Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Efektivitas Layanan Bimbingan Karier Berbasis Teori John Holland terhadap Kemampuan Perencanaan Karier Siswa SMA Ariani, Ni Kadek Mei; Suarni, Ni Ketut; Paramartha, Wayan Eka
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/22trpb04

Abstract

Kemampuan perencanaan karier merupakan kompetensi penting bagi siswa SMA karena berkaitan dengan kesiapan memahami potensi diri, mengeksplorasi pilihan studi lanjut, serta menentukan arah pekerjaan secara realistis. Penelitian ini melibatkan 38 siswa kelas X SMA Laboratorium Undiksha. Penelitian bertujuan menguji efektivitas layanan bimbingan karier berbasis teori John Holland terhadap kemampuan perencanaan karier siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe non-equivalent control group design. Hasil uji independent samples t-test menunjukkan nilai t = -7,122 dengan df = 36 (p < 0,001). Nilai Cohen's d sebesar 2,31 (interpretasi: efek sangat besar). Nilai N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,27 (interpretasi: rendah menuju sedang). Kelompok eksperimen memperoleh layanan bimbingan karier berbasis teori John Holland, sementara kelompok kontrol memperoleh layanan rutin sekolah. Nilai Cohen's d sebesar 2,31 menunjukkan efek sangat besar, sedangkan N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,27 menunjukkan peningkatan rendah menuju sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan karier berbasis teori John Holland efektif meningkatkan kemampuan perencanaan karier siswa SMA, terutama dalam membantu siswa mengenali diri dan mengeksplorasi pilihan karier secara lebih terarah.
Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Pengelolaan Kelas Bagi Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Buleleng Muhammad Idris; Wayan Eka Paramartha; Nis’atul Khoiroh; I Gede Putu Eka Suryana; Made Pramana Putra; Yuyun Diah Kemuning Sari; Ni Kadek Wulan Dari; Tasya Putri Juliani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Vol 5, No 1 (2025): Inovasi Bioteknologi untuk Kesejahteraan Masyarakat: Menuju Kampus Berdampak 202
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru, termasuk kemampuannya dalam mengelola kelas secara kreatif dan inovatif. Namun, hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2025 menunjukkan bahwa sekolah-sekolah Muhammadiyah di bawah Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Buleleng masih berada pada kategori sedang hingga rendah, sehingga diperlukan intervensi untuk meningkatkan kapasitas guru. Program pengabdian ini menggunakan metode pelatihan dan pendampingan berkelanjutan yang dilaksanakan dalam dua tahap pelatihan, yaitu penguatan strategi manajemen kelas berbasis pendekatan aktif-kolaboratif serta penggunaan media dan metode pembelajaran inovatif, serta tiga kali pendampingan terstruktur berupa mentoring, penilaian dampak, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman dan keterampilan guru dalam mengelola kelas, yang ditandai dengan perubahan praktik pembelajaran yang lebih partisipatif, penggunaan media digital sederhana, serta peningkatan motivasi siswa dalam proses belajar. Diskusi hasil menegaskan bahwa keberlanjutan program melalui peer group guru dan dukungan kelembagaan FGM memperkuat dampak pelatihan sehingga tidak berhenti pada ranah teoritis, melainkan terimplementasi di kelas. Kesimpulannya, model pelatihan dan pendampingan berbasis komunitas profesi ini efektif dalam meningkatkan profesionalisme guru Muhammadiyah di Kabupaten Buleleng dan berpotensi direplikasi pada konteks sekolah serupa untuk memperkuat kualitas pembelajaran.
Cognitive Behavioral Counseling using Cognitive Restructuring Techniques to Reduce Social Loafing in Middle School Students Esther Lydia Rismawati; Ni Ketut Suarni; Wayan Eka Paramartha
Bisma The Journal of Counseling Vol. 9 No. 2 (2025): August
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v9i2.99819

Abstract

Social loafing refers to the tendency of group members to exhibit reduced motivation or effort, to behave passively or remain silent in group settings, and to allow others to take responsibility for working on and completing group tasks. This study aimed to examine and describe the effectiveness of cognitive behavioral counseling using cognitive restructuring techniques in reducing social loafing among seventh-grade junior high school students. The research employed a quasi-experimental approach with a nonequivalent pretest–posttest control group design, in which an experimental class and a control class were selected based on the average scores obtained from a questionnaire. The population of this study consisted of seventh-grade junior high school students. Data analysis was conducted using parametric statistical analysis, specifically the independent samples t-test, followed by an effect size test. The results of the study indicate that cognitive behavioral counseling with cognitive restructuring techniques was effective in reducing social loafing among seventh-grade students at SMP Negeri 6 Singaraja. The results of the parametric statistical test using the independent samples t-test showed p < α (0.000 < 0.05). Therefore, it can be concluded that the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (H₀) was rejected, indicating that cognitive behavioral counseling is effective in reducing students’ social loafing.
Development of a Cognitive Behavior Therapy Counseling Guide using Cognitive Restructuring Techniques to Reduce Anxiety in Middle School Bullying Victims Ni Luh Deantini Ni Luh Deantini; Kadek Suranata; Wayan Eka Paramartha
Bisma The Journal of Counseling Vol. 9 No. 2 (2025): August
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v9i2.100206

