Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

TPACK Integration Strategies in Elementary Mathematics Instruction Marisa, Riandi; Santi, Yulia
Widyagogik Vol 13, No 2 (2025): Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/widyagogik.v13i2.30501

Abstract

This study explores the implementation strategies of the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) approach in elementary mathematics education. Using a qualitative case study design, the research examines how teachers integrate technological, pedagogical, and content knowledge in mathematics instruction. The study focuses on a sixth-grade teacher from a public elementary school in City X, selected based on their competency in educational technology. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and analysis of teaching documents. Findings reveal that the TPACK strategy is implemented through three key aspects: (1) selection of relevant digital media, (2) development of technology-based interactive learning methods, and (3) design of activities connecting mathematical concepts to real-life contexts. The study identifies two critical success factors: teachers' ability to adapt to students' needs and their technological proficiency. The research concludes that the TPACK approach can enhance mathematics learning effectiveness in elementary schools when supported by continuous teacher training and adequate technological infrastructure. These findings contribute to understanding how technology integration can optimize pedagogical practices in basic education.
Model Pendidikan Berbasis Nilai Keislaman, Pancasila, dan Kearifan Lokal dalam Mendukung Kurikulum Merdeka Marwan, Marwan; Siraj, Siraj; Marisa, Riandi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1087

Abstract

Sistem Pendidikan Nasional di Aceh diselenggarakan secara Islami dan terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan. Temuan awal didapatkan beberapa faktor penyebab belum maksimalnya penyelenggaraan pendidikan terpadu di Aceh, diantaranya: 1) minimnya sosialisasi, komunikasi, dan koordinasi antara berbagai stakeholder; 2) pihak sekolah belum memahami konsep penyelenggaraan pendidikan terpadu; 3) belum adanya petunjuk teknis; dan 4) rendahnya partisipasi orang tua dan masyarakat dengan pihak sekolah dalam mendukung pendidikan yang terpadu. Berdasarkan masalah tersebut, maka dibutuhkan pengetahuan dan kemampuan pihak sekolah dalam melaksanakan sistem pendidikan terpadu berbasis nilai-nilai islami, kebangsaan dan keacehan sebagai sebuah model pendidikan di Aceh. Konsep model pendidikan terpadu kemudian menjadi sebuah model pendidikan yang dapat digunakan oleh seluruh sekolah yang ada di Aceh. Agar permasalahan-permasalahan tersebut dapat diatasi, maka diperlukan skala prioritas dalam membangun dan melakukan perubahan dalam berbagai aspek sebagai bagian dari reformasi pendidikan yaitu pada aspek regulatori, profesionalitas; dan aspek manajemen. Tujuan penelitian adalah identifikasi potensi dan implementasi penyelenggaraan pendidikan terpadu di Aceh dan bentuk usaha Pemerintah Aceh dalam memaksimalkan penyelenggaraan pendidikan terpadu sebagai penguat implementasi kurikulum merdeka menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan Mix Method dengan menggunakan metode deskriptif. Tahapan penelitian dilakukan dengan mengikuti The Exploratory Sequential Design. Hasil penelitian merupakan rekomendasi model penyelenggaraan pendidikan terpadu yang lebih obyektif dan aplikatif sebagai masukan dalam kerangka perumusan kebijakan pendidikan. Novelty dalam penelitian berupa model penyelenggaraan pendidikan berbasis nilai-nilai Islam, Pancasila dan kearifan lokal Aceh sebagai penguat kurikulum merdeka yang bermuara pada terciptanya manusia yang memiliki kekuatan NASIONALISME, IPTEKS dan IMTAQ dalam mendukung Indonesia Maju sehingga akan menghasilkan sumber daya manusia yang cerdas, sehat, berani dan berdaya saing tinggi pada era 4.0.
PENGARUH MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DISIPLIN GURU DAN MOTIVASI GURU TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT Rahniar, Rita; Najmuddin, Najmuddin; Marisa, Riandi
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 9 No. 2 (2024): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v9i2.58184

