Claim Missing Document
Check
Articles

Urgency of management and supervision guidance and counseling in an effort to create responsive and quality services Rahmi, Alfi; Suhaili, Neviyarni; Ahmad, Riska
Indonesian Journal of Counseling and Development Vol. 6 No. 1 (2024): July 2024
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ijcd.v6i1.2752

Abstract

This study investigates the importance of management and supervision in ensuring the quality and success of school counseling programs. Effective management practices involve planning, organizing, and overseeing counseling services to ensure they align with students' needs and deliver effective, efficient, and high-quality support. Supervision provides counselors with essential guidance, monitors service delivery quality, and promotes professional development through skill improvement and problem-solving. This collaborative approach fosters communication, accountability, and continuous program improvement. Ultimately, strong management and supervision empower counselors to deliver high-quality services that benefit students, parents, and school staff
Peningkatan Kapasitas Desa Bangun Purba sebagai Desa Mandiri Air Bersih Berbasis Masyarakat yang Berkelanjutan Febriani, Yeza; Fathoni, Ahmad; Rahmi, Alfi; Saleh, Arif Rahman
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 4 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i4.4634

Abstract

Pada tahun 2017 Desa Bangun Purba mendapat bantuan PAMSIMAS (program nasional penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat) yang menyediakan air bersih kapasitas 1 liter/detik dengan sumber air dari mata air yang dialirkan ke sungai. Akan tetapi airnya tercemar dan mengandung besi (Fe) dan mangan (Mn) yang ditandai dengan warna air yang berubah menjadi kuning-coklat setelah kontak dengan udara. kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) diharapkan dapat memberdayakan masyarakat desa melalui KKM dan BUMDES selaku mitra sebagai subjek (pelaku) program dengan upaya peningkatan kapasitas sehingga terbentuk desa mandiri air bersih yang berkelanjutan melalui penyediaan sarana berupa teknologi tepat guna (TTG) instalasi pengolahan air bersih layak konsumsi dan air minum isi ulang serta peningkatan kapasitas dan tata kelola kelembagaan. Tujuan khusus dari kegiatan PPDM ini adalah Perluasan prasarana jaringan sambungan rumah tangga kepada masyarakat desa bangun purba, peningkatan kapasitas KKM Paya Ambar dan BUMDES bangun purba dalam mengelola TTG instalasi air bersih dan unit usaha air minum isi ulang, Peningkatan kualitas kesehatan dan ekonomi masyarakat melalui unit usaha air isi ulang yang dikelola oleh BUMDES. Metode pelaksanaan dalam program pengabdian antara lain: 1) peningkatan infrastruktur, 2) penyediaan teknologi, dan 3) peningkatan kapasitas lembaga agar dihasilkan Desa Bangun Purba yang mandiri air bersih yang berkelanjutan. Hal ini menjadi objek edukasi bagi masyarakat desa, dunia akademik dan desa lain. Hasil yang diperoleh yaitu penyediaan teknologi tepat guna pengolahan air bersih menjadi air layak konsumsi kapasitas 30 L/min, peningkatan pengetahuan pengurus KKM yang mengoperasikan sistem pengolahan air bersih layak konsumsi dan depot air minum, Unit usaha depot air minum telah terbentuk dengan kapasitas 200 galon/hari, unit ATM air minum dengan kapasitas 200 galon perhari telah dirancang. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kehidupan masyarakat desa baik dari aspek kesehatan maupun ekonomi. 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PEMBELAJARAN PKN DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DI SD Rahmi, Alfi
e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2013): (Januari-Juli) e-JIPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/e-jipsd.v1i1.267

Abstract

Problems in Citizenship Education learning the teacher is still dominated by the teacher as a source of information. In addition, teachers are less precise in selecting and using learning models and teachers rarely have discussions. For that researchers took Model Cooperative Learning type Group Investigation (GI) in the hope of improving learning outcomes Civics. This type of research is used classroom action research. The study used a qualitative approach and quantitative approach. The results of this study indicate that the learning outcomes of students has increased. First cycle average result was 66.65 cognitive, and the affective is 63.6. And the second cycle increases the average being 81.9 and cognitive aspects of the affective aspect of 80.9. From the research done it can be concluded that by using a model of Cooperative Learning Group type investigation (GI) can improve student learning outcomes in the classroom teaching Civics at V SDN 20 Tigo Suku Paninjauan District. Tanah Datar. Kata Kunci: hasil belajar; PKn; group investigation (GI)
BENTUK PENGGUNAAN LAHAN YANG TERKONVERSI AKIBAT PEMBANGUNAN JALAN TOL PADANG – SICINCIN DI KECAMATAN BATANG ANAI RAHMI, ALFI
JURNAL BUANA Vol 9 No 4 (2025)
Publisher : DEPARTEMEN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/buana/vol9-iss4/2626

