepreneurs as an affordable and eco-friendly option.
Implementasi tojok ergonomis bagi pekerja pada perkebunan kelapa sawit Ladeppung, Muara Badak Pawitra, Theresia Amelia; Sitania, Farida Djumiati; Sukmono, Yudi; Widada, Dharma; Wijaya, Muhammad Farhanuddin
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): November
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v8i4.2855

Abstract

Pada proses pemanenan buah kelapa sawit, pekerja menggunakan tojok konvensional yang dinilai kurang ergonomis, terutama pada bentuk dan ukuran pegangannya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk merancang tojok ergonomis dengan tujuan meningkatkan kenyamanan pekerja saat menaikkan buah sawit ke truk. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan analisis data kuantitatif. Hasil perancangan menghasilkan tojok berbahan stainless steel dengan panjang 120 cm, berat 0,9 kg, lebar pegangan 16 cm, diameter pegangan 2,7 cm, dan panjang mata tojok 21 cm. Pegangan berbentuk T diubah menjadi lebih ergonomis. Evaluasi penggunaan tojok ergonomis dilihat dari perbandingan nilai keluhan Gotrak dan Ergonomics Risk Assesment (ERF) menunjukkan penurunan risiko ergonomis, seperti berkurangnya segmen tubuh berisiko tinggi dari 4 menjadi 1 dan peningkatan segmen tubuh berisiko rendah dari 7 menjadi 8. Skor ERF turun dari 9 menjadi 8, dan potensi bahaya pada leher, bahu, tubuh, dan pergelangan kaki berkurang signifikan, sehingga meningkatkan kenyamanan pekerja.
Pendataan Komodıtas Perkebunan di Desa Tanah Abang dan Desa Sumber Agung Guna Menunjang Penerbitan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) Sukmono, Yudi; Tirah, Afrilia; S, Junaidi; Karang, Dominika Welin; Juk, Leonakanisi Karun; Marrifa, Alfarizqi Nur; Aini, Sabrina Nur; Saputra, Muhammad Rizki Fajar; Handayani, Friska; Fahrureza, Fahrureza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.2992

Abstract

Perkebunan merupakan sektor penting dalam perekonomian Indonesia, terutama kelapa sawit yang menjadi komoditas unggulan dengan produksi terbesar. Program ini bertujuan melakukan pendataan komoditas perkebunan sekaligus meningkatkan kesadaran pekebun mengenai pentingnya Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB). Kegiatan dilaksanakan di Desa Tanah Abang dan Desa Sumber Agung, Kecamatan Long Mesangat, Kabupaten Kutai Timur pada 16 Juli–19 Agustus 2025 melalui sosialisasi, wawancara, pengisian formulir, verifikasi lapangan, serta input data ke sistem KOMPILASI Dinas Perkebunan. Hasil pendataan menunjukkan perbedaan signifikan, yakni Desa Tanah Abang memiliki 74 pekebun dengan luas 2.535.192 m², sedangkan Desa Sumber Agung memiliki 54 pekebun dengan luas 865.500 m². Pendampingan dan metode langsung terbukti efektif mengurangi kesalahan data serta mempercepat proses legalisasi. Ke depan, diperlukan sosialisasi lebih merata, terutama bagi pekebun lanjut usia, serta pendampingan administrasi berkelanjutan agar penerbitan STDB semakin optimal.
Co-Authors A Halim Abdul Alimul Karim Abdul Halik Abdul Halim Abdullah Azzam Adriansyah Adriansyah Agus Winarno Agus Winarno, Agus Ahmad Amiruddin Nur Syam Aini, Sabrina Nur Amalia Dwi Irawati Amalia, Laeli Rezki Amirul Hadi, Amirul Anggata, Ariel Anggriani Profita Anindita Septiarini, Anindita Annisa Putri Dewiyanti Ari Susandy Sanjaya, Ari Susandy Arif Harjanto Arif Miming, Muhammad Ramdhani Arini Wijayanti Arizaldi Jamayam Rifani Ashar Ayuning Tias Ayuning Tias Baso Cante Burhandenny, Aji Ery Deasy Kartika Rahayu Denny Randiana Firda Saputra Dharma Widada Dhimas Saifullah Didit Suprihanto, Didit Dutho Suh Utomo Dwi Ermawati Rahayu Eko Saputro Fahrureza, Fahrureza Farida Djumiati Sitania Fathimahhayati, Lina Dianati Febrianice, Febrianice Felix, Manik Samuel Gunawan, Suwardi Hanafi, Mochammad Handayani, Friska Hardiansah, Hardiansah Haviluddin Haviluddin Heliza Rahmania Hatta, Heliza Rahmania Herwandi Herwandi Hidayat Hidayat Isal, Andi Jamayam Rifani, Arizaldi Jerio Madre Juk, Leonakanisi Karun Karang, Dominika Welin Khiyarinnisa, Faza Khoirunisa, siti La Ode Ahmad Safar Tosungku La Ode Ahmad Safar Tosungku, La Ode Ahmad Safar Lina Dianati Fathimahhayati Lina Dianati Fathimahhayati, Lina Dianati Luvita Okti Anggreani Mangkona Mangkona Marieke Stefanny Malenge Marrifa, Alfarizqi Nur Meicahayanti, Ika Meilisa Ayu Pratiwi Mualin Renaldy Setiabudi Muh Anhar Muhammad Aswar Ayyubi Muhammad Farhanuddin Wijaya Mustajib, Imron Ninda Nur Sabila Nurul Hasanah Okianadila Safira Widodo Olivia Angelica Murtioso Padmo Azam Masa, Amin Panjaitan, Irma Adelina Pawitra, Theresia Amalia Pratiwi, Sinthya Ayu Prayogi, Restu Priyo Heru Adiwibowo Purwanti, Wanda Putri, Icha Ayu Azzara Raihana, Jasmine Najwa Rais Kumar, Abdul Ghofur Ramadhana, Iqbal Ridwan, Syaiful M Rizki Hardiyan S, Junaidi Saptaningtyas, Wara Widyarini Endah Saputra, Muhammad Rizki Fajar Sariyani, Dwi Tika Seku, Agatha Silvia Herawati Singgih Rahardjo Sitania, Farida Djumiati Solly Aryza Stefanny Malenge, Marieke Suluhasa, Yoel Era Susanto, Gladis Permatasari Suwardi Gunawan Suwardi Gunawan Syamsiar, Syamsiar Tambunan, Willy Tasya Meidita Taufiq Qurrahman Theresia Amelia Pawitra Tirah, Afrilia Tita Dwi Riyanti Vablo Gloria, Siagian, Jevandra Wahyuda Wahyuda Wahyuda Wahyuda Wahyuda Wahyuda, Wahyuda Wibisono, Gibran Wicaksono, Martin Widada, Dharma Wijaya, Muhammad Farhanuddin Yusriawan, Muhammad Zulkifli Zulkifli