Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Model Pembelajaran Snowball Throwing Berbantuan Media Audio pada Guru SMAN 6 Balikpapan untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Maryatin, Maryatin; Rahmadhani, Mutiara Suci; Apriliana, Laila; Putri, Lilis Asriani; Safitri, Syntia Rizki Nur; Megawati, Putri Ayu; Muklisum, Dwi; Novitasari, Riski; Maharani, Swasti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.11138

Abstract

Background: Keaktifan belajar siswa-siswa di SMAN 6 Balikpapan masih tergolong randah dan perlu ditingkatkan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan model pembelajaran snowball throwing pada guru SMAN 6 Balikpapan dan implementasinya di dalam pembelajaran. Metode: Kegiatan sosialisasi ini dilakukan melaui empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan/observasi, dan refleksi. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh guru-guru di SMAN 6 Balikpapan sejumlah 20 guru. Setelah pemaparan materi sosialisasi, dilakukan sebuah uji coba kepada siswa kelas XII IPA 5 sebanyak 33 siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Instrumen yang digunakan dalam uji coba ini adalah lembar pengamatan keaktifan belajar siswa. Hasil: Hasil pengimplemetasian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran snowball throwing efektif meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas XII IPA 5 SMA Negeri 6 Balikpapan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi novel sebesar 17,67%. Sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Pelatihan 3S "Solar Smart Santri" Guna Mewujudkan Santri Cerdas di Era Digital di Pondok Pesantren Al Ikhlas Karasan Tri Yuniahastuti, Irna; Maharani, Swasti; Asnawi, Noordin; Prastya, Dharma Dwi; Baretta, Patrick Aprillia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20852

Abstract

Background: Era digital menuntut setiap individu, termasuk santri, untuk memiliki literasi teknologi dan keterampilan abad 21 yang relevan dengan kebutuhan masa kini. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui integrasi literasi digital dan pemanfaatan energi terbarukan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) serta menumbuhkan kemandirian pesantren dalam memanfaatkan energi surya. Metode: Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu survei awal untuk mengetahui tingkat pemahaman santri mengenai energi terbarukan dan PLTS, dilanjutkan dengan sosialisasi, demo, serta praktik langsung perakitan panel surya menggunakan modul PLTS skala kecil. Kegiatan diikuti oleh guru dan santri di Pondok Pesantren Al Ikhlas Karasan dengan pendekatan partisipatif. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman santri terkait prinsip kerja PLTS, komponen penyusun, serta kesadaran pentingnya energi terbarukan, dengan peningkatan persentase pemahaman antara 35%-36%. Kesimpulan: Antusiasme santri dan guru juga terlihat dari keaktifan dalam diskusi maupun praktik langsung, sehingga program ini dinilai berhasil mencapai target yang ditetapkan.
Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation terhadap Prestasi Belajar Trigonometri Mahasiswa Maharani, Swasti
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2017): Volume 3 No 1 Tahun 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.967 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v3i1.775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran group investigation terhadap prestasi belajar trigonometri mahasiswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Madiun tahun akademik 2016/2017. Sampel yang diambil menggunakan teknik random sampling. Kelas yang terpilih yaitu kelas IV C sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 mahasiswa dan kelas IV A sebagai kelas kontrol dengan jumlah 36 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes untuk memperoleh data prestasi belajar mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu nilai post test prestasi belajar mahasiswa yang diuji menggunakan uji-t dengan taraf signifikan 5% didapat tobs = 3,217 dan ttabel DK = t < -1,960 atau t > 1,960. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah ada pengaruh model pembelajaran group investigation terhadap prestasi belajar trigonometri mahasiswa. Prestasi belajar trigonometri mahasiswa dengan model group investigation lebih baik daripada prestasi belajar mahasiswa dengan metode ceramah/ konvensional.
Penelitian berpikir kritis calon guru pendidikan matematika Di Indonesia (2015-2023): Tinjauan bibliometrik Muhammad, Ilham; Siahaan, Erika Yohanna Seventina; Dasari, Dadan; Maharani, Swasti
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v9i1.19734

