Claim Missing Document
Check
Articles

Status Lubuk Larangan Sungai Subayang Desa Padang Sawah Berdasarkan Parameter Kimia Perairan dan Aspek Pengelolaan Febrina Rismawati; Muhammad Fauzi; Eko Prianto
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : LPPM Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.p.105-114

Abstract

Lubuk larangan merupakan suatu pengelolaan perikanan di sungai yang dibentuk masyarakat, dilarang menangkap ikan dalam waktu tertentu. Penelitian Status Lubuk Larangan Sungai Subayang Desa Padang Sawah. Penelitian telah dilaksanakan pada Maret s/d April 2024 di Desa Padang Sawah, Kabupaten Kampar, Riau. Metode penelitian adalah metode survei dan analisis data secara deskriptif. Hasil pengukuran parameter fisika diperoleh rata-rata nilai suhu 29 °C, kedalaman 1,9 m, kecerahan 62 cm, dan kecepatan arus 2,2 m/s. Hasil pengukuran parameter kimia diperoleh rata-rata nila pH 7,1, DO 3,7 mg/L, NO3 0,6 mg/L, Total N 1,63 mg/L. dan rasio TN:TP dengan nilai 487. Kondisi pengelolaan lubuk larangan Desa Padang Sawah berdasarkan status perlindungan hukum masih berada pada tingkat desa. Zonasi lubuk larangan ditetapkan dalam zona penyangga. Pengamanan dan pengawasan dilakukan oleh masyarakat setempat. Perawatan vegetasi tepian sungai belum dilakukan karena kawasan yang rawan banjir. Masyarakat memiliki kesadaran tentang mematuhi aturan lubuk larangan dan memperoleh manfaat ekonomi dari keberadaan lubuk larangan. Status lubuk larangan berdasarkan penilaian aspek parameter kimia perairan adalah baik dan kategori kelas Utama. Namun, aspek pengelolaan lubuk larangan masih kurang baik dan kategori kelas Muda
Penerapan Pembelajaran Interaktif Melalui Kukerta Terintegrasi dengan Menggunakan Aplikasi Canva Di Sekolah Dasar Negeri 002 Desa Tambak Kabupaten Pelalawan Prianto, Eko; Sitinjak, Yuannito Rick Yorda; Fahreza, Rizki; Sinaga, Owen Rivaldi; Putri, Melza Adika; Oktaviana, Della; Simanjuntak, Mega Sri Devi; Guritno, Wulan; Sofian, Alifa Khansa; Yela, Yayang Febri; Amelia, Risma
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.531 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v6i2.20528

