Claim Missing Document
Check
Articles

METODE DAKWAH BIL-LISAN IMUM GAMPONG DALAM PEMBINAAN ETIKA REMAJA (Studi di Desa Ulee Jalan Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe) Aminullah, Muhammad; Muttaqien, Muttaqien; Halimatussa`diah, Halimatussa`diah; Oktavira, Fadhila
Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam Vol. 11 No. 1 (2021): Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study describes the role of imum gampong in carrying out the bil oral da'wah method in ethical development for adolescents. Considering that adolescence is a period of transition, the entry of foreign cultures is enough to influence the formation of adolescent character. If teenagers are not guided and directed, it is not impossible that teenagers will be dragged into bad culture and associations. This study needs to find out about the method of preaching the bil-lisan of Imum Gampong Ulee Jalan Banda Sakti District, Lhokseumawe City, the supporting and inhibiting factors of the billisan da'wah method, Imum Gampong Ulee Street, Banda Sakti District, Lhokseumawe City. The research method used is qualitative research, the nature of descriptive research and sociological research approach. Data collection techniques through observation, interviews and documentation techniques. Based on the results of the study, it can be found that the Da'wah bil-lisan method of Imum Gampong in fostering the ethics of teenagers in Ulee Jalan Village is carried out through routine recitations every Tuesday and Friday night which is provided with special recitation places, reprimands to teenagers who make mistakes and religious lectures that are held on Sundays. Islamic holidays. While the supporting factors for the Imum Gampong bil-lisan da'wah method in fostering adolescent ethics in Ulee Jalan Village are the availability of learning places for routine recitations and books that become learning references, support from all levels of society and awareness of each teenager. And the inhibiting factors are the availability of rudimentary reference books, lazy nature because they are busy with activities during the day and the less harmonious relationship between teenagers and teachers.
Filsafat Komunikasi Islam Dalam Pendekatan Alamtologi (Mencari Bentuk Satu Disiplin Ilmu) Aminullah, Muhammad
Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam Vol. 12 No. 1 (2022): Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/liwauldakwah.v12i1.1236

Abstract

Studi kajian ini perlu dilakukan untuk memahami hakikat dasar pembentukan komunikasi islam. Hal ini disebabkan, dalam dunia akademik, komunikasi Islam masih menjadi pertanyaan besar tentang pembentukan sebuah disiplin ilmu. Seharusnya komunikasi islam menjadi satu pandangan khusus yang harus ditemukan dalam satu bidang ilmu sebagaimana terbentuknya ilmu-ilmu lain. Sebenarnya komunikasi islam merupakan satu sistem yang memiliki proses interaksi dalam melakukan hubungan satu dengan lainnya dengan menggunakan nilai-nilai islam. Nilai-nilai komunikasi islam adalah berlandaskan nilai komunikasi yang tersebut dalam Al-Qur`an, seperti perkataan yang lembut, perkataan yang mulia, bijaksana, perkataan yang baik, tegas, tepat sasaran, dan lainnya. Adapaun pembentukan formulasi komunikasi Islam, harus ada satu nilai yang paling dasar sebagai hakikat dari komunikasi tersebut, sehingga konsep ini dapat diaplikasikan kepada semua aspek komunikasi. Berdasarkan pendekatan Alamtologi, ternyata komunikasi dapat dilakukan dalam bentuk hubungan dengan semua unsur yang wujud di Alam jagat raya ini berdasarkan satu aspek saja yaitu hubungan dapat dilakukan atas keperluan. Hubungan yang terbina atas keperluan adalah sebuah kemutlakan bagi manusia untuk dapat bertahan dalam menjalani kehidupannya. Adapun pendekatan metodologi dalam penelitian ini yaitu pendekatan saintifik yang dibangukan berdasarkan disiplin ALAMTOLOGI. Formulasi komunikasi Islam yang dibangunkan berdasarkan disiplin ALAMTOLOGI yaitu komunikasi dapat diapalikasikan pada semua aspek hubungan manusia dengan lainnya secara saintifik, sistematis dan universal dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang harmoni. Formulasi ini disebut TEORI ALAMIN yang bermakna Komunikasi Alamtologi. Teori Alamin adalah yaitu X + Z (Y) ⤇ gHp dan X – Z (0) ⤇ gCp. Berdasarkan konsep ini impelemtasi komunikasi dapat memastikan pencapaiannya kepada nilai harmoni atau nilai kepincangan. Maka komunikasi yang baik adalah komunikasi yang harmoni.
Mengimplementasikan Komunikasi Islam Pada Pemerintahan Aceh Dengan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dalam Mewujudkan Pembangunan Sulaiman, Azman; Abdullah, Abdullah; Aminullah, Muhammad
Al-Fikrah Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Al-Fikrah
Publisher : Institut Agama Islam Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54621/jiaf.v13i1.795