Abstract

Critical thinking involves being mentally organized and participating in a judgmental process to solve problems. The purpose of this study is to look at the focus of research related to critical thinking of pre-service teacher teachers of mathematics education, especially in Indonesia from 2015 to 2023. The method used in this study is a descriptive bibliometric analysis method. The Scopus database is used to obtain the necessary data. The results of the research show that publications related to the critical thinking of pre-service teacher teachers of mathematics education in Indonesia have increased from 2018 to 2020. Most of the publications were published in conference papers and some were in Q2 journals. The research focus is divided into 4 sections, namely, 1) mathematics teacher , mathematical problems , algebra , and qualitative research ; 2) critical thinking skills , mathematics education , and learning systems ; 3) problem based learning and STEM; 4) data analysis techniques, information analysis. The material that is the focus of research is algebra. New themes for this field are experimental research, digital platforms, quantitative methods, and group theory. The keywords of critical thinking skills are not directly connected with these new themes
Peningkatan hasil belajar matematika materi jaring-jaring kubus dan balok menggunakan model problem based learning di Kelas IV Sekolah Dasar Rahmasiwi, Dwinda Susi; Maharani, Swasti; Hartini, Suliyawati
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v9i2.20653

Abstract

The purpose of this research is to improve the results of learning mathematics on the material of nets of cubes and blocks in class IV students at SDN Karangtengah Prandon 1 using the Problem Based Learning learning model. This type of research is classroom action research which is carried out in 2 cycles. The subjects used in this study were class IV students at SDN Karangtengah Prandon 1, which consisted of 11 students. The independent variable used in this research is Problem Based Learning and the dependent variable is the result of learning mathematics. The techniques used in this research are tests, observations and interviews. While the analysis techniques used in this study were quantitative and qualitative in the form of observations made and the percentage of student learning outcomes from the pre-cycle and after the cycle. Based on the research results, it can be concluded that learning by using the Problem Based Learning Model in mathematics lessons, the material for nets of cubes and blocks of student learning outcomes can be improved. The increase in learning outcomes in the pre-cycle was 27.2%, the first cycle was 63.6% and the second cycle was 91%. This assessment was said to be successful because the learning outcomes reached the mastery indicator, namely ≥ 80% of the class average with KKM ≥ 70.
Development of an Energy Teaching Kit to Foster Computational Thinking Skills of Primary Students in the Renewable Energy Subject Maharani, Swasti; Yuniahastuti, Irna Tri; Susanti, Vera Dewi; Hadi, Fida Rahmantika; Wibisono, Putri Sindy
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.8012

Abstract

This research aimed to develop the Energy Teaching Kit as a learning medium to enhance elementary students’ computational thinking skills in science learning. The study employed a Research and Development (R&D) design, utilizing the ADDIE model, which comprises the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants were elementary school students from both public and private schools in Madiun City. Data were collected through tests and questionnaires during the implementation phase. The results indicate that the developed medium achieved a validity score of 86%, demonstrating that its content, structure, and functionality meet expert criteria. The practicality level reached 87.05%, indicating that the medium is easy to use and has been positively received by teachers and students. Its effectiveness is supported by an N-gain score of 52.76%, indicating a moderate level of improvement in students’ computational thinking skills. Overall, these findings confirm that the Energy Teaching Kit is valid, practical, and effective for classroom use. Future research may examine its integration with digital sensors, its scalability across different grade levels, and the support it provides for teacher professional development to optimize implementation.
COMPARING ILBIL, IBL, AND CONVENTIONAL MODELS: SELF-REGULATED LEARNING IN MATHEMATICS ACHIEVEMENT Susanti, Vera Dewi; Maharani, Swasti; Andari, Tri; Wulandari, Rika
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Number 1 (January 2026)
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v7i1.6728

Abstract

Teaching models currently play a crucial role in enhancing educational quality and improving student learning outcomes. The purpose of this study was to compare the effectiveness of three learning models—ILBIL (Inquiry Learning Based on Information Literacy), IBL (Inquiry-Based Learning), and conventional learning — on students’ mathematics learning outcomes in the topic of three-dimensional geometry. A quantitative approach was applied using a posttest control group design. The study population consisted of 143 students, and a cluster-random sampling technique was used to select 89 students from three classes. Data were collected through observations, questionnaires, and tests. The data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) with a 5% significance level, as performed in SPSS 25.00 for Windows. The results revealed: (1) a significance value of 0.000, which is less than 0.05, indicating that the ILBIL model was more effective than both the IBL and conventional models in terms of students’ learning outcomes; (2) a significance value of 0.196, which is greater than 0.05, suggesting that self-regulated learning did not significantly affect students’ learning outcomes; and (3) a significance value of 0.306, which is greater than 0.05, showing that the interaction between self-regulated learning and the learning model did not significantly influence students’ learning outcomes.
Integration And Evaluation of Computational Thinking in Mathematics Education: A Systematic Review of Research 2016-2025 Romandoni, Hendrisa Rizqie; Nurhasanah, Farida; Maharani, Swasti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i4.3548

