Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Maggot BSF (Black Soldier Fly) Hasil Produk Samping Pupuk Organik dengan Subtitusi Minyak Ikan sebagai Alternatif Pakan Kucing Rusdianto, Andrew Setiawan; Amilia, Winda; Aldini, Achmad Shorfi
EDUFORTECH Vol 10, No 1 (2025): March 2025 (IN PROGRESS)
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v10i1.73691

Abstract

Pakan merupakan faktor utama dalam pertumbuhan kucing, namun tingginya harga pakan berbasis ikan menuntut alternatif yang lebih ekonomis. Maggot BSF memiliki potensi sebagai sumber protein berkualitas. Penelitian ini bertujuan menentukan formulasi terbaik pakan kucing berbasis maggot BSF, bekatul, telur, dan minyak ikan, serta menganalisis sifat fisikokimia dan efisiensi biaya produksinya. Hasil penelitian menunjukkan pakan berbasis maggot memiliki warna L 61,0, aroma amis, kadar protein 4,07%, dan ukuran 5,73 cm. Pakan stabil pada suhu 20°C - 25°C selama 7 hari dan memenuhi standar SNI-9155-2023. Penelitian menunjukkan maggot BSF sebagai bahan baku pakan kucing yang efisien dan layak dengan memenuhi standar mutu pakan kucing.
ANALISIS RISIKO PENGEMBANGAN WISATA KULINER TIRTA AGUNG DI KABUPATEN BONDOWOSO Amilia, Winda; Rusdianto, Andrew Setiawan; Suryaningrat, Ida Bagus; Prasetya, Rendra Chriestedy; Fatimatuzzahro, Nadie; Sampurna, Hadi; Rokhani, Rokhani; Indreswari, Laksmi; Pranata, Dadin Gilang; Baladraf, Thabed Tholib
Jurnal Industri Parawisata Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Industri Pariwisata JULY 2023
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/pariwisata.v6i1.1219

Abstract

Pandemi Covid-19 melumpuhkan berbagai sektor salah satunya pariwisata. Hal ini berdampak terhadap mobilitas masyarakat sehingga banyak ditemui wisata yang tutup, seiring membaiknya keadaan saat ini mulai banyak ditemui wisata yang mulai dibuka kembali, salah satu tempat wisata yang dibuka adalah wisata kuliner Tirta Agung. Wisata kuliner Tirta Agung merupakan kawasan rekreasi yang terdiri dari kolam renang, wisata kuliner, dan pemandangan. Wisata kuliner Tirta Agung kawasan rekreasi terbaik yang dimiliki Kabupaten Bondowoso. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi kepada pengelola kawasan Wisata Tirta Agung terkait dengan kesehatan dan keselamatan wisatawan. Penelitian dimulai dengan pengumpulan data primer melalui wawancara wisatawan menggunakan kuesioner dan data sekunder. Selanjutnya dilakukan pengolahan data menggunakan metode House of Risk (HOR) yang terdiri dari dua fase. Fase pertama dilakukan identifikasi sumber dan kejadian risiko serta dilakukan perhitungan pada nilai Risk Priority Number dan Risk Potential Number. Data yang sudah didapatkan lalu dianalisis pada HOR fase kedua sehingga dapat tercipta strategi mitigasi risiko bagi pelaku wisata. Hasil menunjukkan terdapat 7 agen risiko yang diprioritaskan yaitu tidak adanya pemeriksaan awal, luas lahan yang sempit, jam operasional yang panjang, meja dan kursi tidak steril, tidak tersedianya mesin EDC, rendahnya kesadaran karyawan dan rendahnya kesadaran pengunjung. Dari agen risiko yang ditemukan, didapatkan 4 strategi penanganan antara lain pengecekan terkait kondisi kesehatan pengunjung, perawatan aksesoris, penyampaian aturan yang berlaku kepada pengunjung, dan mempertegas kebijakan yang ada terhadap setiap pengunjung dan karyawan wisata.
Karakteristik Ekstrak Pewarna Alami Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) dengan Variasi Rasio Pelarut dan Asam Aprilia, Anisa; Wiyono, Andi Eko; Rusdianto, Andrew Setiawan
Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia Vol 17, No 1 (2025): Vol. (17) No. 1, April 2025
Publisher : Agriculture Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jtipi.v17i1.34107