Abstract

Aceh is a region that has been granted special autonomy since 2001 as an effort to increase and accelerate development and prosperity in Aceh. This article tries to offer the concept of building Islamic communication to create harmonious relations between the Aceh government and the Aceh People's Representative Council (DPRA). This study was qualitative and carried out by applying content analysis methods. This analysis is related to the values, principles of Islamic communication contained in the book of the Quran, and also takes documentation data from the internet and news links related to the implementation of Islamic communication in realizing development in Ace. The results obtained show that Islamic communication is very important to be implemented in the institution by applying Islamic values and principles. Islamic communication has many contexts, including in building people's harmony and in da'wah activities as a development communicator. In addition, it is important to hold a key role in the effectiveness of government policy implementation by using good communication and compiling a comprehensive communication plan.
The Strategic Role of Dayah Ulama in Handling the Covid-19 Pandemic in Aceh: Collaboration, Public Awareness, and Social Solidarity Muntasir, Muntasir; Zulkarnaen, Iskandar; Rizwan, Muhammad; Aminullah, Muhammad; Hidayat, Bimby
Journal Public Policy Vol 10, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpp.v10i2.9184

Abstract

The government is the front guard responsible for breaking the chain of spread of Covid-19. However, multi-stakeholder support and integrated cooperation are needed to break the chain of transmission and spread of Covid-19, including the involvement of ulama figures. Because, in the structure of Acehnese society, ulama occupy a highly respected and revered position. Moreover, the Aceh government considers ulama to be the government's communication link to the community. Therefore, this article aims to understand perceptions and identify the involvement of ulama, both directly and indirectly, in handling Covid-19 in Aceh. The method used is qualitative with a phenomenological approach. The database comes from in-depth interviews, participant observation and documentation studies. Meanwhile, technical data analysis uses an inductive approach and is analyzed interactively. The research results show thatThe role of ulama has become crucial in efforts to handle and manage the impact of Covid19 in Aceh. Ulama play an important role in raising public awareness during the Covid-19 pandemic. Through collaboration with the government, ulama participate in socializing government policies down to the grassroots level to suppress the spread of Covid-19. It is not just an appeal but is also involved in disciplining the community regarding health protocols, supporting preventive measures, providing psychological and spiritual support, as well as encouraging social solidarity, and even taking part in the Covid-19 vaccination program. Ulama have helped unite communities in facing the Covid-19 crisis in Aceh
KLASIFIKASI CHEST X-RAY IMAGE PROCESSING COVID-19 MENGGUNAKAN METODE CONVOTIONAL NEURAL NETWORK DENGAN ARSITEKTUR VISUAL GEOMETRI GROUP 16 (VGG 16) Aminullah, Muhammad
JSR : Jaringan Sistem Informasi Robotik Vol 8, No 1 (2024): JSR: Jaringan Sistem Informasi Robotik
Publisher : AMIK Mitra Gama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58486/jsr.v8i1.325

Abstract

Virus corona menyebarkan penyakit flu hingga penyakit pneumonia.Virus corona, juga dikenal sebagai COVID-19, juga telah mengalami mutasi, sehingga menghasilkan beberapa varian baru dan telah masuk ke Indonesia. Sangat penting untuk mendeteksi virus Covid-19 sejak dini untuk mencegah penyebaran virus. Pada penelitian ini mengusulkan untuk menyelesaikan masalah pengenalan objek, deep learning menggunakan jaringan syaraf tiruan. Sebagai salah satu metode pengajaran mendalam, Convolutional Neural Network (CNN) memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menggunakan gambar untuk melakukan tiga tugas: pengenalan objek (object recognition), deteksi objek (object detection), dan pengelompokan objek. Proses klasifikasi chest x-ray menggunakan Convolutional neural network dan Arsitektur VGG16. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa metode Convolution neural network dapat mengklasifikasikan hasil rontgen dada yang Normal atau terkena Covid 19 dan pneumonia dengan akurasi tertinggi sebesar 91% dan Validasi Akurasi 98%.Kata Kunci: Covid 19, Pneumonia, Chest X-Ray, CNN,VGG16
Manufacturing Non Adhesive Biobriquettes With Main Ingredients From Cow Manure Waste at Dairy Cows Teaching Factory Rachmanita, Risse Entikaria; Aminullah, Muhammad; Susmiati, Yuana; Febriani, Siti Diah Ayu; Rudiyanto, Bayu
International Journal of Technology, Food and Agriculture Vol. 1 No. 1 (2024): February
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/tefa.v1i1.4511