Abstract

A sense of safety at school supports students in achieving both psychological and academic well-being, whereas feeling unsafe can lead to emotional disturbances such as anxiety, which hinders their overall development and academic performance. One major cause of anxiety among students is bullying by peers, which often results in victims becoming reluctant to attend school or even wanting to drop out. Although school Guidance and Counseling teachers have provided services and conducted home visits, their efforts remain suboptimal due to the lack of specific guidelines for addressing anxiety in bullying victims. This study aims to assess the content validity, acceptability, and effectiveness of a counseling manual based on cognitive behavior therapy using cognitive restructuring techniques to reduce anxiety in bullied students. The study was developed using the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate), and the results showed that the product validity reached a CVR score of 1 and a CVI score of 0.011, falling within the appropriate category; the manual's acceptability scored 0.97, categorized as highly appropriate; and its effectiveness, with a p-value < 0.05, indicates that the manual is effective in reducing anxiety in victims of bullying. This cognitive behavior therapy-based counseling manual has been found beneficial in helping students manage anxiety caused by bullying, enabling them to participate in school activities without fear or worry.
Pendekatan Konseling Kognitif Behavior dengan Teknik Meditasi untuk Meningkatkan Konsentrasi Siswa Putu Audita Gunawan; I Ketut Dharsana; Wayan Eka Paramartha
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1415

Abstract

Konsentrasi adalah kemampuan individu untuk mampu memusatkan perhatian dan fokusnya melalui panca indra yang dimilikinya sehingga informasi yang diterima dapat diproses secara optimal tanpa mudah teralihkan oleh rangsangan lain. Banyak siswa menunjukkan tingkat konsentrasi yang rendah dalam proses pembelajaran karena kurang mampu mengendalikan respons panca inderanya terhadap berbagai stimulus di lingkungan belajar. Siswa cenderung mudah terdistraksi oleh penggunaan gadget, rangsangan visual di sekitar kelas, percakapan teman, maupun stimulus lainnya yang menarik perhatian mereka. Selain itu, sebagian siswa menganggap materi pelajaran kurang penting sehingga perhatian mereka tidak terfokus secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pendekatan konseling kognitif behavioral dengan teknik meditasi untuk meningkatkan konsentrasi siswa. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group yang bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas suatu perlakuan terhadap kelompok eksperimen. Dalam pelaksanaannya, subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan layanan konseling dengan teknik Cognitive Restructuring dan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan. Terdapat perbedaan tingkat konsentrasi yang signifikan antara siswa yang diberikan pendekatan konseling kognitif behavioral dengan teknik meditasi dan siswa yang tidak diberikan pendekatan konseling kognitif behavioral dengan teknik meditasi. Pendekatan konseling kognitif behavioral dengan teknik meditasi terbukti efektif untuk meningkatkan konsentrasi siswa. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan konseling kognitif behavioral dengan teknik meditasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan konsentrasi siswa, sehingga hipotesis penelitian yang diajukan dapat diterima.
Reality Counseling With Modeling Techniques To Improve Student Discipline Made Samita Setia B; Nyoman Dantes; Wayan Eka Paramartha
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 10 No. 1 (2026): April - INPRESS
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v10i1.113417

Abstract

The problem in this study is motivated by low discipline among eighth-grade students, as reflected in lateness, lack of attention during lessons, and noncompliance with assignments. This condition indicates the need for systematic intervention to improve student discipline in formal education. This study aims to analyze the effectiveness of reality counseling with modeling techniques in improving the discipline of eighth-grade students. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental design (nonequivalent pretest-posttest control group design). The research subjects comprised an experimental group and a control group, selected based on specific criteria. Data were collected using a student discipline questionnaire. Data analysis was carried out using statistical tests to assess differences before and after treatment. The study showed a significant increase in student discipline in the experimental group after treatment. Thus, it can be concluded that reality counseling with modeling techniques is effective in improving student discipline. The implications of this study suggest that this counseling approach can serve as an alternative intervention strategy for teachers or school counselors to improve student discipline.