Claim Missing Document
Check
Articles

Ecological status of the Umban Sari River waters in Pekanbaru City with macrozoobenthos bioindicators using the ABC curve method Helmi, Luhlu Aprilia; Yuliati; Prianto, Eko
JURNAL MINA SAINS Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Mina Sains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jmss.v11i1.15846

Abstract

Rivers are surface water flows from upstream to downstream estuaries. The Umban Sari River is a tributary that flows into the Siak River. The activities along the river provide ecological pressure that continues to accumulate downstream. This study was conducted in March-May 2024 using macrobenthos as bioindicators of pollution. The purpose of this study was to determine the abundance, diversity, uniformity, dominance, biomass and ecological status of the Umban Sari River waters based on the ABC (Abundance and Biomass Comparison) macrobenthos curve method. This research uses a survey method by determining sampling stations using purposive sampling consisting of three stations. Macrozoobenthos sampling was carried out 3 times with an interval of once a month (30 Day interval). The results showed that the found 8 macrozoobenthic species consisting of Pila ampullacea, Pomacea canaliculate, Lymnaea rubiginosa, Bellamya sumatrensis, Gyraulus convexiusculus, Indoplanorbis exestus, Melanoides pantherine and Schistosoma sp. The highest abundance of macrozoobenthos was found at station I upstream of the river with an average of 3,685 ind/m2 and the lowest was found at station III downstream of the river with an average of 2,148 ind/m2. The diversity and uniformity of the macrozoobenthos is in the medium category, there are no species that dominate. The highest macrozoobenthic biomass was found at station I upstream of the river with an average of 2,643 gr/m2 and the lowest was found at station III downstream with an average of 2,199 gr/m2. The K-Dominant Hypothesis of the ABC curve in the Umban Sari River is included in the category and condition of an undisturbed and unpolluted ecosystem. However, the dominance of the relative biomass (BR) line was found to be only slightly above the relative abundance (KR) line and was close to overlapping, this indicates that the ecosystem condition is starting to become polluted.
Ekomorfologi Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) di Sungai Kampar Provinsi Riau Sari, Noralisa; Fauzi, Muhammad; Prianto, Eko
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 11 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Kualitas air di hulu dan hilir Sungai Kampar berbeda akibat pencemaran. Namun, Macrobrachium rosenbergii dapat ditemukan di daerah tersebut. Kondisi perairan dapat mempengaruhi karakteristik morfologi udang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – April 2022. Pengambilan sampel dilakukan tiga kali /2 minggu, dengan menggunakan bubu dan pancing. Data udang dianalisis menggunakan uji Kruskall Wallis dan Mann Whitney. Tujuh parameter lingkungan perairan dan 19 karakteristik morfologi udang dipelajari. Panjang karapas (PK) digunakan sebagai referensi. Hasil menunjukkan bahwa di bagian hulu suhu air 29-300C, kecerahan 38.5-42.5cm, pH 7, DO 4.12-4.86 mg/L, CO2 4.99-5.99 mg/L, BOD5 4.12-4.82 mg/L, kekerasan 120.0- 320.0 mg/L. Sedangkan di hilir suhu 29-300C, kecerahan 33-34,5 cm, pH 7, DO 4,12-4,57 mg/L, CO2 5,62-5,99 mg/L, BOD5 2,26-4,12 mg/L, kekerasan 180,0-240,0 mg /L. Karakteristik morfologi udang dari kedua daerah tersebut berbeda (nilai Asymp. Sig < 0,05). Udang dari hilir lebih kecil dari hulu (masing-masing 37,3 mm PK dan 52,0 mm PK). Udang dari hulu menunjukkan beberapa karakteristik yang relatif lebih panjang dibandingkan dengan udang dari hilir yaitu panjang rostrum (167% dan 137%), panjang total (84% dan 72%), panjang standar (140% dan 112%), panjang karpus (21% dan 18%), dan panjang merus (50% dan 30%) dari PK.