Abstract

Biobriquettes are solid energy source that comes from biomass that is compressed under a certain pressure. The development of non-adhesive biobriquettes has not been widely carried out. Teaching factory (TEFA) Dairy Cows Politeknik Negeri Jember have 51 cows and products ± 18-20 kg/day of cow manure which have not managed optimally. On the other side of district Jember produces 1,945 tons of coconut shell waste per year which is pill up, thrown away and used as stove fiel or simply burned. This research was conducted with an experimental method using composition variations of raws material and mixed material to obtain the best mixture ratio for biobriquettes, 4KS6AR (40% : 60%), 5KS5AR (50% : 50%), 6KS4AR (60% : 40%). The raw material for cow dung is cleaned from grass fibers. The coconut shells raw material that has been dried in the sun, then pyrolyzed at a temperature of approximately 200-250ºC for 6-7 hours, then ground to size of 40, 60 and 100 mesh. From the tests that have been carried out, the most optimal value to quality standards of National Standard of Indonesia (SNI) 01-6235-2000 is with a water content of 2,382 %, calorific value of 6.650 cal/g.
Betawi Culture as Cultural Capital in Resilience Against Flood Disasters Aminullah, Muhammad; Sari, Annisa Ananda
Cities and Urban Development Journal Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: As a region that is downstream of 13 rivers, Jakarta is called a water city that has a natural vulnerability to disasters. Thus, river management is a challenge for Jakarta. Aims: This study examines how the cultural capital of the Betawi Community is currently being revived by the Padepokan Ciliwung Condet in managing the Ciliwung River and how this cultural capital can have an impact on disaster resilience. Methods: This study uses a qualitative approach. This study conducted observations, in-depth interviews, and literature studies to identify the cultural capital used by the community. Results: The results of the study show that the cultural capital applied by the Ciliwung Condet Padepokan Community (KPCD) consists of physical infrastructure and intangible beliefs that connect humans and rivers as twins. KPCD's strategy in flood resilience includes river boundary conservation and education to strengthen the Betawi Cultural perspective on rivers. Conclusion: This study indicates that this approach can be an effective model in flood disaster mitigation in urban areas by utilizing local wisdom and traditional culture. In line with Bourdieu's social capital theory which emphasizes the importance of cultural capital in building community resilience to environmental threats.
Filsafat Komunikasi Islam Dalam Pendekatan Alamtologi (Mencari Bentuk Satu Disiplin Ilmu) Aminullah, Muhammad
Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam Vol. 12 No. 1 (2022): Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam
Publisher : Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/liwauldakwah.v12i1.1236

