p-Index From 2021 - 2026
9.198
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bestari Sosioinforma Sosio Konsepsia JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo) Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Share : Social Work Journal ASIAN JOURNAL FOR POVERTY STUDIES (AJPS) Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Sospol : Jurnal Sosial Politik Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial Transparansi Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Journal of Local Government Issues Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Syntax Idea Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS Jurnal Yustisiabel SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Aspirasi : Jurnal Masalah-masalah Sosial Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Didaktika: Jurnal Kependidikan Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Abdimas: Papua Journal Of Community Service International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala The International Journal of Politics and Sociology Research COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) Jurnal Penyuuhan dan Pemberdayaan Masyarakat (JPPM) Journal of Education, Cultural, and Politics Prosiding University Research Colloquium Jurnal Sosial dan Sains Jurnal Media Birokrasi Eduvest - Journal of Universal Studies Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Society Bridge Journal of Social Knowledge Education (JSKE) International Journal of Law and Society SOSIO KONSEPSIA: JURNAL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Sosio Konsepsia

PENGETAHUAN DAN KEARIFAN SOSIAL DALAM PROSES MANAJEMEN BENCANA GUNUNG KELUD (Studi di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang) Sukmana, Oman
Sosio Konsepsia Vol 7, No 3 (2018): Sosio Konsepsia (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v7i3.1417

Abstract

Wilayah Indonesia merupakan kawasan rawan bencana, baik bencana alam, bencana non-alam, maupun bencana sosial. Proses manajemen bencana dilakukan melalui empat fase, yakni fase:  mitigasi, kesiap-siagaan,  tanggap darurat, dan fase pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan konstruksi  masyarakat tentang pengetahuan dan nilai kearifan sosial masyarakat lokal dalam proses manajemen bencana Gunung Kelud. Penelitian menggunakan pendekatan dan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data  dilakukan melalui wawancara,  observasi, dan  dokumentasi, sedangkan teknik analisa data menggunakan teknik deskriptif-kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Pandansari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, yang merupakan wilayah utama terkena dampak bencana Gunung Kelud. Subjek penelitian ditentukan secara purposive sampling, yang meliputi Aparat Desa Pandansari, tokoh masyarakat Desa Pandansari, dan Ketua  Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB). Hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan tentang tanda-tanda alam akan terjadinya erupsi Gunung Kelud yaitu: (1) Terjadi migrasi binatang seperti monyet, ular, burung, dan sebagainya yang turun ke wilayah permukimamn masyarakat, (2) Debit sumber air, seperti sumur, mata air, dan sungai kecil berkurang dan mengering, (3) Muncul awan   panas dan gerah, (4) Muncul gempa-gempa kecil disertai  kilat dan bunyi gelegar kecil, (5) Tumbuhan dan tanaman layu dan berubah warna, dan (6) Tokoh Tetua masyarakat bermimpi didatangi “Lembu Suro”.  Sedangkan nilai-nilai kearifan lokal masyarakat terhadap Gunung Kelud tercermin dalam bentuk  “Ritual Sesaji Gunung Kelud” dan “Budaya Gotong Royong”. Kata kunci: Konstruksi,  Pengetahuan dan Kearifan Sosial, Manajemen Bencana.
PROGRAM PENINGKATAN KETRAMPILAN BAGI PENYANDANG DISABILITAS NETRA (Studi di Panti Rehabilitasi Bina Netra Malang, Jawa Timur) Sukmana, Oman
Sosio Konsepsia Vol 9, No 2 (2020): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v9i2.1799

Abstract

Penyandang disabilitas adalah seseorang  yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan indera untuk waktu yang lama dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lain berdasarkan kesetaraan hak. Salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan penyandang disabilitas adalah melalui pembinaan yang dilakukan oleh lembaga rehabilitasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program peningkatan kemampuan untuk penyandang disabilitas netra di Panti Rehabilitasi Sosial Bina Netra di Kota Malang, Jawa Timur, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ditentukan secara purposif yaitu pengelola Panti Rehabilitasi Sosial Bina Netra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program peningkatan keterampilan bagi penyandang cacat netra  meliputi: (1) bimbingan fisik mental; (2) bimbingan sosial; (3) Bimbingan keterampilan; (4) Penempatan di komunitas; dan (5) Pelatihan lebih lanjut, sehingga penyandang cacat visual memiliki keterampilan kerja dan bisnis setelah lulus dari suatu institusi. Program peningkatan keterampilan ini mampu membuat para penyandang cacat netra menjadi lebih mandiri dalam menjalani kehidupan mereka sehari-hari. 
Literasi Dan Peran Aktor Pemberdaya Dalam Proses Pemberdayaan Lingkungan Sosial Berbasis Komunitas (Studi Pada Komunitas Kampung Wolulas, Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang) Sukmana, Oman
Sosio Konsepsia Vol 11 No 1 (2021): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v11i1.2390