Abstract

Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang didirikan dengan tujuan untuk membantu peningkatan dan perkembangan taraf kehidupan melalui pendidikan. Sekolah memiliki peranan yang cukup besar dalam melahirkan pemikir dan pemimpin bangsa yang akan membawa kepada kemajuan. Sekolah Dasar 002 Desa Tambak menjadi tempat yang dipercaya oleh masyarakat untuk mengantarkan putra-putrinya mengenyam pendidikan yang layak. Untuk lebih mengoptimalkan dan meningkatkan mutu pendidikan yang diberikan, maka diperlukan usaha-usaha pemberdayaan. Salah satu usaha yang dilakukan adalah memberikan pelatihan penggunaan aplikasi media pembelajaran yang interaktif dan kekinian. Tujuan dari pengabdian ini sendiri antara lain yaitu, a) menambah pengetahuan, keterampilan, dan kreatifitas para guru dalam menyampaikan materi kepada siswa, b) membantu para guru untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif, c) memanfaatkan kemajuan teknologi untuk diaktulisasikan ke dalam proses pembelajaran untuk menciptakan siswa-siswa yang berprestasi. Pemberdayaan ini akan memberikan manfaat positif yang berkepanjangan bagi guru, siswa, dan masyarakat Desa Tambak secara keseluruhan. Kegiatan pengabdian ini pula juga memberikan manfaat kepada tenaga penyuluh dan Perguruan Tinggi. Sasaran dari kegiatan ini adalah majelis guru SDN 002 Desa Tambak, dan dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa para guru memiliki antusias yang tinggi untuk menggunakan aplikasi belajar dan mampu untuk menggunakannya sebagai salah satu media belajar yang efektif kedepannya. Dengan adanya KUKERTA terintegrasi ini kemampuan guru terkait metode pembelajaran yang lebih baik dapat ditingkatkan lagi. Ini menujukkan bahwa sentuhan Iptek melalui KUKERTA terintegrasi mampu mengakselerasi kemampuan guru didalam belajar mengjar di SDN 002 Desa Tambak.
Kelayakan Lubuk Larangan Sebagai Kawasan Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Padang Sawah Kecamatan Kampar Kiri Provinsi Riau Syafawani, Wan Fauziyah; Fajri, Nur El; Prianto, Eko
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.18-25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan lubuk larangan sebagai kawasan ekowisata berbasis kearifan lokal di Desa Padang Sawah Kecamatan Kampar Kiri Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret sampai April 2024 di Desa Padang Sawah Kecamatan Kampar Kiri Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan metode survei, dengan mengumpulkan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, observasi lapangan serta pengamatan di laboratorium. Penentuan responden menggunakan metode purposive sampling dan pengukuran kualitas air dilakukan di bagian tengah lubuk larangan. Analisis data menggunakan Pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) dengan tujuh kriteria yaitu daya tarik, aksesibilitas, kondisi sosial ekonomi masyarakat, akomodasi, sarana dan prasarana, keamanan, serta hubungan dengan objek wisata lain. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lubuk larangan Desa Padang Sawah layak untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berbasis kearifan lokal dengan nilai indeks kelayakan 77,68% namun harus dilakukan perbaikan dalam beberapa aspek serta kualitas air sesuai dengan baku mutu.
Struktur Komunitas Ikan di Zona Riverine Waduk Koto Panjang Desa Koto Tuo Barat, Kabupaten Kampar Ramadhani, Mega; Prianto, Eko; Budijono, Budijono
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.26-31

Abstract

Sumberdaya perikanan tangkap di Waduk Koto Panjang sangat tinggi. Hal ini dimanfaatkan oleh para nelayan sebagai mata pencaharian dengan menggunakan berbagai alat tangkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas ikan di zona riverine Waduk Koto Panjang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2023 - Januari 2024. Penelitian ini menggunakan metode survei dimana sampel ikan diambil pada tiga stasiun, (St-1) dekat dengan Sungai Kampar, (St-2) dekat dengan Sungai Langgai, dan (St-3) dekat muara Sungai Sepat Keruh. Sampel ikan merupakan hasil tangkapan nelayan menggunakan alat tangkap jaring insang, jala, dan linggai kelambu. Pengambilan sampel ikan dilakukan sebanyak 3 kali sampling selama 3 bulan dengan interval waktu 1 bulan sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan yang tertangkap terdiri dari 13 spesies yang dikelompokkan ke dalam 6 famili. Nilai indeks keanekaragaman (H’) berkisar 0,714 – 0,723 (rendah), indeks keseragaman (E) berkisar antara 0,278 – 0,282 (rendah) dan indeks dominasi (D) berkisar antara 0,496 – 0,498 (tinggi). Data yang diperoleh menunjukkan bahwa struktur komunitas ikan dapat dikategorikan rendah atau tercemar sedang.
Kerapatan Mangrove dan Kelimpahan Sipetang (Pharella acutidens) di Desa Api-Api Kecamatan Bandar Laksamana, Bengkalis Rakhshanjani, Muhammad Arifan; Fajri, Nur El; Prianto, Eko
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.52-57