Abstract

Dyes are materials that people use for certain purposes. However, the high use of synthetic dyes in non-food products causes environmental pollution and is toxic. Therefore it is necessary to provide another alternative in the form of natural dyes from plants, namely red dragon fruit. This fruit contains anthocyanin as a red dye. Natural dyes are obtained through an extraction process with the same solvent as their properties, such as ethanol. The choice of ethanol to be used as a solvent is usually added with acid to stabilize and optimize the extracted pigments, one of which is citric acid. This combination is useful for dissolving substances that dissolve in polar solvents such as anthocyanins. The aim of the study was to determine the effect of varying solvent and acid ratios on the physical and chemical characteristics of red dragon fruit-based natural dye extracts and to determine the best variation of solvent and acid ratios in red dragon fruit-based natural dye extracts. Data analysis used a single factor Completely Randomized Design (RAL), namely variations in the ratio of solvent and acid. The results of this study stated that variations in the ratio of solvent and acid had a significant effect on the overall characteristics of the red dragon fruit natural dye extract. Selection of the best treatment using the effectiveness index method was obtained in treatment D with a pH of 2.3; yield 24%; total dissolved solids 50.08 oBrix; color value a 27.44 and anthocyanin content 70.18 mg/100 mL.
Pemanfaatan Limbah Organik Maggot Black Soldier Fly sebagai Pupuk Cair Alternatif AB Mix pada Sistem Hidroponik Selada di Desa Ajung, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur Rusdianto, Andrew Setiawan; Ulfah, Fajriyah; Mahardika, Nidya Shara; Adila, Hifdzil
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): IJPM - Desember 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.949

Abstract

AB MIX merupakan nutrisi yang diberikan kepada tanaman hidroponik, namun seringkali harga nutrisi AB MIX mahal sehingga diperlukan alternatif cara untuk mengatasi masalah tersebut. Program pengabdian ini sebagai solusi untuk permasalahan tersebut dimana program ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan limbah organik dari budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai pupuk organik cair (POC) alternatif pada sistem hidroponik di Desa Ajung, Kabupaten Jember. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap, meliputi pembuatan POC dari kasgot dan leachate dengan metode fermentasi, penyemaian bibit selada menggunakan media rockwool, perakitan instalasi hidroponik berbasis PVC, serta sosialisasi hasil kegiatan kepada kelompok tani dan masyarakat. Formulasi nutrisi yang diuji adalah kombinasi 70% POC (ditambah PGPR dan Jakaba) dan 30% AB Mix komersial. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi nutrisi ini mampu mendukung pertumbuhan selada secara optimal, sekaligus menekan biaya produksi hidroponik. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan baru, pengetahuan, dan kemandirian petani dalam mengelola sumber daya lokal, serta memperkenalkan inovasi ramah lingkungan berupa pemanfaatan limbah yang berpotensi menjadi peluang usaha baru. Pemanfaatan limbah organik maggot sebagai POC dapat menjadi solusi alternatif pengganti pupuk kimia, sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan petani.
PENGARUH TEKNIK PELAPISAN KITOSAN SEBAGAI EDIBLE COATING TERHADAP UMUR SIMPAN BUAH PEPAYA CALINA (Carica papaya L.): PENGARUH TEKNIK PELAPISAN KITOSAN SEBAGAI EDIBLE COATING TERHADAP UMUR SIMPAN BUAH PEPAYA CALINA (Carica papaya L.) Rusdianto, Andrew Setiawan; Windria, Renata Sita; Amilia, Winda; Choiron, Miftahul; Belgis, Maria
Jurnal Agroindustri Vol. 14 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.14.2.224-236