Abstract

This study aims to examine: 1) Analyzing the conditions of converted land use due to the construction of the Padang-Sicincin toll road. 2) Analyzing the area of ​​land use conversion and the type of land use converted due to the construction of the Padang-Sicincin toll road. This type of quantitative descriptive research with identification data processing techniques and accuracy test. The research results obtained include: (1) The land use conditions before and after the construction of the toll road show that the land use conditions before the construction of the toll road amounted to 15403.17 Ha, and after the construction of the toll road the land area changed to 15306.39 Ha. (2) The area of ​​land use conversion. The area of ​​converted land use in Batang Anai District is 96.78 Ha with a percentage of 0.63% with the type of converted land use, namely rice fields with an area of ​​52.84 Ha with a percentage of 54.60%. With the construction of the toll road, many people's lands have changed professions, such as rice and garden farmers to become laborers at PTs in Batang Anai District.
Kolaborasi Guru Bimbingan Konseling dengan Personil Sekolah dalam Peminatan Santriwati Kelas IX di Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia Ramadhani, Verliza; Rahmi, Alfi; Santosa, Budi; Deswalantri, Deswalantri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kolaborasi guru Bimbingan dan Konseling dengan personil sekolah dalam pelaksanaan peminatan santriwati kelas IX di Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling yang meliputi guru Bimbingan dan Konseling, wali kelas IX, serta guru mata pelajaran yang terlibat dalam kegiatan peminatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program peminatan santriwati kelas IX telah dilaksanakan sesuai dengan pedoman yang berlaku dan sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab guru Bimbingan dan Konseling dengan melibatkan kolaborasi personil sekolah, khususnya wali kelas dan guru mata pelajaran. Bentuk kolaborasi yang dilakukan meliputi pemberian rekomendasi peminatan berdasarkan nilai akademik, pengamatan perilaku dan aktivitas santriwati, serta penyediaan data dan informasi pendukung lainnya. Kolaborasi tersebut dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut. Dengan adanya kolaborasi yang terencana dan berkesinambungan, pelaksanaan peminatan santriwati kelas IX dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan potensi serta minat santriwati.
Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Religiusitas terhadap Kontrol Diri Siswa di MAN 1 Kota Bukittinggi Khairani, Latifa; Syawaluddin, Syawaluddin; Yarni, Linda; Rahmi, Alfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38458

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kontrol diri yang sangat esensial yang dapat berdampak pada beberapa aspek penting dalam kehidupan efektif individu. Dalam dunia pendidikan, kontrol diri merupakan suatu aspek yang sangat penting. Dapat mengonrtrol diri dengan baik sehingga mampu menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam kehidupannya dengan lebih terarah. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk memiliki kontrol diri yang tinggi.. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh lingkungan keluarga dan religiusitas terhadap kontrol diri. (2) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan keluarga terhadap kontrol diri. (3) seberapa besar pengaruh religiusitas terhadap kontrol diri. (4) seberapa besar lingkungan keluarga dan religiusitas secara bersama-sama memengaruhi kontrol diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI atau Fase F1 sebanyak 311 siswa. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling. Teknik pengolahan data menggunakan uji kualitas data, uji asumsi klasik, metode regresi linier sederhana, regresi linier berganda dan uji hipotesis dengan bantuan software SPSS26. Uji asumsi klasik menghasilkan bahwa berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, dan tidak memiliki gejala heteroskedastisitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh dan signifikan dari variabel Lingkungan Keluarga (X1) terhadap Kontrol Diri (Y) dengan diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan tingkat persentase sebesar 6,7%. (2) terdapat pengaruh dan signifikan dari variabel Religiusitas (X2) terhadap Kontrol Diri (Y) dengan diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan tingkat persentase sebesar 15,4%. (3) terdapat pengaruh dan signifikan dari variabel Lingkungan Keluarga (X1) dan Religiusitas (X2) terhadap Kontrol Diri (Y) dengan diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan tingkat persentase sebesar 15,5%. Maka dapat disimpulkan bahwasannya lingkungan keluarga dan religiusitas saling berhubungan dalam membentuk kontrol diri pada siswa di MAN 1 Kota Bukittinggi. Lingkungan keluarga dan religiusitas sama-sama menjadi faktor yang mempengaruhi kontrol diri.
The effect of spiritual well-being on career anxiety among students Rahmi, Alfi; Januar, Januar; Yusra, Hannilfi; Sari , Nopi Nopita
Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling Vol 7 No 1 (2026): COUNSENESIA 2026
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/cijgc.v7i1.6492

Abstract

Career anxiety among university students is commonly associated with external factors such as job readiness and environmental pressure. However, the role of internal aspects, particularly spiritual well-being, has not been widely explored. In fact, an individual’s ability to find meaning in life and deal with uncertainty may influence their level of anxiety. This study aims to examine the effect of spiritual well-being on career anxiety among students across different semesters. This study employed a quantitative approach with a survey design involving 230 university students. Data were collected using the Spiritual Well-Being Scale (SWBS) and the Career Anxiety Scale (CAS). The data were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, and simple linear regression. The results show a significant negative relationship between spiritual well-being and career anxiety (r = -0.300; p < 0.05). Regression analysis indicates that spiritual well-being significantly affects career anxiety, with a contribution of 9%. This means that higher levels of spiritual well-being are associated with lower levels of career anxiety. These findings suggest that spiritual well-being plays a role as an internal factor in helping students manage career anxiety. Therefore, strengthening internal aspects, including meaning in life and psychological balance, is important in student development and counseling practices