Kondisi Limnologi Sungai Selodang di Desa Sungai Selodang Kecamatan Sungai Mandau Kabupaten Siak Harmelita, Harmelita; Prianto, Eko; Dahril, Tengku
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 11 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Sungai Selodang merupakan aliran yang berasal dari Sungai Mandau. Di sepanjang Sungai Selodang terdapat aktivitas perkebunan kelapa sawit dan tanaman karet. Selama musim hujan, air limpasan dapat membawa bahan organik yang berasal dari perkebunan dan merupakan potensi untuk meningkatkan bahan organik air dengan demikian mempengaruhi kondisi limnologis air. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi limnologi berdasarkan parameter fisik, kimia, dan biologi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni–Juli 2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali, dengan interval waktu 2 minggu. Parameter yang diukur adalah suhu, kecerahan, kedalaman, kecepatan arus, nitrat, fosfat dan konsentrasi klorofil-α. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu 29-30oC, kecerahan 34-36 cm, kedalaman 8,12-13,1 7 m, kecepatan arus 0,22-025 m/detik, DO 2,79-3,62 mg/L, CO2 17,31-21,31 mg/L, pH 4,28-4,57, klorofil-α 5,95-14,49 μg/L, nitrat 0,0579-0,078 mg/L, dan fosfat 0,0671-0,073 mg/L. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi klorofil-αdipengaruhi oleh kecerahan, kecepatan arus, suhu, pH, dan konsentrasi nitrat. Konsentrasi nitrat menunjukkan bahwa sungai bersifat oligotrofik, konsentrasi fosfat eutrofik dan klorofil-α termasuk mesotrofik. Secara umum kondisi limnologis Sungai Selodang tergolong baik dan mampu menunjang kehidupan organisme akuatik.
Ekomorfologi Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) di Sungai Rokan Dan Sungai Siak Provinsi Riau Khairunnisa, Rizka; Fauzi, Muhammad; Prianto, Eko
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 11 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Macrobrachium rosenbergii dikenal dengan nama udang galah adalah salah satu crustacea yang memiliki nilai ekonomis penting dan dapat dijumpai di sungai rokan dan sungai siak. Kedua sungai ini merupakan sungai besar di Provinsi Riau namun perairan Sungai Rokan dan Sungai Siak saat ini sudah mengalami tekanan atau tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi perairan Sungai Rokan dan Sungai Siak, juga mengetahui perbedaan morfologi dari udang galah yang diperoleh dari Sungai Rokan dan Sungai Siak. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April-Mei 2022. Sampel di peroleh dari Sugai Siak dan Sungai Rokan dan pengamatan dilakukan di Laboratorium. Pengambilan sampel udang dilakukan 3 kali sekali/2 minggu. Udang ditangkap menggunakan jala dan pancing. Data udang dianalisis dengan uji Kruskall-Wallis dan uji Mann Whitney. Tujuh parameter lingkungan perairan dan sembilan belas karakteristik morfologi udang dipelajari. Panjang karapas (CL) digunakan sebagai referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di sungai rokan suhu air 30-310C, kecerahan 13-26cm, pH 6, oksigen terlarut 2,53-8,33 mg/L, karbon dioksida 2,8-5,00 mg/L, BOD5 10,10-33,20 mg/L, kekerasan 100,0 -160,0 mg/L, dan suhu air Sungai Siak 26-300C, kecerahan 14-23 cm, pH 6, oksigen terlarut 2,08-4,12 mg/L, karbon dioksida 2,7-4,00 mg/L, BOD5 10,10-33,20 mg/ L, kekerasan 115,0-155,0 mg/L. Karakteristik morfologi udang dari kedua sungai berbeda (p<0,05). Udang dari Sungai Rokan lebih kecil dari Sungai Siak (masing-masing 24,3 mm CL dan 29,3 mm CL). Udang Sungai Siak menunjukkan beberapa karakteristik yang relatif lebih panjang dibandingkan dengan udang dari Sungai Rokan, seperti panjang mimbar (201% dan 206%), panjang total (471% dan 513%) dan panjang standar (214%). dan 221%) dari CL masing-masing. Namun, udang dari Sungai Rokan memiliki karpus yang relatif lebih panjang, masing-masing sebesar 42% dan 35% dari CL.