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Pengaruh Manajerial Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru SD di Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat, (2) Pengaruh Kedisiplinan guru terhadap Kinerja Guru SD di Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat, (3) Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru SD di Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat, dan (4) Pengaruh Manajerial Kepala Sekolah, Kedisiplinan guru dan Motivasi kerja terhadap Kinerja Guru SD di Kecamatan Samatiga Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, populasi 92 orang, subjek 92 orang, teknik simple random sampling dengan menggunakan teori penarikan sampel Sugiyono, teknik pengumpulan data kuesioner skala likert dan teknik pengolahan data regresi linier berganda. Temuan peneliti secara parsial diperoleh, (1) Melalui analisis regresi yang telah peneliti dilakukan diketahui bahwa manajerial kepala sekolah memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja guru dengan koefisien sebesar 0,003 atau 0,3% (dalam persentase). Hasil pengujian hipotesis menghasilkan nilai T hitung sebesar 2,673 lebih besar dari nilai T tabel 1,987. (2) Melalui analisis regresi linier yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa disiplin memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja guru dengan koefisien sebesar 0,042 atau 4,2% (dalam persentase). Besaran koefisien ini paling tinggi jika dibandingkan dengan koefisien lainnya. Hasil pengujian hipotesis menghasilkan nilai T hitung sebesar 3,955 lebih besar dari nilai T tabel 1,987. (3) Melalui analisis regresi yang telah peneliti dilakukan diketahui bahwa motivasi memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja guru dengan koefisien sebesar 0,016 atau 1,6% (dalam persentase). Hasil pengujian hipotesis menghasilkan nilai T hitung sebesar 2,531 lebih besar dari nilai T tabel 1,987. (4) Melalui analisis regresi yang sudah peneliti lakukan diketahui bahwa manajerial kepala sekolah, disiplin dan motivasi memberikan pengaruh yang positif terhadap kinerja guru dengan nilai constant sebesar 84.019. Adapun pengujian hipotesis menghasilkan nilai F hitung sebesar 67,558 dan f tabel adalah 2,708. Hal ini menunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis X1, X2 dan X3 terhadap Y yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan di terima, artinya manajerial kepala sekolah, disiplin dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja guru.
ENHANCING TEACHERS' ABILITY TO DEVELOP HOTS-BASED ASSESSMENT INSTRUMENTS IN THE MERDEKA CURRICULUM AT ELEMENTARY SCHOOLS Nirmala, Sri Dewi; Ramdhani, Sendi; Sapriati, Amalia; Puspitasari, Kristanti Ambar; Rumanta, Maman; Marisa, Riandi; Julaeha, Siti; Artanti, Yuli; Hartiningsih, Hartiningsih; Lestari, Puji
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v8i4.2544

Abstract

Assessment is a critical subsystem in the overall learning process. However, teachers still face challenges in developing assessments, particularly those that align with Higher Order Thinking Skills (HOTS). The results of a needs analysis indicated that teachers at the partner schools require urgent training and guidance in creating both formative and summative assessment instruments. The Community Service Program (PkM) was conducted at SD Negeri Marga Mulya VI, Bekasi City. The PkM activities were based on the Asset-Based Community Development (ABCD) approach and consisted of six stages. The outcomes of this PkM activity include: (1) the successful implementation of training and assistance in the development of assessment instruments, enabling teachers to understand and create assessment tools; (2) the creation of assessment instruments by teachers, which can now be utilized in the learning process; and (3) positive responses from teachers, who reported that the PkM activities significantly benefited them in preparing and applying assessments in teaching. The outcomes of this PkM initiative can be further followed up through discussions and dissemination within the school's Learning Community to deepen understanding.
Implementasi Nilai Pendidikan Karakter Berbasis Islami di Sekolah Dasar Carvina, Mona; Iqbal, Muhammad; Khairani, Cut; Muharramsyah, Rambang; Marisa, Riandi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5050