Abstract

Peran aktor pemberdaya sangat siginifikan dalam proses pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk literasi aktor pemberdaya tentang lingkungan sosial dalam proses pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas kampung Wolulas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ditentukan secara purposive, yakni actor pemberdaya yang meliputi: pengurus PKK, tokoh masyarakat, Ketua RW, dan pengurus Karang Taruna di lingkungan RW 18. Teknik pengumpupan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan perspektif Miles dan Huberman, yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Berdasarkan data hasil penelitian, maka dapat disimpulkan gambaran literasi lingkungan sosial pada actor dalam proses pemberdayaan masyarakat di kampung Wolulas sebagai berikut: (1) Lingkungan sosial sebagai modal sosial; (2) Lingkungan harus dikelola dengan baik untuk kemanfaatan warga; (3) Lingkungan terdiri dari lingkungan fisik dan sosial; dan (4) Lingkungan Kampung Wolulas memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai Kampung Wisata dan Edukasi .  Peran aktor dalam proses pemberdayaan masyarakat meliputi sebagai: (1) Inisiator, (2) Motivator, (3) Koordinator, (4) Planner, (5) Fasilitator, dan (6) Komunikator.
JARINGAN SOSIAL PRAKTEK PROSTITUSI TERSELUBUNG DI KAWASAN WISATA KOTA BATU Oman Sukmana; Rupiah Sari
Sosio Konsepsia Vol 6 No 2 (2017): Sosio Konsepsia
Publisher : Puslitbangkesos Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v6i2.481