The Adaptive Capacity of Mangrove Ecosystem in the Sub-District Sungai Apit, Siak Regency, Riau Province Adriman, Adriman; prianto, Eko; Jhonnerie, Romie; Fajri, Nur El
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 1 (2023): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This research was conducted for five months from May to September 2022 which is located in Sungai Apit District by taking six (6) villages as sampling locations from the eight (8) existing villages. This research was conducted for five months from May to September 2022 which is located in Sungai Apit District by taking six (6) villages as sampling locations from eight (8) existing villages. The research objective was to calculate and assess the adaptive capacity of mangrove ecosystems in Siak District, Siak Regency. Measurement of the adaptive capacity of mangrove ecosystems is carried out by analyzing six parameters, namely Mangrove Dimension Index (IDMg), Dominant Mangrove Species, Mangrove Tree Density, Number of Mangrove Species, Substrate Type, Ecosystem Distance from Settlement. The value of the adaptive capacity of mangrove ecosystems is in the range of 0.0-1.0, with five capacity categories namely "very low, low, medium, high, and very high". The results showed that the number of mangrove species found growing on the coast of Sungai Apit District was 19 species belonging to 10 families and 12 genera, distributed in the "low" category with a mangrove dimension index (IDMg) value of 0.6 (0.4<IDMg <0.8).Dominant species from the Rhizophoraceae family with a density classified as "high". The adaptive capacity of the mangrove ecosystem at the study site is classified as "high" with an adaptive capacity value of 0.67 (0.6 ≤ KPMg ≤ 0.8).
PENGEMBANGAN SOLAR PANEL DAN INVERTER SEBAGAI ALAT UNTUK CHARGING BATERAI PADA SEPEDA LISTRIK Prianto, Eko
Jurnal Edukasi Elektro Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Edukasi Elektro, Volume 1, Nomor 2, 2017
Publisher : DPTE FT UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.109 KB) | DOI: 10.21831/jee.v1i2.17419

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk merancang sistem pengisian baterai menggunakan inverter sebagai penyedia energi listrik pada SLN, mengetahui kinerja dan efektifitas pengisian baterai menggunakan inverter dibandingken dengan sistem yang telah terpasang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development dengan mengembangkan sistem charging baterai menggunakan inverter pada sepeda listrik niaga (SLN) yang telah dibuat. Hasil penelitian menunjukkan pengisian baterai pada Sepeda Listrik Niaga memiliki nilai yang lebih efektif dan proses pengisian baterai yang lebih cepat menggunakan inverter pada solar panel sebesar 300wp yang digunakan sebagai supply energi utamanya. Sistem pengisian baterai menggunakan inverter sebagai penyedia energi listrik pada SLN memerlukan waktu sebesar 10,182 jam untuk mengisi baterai 48 volt sampai penuh. Sehingga proses pengisian baterai menggunakan inverter lebih efektif dibandingken dengan sistem yang sebelumnya telah terpasang dengan rasio perbandingan pengisian baterai sebesar 1 : 2,94 atau tiga kali lebih efektif dibanding sistem sebelumnya. Kata Kunci: Sepeda Listrik, Solar Panel, Inverter
PENGEMBANGAN ALAT CONTROL CHARGING PANEL SURYA MENGGUNAKAN ADUINO NANO UNTUK SEPEDA LISTRIK NIAGA Prasetyo, Kurnifan Adhi; Yuniarti, Nurhening; Prianto, Eko
Jurnal Edukasi Elektro Vol. 2 No. 1 (2018): Jurnal Edukasi Elektro, Volume 2, Nomor 1, 2018
Publisher : DPTE FT UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.688 KB) | DOI: 10.21831/jee.v2i1.19947

Abstract