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan ekosistem yang tumbuh pada daerah perbatasan antara laut dan darat yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut, sedangkan sipetang (Pharella acutidens) merupakan organisme yang mempunyai tubuh lunak dan cangkang keras sebagai pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepadatan mangrove terhadap kelimpahan sipetang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2024. Penelitian menggunakan metode survei, sedangkan pemilihan lokasi penelitian digunakan purposive sampling. Pengambilan sampel transek garis merupakan teknik pengambilan sampel khusus yang digunakan. Penelitian ini mempunyai 3 stasiun dimana hasil analisis menunjukkan persamaan linier yaitu Y = 0,0003x + 0,3382 artinya kepadatan mangrove akan mengikuti kelimpahan sipetang. nilai r berkisar antara 0,80 ≤ r ≤ 1,00 dan nilai R2 (determinasi) sebesar 0,9276 yang berarti kelimpahan sipetang dipengaruhi oleh kepadatan mangrove sebesar 92,76% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti sedimen, bahan organik, dan kualitas. dari lingkungan perairan.
Komposisi dan Kepadatan Marine Debris di Kawasan Mangrove Desa Concong Dalam Kecamatan Concong, Indragiri Hilir Saulina, Nora; Adriman, Adriman; Prianto, Eko
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.82-88

Abstract

Marine debris merupakan salah satu pencemaran yang banyak ditemukan di ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi dan kepadatan marine debris di ekosistem mangrove di Desa Concong Dalam. Penelitian dilakukan pada bulan Januari - Februari 2024. Metode yang digunakan adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak tiga kali (satu kali/2 minggu) pada 3 stasiun pengamatan yaitu S1 (daerah pemukiman penduduk), S2 (daerah penangkapan ikan) dan S3 (hutan mangrove alami). Marine debris dikumpulkan dari 3 plot (10 x 10 m) yang ditempatkan di sepanjang garis transek. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh jenis marine debris yang ditemukan di ekosistem mangrove terdiri dari plastik, kaca, pakaian, styrofoam, jaring, kaleng, karet, kayu, daun dan buah. Kepadatan marine debris berdasarkan lokasi pengamatan adalah: S1 (0.007–1.199 item/m2; 0.898–27.378 g/m2), S2 (0.002–1.042 item/m2; 0.311–25.772 g/m2), S3 (0.003–0.802 item/m2; 0.222–49.995 g/m2). Marine debris yang paling banyak ditemukan adalah plastik dan daun.
Status Lubuk Larangan Sungai Subayang Desa Padang Sawah Berdasarkan Parameter Kimia Perairan dan Aspek Pengelolaan Rismawati, Febrina; Fauzi, Muhammad; Prianto, Eko
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 13 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.13.1.105-114

Abstract

Lubuk larangan merupakan suatu pengelolaan perikanan di sungai yang dibentuk masyarakat, dilarang menangkap ikan dalam waktu tertentu. Penelitian Status Lubuk Larangan Sungai Subayang Desa Padang Sawah. Penelitian telah dilaksanakan pada Maret s/d April 2024 di Desa Padang Sawah, Kabupaten Kampar, Riau. Metode penelitian adalah metode survei dan analisis data secara deskriptif. Hasil pengukuran parameter fisika diperoleh rata-rata nilai suhu 29 °C, kedalaman 1,9 m, kecerahan 62 cm, dan kecepatan arus 2,2 m/s. Hasil pengukuran parameter kimia diperoleh rata-rata nila pH 7,1, DO 3,7 mg/L, NO3 0,6 mg/L, Total N 1,63 mg/L. dan rasio TN:TP dengan nilai 487. Kondisi pengelolaan lubuk larangan Desa Padang Sawah berdasarkan status perlindungan hukum masih berada pada tingkat desa. Zonasi lubuk larangan ditetapkan dalam zona penyangga. Pengamanan dan pengawasan dilakukan oleh masyarakat setempat. Perawatan vegetasi tepian sungai belum dilakukan karena kawasan yang rawan banjir. Masyarakat memiliki kesadaran tentang mematuhi aturan lubuk larangan dan memperoleh manfaat ekonomi dari keberadaan lubuk larangan. Status lubuk larangan berdasarkan penilaian aspek parameter kimia perairan adalah baik dan kategori kelas Utama. Namun, aspek pengelolaan lubuk larangan masih kurang baik dan kategori kelas Muda.
Hubungan Fraksi Sedimen dan Bahan Organik dengan Makrozoobentos di Perairan Teluk Pantai Carolina Bungus Selatan Teluk Kabung Kota Padang Putri, Riska Yana; Prianto, Eko; Fajri, Nur El
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Perairan teluk menjadi habitat penting bagi berbagai spesies laut salah satunya makrozoobentos. Makrozoobentos merupakan organisme akuatik yang hidup didasar perairan dengan pergerakan relatif lambat yang sangat dipengaruhi oleh substrat dasar serta kualitas perairan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2023 di perairan teluk Pantai Carolina Bungus Selatan Kota Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fraksi sedimen dan bahan organik terhadap makrozoobentos di perairan teluk Pantai Carolina. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode survei. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat keterkaitan yang erat antara kelimpahan makrozoobentos dengan faktor-faktor lingkungan. Tipe fraksi lumpur khususnya pada wilayah yang cukup jauh dari pantai mampu mengakumulasi bahan organik dengan baik dan dapat meningkatkan kelimpahan makrozoobentos. Kelimpahan berkisar 4,49-8,82 ind/m3 dengan jumlah spesies yang ditemukan terdiri dari 7 kelas Gastropoda dan 4 kelas Bivalva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara fraksi sedimen dan bahan organik dengan kelimpahan makrozoobentos memiliki kriteria sangat kuat, dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,861.
Condition of Singingi River Water Quality Due to Unlicensed Gold Mining (PETI) in Tanjung Pauh Village, Singingi Hilir District, Kuantan Singingi Regency Atika, Berliana; Purwanto, Eko; Prianto, Eko
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 3 (2024): October
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.29.3.355-360