Abstract

Papaya Calina atau Pepaya California merupakan buah klimaterik yang memiliki daya simpan yang pendek sehingga sangat mudah rusak oleh mikroorganisme. Edible coating dapat melindungi produk dari kerusakan mikroorganisme, mencegah adanya kerusakan kimiawi yang membuat produk menjadi berjamur bersifat hidrofobik dan memiliki sifat antimikroba. Kitosan memiliki sifat yang mudah mengalami degradasi secara biologis, renewable, tidak beracun, dan merupakan kation kuat, flokulan, koagulan yang baik, serta mudah membentuk membrane atau film. Tujuan dari penelitian ini yaitu membentuk Edible coating kitosan untuk melindungi pepaya dari kerusakan mikroorganisme. Edible coating kitosan diaplikasikan pada Pepaya Calina dengan tiga teknik yaitu cara pemolesan, penyemprotan, dan pencelupan. Data uji fisik dan kimia dianalisa ragam atau ANOVA dengan signifikansi 0,05 (5%) atau taraf kepercayaan 95%, apabila didapatkan perbedaan nyata, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Nilai hasil tertinggi dari Uji de Garmo yaitu perlakuan pelapisan edible coating berbasis kitosan pada Pepaya Calina menggunakan teknik pengaplikasian pencelupan mendapat nilai 0,859 dan pelapisan edible coating berbasis kitosan menggunakan teknik pengaplikasian penguasan mendapat nilai 0,842.  Berdasarkan uji indeks efektivitas dengan bobot sebesar 0,859 yaitu jenis perlakuan edible coating kitosan teknik celup dapat bertahan ingga hari ke-9 memiliki hasil data pengujian: susut bobot 7,62%, tekstur 25,9 mm/10dtk, warna L* 55,4; warna a* 11,6; warna b* 33,7; laju respirasi 14,250 mgCO2/kg/jam, vitamin C 291,22 mg/100g, dan total padatan terlarut 18,2 ⁰Brix.
PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK (SUPPLY CHAIN) BERAS PADA PABRIK BERAS SUKORENO MAKMUR Suryaningrat, Ida Bagus; Rusdianto, Andrew Setiawan; Amilia, Winda; Choiron, Miftahul; Andriani, Windy Nur
Jurnal Agroindustri Vol. 15 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.15.1.68-82

Abstract

Rantai pasokan mencakup keseluruhan operasi perusahaan yang bertujuan memenuhi permintaan konsumen, ditandai dengan aliran dan transformasi barang dari bahan baku ke konsumen akhir, sekaligus memfasilitasi aliran informasi dan sumber daya keuangan. Penilaian kinerja rantai pasokan berfungsi untuk memantau dan mengatur rantai pasokan, serta untuk menggambarkan area untuk peningkatan untuk membangun keunggulan kompetitif. Penelitian ini berusaha untuk menjelaskan struktur dan dinamika rantai pasokan, mengevaluasi kinerjanya, dan mengusulkan rekomendasi untuk perbaikan terkait indikator nilai rendah, dengan tujuan meningkatkan kinerja rantai pasokan di Pabrik Padi Sucoreno. Evaluasi kinerja rantai pasokan dilakukan dengan menggunakan model Supply Chain Operation Reference (SCOR) dan metodologi Analytical Hierarchy Process (AHP). Penilaian kinerja dilakukan melalui identifikasi dan validasi Indikator Kinerja Utama (KPI) oleh para ahli, yang kemudian dinormalisasi, ditimbang, dan digunakan untuk mengukur kinerja rantai pasokan. Akibatnya, rantai pasokan beras Pabrik Beras Sukoreno Makmur menghasilkan 29 KPI, dengan peringkat kinerja rantai pasokan secara keseluruhan 79,88 (menunjukkan kinerja yang baik/good), di samping identifikasi 4 KPI dengan nilai terendah yang memerlukan prioritas untuk perbaikan yang berkaitan dengan perencanaan pengadaan bahan baku, pemeliharaan mesin, proses produksi, dan pelatihan karyawan.
Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen dengan Metode Importance Performance Analysis (IPA) (Studi Kasus : Kedai Tujuh Gerobak) Rusdianto, Andrew Setiawan; Amilia, Winda; Choiron, Miftahul; Suryadharma, Bertung; Wardhani, Dyah Ayu Kusuma
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v2i2.407