Abstract The purpose of this research is to know the stages of manufacture, the performance and the development of solar panel control charging devices using arduino nano for commercial electric bicycle. Development of solar panel control charging device is expected to be used in utilizing solar thermal energy as a source of energy on a commercial electric bike with parameters generated from solar panels and battery charging. The result of this research is a solar panel charging control device that is used to control the input voltage from the solar panel to the battery used as a power source for the electric bicycle. The result are, the average battery charging power using 100 Watt Peak (WP) solar panel was 39.03 Watt with 160 minutes, the average efficiency of 85.82% and the yield of the battery voltage from 11 Vdc to 12.5 Vdc. While the average power charging battery using 300 WP solar panel is 57,43 Watt with time 50 minutes, average efficiency of 88.48% and battery voltage from 11 Vdc become 12,2 Vdc. Average percentage error of measurement parameter control charging solar panels below 10%. Keywords: control charging, solar panels, electric bike AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan pembuatan, unjuk kerja dari pengembangan alat control charging panel surya menggunakan arduino nano untuk sepeda listrik niaga. Pengembangan alat control charging panel surya ini diharapkan dapat digunakan dalam memanfaatkan energi panas matahari sebagai sumber energi pada sepeda listrik niaga dengan parameter parameter yang dihasilkan dari panel surya dan pengisian aki. Hasil dari pembuatan proyek akhir ini berupa alat control charging panel surya yang digunakan untuk mengontrol tegangan masukan dari panel surya menuju aki yang dimanfaatkan sebagai sumber tenaga sepeda listrik niaga. Hasil pengujian, daya rata rata pengisian aki menggunakan panel surya 100 Watt Peak (WP) yang diuji adalah 39,03 Watt dengan waktu 160 menit, rata-rata efisiensi 85,82% dan hasil tegangan aki dari 11 Vdc menjadi 12,5 Vdc. Sedangkan daya rata rata pengisian aki menggunakan panel surya 300 WP yang diuji adalah 57,43 Watt dengan waktu 50 menit, rata-rata efisiensi 88.48% dan tegangan aki dari 11 Vdc menjadi 12,2 Vdc. Rata-rata persentase kesalahan parameter pengukuran alat control charging panel surya dibawah 10%. Kata Kunci : control charging, panel surya, Sepeda Listrik Niaga
"Smart Turtle Egg Incubator" (STUR EGI) Bertenaga Surya untuk Meningkatkan Keberhasilan Penetasan Telur Penyu Wibawa, Wisnu Alfianta; Prianto, Eko
Jurnal Edukasi Elektro Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Edukasi Elektro, Volume 3, Nomor 1, 2019
Publisher : DPTE FT UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.157 KB) | DOI: 10.21831/jee.v3i1.26096

Abstract

Penyu merupakan salah satu hewan yang sangat langka dan dilindungi.  Menurut artikel yang ditulis oleh Wilujeng Kharisma dalam pikiran-rakyat.com, jumlah populasi penyu saat ini terus menurun tiap tahunnya. Tercatat oleh WWF sejak tahun 2012 – 2017 populasi penyu keseluruhan hanya sekitar 1.385 hingga 2.062 ekor. Kondisi iklim yang meningkat diatas 29 derajat celcius menyebabkan sebagian besar tukik yang menetas berkelamin betina sehingga penyu betina susah untuk mencari pasangannya. Penciptaan inovasi "Smart Turtle Egg Incubator" (STUR EGI) bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan penetasan telur penyu dan menyeimbangkan ekosistem penyu yang hampir punah. Metode yang kami gunakan untuk melaksanakan PKM ini adalah menggunakan metode perancangan, proses pelaksanaan dan evaluasi. Cara kerja alat ini menggunakan Arduino Mega sebagai mikrokontroler serta Solar Cell sebagai penyuplai daya. Sensor suhu dan kelembaban digunakan sebagai input yang mengirim data untuk menyetel peltier, kipas, dan pompa air untuk menjaga suhu dan kelembaban. Selain dapat menjaga suhu dan kelembaban secara otomatis alat ini juga dapat mengatur jenis kelamin dari telur yang ditetaskan.