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan bagaimana computational thinking (CT) diintegrasikan dalam pendidikan matematika serta bagaimana CT dan hasil belajar matematika dievaluasi dalam studi empiris terindeks Scopus periode 2016–2025. Tinjauan disusun mengikuti pedoman PRISMA 2020 melalui penelusuran Scopus; penelusuran awal menghasilkan 149 artikel dan 54 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Data diekstraksi lalu dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan tematik untuk mengidentifikasi pola integrasi CT–matematika dan pendekatan evaluasinya. Hasil menunjukkan tren publikasi meningkat dengan puncak produktivitas sekitar 2022–2023. Sebaran penelitian didominasi konteks Global North, sehingga transfer model integrasi ke konteks berdaya dukung terbatas perlu dikaji lebih hati-hati. Integrasi CT paling sering berorientasi alat. Dari sisi evaluasi, studi menggunakan beragam asesmen, namun ditemukan ketidakkonsistenan indikator CT dan capaian matematika, penggunaan instrumen yang berdiri terpisah, serta keterbatasan validasi lintas konteks dan jenjang pendidikan, sehingga asesmen autentik yang secara eksplisit mengukur keterkaitan CT dan capaian matematika dalam satu kerangka tugas masih terbatas. Temuan ini menegaskan perlunya pergeseran dari integrasi yang tool-driven menuju concept-driven serta pengembangan asesmen CT–matematika yang lebih autentik dan adaptif, termasuk untuk konteks Indonesia. This study mapped how computational thinking (CT) has been integrated into mathematics education and how CT and mathematics learning outcomes have been evaluated in empirical Scopus-indexed research from 2016 to 2025. A systematic review was conducted following PRISMA 2020 guidelines. The initial search retrieved 149 records, and 54 studies met the inclusion criteria for analysis. Data were extracted and analyzed using descriptive and thematic approaches. Findings show a rising publication trend with peak productivity around 2022–2023. Studies were dominated by Global North contexts, raising concerns about transferability to resource-limited settings. CT integration was most often tool-oriented, while unplugged and concrete-manipulative approaches emerged as feasible alternatives. From an assessment perspective, studies employed diverse approaches; however, inconsistencies in CT and mathematics indicators, fragmented measurement of the two domains, and limited cross-context and cross-level validation were evident, indicating that authentic assessments jointly capturing CT and mathematics achievement within a single task framework remain scarce.
Co-Authors Agung Nasrulloh Saputro, Agung Nasrulloh Alifah, Septa Devi Auliatul Alisa Alfina Andayani, Tutik Sulistyo Apriliana, Laila Ardiana Ardiana, Ardiana Asnawi, Noordin Astuti, Indra Puji Atmojo, Alief Arida Dhimas Ayu Rohana, Diah Azizah, Amalina Nur Azzahra, Sonya Isrofia Baretta, Patrick Aprillia Dadan Dasari Darmadi Darmadi Dewanta Arya Nugraha Dwi Rohman Soleh, Dwi Rohman Edy Suprapto Elmawati, Elmawati Elvi Daniel Bautista, Gatiet Farida Nurhasanah Fatriya Adamura Fida Rahmantika Hadi, Fida Rahmantika Firdaus, Tiara Citra Maharani Fitriana Fitriana Hamidah . Hartini, Suliyawati Hasbullah, Khuznul Ma'rifah Hendrisa Rizqie Romandoni Ihtiari Prastyaningrum, Ihtiari Ika Krisdiana Ilham Muhammad Indriyana Dwi Mustikarini, Indriyana Dwi Irna Tri Yuniahastuti Jaka Wijaya Kusuma Laila, Dina Jamil Majid, Andhira Nurkholisha Majid, Majid Maryatin Maryatin, Maryatin Masruroh, Viki Megawati, Putri Ayu Muhammad Noor Kholid Muji Rahmawati, Milenia Muklisum, Dwi Nasrulloh, Agung Nopitasari, Dian Novitasari, Riski Nuraisa, Diah Pertiwi, Hernin Diah Permata Prastya, Dharma Dwi Putri Hana Pebriana Putri, Lilis Asriani Rahmadhani, Mutiara Suci Rahmasiwi, Dwinda Susi Rika Wulandari Romandoni, Hendrisa Rizqie Safitri, Syntia Rizki Nur Sanusi Sanusi Septyawan, Addy Siahaan, Erika Yohanna Seventina Sofia Nur Afifah, Sofia Nur Sunarni, Sri Tama, Fidya Nurhuda Sukma Tiara Citra Maharani Firdaus Titin Masfingatin, Titin Tri Andari Tri Yuniahastuti, Irna Turmudi Umi Kholifah Vera Dewi Susanti Wasilatul Murtafiah Wibisono, Putri Sindy Widia Yunita Widia Yunita, Widia Wulansari, Ika Yaya S. Kusumah