Abstract

Studi kajian ini perlu dilakukan untuk memahami hakikat dasar pembentukan komunikasi islam. Hal ini disebabkan, dalam dunia akademik, komunikasi Islam masih menjadi pertanyaan besar tentang pembentukan sebuah disiplin ilmu. Seharusnya komunikasi islam menjadi satu pandangan khusus yang harus ditemukan dalam satu bidang ilmu sebagaimana terbentuknya ilmu-ilmu lain. Sebenarnya komunikasi islam merupakan satu sistem yang memiliki proses interaksi dalam melakukan hubungan satu dengan lainnya dengan menggunakan nilai-nilai islam. Nilai-nilai komunikasi islam adalah berlandaskan nilai komunikasi yang tersebut dalam Al-Qur`an, seperti perkataan yang lembut, perkataan yang mulia, bijaksana, perkataan yang baik, tegas, tepat sasaran, dan lainnya. Adapaun pembentukan formulasi komunikasi Islam, harus ada satu nilai yang paling dasar sebagai hakikat dari komunikasi tersebut, sehingga konsep ini dapat diaplikasikan kepada semua aspek komunikasi. Berdasarkan pendekatan Alamtologi, ternyata komunikasi dapat dilakukan dalam bentuk hubungan dengan semua unsur yang wujud di Alam jagat raya ini berdasarkan satu aspek saja yaitu hubungan dapat dilakukan atas keperluan. Hubungan yang terbina atas keperluan adalah sebuah kemutlakan bagi manusia untuk dapat bertahan dalam menjalani kehidupannya. Adapun pendekatan metodologi dalam penelitian ini yaitu pendekatan saintifik yang dibangukan berdasarkan disiplin ALAMTOLOGI. Formulasi komunikasi Islam yang dibangunkan berdasarkan disiplin ALAMTOLOGI yaitu komunikasi dapat diapalikasikan pada semua aspek hubungan manusia dengan lainnya secara saintifik, sistematis dan universal dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yang harmoni. Formulasi ini disebut TEORI ALAMIN yang bermakna Komunikasi Alamtologi. Teori Alamin adalah yaitu X + Z (Y) ⤇ gHp dan X – Z (0) ⤇ gCp. Berdasarkan konsep ini impelemtasi komunikasi dapat memastikan pencapaiannya kepada nilai harmoni atau nilai kepincangan. Maka komunikasi yang baik adalah komunikasi yang harmoni.
Manajemen Mutu Pengembangan Sarana dan Prasarana Lembaga Pendidikan Islam Subhan, Subhan; Aminullah, Muhammad; Alaydrus, S. Ali Jadid; Maimun, Maimun
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4293

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji manajemen mutu dalam pengembangan sarana dan prasarana (sarpras) di lembaga pendidikan Islam melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa sarpras memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Manajemen mutu sarpras dalam pendidikan Islam berlandaskan nilai-nilai ihsan, amanah, syura, istiqamah, dan profesionalisme. Pengembangan sarpras perlu direncanakan melalui analisis kebutuhan, penetapan prioritas, serta rencana pengembangan yang sejalan dengan visi-misi lembaga. Berbagai sumber pendanaan seperti BOS, dana masyarakat, wakaf produktif, dan CSR menjadi strategi utama dalam pengadaan sarpras yang transparan dan akuntabel. Pengelolaan sarpras memerlukan perawatan berkala, inventarisasi digital, dan optimalisasi pemanfaatan aset. Implementasi mutu dilakukan melalui pemenuhan SNP, standar pesantren, monitoring-evaluasi, serta perbaikan berkelanjutan. Tantangan seperti keterbatasan dana, rendahnya kompetensi SDM, minimnya partisipasi masyarakat, dan kebutuhan modernisasi dapat diatasi melalui kolaborasi komunitas, pelatihan SDM, penguatan wakaf produktif, dan digitalisasi sarpras.
Perancangan Aplikasi Kehadiran Karyawan dan Pengajuan Cuti Berbasis Android di PT Pratama Abadi Industri Ramadhani, Ryan Zulham; Liesnaningsih, Liesnaningsih; Handayani, Nurdiana; Mulyati, Sri; Aminullah, Muhammad
Jurnal Teknik Vol. 14 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v14i1.12821

Abstract

PT Pratama Abadi Industri merupakan produsen sepatu olahraga merek terkemuka di dunia yang mempekerjakan lebih dari 10.000 karyawan. Pada proses kehadiran karyawan  masih menggunakan mesin absensi kartu sehingga sering terjadi kecurangan, sedangkan proses pengajuan cuti masih dilakukan menggunakan formulir permohonan cuti. Sistem yang berjalan saat ini masih kurang efektif dalam mengelola data absensi dan cuti karyawan yang jumlahnya sangat banyak. Oleh sebab itu perlu membuat rancangan aplikasi kehadiran karyawan dan pengajuan cuti untuk mengatasi kecurangan yang terjadi. Perancangan sistem dibuat dengan diagram UML. Metode yang digunakan pada pengembangan sistem adalah metode extreme programming yang terdiri dari beberapa tahap yaitu perencanaan, perancangan, pengkodean, pengujian. Aplikasi ini akan berjalan pada platform Android dengan menggunakan Visual Studio Code sebagai teks editornya. Aplikasi yang dibuat memiliki fitur untuk melakukan absensi kehadiran dan permohonan cuti yang dapat dilakukan dengan menggunakan smartphone.