Strategi Pengelolaan Berkelanjutan Ikan Terubuk (Tenualosa macrura) di Provinsi Riau: Sintesis Bioekologi, Sosial-Ekonomi, dan Kelembagaan Berbasis Scoping Review Jhonnerie, Romie; Juliana; Prianto, Eko; Miswadi; Widhiastika, Dhita; Fatmawati, Riska; Oktorini, Yossi
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 6 No 2 (2025): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The terubuk fish (Tenualosa macrura) is an endemic species that holds high economic value and significant socio-cultural importance for the people of Riau, Indonesia. However, excessive fishing pressure and estuarine habitat degradation have drastically reduced its population. This study aims to map and synthesize existing scientific knowledge related to the conservation and management of the terubuk fish through a scoping review approach. A total of 38 documents were examined, of which 34 met the inclusion criteria based on the PRISMA-ScR guidelines. The analyzed literature was categorized into six major thematic areas: bioecology, socio-economics, institutional aspects, legal frameworks, cultural values, and environmental factors. The synthesis reveals heavy pressure on fish stocks, high economic vulnerability among small-scale fishers, weak law enforcement, and a declining role of local wisdom in conservation practices. These findings emphasize the urgency of developing an integrated management strategy that combines ecological science, socio-economic conditions, and the cultural values of coastal communities. Such an approach could serve as the foundation for designing more adaptive and effective policies to ensure the long-term sustainability of the terubuk fish population in Riau waters.
AUGMENTED REALITY- BASED DOJO SAFETY HANDBOOK Ismara, Ketut Ima; Kamil, Hasan Rahmat; Prianto, Eko; Damarwan, Eko Swi
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.321 KB) | DOI: 10.29099/ijair.v6i1.397

Abstract

Study this aim to (1) Produce learning media in the form of textbooks entitled Augmented Reality-Based Safety Dojo Guidebook for Vocational subjects, (2) Knowing appropriateness from learning media in the form of textbooks , (3) knowing rating and feedback student related textbooks in the form of Book Guidelines Safety Dojo AR based .Type Study this including in Research and Development ( RnD ) research with use ADDIE approach which includes Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation stages .Study this conducted at SMK Hamong Putra Pakem . Then validation from product book this done by expert respective materials and media experts each totaling 2 people. Material expert involving 1 person from a vocational school teacher and 1 lecturer major electro, while from media expert involves 2 lecturers from major UNY electronics . For testing product done by students Class X and XI Department of Electrical Power Installation Engineering at SMK Hamong Putra Pakem as many as 40 students . This research instrument is in the form of a printed questionnaire which is then distributed to respondents, and through direct interviews. Whereas for the data obtained in the form of qualitative and quantitative data which are then analyzed with analysis validity reliability .Study this produce : (1) Learning Media in the form of a textbook with the title "AR-Based Dojo Safety Manual", (2) eligibility from learning media this rated from aspect Theory got results with value 87.50% with category very deserve and media aspect get results with value 78.57% with category worth , (3) Assessment from students regarding the feasibility of learning media in the form of textbooks obtained a score of 85.17% so that it is included in the very feasible category.