Abstract

Taking a case study at Kedai Tujuh Gerobak Denpasar as the object of research, Analysis used at Kedai Tujuh Gerobak Denpasar with the Importance Performance Analysis (IPA) method. The research stage was carried out by twice distributing questionnaires with a total of 30 respondents to conduct validity tests and reliability tests on twenty-nine attributes. Attributes that are in accordance with the validity test and reliability test will be distributed in the form of questionnaires to 100 respondents. The questionnaire will be used as a source of data as material for conducting science analysis (Importance Performance Analysis). The age characteristics of respondents ranged from 17 to 25 years as many as 47 people, ages between 26 to 34 years as many as 31 people and ages over 34 years as many as 22 people. The characteristics of respondents based on profession are known to students / students as many as 56 people, civil servants. TNI/POLRI as many as 13 people for self-employed as many as 24 people. Characteristics based on the frequency of purchases between 1 to 3 times as many as 33 people between 4 to 6 times as many as 29 people and consumers with a frequency of purchases more than 6 times as many as 38 people. The results of the consumer satisfaction level questionnaire or IKP of 86.67% indicate that the products offered are in accordance with customer expectations and the services provided are able to provide comfort for customers.
EFEKTIVITAS LIMBAH AMPAS TEBU (Saccharum Officinarum L.) SEBAGAI ADSORBEN DENGAN METODE PIROLISIS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR LIMBAH INDUSTRI GULA Adila, Hifdzil; Wisnu, Wiliam; Handayani, Essa Tri; Fathin, Hafizhah Rana; Rusdianto, Andrew Setiawan
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v3i1.779

Abstract

Sugarcane bagasse is a by-product of the sugar industry which contains high levels of cellulose which can be used in making adsorbents. Another by-product of the sugar industry is liquid waste which contains dangerous pollutants which can damage river ecosystems, sugarcane bagasse adsorbent can be used to overcome river pollution caused by sugar industry wastewater, the process of making sugarcane bagasse adsorbent using the pyrolysis method is considered more effective because This method can convert long lignocellulosic chains into active carbon, so this research aims to determine the effectiveness of sugarcane bagasse adsorbents made using the pyrolysis method in dealing with river pollution caused by wastewater. The research method used is the gravimetric method for measuring water content and ash content, and the calculation method for measuring pH values ​​and yield. The analysis used is analysis of water content, ash content, pH and yield which will later be compared with charcoal standards according to SNI 06-4369-1995. The research results showed that the water content and ash content values ​​were 13.92% and 8.05%, which met the SNI 06-3730-1995 standard regarding activated charcoal. Apart from that, the pH value was obtained at 9.91 and the yield was 5.80%, where this value was influenced by the activation of activated charcoal and the pyrolysis process that occurred in the bagasse.
ANALISIS TEKNIS DAN EKONOMIS PENGGUNAAN ALAT VAPOUR LINE JUICE HEATER (VLJH) DI STASIUN PEMURNIAN (STUDI KASUS PABRIK GULA PRADJEKAN) Wulandari, Fitri; Kuswardhani, Nita; Rusdianto, Andrew Setiawan
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v3i1.788

Abstract

Pabrik Gula (PG) Pradjekan merupakan salah satu industri gula dibawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tergabung di PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) yang terletak di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. PG Pradjekan dikenal sebagai industri yang memasok energinya sendiri yang berasal dari hasil samping penggilingan tebu berupa Ampas tebu (Bagasse) di Stasiun Boiler. Proses produksi gula membutuhkan jumlah uap yang sangat besar sehingga diperlukan efisiensi dalam penggunaan uap tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengefisienkan penggunaan uap menggunakan Vapour Line Juice Heater (VLJH) di Stasiun Pemurnian dan menghitung nilai ekonomis penghematan bahan bakar yang digunakan dengan penggunaan Vapour Line Juice Heater (VLJH). Hasil penelitian analisa teknis menunjukkan bahwa penggunaan VLJH dapat menurunkan penggunaan uap sebesar 2,49 ton/jam atau setara penggunaan ampas 341,10 ton yang senilai Rp170.547.765 selama 120 hari. Parameter yang digunakan untuk meninjau investasi tersebut menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Dari analisa yang didapatkan bahwa nilai NPV > 0 sebesar Rp441.981.119, perhitungan nilai IRR 53,98% > 12% yang berarti bahwa tingkat pengembalian investasi pemasangan VLJH ini lebih besar dari asumsi tingkat suku bunga tertinggi dan perhitungan nilai PP selama 1,47 tahun dari umur ekonomis VLJH selama 8 tahun.
A Karakteristik Tahu Sutra dengan Edible Coating Kitosan Selama Penyipanan Ula, Dina Hanifatul; Rusdianto, Andrew Setiawan; Amilia, Winda
Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi Indonesia (JPSTI)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpsti.v3i1.808