Abstract

Rivers play a vital role in society by preserving clean water resources, cultivating fish, and supporting daily life. In Tanjung Pauh Village, the Singingi River has experienced a decline in water quality due to human activities, namely Unlicensed Gold Mining without permission activities. The research was carried out in March-May 2024. The method used in this research was field surveys and measurements of physical and chemical parameters. Sampling was carried out at three stations: Station 1, an oil palm plantation area; Station 2, a gold mining area; and Station 3, an area downstream of the Singingi River due to the confluence of the Sushadow River and the Singingi River. The research results show that the value of temperature ranged from 28.8 - 33°C, brightness ranged from 2.48-3.11 cm, turbidity ranged from 85.6 - 251.2 NTU, current speed ranged from 4.85 - 7.06 m/s, TSS ranged from 145–182.6 mg/L, and depth ranges from 350 – 533 cm. Chemical parameters, namely dissolved oxygen ranges from 5,5 – 5,7 mg/L, pH 5, BOD5 ranges from 3– 3.6 mg/L, TOM ranges from 11.7 – 15.2 mg/L, COD ranges from 85.3 – 297.3 mg/L. According to PP no. 22 of 2021 class III concerning the Implementation and Management of the Environment. The waters of the Singingi River are polluted, which falls into the mild to heavily polluted category. Six parameters have passed the threshold regarding physical parameters, namely temperature, brightness, turbidity, and TSS and based on chemical parameters, namely pH and COD.
Analysis of Microplastic Content in the Digestive Tract of Clupeichthys goniognathus Israk, Radiatun; Budijono, Budijono; Prianto, Eko
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 30 No. 1 (2025): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.30.1.24-29