Co-Authors . Juliana A. Ma'suf Adriman Adriman Adriman, Adriman Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Ali Suman Ali Suman amelia fauziah husna, amelia fauziah amri, khairul Andri Hendrizal Artika, Media Asep Ma&#039;mun Asep Priatna Asep Priatna Atika, Berliana Awal Subandar Berliana Atika Bintal Amin Budijono, Budijono Chairulwan Umar Chairulwan Umar Chairulwan Umar Desvind, Elfahra Dyta Putri Dewi, Yuni Sukma Dian Oktaviani Dian Oktaviani Eddiwan Kamaruddin Efriyeldi, Efriyeldi Eko Purwanto Eko Purwanto Eko Swi Damarwan Endi S. Kartamihardja Endi Setiadi Kartamihardja Endi Setiadi Kartamihardja Endi Setiadi Kartamihardja Endi Setiadi Kartamihardja Eni Sumiarsih Eti Nurhayati Fahreza, Rizki Fatmawati, Riska Fattah, Husain Abdul Febrina Rismawati Guritno, Wulan Harmelita Harmelita Harmelita, Harmelita Helmi, Luhlu Aprilia Herlambang Sigit Pramono Hilda Z. Dahlan Husnah Asyari Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Ikhsan kurniawan Indradewa, Rhian Intan Purnama Sari Irdha Mirdhayati Isma Mulyani Ismudi Muchsin Ismudi Muchsin Israk, Radiatun Joko Purwanto Kamaluddin Kasim Kamaluddin Kasim Kamaluddin Kasim Kamil, Hasan Rahmat Karnila, Rahman Karnila Ketut Ima Ismara Khairul Amri Khairunnisa, Rizka Lubis, Najiyya Sahilda M. Mukhlis Kamal Ma?mun, Asep Makri Makri Mega Ramadhani Miswadi Miswadi Miswadi Miswadi Miswadi Mohammad Mukhlis Kamal Muchlizar Muchlizar Muchlizar, Muchlizar Muhammad Akmal Muhammad Arifan Rakhshanjani Muhammad Bintang Anto Mycawa Muhammad Farhan Surez Muhammad Fauzi Muhammad Fauzi Muhammad Hasbi Muhammad Luthfi Muhammad Mukhlis Kamal Mustaqim, Ilmawan Ni Komang Suryati Ni Komang Suryati Nona Mutiara Sari Nora Saulina Noralisa Nilam Sari Nur El Fajri Nur El fajri Nuraini El Fajri Nurhening Yuniarti Nurwijayanti Oktaviana, Della Pandera, Cici Pranata, Eka Prasetyo, Kurnifan Adhi Priyo Suharsono Sulaiman Priyo Suharsono Sulaiman Putri, Melza Adika Putri, Riska Yana Rahmatdillah Rahmatdillah Rakhshanjani, Muhammad Arifan Ramadhani, Mega Ramadhani, Wahyu Ikma Regi Fiji Anggawangsa Reni Puspasari Reny Puspasari Reny Puspasari Ridwan Manda Putra Rina D’rita Sibagariang Riska Yana Putri Risma Amelia, Risma Rismawati, Febrina Rizka Khairunnisa Rizka Khairunnissa Romie Jhonnerie Rudi Masuswo Purwoko Rudy Masuswo Purwoko Rudy Masuswo Purwoko Saputri, Ratih Okta Sari, Bella Puspita Sari, Noralisa Saulina, Nora Setiya Tri Haryuni Setiya Triharyuni Setiya Triharyuni Simanjuntak, Mega Sri Devi Sinaga, Owen Rivaldi Siswanta Kaban Siti Nurul Aida Sitinjak, Yuannito Rick Yorda Situmorang, Icha Regina Siwolo, Apria Bodhi Sofian, Alifa Khansa Solekha Aprianti Solekha Aprianti Syafawani, Wan Fauziyah Syamsiar, Syamsiar Syarifah Nurdawati Syarifah Nurdawaty Tengku Dahril, Tengku Tumanggor, Rosalina Utami, Tiara Vini Volcherina Darlis Wan Fauziyah Syafawani Wibawa, Wisnu Alfianta Widhiastika, Dhita Wieda Nurwidada H. Zain Windarti Windarti Yela, Yayang Febri Yossi Oktorini Yudho Harjoyudanto Yuliati - Yuliati Yuliati Yunizar Ernawati Zuriati Murni