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menguraikan implementasi nilai-nilai pendidikan karakter berbasis islami di Sekolah Dasar, (2) menguraikan kendala yang dihadapi dalam implementasi nilainilai pendidikan karakter berbasis islami di Sekolah Dasar, (3) menguraikan upaya yang dilakukan kepala sekolah dan guru dalam meningkatakan implementasi nilai-nilai pendidikan karakter berbasis islami di Sekolah Dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Tempat atau lokasi penelitian dilakukan di SD Negeri 06 Juli Kabupaten Bireuen. Teknik pengumpulan data, yaitu: observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi. Teknik pemeriksaan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan: (1) implementasi nilai-nilai karakter berbasis islami di SD Negeri 06 Juli dilakukan melalui program-program sekolah, antara lain budaya 5S, berdoa sebelum dan sesudah belajar, kegiatan membaca asmaul husna, program yasinan setiap hari jumat, sedekah jumat, sholat dhuha dan memperingati hari-hari besar keagamaan, (2) dalam implementasi nilai-nilai karakter bebasis islami ada beberapa kendala yang dihadapi pada SD Negeri 06 Juli yaitu motivasi siswa yang rendah, siswa kurang percaya diri, adanya pengaruh IPTEK dan kurangya kerjasama pihak sekolah dengan orang tua, (3) Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dalam pembentukan nilai-nilai karakter islami, ada beberapa upaya yang dilakukan oleh guru yaitu dengan melalui figur, melalui kegiatan intrakurikuler dan melalui pesan-pesan moral.
MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN ERA DIGITALISASI PADA SEKOLAH PENGGERAK JENJANG SD DI KABUPATEN ACEH UTARA Fitriani, Fitriani; Siraj, Siraj; Marisa, Riandi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34050

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran era digitalisasi, dimana ruang lingkup manajemen yang hendak dianalisis yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data wawacara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu aspek perencanaan yang dilakukan kepala sekolah yaitu dengan menganalisis Kebutuhan, Penetapan Tujuan, Pengembangan Kurikulum dan Materi Ajar, Pelatihan dan Pengembangan Guru, Implementasi Metode Pembelajaran Aktif, Evaluasi dan Penilaian, serta Penyesuaian dan Perbaikan Berkelanjutan. proses pengorganisasian yang dilakukan kepala sekolah, dengan membuat pembagian tugas sehingga guru mengetahui apa tugas masing-masing termasuk pembagian kelas dalam mengajar yang dapat dijadikan assessment diawal pembelajaran serta tindakan yang diberikan oleh guru yang harus disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. Aspek pelaksanaan Kepala sekolah telah melaksanakan program-program digitalisasi dengan menyediakan perangkat teknologi, mengintegrasikan teknologi dalam kurikulum, dan memastikan penggunaan yang optimal dalam pembelajaran. Implementasi ini didukung oleh monitoring dan evaluasi untuk memastikan efektivitas dan efisiensi program. Dalam pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah ini mencakup observasi langsung ke dalam kelas, meninjau penggunaan perangkat digital, dan memantau aktivitas guru serta siswa dalam menggunakan teknologi selama proses belajar mengajar.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBINAAN BUDAYA RELIGIUS PADA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN ACEH UTARA Mahdi, Mahdi; Siraj, Siraj; Marisa, Riandi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34188