Abstract

This research aims to determine the type and abundance of microplastics in the digestive tract of Clupeichthys goniognathus in the Koto Panjang Reservoir. This research was carried out from December 2023 – February 2024 in West Koto Tuo Village. Sampling was carried out by purposive sampling from the catch by fishermen. Sample analysis and microplastic identification were conducted at the Waste Processing Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. The research results show that the microplastics identified in the digestive tract of C. goniognathus are fiber, film, and fragment types. The most common type found was film-type microplastics with an abundance of 35% or 119 particles.
Co-Authors . Juliana A. Ma'suf Adriman Adriman Adriman, Adriman Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Aisyah Ali Suman Ali Suman amelia fauziah husna, amelia fauziah amri, khairul Andri Hendrizal Artika, Media Asep Ma'mun Asep Priatna Asep Priatna Atika, Berliana Awal Subandar Berliana Atika Bintal Amin Budijono, Budijono Chairulwan Umar Chairulwan Umar Chairulwan Umar Desvind, Elfahra Dyta Putri Dewi, Yuni Sukma Dian Oktaviani Dian Oktaviani Eddiwan Kamaruddin Efriyeldi, Efriyeldi Eko Purwanto Eko Purwanto Eko Swi Damarwan Endi S. Kartamihardja Endi Setiadi Kartamihardja Endi Setiadi Kartamihardja Endi Setiadi Kartamihardja Endi Setiadi Kartamihardja Eni Sumiarsih Eti Nurhayati Fahreza, Rizki Fatmawati, Riska Fattah, Husain Abdul Febrina Rismawati Guritno, Wulan Harmelita Harmelita Harmelita, Harmelita Helmi, Luhlu Aprilia Herlambang Sigit Pramono Hilda Z. Dahlan Husnah Asyari Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Husnah Ikhsan kurniawan Indradewa, Rhian Intan Purnama Sari Irdha Mirdhayati Isma Mulyani Ismudi Muchsin Ismudi Muchsin Israk, Radiatun Joko Purwanto Kamaluddin Kasim Kamaluddin Kasim Kamaluddin Kasim Kamil, Hasan Rahmat Karnila, Rahman Karnila Ketut Ima Ismara Khairul Amri Khairunnisa, Rizka Lubis, Najiyya Sahilda M. Mukhlis Kamal Ma?mun, Asep Makri Makri Mega Ramadhani Miswadi Miswadi Miswadi Miswadi Miswadi Mohammad Mukhlis Kamal Muchlizar Muchlizar Muchlizar, Muchlizar Muhammad Akmal Muhammad Arifan Rakhshanjani Muhammad Bintang Anto Mycawa Muhammad Farhan Surez Muhammad Fauzi Muhammad Fauzi Muhammad Hasbi Muhammad Luthfi Muhammad Mukhlis Kamal Mustaqim, Ilmawan Ni Komang Suryati Ni Komang Suryati Nona Mutiara Sari Nora Saulina Noralisa Nilam Sari Nur El Fajri Nur El fajri Nuraini El Fajri Nurhening Yuniarti Nurwijayanti Oktaviana, Della Pandera, Cici Pranata, Eka Prasetyo, Kurnifan Adhi Priyo Suharsono Sulaiman Priyo Suharsono Sulaiman Putri, Melza Adika Putri, Riska Yana Rahmatdillah Rahmatdillah Rakhshanjani, Muhammad Arifan Ramadhani, Mega Ramadhani, Wahyu Ikma Regi Fiji Anggawangsa Reni Puspasari Reny Puspasari Reny Puspasari Ridwan Manda Putra Rina D’rita Sibagariang Riska Yana Putri Risma Amelia, Risma Rismawati, Febrina Rizka Khairunnisa Rizka Khairunnissa Romie Jhonnerie Rudi Masuswo Purwoko Rudy Masuswo Purwoko Rudy Masuswo Purwoko Saputri, Ratih Okta Sari, Bella Puspita Sari, Noralisa Saulina, Nora Setiya Tri Haryuni Setiya Triharyuni Setiya Triharyuni Simanjuntak, Mega Sri Devi Sinaga, Owen Rivaldi Siswanta Kaban Siti Nurul Aida Sitinjak, Yuannito Rick Yorda Situmorang, Icha Regina Siwolo, Apria Bodhi Sofian, Alifa Khansa Solekha Aprianti Solekha Aprianti Syafawani, Wan Fauziyah Syamsiar, Syamsiar Syarifah Nurdawati Syarifah Nurdawaty Tengku Dahril, Tengku Tumanggor, Rosalina Utami, Tiara Vini Volcherina Darlis Wan Fauziyah Syafawani Wibawa, Wisnu Alfianta Widhiastika, Dhita Wieda Nurwidada H. Zain Windarti Windarti Yela, Yayang Febri Yossi Oktorini Yudho Harjoyudanto Yuliati - Yuliati Yuliati Yunizar Ernawati Zuriati Murni