Abstract

Tahu sutra merupakan makanan berbahan dasar kacang kedelai yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Namun tahu sutra merupakan bahan pangan yang high perishable atau cepat rusak, hal ini menyebabkan tahu sutra tidak dapat bertahan lama. Tindakan pengawetan pada tahu sutra diperlukan agar umur simpan dan tingkat ketahanan tahu sutra menjadi lebih lama. Salah satu cara pengawetan alami tahu sutra menggunakan kitosan sebagai edible coating. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perlakuan terbaik dalam pengaplikasian edible coating kitosan dengan mengeksplor karakteristik tahu sutra selama penyimpanan untuk memperpanjang umur simpan tahu sutra. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor terdiri atas 10 perlakuan dan pengulangan 3 kali. Perlakuan yang diaplikasikan yaitu menggunakan variasi konsentrasi kitosan 0,5%, 1%, dan 1,5% serta menggunakan waktu perendaman 5, 10, dan 15 menit. Hasil penelitian menunjukkan pemberian edible coating kitosan pada tahu sutra dengan variasi konsentrasi dan lama perendaman menghasilkan karakteristik tahu sutra yang berbeda-beda, berdasarkan hasil uji warna, kadar air, pH, dan organoleptik. Jenis perlakuan terbaik berdasarkan uji indeks efektivitas adalah tahu sutra 1%; 10'  yaitu tahu sutra dengan konsentrasi kitosan 1% dan lama perendaman 10 menit dengan nilai hasil sebesar 0,823. Tahu sutra 1%; 10'  pada hari ke-8 memiliki hasil pengujian warna L: 90,8; warna b: 11,5; kadar air: 73,34%; pH: 5,54; organoleptik warna: skor 6; organoleptik aroma: skor 6; organoleptik tekstur: skor 5,5; dan organoleptik keseluruhan: skor 6.  
Co-Authors -, Giyarto Abdul Ghani Adam Maulidani Ade Liya Pratiwi Adelia Nanda Pramudya Adi Purwono Adila, Hifdzil Adindra, Plasida Geustin Afifah, Karimah Nur Ahmad Nafi Ahmad Nafi Ahmad Yusuf Akhmad Taufikqul Hakim Akien Elsa Indrayati Aldini, Achmad Shorfi Alfarizqi, Muhammad Alleyda, Nadia Azro Amaliya, Risky Andi Eko Wiyono, Andi Eko Andriani, Windy Nur Anfaq Syahriyal Fadhil Anindya Dyah Untari Anisa Aprilia Anisa Aprilia Arma Dwi Novemi Arrosyidiyah, Nur Lailatul Babarrohmah Asshodiq, Muhammad Zain Atika Yulianti A’la, Dimas Waliyul Bagus Nayoko Baladraf, Thabed Tholib Bambang Herry Purnomo Barokatul Fajriah julhar Beau Reyhan Sinatria Bertung Suryadarma Bertung Suryadharma, Bertung Bima Galang Rambu Anarki Brico Tsanganasy R Bustani Pakartiko Cessie, Audina Ferentia Cica Puteri Edinda Ramadhani Clara Septaria Melinda Dadin Gilang Pranata Dani Prasetyo Deiby Ratnasari Deliyana, Annysa Deni Septian Ardana Desita Wirda Ramadhan Dessy eka Kuliahsari Dewanti Eka Diah Permatasari Dewi Ameliana Dhifa Ferzia Dika Andi Pradana Dila Rasna Putri Dinda Lorenza E.D Doni Adi Nugroho Dwi Shinta Meilindasari Dyah Ayu Roro Kiswari Dyah Ayu Savitri Eka Frida Hardiyanti Eka Ruriani Ekky Audina Rusita Elida Novita Elvira Eka Berliana Dewi Endah Hapsari, Shinta Syafrina Erich Naufal Rashif Essa Tri Handayani Esty Danti Kandina Puteri Fadillah, Navis Fatwa Fanny Yuwafi Ifadha Faradhiba, Tania Amira Fathin, Hafizhah Rana Fatma Dewi Felly Halsa Fiana Fikri, Yovi Nur Fillyvio Nizhomia Firda Ainia Adha Firdyan Septyatha Firstandika, Leader