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keresahan akan praktik prostitusi terselubung di kawasan wisata Kota Batu, Malang,  yang hampir sama sekali tidak terekspose keberadaanya, namun memiliki potensi dampak negatif bagi masyarakat baik secara sosial, psikologis, agama, dan budaya.  Fokus penelitian ini diarahkan kepada: (1) bagaimana bentuk jaringan sosial praktik prostitusi terselubung di kawasan wisata kota Batu; dan (2) bagaimanakah peran dan fungsi masing unit dalam jaringan sosial praktik prostitusi terselubung di kawasan wisata kota Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus (case study). Lokasi penelitian dilakukan di kawasan wisata Songgoriti, Kota Batu. Subyek penelitian ditentukan secara purposive, yakni: pramuwisata (tourguide), tukang ojek, petuah Desa Songgokerto, pemilik villa, warga yang berjualan di sekitar kawasan wisata, dan Pekerja Seks Komersial (PSK). Kerangka teoritik yang dijadikan dasar analisis mengacu kepada perspektif  teori jaringan sosial dari Turner. Temuan  penelitian menunjukkan bahwa jaringan sosial praktik prostitusi terselubung terbentuk dengan melibatkan berbagai stakeholders, seperti: Pemakai (user), Tukang Ojek, Tour Guide, Pemilik Villa, Pekerja Seks Komersial (PSK), Pemilik Usaha Hiburan (Karaoke) dan Billiyard), Pihak Oknum Pemerintah, dan Masyarakat. Jaringan sosial tersebut terbentuk karena adanya ikatan  kepentingan (interest) yang sama, terutama kepentingan ekonomi. Kata kunci: Jaringan Sosial, Prostitusi Terselubung, Kawasan Wisata Abstract This research has been done due to phenomenon of covert prostitution practice in tourist area of Batu, East Java. Those phenomenon does not completely exposed. However, it seen as have potential negative impact on society, both socially, psychologically, religion, and culture. The focus of this research is aimed to: (1) how does the kind of social networking on the practice of covert prostitution in the tourist area of Batu city; and (2) how the roles and functions of each part of the social network  of covert prostitution practice in the tourist area of Batu city. This study uses a qualitative approach with case study. The research location is in the tourist area Songgoriti, Batu City. The research subjects determined by purposive, namely: tour-guide, motorcycle taxis driver, Village leaders of Songgokerto, villa owners, residents around the tourist areas, and commercial sex workers (PSK). The theoretical framework used as the basis of analysis refers to the perspective of social network theory of Turner. The research findings shows that social networking of covert prostitution practice is formed by involving various stakeholders, such as: User, Motorcycle taxis driver, Tour-guide, Villa owners, Commercial Sex Workers (PSK), Business Owners entertainment, such as Karaoke and Billiards,  Government officials, and Society. The social network is formed because of profit interests, especially economic interests. Keywords: Social Networking, Covert Prostitution, Tourism Regions     
Co-Authors . Ishomuddin A. Fikri Ainurrizqi Abu Sofyan, Abu Adi, Bambang Tri Sasongko Adielah, Ubaidah Adit Mohammad Aziz Agus Rianto Amika, Fatimah Zahro’ Anshar Arfida Br Arif, Mukhrizal Arifana, Arifana Armando Dos Santos Lopes Asrul, Nona Masnawati Atikah Ulayya Ayu Widya Savitri Azhar, Insyira Yusdiawan Bambang Tri Sasongko Adi Basri, La Budi Nurhamidin Budi Suprapto D Soedarwo, Vina Salviana D. Soedarwo, Vina Salviana Damanik, Fritz Hotman Syahmahita Darmansyah Pulungan Demih, Solaeman Ekasari, Fitria Juliana Eko Budi Cahyono Eko Budi Siswandoyo Elfi Anis Saati Eny Pemilu Kusparlina Erwan Ibrahim, Fadli Fauzik Lendriyono Ferry Irawan Firdaus Firdaus Fritz Hotman Syahmahita Damanik Fritz Hotman Syahmahita Damanik Gembong Rudiansyah Sumedi Grasella, Fitara Habib, Achmad Hardianto Hariyanto Heriyanti, Lesti Herman Herwan Saleh Hidayat, DS Wahyu Hutri Agustino Ibrahim, Fadli Erwan Ifashabayo, Benjamin Ihyauddin, Ihyauddin Ika Yuliasari Ilham Mustofa Ilham Syah Indou, Agustinus Indra Indra Indra Indra Indra Irman Puansah Joao Ximenes Juli Astutik Kauli, Ilham Komalawati, Euis Martins, Alibere Masrur Miftahul Jannah Minarni Manoppo Moh. Nur, Nirwan Muchamad Arifin Muchlis Anwari Muhammad Jufri Muhammad Yusril Indra Syahputra Muhammad, Gibran Mukhlis Irwanto, Wahyu Muthmainnah Tsani Nasrullah Nihayah, Delfi Nona Masnawati Asrul Nora Idiawati Nugroho, Agung Nurie Azizah Nurwahyuni, Eny Pulungan, Darmansyah Purwani, Emy Sri Putri, Aan Iminullah Eka Rachmad K. Dwi Susilo Rachmad Kristiono Dwi Susilo Radinal Muhdar Rahcmad K. Dwi Susilo Rahmatia, Ashari Ramadhan, Erik Habib Fajri Ridwan, Ikhwan Rizqika Walikrom, Achmad Anton Ruli Inayah R Rupiah Sari Safran Efendi Pasaribu Saiba, Elias Saiba, Lukas Salmin Dengo Saputro, Darmanto Sari, Afna Fitria Sasongko Adi, Bambang Tri Sebastian, Titis Sidik Sunaryo Siti Nurul Wahida Soedarwo, Vina Salviana D. Soedarwo, Vina Salviana D. Soedarwo Sri Susanti Sri Susanti Su’adah Su’adah Subki, Imam Tajus Sucipto, Dri Sukmana, Erinda Dwimagistri Sulatsri Suriadi, Agus Susilo, Rachmad Kristano Dwi Susilo, Rachmad Kristiono Dwi Susilo, Rahmad K Dwi Susilo, Rahmad K. Dwi Suyadi Syafrieyana, Yana Tarigan, Nosita Br. Taryono, Mohamad Rizal Tri Sulistyaningsih, Tri Usep Saepul Ahyar Vina Salviana Vina Salviana D. Soedarwo Vina Salviana Darvina Soedarwo Wahida, Siti Nurul Wahyu hidayat WAHYUDI Wahyudi Wahyudi , Wahyudi Wahyudi Wahyudi Widodo, Eko Rizki Purwo Wulandari, Galuh Diajeng Yana Syafrieyana Yeri Utami Yunanto Andang Trihantoro Zaenal Abidin