Abstract

Penelitian ini membahas strategi kepala sekolah dalam pembinaan budaya religius di sekolah dasar Kabupaten Aceh Utara, mengingat pentingnya pendidikan berbasis nilai-nilai religius dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia. Integrasi nilai religius dalam pendidikan merupakan hal mendasar, terutama di wilayah yang menerapkan syariat Islam seperti Aceh. Kepala sekolah memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang religius melalui berbagai strategi manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perumusan, penerapan, dan evaluasi strategi pembinaan budaya religius oleh kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, serta analisis dokumentasi terkait kebijakan dan program sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah merumuskan strategi budaya religius melalui rapat dan musyawarah dengan tim guru, menerapkan program religius seperti salat berjamaah, kajian agama, dan kegiatan keagamaan lainnya, serta melakukan evaluasi rutin untuk memastikan keberlanjutan program. Tantangan yang dihadapi dalam pembinaan budaya religius mencakup keterbatasan sumber daya dan perbedaan interpretasi keagamaan di antara warga sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi yang efektif dan komprehensif dalam pembinaan budaya religius di sekolah dasar dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa yang religius. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kepala sekolah lain dalam mengembangkan strategi serupa untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
MANAJEMEN MASA PENGENALAN LINGKUNGAN (MPLS) TERHADAP PENYESUAIAN DIRI SISWA DI SD NEGERI 1 NISAM ANTARA Safrida, Safrida; Iskandar, Iskandar; Marisa, Riandi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.41993

Abstract

Penerapan manajemen kesiswaan di SD Negeri 1 Nisam Antara penting untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini mengkaji perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan manajemen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dan dokumentasi, penelitian ini melibatkan kepala sekolah, guru, dan wali siswa kelas awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan di SD Negeri 1 Nisam Antara mencakup empat aspek utama: pertama, perencanaan MPLS disusun oleh kepala sekolah dan guru serta terdokumentasi dengan baik. Kedua, pengorganisasian dilakukan dengan membentuk panitia MPLS. Ketiga, pelaksanaan mencakup kegiatan kompleks terkait MPLS, dengan fokus pada persiapan menyambut tahun ajaran baru, sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua, serta tanggung jawab penuh dari setiap guru. Keempat, evaluasi dan pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa kegiatan MPLS dilaksanakan sesuai rencana dan dioptimalkan dengan dukungan orang tua. Kerja sama yang baik antara warga sekolah, termasuk dukungan orang tua, mempengaruhi keberhasilan implementasi MPLS dan membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
PENGARUH KOMPENSASI, LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU PADA SD NEGERI DI KECAMATAN COT GIREK KABUPATEN ACEH UTARA Purnomo, Hendro Susilo; Marisa, Riandi; Bahri, Saiful
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh  kompensasi terhadap kepuasan kerja guru pada SD Negeri di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh  lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru pada SD Negeri di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh  motivasi terhadap kepuasan kerja guru pada SD Negeri di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh  kompensasi, lingkungan kerja, motivasi terhadap kepuasan kerja guru pada SD Negeri di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode penelitian korelasi atau korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah Guru SD  di Kecamatan Cot Girek yang berjumlah 244 orang guru. Berdasarkan populasi kajian sebanyak 244 Guru SD di Kecamatan Cot Girek, setelah di analisis dengan menggunakan rumus slovin adalah 70,93 guru yang dibulatkan menjadi 71 Orang Guru. Teknik pengumpulan data dengan teknik dokumentasi, observasi dan angket. Teknik analisis data dengan analisis uji regresilinear berganda, uji-t, dan uji-F. Hasil penelitiannya adalah berdasarkan penelitian yang dilakukan pada seluruh SD di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara, maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada seluruh SD di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara, maka dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada seluruh SD di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara, maka dapat disimpulkan bahwa motivasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada seluruh SD di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara, maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi, lingkungan kerja dan motivasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, BUDAYA ORGANISASI, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BAKTIYA KABUPATEN ACEH UTARA Usman, Usman; Marisa, Riandi; Bahri, Saiful
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru di Sekolah Dasar Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, budaya organisasi yang kuat, dan motivasi berprestasi yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kualitas pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 167 guru, yang dipilih sebagai sampel dengan menggunakan rumus Slovin dari populasi sebanyak 288 guru. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi linear berganda untuk mengetahui sejauh mana variabel kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi berprestasi secara simultan maupun parsial mempengaruhi kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi berprestasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan kepala sekolah yang kuat dan budaya organisasi yang kondusif serta perlunya mendorong motivasi berprestasi guru untuk meningkatkan kinerja di lingkungan sekolah