Fitri Wulandari Fransna, Adilah Devira Frisky Arista Putri Gita Elena Amasari Giyarto Gozali, Riana Fitria Guntoro, Doni Hadi Sampurna Hafizhah Rana Fathin Handayani, Essa Tri Hapsari, Dea Nawang Hariyono, Gus Angga Hendy Firmanto Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herlina Herry Purnomo Herry Purnomo, Bambang Hery Widijanto Hidayah, Ridatul Winda Hifdzil Adila Hifdzil Adila Hita, Muhammad Arga I Putu Wira Ida Bagus Suryaningrat Ida Bagus Suryaningrat Ida Sridayanti Iftitah Ariyanti Safitri Ikhlas Darmawan Indraswara, Dheo Angga Intan Rohmatul Maulidiah Intan Wahidah Irmy Arya Tri Nasrin Istiqomah, Nuril Jaizatul Fitriansyah Kevin Kevriando Kusumawardani, Septianing Tyas Laila Adhani Putri Malik Laila Juwita Kusuma Laksmi Indreswari Laksmi Indreswari Lathifa, Anisa Millatul Lazuardi Firdaus Fiantoko Leader Firstandika Lestari, Dwi Indah Lestari, Ni Putu Indra Lestari, Ning Puji Lia Milata Khasanah Liesia Hanagari Lita Leony Siagian M. Muhaimin Maghfirah Usman Mahardika, Nidya Shara Mahendra, Achmad Alfin Malvira Mega Febriyanti Maria Belgis Mas Anang Fuad Rifa'i Mas Anang Fuad Rifa’i Masahid, Ardiyan Dwi Mayasari, Feby Rianti Mega Desy Safitri Meiji Wanarni Putri Miftahul Choiron Miftahul Choirun Mita Lutfifatima Puspitawati Mochamad Fitra Aditia Mohammad Nor Muhammad Arga Hita Muhammad Dany Muhammad Fatoni Rizki Muhammad Hamdani Muhammad Irvan Wibowo Muhammad Nazief Muhammad Nurudin Hidayat Muhammad Wildan Mahendra Mukhammad Fauzi Nadie Fatimatuzzahro Nadie Fatimatuzzahro Nidya Shara Mahardika Nita Kuswardhani Nizam, Fikri Zahrirul Noer Indah Maulida Putri Noer Novijanto Nur Karimah Rakhmawati Nuriah, Santi Nurin Kamila Nurjannah, Rifdah Nada Nurud Diniyah Obrigon, Di Vero Stanza Oktaviana, Essa Rani Oryzatania Windaru Runteka Oscalani, Queny Paltraw Theopilius Jeremiah Gintings Pangestu, Anisa Dwi Pascal Trisnaldi Permatasari, Salsa Sapta Pradana, Hendra Andiananta Pranata, Dadin Gilang Pratama, Herditya Rifqi Pratiwi, Annisa Ayu Purborini, Ajeng Gendis Purnamasari, Devi Ashila Puspitania, Dewi Arum Putri Buana Mulia Dewi Putri Dwi Apriliani Putri, Chantika Ragil Ismi Hartanti Rahmatullah, Alfito Aji Rendra Chriestedy Prasetya Rendra Chriestedy Prasetya Richard Eko Satriyo Risa Septiani Rita Alfiyatun Rizki Amalia Rahmadani Rokhani Rokhani Rokhani Rokhani Rokhani Romadhoni, Nikmatun Nisa Rosi Pratiwi Rosy Alihsany Rozin Hilmi Annhabhan Sampurna, Hadi Saputra, Giovanni Adi Saputra, Rifki Sayidati Zulaikhah Setyawati, Putu Dewi Ratih Shanya Widyan Firdaus Siswoyo Soekarno Sofiatul Hasanah Soni Sisbudi Harsono, Soni Sisbudi Sri Wahyuni Suryaningrat, Ida Bagus Bagus Suwasono, Sony Thabed Tholib Baladraf Tommy Eka Chandra Firmansyah Tommy Eka Chandra Firmansyah Triana Lindriati Triana Oktaviani Nurhardiningsih Trisya Amanda Ucik Nurul Hidayati Ucik Nurul Hidayati Ula, Dina Hanifatul Ulfah, Fajriyah Ulya, Asyafa’atul Vahlevy, Ekha Reza Viktorrisma, Indra Vina Julie Dwi Sinta Wanggani, Sekar Asti Wardhani, Dyah Ayu Kusuma Whina Sofiana Wicaksono, Yudha Anggito Widodo, Jihan Quanthias Wahyu Wiliam Wisnu Winda Amilia Windria, Renata Sita Wisnu, Wiliam Yuli Wibowo Yurika Widya Dewi Zahra Zuhriasa Zhelma Rahmatika